UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Sains dan Teknologi
Not a member yet
1440 research outputs found
Sort by
Lean Approach of Pharmaceutical Installations At Hospital ABC Purbalingga to Increase Pharmacy Service Efficiency
A good pharmacy quality services are intended to the pharmaceutical product which is well prepared, stored, distributed, dispensed and discarded. However, these days services are assessed through medication availability, waiting time and user satisfaction. Therefore, hospitals need to make continuous quality improvements to the process of service, facilities, utilities, and health workers. This research aims to propose improvements to hospital pharmacy services quality by using Lean approaches in reducing services waiting time of concoction medicine. A case study was at Hospital ABC at Central Java, conducted in February-April 2019. There is a crucial problem was the prescription drug waiting time of concoction medicine. This study begins with process flow analysis and waste identification by interviewing with stakeholders of the hospital. Non-value added and value-added activities been divided, then time measurement in each activity is carried out with a time study method, to get the actual time of compounding the drug. Current state flow was mapped using value stream mapping tools, and future state flow map was recommended. Using lean tools, value-added activities have been identified and process time in future state map optimized to 47%. By using 5-why’s root cause analysis, problems identified and improvement of visual management were recommended
AL-I’JAZ AL-‘ILMI AL-QUR’AN DAN PENGEMBANGAN SAINS
The discourse on al-i\u27jaz al-\u27ilmi is a contemporary issue in the i\u27jaz al-Qur\u27an, especially if it is associated with the discourse on the integration of science and religion. This is in line with the view that the Qur\u27an contains al-i\u27jaz al-\u27ilmi, so that it provides motivation and guidance for the development of science. However, mistakes in integrating science and religion will give birth to "pseudoscience" which of course is not scientific. Even more than that, a person will be trapped in the "religionization" of science or the "science" of religion which assumes that religion and science can complement, and correct each other. Therefore, within the framework of the Philosophy of Science with library research, this article presents a study on the possibility of developing al-Qur\u27an-based science. Although all this time efforts have been made to root out scientific findings in the Qur\u27an, from the perspective of the Philosophy of Science, it is not necessarily a Qur\u27an-based science, it may even be that it is not science, but just a layman\u27s choice that is indeed non-scientific. There is a pattern of developing science, although it is based on religion, but still has scientific value, consisting of three layers of philosophical bases, namely a theoretical framework, a scientific paradigm, and a theological basis. By carefully following this pattern, the development of science can not only avoid pseudoscience, but will also give birth to science with high scientific value within the framework of the Qur\u27an. Then the development project is carried out with institutional-collective-cultural wor
MENGGALI NILAI-NILAI MODERATISME ISLAM DALAM ILMU BIOLOGI
Pembahasan mengenai moderatisme Islam selama ini cenderung hanya bergaung pada ranah pemikiran keagamaan saja, seperti pembahasan mengenai pertentangan pemikiran liberal-radikal, hubungan antara agama dan negara, hubungan antar pemeluk agama, dan lainnya. Padahal nilai-nilai Islam sesungguhnya bersifat menyeluruh, tidak hanya berkutat pada masalah keagamaan saja, namun juga mencakup masalah-masalah lain seperti masalah ilmu kealaman dan kesehatan. Atas dasar itu, maka penelitian ini bertujuan untuk: 1). mengetahui makna dan kontekstualisasi nilai moderatisme Islam; dan 2). menggali nilai-nilai moderatisme Islam dalam ilmu Biologi. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka. Teknik pengambilan data dilakukan dengan metode dokumentasi pada referensi-referensi yang terkait dengan tema penelitian. Teknik analisis data yang dilakukan menggunakan model Miles and Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: 1). nilai moderatisme Islam bermakna sikap positif yang menjaga segala sesuatu seimbang, tidak berlebihan atau terlalu condong pada suatu sisi. Kontekstualisasi nilai moderatisme Islam tidak hanya untuk urusan akhirat saja, namun juga urusan duniawi. 2). nilai-nilai moderatisme Islam yang dapat diambil dari objek kajian biologi diantaranya adalah dalam hal: a). pentingnya menjaga kesetimbangan ekosistem; b). pentingnya menjaga keseimbangan nutrisi; c). pentingnya menjaga keseimbangan cairan tubuh; dan d). pentingnya menjaga keseimbangan elektrolit tubuh
ANALISIS METALURGI MENURUT ILMU KIMIA DAN PERSPEKTIF AL-QURAN: TINJAUAN SURAT AL-KAHFI AYAT 96-97
Dalam Islam, pemeluknya dituntut untuk belajar dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Pengetahuan manusia terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman dan ditemukannya rahasia alam. Al-Quran sebagai sumber hukum dan petunjuk yang menjelaskan kehidupan manusia agar dapat menjalani kehidupan di dunia ini secara harmonis, terarah dan bahagia. Kitab suci Al-Qur\u27an diturunkan dalam bahasa yang terkadang sangat sulit dipahami, maka manusia sebagai makhluk yang dikaruniai akal pikiran telah diperintah untuk menelaah bahasa Al Quran dengan ilmu pengetahuannya. Logam adalah salah satu unsur kimia yang cukup berlimbah di alam, kebermanfaatan logam sudah mulai dikenal sejak jutaan tahun lalu. Metalurgi adalah ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan logam dan pembentukannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tafsir ayat suci Al Quran yang berkaitan dengan metalurgi, lalu mengintegrasikan ayat tersebut dengan ilmu sains khususnya kimia. Salah satu penerapannya terdapat dalam Al Quran surat al-Kahfi ayat 96-97 yang membahas tentang pendirian benteng Iskandar Zulkarnain. Benteng anti korosi buatan Iskandar Zulkarnain ini adalah ilham dari Allah SWT langsung untuk melindungi kaum yang lemah dari kekejaman Bangsa Ya’juj dan Ma’juj yang terbuat dari campuran peleburan besi dan tembaga, dimana dalam ilmu kimia hal tersebut disebut dengan peristiwa elektrokimia
SOLUSI PERMASALAHAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN PADA PENDIDIKAN ISLAM DENGAN LITERASI DIGITAL DAN PEMBERIAN NILAI PADA TEKNOLOGI MELALUI JALAN INTEGRASI QUANTUM
Abstrak. Teknologi pembelajaran dalam pendidikan Islam belum dimanfaatkan secara optimal, terlihat dari berbagai problem teknologi yang dihadapi pendidikan Islam, padahal kehadiran teknologi dalam pendidikan islam menjadi sesuatu yang niscaya di era revolusi industri 4.0. Dikotomi Sains dan Agama ditengarai sebagai pokok pangkal permasalahan ini, selanjutnya pandangan teknologi bebas nilai vis a vis dengan teknologi sarat nilai pun turut mengemuka. Penelitian ini bertujuan untuk melihat problem teknologi pembelajaran dalam pendidikan Islam dan solusi alternatif pemecahan masalah melalui jalan integrasi quantum. Metode dalam penelitian ini ialah studi kepustakaan dengan teknik konten analisis. Hasil penelitian menunjukkan pertama, problem teknologi pembelajaran dalam pendidikan Islam berupa kurangnya kompetensi SDM yang menguasai teknologi, ketidakmerataan akses teknologi, dan kurangnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Ketiganya berpangkal pada pandangan buruk terhadap teknologi. Kedua, solusi alternatif yang ditawarkan yakni penguatan literasi digital oleh Bawden yang terdiri atas kemampuan dasar literasi, latar belakang pengetahuan informasi, serta sikap & perspektif informasi ditambah dengan pemberian nilai islami pada teknologi menurut Hamid Fahmy Zarkasyi melalui perubahan wordview dan penerapan prinsip mashlahah dalam aktivitas teknologis. Keduanya bergerak saling mendekat dalam satu tarikan nafas melalui jalan integrasi quantum. Kesimpulan penelitian ini literasi digital dipadukan dengan pemberian nilai pada teknologi melalui jalan integrasi quantum dapat menyelesaikan pokok permasalahan teknologi dalam pendidikan Islam, sehingga pendidikan Islam tetap mampu menjawab tantangan zaman tanpa tercerabut dari nilai-nilai Islam.
Kata kunci: Integrasi Quantum, Literasi Digital, Nilai Teknologi, Teknologi Pembelajaran
PENYEMBUHAN JERAWAT DENGAN BINAHONG DAN KETERKAITANNYA DENGAN ISLAM
Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang sering dialami oleh kebanyakan orang. Islam telah menjelaskan bahwa setiap penyakit pasti terdapat obatnya. Binahong merupakan tanaman rambat yang dapat tumbuh di iklim tropis maupun subtropis sehingga keberadaannya cukup mudah ditemukan dimanapun. Tetapi daun binahong kurang mendapat perhatian masyarakat. Tanaman ini tidak sepopuler tanaman obat lainnya, padahal banyak manfaat yang dapat diperoleh dari tanaman ini salah satunya sebagai obat jerawat. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan keterkaitan pernyataan dalam Islam mengenai pengobatan dan bahwa setiap penyakit terdapat obatnya dalam hal ini binahong untuk menyembuhkan jerawat. Penulisan karya ilmiah ini menggunakan metode uji laboratorium dan literatur review. Hasil penelitian yang telah dilakukan membuktikan bahwa daun binahong mengandung antibakteri yang mampu membunuh bakteri penyebab jerawat. Maka dapat disimpulkan bahwa pernyataan Islam mengenai setiap penyakit terdapat obatnya dalam penelitian ini terbukti benar dengan efektifnya binahong untuk menyembuhkan jerawat.
Kata kunci: Binahong, Jerawat, Isla
The Relational Data Model on The University Website with Search Engine Optimization
The visibility of a university’s website on the search engine becomes an essential factor to reach a wider audience. One way to improve the visibility of a website is through Search Engine Optimization (SEO). University’s website development with SEO is inseparable from the data model because SEO supporting factors are parts of the consideration in the components and structure of the data model. This study aims to build a data model for a university website accompanied by SEO. The relational data model is used in this study based on the performance and maturity in defining schema-based design. This study was conducted through four sequential stages: literature review, planning, implementation, and evaluation. The resulting relational data model is one that has accommodated four supporting factors for SEO, namely Meta description, Meta keywords, URL structure, and image description. This study has succeeded in building a relational data model at the abstraction level of conceptual and logical. In the conceptual data model, one entity and 11 attributes are formed. The logical data model was implemented in independent work environments using RelaX and operational requirements can be fulfilled by representing each table or relationship in the schema using relational algebra
A Preliminary Study of the Integration of Big Data to Answer the Challenges of Islamic Education in the Technological Age
Along with the rapid development of technology, individuals today are required to align every aspect of their lives with the technological developments of the industrial revolution 4.0, consisting of artificial intelligence, the internet of things, and big data presented in society. Notably, it was related to education, including Islamic education, which frequently stereotyped about delays in responding to globalization\u27s challenges. This preliminary study aims to encourage empirical research that is still lacking by exploring the role of big data in Islamic education and combining data from general education that has similar a core. The study focused on using the scoping review method as a part of a literature review. As a result of this study, there are four impacted factors for strengthening the usage of big data: the performance and behavior factors of learning; the storage of education data; the update in the education system; and the use of big data in the education curriculum. Future studies should begin empirical research to elaborate more on these four impacted factors practically.
Tinjauan Perspektif Islam dan Sains: Penggunaan Kulit Ikan Nila sebagai Alternatif Bahan Baku Gelatin Halal
Produk gelatin impor secara umum belum terjamin status kehalalannya karena menggunakan bahan babi dalam proses pembuatannya. Limbah kulit ikan nila di Indonesia masih belum dimanfaatkan secara optimal, padahal kandungan protein pada kulit ikan nila cukup tinggi. Penelitian bertujuan untuk menjelaskan potensi pemanfaatan kulit ikan nila sebagai gelatin halal yang ditinjau dalam perspektif Islam dan sains. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahan dasar merupakan salah satu faktor kehalalan gelatin dan berdasarkan QS. Al Maidah: 96 bahwa kehalalan semua ikan termasuk ikan nila sudah terjamin halal bahkan ketika menjadi bangkai sekalipun. Protein yang terkandung pada ikan nila sebagai sumber gelatin memiliki persentase yang lebih tinggi dari jenis ikan lainnya sebesar 1,5% yang menyebabkan rendemen ikan nila lebih tinggi terutama pada bagian kulit. Metode penelitian berdasarkan hasil dari studi literatur. Ikan nila memiliki kekuatan gel gelatin sebesar 178,11 bloom. The Gelatin Manufacturers Institute of America GMIA (2019) menyatakan nilai kekuatan gel, viskositas, pH gelatin yang memenuhi standar sebesar 50-300 bloom, 15-75 mps dan 3,8-7,5. Kekentalan pada gel gelatin ikan nila sangatlah baik yang didukung dengan rendahnya tingkat kerapuhan dan ekstensibel gelatin yang terjaga, dapat dilihat pada nilai viskositas dengan hasil 66,33±3,51 sehingga kulit ikan nila sangat berpotensi sebagai alternatif bahan baku gelatin halal.
[In general, imported gelatin products are not guaranteed halal status because they use pork in the manufacturing process. Tilapia skin waste in Indonesia is still not used optimally, even though the protein content in tilapia skin is quite high. This study aims to explain the potential use of tilapia skin as halal gelatin which is reviewed from the perspective of Islam and science. The results of this study indicate that the basic ingredient is one of the halal factors of gelatin and is based on QS. Al Maidah: 96 that the halalness of all fish including tilapia is guaranteed to be halal even when it becomes a carcass. The protein contained in tilapia as a source of gelatin has a higher percentage than other types of fish by 1.5% which causes higher fish yields, especially in the skin. The research method is based on the results of the literature study. Tilapia has a gelatin gel strength of 178.11 blooms, the Gelatin Manufacturers Institute of America GMIA (2019) stated that the gel strength, viscosity, pH values of gelatin meet the standards are 50-300 bloom, 15-75 mps, and 3.8-7, 5. The viscosity of the tilapia gelatin gel is very good which is supported by the low level of brittleness and extensibility of the gelatin that is maintained, it can be seen in the viscosity value with the results of 66.33±3.51 so that tilapia skin is very potential as an alternative raw material for halal gelatin.
REKONTRUKSI DAKWAH DI MEDIA SOSIAL DALAM MEMPENGARUHI KESEHATAN MENTAL DI MASA PANDEMI COVID-19
Virus Covid-19 di Indonesia telah menyebar menjadi Pandemi. Pemerintah melakukan berbagai upaya pembatasan kegiatan masyarakat untuk menekan kasus Covid-19. Kebijakan pembatasan berimbas pada tertundanya kegiatan sosial di masyarakat yang kemudian dilakukan melalui daring. Penggunaan media sosial secara masif di masa pandemi berdampak pada kesehatan mental yang disebabkan rasa cemas, takut, dan sedih yang berlebihan. Pemahaman terhadap keagamaan dapat menjadi solusi untuk mengatasi problematika kesehatan mental dalam penggunaan media sosial di masa pandemi Covid-19.Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan kepustakaan, yakni dengan melakukan telaah pustaka berbagai sumber penelitian dan konten media sosial berdasarkan situasi dan kondisi. Analisis data yang digunakan yakni Miles and Huberman. Sedangkan untuk mendapatkan keabsahan data menggunakan tiangulasi data. Sehingga data yang ditampilkan dapat teruji kebenarannya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kesehatan mental melalui media sosial yang mempengaruhi kepercayaan keagamaan pada masa pandemi Covid-19. Penggunaan media sosial dapat menjadi tolak ukur efek yang timbul bagi kesehatan mental setiap individu yang dipengaruhi adanya kepercayaan keagamaan sebagai alat kontrol penyebaran informasi yang belum terbukti sumber kebenarannya.
Kata Kunci: Kesehatan Mental, Media Sosial, Kepercayaan Agama, Covid-1