UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Sains dan Teknologi
Not a member yet
1440 research outputs found
Sort by
FENOMENA HALAL BRANDING DI KALANGAN IBU MILENIAL MUSLIM: ANTARA TUNTUTAN DAN TREN
Industri halal mendapatkan perhatian dunia, beberapa sektor memperlihatkan pertumbuhan seperti sektor makanan halal, dengan tingkat belanja makanan mengalami pada tahun 2019 dari 1.13 triliun dollar menjadi 1.17 triliun dollar, pembelanjaan produk farmasi sebesar 94 Miliar dollar di tahun 2019 dan diperkirakan mencapai 105 miliar pada tahun 2024, pembelanjaan pada industri kosmetik mencapai 66 miliar dolar di tahun 2019 diprediksi naik 76 miliar di tahun 2024. Selain itu, fesyen Modest memperlihatkan progres dengan nilai pembelanjaan sebesar 227 miliar dollar pada tahun 2019 dan diproyeksikan menjadi 311 miliar dollar di tahun 2024. Merujuk pada fakta tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk melengkapi kajian sebelumnya dengan mengkaji bagaimana fenomena halal branding dikalangan milenial apakah merupakan sebuah kesadaran menjalankan tuntutan agama atau hanya semata mengikuti tren global. Sejalan dengan itu, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, didasarkan pada data primer dan sekunder. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa, terdapat dua kondisi kelompok yang berkembang di Ibu milenial muslim. Pertama, mereka yang berafiliasi dengan kelompok hijrah yang menganggap dan menjadikan produk halal sebuah keabsolutan yang tidak dapat ditawar. Kedua, kelompok lain yang tidak berafiliasi dengan komunitas tertentu, tidak menjadikan label halal yang melekat pada produk sebagai pertimbang utama di beberapa sektor , seperti makanan, fesyen, dan kosmetik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa halal branding secara parsial mempengaruhi perilaku ibu muslim milenial.
Kata Kunci: Halal Branding, Ibu Milenial Muslim, Tuntutan, Tren
INTELLINGENT PACKAGING SEBAGAI SMART TECHNOLOGY PRODUK PANGAN DALAM PERSPEKTIF SAINS DAN ISLAM
Abstrak. Halal lifestyle menjadi tren global yang ramai diperbincangkan. Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia mencapai 87,18% dari total penduduknya menyimpan peluang besar bagi kemajuan halal lifestyle. Era pandemi mendorong peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap produk pangan yang higienis sejalan dengan halal lifestyle. Produk pangan yang berasal dari bahan basah rentan terhadap kerusakan dan sudah tercemar oleh mikroorganisme berbahaya sehingga berdampak buruk bagi kesehatan. Berdasarkan Q.S. Al-Baqarah: 168, kita sebagai umat Muslim dilarang untuk mengonsumsi makanan yang tidak thoyyib (tidak baik bagi kesehatan). Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan metode studi kepustakaan terkait Intelligent Packaging sebagai terobosan dalam kemasan produk pangan yang menawarkan solusi cerdas pada masyarakat. Kemasan ini memberikan informasi mengenai kualitas produk pangan melalui perubahan warna kemasan akibat respon produk dalam kemasannya agar terhindar dari makanan yang tidak thoyyib.
 
POTENSI BUAH ANGGUR SEBAGAI ANTI AGING ALAMI DALAM PERSPEKTIF SAINS DAN ISLAM
Tanda-tanda penuaan atau aging menjadi masalah yang tak terhindarkan. Mulai dari berkurangnya kekencangan, kehalusan, bahkan dapat berakibat pada penurunan fungsi kulit. Banyak faktor yang melatarbelakangi penuaan baik faktor internal seperti perubahan hormonal ataupun faktor eksternal seperti paparan sinar matahari dan radikal bebas yang termasuk penyebab utama penuaan. Tren penggunaan produk skincare telah banyak diminati oleh masyarakat. Akan tetapi, banyak skincare yang diproduksi menggunakan antioksidan sintetis bersifat karsinogenik sehingga menyebabkan efek samping berbahaya dan tidak baik digunakan dalam jangka panjang. Antioksidan alami sangat diperlukan untuk melindungi kulit dari proses penuaan dan kerusakan oksidasi, salah satunya dengan mengonsumsi buah anggur. Buah tersebut dilaporkan memiliki banyak keistimewaan. Mulai dari kaya akan antioksidan dan vitamin c, buah yang disebutkan dalam Al-Qur’an sebanyak 14 kali, dan salah satu buah yang disukai Rasulullah dengan disebutkan sebagai minuman terbaik. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk mengkaji terkait potensi buah anggur sebagai alternatif anti aging dalam perspektif sains dan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buah anggur memiliki senyawa fitokimia yang sangat bermanfaat bagi kesehatan seperti flavonoid, fenolat, dan resveratrol. Senyawa-senyawa tersebut, berperan dalam mencegah kerusakan akibat radikal bebas seperti penuaan dengan menghasilkan radikal yang lebih stabil. Allah Swt. telah menyatakan dalam firman-Nya Q.S. An-Nahl ayat 67 bahwa buah anggur merupakan salah satu tanda kebesaran Allah Swt. Kandungan yang berlimpah membuat buah anggur memiliki manfaat yang sangat luas terutama untuk kesehatan. Hal tersebut membuktikan bahwa buah anggur berpotensi menjadi anti aging yang aman dan berperan sebagai nutrisi dari dalam bagi kulit
The PERSPEKTIF 6 TOKOH AGAMA DALAM MENGHADAPI FATALITAS PANDEMI COVID-19 DI KOTA YOGYAKARTA
Keadaan pandemi COVID-19 belum kunjung usai, menyebabkan berbagai pihak masyarakat mendapatkan dampak dari efek COVID-19, baik dari aspek kesehatan, agama, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan. Transmisi informasi mengenai COVID-19 terus dilancarkan oleh berbagai pihak, termasuk pihak tokoh agama. Tokoh agama memiliki daya tarik tersendiri dalam mempengaruhi tindakan masyarakat. Sebab tokoh agama menjadi panutan umatnya dan berbagai masyarakat dalam melakukan suatu tindakan. Pesan yang disampaikan memiliki kecenderungan besar untuk diterima dengan baik oleh masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif-analisis. Penelitian dilakukan sebagai eksplorasi tanggapan tokoh agama dalam menyikapi fatalitas pandemi COVID-19. Sehingga dapat menghasilkan sebuah kesimpulan tentang pandangan tokoh agama dalam menghadapi fatalitas pandemi COVID-19 di Kota Yogyakarta
PERGESERAN KULTUR BUDAYA HAJI DAN UMROH DI ERA COVID 19 (STUDI PEMIKIRAN FAKHRUDDIN AL-RAZI DALAM TAFSIR MAFATIH AL-GHAIB)
Al-Qur’an mengandung ayat-ayat muhkam, mujmal, mutasyabihat dan lainya. Dalam ayat muhkam tertulis hukum-hukum yang harus dikerjakan oleh seluruh umat, baik pekara yang wajib dilaksanakan atau ditinggalkan, seperti dalam hal puasa, haji, umrah, dan yang lainya. Ditinjau dari aspek syariat, ibadah haji berhukum wajib, sedangkan dalam pelaksanaannya, ibadah haji menyimbolkan kewajiban agama dan budaya prestise sosial masyarakat. Hal ini terlihat dari adanya seremonial keberangkatan dan penyambutan para jamaah haji dalam budaya masyakarat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kontribusi ayat-ayat haji dan umroh di era pandemi terhadap kultur budaya masyarakat Indonesia perspektif tafsir al-Razi, mengenai hukum pelaksanaan ibadah haji, dengan menjadikan alasan keamanan terinfeksi virus mematikan sebagai fokusnya. Berbekal telusur kepustakaan (library research) dan pengamatan sosial, kajian ini dimunculkan. Hasil dari riset mengemukakan bahwa ketika tidak terpenuhinya rasa aman, alam berbagai faktor termasuk virus ini, maka haji tidak wajib dilaksanaka
Analisis Topik Tagar Covidindonesia pada Instagram Menggunakan Latent Dirichlet Allocation
In this era, technology is increasingly sophisticated, this is evidenced by the number of people using the internet via cell phones, laptops, and other communication tools. One of the developments of this technology is social media such as Instagram. Along with technological developments, Instagram users can upload and share photos and videos using hashtags (#) so that other users can find the results of their posts. Instagram has now become one of the social media used by more than 1 billion people in the world. In this study, the authors wanted to know the dominant topics discussed through the hashtag covidindonesia. This research was conducted using the Latent Dirichlet Allocation (LDA) method. The analysis was carried out after doing text mining on 84 captions from various users on Instagram. To determine the optimal number of topics, by looking at the value of perplexity and topic coherence. The results obtained are the top 5 topics that are the content material in the uploaded video. These topics include covidindonesia, covid_19, pandemics in Indonesia, and discussion of covid-19 virus mutations
Analisis Sentimen Tweet Tentang UU Cipta Kerja Menggunakan Algoritma SVM Berbasis PSO
Support Vector Machine (SVM) is one of the most widely used classification algorithms for sentiment analysis and has been shown to provide satisfactory performance. However, despite its advantages, the SVM algorithm still has weaknesses in selecting the right SVM parameters to optimize the performance. In this study, sentiment analysis was done with the use of data called tweets about Undang-Undang Cipta Kerja which reap many pros and cons by the people in Indonesia, especially the laborers. The classification method used in this study is the Support Vector Machine algorithm which is optimized using the Particle Swarm Optimization method for the SVM parameters selection in the hope of optimizing the performance generated by the SVM algorithm in sentiment analysis. The results of the study using 10 k-fold cross-validations using the SVM algorithm resulted in an accuracy of 92,99%, a precision of 93,24%, and a recall of 93%. Meanwhile, the SVM and PSO algorithms produce an accuracy of 95%, precision of 95,08%, and recall of 94,97%. The results show that the Particle Swarm Optimization method can overcome the weaknesses of the Support Vector Machine algorithm in the problem of parameter selection and has succeeded in improving the resulting performance where the SVM-PSO is more superior to SVM without optimization in sentiment analysis
Mechanical Analysis in Making Teh Tarik
Teh Tarik is a tea known as one of the typical Indian drinks. The purpose of this study, to determine the GLB and GLBB resulting from the manufacture of tensile tea, to determine the magnitude of the kinematic and gravitational forces when tea is poured from one glass to another with a fairly high distance. And also to motivate the MSME industry to produce better quality. With the result for GLB: 0.1541; 0.1111022224; 0.1087844444; 0.3073113139; 0.1111022224. And the results obtained for GLBB in a row for tables one to five 4.9142; 5.7649; 5.3892; 6.6331; 3.9648. 
PRODUCTIVITY ANALYSIS OF SPLIT STONE PRODUCTION USING OBJECTIVE MATRIX (OMAX) METHOD (A Case Study)
One of the building materials that has a high business prospect is split stone. Some building material management companies in one of their departments produce split stone, which in its production there are several types of products based on size to meet various consumer demands. In production, especially in the 2021 period, there will be fluctuating or uneven production levels, where in one month there will be high production, and in another period there will be a decrease in production. Based on this, this study aims to analyze the calculation of productivity to identify what factors cause the productivity of split stone production to fluctuate. This research was assisted by using the objective matrix (OMAX) and fault tree analysis (FTA) methods. the results of the productivity recapitulation found that the attendance data component obtained an average score of 2.3 which is the lowest average when compared to other components. therefore with these results, attendance is the strongest factor affecting fluctuating productivity
ANALYSIS AND DESIGN OF ERGONOMIC WORK POSTURE IN CUTTING PART IN PT XYZ USING REBA METHOD
Human activity requires a tool that is designed or specifically designed to help work to be easier, safer and more comfortable, the right design can be obtained by applying anthropometry. Workers often experience complaints of pain in some parts of the body because work facilities are not ergonomic. The research objective is to obtain an ergonomic design of work facilities in accordance with anthropometry. Data collection is done by interviews, distributing questionnaires and taking data on the object of research. The results of data collection were tested for uniformity, adequacy, and normality, as well as calculating percentiles that were considered to represent the measured data. SNQ results indicate that workers are in the very painful category in the right upper arm, waist, right ankle, left ankle, left knee, right knee, left calf, right calf, left foot and right foot, which shows the working posture at the cutting station not ergonomic. The assessment of the level of work posture using the REBA method shows a high risk level of 7-9 meaning that workers need immediate improvement in the near future. The average workload with the 42% CVL method is in the category of improvement needed. The proposed work facility design is based on anthropometric principles, namely a work desk measuring 171.75 cm x 78.5 cm x 70.45 cm, a work chair 46.99cm x 31.67 cm x 45.25 cm, a storage box of 50 cm length and width 55 cm and trolley 76.58 cm x 60 cm x 77.07 cm