Kumpulan Jurnal dan Prosiding Elektronik PPNS (Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya - Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, P3M)
Not a member yet
2299 research outputs found
Sort by
PERANCANGAN MESIN PEMBERSIH SAMPAH PASIR PANTAI DENGAN METODE SCAMPER
Polusi plastik di pesisir pantai Indonesia merupakan permasalahan serius yang berdampak langsung terhadap lingkungan, ekonomi, pariwisata, serta kesehatan masyarakat pesisir. Sampah laut, khususnya mikroplastik, sangat sulit dibersihkan secara manual karena berukuran kecil, ringan, dan mudah terbawa arus, sehingga diperlukan inovasi berupa mesin pembersih pasir pantai yang terjangkau, efektif, efisien, dan ramah pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin pembersih pasir pantai menggunakan metode SCAMPER untuk meningkatkan efisiensi pembersihan sekaligus mempertimbangkan faktor ergonomi, kenyamanan operator, keandalan struktur, dan biaya produksi agar dapat diaplikasikan oleh komunitas lokal secara berkelanjutan. Landasan teori meliputi prinsip mekanika permesinan, mekanisme pengayakan pasir, serta analisis kekuatan struktur menggunakan Finite Element Method (FEM), sedangkan aspek ergonomi dianalisis melalui metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Metodologi penelitian mencakup studi literatur, observasi lapangan, serta analisis mendalam terhadap produk sejenis yang telah ada. Mesin dirancang dengan sistem pengayakan berbasis vibrasi untuk memisahkan pasir dari sampah plastik berbagai ukuran. Hasil validasi melalui simulasi FEM dan analisis RULA menunjukkan faktor keamanan sebesar 2,942, kapasitas pembersihan 1.800 m2/jam, serta nilai RULA sebesar 2 yang menunjukkan postur kerja aman. Estimasi biaya perancangan mencapai Rp26.529.727, jauh lebih ekonomis dibandingkan produk impor. Desain akhir menghasilkan mesin pembersih pantai yang ekonomis, ergonomis, mudah dioperasikan, dan siap mendukung pengelolaan sampah pesisir
PERANCANGAN MESIN PENGADUK ADONAN MOCHI KAPASITAS MINIMAL 5KG UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI INDUSTRI RUMAH TANGGA
Di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bojonegoro, makanan tradisional Jepang yang disebut Mochi atau Kue Mochi semakin populer. Bisnis rumah tangga menghadapi tantangan karena meningkatnya permintaan untuk produk mochi, terutama selama proses pengadukan adonan yang masih dilakukan secara manual. Metode yang masih manual dengan menggunakan tangan ini membutuhkan banyak tenaga dan waktu, sehingga menghambat produktivitas dan konsistensi kualitas produk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat mesin pengaduk adonan mochi dengan kapasitas setidaknya lima kilogram untuk meningkatkan efisiensi, kualitas adonan, dan daya saing di industri kecil. Perencanaan desain, perhitungan kapasitas, analisis kekuatan rangka, pemilihan sistem transmisi, dan penentuan komponen mekanis seperti poros, pasak, pulley, dan sabuk-V adalah beberapa tahapan penelitian. Hasil perancangan menunjukkan bahwa mesin ini memiliki kemampuan untuk mengaduk adonan hingga kapasitas 19,86 kg dengan sistem penggerak motor listrik 0,75 HP yang berputar pada 695 rpm. Menurut analisis simulasi, tegangan maksimum rangka adalah 26,40 MPa, jauh di bawah batas izin material (125 MPa), sehingga operasi aman. Setiap komponen penting memenuhi kriteria keamanan dan umur pakai. Menurut perkiraan, biaya pembuatan mesin adalah lebih rendah dari harga produk serupa di pasar. Oleh karena itu, mesin ini dapat meningkatkan produktivitas, menjaga kualitas produk, mengurangi biaya produksi, dan menjadi pilihan yang baik untuk membangun skala industri rumahan mochi
PERANCANGAN DAN ANALISIS PRESSURE VESSEL UNTUK OLI MEDITRAN SX PLUS 15W-40 MENGGUNAKAN ANSYS
Pressure vessel adalah alat teknik yang mengandung risiko bahaya tinggi karena adanya tegangan tinggi di dalamnya. Material yang paling cocok untuk pressure vessel adalah baja karbon. Baja karbon memiliki kekuatan struktur yang lebih tinggi dan juga lebih rentan terhadap korosi. Baja karbon yang umum digunakan untuk pressure vessel adalah tipe A516 Grade 70 dan A516 Grade 55. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang dan menganalisis pressure vessel khusus untuk Oli Meditran SX Plus 15W- 40, yang memiliki viskositas tinggi dan membutuhkan penyimpanan yang aman dan efisien sesuai standar ASME Section VIII. Perancangan pressure vessel ini menggunakan software Fusion 360. Sedangkan metode yang digunakan untuk menganalisis kekuatan struktur pada pressure vessel ini adalah metode elemen hingga. Simulasi yang digunakan dari metode elemen hingga adalah secara virtual dengan menggunakan software ANSYS. Material yang efektif dan efisien menurut nilai standar ASME yaitu material A516 Grade 70. Material ini memiliki spesifikasi nilai total maksimal stress yaitu 108 MPa dan mendapatkan nilai 78,966 MPa. Sedangkan untuk nilai deformasi mendapatkan 0,45 mm dari 0,0138 mm nilai maksimal allowable-nya. Selain itu, Rencana Anggaran Biaya (RAB) dibuat untuk mengukur biaya produksi. Biaya produksi meliputi estimasi biaya bahan baku utama, estimasi biaya proses fabrikasi dan juga estimasi biaya finishing dan juga pengujian. Dari hasil perhitungan estimasi biaya total didapatkan untuk material A516 Grade 70 sebesar 27,8 juta sedangkan untuk material A516 Grade 55 sebesar 26,8 juta
SIMULASI PARAMETER PROSES PENGECORAN LOGAM INVESTMENT CASTING UNTUK MEMINIMALKAN POROSITAS PADA CASING PUMP
Pengecoran logam berperan strategis dalam memenuhi kebutuhan komponen pada berbagai sektor industri, seperti otomotif, konstruksi, energi, hingga alat berat. Proses ini memiliki keunggulan dalam menghasilkan bentuk produk yang kompleks, presisi tinggi, serta kekuatan material yang baik dengan biaya produksi yang relatif ekonomis. Meski demikian, salah satu permasalahan utama yang masih sering ditemui adalah munculnya cacat porositas. Cacat ini tidak hanya menurunkan kualitas visual, tetapi juga berdampak signifikan terhadap kekuatan mekanis, ketahanan terhadap tekanan, serta keandalan produk dalam jangka panjang. Casing pump, sebagai komponen vital dalam sistem perpompaan, sering mengalami porositas akibat parameter pengecoran yang belum diatur secara optimal. Kondisi ini berakibat pada meningkatnya tingkat reject produk, pemborosan material, serta berkurangnya efisiensi produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab utama timbulnya porositas pada produk casing pump sekaligus mengoptimalkan parameter proses pengecoran yang meliputi suhu peleburan, suhu penuangan, suhu cetakan keramik, serta laju waktu tuang. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak ProCAST, yaitu Computer Aided Engineering (CAE) berbasis simulasi yang mampu memvisualisasikan aliran logam cair, menganalisis mekanisme pembekuan, serta memprediksi titik kritis terjadinya porositas. Melalui pendekatan berbasis simulasi dan validasi, diharapkan dapat diperoleh kombinasi parameter proses yang lebih akurat sehingga tingkat porositas dapat ditekan, kualitas produk meningkat, serta efisiensi produksi tercapai. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan menjadi referensi ilmiah yang mendukung pengembangan proses manufaktur pengecoran logam yang lebih efisien, ekonomis, berdaya saing, dan ramah lingkungan
Analisis Pressure Pada Vessel 23mbf-002 Proyek Marlin Natuna Menggunakan Software Dan Manual
The growth of industry in Indonesia has resulted in a rising demand for chemical rawmaterials to support industrial activities. therefore, the fpso marlin natuna forel project aims toincrease gas and oil production from the Forel Field located in the Natuna Sea. which has a pressurevessel in it as a place for processing raw gas taken from the well. To prevent failure during operation,the pressure vessel\u27s Maximum Allowable Working Pressure (MAWP) and Maximum AllowableExternal Pressure (MAEP) are calculated in accordance with ASME Section VIII Division 1.Additionally, modeling and simulation are performed using software. Based on the calculation results,the MAWP value was found to be 778.937 psi for the shell and 775.859 psi for the head. The MAEPvalue obtained is 194,607 for the shell and 218,900 for the head. with these results it is expected thatthe pressure vessel is able to operate properly
PERANCANGAN SERVICE WATER TANK TIPE FIXED CONE ROOF BERBAHAN BAJA ASTM A36 DI WILAYAH PESISIR TUBAN BERDASARKAN STANDAR API 650
Penelitian ini berfokus pada perancangan service water tank tipe fixed cone roof yang dibuat dari baja ASTM A36 dengan kapasitas penyimpanan 318 kL berdasarkan standar API 650. Tujuan utama penelitian ini adalah menentukan ketebalan pelat shell, bottom, dan roof yang sesuai dengan persyaratan minimum API 650 guna menjamin keselamatan struktur, keandalan, serta kinerja jangka panjang tangki. Perhitungan ketebalan dilakukan menggunakan metode one-foot yang memperhitungkan tekanan hidrostatik fluida, tegangan luluh material, serta corrosion allowance. Baja ASTM A36 dipilih karena memiliki tegangan luluh minimum 250 MPa, sifat las yang baik, kemudahan dalam proses fabrikasi, serta ketahanan terhadap korosi apabila dilapisi pelindung. Hasil rancangan menunjukkan bahwa ketebalan pelat shell adalah 6 mm, pelat dasar (bottom plate) 8 mm, dan pelat atap (roof plate) 8 mm, dengan seluruh dimensi memenuhi ketentuan minimum API 650. Pemilihan ukuran tersebut juga mempertimbangkan ketersediaan material di pasaran serta aspek praktis dalam proses manufaktur. Selain menekankan pada aspek desain struktural, penelitian ini juga menggarisbawahi pentingnya efisiensi penggunaan material dan efektivitas biaya pada proyek industri. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan teknis yang bermanfaat bagi para insinyur maupun praktisi dalam pembangunan tangki air industri, khususnya di wilayah pesisir yang memiliki kelembapan tinggi, beban angin, serta risiko korosi yang besar, sehingga keandalan dan ketahanan jangka panjang tangki dapat terjaga untuk mendukung keberlanjutan operasional
RANCANG BANGUN ALAT PRES MOULDING PROYEKTIL SLUG UNTUK SENAPAN ANGIN SKALA INDUSTRI RUMAHAN MENGGUNAKAN METODE ULRICH
Permintaan proyektil slug untuk senapan angin di Indonesia terus meningkat seiring popularitas olahraga menembak dan berburu. Namun, produksi di industri rumahan masih terkendala efisiensi dan konsistensi karena penggunaan moulding manual yang memerlukan beberapa kali pengepresan serta pemotongan sisa bahan. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun alat press moulding proyektil slug menggunakan metode Ulrich secara sistematis untuk meningkatkan efisiensi produksi, presisi produk, dan ergonomi kerja. Proses perancangan dilakukan dengan Autodesk Fusion 360 untuk menghasilkan tiga alternatif desain yang dievaluasi berdasarkan kriteria kekuatan, ergonomi, kemudahan fabrikasi, dan biaya. Analisis kekuatan menggunakan metode elemen hingga (FEA) memastikan alat mampu menahan beban tekan berulang, sedangkan analisis ergonomi RULA digunakan untuk meminimalkan risiko cedera operator. Hasil seleksi konsep menunjukkan desain kedua sebagai pilihan terbaik. Biaya pembuatan alat meliputi pembelian bahan baku Rp150.000, komponen pendukung Rp168.000, dan fabrikasi Rp1.000.000, sehingga total Rp1.318.000. Produk direncanakan dipasarkan dengan harga Rp2.500.000. Uji coba produksi 100 butir proyektil slug memerlukan waktu 40 menit, lebih cepat 30 menit dibandingkan alat press eksisting yang membutuhkan 70 menit untuk jumlah yang sama. Dengan peningkatan efisiensi waktu sebesar 42,8% dan kualitas hasil yang lebih konsisten, alat ini dinilai layak untuk mendukung produksi proyektil slug skala kecil dengan harga terjangkau serta daya saing terhadap produk impor
PERANCANGAN HEAVY DUTY CONVEYOR PENGANGKUT PASIR RESIN DI PT XYZ MENGGUNAKAN METODE ULRICH
Seiring berkembangnya industri manufaktur, efisiensi dan produktivitas menjadi aspek krusial dalam mendukung proses produksi, termasuk dalam pengelolaan material. PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang pengecoran logam menggunakan metode sand casting, yang melibatkan pemakaian pasir resin furan. Pengangkutan pasir yang telah mengeras menuju mesin sand crusher selama ini masih menggunakan forklift, sehingga menimbulkan permasalahan dalam efisiensi waktu, ketergantungan pada alat berat, serta potensi hambatan operasional pada area produksi lain. Kondisi ini menunjukkan perlunya sistem material handling yang lebih otomatis dan berkelanjutan. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan perancangan sistem conveyor yang mampu mengangkat pasir resin dengan kapasitas 10 ton/hari menuju mesin sand crusher setinggi 5 meter. Metodologi yang digunakan meliputi studi literatur, penyusunan daftar kebutuhan, pengembangan konsep desain, serta pemilihan konsep berdasarkan kriteria perawatan, kekuatan struktur, kemudahan manufaktur, dan biaya produksi. Perhitungan teknis seperti daya motor, dimensi belt, dan analisis kekuatan struktur menggunakan metode elemen hingga (FEM) turut dilakukan untuk memastikan kekuatan struktur aman terhadap beban kerja. Dari hasil perancangan diperoleh conveyor dengan kapasitas jauh melebihi target awal. Dimensi conveyor memiliki panjang 8 meter dengan tinggi 3 meter, digerakkan oleh motor listrik berdaya 1,8 kW. Biaya total yang dibutuhkan untuk pembuatan mesin conveyor ini yaitu sebesar Rp 37.923.000. Hasil penelitian ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi di area pengecoran, tetapi juga menjadi referensi bagi pengembangan sistem material handling serupa di industri manufaktur Indonesia
Desain Sistem Perpipaan Line Service Water
The polypropylene project is currently in the FEED (Front End Engineering Design) stage, specifically for the service water system used for various process and domestic needs. Design planning is required for the piping route of the line service water system to tank 2D-1701. The length of the route to be designed from the pump to the suction tank is approximately 1 km. The pipe material used is ASTM A106 Grade B Schedule 40 with a diameter of 10 inches. Manual calculations yielded a head value of 34.7 m, while software calculations resulted in a head value of 35.8 m with an error percentage of 3.07% and a pump power of 21.19 kW. Based on the selection chart, the chosen pump type is a centrifugal pump of the Ebara 80-200/30 model
Desain Instalasi Hemat Air di Gedung J PPNS dengan Penerapan Teknologi Sanitasi Modern
Water is an essential and non-substitutable natural resource, particularly in higher educationenvironments such as the Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), where daily operations by students,faculty, and staff rely heavily on its availability. This study proposes the development of an efficient pipingsystem for Building J at PPNS, emphasizing modern plumbing strategies aligned with sustainable sanitationpractices. A comparative analysis was conducted between the existing conventional sanitation system and analternative design incorporating water-saving technologies. The scope of the analysis included materialestimation, equipment selection, and comprehensive budget calculations. Findings indicate that the building\u27saverage water demand is 292 liters per minute, with a pump power requirement of 1.234 kW and a total headof 25.8505 meters. Implementation of modern technology resulted in a water reduction of approximately 11,617liters per day, representing a 45% improvement in efficiency over the conventional system