E-Journal IAIN Samarinda (Institut Agama Islam Negeri)
Not a member yet
1160 research outputs found
Sort by
فعالية استخدام طريقة القراءة الصامتة لترقية فهم المقروء (الدراسة التجريبية فى المدرسة العالية الحكومية الثانية سمارندا)
Penelitian ini membahas tentang efektivitas penggunaan metode membaca senyap untuk meningkatkan pemahaman membaca bacaan berbahasa Arab di Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda. Penelitian ini dilatarbelakangi lemahnya pemahaman peserta didik dalam memahami bacaan berbahasa Arab dan tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah metode membaca senyap efektiv untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam membaca bacaan berbahasa Arab di Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperimental dengan desain penelitian pretest posttest non-equivalent control group design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Instrument penelitian yang digunakan untuk menguji pemahaman peserta didik berupa tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Deskriptif, Uji Normalitas, Uji Paired Sample t-Test dan Uji N-gain score. Hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata nilai post test kelompok eksperimen dengan menggunakan metode membaca senyap adalah 84,18 dan kelompok kontrol 76,18. Adapun uji perbedaan rata-rata hasil pre-test dan post-test menggunakan paired sample t-Test diketahui nilai Sig. (2-tailed) adalah 0,000 < 0,05. Dan hasil perhitungan uji N-gain score menunjukkan bahwa nilai rata-rata untuk kelas eksperimen adalah 60,8050 atau 60,8% termasuk dalam kategori cukup efektiv. Maka Penggunaan Metode Membaca Senyap Efektiv untuk meningkatkan pemahaman membaca di MAN 2 Samarinda
PERKEMBANGAN PONDOK PESANTREN DI KOTA SAMARINDA
Hasil yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah Pondok pesantren di Kota Samarinda kini terus melakukan perkembangan dari waktu ke waktu, adapun pondok pesantren yang terus melakukan perkembangan ialah sebagai berikut: pondok pesantren yang berkembang dari tipe A ke D ialah pondok pesanten At-Tanwir, adapun pondok pesantren yang berkembang dari tipe B ke B ialah pondok pesantren An-Nur, pondok pesantren Ar-Rahmah, pondok pesantren Al-Mujahidin, dan pondok pesantren Sabilarrasyad. Sedangkan pondok pesantren yang berkembang dari tipe B ke F ialah pondok pesantren Ihya Ulumuddin dan pondok pesantren Madinatul Qur’an. Selain dari pada itu adapula pondok pesantren yang berkembang dari tipe C ke C yaitu pondok pesantren pelajar dan mahasiswa Nurul Islam, dan yang terakhir yaitu pondok pesantren yang berkembang dari tipe C ke E yaitu pondok pesantren Shuffah Hizbullah
IMPLEMENTASI PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NOMOR 109 TAHUN 2008 TENTANG AKUNTANSI ZAKAT DAN INFAQ/SEDEKAH PADA PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN (STUDI PADA BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL PROVINSI KALIMANTAN TIMUR)
The amil zakat Agency is an institution that has the responsibilty (mandate) of the muzakki to distribute the zakat they have paid to people in need. As a trust holding institutions are required to record every zakat deposit from muzakki and report the zakat management to the public in a transparent and accountable manner in accordance with the Statement of Financial Accunting (PSAK) No. 109 concerning zakat and infaq/alms accounting. Therefore, this tudy aims to examine the pattern and application of zakat and infaq/alms accounting based on PSAK No. 109 at the National Zakat Agency (BAZNAS) of East Kalimantan Province.This type of research is field research is field research using a qualitative descriptive approach. The informants in this study were staff concerned in making the financial reports of BAZNAS East Kalimantan Province. Instruments in data collction used were observation, interviews and documentation. The stages in obtaining the dataused are data reduction, data presentation and drawing conclusions.The results showed that the pattern of preparing financial statements at BAZNAS East Kalimantan Province includes components of balnce reports (financial position reports), reports of change in funds, reports of changes in assets under managemnt, cash flow reports, and notes on financial statements that are in accordance with PSAK 109. Financial reports that are conducted 2 times a year, six months and at the end to the year. The financial statements that are presented are not only physical, but are presented through an application called SIMBA(BAZNAS Management Information System). Where in its application, the financial statements aopplied by the institution have reffered to and are in accordance with PSAK 109 concerning zakat adn infaq/alms accounting
Education Financial Management during Covid-19 Pandemic of Islamic Universities in South Kalimantan
The purpose of this study was to determine the management of education financing in Islamic Universities in South Kalimantan. This research is in the form of descriptive qualitative with a library research data collection approach. The focus of this research will be to observe how the management of education financing in Islamic Universities throughout South Kalimantan, which consists of 13 educational institutions, both public and private categories. The results of this research show that the Covid-19 pandemic cannot be denied, causing the dropout rate to soar, due to the inability of students to pay their tuition fees. However, several campuses in South Kalimantan provide a policy of cutting payments and delaying payments so that students can continue to carry out the education process well. The financial management of Islamic higher education institutions in South Kalimantan during the Covid-19 pandemic has been carried out as effectively as possible. This is to maintain accountability and transparency to get good grades before getting cross-subsidy funds from the Government. The conclusions of this study are: the impact of Covid-19 has a very significant effect on education financing at Private Islamic Colleges in South Kalimantan but not at State Islamic campuses and the management of education financing amid the Covid-19 pandemic should be carried out very strictly
Aplikasi Metode Pembelajaran PAI dalam Konsep Ulul Ilmi
Artikel ini bertujuan untuk memformulasikan aplikasi metode pembelajaran PAI dalam konsep Ulul Ilmi. Melihat kenyataan dunia pendidikan yang pembelajarannya semakin jauh dari ruh Islam, saatnya pendidik kembali mengformulasikan metode pembelajaran yang tepat bersumber dari Al-Qur’an sebagai bimbingan Allah untuk mencapai tujuan fitrah diciptakannya manusia sebagai hamba Allah. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi literatur (studi pustaka). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa konsep Ulul Ilmi yang terdapat dalam Qs. Ali-Imran ayat 18 ini didukung dengan pengkajian terhadap ayat lainnya seperti Qs. Al-Mujadillah ayat 11, Qs. Fatir ayat 28, Qs. Al-Maidah ayat 8, sehingga merumuskan tiga metode pembelajaran Qur’ani yakni metode Uswāḥ ḥasanaħ, metode ‘Ibraħ Maw’iẓaħ, dan metode Targib-Tarhib. Adapun aplikasi metode pembelajaran Qur’ani yang diambil dari konsep Ulul Ilmi yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran pendidikan agama Islam di dalam ruang kelas menggunakan pendekatan teacher center, mengikuti langkah-langkah pembelajaran yang telah didesain dari mulai tahapan pra instruksional sampai tahapan instruksional di dalam ruang kelas. Pendidik perlu menyajikan persiapan yang lebih matang dalam menyampaikan materi melalui metode Uswāḥ ḥasanaħ, metode ‘Ibraħ Maw’iẓaħ, dan metode Targib-Tarhib dengan berbagai variatif teknik dan taktik agar dapat mencapai tujuan pebelajaran yang diharapkan dapat membentuk generasi Ulul Ilmi
PENERAPAN REWARD DAN PUNISHMENT UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK DI SMP SAMARINDA.
Latar belakang dari penelitian ini adalah untuk membentuk karakter peserta didik, salah satunya adalah pedidikan yang didalamnya terdapat penanaman nilai kedisiplinan sehingga ada penerapan reward dan puishment. Penanaman nilai kedisiplinan merupakan salah satu upaya Sekolah Menengah Pertama Samarinda untuk mencegah perilaku negatif atau menyimpang pada peserta didik. Peserta didik nantinya dapat diarahkan, dilatih, dan di didik seperti yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan reward dan punishment untuk meningkatkan kedisiplinan peserta didik di SMP Samarinda.Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Peneliti menjadikan Kepala sekolah, guru bimbingan konseling,waka kesiswaan serta siswa sebagai informan. Pada penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode wawancara digunakan untuk menggali informasi mengenai penerapan reward dan punishment untuk meningkatkan kedisiplinan peserta didik di Sekolah Menengah Pertama Samarinda. Analisis data menggunakan reduksi data, penugjian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini juga menggunakan pengecekan keabsahan data di antaranya, ketekunan pengamatan, triangulasi sumber dan review informan.Hasil penelitian penerapan reward dan punishment untuk meningkatkan kedisiplinan peserta didik di Sekolah Menengah Pertama Samarinda yaitu untuk reward di SMP Samarinda pertama kali diperkenalkan pada saat siswa awal masuk ke sekolah SMP Samarinda melalui siswa-siswa yang berprestasi dan penghargaan. Bentuk reward yang di berikan kepada siswa beragam berbentuk verbal seperti pujian pada saat mereka datang dibawah jam setengah 7, Kasih sayang atau perhatian yang baik di berikan secara langsung jika mereka melakukan hal-hal baik dan mempunyai akhlak yang terpuji, non verbal seperti buku jika mereka dapat melampaui target hafalan yang ditetapkan, kopiah untuk mereka yang rajin melakukan sholat duha setiap harinya , novel jika mereka rajin berkunjung serta membaca di perpusatakaan, polpen, di traktir makan oleh guru yang bersangkutan jika siswa dapat membantu guru yang lagi memerlukan bantuan. Untuk punishment di SMP Samarinda di perkenalakan pertama kali pada siswa ataupun siswi dari awal masuk SMP Samarinda, mereka di perkenalkan dengan yang namanya tata tertib sekolah yang harus di taati serta dijalani, sistem point yang harus di jadikan pedoman mereka, punishment yang di berikan beragam tergantung kesalahan yang mereka perbuat atau tata tertib yang di langgar, setiap pelanggaran terhadap Tata Tertib siswa, akan diadakan pembinaan sesuai dengan jumlah point
Developing the School Safety Perception Scale: The Validity and Reliability of Study
The purpose of this research is to develop a scale to determine the perceptions of teachers working in secondary schools related to school safety. Alongside the social actors, the elements involved in achieving the goals of educational activities are important actors in the solution and implementation of the school security problems. Therefore, the actors performed in this way and were want teachers' perception of safety education activities in schools is critical. The research includes a scale development study. Certain steps in the scale of development for secondary teacher’s perceptions of school safety were monitored. Reliability and Validity Scale with work related to the development of exploratory and confirmatory factor analyzes were performed. Exploratory factor analysis of the obtained 40-item scale 54.233 discloses % of the total variance. Analyzes showed that reliability coefficients of scale factors ranged from .769 to .893. These values are enough to pass to the confirmatory factor analysis. Confirmatory factor analysis results showed that SSS is a valid tool to measure teachers’ perceptions about school safety. Structures of this study, data collected through school safety scale set Cronbach's alpha was calculated in order to determine the internal consistency. Application in terms of behavior and School Safety "Although low compared to other dimensions of size with .61, scale and reliability coefficients ranged between .80 and .93 for the dimensions have been determined to be highly reliable. İmplications for Research and Practice: With the help of the developed scale, relations between school safety perceptions and personal variables, organizational stress, school climate, use of security technologies, occupational burnout and organizational commitment can be examined. Effects of student perceptions of school safety on their academic success can be researched. Similar scales can be developed for parents, administrators, preschool, elementary school teachers, lecturers, and university students
Exploring Muslim Pre-Service Teachers’ Honesty on Cheating and Plagiarism: A Survey in Indonesian Islamic University
Cheating and plagiarism have been crucial issues among students studying either at high school or undergraduate levels. This present study aims to reveal the cheating and plagiarism practices among pre-service teachers in their undergraduate program at one Islamic university in Indonesia. As Muslim teacher candidates, the respondents are urged to uphold academic integrity and honesty. Thus, this study seeks to provide data on how serious the academic ethics immersed in Muslim pre-service teachers. The method implemented for this study was a cross-sectional survey. The respondents were students enrolled in the Faculty of Education, which comprises several departments in the education fields. Results indicate that respondents were recorded as having morally ethical on one aspect of academic integrities, 95% never paid someone else for the exam, 75% never changed answers after the marking process, and 50% declared rarely copy an answer. Yet, there was also a display of less ethical attitude on some other academic behaviors driven by cultural factors. Thus, some teaching implications are highlighted for teachers and students to combat cheating and plagiarism practices among pre-service teachers in Indonesian Islamic universities
Islamic Rationality on the Influence of Global Consumerism Culture
The culture of consumerism has expanded globally. Basically, this ideology is a derivative of investment capitalism which gives rise to a spirit of consumption to form "self-identity". As a result, consumerism causes new problems in the order of life, namely psychological and manipulative damage, the formation of new social constructs, as well as economic inequality and ecological damage. This study aims to examine the assumptions in Islamic rationality on the influence of consumerism. This research is a descriptive qualitative with systematic literature review (SLR) analysis tool to carry out studies, interpretations, extractions, and synthetic retrieval of previous studies. The results showed that the Islamic rationality described in the Al-Quran is able to answer the problems caused by consumerism that occur. The assumptions in Islamic consumption that are interpreted in the Qur'an are: Consuming halal and thayyib and avoiding haram consumption; consumption is balanced simply and in moderation; consuming by prioritizing priority needs and social consumption; conduct sustainable and responsible consumption