Jurnal Online Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Not a member yet
    28972 research outputs found

    PENGARUH REBUSAN DAUN PANDAN WANGI DAN KAYU MANIS TERHADAP PERUBAHAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIMBOTO

    Get PDF
    Diabetes Mellitus adalah sebuah penyakit metabolik yang disebabkan oleh produksi insulin yang tidak mencukupi oleh pankreas. Pada tahun 2023, angka kejadian diabetes mellitus di Gorontalo sebanyak 23.950 kasus dengan prevalensi 5% di wilayah kabupaten. Jika produksi insulin yang tidak efektif dibiarkan akan berdampak komplikasi seperti gangguan penglihatan, penyakit kardiovaskuler, gagal ginjal, bahkan kematian. Penatalaksanaan Diabetes Mellitus dapat ditangani dengan menggunakan terapi farmakologi dan terapi nonfarmakologi. Pandan wangi dan kayu manis dinilai sebagai tanaman herbal pilihan yang baik untuk kesehatan tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pengaruh rebusan daun pandan wangi dan kayu manis pada perubahan kadar glukosa darah. Desain penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental pada dua kelompok, sebelum dan sesudah pemberian. Populasi dalam penelitian ini penderita diabetes mellitus di wilayah kerja Puskesmas Limboto. Total terdapat 32 sampel, dibagi menjadi dua kelompok (16 pada kelompok pandan wangi dan 16 pada kelompok kayu manis) dengan menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen pada penelitian ini rebusan pandan wangi dan kayu manis, variabel dependen penelitian ini adalah kadar glukosa darah sebelum dan setelah pemberian,  data diolah melalui uji  paired t-test. Berdasarkan hasil studi, nilai P kedua kelompok tersebut signifikan (0,000 < 0,05), yang menunjukkan bahwa rebusan pandan wangi dan kayu manis memiliki pengaruh terhadap perubahan kadar glukosa darah. Rata-rata selisih kadar glukosa darah pada kelompok kayu manis lebih tinggi daripada kelompok pandan wangi

    PENGARUH PEMBERIAN SUSU KEDELAI TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SANGKALAN KABUPATEN ACEH BARAT DAYA

    Get PDF
    Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber makanan yang maksimal untuk balita sampai umur 24 bulan serta mampu membagikan khasiat baik pada balita. Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan awal kehidupan mampu mengurangi 13% kematian balita serta menjadi salah satu strategi pengukuran dalam upaya menaikkan status gizi serta kelangsungan hidup balita. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian susu kedelai terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Sangkalan Kabupaten Aceh Barat Daya. Jenis penelitian ini merupakan quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest-postest. Populasi penelitian adalah seluruh ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Sangkalan sebanyak 152 orang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu peneliti menentukan ibu menyusui untuk dijadikan sampel sebanyak 15 orang. Variabel penelitian terdiri dari pemberian susu kedelai dan produksi ASI. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi. Metode analisis data menggunakan analisis data univariat dan bivariat dengan menggunakan uji t-test. Hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata produksi ASI sebelum diberikan susu kedelai pada ibu menyusui yaitu 495,33 ml, sedangkan nilai rata-rata produksi ASI setelah diberikan susu kedelai pada ibu menyusui mengalami peningkatan yaitu 787,33 ml. Kemudian hasil uji t-test didapatkan p value = 0,000. Kesimpulan penelitian ini ada pengaruh pemberian susu kedelai terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui  di wilayah kerja Puskesmas Sangkalan Kabupaten Aceh Barat Daya

    PENGARUH METODE EKSTRAKSI TERHADAP UJI SIFAT FISIK FORMULA DEODORANT SPRAY EKSTRAK DAUN KEMANGI (OCIMUM BASILICUM L.)

    Get PDF
    Deodoran merupakan suatu produk yang berfungsi dalam mengatasi permasalahan bau tubuh akibat adanya interaksi antara bakteri dan keringat. Bahan kimia sintetik seperti garam alumunium yang biasa digunakan dalam produk dedodorant dapat meningkatkan risiko kanker. Untuk mengurangi efek samping dari bahan kimia tersebut dibuat deodorant berbahan alam seperti ekstrak daun kemangi. Senyawa aktif yang terkandung dalam kemangi dan berkontribusi terhadap aktivitas antibakterinya meliputi tanin, flavonoid, serta minyak atsiri. Salah satu metode pemisahan senyawa pada bahan alam yang paling umum adalah ekstraksi.  Penelitian ini bertujuan guna mengetahui pengaruh metode ekstraksi terhadap uji sifat fisik formula deodorant spray ekstrak daun kemangi. Metode ekstraksi diketahui dapat mempengaruhi hasil atau sifat fisik sediaan yang dihasilkan. Dalam penelitian ini, metode ekstraksi yang diterapkan yaitu metode maserasi serta refluks. Uji sifat fisik meliputi uji Organoleptis, uji ph, uji kejernihan, uji berat jenis, uji viskositas, uji iritasi. Hasil penelitian menunjukan perbedaan metode ekstraksi memberikan pengaruh terhadap sifat fisik dari sediaan dedodorant spray. Berdasarkan uji kesukaan metode ekstraksi maserasi menghasilkan sifat fisik deodorant spray ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum L.) yang paling baik. Sediaan yang menghasilkan sifat fisik deodorant spray ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum L.) yang paling baik adalah sediaan yang menggunakan metode ekstraksi maserasi berdasarkan uji kesukaa

    FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENURUNAN KADAR HEMOGLOBIN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RSUD Dr. (H.C) IR SOEKARNO PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG 2024

    Get PDF
    Penurunan fungsi ginjal yang progresif dikenal sebagai gagal ginjal, yang dapat menyebabkan ginjal tidak dapat mengatur keseimbangan cairan elektrolit dan menjaga keseimbangan sisa metabolisme. Pengidap gagal ginjal kronis yang sedang menjalani hemodialisis, salah satu permasalahan yang muncul adalah pada kadar Hemoglobin. Pada pasien dengan gagal ginjal kronik, anemia sering kali terjadi akibat penurunan produksi hormon eritropoietin (EPO) oleh ginjal yang rusak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  faktor-faktor yang berhubungan dengan penurunan kadar hemoglobin pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Rsud Dr. (H.C) Ir Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2024.Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan hasil berupa Analisa univariat dan bivariat. Penelitian ini tidak dilakukan sampling dan semua elemen populasi menjadi subjek penelitian (total populasi). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien GGK yang menjalani hemodialisa di RSUD Dr. (H.C) Ir.Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024.Hasil penelitian di dapatkan faktor-faktor yang berhubungan dengan penurunan kadar hemoglobin pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa diantaranya lama menjalani hemodialisa (p=0,015, POR=6,000), transfusi darah (p=0,015, POR=0,125), pola tidur (p=0,010, POR=0,125).Saran penelitian rutin tentang faktor faktor yang berhubungan dengan penurunan kadar hemoglobin pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa sangat penting di kembangkan selain itu juga penting untuk meningkatkan kesadaran kepada masyarakat agar terus menjaga kestabilan tubuh dan pola makan yang sehat

    FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (BABS) DI DESA TANJUNG GENTING TAHUN 2024

    Get PDF
    Buang air besar sembarangan masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Desa Tanjung Genting, dengan angka kejadian BABS yaitu 58 kasus di tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dilaksanakan di Desa Tanjung genting pada bulan oktober 2024- maret 2025 dengan 232 populasi yaitu Kepala (KK) dan 92 sampel. Teknik pengambilan sampel ialah simple random sampling. Variabel penelitian yaitu perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS), pengetahuan, sikap, nilai-nilai budaya, tingkat pendapatan dan kepemilikan jamban sehat. Pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner dan observasi. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square di aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukan proporsi masyarakat perilaku BABS sebesar (58,7%). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku BABS yaitu pengetahuan (PR= 2,6 (95% CI: 1,6 –4,2); P-value= 0,000), sikap (PR = 4,5 (95% CI: 2,2 – 8,8; P-value= 0,000), Nilai- nilai budaya (PR = 6,6 (95% CI: 2,6 – 16,7 ; P-value= 0,000), tingkat pendapatan (PR = 5,4 (95% CI: 1,4 – 20,2 ; P-value= 0,000) dan kepemilikkan jamban sehat  (PR = 3,5 (95%) CI: 1,6 – 7,2, P-value= 0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) berhubungan dengan,pengetahuan kurang, sikap negatif, nilai-nilai budaya negative, pendapatan yang rendah dan tidak memiliki jamban sehat

    EVALUASI CAKUPAN DAN KENDALA PROGRAM IMUNISASI DASAR LENGKAP (IDL) PADA BALITA DI PUSKESMAS BAHU KOTA MANADO

    Get PDF
    Permasalahan kesehatan terkait program imunisasi dasar lengkap masih cukup banyak ditemukan di Indonesia. Beberapa penelitian sebelumnya menjelaskan bahwa terdapat banyak hal yang dapat mempengaruhi salah satunya yaitu akses dari pelayanan imunisasi tersebut dalam hal ini yaitu puskesmas. Pada observasi awal yang dilakukan peneliti di Puskesmas Bahu, diketahui untuk cakupannya pada tahun 2024 sebanyak 438 balita dan capaiannya sebesar 95,4% atau sebanyak 418 balita, serta ditemukan bahwa masih terdapat beberapa balita yang tidak melakukan imunisasi sesuai dengan jadwalnya. Stok vaksin di Puskesmas Bahu juga diketahui pada beberapa bulan pernah terjadi kekosongan sehingga membuat jumlah vaksin tidak sesuai dengan jumlah balita yang membutuhkan vaksin tersebut. Berdasarkan hal tersebut, peneliti melakukan penelitian untuk mengevaluasi hasil dari pelaksanaan program imunisasi dasar lengkap kepada balita di Puskesmas Bahu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk melihat dan menilai hasil dari pelaksanaan program ini yang diberikan di Puskesmas Bahu Kota Manado pada tahun 2024. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Bahu Kota Manado pada bulan Januari 2025 - Maret 2025. Puskesmas Bahu terbukti sudah menjalankan tugasnya ke dalam bentuk yang nyata. Hal ini disimpulkan berdasarkan pernyataan para informan penelitian yang mana menyatakan bahwa sejauh ini Program Imunisasi Dasar Lengkap di Puskesmas Bahu berjalan dengan cukup baik dan sesuai dengan pedoman imunisasi dari Kementerian Kesehatan. Walaupun masih terdapat kendala yang ditemukan seperti kekurangan vaksin

    GAMBARAN KEPUASAN ANTRIAN ONLINE BPJS DI PUSKESMAS TAMANGAPA

    Get PDF
    BPJS merupakan badan hukum publik yang bertugas menyelenggarakan program jaminan kesehatan bagi seluruh penduduk Indonesia, termasuk warga negara asing yang telah bekerja di Indonesia selama paling tidak enam bulan. Teknologi informasi mengalami kemajuan yang sangat pesat, di mana kehadiran internet telah mendorong berbagai sektor kehidupan untuk mengadopsi dan memanfaatkan teknologi tersebut. Puskesmas Tamangapa merupakan institusi pelayanan kesehatan yang memiliki komitmen tinggi dalam menyelenggarakan layanan kesehatan bagi masyarakat di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat kepuasan antrian online BPJS di Puskesmas Tamangapa. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan jenis kelamin mayoritas responden adalah perempuan 30 orang (60%). Usia mayoritas responden 21-30 tahun. Kepuasaan pasien menunjukkan bahwa dimensi Reliability (p-value= 0.001), Responsiveness (p- value= 0.003), Assurance (p-value = 0.018), yang memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan dalam sistem antrian online BPJS di Puskesmas Tamangapa

    EFEKETIVITAS PEMBERIAN REWARD UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA

    No full text
    Penurunan motivasi belajar di kalangan mahasiswa generasi Z menjadi isu serius dalam pendidikan tinggi, khususnya di program studi kesehatan. Karakteristik generasi Z yang menginginkan pembelajaran singkat, visual, dan memberikan umpan balik instan memerlukan pendekatan pembelajaran inovatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pemberian reward untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa program studi administrasi kesehatan di ITSKes Muhammadiyah Selong dan Institut Teknologi dan Kesehatan Aspirasi. Metode eksperimental diterapkan selama enam bulan (Oktober 2024-April 2025) dengan melibatkan 85 mahasiswa dari tiga kelas. Sistem reward yang diimplementasikan mencakup tambahan nilai, sertifikat penghargaan digital, pengakuan publik, dan kesempatan menjadi asisten pengajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor motivasi belajar rata-rata sebesar 0,31 poin (dari 2,93 menjadi 3,24) pada skala 5, dengan perubahan paling signifikan pada dimensi nilai intrinsik tugas (0,47 poin) dan orientasi tujuan (0,43 poin). Responsivitas mahasiswa terhadap sistem reward bervariasi dengan 12,9% high responders, 30,6% moderate responders, dan 56,5% low responders. Faktor yang mempengaruhi efektivitas reward meliputi karakteristik individual mahasiswa, relevansi reward, konteks implementasi, desain reward, dan integrasinya dengan pendekatan pedagogis. Kesimpulannya, sistem reward memberikan dampak positif namun terbatas. Direkomendasikan pengembangan sistem reward yang terdifferensiasi dan personalisasi, integrasi dengan pendekatan pedagogis yang lebih luas, implementasi yang dinamis dan adaptif, pengembangan komunitas pembelajaran yang mendukung, serta penelitian lanjutan untuk mengidentifikasi model implementasi yang paling efektif

    FORMULASI SOSIS DAGING AYAM BROILER (GALLUS GALLUS DOMESTICUS) DAN KACANG MERAH (PHASEOLUS VULGARIS) SEBAGAI CAMILAN FUNGSIONAL KAYA PROTEIN DAN ZAT BESI UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI

    No full text
    Sosis merupakan produk olahan daging yang praktis dan digemari, namun kandungan zat besinya masih terbatas. Penambahan kacang merah sebagai sumber zat besi nabati dapat meningkatkan nilai gizi sosis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mutu gizi protein dan zat besi, deskriptif, dan mutu organoleptik pada sosis. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap pada 3 perlakuan, 1 kontrol, dan 3 pengulangan. Perhitungan nilai gizi menggunakan Calculated Value dari Tabel Komposisi Pangan Indonesia, dan uji organoleptik menggunakan responden 25 panelis tidak terlatih. Analisis kuantitatif menggunakan software uji Kruskall Wallis dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Hasil perhitungan nilai gizi protein dalam 30 gram adalah 10,25g - 12,02g, dan zat besi 1,17g - 1,70g. Hasil uji organoleptik formulasi 1 merupakan yang paling dapat diterima setelah kontrol karena memiliki kesukaan tertinggi pada rasa dan tekstur dibandingkan formulasi lainnya, sedangkan formulasi 2 unggul dalam mutu rasa dan tekstur. Penambahan kacang merah meningkatkan kandungan zat besi dalam sosis, sementara proporsi daging ayam berpengaruh terhadap kadar protein. Formulasi seimbang menghasilkan karakteristik sensoris yang lebih disukai, dengan warna, rasa, dan tekstur yang dipengaruhi oleh komposisi bahan baku.

    IMPLEMENTASI PROGRAM KOMUNITAS UNTUK IKLIM (PROKLIM) DESA PASRUJAMBE, KECAMATAN PASRUJAMBE, KABUPATEN LUMAJANG

    No full text
    Perubahan iklim merupakan isu global yang berdampak signifikan terhadap kesehatan, lingkungan, dan ketahanan masyarakat, terutama di wilayah yang rentan. Program Komunitas untuk Iklim (ProKlim) merupakan upaya pemerintah dalam merespons dampak perubahan iklim melalui kegiatan adaptasi dan mitigasi yang berbasis pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi ProKlim berbasis pemberdayaan masyarakat kaitannya dengan peningkatan ketahanan masyarakat di Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang. Desa Pasrujambe menghadapi berbagai permasalahan seperti kerentanan tanah longsor di daerah tebing, terbatasnya akses air bersih, penurunan debit mata air, dan potensi gagal panen akibat perubahan iklim. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan metode studi kasus agar dapat memberikan gambaran secara jelas implementasi ProKlim berdasarkan data ProKlim tahun 2024, wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Penelitian ini dilakukan dengan analisis data yang melibatkan proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Pasrujambe telah mengimplementasikan kegiatan adaptasi dan mitigasi, seperti pengelolaan sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle), konservasi air, energi terbarukan, dan pertanian ramah lingkungan. Keberhasilan ProKlim ini menjadikan Desa Pasrujambe memperoleh penghargaan kategori lestari dan kategori utama yang mampu meningkatkan kesadaran, ketahanan, dan partisipasi masyarakat dalam menghadapi risiko perubahan iklim. Implementasi ProKlim secara partisipatif berdasarkan perolehan data dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa tidak hanya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim, tetapi juga membangun kemandirian desa dalam mengelola sumber daya lokal berbasis potensi wilayah secara berkelanjutan. Kegiatan adaptasi dan mitigasi yang telah dilakukan terbukti mampu memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan dan mendukung perubahan perilaku masyarakat menuju kehidupan yang lebih sehat, tangguh, dan ramah lingkunga

    27,272

    full texts

    28,972

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇