UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Sains dan Teknologi
Not a member yet
    1440 research outputs found

    Analysis of Student Problem-Solving Ability Topics 3D Reviewed from Geometry Thinking Level

    No full text
    Each student has different problem-solving skills on the 3D topic. The study aims to find out the student problem-solving skills in the 3D Topics reviewed from geometry thinking level. This type of research is qualitative research with a case study approach. The subject in this study is as many as 20 subjects consisting of high problem-solving capabilities, moderate problem-solving capabilities, and low problem-solving capabilities. The data collection Instrument on this research is a level test of geometry thinking. The results showed that students in the category of high problem-solving skills were able to master level 0, Level 1, Level 2, and level 3 despite not being perfect, students in the category of problem-solving skills were able to master level 0, Level 1, and Level 2, students in the category of low problem-solving skills are only capable of mastering level 0 and Level 1

    Optimalisasi Kapasitas Kelompok Wanita Tani dalam Budidaya Tanaman Sayuran di Lahan Pekarangan Dusun Puluhan Lor, D.I. Yogyakarta

    No full text
    Tujuan kegiatan pengabdian bertujuan untuk mengoptimalisasi kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT) “LESTARI” dalam rangka budidaya tanaman sayuran di lahan pekarangan Dusun Puluhan Lor Desa Trimurti, Srandakan, Kabupaten Bantul, D.I. Yogyakarta. Ada sekitaran 72 m² lahan yang telah dioptimalkan selama 3 bulan dengan bekerjasama dengan KWT Lestari dan teman teman mahasiswa KKN 102 2019. Melihat kondisi keuangan KWT yang kurang stabil maka harapannya setelah kegiatan pengoptimalan lahan ini berlangsung keuangan KWT akan stabil dan kegiatan KWT semakin maju. Pengoptimalan lahan dilakukan dengan membersihkan, menanami, merawat, menyiram hingga memupuk dilakukan Bersama-sama anggota KWT Lestari yang terdiri dari Desa 7 (tujuh) RT. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan diantaranya: a) Pembersihan dan penyiapan lahan oleh warga, KKN dan KWT; b) Penyuluhan terkait tanaman dan pemeliharaan dan penanamannya oleh BPP PPL Srandakan yang dihadiri seluruh anggota KWT Lestari, Kepala Desa, seluruh mahasiswa KKN dan DPL KKN; c) Pembelian bibit & penanamannya di bantu BPP PPL, yang mana selanjutnya hanya beberapa kali dikontrol dari BPP; d) Penanaman mandiri oleh KWT difasilitatori oleh mahasiswa KKN; e) Pemeliharaan tanaman dilakukan dengan membuat bedengan yang dipagari dengan sabut kelapa serta ada yang di bantu dengan lanjaran bamboo untuk tanaman yang mulai tumbuh; f) Pemupukan dan penyiraman; h)pembersihan lahan dari gulma disekitar tanaman & penyemprotan tanaman dari hama; dan i) Panen. Kegiatan pengabdian dalam bidang pertanian ini dirasa cukup sukses karena tujuan telah tercapai dan KWT sudah bisa panen dan melangsungkan penanaman/pengoptimalan lahan tetap berlangsung hingga sekarang secara mandiri, sehingga pemberdayaan telah tercapai.[The purpose of this society empowerment was to optimize the capacity of the "LESTARI" Women Farmers Group (KWT) in the context of planting vegetables in the yard of Puluhan Lor Hamlet, Trimurti Village, Srandakan, Bantul Regency, D.I. Yogyakarta. There is around 72 m² of land that has been optimized for 3 months with those supported by KWT Lestari and friends of 102 KKN students in 2019. Looking at the financial condition of KWT which is less stable, it is hoped that after the land optimization activities, the KWT will be stable and KWT activities will progress. Land optimization is done by cleaning, planting, maintenance, watering and fertilizing done together with members of the Sustainable KWT consisting of 7 (seven) villages. Various activities that have been approved: a) Cleaning and preparation of land by residents, KKN and KWT; b) Counseling related to plants and their maintenance and planting by BPP PPL Srandakan which is attended by all members of the Lestari KWT, the Village Head, all KKN and KKN DPL students; c) Buy seeds & their purchases at BPP PPL, which are only several times controlled from the BPP; d) Independent planting by KWT facilitated by KKN students; e) Plant maintenance is done by making beds fenced with coconut and some helping with bamboo for plants that are starting to grow; f) Fertilization and watering; h) take soil from weeds around plants & spray plants from pests; and i) Harvest. This service activity in the agricultural sector is considered quite successful because the goal has been obtained and KWT has been able to harvest and carry out planting/optimizing the land to continue running until now independently, so that empowerment has succeeded.

    Koneksi Matahari-Bumi 25 - 26 Agustus 2018: CME, MC, dan Badai Geomagnetik Kuat

    No full text
    Basis Revolusi Industri 4.0 adalah perkembangan teknologi, termasuk teknologi informasi dan komunikasi yang sangat rentan terdampak cuaca antariksa. Baik berupa gangguan sementara atau kerusakan permanen pada sistem teknologi landas Bumi dan, terlebih teknologi ruang angkasa. Dampak masif badai geomagnetik menjadikannya dianggap sebagai inti dari cuaca antariksa. Data per jam parameter geomagnet (indeks Dst) menunjukkan terjadinya badai geomagnetik kuat selama 9 jam pada 26 Agustus 2018. Puncak badai geomagnetik kuat ini terjadi pada pukul 06:00 UT dengan indeks Dst -174 nT. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui penyebab badai geomagnetik kuat yang terjadi pada fase menurun siklus Matahari ke-24, baik yang berada di ruang antar planet maupun di permukaan Matahari. Data plasma angin surya, medan magnet antar planet, dan parameter geomagnet yang digunakan dalam penelitian diperoleh dari laman OMNIWeb Plus yang disediakan oleh The Space Physics Data Facility (SPDF) dengan resolusi satu jam, sementara data lontaran massa korona (CME) diperoleh dari laman katalog CME yang dihasilkan dan dikelola oleh Coordinate Data Analysis Workshop (CDAW) Data Center. Berdasarkan analisis data (kecepatan dan temperatur) plasma dan rapat proton angin surya, medan magnet antar planet (komponen By dan Bz), dan turunan keduanya, kami menemukan awan magnetik (MC) di ruang antar planet. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penyebab badai geomagnetik ini adalah lontaran massa korona yang terdapat di ruang antar planet (ICME). Lebih lanjut, keberadaan CME dan kondisi permukaan Matahari didiskusikan dalam tulisan ini. Penelitian ini penting untuk mematangkan pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan untuk memprediksi cuaca antariksa beserta mitigasi dampaknya

    Aplikasi Metode Self Potential (SP) Untuk Menentukan Persebaran Zona Alterasi di Kompleks Candi Gedong Songo, Ungaran – Jawa Tengah

    No full text
    Penelitian geofisika dengan metode Self Potential di area sistem geotermal telah dilakukan pada 18 – 20 November 2017 yang terletak di kompleks Candi Gedong Songo, Kabupaten Semarang. Target dari penelitian ini adalah menentukan  persebaran zona alterasi hidrotermal berdasarkan nilai potensial alami dengan menggunakan metode Self Potential. Berdasarkan hasil dari pemetaan zona alterasi hidrotermal didapatkan dua zona alterasi yaitu disebelah utara kompleks candi empat dan disebelah barat kompleks candi lima. Zona alterasi hidrotermal di kompleks Candi Gedong Songo memiliki nilai -130 mV sampai -3 mV. Zona alterasi memiliki nilai potensial alami lebih rendah dibandingkan dengan area yang tidak teralterasi. Nilai rendah dipengaruhi oleh adanya mineral lempung akibat proses alterasi oleh intrusi air panas di kompleks sistem geotermal Candi Gedong Songo, Kabupaten Semarang

    PROTOTIPE SISTEM PENGAMANAN PINTU RUMAH BERBASIS SOLENOID DOOR LOCK, MAGNETIC SENSOR, MIKROKONTROLLER NODEMCU ESP8266 DAN APLIKASI BLYNK

    No full text
    This research is motivated by the many cases of theft of assets that occur. Property theft cases continue to occur even though the authorities have been to anticipate criminal acts of theft through existing laws and regulations. Therefore an alternative security system is needed that can reduce cases of theft of property. This research is one of the alternatives for anticipating theft cases. The purpose of this research is making and test a prototype of home door security system based on solenoid door lock, magnetic sensor, NodeMCU ESP8266 microcontroller and Blynk applications. Making the system is divided into two, namely making hardware and software. Making hardware system has three stages. The first stages is to make home mokup, the second stage is connect the sensor to the components use and the last stage is pair the system that has been created into the home mokup. Making software system has two stages. The first stages is make widget in Blynk application and the second stages is make sketch program use Arduino Software. System testing has two variations for finding the percentage of success a system. The two variations are keystrokes test and breaking door test. The result is prototype of home door security system based solenoid door lock, magnetic sensor, NodeMCU ESP8266 microcontroller and the Blynk application have been built and tested for success. The results of testing the success of the door security system obtained a success percentage of 100% for door 1, 2 and 3

    Front & Back Matter 2020 Vol. 4 No. 1

    No full text

    EVALUASI KEAMANAN INFORMASI MENGGUNAKAN INDEKS KEAMANAN INFORMASI (KAMI) PADA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM DIY

    No full text
    Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY merupakan instansi vertikal Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia yang berkedudukan di provinsi yang melaksanakan tugas dan fungsi dalam hal layanan Hukum dan HAM, Kemigrasian, Pemasyarakatan dan Administrasi. Dalam pelaksanaannya dibantu dengan Teknologi Informasi dalam bingkai e-government berdasarkan suatu tata kelola pemerintahan yang baik (Good Corporate Governance). Pengelolaan informasi merupakan salah satu aspek dalam Good Corporate Governance, termasuk kualitas dan keamanan pengelolaan informasi. Penggunaan Indeks KAMI untuk mengukur tingkat kematangan dan kelengkapan dalam keamanan informasi dan diikuti dengan penerapan ISO 27001 sebagai standar keamanan internasional yang dapat membantu sebuah organisasi memastikan bahwa keamanan informasi yang diterapkan sudah efektif. Hasil dari penggunaan Indeks KAMI versi 4.1 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY ini adalah tingkat ketergantungan penggunaan sistem elektronik sebesar 32 dari total skor 50 dan masuk kedalam kategori Tinggi dimana sistem elektronik adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses kerja yang berjalan. Hasil penilaian kelima area yang telah dilakukan adalah sebesar 314 dari 645 dan berada pada kategori pemenuhan kerangka kerja dasar. Rekomendasi dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dan evaluasi bagi instansi dalam melakukan perbaikan yang berkaitan dengan mitigasi atau pencegahan kerentanan keamanan informasi, serta memastikan regulasi dapat dicapai dengan baik dan kebijakan keamanan institusi di masa yang akan datang

    MAKING OF DIGITAL FORENSIC READINESS INDEX (DiFRI) MODELS TO MALWARE ATTACKS

    No full text
    The increasing number of malware spread in the world today, then there will be more opportunities to commit crime, so readiness is needed for every internet user in dealing with these crimes. The readiness to handle crime is called digital forensic readiness. Therefore, we need a specific digital forensic readiness model to measure the level of readiness of internet users or institutions in achieving malware attacks. This model has the main components used to determine or calculate the level of readiness of internet users or institutions, the main components are the strategy component, the policy & procedure component, the technology & security component, the digital forensic response component, the control & legality component. The calculation method used in this study is a Likert Scale, with this method the results will be obtained that are closer to the real situation. The value / index of readiness level obtained will provide recommendations to internet users and these recommendations can be used to make improvements properly and on target

    Bangkolo: Aplikasi Vulnerability Identification Berbasis Hybrid Apps

    No full text
    Keamanan merupakan hal penting dalam sistem maupun jaringan dalam melindungi data informasi. Tingginya tingkat laporang celah keamanan dari Edgescan menunjukkan masih minimnya pengembang sistem dan jaringan dalam hal menutamakan keamanan. Information System Security Assesment Framework (ISSAF) merupakan metodologi penetration testing yang dikembangkan oleh Open Information Systems Security Group. Dalam framework tersebut terdiri dari tiga fase, yaitu Planing and Preparation, Assessment dan Reporting, Clean-up and Destroy Astefacts. Dalam melakukan Vulnerabilities Identification diperlukan tools untuk mengetahui potensi celah keamanan dalam bentuk laporan. Ini sangat diperlukan untuk mempermudah analisis, penggunaan dan meminimalisir biaya pentesting. Selama ini tools pentesting kebanyakan masih menggunakan model Command Line Interface (CLI) sehingga sulit digunakan oleh orang awam. Sehingga diperlukan tools berbasis Graphic User Interface (GUI). Dengan pendekatan Hybrid Apps dapat dikembangkan aplikasi pentesting berbasis Graphic User Interface  yang memanfaatkan kelebihan teknologi native dan web. Bangkolo merupakan aplikasi untuk pentesting yang dikembangkan dari framework ISSAF dan pendekatan Hybrid Apps

    INVESTIGASI DAN ANALISIS FORENSIK DIGITAL PADA PERCAKAPAN GRUP WHATSAPP MENGGUNAKAN NIST SP 800-86 dan SUPPORT VECTOR MACHINE

    No full text
    WhatsApp merupakan platform instant messaging yang populer di Indonesia. Berdasarkan statistik dari Direktorat Tindak Pidana Siber Kepolisian Republik Indonesia pada tahun 2019 bahwa WhatsApp juga dinyatakan sebagai platform yang sering digunakan untuk mendukung tindak kejahatan. Oleh sebab itu penyidik memerlukan pemodelan untuk mempermudah dalam mengklasifikasikan konten negatif atau positif dari barang bukti digital berupa percakapan. Pemodelan dalam bentuk klasifikasi dapat membantu penyidik untuk mendeteksi kualitas percakapan pada suatu grup sehingga dapat mempercepat proses penyidikan. Dalam penelitian ini menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM) untuk mengklasifikasikan kualitas percakapan pada suatu grup. Pada penelitian ini berhasil mengklasifikan barang bukti digital berupa percakapan suatu grup dengan persentase kurang lebih 96,21% konten negatif. Nilai persentase tersebut dapat dijadikan suatu indikator awal dalam deteksi kualitas percakapan yang bersifat negatif. Sehingga pihak penyidik dapat mengambil tindakan penyidikan lebih intensif terkait percakapan yang bersifat negatif

    0

    full texts

    1,440

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Sains dan Teknologi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇