Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster MADURA
Not a member yet
    2348 research outputs found

    MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN BERBASIS MASYARAKAT DALAM PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DI KB BAITAL HAMDI SAMPANG

    Get PDF
    Pendidikan anak usia dini (PAUD) bertujuan untuk mengembangkan seluruh potensi anak agar mereka dapat berfungsi sebagai manusia yang utuh sesuai dengan budaya dan falsafah bangsanya. KB Baital Hamdi Sampang adalah lembaga yang didirikan untuk menyediakan sumber daya manusia berkualitas. Kualitas sumber daya manusia yang tinggi akan meningkatkan kualitas negara. Oleh karena itu, meningkatkan kualitas sumber daya manusia tak terlepas dari pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Partisipasi masyarakat dalam pembiayaan pendidikan di KB Baital Hamdi Sampang melibatkan mereka dalam pengambilan keputusan terkait penyusunan rencana anggaran belanja. Ini dilakukan melalui musyawarah untuk mencapai mufakat dengan tahapan analisis permasalahan, potensi, dan kepentingan masyarakat. Masyarakat berpartisipasi dalam pembiayaan biaya modal maupun operasional dengan cara hadir dalam pertemuan wali murid, rapat panitia pembangunan gedung KB Baital Hamdi Sampang, serta pertemuan lainnya di wilayah tersebut

    FITRAH MANUSIA DALAM PANDANGAN ISLAM

    Get PDF
    Hal yang paling penting dalam konsep pendidikan agama islam adalah adanya sebuah konsep fitrah manusia. Fitrah manusia tidak selalu identik dengan teori kertas kosong atau tabularasa, sebab kata tabulrasa seperti yang di praktekkan oleh john locke yang hanya melihat manusia itu seperti kertas putih, ibarat kertas yang belum di coret, sehingga pengaruh lingkungan itu sangat berdampak dan adanya pendidikan menjadi hal yang sangat penting. Di dalam fitrah manusia terdapat potensi bawaan yang dibawa oleh manusia yakni potensi daya atau kekuatan untuk bisa menerima sebuah tauhid atau agama islam maka dari itu dalam adanya lingkungan dan keluarga sangat mempengaruhi dan strategis dalam mengembangkan fitrah manusia itu sendri, dengan artian kalau anak di arahkan kepada hal yang positif dan baik maka akan terarah dan menjadikan dirinya sebegai penerus bangsa regenerasi bangsa yang cinta damai, tentram, inklusif, dan terus mengembangkan. Hal tersebut Menunjukkan bahwa Manusia dengan segala potensinya, sanggup merealesasikan apa yang sudah menjadi keinginannya, proses mengembangkan kemampuan yang dimiliki melalui pendidikan tidak menjadi jaminan dalam membentuk krakter dan bakat menuju insan yang baik dan menjadi kebanggaan dan disenangi oleh semuanya terlebih di cintai penciptanya, maka dari hal itu adanya sebuah pendidikan agama Islam selalu memberikan hal yang baru dan selalu mewarnai hidup kita sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh manusia itu sendri

    PENGELOLAAN BUMDES HIMPUNAN PENDUDUK PEMAKAI AIR MINUM (HIPPAM) DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI DESA PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM

    Get PDF
    Village Owned Enterprises (BUMDes) Primatera in managing HIPPAM in Prigi Village, Kanor District, Bojonegoro Regency so that HIPPAM BUMDes becomes a business entity and village economic empowerment program. The purpose of this study was to find out about the management of BUMDes HIPPAM in Prigi Kanor Bojonegoro Village, to find out village economic empowerment from an Islamic economic perspective. The method used in this study uses a descriptive qualitative approach, the source of data obtained from primary and secondary data. Data was collected using observation data collection techniques, interviews and documentation. The technical analysis of this research data includes data reduction, data presentation and conclusion/verification. The results of this study show that the management of BUMDes in Prigi village has been well carried out in accordance with the purpose of BUMDes, but the BUMDes of HIPPAM business unit has not been evenly distributed due to lack of capital and network. The empowerment of SOEs for the HIPPAM business unit, the indicators of Tinkin Maddi (Material) of the community experienced changes in expenditure to get water sources, with the presence of HIPPAM being more affordable. Ma'nawi's indicators (non-materially) with HIPPAM make it easier for people to get clean water/drinking water, reduce accidents, make it easier for people to get water to be used by wudhu in the event of a power outage, transparent and accountable financial reporting, socialization of the importance of clean water to the waterfor everyday life and provide a method of Clarification. Keywords: Management, BUMDes, Community Empowerment, Islamic EconomicsPenelitian ini dilatarbelakangi oleh peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Primatera dalam pengelolaan HIPPAM di Desa Prigi Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro sehingga BUMDes HIPPAM menjadi badan usaha dan program pemberdayaan ekonomi desa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang pengelolaan BUMDes HIPPAM di Desa Prigi Kanor Bojonegoro, untuk mengetahui pemberdayaan ekonomi desa perspektif ekonomi Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, sumber data di peroleh dari wawancara masyarakat, ketua BUMDes Primatera, ketua HIPPAM, bendahara HIPPAM dan data sekunder peneliti peroleh dari data arsip BUMDes. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data penelitian ini meliputi reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan BUMDes di desa Prigi sudah berjalan baik sesuai dengan tujuan BUMDes, namun BUMDes unit usaha HIPPAM belum merata karena kurangnya modal dan jaringan. pemberdayaan BUMDes unit usaha HIPPAM, indikator Tamkin Maddi (Materi) masyarakat mengalami perubahan dalam pengeluaran untuk mendapatkan sumber air, dengan adanya HIPPAM harganya lebih terjangkau. Indikator Ma'nawi (secara non materi) dengan adanya HIPPAM mempermudah masyarakat dalam mendapatkan air bersih/air minum, mengurangi terjadinya kecelakaan, memudahkan masyarat memperoleh air digunakan wudhu jika terjadi pemadaman listrik, pelaporan keuangan yang transparandan akuntabel, adanya sosialisasi tentang pentingnya pemanfaatan air bersih untuk kehidupan sehari-hari dan memberikan metode Penjernihan.   Kata Kunci: Pengelolaan, BUMDes, Pemberdayaan Masyarakat, Ekonomi Isla

    PERANAN TOKOH SOCIAL ENTREPRENEUR DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PERSPEKTIF MAQASID ASY-SYARI’AH

    Get PDF
    This study aims to analyze the role of a social entrepreneur in community empowerment from the perspective of maqasid al-shari’ah, using a case study of Haji Her (H. Hoirul Umam), CEO of Bawang Mas Group in Pamekasan Regency. Haji Her is recognized as a social change agent who consistently advocates for the welfare of tobacco farmers in Madura through a social entrepreneurship model. This research employs a qualitative approach using data collection techniques such as in-depth interviews, documentation, literature review, and online sources. The findings reveal that Haji Her’s social entrepreneurship is reflected in various aspects of the Business Model Canvas, including a social value proposition through purchasing farmers’ tobacco at high prices, providing education and training to farmers, and establishing the Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau Se-Madura (P4TM). His business activities are not solely profit-oriented but are also focused on social sustainability and empowerment grounded in Islamic values. From the perspective of maqasid al-shari’ah, Haji Her’s contributions align with the five core objectives: preservation of religion, life, intellect, wealth, and progeny. These contributions are manifested through CSR programs, the development of social infrastructure, involvement of religious scholars in decision-making, and character education rooted in Islamic boarding schools (pesantren). This study concludes that Haji Her’s maqasid al-shari’ah based social entrepreneurship model can serve as a strategic inspiration for the development of holistic and sustainable community empowerment practices. Keywords: social entrepreneurship, community empowerment, maqasid al-shari’ah, Haji Her, Madura tobacco, Business Model Canvas.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan tokoh social entrepreneur dalam pemberdayaan masyarakat berdasarkan perspektif maqasid asy-syari’ah, dengan studi kasus pada Haji Her (H. Hoirul Umam), CEO Bawang Mas Group di Kabupaten Pamekasan. Haji Her dikenal sebagai figur penggerak perubahan sosial yang konsisten memperjuangkan kesejahteraan petani tembakau Madura melalui model kewirausahaan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, dokumentasi, serta studi literatur dan sumber daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik kewirausahaan sosial Haji Her tercermin dalam berbagai aspek Business Model Canvas, seperti social value proposition melalui pembelian hasil panen dengan harga tinggi, edukasi petani, serta pendirian Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau Se-Madura (P4TM). Aktivitas bisnis yang ia lakukan tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga pada keberlanjutan sosial dan pemberdayaan berbasis nilai-nilai Islam. Dalam perspektif maqasid asy-syari’ah, peran Haji Her berkontribusi pada lima pilar utama: menjaga agama, jiwa, akal, harta, dan keturunan. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui program CSR, pembangunan infrastruktur sosial, pelibatan ulama dalam pengambilan keputusan, serta pendidikan karakter berbasis pesantren. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model social entrepreneurship berbasis maqasid asy-syari’ah yang dijalankan Haji Her dapat menjadi inspirasi strategis bagi pengembangan pemberdayaan masyarakat secara holistik dan berkelanjutan. Kata kunci: social entrepreneurship, pemberdayaan masyarakat, maqasid asy-syari’ah, Haji Her, tembakau Madura, Business Model Canvas

    Pemikiran Monzer Kahf Tentang Epistimologi Rasionalitas Ekonomi Islam

    Get PDF
    Epistemology is a branch of philosophy that discusses a theory of knowledge (the body of knowledge). However, we cannot be sure that this knowledge is correct even though it is compiled and selected based on epistemological considerations. This is because there is no guarantee for knowledge which is only considered as an analysis of the possibilities that become the basis for carrying out an action through the rational aspect. In economic activities, the problem faced by Islamic economics is the gap between ideal behavior or what should be done and real behavior that occurs because it is not in accordance with what should be done. Moreover, with the development of an increasingly modern era, there is a need for the thinking of contemporary Muslim economists, one of whom is Monzer Kahf, whom we can relate to the epistemology of Islamic economics and its rationality. The purpose of this research is to find out from existing Islamic economics whether it is in accordance with the events or activities in the field accompanied by their respective rationalities. So, with monzer kahf's thoughts on Islamic Economics can be analyzed in theoretical and practical terms. Based on the results of this study, it shows that there are several thoughts from figures from Monzer Kahf that we analyze so that we can find out about theories that are epistemologically examined with the rationality aspects of existing Islamic Economics. Keywords: Epistemology, Islamic Economic Rationality, Monzer KahfEpistemologi termasuk salah satu cabang ilmu filsafat yang membahas sebuah teori ilmu (the body of knowledge). Namun, pengetahuan tersebut tidak bisa kita pastikan benar meskipun tersusun dan dipilih berdasarkan pertimbangan-pertimbangan epistemologis. Hal ini dikarenakan tidak ada yang menjamin atas pengetahuan yang hanya dianggap sebagai analisis atas kemungkinan-kemungkinan yang menjadi landasan dalam melakukan suatu perbuatan melalui aspek rasional. Dalam kegiatan perekonomian, problem yang dihadapi oleh ilmu ekonomi Islam adalah kesenjangan antara perilaku ideal atau yang seharusnya dilakukan dengan perilaku ril yang terjadi karena tidak sesuai dengan apa yang seharusnya dilakukan. Terlebih lagi dengan perkembangan zaman yang semakin modern, perlu adanya pemikiran Ekonom muslim kontemporer salah satunya adalah Monzer Kahf yang kita bisa mengaitkan dengan epistemologi ekonomi Islam dengan rasionalitasnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dari ilmu ekonomi islam yang sudah ada apakah sesuai dengan kejadian atau kegiatan yang terdapat di lapangan disertai dengan rasionalitasnya masing-masing. Sehingga, dengan pemikiran-pemikiran Monzer Kahf akan Ekonomi Islam bisa dianalisis dalam tatanan teoritis dan praktis. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa pemikiran tokoh dari Monzer Kahf yang kita analisis sehingga bisa mengetahui tentang teori-teori yang secara epistemologis ditelaah dengan aspek rasionalitas Ekonomi Islam yang ada. Kata kunci : Epistemologi, Rasionalitas Ekonomi Islam, Monzer Kah

    Enhancing Science Education through the STEM Model

    Get PDF
    The purpose of the study was to explore the implementation of the STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) learning model and its impact on students' critical thinking skills and Creativity. The methodology used is qualitative, with data collection techniques through in-depth interviews, classroom observations, and document analysis. Participants consisted of teachers and students in several Madrasah Ibtidaiyah implementing the STEM model. The main results showed that implementing the STEM model significantly improved students' critical thinking skills, with many students reporting improvements in their ability to solve problems and collaborate on group projects. In addition, teachers reported that this approach made learning more interesting and relevant to students. The implications of this study confirm that integrating the STEM model in the Madrasah Ibtidaiyah curriculum not only strengthens conceptual understanding but also equips students with the skills needed to face future challenges

    Analysis Hilmi Ali Yafie's Opinion on Gender Equality in Islamic Education and Its Relevance to Madurese Society: (Literature Review of the Book The Rahima Story)

    Get PDF
    Gender equality is the equal rights between men and women. Rahima is an organization that fights for this equality through various activities. This study examines the book "The Rahima Story" with two focuses: The concept of gender equality in Islamic education according to Hilmi Ali Yafie. The relevance of the concept to education in Indonesia. The researcher used a qualitative and hermeneutic approach, with content analysis from library sources. The results show that Rahima aims to improve the welfare of women, especially in education equal to men's, through workshops and training. The approach used is andragogy. Rahima believes that men and women have the same rights, creating justice for women through the Human Rights Law and the elimination of domestic violence in Indonesia

    Pemanfaatan Koleksi Perpustakaan Setum Polda Sumut Oleh Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) di Lingkungan Kepolisian Daerah Sumatera Utara

    Get PDF
    Penelitian ini  membahas mengenai “Pemanfaatan Koleksi Perpustakaan Setum Polda Sumut Oleh Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) Di Lingkungan Kepolisian Daerah Sumatera Utata”. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah pemanfaatan koleksi oleh pegawai (pemustaka) dan kendala yang dihadapi pegawai serta strategi yang diberikan perpustakaan dalam menghadapi kendala yang terjadi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode pendekatan kualitatif. Dalam tehnik pengumpulan data penelitian ini menggunakan tehnik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan tehnik analisis data melewati tiga tahap diantaranya reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Terdapat 10 informan dalam penelitian ini, diantaranya 2 orang staff perpustakaan, 5 orang Pegawai Negeri Sipil dan 3 orang Anggota Polri. This research discusses "Utilization of the North Sumatra Police Setum Library Collection by Civil Servants at the National Police (PNPP) within the North Sumatra Regional Police". The main problem in this research is the use of collections by employees (users) and the obstacles faced by employees as well as the strategies provided by the library in dealing with the obstacles that occur. This type of research is descriptive research with a qualitative approach method. In data collection techniques, this research uses interview, observation and documentation techniques. Meanwhile, data analysis techniques go through three stages, including data reduction, data presentation and drawing conclusions. There were 10 informants in this research, including 2 library staff, 5 civil servants and 3 members of the National Police. The results of this research show that the use of collections available in libraries is used in two ways, namely reading in the library and borrowing library collections for various needs, for example in solving problems faced, as a source of information, research infrastructure and recreation by users, especially civil servants. At the National Police (PNPP). There are several obstacles that occur in utilizing the library collection, such as time constraints, the library collection is still less varied and requires digital facilities. There are strategies to minimize the obstacles that occur, including obtaining collection loans, recommending titles related to the book you are looking for and recommending visiting public libraries and processing the digitization system Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pemanfaatan koleksi yang tersedia di perpustakaan dimanfaatkan dengan dua cara yaitu membaca di perpustakaan dan meminjam koleksi perpustakaan dengan berbagai kebutuhan misalnya saja dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi, sebagai sumber informasi, prasarana penelitian dan rekreasi oleh para pemustaka khususnya para Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP). Terdapat beberapa kendala yang terjadi dalam pemanfaatan koleksi perpustakaannya seperti kendala yaitu Keterbatasan waktu, perpustaaan yaitu koleksinya masih kurang bervariasi dan memerlukan fasilitas digital. Terdapat strategi untuk meminimalisir kendala yang terjadi diantaranya, memperolehkan peminjaman koleksi, merekomendasikan judul yang berkaitan dengan buku yang cari serta merekomendasikan mengunjungi perpustakaan umum dan memproses sistem digitalisasi

    ANALISIS PENERAPAN FATWA MUI WISATA HALAL

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hotel syariah yang ada di kota Bangakalan telah menerapkan Fatwa MUI, terkait dengan pariwisata halal. Penginapan Syariah Ikhlas Beramal merupakan salah satu penginapan di Bangkalan yang menerapkan prinsip syariah. Penginapan ini dapat di katakan syariah karena fasilitas yang tersedia sudah sesuai dengan konsep syariah. Fokus dari penelitian ini adalah menganalisis penerapan fatwa MUI terhadap Hotel Syariah di Bangkalan, Hotel Syariah Ikhlas Beramal Bangkalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR), yang merupakan pendekatan penelitian dan pengembangan untuk mengumpulkan dan mengevaluasi temuan-temuan penelitian yang berkaitan dengan topik tersebut.   Kata Kunci: Hotel Syariah, Fatwa MUI, Pariwisata Halal

    PENERAPAN ETIKA BISNIS ISLAM DALAM TRANSAKSI JUAL BELI DI PASAR BARU PORONG SIDOARJO

    Get PDF
    Pasar tradisional memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat umum sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli . Namun, perkembangan zaman telah menyebabkan persaingan bisnis semakin tinggi hal ini memunculkan persaingan tidak sehat dan kecurangan dalam aktivitas jual beli seperti memberi beban pada timbel timbangan. Oleh karena itu, pentingnya menerapkan etika bisnis Islam ini dalam setiap aktivitas jual beli, terutama di pasar tradisional seperti Pasar Baru Porong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk meneliti bagaimana para penjual  muslim menerapkan etika Islam dalam transaksi penjualan mereka di pasar Baru Porong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penjual sayur di Pasar Baru Porong telah menggunakan prinsip tauhid (kesatuan), adl (keseimbangan), ikthiyar(kehendak bebas), fard (tanggungjawab), dan di setiap aktifitas jual beli mereka. Meskipun ada sebagian dari penjual belum menerapkan prinsip prinsip tersebut seperti ketidakjujuran dalam hal timabang menimbang   Kata Kunci : Etika Bisnis Islam, Jual Beli, Pasar

    1,950

    full texts

    2,348

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster MADURA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇