Universitas Kristen Indonesia

Universitas Kristen Indonesia: Institutional Repository
Not a member yet
    13340 research outputs found

    Dampak Postingan Akun Jurnalisme Warga @infodepok_id Terhadap Tingkat Kewaspadaan Pengikut

    Full text link
    Maraknya peristiwa atau kejadian yang merugikan masyarakat seperti pencurian, perampokan, pembegalan, kebakaran, banjir dan lainnya yang membahayakan mengharuskan masyarakat untuk waspada dan berhati-hati. Setiap orang dapat mengetahui peristiwa atau kejadian ini dengan cepat melalui media sosial. Dengan perkembangan teknologi dan media memungkinkan setiap orang dapat melihat informasi berdasarkan realita nyata seperti dalam akun jurnalisme warga berbasis sosial kemasyarakatan @infodepok_id. Ini menjadi bagian dari praktek new media di mana informasi yang dibagikan dapat ditemukan di internet dan penyajiannya dalam bentuk video, audio, hingga foto. Tujuan dari penelitian ini dilakukan yaitu untuk mengetahui dampak postingan yang dibagikan oleh akun @infodepok_id, apakah dengan melihat postingan akan meningkatkan kewaspadaan pengikutnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode survey dalam bentuk kuesioner. Kemudian, sampel dari penelitian berjumlah 100 responden ialah pengikut akun @infodepok_id dan tinggal di wilayah Depok. Setelah dilakukan pengolahan data, diperoleh hasil bahwa terdapat dampak yang dirasakan para responden yang merupakan pengikut akun setelah melihat postingan berupa foto atau video yang berkaitan dengan informasi seputar kejadian atau peristiwa yang terjadi di wilayah Depok. Hasilnya dibuktikan dengan bantuan SPSS. Salah satunya uji koefisien determinasi menunjukkan persentase dampak dari postingan akun terhadap kewaspadaan sebesar 43,3%. Kemudian, hasil uji T menunjukkan hasil t hitung yang diperoleh lebih besar dari t tabel yang ditentukan yaitu 8,667 > 1,661. Serta hasil uji korelasi pearson menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara variabel x yaitu postingan dan variabel y yaitu kewaspadaan sebesar 0,659. Kata kunci: Jurnalisme Warga, Kewaspadaan, Media, Postingan / The rise of incidents or occurrences that are detrimental to society, such as theft, robbery, muggings, fires, floods and other dangerous events, requires the public to be alert and careful. Everyone can find out about this event or incident quickly through social media. With the development of technology and media, it is possible for everyone to see information based on real reality, such as in the social-based citizen journalism account @infodepok_id. This is part of new media practices where the information shared can be found on the internet and presented in the form of video, audio and photos. The purpose of this research was to determine the impact of posts shared by the @infodepok_id account, whether seeing the posts would increase the awareness of followers. This research uses a quantitative approach and survey methods in the form of a questionnaire. Then, the research sample consisted of 100 respondents who were followers of the @infodepok_id account and lived in the Depok area. After processing the data, the results were obtained that there was an impact felt by respondents who were followers of the account after seeing posts in the form of photos or videos related to information about incidents or events that occurred in the Depok area. The results are realized with the help of SPSS. One of them is the determination coefficient test showing the percentage impact of account posts on alertness of 43,3%. Then, the results of the T test show that the t-count results obtained are greater than the specified t table, which is 8,667> 1,661. And the results of the Pearson Correlation test show a strong relationship between the x variable, namely posts, and the y variable, namely alertness, of 0,659. Keywords: Citizen Journalism, Awareness, Media, Post

    Homo Economicus Neoliberal: Ekspansi Ekonomi Digital Tiongkok di Indonesia

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan faktor-faktor di balik kesuksesan Tiongkok dalam menguasai ranah e-commerce di Indonesia. Dengan menggunakan konsep homo economicus dalam kerangka teori neoliberalisme, serta metode genealogi menurut Michel Foucault, temuan di balik faktor kesukesan tersebut terbagi menjadi dua. Pertama, dominasi tersebut berhasil karena masyarakat Indonesia telah mengalami proses pembentukan sebagai subjek Homo Economicus, terutama sejak pasca krisis ekonomi 1998 yang mendorong terbukanya pasar Indonesia terhadap logika neoliberal. Kedua, keberhasilan e-commerce Tiongkok juga ditopang oleh strategi platform yang terafiliasi dengan negara tersebut, seperti Shopee, Lazada, dan TikTok Shop dalam menghadirkan diskon besar-besaran, promo eksklusif, dan algoritma personalisasi yang memperkuat perilaku konsumtif dan kalkulatif. Kombinasi keduanya membuat masyarakat tidak hanya sebagai konsumen pasif, tetapi juga menjadi subjek rasional yang secara tidak sadar mendukung dominasi digital asing. Penelitian ini juga menelusuri fondasi genealogis dari ekspansi digital Tiongkok melalui program-program domestik seperti Project 863, Made in China 2025, dan China Standards 2035, yang menjadi dasar bagi inisiatif Digital Silk Road (DSR)./This study aims to uncover the factors behind China's success in dominating the e-commerce sector in Indonesia. Using the concept of Homo Economicus within the framework of neoliberalism, along with Michel Foucault’s genealogical method, the findings reveal two main factors. First, this dominance was made possible by the formation of Indonesian society as Homo Economicus subjects, especially after the 1998 monetary crisis, which opened Indonesia’s market to neoliberal logic. Second, China’s e-commerce success is also supported by the strategies of state-affiliated platforms such as Shopee, Lazada, and TikTok Shop, which offer massive discounts, exclusive promotions, and personalized algorithms that reinforce consumerist and calculative behavior. The combination of these factors transforms society from passive consumers into rational subjects who unconsciously support foreign digital domination. This research also traces the genealogical foundation of China’s digital expansion through domestic initiatives such as Project 863, Made in China 2025, and China Standards 2035, which serve as the groundwork for the Digital Silk Road (DSR) initiative

    Pengelolaan Event Stage Breakers 2025 Untuk Mendorong Kreatifitas Generasi Z dalam Bermusik

    Full text link
    Kegiatan ini bertujuan untuk mengeksplorasi sekaligus mengaplikasikan peran Pengorganisasian dalam penyelenggaraan kompetisi musik band Stage Breakers: Break Boundaries With Our Voice-2025 dengan tujuan untuk mendorong minat dan bakat dalam bidang musik khususnya musik band. Tujuan utama event ini adalah untuk membangun minat dan bakat masyarakat Generasi Z dalam berkreativitas musik khususnya musik band, serta dapat memperluas relasi peserta maupun penyelnggara dengan mitra yang bekerja sama dengan event Stage Breakers, menciptakan hiburan, dan memberikan penghargaan serifkat sebagai bentuk dukungan kepada peserta. Kegiatan ini dilakukan dengan melalui proses penting salah satunya Kerjasama dengan pihak sponsor yang menjadi mitra dalam event. Hasil yang di dapat menunjukkan bahwa Pengorganisasian berperan penting dalam memastikan kelancaran event, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan. Pengorganiasian Event harus memastikan bahwa pengeloaan teknis, sponsor, hingga sumber daya mausia dapat terorganisir dengan baik, Pengorganisasian Event memastikan pengelolaan dapat memenuhi tujuan yang sudah ditetapkan. Kesimpulannya, pengorganisasian dalam event Stage Breakers: Break Boundaries With Our Voice-2025 sangat penting dalam mencapai tujuan yang telah direncanakan atau ditetapkan dan memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi peserta. Kata Kunci: Kompetisi Musik Band, Musik Band, Pengorganisasian Event ///// This activity aims to explore and apply the role of organizing in the implementation of the music band competition Stage Breakers: Break Boundaries With Our Voice-2025, with the theme of encouraging interest and talent in the field of music, especially band music. The main objective of this event is to foster the interest and talent of the Z Generation in musical creativity, especially in band music as well as to expand networks of both participants and organizers with partners collaborating in the Stage Breakers event, create entertainment, and provide certificate awards as a form of suppot for the participants. This activity is carried out through important processes, one of which is collaboration with sponsors who act as partners in the event. The results show that organizing plays a crucial role in ensuring the smooth running of the event, from preparation to execution. Event organizing must ensure that technical management, sponsorship, and human resources are well-organized. Effective event organization guarantees that management can meet the predetermined objectives. In conclusion, organizing the Stage Breakers: Break Boundaries With Our Voice- 2025 event is essential in achieving the planned goals and providing a valuable experience for participants. Keywords: Music Band Competition, Music Band, Event Organizin

    Kekecewaan Pemuda Terhadap Presiden Olusegun Obasanjo: Boko Haram Akibat Westernisasi Di Nigeria

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembentukan dan perkembangan Boko Haram sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan westernisasi yang diterapkan oleh Presiden Olusegun Obasanjo di Nigeria. Permasalahan utama yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana kebijakan modernisasi ekonomi dan pendidikan yang bercorak Barat menimbulkan kekecewaan dan frustasi di kalangan pemuda Muslim Nigeria Utara, yang kemudian menjadi pemicu lahirnya gerakan radikal Boko Haram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Data diperoleh melalui studi literatur yang mencakup buku, jurnal ilmiah, laporan organisasi internasional, serta artikel berita. Tiga pendekatan teoritik digunakan untuk menganalisis fenomena ini: teori Frustrasi-Agresi oleh Johannes Breuer, konsep Non Traditional Security (NTS) oleh Scott Romaniuk, dan teori Transnational Radicalism oleh Margaret Keck. Hasil penelitian menunjukkan bahwa westernisasi yang dilakukan Obasanjo melalui privatisasi, deregulasi pasar, serta pendidikan sekuler gagal memperhatikan konteks sosial dan budaya masyarakat utara yang memiliki akar Islam kuat. Ketimpangan pembangunan antara utara dan selatan serta diskriminasi struktural menyebabkan kekecewaan yang meluas di kalangan pemuda. Frustrasi sistemik ini menciptakan ruang subur bagi lahirnya agresi dalam bentuk perlawanan ideologis dan kekerasan kolektif. Boko Haram kemudian berkembang menjadi ancaman keamanan non-tradisional dan menjalin afiliasi transnasional dengan kelompok jihad global. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa marginalisasi sosial dan ekonomi akibat kebijakan westernisasi dapat menjadi pemicu utama radikalisasi. Studi ini menegaskan pentingnya pendekatan yang inklusif dan sensitif terhadap realitas lokal dalam perumusan kebijakan nasional. Kata Kunci: Boko Haram, Westernisasi, Frustrasi-Agresi, Keamanan Non Tradisional, Radikalisme Transnasional / This study aims to analyze the formation and development of Boko Haram as a form of resistance to the Westernization policies implemented by President Olusegun Obasanjo in Nigeria. The main problem addressed is how Western-style economic and educational modernization policies triggered frustration and disappointment among Muslim youth in Northern Nigeria, eventually leading to the rise of the radical group Boko Haram. The research adopts a qualitative approach using descriptive-analytical methods. Data were collected through literature review, including academic journals, books, international reports, and news articles. The study employs three theoretical frameworks: the Frustration-Aggression Theory by Johannes Breuer, the concept of Non-Traditional Security (NTS) by Scott Romaniuk, and the theory of Transnational Radicalism by Margaret Keck. Findings reveal that Obasanjo’s Westernization agenda, including privatization, market deregulation, and secular education, failed to consider the Islamic socio-cultural context of the northern region. Structural discrimination and development imbalance between the north and south led to widespread frustration among youth. This systemic frustration created fertile ground for aggression in the form of ideological resistance and collective violence. Boko Haram later evolved into a non-traditional security threat and formed transnational affiliations with global jihadist networks. The study concludes that socio-economic marginalization caused by exclusive Westernization policies can be a major catalyst for radicalization. It highlights the importance of inclusive and context-sensitive policy-making in multicultural and multi religious societies. Keywords: Boko Haram, Westernization, Frustration-Aggression, Non-Traditional Security, Transnational Radicalis

    PROSEDUR PERHITUNGAN DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 23 MASA PAJAK JANUARI-NOVEMBER 2023 ATAS JASA KONSULTASI OLEH PT X (STUDI PADA KANTOR KONSULTAN PAJAK X)

    Full text link
    Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk mempelajari cara menghitung dan melaporkan pajak penghasilan pasal 23 untuk jasa konsultasi yang diberikan oleh PT X, dengan menggunakan studi kasus di Kantor Konsultasi Pajak (KKP) X. Pajak penghasilan pasal 23 adalah pajak yang dikenakan atas uang yang diperoleh dari layanan, termasuk jasa konsultasi, yang diterima oleh wajib pajak di dalam negeri. Penelitian ini memakai metode kualitatif deskriptif dan pendekatan studi kasus, dengan cara mengumpulkan data melalui wawancara, dokumentasi, dan pengamatan langsung terhadap aktivitas perpajakan di KKP X. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa KKP X telah memenuhi semua kewajiban pajaknya. Hasil studi mengindikasikan bahwa KKP X telah menjalankan prosedur perhitungan dan pelaporan pajak penghasilan pasal 23 sesuai dengan aturan pajak yang berlaku, mulai dari pemotongan hingga penyetoran dan pelaporan menggunakan e-Bupot. PT X telah melakukan pembayaran pajak dengan mengikuti ketentuan yang ada, di mana pembayaran dilakukan paling lambat pada tanggal 10 bulan berikutnya dan pelaporan paling lambat pada tanggal 20 bulan berikutnya, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 141/PMK. 03/2015. Kata kunci: Pajak Penghasilan Pasal 23, jasa konsultasi, PT X/ In general, this study aims to study how to calculate and report income tax article 23 for consulting services provided by PT X, using a case study at the Tax Consultation Office (KKP) X. Income tax article 23 is a tax imposed on money obtained from services, including consulting services, received by taxpayers in the country. This study uses a descriptive qualitative method and a case study approach, by collecting data through interviews, documentation, and direct observation of tax activities at KKP X. The findings of this study indicate that KKP X has fulfilled all its tax obligations. The results of the study indicate that KKP X has carried out the calculation and reporting procedures for income tax article 23 in accordance with applicable tax regulations, from deductions to deposits and reporting using e-Bupot. PT X has made tax payments in accordance with existing provisions, where payments are made no later than the 10th of the following month and reporting no later than the 20th of the following month, in accordance with the Regulation of the Minister of Finance Number 141/PMK. 03/2015. Keywords: Income Tax Article 23, consulting services, PT

    MASCULINITY IN ABSENCE AND MEMORY IN NIGHT SKY WITH EXIT WOUNDS BY OCEAN VUONG

    Full text link
    The study examines the intricate relationship between masculinity, absence, and memory as portrayed in Ocean Vuong's poetry collection, "Night Sky with Exit Wounds." The primary focus is to explore how familial absence, particularly the lack of paternal figures, shapes Vuong's conception of masculinity and how memory serves as a tool for reconstructing identity. The research aims to investigate the dual role of memory in both reinforcing and reshaping masculine identity, particularly through the lens of trauma and cultural dislocation. Employing a qualitative methodology, the study utilizes close textual analysis of selected poems, including "Aubade with Burning City," "Telemachus," "Someday I'll Love Ocean Vuong", and "My Father Writes from Prison," while integrating theoretical frameworks from masculinity studies and memory theory. The findings reveal that Vuong's portrayal of masculinity is characterized by vulnerability and emotional complexity, challenging traditional notions of manhood that emphasize stoicism and strength. The analysis demonstrates that absence is not merely a void but an active force that shapes identity, allowing for a redefinition of masculinity that embraces emotional depth and resilience. Ultimately, the study concludes that Vuong's work offers a nuanced understanding of masculinity as a dynamic process influenced by personal and cultural memories, suggesting that masculinity can be reimagined as a site of both fragility and strength. This research contributes to contemporary discussions on masculinity, particularly within marginalized and diasporic contexts, highlighting the importance of emotional awareness and historical consciousness in the construction of male identity./Penelitian ini meneliti hubungan rumit antara maskulinitas, ketidakhadiran, dan ingatan seperti yang digambarkan dalam kumpulan puisi Ocean Vuong, “Night Sky with Exit Wounds.” Fokus utamanya adalah untuk mengeksplorasi bagaimana ketidakhadiran keluarga, terutama kurangnya figur ayah, membentuk konsepsi Vuong tentang maskulinitas dan bagaimana ingatan berfungsi sebagai alat untuk merekonstruksi identitas. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran ganda memori dalam memperkuat dan membentuk kembali identitas maskulin, terutama melalui lensa trauma dan dislokasi budaya. Dengan menggunakan metodologi kualitatif, penelitian ini menggunakan analisis tekstual yang cermat terhadap puisi-puisi terpilih, termasuk “Aubade with Burning City”, “Telemachus”, “Someday I'll Love Ocean Vuong”, dan “My Father Writes from Prison”, sembari mengintegrasikan kerangka teori dari studi maskulinitas dan teori memori. Temuan-temuan tersebut mengungkapkan bahwa penggambaran maskulinitas Vuong dicirikan oleh kerentanan dan kompleksitas emosional, yang menantang gagasan tradisional tentang kejantanan yang menekankan ketabahan dan kekuatan. Analisis ini menunjukkan bahwa ketidakhadiran bukan sekadar kekosongan, melainkan sebuah kekuatan aktif yang membentuk identitas, yang memungkinkan pendefinisian ulang maskulinitas yang merangkul kedalaman emosional dan ketangguhan. Pada akhirnya, penelitian ini menyimpulkan bahwa karya Vuong menawarkan pemahaman yang bernuansa tentang maskulinitas sebagai sebuah proses dinamis yang dipengaruhi oleh ingatan pribadi dan budaya, menunjukkan bahwa maskulinitas dapat ditata ulang sebagai sebuah situs yang rapuh dan kuat. Penelitian ini berkontribusi pada diskusi kontemporer tentang maskulinitas, terutama dalam konteks marjinal dan diaspora, yang menyoroti pentingnya kesadaran emosional dan kesadaran historis dalam konstruksi identitas laki-laki

    Penerapan Unsur Perbuatan Melawan Hukum Dalam Penolakan Pengajuan Klaim Asuransi Cigna Premium Health (Studi Putusan: Nomor 192/Pdt.G/2021/PN JKT.SEL)

    Full text link
    Pada era modern saat ini asuransi sudah dijadikan kepentingan dalam kehidupan sosial. Dalam perkembangan kehidupan sehari-hari yang serba rumit terutama bagi perusahaan-perusahaan besar dan individu-individu yang mengharapkan hari esok yang lebih sejahtera dari hari ini, asuransi merupakan suatu keharusan. Tetapi nyatanya dalam suatu perjanjian asuransi sering kali terjadi suatu penolakan klaim. Fenomena ini menjadi menarik untuk dikaji lebih dalam karena melibatkan aspek keadilan bagi tertanggung dalam memperoleh haknya berdasarkan polis asuransi yang telah dibayar premi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dan sumber data yang digunakan berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier untuk mengidentifikasi permasalahan hukum. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, sangat penting keberadaan dari hukum yang tertulis, jelas, dan konsisten, khususnya dalam penolakan klaim asuransi yang melibatkan unsur perbuatan melawan hukum (PMH) sesuai Pasal 1365 KUH Perdata. Meskipun KUHD dan UU No. 40 Tahun 2014 tidak secara eksplisit menyebut perbuatan melawan hukum, keduanya tetap berperan dalam menegaskan unsur-unsur perbuatan melawan hukum pada praktik penolakan klaim asuransi. / In the modern era, insurance has become an essential aspect of social life. As daily life grows increasingly complex, particularly for large corporations and individuals who aspire to a better future, insurance is regarded as a necessity. Nevertheless, in practice, disputes frequently arise concerning the rejection of insurance claims. This phenomenon is of particular interest for further study, as it involves issues of justice for the insured in obtaining their rights under an insurance policy for which premiums have been paid. This research employs a normative legal research method, and using primary, secondary, and tertiary legal materials to identify and analyze the relevant legal issues. Based on the findings, the existence of clear, written, and consistent legal provisions is crucial, especially regarding the rejection of insurance claims involving elements of unlawful acts (onrechtmatige daad) as stipulated in Article 1365 of the Indonesian Civil Code. Although the Indonesian Commercial Code and Law No. 40 of 2014 do not explicitly mention unlawful acts, both play a significant role in affirming the elements of unlawful acts in the context of insurance claim rejections

    ANALISIS YURIDIS TERHADAP SYARAT KEWAJIBAN MENJADI ANGGOTA ASOSIASI DALAM MEMPEROLEH SURAT IZIN PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN (STUDI PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG TERHADAP PT SENTOSAKARYA ADITAMA DALAM PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 64 P/HUM/2022)

    No full text
    Judul Tesis : Analisis Yuridis Terhadap Syarat Kewajiban Menjadi Anggota Asosiasi Dalam Memperoleh Surat Izin Penempatan Pekerja Migran (Studi Putusan PT Sentosakarya Aditama Dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 64 P/HUM/2022) Kata Kunci : Studi kasus, Hukum Perusahaan, Hak uji materi Pengiriman pekerja migran Indonesia ke luar negeri melalui beberapa proses dimulai dari proses rekrutmen pekerja migran, lalu proses penentuan penempatan apabila pekerja migran telah memenuhi persyaratan yang ada, lalu penampungan dan pengiriman ke negara tempat bekerja. Pengiriman pekerja migran Indonesia dilakukan oleh pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dan pihak swasta melalui perusahaan Jasa Pengerah dan Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang memiliki ijin usaha. Penelitian ini befokus kepada kasus PT Sentosakarya Aditama sangat dirugikan atas berlakunya Lampiran I Bab III.A tentang Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia dan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kerja, khususnya pada Angka (1) huruf c, huruf k dan Angka (2) Kepmenaker Nomor 291 Tahun 2018 yang masing-masing mengatur kewajiban untuk memenuhi persyaratan telah melaksanakan penempatan PMI di Arab Saudi pada pengguna perseorangan sedikitnya 5 (lima) tahun, memiliki surat/bukti keanggotaan dalam Asosiasi, serta berlakunya ketentuan yang mengatur Asosiasi bertanggung jawab atas penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia yang dilaksanakan oleh anggotanya. Berlakunya ketentuan itu secara langsung menghalangi hak PT Sentosakarya Aditama dan P3MI lainnya untuk dapat berpartisipasi dalam mengirimkan PMI ke Kerajaan Arab Saudi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian normatif yang dilakukan sebagai upaya untuk mendapatkan data yang diperlukan sehubungan dengan permasalahan. Data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Di samping itu juga digunakan data primer sebagai pendukung bahan hukum data sekunder. Untuk analisis data dilakukan dengan metode analisis yuridis kualitatif. Dari hasil penelitian dapat diperoleh hasil analis, yakni Asosiasi memiliki kekuasaan untuk secara langsung maupun secara tidak langsung untuk menentukan dan memilih siapa saja P3MI yang akan berpartisipasi dalam mengirimkan PMI ke Kerajaan Arab Saudi. Kata Kunci: Studi putusan, hukum Perusahaan, Hak uji materi / Thesis Tite Keyword : Juridical Review of The Requiremnet for Obligation to Become an Association Member in Obtaining a Migrant Worker Placement Permit For Migrant Worker Placement Companies (Supreme Court Ruling Study of PT SENTOSAKARYA ADITAMA In The Supreme Court Ruling Number 64 P/HUM/2022) : Case Study, Corporate Law, Judicial Review Rights Sending Indonesian Migrant Workers abroad through several processes Starting from the Migrant Worker recruitment process, then the process of determining placement if the Migrant Worker has met the existing requirements, then shelter and sending to the country of work. Sending Indonesian Migrant Workers is carried out by the government through the Manpower and Transmigration Service (Disnakertrans) and the private sector through the Indonesian Migrant Worker Placement and Service Company (PJTKI) which has a business license. This study focuses on the case of PT Sentosakarya Aditama which is greatly disadvantaged by the enactment of Attachment I Chapter III.A concerning Indonesian Migrant Worker Placement Companies and Job Education and Training Institutions, especially in Number (1) letter c, letter k and Number (2) of the Minister of Manpower Decree Number 291 of 2018 which each regulates the obligation to meet the requirements to have carried out the placement of PMI in Saudi Arabia for Individual Users for at least 5 (five) years, have a letter/proof of membership in the Association, and the enactment of provisions that regulate the Association is responsible for the placement and protection of Indonesian Migrant Workers carried out by its members. That the enactment of this provision directly hinders the rights of PT Sentosakarya Aditama and other P3MIs to be able to participate in sending PMI to the Kingdom of Saudi Arabia. For PT Sentosakarya Aditama and P3MI. The method used in this study is normative research which is carried out as an Effort to obtain the necessary data in connection with the problem. The data used is secondary data consisting of primary legal materials and secondary legal materials. In addition, primary data is also used to support secondary legal data materials. For data analysis, a qualitative legal analysis method was used. From the research results, namely that the Association has the power to directly or indirectly determine and select which P3MIs will participate in sending PMI to the Kingdom of Saudi Arabia. Key Word: case study, corporate law, Judicial review right

    TINJAUAN YURIDIS UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2023 TENTANG CIPTA KERJA TERHADAP PENYELENGGARAAN PERIZINAN BERUSAHA BERBASIS RISIKO SEKTOR KESEHATAN DI BIDANG APOTEK = JURIDICAL REVIEW OF LAW NUMBER 6 OF 2023 CONCERNING EMPLOYMENT COPYRIGHT ON THE IMPLEMENTATION OF RISK-BASED BUSINESS LICENSING IN THE HEALTH SECTOR IN THE FIELD OF PHARMACY

    No full text
    Apotek merupakan sarana penting dalam pengadaan obat dan pelayanan kesehatan. Namun, mendirikan usaha apotek memiliki risiko tinggi dan memerlukan izin usaha dan izin praktik apoteker. Namun, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 mengenai Cipta Kerja mengalami penolakan oleh Mahkamah Konstitusi, yang berdampak pada penerbitan kembali aturan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023. Hal ini juga berdampak pada peraturan yang mengatur izin usaha, terutama dalam sektor kesehatan seperti apotek. Teknologi digital juga diterapkan dalam melaksanakan perizinan usaha dengan adanya Sistem OSS. Untuk usaha apotek, pelaku usaha harus memahami kode KBLI yang sesuai dan prosedur pengajuan perizinan yang benar. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerbitan kembali aturan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 terhadap aturan perizinan usaha apotek. Penelitian ini menggunakan bentuk penelitian yuridis normatif yang mengacu kepada norma hukum yang berkembang, seperti peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan. Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Data yang akan digunakan adalah data sekunder dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier, seperti undang-undang, regulasi, buku, makalah, jurnal, dan sumber-sumber lainnya. Teknik pengumpulan data yang akan digunakan adalah studi dokumen. Metode analisis yang akan digunakan adalah metode analisis kualitatif untuk menganalisis aspek sosial dari implikasi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 terhadap Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko Sektor Kesehatan terhadap Apotek yang didasarkan pada bahan-bahan hukum. Setelah dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, terjadi perubahan signifikan pada mekanisme perizinan berusaha di Indonesia. Perizinan usaha berbasis risiko diberlakukan untuk mendukung penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah. Proses perizinan dilakukan berdasarkan tingkat risiko, dengan NIB sebagai legalitas untuk memulai dan menjalankan usaha. Konsep ini mengatur fungsi NIB dan kemudahan perizinan berusaha lainnya dari pemerintah. Permenkes Nomor 14 Tahun 2021 mengatur standar kegiatan usaha dan produk pada penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko sektor kesehatan, termasuk apotek. Maka pelaku usaha apotek dihimbau untuk menyesuaikan diri dengan peraturan perizinan usaha dan memastikan kepastian hukum dalam perizinan usaha apotek. Kata Kunci: Cipta Kerja, Perizinan Berusaha, Berbasis Risiko, Sektor Kesehatan, Apotek / Pharmacies are an important tool in the provision of medicines and health services. However, establishing a pharmacy business has high risks and requires a business licence and pharmacist practice permit. However, Law No. 11 of 2020 on Job Creation was rejected by the Constitutional Court, which resulted in the reissuance of the regulation in Law No. 6 of 2023. This has also impacted the regulations governing business licences, especially in the health sector such as pharmacies. Digital technology is also applied in implementing business licences with the OSS System. For the pharmacy business, business actors must understand the appropriate KBLI code and the correct licensing application procedure. Therefore, this research aims to analyse the impact of the reissuance of the rules in Law Number 6 of 2023 on the pharmacy business licensing rules. This research uses a form of normative juridical research that refers to developing legal norms, such as laws and court decisions. The approach methods used are statute approach and conceptual approach. The data to be used is secondary data from primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials, such as laws, regulations, books, papers, journals, and other sources. The data collection technique that will be used is document study. The method of analysis that will be used is the qualitative analysis method to analyse the social aspects of the implications of Law Number 6 of 2023 on the Implementation of Risk-Based Business Licensing in the Health Sector for Pharmacies based on legal materials. After the issuance of Law Number 6 of 2023, there have been significant changes to the business licensing mechanism in Indonesia. Risk-based business licensing is enforced to support job creation and empowerment of micro, small and medium enterprises. Permenkes Number 14 of 2021 regulates the standards of business activities and products in the implementation of risk-based business licensing in the health sector, including pharmacies. So pharmacy business actors are encouraged to adjust to business licensing regulations and ensure legal certainty in pharmacy business licensing. Keywords: Job Creation, Business Licensing, Risk-Based, Health Sector, Pharmac

    Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kasus Epicondtlitis Lateralis Humeri Dextra

    No full text
    Latar Belakang: Epicondylitis lateralis humeri , atau lebih dikenal sebagai "tennis elbow", merupakan suatu kondisi cedara yang dikarenakan kontraksi eksentrik dari tendon extensor carpi radialis brevis yang berlebihan, Keluhan ini sering dijumpai pada individu yang melakukan aktivitas fisik berat atau gerakan berulang, baik dalam pekerjaan maupun olahraga. Tujuan: untuk mengetahui penatalaksanaan fisioterapi dalam meningkatkan kekuatan otot, mengurangi nyeri dan meningkatkan lingkup gerak sendi (LGS) menggunakan modalitas ultrasound dan terapi latihan. Hasil: setelah melakukan lima kali terapi hasilnya pasien merasa ada penurunan nyeri, peningkatan kekuatan otot, dan peningkatan LGS . Kesimpulan; Dengan kondisi tennis elbow pasien mengalami nyeri di area siku kanan dan dengan modalitas ultrasound serta terapi latihan mampu menurunkan nyeri yang dialami pasien serta adanya peningkatan LGS dan kekuatan otot pasien. Kata Kunci : Tennis Elbow Dextra, ultrasound,dan terapi latihan / Background: Lateral epicondylitis of the humerus, better known as “tennis elbow,” is an injury caused by excessive eccentric contraction of the extensor carpi radialis brevis tendon. This complaint is often found in individuals who engage in strenuous physical activity or repetitive movements, whether at work or in sports. Objective: to order to know the effectiveness of physiotherapy in increasing muscle strength, reducing pain, and improving joint range of motion (JRO) using ultrasound modalities and exercise therapy. Results: After five therapy sessions, the patient reported a reduction in pain, increased muscle strength, and improved LGS. Conclusion: With tennis elbow, the patient experienced pain in the right elbow area. Ultrasound and exercise therapy were able to reduce the pain experienced by the patient and increase the patient's LGS and muscle strength. Keywords: Tennis Elbow Dextra, ultrasound, and exercise therap

    12,093

    full texts

    13,340

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Kristen Indonesia: Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇