Kumpulan Jurnal dan Prosiding Elektronik PPNS (Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya - Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, P3M)
Not a member yet
    2299 research outputs found

    Valuasi Ekonomi Kawasan Konservasi Nasional Laut Banda Provinsi Maluku

    Full text link
    Keanekaragaman hayati di kawasan konservasi mempunyai potensi yang besar sebagai sumber daya alam dan merupakan aset yang tak ternilai bagi masyarakat setempat dan pemerintah. Namun keanekaragaman hayati yang luar biasa tersebut ternyata diiringi dengan ancaman kepunahan. Ancaman kepunahan dapat disebabkan antara lain disebabkan oleh kegiatan eksploitasi sumberdaya tidak ramah lingkungan, pengelolaan limbah perkotaan/pemukiman yang tidak baik, dan aktivitas manusia lainnya yang destruktif. Nilai ekonomi total kawasan berdasarkan kesesuaian dan daya dukung. Beberapa nilai pemanfaatan langsung (direct use value) seperti perikanan budidaya dan wisata, dapat dikembangkan di kawasan Laut Banda. Pengembangan implementasi direct use value harus tetap terkendali sesuai dengan daya dukung. Pengendalian pemanfaatan seperti ini dapat dilakukan oleh pemerintah dengan mengutamakan peran serta masyarakat dalam pemanfaatan potensi pemanfaatan tersebut. Pengikutsertaan masyarakat diharapkan dapat membantu upaya pengawasan. Oleh karena itu sosialisasipengembangan pemanfaatan sangat diperlukan pada tahap awal implementasinya

    Perhitungan Emisi Karbon dan Kecukupan Ruang Terbuka Hijau di Lingkungan Kampus (Studi Kasus: Kampus Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya)

    Full text link
    Kegiatan-kegiatan di kampus sangat beragam, mulai dari pembelajaran di kelas hingga praktek di bengkel,. Kegiatan-kegiatan tersebut tentunya tidak hanya memberikan dampak positif saja, tetapi juga akan menghasilkan efek samping negative bagi lingkungan yaitu limbah. Limbah banyak sekali jenisnya, salah satunya limbah dominan dari hasil kegiatan kampus adalah limbah gas berupa karbon dioksida (CO2) yang timbul dari penggunaan-penggunaan alat yang mengkonsumsi energi. CO2 merupakan gas rumah kaca yang kontribusinya terhadap pemanasan global mencapai lebih dari 60% dari total gas rumah kaca yang ada. Salah satu upaya alami yang paling efektif untuk mengurangi CO2 adalah dengan keberadaan ruang terbuka hijau (RTH). Penelitian ini bertujuan untuk menghitung emisi karbon dari kegiatan perbengkelan serta menganalisis kecukupan RTH, penelitian ini diawali dengan melakukan inventarisasi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yaitu dengan cara identifikasi sumber-sumber penghasil emisi dan melakukan perhitungan besarnya masing-masing emisi tersebut. Selanjutnya dilakukan analisis kemampuan dan kecukupan RTH eksisting dalam menyerap emisi CO2 berdasarkan data kemampuan penyerapan emisi CO2 oleh tiap jenis pohon, penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rumus dan perhitungan emisi CO2 sesuai rumus dan ketetapan faktor emisi pada IPCC, (2006). Berdasarkan hasil penelitian, CO2 primer dan sekunder dari kegiatan perbengkelan PPNS sebesar 1129,806 ton CO2/tahun dan kebutuhan RTH sebesar 12,87 m

    Komposting Limbah Ikan

    Full text link
     Salah satu sumber Gas Rumah Kaca (GRK) terkontribusi dari kegiatan komersial seperti peningkatan timbulan sampah. Komposting merupakan alternatif  pengolahan sampah organik yang dapat mengurangi GRK. Salah satu sampah organik yang berkontribusi besar adalah limbah ikan. Studi ini tentang komposting limbah ikan yang dihasilkan dari perikanan. Output yang diharapkan  adalah hasil kompos limbah  ikan dapat memenuhi kualitas kompos yang baik dan akan  menyuburkan tana

    Studi Komparasi Kelayakan Teknis Pemanfaatan Limbah B3 Sandblasting Terhadap Limbah B3 Sandblasting Dan Fly Ash Sebagai Campuran Beton

    Full text link
    Sandblasting merupakan metode membersihkan atau mengupas lapisan yang menutupi sebuah obyek yang biasanya berbahan dasar metal/ besi dengan bantuan butiran pasir kuarsa yang ditembakkan langsung dari sebuah kompresor bertekanan tinggi ke obyek,  efeknya serupa dengan penggunaan amplas. Sandblasting merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk meminimalisir korosi dan banyakdigunakan di industri perkapalan. Limbah sandblasting tergolong kategori bahan berbahaya dan beracun (B3), karena mengandung unsur logam berat melebihi baku  mutu berdasarkan PP No 101 Tahun 2014. Pada penelitian limbah sandblasting di industri perkapalan di Bahrain, diperoleh data yaitu kandungan logam berat yang tinggi (Madany and Raveendran, 1992). Abu terbang (fly ash) dikategorikan oleh Bapedal sebagai limbah beracun dan berbahaya (B3). Abu terbang (fly ash) banyak dihasilkan oleh limbah kegiatan PLTU berbahan bakar batu bara. Sehubungan dengan meningkatnya jumlah pembangunan PLTU berbahan bakar batubara di Indonesia, maka jumlah limbah fly ash juga akan meningkat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh perbedaan perlakuan sampel beton terhadap nilai kuat tekan beton, kelayakan teknis limbah B3 sebagai bahan substitusi dalam pembuatan beton, dan komposisi terbaik dari pemanfaatan limbah B3. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah eksperimen laboratorium. Sampel beton mendapatkan 2 (dua) perlakuan yaitu perlakuan pertama sampel beton dicampurkan hanya dengan limbah sandblasting, sedangkan perlakuan yang kedua sampel beton dicampurkan dengan limbah sandblasting dan fly ash. Produk beton akan di uji kelayakan teknis. Kelayakan teknis di uji melalui pengujian kuat tekan menggunakan alat universal testing machine kapasitas 2000 kN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan limbah sandblasting pada beton berumur 28 hari terhadap massa semen sebesar 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% menghasilkan nilai kuat tekan 16,43 MPa, 16,32 MPa; 17,81 MPa; 18,89 MPa; dan 15,24 MPa, sedangkan  untuk penambahan limbah sandblasting dan fly ash pada beton berumur 28 hari terhadap massa semen sebesar 0%, 5%:30%; 10%:25%; 15%:20%; dan  20%:15% menghasilkan nilai kuat tekan sebesar  16,43 MPa; 18,53 MPa; 16,08 MPa; 17,20 MPa; dan 15,91 MPa. Berdasarkan hasil uji kuat tekan tersebut, maka komposisi limbah sandblasting yang layak sebagai bahan substitusi dalam pembuatan beton adalah untuk komposisi 10% dan 15%, sedangkan untuk campuran limbah sandblasting dan fly ash adalah  pada komposisi  5%:30% dan 15%:20%. Komposisi terbaik yang diperoleh adalah penambahan limbah sandblasting dengan prosentase sebesar 15

    Pemetaan Sektor Perikanan Laut Kabupaten/ Kota Jawa Timur dengan Metode Fuzzy K-Means Clustering

    Full text link
    Sebagai sebuah Provinsi yang memiliki potensi sumber daya perikanan terbesar di Indonesia dengan produksi 362.624 ton/tahun sudah selayaknya Jawa Timur memiliki data perikanan laut yang terjabarkan secara spesifik. Berdasarkan kenyataan ini, perlu dikaji lebih mendalam mengenai penyebaran potensi perikanan kabupaten/kota di Jawa Timur, disusun suatu sistem yang terintegrasi sehingga pada akhirya mampu memberikan value added bagi masyarakat setempat setiap kabupaten/kota di Jawa Timur khususnya, dan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi provinsi Jawa Timur. Seperti yang telah dilakukan oleh Ardiansyah (2014), Pemetaan sektor perikanan dilakukan dengan menggunakan hierarchical clustering, dengan menggunakan beberapa variabel perikanan tangkap dan perikanan budidaya. Penelitian ini dilakukan dengan metode berbeda dari sebelumnya, yakni memetakan sektor perikanan laut di Jawa Timur secara optimal dengan menggunakan metode fuzzy k-means clustering. Metode fuzzy k-means clustering memiliki beberapa kelebihan, antara lain mampu membuat cluster secara optimum dan robust terhadap beberapa gangguan. Hasil cluster selanjutnya akan digunakan sebagai dasar identifikasi potensi sektor dan kekurangan perikanan tangkap di kabupaten/kota Jawa Timur dengan menggunakan biplot analysis. Pemetaan sektor perikanan laut di Jawa Timur ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna untuk menentukan kebijakan yang tearah dan komprehensif, serta membantu pelaku usaha memanfaatkan informasi potensi dan kekurangan sektor perikanan setiap Kabupaten/Kota dalam rangka pengembangan bisnis. Berdasarkan hasil pemetaan dengan menggunakan fuzzy k-means, maka didapatkan hasil 4 cluster yang optimum dengan  nilai indicrate 0,0244. Cluster A merupakan kelompok potensi perikanan laut tertinggi di Jawa Timur, dengan rata-rata jumlah nelayan  sebesar 31.378 orang, produksi ikan sebesar 60.018,17 ton dan nilai produksi ikan Rp. 881.194.865,3. yang terdiri dari Banyuwangi, Lamongan, Sumenep. Kedua, Cluster B memiliki potensi perikanan laut tertinggi ke dua, dan yang termasuk dalam cluster ini adalah Gresik, Pamekasan, dan Mojokerto. Ketiga, Cluster C memiliki potensi perikanan laut tertinggi ketiga yang termasuk dalam cluster ini adalah Kabupaten/ Kota Pacitan, Trenggalek, Malang, Jember, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan,  Bangkalan, dan Sampang. Kelompok ketiga ini relatif memiliki karakteristik mirip dengan kelompok kedua dengan rata-rata jumlah nelayan 7.754. Kelompok keempat merupakan kawasan yang memiliki jumlah nelayan paling kecil dan produksi ikan paling kecil

    Pengaruh Tingkat Kepolaran Solvent Terhadap Isolasi Xanthone dan Coumarine Pada Crude Ekstrak Daun Nyamplung

    Full text link
    Tanaman Nyamplung (Calophyllum inophyllum) memiliki berbagai manfaat yang dapat dimanfaatkan mulai dari akar, batang, daun, hingga biji. Daun nyamplung mengandung banyak komponen bioaktif diantaranya xanthone dan coumarine yang bermanfaat sebagai penghambat aktivitas enzim dari HIV-1. Untuk mengisolasi komponen bioktif dari daun nyamplung, perlu dilakukan pemisahan antara kandungan polar dan non-polarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cara mengisolasi senyawa xanthone dan coumarin serta mengetahui pengaruh tingkat kepolaran solven terhadap isolasi senyawa xanthone dan coumarin yang terkandung dalam fraksi polar crude daun nyamplung. Crude ekstrak daun diperoleh dengan metode perkolasi. Lalu dilakukan pemisahan xanthone dan coumarine dengan metode LLE (Liquid – liquid Extraction). LLE dilakukan dengan pelarut methanol (polar) dan hexane (non-polar) dengan rasio pelarut 1:1. Kadar methanol yang digunakan adalah 20%, 50% dan 80% dan 100%. Fraksi polar dan non-polar diuji secara kualitatif menggunakan TLC (Thin Layer Chromatography) dan secara kuantitatif menggunakan GC untuk menganalisa kadar xanthone dan coumarine. Dari hasil penelitian, didapatkan hasil pemisahan terbaik pada 50% methanol dengan %recovery xanthone terbesar berada pada fraksi hexane (non polar) sebesar 12,12% (0,398%) dan tidak ada coumarin pada fraksi hexane (non polar)

    Pengembangan Klaster Inovasi untuk Peningkatan Kandungan Lokal Industri Perkapalan

    Full text link
    Pengembangan klaster inovasi industri perkapalan dimaksudkan untuk meningkatkan kandungan lokal armada kapal-kapal pemerintah pada program Tol Laut. Komponen-komponen kapal yang selama ini diimpor, diharapkan bisa dibangun sebanyak mungkin di dalam negeri. Studi ini dilakukan menggunakan metode wawancara dan diskusi pada focus group discussion. Kondisi dan kemampuan industri pendukung perkapalan, industri galangan kapal dan pihak-pihak lainnnya serta faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan industri perkapalan, diidentifikasi. Rencana pengembangan untuk membentuk klaster inovasi pada pembuatan komponen kapal, dianalisa dan direkomendasi untuk pengambilan kebijakan inovasi. Rekomendasi juga dihasilkan untuk mendukung dan memperkaya faktor budaya inovasi serta fokus dan keterpaduan rantai nilai

    Smart Security Monitoring System pada Ruang Server Pusat Teknologi Informasi Perguruan Tinggi

    Full text link
    Ruang Server merupakan pusat peletakan perlengkapan pendukung Sistem Informasi yang sangat penting. Selain peralatan yang umumnya bernilai ekonomis tinggi, proses bisnis administrasi Perguruan Tinggi juga bertumpu pada ketersediaan perangkat Sistem Informasi. Sistem keamanan pada Ruang Server sangat penting, namun pengawasan petugas keamanan tidak dapat dilakukan selama 24 jam. Untuk itu diperlukan sistem monitoring otomatis untuk memastikan dan menginformasikan kondisi keamanan di Ruang Server. Pembuatan sistem monitoring keamanan ini merupakan bagian dari target jangka panjang pembangunan smart building khususnya pada Pusat Teknologi Informasi yang memudahkan pengoperasian dan meningkatkan kehandalan sistem. Sistem dibangun dengan prosesor raspberry yang mengolah informasi dari Sensor Passive Infra Red, Door sensor, Sound activator, RFID lock dan CCTV. Akses informasi ditampilkan melalui web dan notifikasi dikirimkan ke email. Smart security monitoring system mampu melakukan pemantauan kondisi penguncian Ruangan dan pemantauan cctv berbasis web serta pengiriman notifikasi berdasarkan deteksi Passive Infra red, suara dan kondisi pintu saat sistem keamanan diaktifkan

    Analisis Getaran Struktur Mekanik pada Mesin Berputar untuk Memprediksi Kerusakan Akibat Kondisi Unbalance Sistem Poros Rotor

    Full text link
    Pompa merupakan mesin yang mengubah energi mekanis menjadi tekanan pada fluida yang dialirkannya. Salah satu kerusakan pada pompa yaitu kondisi unbalance pada komponen poros pompa, dimana pusat massa tidak sesumbu pada sumbu rotasi. Kondisi unbalance bisa disebabkan karena korosi dan keausan, kesalahan dalam proses permesinan dan debu pada fan kompressor. Akibat kondisi unbalance noise pada mesin meningkat untuk putaran kerja yang sama. Dulu metode yang digunakan untuk mendeteksi kerusakan mesin, operator harus turun ke lapangan dengan menyentuh mesin secara langsung. Metode ini kurang handal karena perlunya kondisi shutdown, membutuhkan waktu dan biaya besar. Dalam penelitian ini menggunakan analisis karakteristik sinyal getaran untuk mendeteksi kerusakan mesin. Identifikasi dilakukan dengan kondisi mesin normal dan unbalance. Suara mesin direkam menggunakan USB DAC Fast Track yang dihubungkan dengan komputer dan menggunakan sensor accelerometer untuk pengambilan data getarannya. Metode pengolahan data menggunakan algoritma Fast Fourier Transform (FFT), dimana mengacak dan mentransformasikan sinyal suara dalam domain waktu menjadi domain frekuensi. Proses perekaman suara disimpan dalam bentuk digital berupa gelombang spektrum suara berbasis frekuensi. Emisi akustik tersebut dapat mengindikasikan frekuensi cacat komponen. Dengan penelitian ini didapatkan kondisi pompa normal menunjukkan tinggi amplitudo terbesar 1xRPM, dimana posisi horisontal lebih tinggi dari posisi vertikal dan axial , kondisi pompa unbalance menunjukkan tinggi amplitudo terbesar 1xRPM, dimana perbandingan posisi horisontal dengan vertikal diperoleh 1,22 (<3) dan dengan menggunakan metode analisa getaran, kerusakan pada impeler pompa sentrifugal dapat dideteksi tanpa melakukan pembongkaran pompa, sehingga dapat memberikan prediktabilitas pemeliharaan waktu penjadwalan perbaikan, mengambil peralatan yang rausak sebelum kondisi berbahaya terjadi dan membantu mencegah penghentian produks

    2,061

    full texts

    2,299

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Kumpulan Jurnal dan Prosiding Elektronik PPNS (Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya - Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, P3M)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇