Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari: Open Journal Systems
Not a member yet
2583 research outputs found
Sort by
Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Minat Belajar Bahasa Arab pada Siswa Kelas VIII Mts Lemo Bajo Wawolesea Konawe Utara
Minat belajar merupakan faktor psikologis internal yang sangat berpengaruh dan berperan penting dalam proses kegiatan belajar dan perkembangan belajar siswa serta keberhasilan siswa dalam belajar.Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui Minat belajar bahasa Arab siswa kelas VIII Mts Lemo Bajo Wawolosea Konawe Utara. (2) Mengetahui Faktor- faktor yang mempengaruhi minat belajar bahasa Arab siswa kelas VIII Mts Lemo Bajo Wawolosea Konawe Utara. (3) Mengetahui upaya guru dalam meningkatkan minat belajar bahasa Arab siswa kelas VIII Mts Lemo Bajo Wawolosea Konawe Utara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah itu data yang telah diperoleh selanjutnya dianalisis dengan mereduksi data, penyajian data dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa minat belajar bahasa Arab siswa kelas VIII MTs Lemo Bajo Kurang baik. Hal ini ditunjukkan dari hasil jawaban wawancara yang dilakukan peneliti. Adapun Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Minat Belajar Bahasa Arab Pada Siswa Kelas VIII Mts Lemo bajo disebabkan oleh dua faktor yaitu: (1) Faktor Internal seperti Kurangnya perhatian siswa, minat siswa dalam belajar bahasa Arab, kemauan siswa untuk belajar bahasa Arab, rasa ingin tahu siswa dalam belajar bahasa Arab, motivasi diri sendiri, dan kesemangatan, (2) Faktor Eksternal seperti keluarga dan lingkungan. Adapun faktor yang mempengaruhi minat belajar bahasa Arab siswa MTs Lemo Bajo yaitu lingkungan yang kurang mendukung, pengaruh terhadap teman- teman sebaya, kurangnya dukungan dari keluarga, dan kurangnya fasilitas pembelajaran seperti buku- buku bahasa Arab.Kata Kunci: Minat siswa, bahasa Arab, Faktor-faktor yang mempengaruhi mina
The Effect of Culture-Based Flashcard Media on the Beginning Reading Ability of Mentally Disabled Students
This study analyzed how much influence cultural-based flashcard media had on the beginning reading ability of mentally disabled students in class II at SLB Tunas Sejahtera Seyegan Sleman using the one group pretest posttest design method and using non-parametric statistical data analysis techniques, namely the Wilcoxon signed rank test. marked Wilcoxon) who first carried out the pretest and quantitative data analysis, then continued with the treatment and carried out the posttest and quantitative data analysis at this stage. The results of the analysis obtained in this study were Z = -2.201 with P 0.028 below 0.05 which means that Ho is rejected and Ha is accepted at a significant level of 5%. Based on the results of quantitative data analysis, the initial reading ability of mentally disabled students at Tunas Sejahtera Special School has increased, so the conclusion in this study is that there is an influence of culture-based flashcard media on the mental disabled students' initial reading ability at SLB Tunas Sejahtera Seyegan Sleman.Keywords: Culture-based flashcards, Beginning reading, Mental retardation
The Use of Group Work Methods and Picture Media to Improve Thematic Learning Outcomes of My Daily Assignment Themes (Penggunaan Metode Kerja Kelompok Dan Media Gambar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tematik Tema Tugasku Sehari-Hari)
This article describes the use of group work methods and media images in increasing thematic learning outcomes with the theme of my daily assignments. The research was conducted at SDN 92 Kendari using a classroom action research approach. The research subjects were students of class II semester I, totaling 26 students. Preliminary research shows that teachers have made various efforts to improve thematic learning outcomes. These efforts include: giving LKS (student worksheets), practice questions, and homework. However, these efforts have not been able to improve student thematic learning outcomes. This becomes the basis for the application of group work methods and media images to improve thematic learning outcomes. Based on the results of the research that has been carried out, it can be concluded as follows: Students become more enthusiastic and motivated in learning thematic. In class II semester I SD Negeri 92 Kendari, totaling 26 students, it turned out that from cycle to cycle, student learning outcomes increased. From 21.74% of students who completed it to 73.46% in cycle 1, then in cycle 2 it increased to 96.15%. By applying the Group Work Method and Image Media in learning, it can improve the learning outcomes of class II students in the odd semester of SD Negeri 92 Kendari for the 2019/2020 academic year, with a completeness percentage of 96.15%.Keywords: Group Work Methods, Image Media, Learning Outcome
PENGGUNAAN PERMAINAN KARTU HURUF UNTUK MENINGKATKAN PENGENALAN HURUF HIJAIYAH PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN KELOMPOK B TK BUDI MULIA DESA LAPODI
Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan permainan kartu huruf dalam meningkatkan pengenalan huruf hijaiyah pada anak kelompok B usia 5-6 tahun di TK Budi Mulia Desa Lapodi Kec. Pasarwajo Kab. Buton. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan penilaian. Sedangkan model yang dipilih untuk melakukantindakan yakni siklus model Kemmis dan Mc Taggart yang memiliki empat tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Hasil yang diperoleh dari penelitian, pada siklus I menunjukkan kemampuan pengenalan huruf hijaiyah anak dominan yaitu indikator pertama mengenal hurufhijaiyah anak sebanyak 33,33% hasil ini berada pada rentang penilaian mulai berkembang (MB), mengurutkan huruf hijaiyah dengan benar sebanyak 46,66% hasil ini berada pada rentang penilaian mulai berkembang (MB), menulis huruf hijaiyah dengan benarsebanyak 53,33% hasil ini berada pada rentang penilaian mulai berkembang (MB) dan indikator terakhir melafalkan makhrajul huruf hijaiyah dengan fasih sebanyak 53,33% hasil ini berada pada rentang penilaian mulai berkembang (MB). Pada siklus 2 menunjukkan kemampuan pengenalan huruf hijaiyah yaitu indikator pertama mengenal huruf hijaiyah anak sebanyak 80% hasil ini berada pada rentang penilaian berkembang sangat baik (BSB), mengurutkan huruf hijaiyah dengan benar sebanyak 80% hasil ini berada padarentang penilaian berkembang sangat baik (BSB), menulis huruf hijaiyah dengan benar sebanyak 86,66% hasil ini berada pada rentangpenilaian (BSB) dan indikator terakhir melafalkan makhrajul huruf hijaiyah dengan fasih sebanyak 80% hasil ini berada pada rentangpenilain berkembang sangat baik (BSB). Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kartu huruf dapat meningkatkanpengenalan huruf hijaiyah.Kata Kunci: Permainan, Media Kartu Huruf, Pengenalan Huruf Hijaiyah, Anak Usia Din
Problematika Pembelajaran Bahasa Arab Pada Keterampilan Berbicara Siswa Kelas XI Madrasah Aliyah Darul Mukhlisin Kendari
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui: 1) Proses pembelajaran bahasa Arab siswa pada keterampilan berbicara. 2) Problematika apa saja yang dihadapi siswa dalam mempelajari bahasa Arab pada keterampilan berbicara. 3) Upaya-upaya apa saja yang dilakukan guru dan siswa dalam mengatasi problematika yang dihadapi siswa kelas XI Madrasah Aliyah Darul Mukhlisin Kendari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) pembelajaran dilakukan dengan menyiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). 2) Metode yang digunakan guru yakni metode ceramah. metode soal dan jawab, metode menjodohkan kata dan metode penyusunan kata. 3) Adapun upaya yang dilakukan untuk mengatasi problematika yang dihadapi siswa yaitu meningkatkan motivasi siswa untuk terus mengembangkan minat belajar bahasa Arab, memberikan kosakata dan memberikan teks percakapan dan siswa mempraktekkan di depan kelas agar guru dan teman-teman yang lain bisa membenarkan makharijul huruf. Juga memberikan teks bacaan dan menerjemahkan secara bersama-sama serta melakukan kegiatan istima’ dengan memutarkan percakapan melalui speaker.Sedangkan upaya yang dilakukan siswa sendiri dalam mengatasi problematika belajar bahasa Arab yaitu menyimak dan memperhatikan materi yang dijelaskan oleh guru bahasa Arab dengan baik serta mencatat poin penting terkait materi yang diajarkan, memperbanyak membaca buku atau kamus bahasa Arab, memperbanyak kosakata dan mendengarkan serta latihan percakapan bahasa Arab. Juga melakukan pengulangan berkelanjutan terhadap setiap materi yang diperoleh di kelas, menghafal kosakata agar bisa menerjemahkan teks bahasa Arab serta bertanya kepada guru, senior maupun teman-teman di kelas.Kata Kunci: Problematika, Pembelajaran, Keterampilan Berbicara Bahasa Arab
DAMPAK KECEMASAN MASYARAKAT TERHADAP KESEHATAN MENTAL DI MASA PANDEMI COVID 19
The covid 19 outbreak brought new problems for humans, the covid 19 pandemic resulted in many people to adjust to new habits, many fields that experienced setbacks to the lives of Indonesian people, such as the declining community economy, many of the people in Indonesia experienced layoffs, salary reductions and closed access to find jobs and threatened public health both physically and mentally health. The purpose of this study is to determine the causes of anxiety disorder in Indonesian society during the Covid-19 pandemic. In this study, the method used was to use literature review. Researchers study and examine the problem of anxiety during covid-19 as well as several supporting theories from several books or other literature. Based on the results of the research on the factors that cause the community to experience anxiety disorders, first, namely the dissemination of information that worsens people's mental health conditions, secondly the anxiety that occurs in the community, namely anxiety caused by economic factors including termination or termination of work, closure of business premises, family income decreases while expenses increase from the above conditions, it can be concluded that the anxiety experienced by the community, namely due to financial and economic conditions. In addition, the factors that cause anxiety disorders in the community are because it is difficult to worship in places of worship, not getting religious knowledge regularly, difficulty in establishing friendships with brothers and sisters and are considered non-religious
PLURALISME DAN INKLUSIVITAS DALAM MASYARAKAT MULTIKULTURAL PERSPEKTIF PEMIKIRAN TARIQ RAMADAN
Pluralisme dan inklusivitas merupakan hal penting yang perlu di pahami dalam konteks masyarakat multikultural saat ini. Namun, dalam masyarakat yang pluralistik, konflik seringkali muncul karena perbedaan dan ketidaksepakatan di antara kelompok yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep-konsep pluralisme dan inklusivitas dalam pemikiran Tariq Ramadan, dengan fokus pada konsep European Muslim dan Dar al-Shahadah. Penelitian ini merupakan studi pustaka dengan pendekatan filosofis yang bertujuan untuk mengkaji ide dan gagasan tokoh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pemikirannya, Tariq Ramadan menekankan pentingnya pendekatan kritis, inklusif, dan pluralistik terhadap Islam, serta memperjuangkan reformasi dalam pemikiran Islam. Konsep European Muslim dan Dar al-Shahadah-nya menawarkan pandangan yang positif tentang peran identitas muslim dalam konteks global yang semakin kompleks dan berubah dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil dan harmonis serta mengajarkan pentingnya mengakui dan menghargai kebenaran dan hak asasi manusia dalam semua wilayah di dunia, tanpa terbatas pada perbedaan agama dan budaya
PLURALISME DALAM PEMIKIRAN JARINGAN ISLAM LIBERAL DI INDONESIA
Indonesia saat ini sedang mengalami perang pemikiran meskipun banyak yang tidak menyadarinya. Salah satu aliran berfikir yang muncul di tanah air saat ini adalah pemikiran Jaringan Islam Liberal dan ini perlu dikaji untuk mengetahui apakah ia sejalan dengan ajaran agama Islam atau tidak. Meskipun isu ini cukup “sensitif” untuk dibahas, eksistensinya tidak dapat dinafikan. Maka tujuan dalam penulisan artikel ini adalah untuk mengungkap definisi liberalisme, mengetahui apa itu jaringan islam liberal, dan menganalisis makna pluralisme serta konsepnya dalam jaringan islam liberal. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah deskriptif analisis. Jenis penelitiannya ialah kajian pustaka, yang sumber data primernya adalah jurnal-jurnal tentang JIL dan fatwa MUI. Dari penelitian ini, ditemukan bahwa pluralisme dalam pemikiran JIL di Indonesia ini merupakan pluralisme agama yang mana ini bertentangan dengan ajaran Islam yang sesungguhnya. Semoga tulisan ini dapat berkontribusi dalam menyadarkan rakyat Islam Indonesia untuk sadar dan waspada akan aliran-aliran yang tidak sesuai dengan agamanya
Analysis of the Determinants of Islamic Social Reporting with Debt to Equity Ratio as a Moderating Variable
This research aims to see the influence of Company Size, Financing To Deposit Ratio, and Profitability on Islamic Social Reporting by adding Debt To Equity Ratio as a moderating variable. This research is a type of quantitative secondary data research, namely Sharia Banking 2016-2020. There were 10 Sharia Commercial Banks as samples in the research, which were obtained using the purposive sampling method with criteria determined by the researcher. For final results, researchers used Moderate Regression Analysis (MRA). The data analysis tool uses the E-Views 9 application. The research results show that company size influences Islamic Social Reporting. Financing To Deposit Ratio and Profitability do not affect Islamic Social Reporting. Then, the Debt To debt-equity ratio is also unable to moderate Company Size and Financing To Deposit Ratio. However, the Debt To debt-to-equity ratio is able to moderate the profitability of Islamic Social Reporting. It is hoped that this research can be a source of information for financial institutions or Islamic banks to be more careful in their social and environmental activities
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Literasi Sains Materi Sistem Ekskresi
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengembangkan produk Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis literasi sains materi sistem ekskresi; 2) Mengetahui hasil uji validasi dari pengembangan LKPD berbasis literasi sains materi sistem ekskresi. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) yang menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang telah dimodifikasi oleh Sugiyono. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LKPD dikembangkan dengan tujuh langkah penelitian meliputi: 1) analisis potensi dan masalah; 2) pengumpulan data; 3) desain produk; 4) validasi desain; 5) revisi desain; 6) uji coba produk; 7) revisi produk, sehingga menghasilkan LKPD berbasis literasi sains yang terdiri atas lima level kemahiran di setiap pertemuannya yaitu level perlu intervensi, dasar, cakap, terampil, dan perlu ruang kreasi. Kemudian, hasil validasi LKPD menunjukkan kategori layak, sehingga LKPD yang dibuat ini potensial untuk dikembangkan ke produksi massal untuk dilihat efektivitasnya, sehingga dapat digunakan sebagai alternatif bahan ajar pada materi tentang sistem ekskresi.Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengembangkan produk Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis literasi sains materi sistem ekskresi; 2) Mengetahui hasil uji validasi dari pengembangan LKPD berbasis literasi sains materi sistem ekskresi. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) yang menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang telah dimodifikasi oleh Sugiyono. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LKPD dikembangkan dengan tujuh langkah penelitian meliputi: 1) analisis potensi dan masalah; 2) pengumpulan data; 3) desain produk; 4) validasi desain; 5) revisi desain; 6) uji coba produk; 7) revisi produk, sehingga menghasilkan LKPD berbasis literasi sains yang terdiri atas lima level kemahiran di setiap pertemuannya yaitu level perlu intervensi, dasar, cakap, terampil, dan perlu ruang kreasi. Kemudian, hasil validasi LKPD menunjukkan kategori layak, sehingga LKPD yang dibuat ini potensial untuk dikembangkan ke produksi massal untuk dilihat efektivitasnya, sehingga dapat digunakan sebagai alternatif bahan ajar pada materi tentang sistem ekskresi