Jurnal Distribusi
Not a member yet
    177 research outputs found

    PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI SEBAGAI KONSEKWENSI DARI TINGKAT PENDIDIKAN, KOMPETENSI, LINGKUNGAN KERJA, DISIPLIN KERJA, DAN KOMPENSASI

    No full text
    Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah suatu kelompok profesi bagi pegawaiyang bekerja pada instansi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Penilaian kinerja ASN dilakukan untuk menjamin objektivitas pembinaan ASN yang didasarkan pada sistem prestasi dan sistem karier. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan; kompetensi; lingkungan kerja; disiplin kerja; dan kompensasi terhadap kinerja ASN Sekretariat   Daerah Kabupaten Purbalingga. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan data menggunakan survey. Instrumen yang digunakan berupa kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pendidikan, kompetensi, lingkungan kerja, kompensasi dan disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Semakin tinggi tingkat pendidikan, semakin baik kompetensi, semakin baik kondisi lingkungan kerja, dan semakin baik kompensasi yang diterima serta semakin baik disiplin kerja pegawai menyebabkan semakin baik juga kinerja merekaAparatur Sipil Negara (ASN) adalah suatu kelompok profesi bagi pegawaiyang bekerja pada instansi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Penilaian kinerja ASN dilakukan untuk menjamin objektivitas pembinaan ASN yang didasarkan pada sistem prestasi dan sistem karier. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan; kompetensi; lingkungan kerja; disiplin kerja; dan kompensasi terhadap kinerja ASN Sekretariat   Daerah Kabupaten Purbalingga. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan data menggunakan survey. Instrumen yang digunakan berupa kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pendidikan, kompetensi, lingkungan kerja, kompensasi dan disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Semakin tinggi tingkat pendidikan, semakin baik kompetensi, semakin baik kondisi lingkungan kerja, dan semakin baik kompensasi yang diterima serta semakin baik disiplin kerja pegawai menyebabkan semakin baik juga kinerja merek

    PROSES INKUBASI START-UP DI BADAN RISET INOVASI DAERAH (BRIDA) PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

    No full text
    Inkubasi merupakan salah satu upaya dalam mengembangkan start-up. Beberapa institusi, seperti kampus dan pemerintah daerah, berupaya melakukan upaya inkubasi untuk mempercepat lahirnya bisnis-bisnis baru. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat membentuk lembaga baru untuk menangani inkubasi bernama BRIDA (Badan Riset Inovasi Daerah). Pertanyaannya adalah apakah proses inkubasi ini sejalan dengan konsep inkubasi yang sudah ada sebelumnya. Kajian dilakukan secara kualitatif dengan meninjau literatur mengenai proses inkubasi dan melakukan wawancara dengan pengelola BRIDA dan anggota tenant di BRIDA. Hasil studi menunjukkan bahwa proses inkubasi di BRIDA sesuai dengan standar proses inkubasi start-up berdasarkan literatur. Tahapannya terdiri dari pra inkubasi, inkubasi dan pasca inkubasi. Setelah inkubator terbentuk, ditetapkan pengelola inkubator bisnis yang terdiri dari ketua, mentor, dan coach/asisten.Inkubasi merupakan salah satu upaya dalam mengembangkan start-up. Beberapa institusi, seperti kampus dan pemerintah daerah, berupaya melakukan upaya inkubasi untuk mempercepat lahirnya bisnis-bisnis baru. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat membentuk lembaga baru untuk menangani inkubasi bernama BRIDA (Badan Riset Inovasi Daerah). Pertanyaannya adalah apakah proses inkubasi ini sejalan dengan konsep inkubasi yang sudah ada sebelumnya. Kajian dilakukan secara kualitatif dengan meninjau literatur mengenai proses inkubasi dan melakukan wawancara dengan pengelola BRIDA dan anggota tenant di BRIDA. Hasil studi menunjukkan bahwa proses inkubasi di BRIDA sesuai dengan standar proses inkubasi start-up berdasarkan literatur. Tahapannya terdiri dari pra inkubasi, inkubasi dan pasca inkubasi. Setelah inkubator terbentuk, ditetapkan pengelola inkubator bisnis yang terdiri dari ketua, mentor, dan coach/asisten

    MENGULAS POTENSI, EFEKTIFITAS DAN PROYEKSI RETRIBUSI PARIWISATA GILI TRAMENA PASCA COVID 19

    No full text
    Recreational area fees and port service fees are an important source of PAD for the North Lombok District. It relies on the tourism sector as the main sector for regional revenue sources to carry out development acceleration so that it can get out of the only underdeveloped area in West Nusa Tenggara province. The study aims to analyze the potential and effectiveness and make projections of the fees for recreation areas and port services in Gili Tramena, North Lombok District. The findings showed that recreational area fees and port service fees from 2017 to 2021 tended to decrease and did not reach the target. It was due to the low process of extending and intensifying fees and external factors, namely the earthquake in 2018 and the COVID-19 pandemic in 2020. Based on calculations and data analysis, the total potential levy for recreational areas in 1 (one) year is IDR 7,607,653,250,00. With details of IDR 6,990,816,500.00 for foreign tourists and IDR 616,836,750.00 for domestic tourists. Meanwhile, the potential for the next 5 years is IDR 2,380,712,571.43 in 2022, IDR 2,576,320,095.24 in 2023, IDR 3,280,711,380.95 in 2024, IDR 3,985,102,666.67 in 2025, and IDR 4,689,493,952.38 in 2026. This potential can be reached, of course, with the political will of the local government to increasing PAD.Retribusi tempat rekreasi dan retribusi pelayanan kepelabuhan menjadi sumber PAD yang penting bagi kabupaten Lombok Utara yang notabenenya mengandalkan sektor pariwisata sebagai sektor utama sumber penerimaan daerah  untuk melaksanakan percapatan pembangunan sehingga  dapat keluar dari satu– satunya daerah tertinggal di propinsi Nusa Tenggara Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk   menganalisis potensi, efektifitas, dan melakukan proyeksi terhadap retribusi tempat rekreasi dan jasa pelayanan kepelabuhan di gili tramena kabupaten Lombok Utara. Hasil temuan  menunjukkan bahwa retribusi tempat rekreasi dan retribusi pelayanan kepelabuhan dalam kurun waktu 2017 sampai dengan 2021 cenderung menurun dan tidak mencapai target. Hal tersebut dikarenakan rendahnya proses ekstentifikasi dan intensifikasi retribusi serta faktor eksternal yakni gempa bumi pada tahun 2018 dan pandemi Covid-19 pada tahun 2020.  Berdasarkan perhitungan dan analisis data, diperoleh total potensi retribusi tempat rekreasi dalam 1 (satu) tahun adalah Rp 7.607.653.250,00. Dengan rincian Rp 6.990.816.500,00 untuk wisatawan mancanegara dan Rp 616.836.750,00 untuk wisatawan domestik. Sedangkan  potensi yang didapatkan dalam 5 tahun mendatang  adalah Rp 2.380.712.571,43 pada tahun 2022, Rp 2.576.320.095,24 pada tahun 2023, Rp 3.280.711.380,95 pada tahun 2024, Rp 3.985.102.666,67 pada tahun 2025, Rp 4.689.493.952,38 pada tahun 2026. Potensi ini dapat dijangkau tentunya dengan adanya political will dari pemerintah daerah dalam peningkatan PAD

    STIMULI PEMASARAN SEBAGAI FAKTOR UTAMA YANG MEMPENGARUHI PROSES KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR BARU

    Full text link
    Penjualan sepeda motor sangat meningkat dalam satu dekade terakhir  di Indonesia meskipun akhirnya terjadi penurunan penjualan karena pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia. Faktor utama yang mempengaruhi konsumen dalam  proses keputusan pembelian sepeda motor baru  adalah stimuli pemasaran dalam bentuk  bauran pemasaran 4P. Tujuan penelitian adalah untuk mengelompokkan sepuluh indikator bauran pemasaran menjadi beberapa faktor. Responden dalam penelitian ini adalah pembeli sepeda motor baru di Jakarta sebanyak 120 orang. Responden adalah pembeli sepeda motor baru pada  tahun 2020-2021 yang ditemui diberbagai tempat di Jakarta seperti mal, restoran, kafe, dan pasar swalayan. Pengumpulan data melalui pengisian kuesioner dilakukan mulai tanggal 15 Januari 2022 sampai dengan  30 April 2022. Metode   statistik menggunakan teknik Factor Analysis yang tersedia di perangkat lunak  SPSS 25. Kesimpulan dari penelitian ini adalah  terbentuknya dua  faktor. Faktor ke-1 diberi nama faktor keunggulan yang terdiri dari 6 indikator yaitu: mesin kuat ;harga tejangkau; tempat servis banyak; nyaman dikendarai; irit bensin; layanan purna jual. Faktor ke-2 diberi nama  faktor aksesoris yang terdiri 4 indikator yaitu; promosi menarik; tampilan bagus; model mutakhir;  warna menarik.Penjualan sepeda motor sangat meningkat dalam satu dekade terakhir  di Indonesia meskipun akhirnya terjadi penurunan penjualan karena pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia. Faktor utama yang mempengaruhi konsumen dalam  proses keputusan pembelian sepeda motor baru  adalah stimuli pemasaran dalam bentuk  bauran pemasaran 4P. Tujuan penelitian adalah untuk mengelompokkan sepuluh indikator bauran pemasaran menjadi beberapa faktor. Responden dalam penelitian ini adalah pembeli sepeda motor baru di Jakarta sebanyak 120 orang. Responden adalah pembeli sepeda motor baru pada  tahun 2020-2021 yang ditemui diberbagai tempat di Jakarta seperti mal, restoran, kafe, dan pasar swalayan. Pengumpulan data melalui pengisian kuesioner dilakukan mulai tanggal 15 Januari 2022 sampai dengan  30 April 2022. Metode   statistik menggunakan teknik Factor Analysis yang tersedia di perangkat lunak  SPSS 25. Kesimpulan dari penelitian ini adalah  terbentuknya dua  faktor. Faktor ke-1 diberi nama faktor keunggulan yang terdiri dari 6 indikator yaitu: mesin kuat ;harga tejangkau; tempat servis banyak; nyaman dikendarai; irit bensin; layanan purna jual. Faktor ke-2 diberi nama  faktor aksesoris yang terdiri 4 indikator yaitu; promosi menarik; tampilan bagus; model mutakhir;  warna menarik

    KEPUASAN KERJA GURU: ANTECEDENTS AND CONSEQUENCES

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan kreativitas terhadap komitmen organisasi secara langsung dan tidak langsung melalui kepuasan kerja guru. Penelitian dilakukan pada Guru SMKN 1 Kota Probolinggo dengan sampel sebanyak 82 orang guru. Metode analisis data yang digunakan adalah SEM-PLS. Sampel yang digunakan sebanyak 82 orang guru atau keseluruhan populasi. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai teknik pengumpulan data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja tidak berdampak terhadap peningkatan komitmen organisasi. Sedangkan pengaruh kreativitas kerja terhadap kepuasan kerja guru adalah positif dan signifikan dengan path coefficients 0,406 dan p-value 0,015. Pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan adalah positif dan signifikan dengan path coefficients 0,361 dan p-value 0,042. Pengaruh lingkungan kerja terhadap komitmen organisasi adalah positif dan signifikan dengan path coefficients 0,357 dan p-value 0,007 . Pengaruh kreativitas kerja terhadap komitmen organisasi adalah positif dan signifikan dengan path coefficients 0,484 dan p-value 0,001. Adapun pengaruh tidak langsung dari lingkungan kerja dan kreativitas terhadap komitmen organisasi melalui kepuasan kerja terbukti tidak signifikan. SMKN 1 Kota Probolinggo perlu meningkatkan kepuasan kerja guru melalui pengembangan lingkungan kerja dan pengelolaan kreativitas guru yang diharapkan dapat meningkatkan komitmen organisasi guru.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan kreativitas terhadap komitmen organisasi secara langsung dan tidak langsung melalui kepuasan kerja guru. Penelitian dilakukan pada Guru SMKN 1 Kota Probolinggo dengan sampel sebanyak 82 orang guru. Metode analisis data yang digunakan adalah SEM-PLS. Sampel yang digunakan sebanyak 82 orang guru atau keseluruhan populasi. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai teknik pengumpulan data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja tidak berdampak terhadap peningkatan komitmen organisasi. Sedangkan pengaruh kreativitas kerja terhadap kepuasan kerja guru adalah positif dan signifikan dengan path coefficients 0,406 dan p-value 0,015. Pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan adalah positif dan signifikan dengan path coefficients 0,361 dan p-value 0,042. Pengaruh lingkungan kerja terhadap komitmen organisasi adalah positif dan signifikan dengan path coefficients 0,357 dan p-value 0,007 . Pengaruh kreativitas kerja terhadap komitmen organisasi adalah positif dan signifikan dengan path coefficients 0,484 dan p-value 0,001. Adapun pengaruh tidak langsung dari lingkungan kerja dan kreativitas terhadap komitmen organisasi melalui kepuasan kerja terbukti tidak signifikan. SMKN 1 Kota Probolinggo perlu meningkatkan kepuasan kerja guru melalui pengembangan lingkungan kerja dan pengelolaan kreativitas guru yang diharapkan dapat meningkatkan komitmen organisasi guru

    THE INFLUENCE OF SOCIAL MEDIA MARKETING, DESTINATION IMAGE ON VISITING DECISIONS WITH VISITING INTEREST AS AN INTERVENING VARIABLE

    Full text link
    The advancement of the internet has an impact on the increase in social media users and this is in line with the development of tourism, triggering the emergence of Instagram accounts with the theme of tourist destinations which can indirectly create an image of the destination it posts, resulting in the emergence of someone's interest in visiting. So that it triggers the decision to visit tourists. This study aims to determine the effect of social media marketing and destination image on visiting decisions with visiting interest as an intervening variable for tourists in the Mandalika Special Economic Zone (SEZ). This type of research uses descriptive quantitative with a causal approach. The sample size was 135 respondents. Data analysis tools using AMOS 24.0. The results found that social media marketing affects visiting interest. Destination image affects the interest in visiting. Social media marketing has no effect on visiting decisions. Destination image has no effect on visiting decisions. Social media marketing has a positive and insignificant effect on visiting decisions through visiting interest. Destination image has a positive and insignificant effect on visiting decisions through visiting interest. From the results of the study, it can be concluded that visiting interest will increase if social media marketing is utilized properly and improves destination image, so that it can trigger the formation of visiting decisions. Suggestions for the government and business actors are to continue to develop tourist attractions in SEZ Mandalika by adding facilities and protecting the environmentKemajuan internet berdampak pada meningkatnya pengguna media sosial dan hal ini sejalan dengan perkembangan pariwisata memicu munculnya akun-akun Instagram bertemakan destinasi wisata secara tidak langsung dapat menciptakan suatu citra terhadap destinasi yang dipostingnya, mengakibatkan munculnya minat seseorang untuk berkunjung. Sehingga memicu pengambilan keputusan berkunjung wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh social media marketing dan destination image terhadap keputusan berkunjung dengan minat berkunjung sebagai variabel intervening wisatawan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Jenis penelitian menggunakan kuantitatif deskriptif dengan pendekatan kausal. Jumlah sampel sebesar 135 responden. Alat analisis data menggunakan AMOS 24.0. Hasil penelitian menemukan bahwa social media marketing berpengaruh terhadap minat berkunjung. Destination image berpengaruh terhadap minat berkunjung. Social media marketing tidak berpengaruh terhadap keputusan berkunjung. Destination image tidak berpengaruh terhadap keputusan berkunjung. Social media marketing berpengaruh positif tidak signifikan terhadap keputusan berkunjung melalui minat berkunjung. Destination image berpengaruh positif tidak signifikan terhadap keputusan berkunjung melalui minat berkunjung. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa minat berkunjung akan meningkat jika social media marketing dimanfaatkan dengan baik serta meningkatkan destination image, sehingga dapat memicu pembentukan keputusan berkunjung. Saran untuk pemerintah dan para pelaku usaha yaitu terus mengembangkan objek wisata yang ada di KEK Mandalika dengan menambah fasilitas dan menjaga lingkungan

    STUDI KELAYAKAN HUTAN LINDUNG MONGGAL SEBAGAI TAMAN WISATA ALAM (TWA) GUNA MENINGKATKAN DAYA TARIK WISATAWAN

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis studi kelayakan hutan lindung monggal sebagai Taman Wisata Alam (TWA) guna meningkatkan daya tarik wisatawan yang diharapkan menjadi salah satu cara dalam mendukung pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah dan kesejahteraan masyarakat setempat serta penggerak ekonomi lokal. Dari tujuan umum tersebut bisa diuraiakan lebih lanjut tentang tujuan khusus yaitu (1) untuk menganalisis kelayakan aspek non-finansial usaha TWA Monggal meliputi aspek pasar, manajemen, sosial, ekonomi, dan budaya, serta lingkungan. (2) untuk menganalisis kelayakan aspek finansial usaha TWA  Monggal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan Teknik survey dengan pengumpulan data dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu: Studi kepustakaan, Observasi, dan Focus Group Discussion dengan berbagai pemangku kepentingan.  Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pengembangan TWA Monggal di Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara layak untuk dikembangkan karena pertimbangan (1) Kelayakan dari aspek non-finansial (2) Kelayakan dari aspek finansial dilakukan dengan perhitungan nilai NPV selama 10 tahun sebesar Rp 1.214.388.386,85 dengan Tingkat pengembalian terhadap investasi (IRR) sebesar 32%. Kemudian nilai Net B/C sebesar Rp 4.043. dan Payback Period selama 2 tahun 3 bulan.The purpose of this research is to analyze the feasibility study of the Monggal protection forest as a nature tourism park (TWA) in order to increase tourist attraction which is expected to be one way to support the growth of Regional Original Revenue (PAD) and the welfare of the local community and drive the local economy. From the general objectives, it can be further elaborated on the specific objectives, namely (1) to analyze the feasibility of non-financial aspects of the TWA business including market, management, social, economic, and cultural aspects, and the environment. (2) to analyze the feasibility of the financial aspects of the TWA business. This research uses quantitative methods with survey techniques with data collection carried out through several stages, namely: Literature study, Observation, and Focus Group Discussion with various stakeholders.  The results of this study reveal that the development of TWA in Genggelang Village, Gangga District, North Lombok Regency is feasible to develop due to the consideration that (1) Feasibility from non-financial aspects (2) Feasibility from financial aspects is carried out by calculating the NPV value for 10 years of Rp 1,214,388,386.85 with a rate of return on investment (IRR) of 32%. Then the Net B / C value of Rp 4,043. and Payback Period for 2 years and 3 months &nbsp

    ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN JASA HOTEL, RESTORAN DAN PARIWISATA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA SEBELUM DAN SELAMA PANDEMI COVID-19

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan perusahaan jasa hotel, restoran, dan pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebelum dan selama pandemi covid-19. Sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan laba rugi dan laporan keuangan neraca perusahaan jasa hotel, restoran, dan pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019 sampai tahun 2021. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah perusahaan 21 perusahaan jasa hotel, restoran, dan pariwisata. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis rasio keuangan yang terdiri dari empat rasio yaitu rasio likuiditas (current ratio), rasio solvabilitas (debt to equity ratio), rasio profitabilitas (return on equity), dan rasio pasar (price earning ratio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan perusahaan jasa hotel, restoran, dan pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebelum pandemi covid-19 ditinjau dari rasio likuiditas, solvabilitas dapat dikatakan “Baik”. Sedangkan jika ditinjau dari rasio profitabilitas dan rasio pasar kinerja keuangan perusahaan dapat dikatakan “Tidak Baik”. Kinerja keuangan perusahaan jasa hotel, restoran, dan pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama pandemi covid-19 ditinjau dari rasio likuiditas dan solvabilitas dapat dikatakan “Baik”. Sedangkan jika ditinjau dari rasio profitabilitas dan rasio pasar kinerja keuangan perusahaan dapat dikatakan “Tidak Baik”.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan perusahaan jasa hotel, restoran, dan pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebelum dan selama pandemi covid-19. Sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan laba rugi dan laporan keuangan neraca perusahaan jasa hotel, restoran, dan pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019 sampai tahun 2021. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah perusahaan 21 perusahaan jasa hotel, restoran, dan pariwisata. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis rasio keuangan yang terdiri dari empat rasio yaitu rasio likuiditas (current ratio), rasio solvabilitas (debt to equity ratio), rasio profitabilitas (return on equity), dan rasio pasar (price earning ratio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan perusahaan jasa hotel, restoran, dan pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebelum pandemi covid-19 ditinjau dari rasio likuiditas, solvabilitas dapat dikatakan “Baik”. Sedangkan jika ditinjau dari rasio profitabilitas dan rasio pasar kinerja keuangan perusahaan dapat dikatakan “Tidak Baik”. Kinerja keuangan perusahaan jasa hotel, restoran, dan pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama pandemi covid-19 ditinjau dari rasio likuiditas dan solvabilitas dapat dikatakan “Baik”. Sedangkan jika ditinjau dari rasio profitabilitas dan rasio pasar kinerja keuangan perusahaan dapat dikatakan “Tidak Baik”

    ANALISIS STRATEGI INOVASI TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN E-COMMERCE YANG DIMODERASI LEADERSHIP

    No full text
    The innovation strategy is very attached to e-commerce companies which always need innovations with high knowledge and information technology and leadership that has innovations so as to produce good company performance. The purpose of this research is to examine the influence of innovation strategy on company performance mediated by leadership. The type of research used is associative research with a quantitative approach. The sampling technique used purposive sampling method. The sample in this study were e-commerce companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) with a total sample of 15 companies and a total of 75 observations. To test the hypothesis used multiple regression analysis using Stata 14.2 application. It can be concluded, among other things, that the value of a company's innovation strategy has no effect on company performance, both accounting performance and market performance, and leadership is not able to moderate/strengthen the relationship between the value of innovation strategy and company performance.Strategi inovasi sangat melekat dengan perusahaan e-commerce yang selalu senantiasa membutuhkan inovasi-inovasi dengan pengetahuan dan teknologi informasi yang tinggi dan kepemimpinan yang memiliki inovasi-inovasi sehingga menghasilkan kinerja perusahaan yang bagus. Tujuan penelitian ini adalah  menguji pengaruh  strategi inovasi terhadap kinerja perusahaan yang dimediasi oleh leadership. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif.  Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan e-commerce terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan total sample sebanyak 15 perusahaan dan jumlah observasinya sebanyak 75 observan.  Untuk menguji hipotesis digunakan analisis regresi berganda dengan menggunakan aplikasi stata 14.2. Penelitian dapat disimpulkan antara lain bahwa nilai strategi inovasi perusahaan tidak berpengaruh terhadap kinerja perusahaan baik kinerja akuntansi maupun kinerja pasar dan leadership tidak mampu memoderasi/memperkuat hubungan antara nilai strategi inovasi dengan kinerja perusahaan

    COMPARATIVE STUDY OF EMPLOYEE CAREER DEVELOPMENT VIEWED FROM PERFORMANCE AND SENIORITY PERSPECTIVES IN PDAM GIRI MENANG MATARAM

    Full text link
    Salah satu tujuan seorang karyawan bekerja dalam suatu perusahaan adalah untuk mendapatkan pengembangan karir. Namun seringkali terjadi bias terhadap indikator pengembangan karir di Indonesia pada umumnya, yaitu pengembangan karir yang berdasar atas kinerja atau berdasar atas senioritas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang lebih dominan diantara kinerja dan senioritas yang menjadi dasar keputusan pengembangan karir pada PDAM Giri Menang Mataram. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian asosiatif yang menggunakan metode survey dalam pengumpulan datanya. Alat analisis yang digunakan adalah analisis uji t pada alpha 5 %. Berdasarkan hasil uji t tersebut, diketahui bahwa faktor yang lebih dominan yang menjadi dasar keputusan pengembangan karir pada PDAM Giri Menang Mataram adalah kinerja karyawan.One of the goals of an employee working in a company is to get career development. However, there is often a bias towards indicators of career development in Indonesia in general, namely career development based on performance or seniority. The purpose of this research is to find out which factors are more dominant between performance and seniority which form the basis for career development decisions in PDAM Giri Menang Mataram. This type of research is included in associative research using survey methods in collecting data. The analytical tool used is t-test analysis at 5% alpha. Based on the results of the t test, it is known that the more dominant factor that forms the basis for career development decisions at PDAM Giri Menang Mataram is employee performance

    123

    full texts

    177

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Distribusi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇