Jurnal Distribusi
Not a member yet
    177 research outputs found

    COGNITIVE BIAS ANALYSIS TERHADAP KINERJA USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) DENGAN KEPUTUSAN INVESTASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA MASA PANDEMI COVID 19

    No full text
    This study aims to analyze the Effect of Cognitive Bias on Company Performance with Investment Decisions as an Intervening Variable in Small and Medium Enterprises (SMEs) on Lombok Island during the Covid 19 Pandemic. The theoretical contribution of this research is expected to contribute to science and theory development behavioral finance related to investment decision making and company performance in Small and Medium Enterprises (SMEs). In addition, it is also expected that behavioral finance will become the subject of discussion in financial management courses. Furthermore, the practical contribution of this research is expected to provide input, suggestions and recommendations to the policy makers of the NTB Provincial Government in making policies related to the development of SMEs.                This research is a quantitative approach-based research, with explanatory research as the type of research. The research population is all SMEs on the island of Lombok. The sampling technique was carried out using non-probability sampling, namely using judgment sampling, namely selecting SMEs engaged in the pottery industry and already exporting. From the existing population, there are 34 (thirty four) SMEs that can be taken as samples. Respondents in this study are the owners of each of these SMEs. The data collection technique used in this study was a questionnaire. In order to achieve the research objectives and to test the hypothesis, the data obtained will be processed as needed using the GSCA (Generalized Structured Component Analysis) statistical tool.                The results of the study show that Cognitive Bias have a positive and significant effect on company performance. The decision to place funds for working capital does not intervene with Cognitive Bias on Company Performance in Small and Medium Enterprises (SMEs) on Lombok Island during the Covid 19 Pandemic. Most of them have high school and university education and the length of business is more than 15 (fifteen) years.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh  Cognitive Bias terhadap terhadap Kinerja Perusahaan dengan Keputusan Investasi sebagai Variabel Intervening pada Usaha Kecil Menengah (UKM) di Pulau Lombok pada Masa Pandemi Covid 19. Kontribusi teoritis penelitian ini diharapkan akan memberikan kontribusi ilmu pengetahuan dan pengembangan teori behavioral finance yang terkait dengan pengambilan keputusan investasi dan kinerja perusahaan di Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Selain itu juga diharapkan behavioral finance menjadi pokok bahasan dalam mata kuliah manajemen keuangan. Selanjutnya, kontribusi praktis penelitian ini diharapkan memberikan masukan, saran dan rekomendasi kepada policy maker Pemerintah Daerah Provinsi NTB dalam mengambil kebijakan yang kaitannya dengan pengembangan UKM. Penelitian ini merupakan penelitian berbasis pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian explanatory research. Populasi  penelitian adalah semua UKM yang berada di Pulau Lombok. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan Non probability sampling, yaitu menggunakan judgement sampling yaitu memilih UKM yang bergerak pada industri kerajinan gerabah dan sudah melakukan ekspor. Dari populasi yang ada, terdapat 34 (Tigapuluh empat) UKM yang dapat diambil sebagai sampel. Responden dalam penelitian ini adalah  pemilik dari tiap-tiap UKM tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah  menggunakan angket. Untuk mencapai tujuan penelitian serta pengujian hipotesis, maka data yang diperoleh akan diolah sesuai dengan kebutuhan dengan menggunakan alat statistik GSCA (Generalized Structured Component Analysis). Hasil penelitian menunjukkan Cognitive Bias dan Emotional Bias berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Perusahaan. Keputusan penempatan dana untuk modal kerja tidak mengintervening Cognitive Bias dan Emotional Bias terhadap Kinerja Perusahaan pada Usaha Kecil Menengah (UKM) di Pulau Lombok pada Masa Pandemi Covid 19. Hal ini  dilatarbelakangi oleh usia sebagian besar responden berusia produktif, sebagian besar laki-laki, tingkat pendidikan sebagian besar SMA dan Perguruan Tinggi dan lama usaha lebih dari 15 (limabelas) tahun

    ANALISIS KINERJA ALUMNI WISUDA TAHUN 2018 JURUSAN S-1 MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS MATARAM

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; Kinerja alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unram, yang meliputi; lama masa tunggu para alumni lulusan tahun 2018 dalam memasuki dunia kerja, proses para alumni mendapatkan pekerjaan (cara alumni mencari pekerjaan, jumlah perusahaan/instansi tempat melamar dan yang memanggil untuk wawancara dll), jumlah alumni tahun 2018 yang telah bekerja, kesesuaian latar belakang pendidikan alumni baik secara vertical dan horizontal sesuai dengan pekerjaan yang ditekuni sekarang, tingkat keberhasilan melalui gaji dan kemampuannya dalam menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, serta tingkat kompetensi alumni (softskill dan hardskill) serta Metode pembelajaran di Jurusan Manajemen FEB Unram tahun 2018. Hasil penelitian menujukkan bahwa lama masa tunggu para alumni Manajemen FEB dalam mendapatkan pekerjaan rata-rata kurang dari 6 bulan. Jumlah alumni yang telah bekerja 75 persen telah bekerja. Sebagian besar sebagai karyawan pada  perusahaan swasta dan karyawan pemerintah (termasuk BUMN) dan hanya  15,91 persen bekerja sebagai wiraswasta, Gaji rata-rata yang diterima oleh lulusan FEB Unram jurusan manajemen sebesar Rp 2.694.200,- perbulan. Tingkat kesesuaian kompetensi ilmu yang diperoleh selama pendidikan dirasa sudah selaras dengan pekerjaan yang dilakukan. Tingkat kesesuaian antara bidang pekerjaan dengan level pendidikan pada alumni FEB Unram bekerja pada level yang sama. Kompetensi lulusan Manajemen FEB Unram kesenjangan positif (kompetensi yang didapat lebih tinggi daripada kompetensi yang dibutuhkan pada  dunia kerja) ditemukan pada : Pengetahuan di bidang atau disiplin ilmu, Pengetahuan umum, Ketrampilan riset,  Kemampuan belajar  dan bekerja secara mandiri, Toleransi , Bekerja dengan orang yang berbeda budaya maupun latar belakang, Kepemimpinan, Kemampuan dalam memegang tanggungjawab, Inisiatif, Manajemen proyek/program, dan Kemampuan dalam menulis laporan, memo dan dokumen. Sementara kesenjangan negative yang sangat nampak adalah pada kompetensi bahasa Inggris. Sedangkan metode pembelajaran di FEB Unram dilakukan dengan mengkombinasikan beberapa metode pembelajaran danyang paling besar adalah metode ceramah/perkuliahan dan diskusi., sedangkan yang tidak /kurang sekali adalah metode magang,Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; Kinerja alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unram, yang meliputi; lama masa tunggu para alumni lulusan tahun 2018 dalam memasuki dunia kerja, proses para alumni mendapatkan pekerjaan (cara alumni mencari pekerjaan, jumlah perusahaan/instansi tempat melamar dan yang memanggil untuk wawancara dll), jumlah alumni tahun 2018 yang telah bekerja, kesesuaian latar belakang pendidikan alumni baik secara vertical dan horizontal sesuai dengan pekerjaan yang ditekuni sekarang, tingkat keberhasilan melalui gaji dan kemampuannya dalam menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, serta tingkat kompetensi alumni (softskill dan hardskill) serta Metode pembelajaran di Jurusan Manajemen FEB Unram tahun 2018. Hasil penelitian menujukkan bahwa lama masa tunggu para alumni Manajemen FEB dalam mendapatkan pekerjaan rata-rata kurang dari 6 bulan. Jumlah alumni yang telah bekerja 75 persen telah bekerja. Sebagian besar sebagai karyawan pada  perusahaan swasta dan karyawan pemerintah (termasuk BUMN) dan hanya  15,91 persen bekerja sebagai wiraswasta, Gaji rata-rata yang diterima oleh lulusan FEB Unram jurusan manajemen sebesar Rp 2.694.200,- perbulan. Tingkat kesesuaian kompetensi ilmu yang diperoleh selama pendidikan dirasa sudah selaras dengan pekerjaan yang dilakukan. Tingkat kesesuaian antara bidang pekerjaan dengan level pendidikan pada alumni FEB Unram bekerja pada level yang sama. Kompetensi lulusan Manajemen FEB Unram kesenjangan positif (kompetensi yang didapat lebih tinggi daripada kompetensi yang dibutuhkan pada  dunia kerja) ditemukan pada : Pengetahuan di bidang atau disiplin ilmu, Pengetahuan umum, Ketrampilan riset,  Kemampuan belajar  dan bekerja secara mandiri, Toleransi , Bekerja dengan orang yang berbeda budaya maupun latar belakang, Kepemimpinan, Kemampuan dalam memegang tanggungjawab, Inisiatif, Manajemen proyek/program, dan Kemampuan dalam menulis laporan, memo dan dokumen. Sementara kesenjangan negative yang sangat nampak adalah pada kompetensi bahasa Inggris. Sedangkan metode pembelajaran di FEB Unram dilakukan dengan mengkombinasikan beberapa metode pembelajaran danyang paling besar adalah metode ceramah/perkuliahan dan diskusi., sedangkan yang tidak /kurang sekali adalah metode magang

    PURCHASE INTENTION: STRONG EFFECTS OF GREEN ADVERTISING ATTRIBUTES, PARA-SOCIAL RELATIONSHIPS, AND PERCEIVED CREDIBILITY

    Full text link
    The issue of environmental pollution in recent years has become a global problem topic. The biggest trigger in Indonesia is plastic waste from daily activities, especially consumption patterns. The implementation of green marketing has begun to be carried out by every business actor as a form of participation in preventing environmental problems, as well as to educate consumers about the impacts. This study aims to determine the relationship between the green advertising attributes, para-social relationship, perceived credibility, and consumer purchase intentions for Starbucks products. Data collection on 270 samples of Starbucks consumers at Malang town was carried out by non-probability sampling through a questionnaire instrument. The data obtained were analyzed using Partial-Least-Square (PLS) analysis. The results showed that each of the green advertising attributes, para-social relationship, and perceived credibility had a strong positive effect on purchase intention. It is proven that there is a mediating role of perceived credibility on the effect of the para-social relationships on purchase intention. The love for green advertisements and the tendency to observe what influencers buy and use greatly influences consumers' buying interest and they feel that using environmentally friendly products will reduce guilt for environmental damage.Isu pencemaran lingkungan dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi topik permasalahan global. Pemicu terbesar di Indonesia adalah sampah plastik dari aktivitas sehari-hari, terutama pola konsumsi. Penerapan green marketing sudah mulai dilakukan oleh setiap pelaku usaha sebagai bentuk partisipasi dalam mencegah permasalahan lingkungan, sekaligus mengedukasi konsumen mengenai dampaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara atribut green advertising, hubungan parasosial, persepsi kredibilitas, dan niat beli konsumen terhadap produk Starbucks. Pengambilan data terhadap 270 sampel konsumen Starbucks di kota Malang dilakukan secara non-probability sampling melalui instrumen kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis Partial-Least-Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing atribut green advertising, hubungan parasosial, dan persepsi kredibilitas memiliki pengaruh positif yang kuat terhadap niat beli. Terbukti adanya peran mediasi persepsi kredibilitas terhadap pengaruh hubungan parasosial terhadap niat beli. Kecintaan terhadap iklan hijau dan kecenderungan untuk mengamati apa yang dibeli dan digunakan oleh influencer sangat mempengaruhi minat beli konsumen dan mereka merasa bahwa menggunakan produk ramah lingkungan akan mengurangi rasa bersalah atas kerusakan lingkungan.Selengkapnya tentang teks sumber in

    ANALISIS PERSEPSI DAN SIKAP WISATAWAN ATAS DIKEMBANGKANNYA KAWASAN THE MANDALIKA

    Full text link
    Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menanalisi persepsi dan sikap wisatawan atas pengembangan kawasan The Mandalika Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah sample survey dengan teknik sampling menggunakan accidental sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 100 orang. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Alat analisis dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dengan mennggunakan indeks persepsi dan sikap wistawan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa wisatawan domestik memiliki persepsi baik atas dikembangkannya kawasan The Mandalika dari aspek daya tarik wisata, aspek fasilitas di lokasi wisata dan aspek aksesibilitas. Persepsi yang baik dari wisatawan juga diikuti dengan sikap positif dari para wisatawan yang berkunjung ke kawasan The Mandalika dan melihat secara langsung bukti pengembangan yang telah dilakukan.Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menanalisi persepsi dan sikap wisatawan atas pengembangan kawasan The Mandalika Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah sample survey dengan teknik sampling menggunakan accidental sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 100 orang. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Alat analisis dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dengan mennggunakan indeks persepsi dan sikap wistawan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa wisatawan domestik memiliki persepsi baik atas dikembangkannya kawasan The Mandalika dari aspek daya tarik wisata, aspek fasilitas di lokasi wisata dan aspek aksesibilitas. Persepsi yang baik dari wisatawan juga diikuti dengan sikap positif dari para wisatawan yang berkunjung ke kawasan The Mandalika dan melihat secara langsung bukti pengembangan yang telah dilakukan

    Financial Distress Perbankan di Indonesia: Studi Komparasi Krisis Global 2008 dan Krisis Pandemi COVID-19

    No full text
    This study aims to find the impact that arose due to the 2008 global crisis and the COVID-19 pandemic crisis on banking financial distress by using the grover model as a proxy in seeing the value of financial distress. The research method used in this research is quantitative. The results of the research that emerged were that based on SPSS 25, in testing before and during the 2008 global crisis the significance value that appeared was 0.082 which indicated that there was no difference that appeared before and during the crisis. However, in the COVID-19 pandemic crisis, the significance value that appears is 0.000, which indicates that there are differences before and during the crisis. When viewed through the results of financial distress data, the percentage level of the number of companies experiencing financial distress from before and during the crisis has increased. Therefore, it can be said that the crisis indirectly affects the financial distress of banks.Penelitian ini bertujuan untuk mencari dampak yang muncul akibat dari adanya krisis global 2008 dan krisis pandemi COVID-19 terhadap financial distress perbankan dengan menggunakan model grover sebagai proxy dalam melihat nilai financial distressnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian yang muncul ialah bahwasanya berdasarkan SPSS 25, pada pengujian sebelum dan selama krisis global 2008 nilai signifikansi yang muncul ialah sebesar 0,082 yang mengindikasikan tidak terdapat perbedaan yang muncul pada saat sebelum dan selama krisis. Namun, pada krisis pandemi COVID-19 nilai signifikansi yang muncul ialah sebesar 0,000 yang mengindikasikan terdapat perbedaan pada saat sebelum dan selama krisis. Jika dilihat melalui hasil data financial distress, bahwasanya tingkat persentase jumlah perusahaan yang mengalami financial distress dari sebelum dan selama krisis mengalami peningkatan. Oleh karena itu, dapat dikatakan secara tidak langsung krisis berpengaruh terhadap financial distress perbanaka

    PERAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PENGEMBANGAN USAHA PEMPEK LALA DI PASAR 26 ILIR DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KOTA PALEMBANG

    Full text link
    Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Ini menggambarkan hasil studi observasional dan dokum.enter. Hal ini dilakukan untuk mengetahui peran media sosial dalam pengembangan Pempek Lala di Pasar Ilir 26 dalam meningkatkan perekonomian Kota Palembang. Area pasar 26 tempat masyarakat ilir menguasai mata penc.aharian sebag.ai pengusa.ha Pempek. Tujuan penelitian yang dapat dicapai adalah mem.perjelas peran media sosial dal.am menin.gkatkan perek.onomian Kota Palembang dari toko Pempek yang ada di pasar 26 Ilir.Metode pelaksanaannya menggunakan media sosial Instagram. Instagram dianggap sebagai media sosial yang sangat berpengaruh dalam dunia bisnis saat ini. Penggunaan fungsionalitas Instagram diharapkan dapat mendorong konsumen khususnya di Kota Palembang untuk mengunjungi homepage Instagram yang dibuat oleh Pempek Lala. Selain Instagram, ada cara lain untuk berjualan di platform seperti Gojek, Grab, dan Shopee.Penelitian ini dilakukan di Outlet pempek lala dipasar 2.6 ili.r, Tala.ng Sem.ut, Kecam.atan B.ukit K.ecil, Kota Pa.lembang, Provinsi Sumatera Selatan pada tanggal 04 Oktober 2022. Metode yg dipakai pada artikel ini merupakan metode kualitatif, yaitu kum.pulan kata-ka.ta bukan an.gka, dan tidak dapat dikategori.kan/diklasifikasikan. Metode penelitian ini merupakan metode observasi, wawancara & dokumentasi. Salah satu yang menjadi kekuatan eko.nomi kre.atif Palembang adalah usaha pemp.ek khususnya yang ada di wilayah pasar 26 ilir. Jadi hasil penelitian ini akan menjelaskan bagaimana peran media sosialTerhadap Pengemb.angan Usaha Pempek Lala Dipasar 26 Ilir Dalam Men.ingkatkan Perekono.mian Kota Palem.bangKata Kunci : media sosial, pempel 26 ilir, perekonomian PalembangPenelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Ini menggambarkan hasil studi observasional dan dokum.enter. Hal ini dilakukan untuk mengetahui peran media sosial dalam pengembangan Pempek Lala di Pasar Ilir 26 dalam meningkatkan perekonomian Kota Palembang. Area pasar 26 tempat masyarakat ilir menguasai mata penc.aharian sebag.ai pengusa.ha Pempek. Tujuan penelitian yang dapat dicapai adalah mem.perjelas peran media sosial dal.am menin.gkatkan perek.onomian Kota Palembang dari toko Pempek yang ada di pasar 26 Ilir.Metode pelaksanaannya menggunakan media sosial Instagram. Instagram dianggap sebagai media sosial yang sangat berpengaruh dalam dunia bisnis saat ini. Penggunaan fungsionalitas Instagram diharapkan dapat mendorong konsumen khususnya di Kota Palembang untuk mengunjungi homepage Instagram yang dibuat oleh Pempek Lala. Selain Instagram, ada cara lain untuk berjualan di platform seperti Gojek, Grab, dan Shopee.Penelitian ini dilakukan di Outlet pempek lala dipasar 2.6 ili.r, Tala.ng Sem.ut, Kecam.atan B.ukit K.ecil, Kota Pa.lembang, Provinsi Sumatera Selatan pada tanggal 04 Oktober 2022. Metode yg dipakai pada artikel ini merupakan metode kualitatif, yaitu kum.pulan kata-ka.ta bukan an.gka, dan tidak dapat dikategori.kan/diklasifikasikan. Metode penelitian ini merupakan metode observasi, wawancara & dokumentasi. Salah satu yang menjadi kekuatan eko.nomi kre.atif Palembang adalah usaha pemp.ek khususnya yang ada di wilayah pasar 26 ilir. Jadi hasil penelitian ini akan menjelaskan bagaimana peran media sosialTerhadap Pengemb.angan Usaha Pempek Lala Dipasar 26 Ilir Dalam Men.ingkatkan Perekono.mian Kota Palem.bangKata Kunci : media sosial, pempel 26 ilir, perekonomian Palemban

    PERSEPSI RESIKO PADA PENGGUNAAN M-BANKING DALAM LAYANAN PERBANKAN DI INDONESIA

    No full text
    Tingkat penggunaan Fintech di Indonesia di zaman modern semakin tinggi. penelitian ini bertujuan untuk memverifikasi serta menguji pengaruh operasional risk, performance risk, dan security risk terhadap perceived risk pada penggunaan FinTech. dalam penelitian ini menggunakan Theory Acceptance Model (TAM). Data dalam penelitian ini menggunakan data primer Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data melalui kuisioner yang dibentuk dengan mengggunakan google form, dan diseabrkan melalui media online. Analisis data menggunakan regresi dengan metode SEM – PLS versi 4.0 yang disebarkan kepada 545 responden yang pernah menggunakan layanan FinTech m-Banking dan Internet Banking yang mencakup wilayah jabodetabek. Hasil penelitiannya membuktikan bahwa SR berpengaruh psoitif signifikan serta OR dan PFR tidak berpengaruh terhadap PR. Nilai originalitas penelitian ini membuktikan bahwa teori TAM mampu menjelaskan hubungan antar variable pada model penelitia

    PENGARUH CAPITAL INTENSITY DAN ADVERTISING IN-TENSITY TERHADAP AGRESIVITAS PAJAK DENGAN FIRM SIZE SEBAGAI VARIABEL MODERASI

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh capital intensity dan advertising intensity terhadap agresivitas pajak dengan firm size sebagai variabel moderasi. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian kuantitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di bursa Efek Indonesia selama periode 2017-2021 sebanyak 113 perusahaan yang didapat melalui pencarian pada situs resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id) dan website resmi perusahaan yang menjadi objek penelitian. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh sebanyak sebanyak 75. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda menggunakan software E-Views versi 9. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa capital intensity secara parsial tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak. advertising intensity secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap agresivitas pajak. Capital intensity dan advertising intensity secara simultan berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Firm size secara parsial tidak memoderasi atau memperlemah capital intensity terhadap agresivitas pajak. Firm size secara parsial tidak memoderasi atau memperlemah advertising intensity terhadap agresivitas pajak.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh capital intensity dan advertising intensity terhadap agresivitas pajak dengan firm size sebagai variabel moderasi. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian kuantitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di bursa Efek Indonesia selama periode 2017-2021sebanyak 113 perusahaan yang didapat melalui pencarian pada situs resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id) dan website resmi perusahaan yang menjadi objek penelitian. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik  purposive sampling dan diperoleh sebanyak sebanyak 75. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda menggunakan software E-Views versi 9. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa capital intensity secara parsial tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak. advertising intensity secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap agresivitas pajak. Capital intensity dan advertising intensity secara simultan berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Firm size secara parsial tidak memoderasi atau memperlemah capital intensity terhadap agresivitas pajak. Firm size secara parsial tidak memoderasi atau memperlemah advertising intensity terhadap agresivitas pajak. &nbsp

    STRATEGI PEMASARAN GALERI TENUN DESA SETANGGOR DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING PENJUALAN KAIN TENUN DI PRAYA BARAT LOMBOK TENGAH

    Full text link
    Penelitian ini berjudul “Strategi Pemasaran Galeri Tenun Desa Setanggor Dalam Meningkatkan Daya Saing Penjualan Kain Tenun Di Wilayah Praya Barat Lombok Tengah”, yang bertujuan untuk mengetahui Strategi Pemasaran Galeri Tenun Desa Setanggor dalam meningkatkan daya saing penjualan kain Tenun di wilayah Praya Barat Lombok Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan data yakni melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian dengan menggunakan Analisa SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Pemasaran yang dilakukan Galeri Tenun  Desa Setanggor dalam meningkatkan daya saing penjualan kain tenun di wilayah Praya Barat Lombok Tengah berdasarkan posisinya pada Kuadran I dalam Analisis SWOT adalah strategi Agresif dengan menggunakan strategi promosi yang lebih gencar lagi dalam mempromosikan kain Tenun Songket Desa Setanggor, agar lebih dikenal lagi oleh masyarakat hingga ke mancanegara yang dapat dilakukan melalui media sosial, website, serta variasi motif kain Tenun Songket Desa Setanggor yang dapat menyesuaikan dengan fashion saat ini. Kata Kunci: Galeri Tenun, Strategi Pemasaran, Desa Setanggor.This research is entitled "Marketing Strategy for the Setanggor Village Weaving Gallery in Increasing the Competitiveness of Sales Woven Fabrics in the West Praya Region, Central Lombok", which aims to determine the Marketing Strategy for the Setanggor Village Weaving Gallery in increasing the competitiveness of sales Woven Fabrics in the West Praya region, Central Lombok. The method used in this research is descriptive research with a qualitative approach. Data collection techniques are through interviews, observation and documentation. Data analysis in research uses SWOT analysis. The results of the research show that the Marketing Strategy carried out by the Setanggor Village Weaving Gallery in increasing the competitiveness of sales woven fabrics in the West Praya region of Central Lombok based on its position in Quadrant I in the SWOT Analysis is an aggressive strategy using more aggressive promotional strategies in promoting Village Songket Woven fabrics. Setanggor, so that it is better known by the public and abroad, which can be done through social media, websites, as well as variations in Setanggor Village Songket Woven cloth motifs that can adapt to current fashion. Keywords: Weaving Gallery, Marketing Strategy, Setanggor Village

    STRATEGI DIGITAL MARKETING DI MASA PANDEMI COVID- 19: STUDI UMKM DI KOTA METRO

    Full text link
    Beberapa pelaku UMKM Kuliner di Kota Metro dimasa Covid-19, mengalami penurunan penjualan. Salah satunya Kripik Pisang Tunas. Hal ini menyebabkan pelaku usaha mengalami kerugian yang cukup signifikan. Oleh karena itu, perlu strategi yang tepat dalam mengatasi permasalahan yang terjadi misalnya dengan melakukan strategi penggunaan digital marketing. Penelitian ini menjelaskan efektifitas penggunaan digital marketing dalam meningkatkan penjualan pelaku usaha kuliner, khususnya Kripik Pisang Tunas Metro di masa pandemi Covid-19. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan. Sebelum adanya pandemi covid-19 penjualan Kripik Pisang Tunas mengalami peningkatan tetapi tidak signifikan. Setelah adanya pandemi covid-19 dengan merubah pemasaran yang sebelumnya offline menjadi digital marketing maka penjualan mengalami peningkatan secara signifikan karena jangkauan pemasaran yang semakin luas. Hal ini menunjukkan bahwa UMKM yang memanfaatkan digital marketing mampu bertahan di tengah pandemi Covid-19.Several Culinary MSME actors in Metro City during the Covid-19 period, experienced a decline in sales. One of them is Banana Chips Tunas. This causes business actors to experience significant losses. Therefore, it is necessary to have the right strategy in overcoming the problems that occur, for example by implementing a strategy for using digital marketing. This study explains the effectiveness of using digital marketing in increasing sales of culinary business actors, especially Tunas Metro Banana Chips during the Covid-19 pandemic. Researchers used qualitative research methods with a field research approach. Prior to the COVID-19 pandemic, sales of Tunas Banana Chips had increased but not significantly. After the covid-19 pandemic by changing marketing that was previously offline to digital marketing, sales have increased significantly due to the wider marketing reach. This shows that MSMEs that utilize digital marketing are able to survive in the midst of the Covid-19 pandemic

    123

    full texts

    177

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Distribusi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇