Jurnal Online Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Not a member yet
    28972 research outputs found

    PENGARUH FAKTOR SUPPLY DAN DEMAND TERHADAP CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN LANSIA

    No full text
    Indonesia saat ini memasuki era lanjut usia (Era of Population Ageing) dengan persentase penduduk lansia mencapai 12%. Berdasarkan klasifikasi demografi, suatu negara dikatakan memiliki struktur penduduk tua apabila lebih dari 7% penduduknya berusia 60 tahun ke atas. Perubahan struktur ini menjadi tantangan serius karena berdampak pada meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan, beban pembiayaan, peningkatan angka disabilitas, serta penurunan produktivitas lansia. Salah satu upaya penanganan adalah melalui optimalisasi pelayanan kesehatan lansia. Namun, cakupan pemanfaatan pelayanan kesehatan lansia di Kota Padang Panjang pada tahun 2020–2022 belum mencapai target sebesar 100%, dengan capaian masing-masing sebesar 56%, 64%, dan 66%. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh avaibility and accomodatian, ability to reach dan pencarian terhadap pencapaian ke pelayanan kesehatan lansia. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Besar sampel penelitian sebesar 356 lansia yang dipilih secara propotional random sampling. Data penelitian dianalisis menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa availability and accommodation, ability to reach, pencarian pelayanan kesehatan di Kota Padang Panjang tergolong buruk serta berpengaruh secara signifikan terhadap pencapaian pelayanan kesehatan. Nilai Odds Ratio (OR) untuk masing-masing variabel adalah 11,77 untuk availability and accommodation, 3,86 untuk ability to reach, dan 31,60 untuk pencarian pelayanan kesehatan. Berdasarkan temuan ini, direkomendasikan beberapa strategi perbaikan seperti mendekatkan layanan ke tempat tinggal lansia bahkan menyediakan homecare, menyesuaikan waktu pelayanan serta peningkatan kapasitas kader dalam memberikan informasi dan motivasi kepada lansia

    STUDI KASUS TEKNIK PEMERIKSAAN CERVICAL ADENOID PADA PEDIATRIK DENGAN KLINIS OTITIS MEDIA EFUSI (OME) DI INSTALASI RADIOLOGI RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA

    No full text
    Sistem pernapasan berperan penting dalam pertukaran gas, bagian penting dari sistem pernafasan adalah nasofaring, yang dapat mengalami pembesaran jaringan limfoid adenoid terutama pada anak. Pembesaran adenoid sering dikaitkan dengan Otitis Media Efusi (OME), yaitu penumpukan cairan di telinga tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan, alasan penggunaan proyeksi lateral, dan peran teknik open mouth dalam pemeriksaan cervical adenoid pada pediatrik dengan klinis OME di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tiga radiografer dan satu dokter radiologi di Instalasi Radiologi RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta pada bulan September 2024 hingga Februari 2025. Hasil menunjukkan pemeriksaan tidak memerlukan persiapan khusus hanya melepas benda logam. Pemeriksaan cervical proyeksi lateral open mouth posisi pasien berdiri, kepala sejajar kaset, dan open mouth. Kolimasi mencakup frontalis hingga sepertiga proksimal thorax, central point pada vertebrae C4. Prosedur pemeriksaan sudah sesuai dengan teori, namun terdapat perbedaan pada penentuan central point, batas atas dan bawah kolimasi. Lateral cervikal dipilih karena mampu menampilkan struktur adenoid lebih jelas, tanpa ada bayangan tulang tengkorak seperti tulang frontal dan oksipital. Sebaliknya lateral cranium, memperlihatkan bayangan tulang yang menutupi nasofaring, sehingga menghambat visualisasi adenoid. Open mouth menghindari superposisi mandibula, memudahkan penilaian ukuran adenoid. Proyeksi lateral dapat menegakkan diagnosa efektif mengevaluasi adenoid. Sebaiknya penerapan proteksi radiasi dioptimalkan melalui penyesuaian kolimasi sesuai dengan prinsip optimisasi dalam ALARA pengaturan kolimasi tepat efektif mengurangi dosis radiasi dan meningkatkan keselamatan pasien, evaluasi adenoid dapat dilakukan nasoendoskopi untuk menilai adanya obstruksi saluran napas akibat pembesaran adenoid

    PENGARUH EKSTRAK JASEKEH (JAHE, SERAI, CENGKEH) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT DIABETES MELITUS

    No full text
    Diabetes mellitus merupakan penyakit degeneratif yang ditandai oleh meningkatnya kadar glukosa darah. Tingginya glukosa darah dalam tubuh dikarenakan tubuh tidak dapat memproduksi hormon insulin sebagaimana mestinya. Kekurangan insulin disebabkan karena rusaknya sel β pankreas yang dapat mensekresikan insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari ekstrak JaSeKeh terhadap kadar glukosa darah mencit diabetes. Jumlah mencit yang diberikan perlakuan sebanyak 25 mencit dan dibagi 5 kelompok. Kelompok pertama (kontrol negatif) diberikan perlukan berupa glibenklamid 0,2ml/ 20kg berat, kelompok 2 diberikan ekstrak JaSeKeh dengan konsentrasi 200mg, kelompok 3 diberikan ekstrak JaSeKeh 400mg, kelompok 5 diberikan ekstrak JaSeKeh dengan konsentrasi 600mg/kg berat bada, dan kelompok 6 (kontrol negatif) diberikan Na-CMC 1%). Pemberian glibenklamid, ekstrak JaSeKeh dan Na-CMC 1% dilakukan setiap hari sekali selama 14 hari. Khusus ekstrak JaSeKeh diberikan kepada mencit 2x1sehari. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa adanya penurunan kadar glukosa darah pada mencit diabetes setelah diberi ekstrak JaSeKeh. Ada perbedaan secara signifikan penurunan kadar glukosa darah yang ditunjukan pada mencit diabetes setelah diberi oral ekstrak JaSeKeh pada dosis 200mg, 400mg dan 600mg/kg berat badan

    ANALISIS TINGKAT PAJANAN DERMAL INSEKTISIDA TEKNISI WANITA TERKAIT PEKERJAAN SPRAYING DI PT Y

    No full text
    Pajanan insektisida di tempat kerja dapat menimbulkan risiko kesehatan serius, mulai dari iritasi lokal hingga rasa terbakar pada kulit. Di Indonesia, sekitar 66% atau 54.5 juta pekerja wanita di sektor informal seperti pertanian, peternakan, pengendalian hama, dan kehutanan berpotensi terpapar insektisida melalui jalur dermal. Insektisida yang terserap melalui kulit dapat menimbulkan dampak akut maupun kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pajanan dermal insektisida pada empat teknisi wanita pengendali hama yang melakukan pekerjaan penyemprotan di lokasi pelanggan. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan semi-kuantitatif menggunakan metode DREAM (Dermal Exposure Assessment Method). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai total pajanan dermal pekerjaan penyemprotan adalah 10.44 yang terdiri dari kegiatan menuangkan insektisida dari botol konsentrat ke dalam gelas ukur sebesar 1.31 (sangat rendah), mencampur insektisida dengan air sebesar 1.98 (sangat rendah), menuangkan campuran insektisida ke dalam tabung sebesar 1.82 (sangat rendah), melakukan penyemprotan sebesar 2.11  (sangat rendah), dan mencuci gelas ukur sebesar 3.22 (sangat rendah). Seluruh aktivitas dikategorikan dalam tingkat pajanan sangat rendah, namun pencucian gelas ukur menunjukkan skor tertinggi. Meskipun APD telah digunakan, kontak langsung masih terjadi, khususnya karena ketidaksesuaian jenis APD yang dipakai dan kepatuhan penggunaan yang belum optimal. Diperlukan peningkatan pelatihan K3, pengawasan serta penggunaan APD untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan responsif terhadap kebutuhan pekerja wanita

    PENGARUH PILATES EXERCISE TERHADAP KUALITAS TIDUR IBU PADA MASA POST PARTUM DI PUSKESMAS BINJAI SEBANGAN TAHUN 2024

    No full text
    Periode nifas adalah fase transisi kritis yang menentukan efek kesehatan fisik dan mental seorang ibu. Masa ini ibu akan mengalami banyak perubahan baik secara fisik maupun psikologis. Pada masa post partum pemenuhan kebutuhan istirahat dan tidur sangat dibutuhkan dan hal ini memiliki peranan penting bagi ibu dalam proses menyusui dan pemulihan kesehatan setelah hamil dan melahirkan. Latihan pilates telah terbukti secara bermakna mempunyai efek menguntungkan untuk meningkatkan kualitas tidur postpartum pada ibu primipara. Tujuan Penelitian ini yaitu Untuk mengetahui Pengaruh pada Pilates Exercise Terhadap Kualitas Tidur Ibu pada Masa Post partum di Puskesmas Binjai Serbangan Tahun 2024. Metode Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental pre-eksperimental meggunakan one group pre and posttes  design without control. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan total sampling yaitu ibu post partum diwilayah kerja Puskesmas Binjai Serbangan sebanyak 40 ibu post partum. Instrumen penelitian ini dengan menggunakan kuesioner PSQI (The Pittsburgh Sleep Quality Index) untuk melihat kualitas tidur ibu pada post partum yang terdiri dari 6 pertanyaan untuk mengukur kualitas tidur seseorang. Berdasarkan hasil penelitian mengenai Pengaruh pada Pilates Exercise Terhadap Kualitas Tidur Ibu pada Masa post partum di Puskesmas Binjai Serbangan. Dari hasil analisis diperoleh kualitas tidur ibu masa post partum sebelum intervensi mengalami kualitas tidur yang kurang baik dan setelah diberikan intervensi menalami kualitas tidur jauh lebih baik. Kesimpulan Setelah diberikan tindakan Ada pengaruh pilates exercise terhadap kualitas tidur ibu masa nifas di Puskesmas Binjai Serbangan dengan p = 0.000 (p< 0,05)

    BERPIKIR KRITIS DALAM ASUHAN KEPERAWATAN STRATEGI DAN TANTANGAN : A LITERATURE REVIEW

    No full text
    Berpikir kritis merupakan keterampilan esensial dalam praktik keperawatan yang memengaruhi kualitas asuhan, pengambilan keputusan klinis, dan perilaku caring perawat. Namun, pengembangan kemampuan ini sering menghadapi tantangan seperti tekanan kerja, kurangnya kolaborasi tim, dan keterbatasan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara berpikir kritis dengan kualitas asuhan keperawatan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi dan strategi untuk mengembangkannya. Penelitian ini menggunakan metode narrative review dengan pendekatan kualitatif. Pencarian literatur dilakukan melalui 3 database Google Scholar, PubMed, dan Semantic Scholar, dengan kriteria inklusi artikel terbitan tahun 2019–2025. Sebanyak 7 artikel dipilih berdasarkan relevansi topik. Variabel penelitian meliputi kemampuan berpikir kritis, perilaku caring, dan faktor pendukung seperti pengalaman kerja, motivasi, dan pendidikan. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berpikir kritis berhubungan signifikan dengan perilaku caring dan kualitas asuhan keperawatan. Perawat dengan kemampuan berpikir kritis yang baik cenderung lebih efektif dalam pengambilan keputusan klinis dan memberikan asuhan yang holistik. Faktor seperti lama kerja, tingkat pendidikan, dan motivasi juga berpengaruh positif terhadap kemampuan ini. Namun, tantangan seperti beban kerja tinggi dan kurangnya dukungan manajemen menghambat penerapannya. Berpikir kritis merupakan komponen kunci dalam meningkatkan kualitas asuhan keperawatan. Pengembangan keterampilan ini memerlukan pendekatan holistik, termasuk pelatihan berkelanjutan, kolaborasi interdisipliner, dan dukungan institusi. Dengan mengatasi tantangan yang ada, perawat dapat lebih optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berpusat pada pasien

    FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DEMAM TIFOID PADA ANAK USIA 3 - 14 TAHUN DI RSUD DEPATI BAHRIN SUNGAILIAT KABUPATEN BANGKA TAHUN 2023

    No full text
    Demam Tifoid adalah penyakit infeksi akut bersifat sistemik yang disebabkan oleh mikroorganisme salmonella enterica serotipe typhi yang dikenal dengan salmonella typhi (S. typhi). Berdasarkan hasil data prevelansi demam tifoid pada anak yang berkunjung dalam 3 tahun terkhir di RSUD Depati Bahrin Sungailiat Kabupaten Bangka pada tahun 2021 berjumlah 15 kasus (11,9%), lalu pada tahun 2022 mengalami peningkatan menjadi 43 kasus (34%), sdangkan pada tahun 2023 terdapat 50 kasus (39,6%) dan pada tahun 2024 berjumlah 18 kasus (14%) di bulan januari – juli yang terjakit penyakit demam tifoid. Upaya pencegahan demam tifoid pada anak terdapat beberapa faktor yang behubungan yaitu kebiasaan jajan, kebiasaan mencuci tangan sbelum makan dan pengetahuan Ibu. Penelitian ini menggunakan desain case control. Cara pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling dengan jumlah sampel 100 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis Univariate dan Bivariat dengan Uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil dari penelitian ini diketahui faktor – faktor yang berhubungan dngan kejadian demam tifoid pada ana usia 3 – 14 tahun Di RSUD Depati Bahrin Sungailiat Kabupaten Bangka tahun 2023 yaitu kebiasaan jajan (ρ = 0,000, OR = 5,688), kebiasaan mencuci tangan sebelum makan (ρ = 0,001, OR = 4,148), dan pengetahuan Ibu (ρ = 0,000, OR = 5,091). Saran penelitian ini adalah petugas dinas Kesehatan dan petugas sanitasi dapat memlakukan pembinaan terhadap tempat jajanan pembinaan terkhususnya sekolah, pendidikan, serta penyuluhan pentingnya kebiasaan mencuci tangan dan meningkatkan pengetahuan ibu tentang pencegahan penyakit demam tifoid

    HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG STIMULASI PERKEMBANGAN DENGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 3 - 5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TELAGA BIRU KAB. GORONTALO

    No full text
    Perkembangan motorik kasar anak usia dini sangat dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap ibu, khususnya dalam hal pemberian stimulasi yang tepat sesuai tahapan usia. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah masih kurangnya pemahaman dan sikap ibu terhadap pentingnya stimulasi perkembangan, yang berdampak pada perkembangan motorik kasar anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu tentang stimulasi perkembangan dengan motorik kasar anak usia 3–5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh ibu yang memiliki anak usia 3–5 tahun, dengan sampel yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan cukup (41,3%) dan sikap cukup (42,7%), sementara perkembangan motorik kasar anak tergolong suspect sebanyak 56%. Temuan ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dan sikap ibu dengan perkembangan motorik kasar anak. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan edukasi kepada orangtua mengenai pentingnya stimulasi perkembangan motorik kasar untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak usia dini, terutama melalui program edukasi terstruktur di tingkat pelayanan kesehatan dasar

    EFEKTIVITAS IKAN CUPANG (BETTA SPLENDENS) SEBAGAI PREDATOR ALAMI LARVA NYAMUK AEDES AEGYPTI

    No full text
    Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor utama penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Chikungunya, dan Zika yang saat ini kerap menjadi permasalahan kesehatan di ranah global. Indonesia sebagai negara endemis DBD menunjukkan tren peningkatan angka kesakitan dari tahun ke tahun serta wilayah penyebaran semakin meluas. Adapun penggunaan insektisida kimia dalam pengendalian vektor sering menghadapi kendala resistensi dan dampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas ikan cupang (Betta splendens) sebagai predator alami larva nyamuk Aedes aegypti. Penelitian menggunakan pendekatan literature review dengan menelaah artikel ilmiah terpublikasi lima tahun terakhir yang diakses melalui database Google Scholar, ScienceDirect, dan PubMed sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditentukan. Analisis dilakukan terhadap jumlah larva yang dikonsumsi, waktu predasi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas predasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan cupang memiliki kemampuan predasi 97-98% terhadap larva Aedes aegypti dalam waktu 24 jam. Varietas ikan cupang plakat multiwarna dan plakat koi multicolor memiliki waktu predasi tercepat (2,0-2,9 menit untuk 25 larva). Efektivitas predasi dipengaruhi oleh varietas ikan, volume air, dan suhu lingkungan. Kesimpulan penelitian ini yaitu ikan cupang (Betta splendens) terbukti sangat efektif sebagai predator alami larva nyamuk Aedes aegypti dan dapat direkomendasikan sebagai agen pengendalian biologis yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan dapat diintegrasikan dalam strategi pengendalian vektor terpadu untuk mengatasi penyakit tular vektor

    ANALISIS PENGARUH PAPARAN MEDIA TERHADAP KEJADIAN BERHENTI MEROKOK PADA PEROKOK DEWASA : STUDI BERDASARKAN DATA GATS INDONESIA 2021

    No full text
    Pada tahun 2021, tercatat terdapat 69,1 juta perokok di Indonesia, meningkat dari 60,3 juta pada tahun 2011. Dalam kurun waktu 10 tahun, terjadi peningkatan sebesar 8,8 juta perokok. Kondisi ini menunjukkan perlunya intervensi yang lebih efektif, salah satunya melalui kampanye berhenti merokok berbasis media. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh berbagai jenis paparan media terhadap upaya berhenti merokok pada perokok dewasa. Media yang dianalisis mencakup koran, televisi, radio, baliho, internet, dan peringatan pada bungkus rokok. Penelitian menggunakan rancangan non-reaktif berbasis data sekunder dari survei GATS. Analisis data dilakukan dengan regresi logistik biner untuk mengukur pengaruh paparan media terhadap kemungkinan berhenti merokok dalam 12 bulan terakhir. Hasil analisis dilaporkan dalam bentuk odds ratio (OR), nilai p, dan interval kepercayaan 95% (CI), dengan tingkat signifikansi statistik ditetapkan pada α = 0,05. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak R Studio. Hasil menunjukkan bahwa paparan melalui internet dan peringatan pada bungkus rokok berpengaruh signifikan terhadap perilaku berhenti merokok. Responden yang terpapar informasi dari internet memiliki peluang 2,03 kali lebih besar untuk berhenti merokok (OR = 2,03; 95% CI = 1,52–2,73; p < 0,001), sementara mereka yang memperhatikan peringatan pada bungkus rokok memiliki peluang 1,64 kali lebih besar (OR = 1,64; 95% CI = 1,26–2,15; p < 0,001)

    27,272

    full texts

    28,972

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇