Universitas Kristen Indonesia
Universitas Kristen Indonesia: Institutional RepositoryNot a member yet
13340 research outputs found
Sort by
Effectiveness of Aspirin Dose in Preventing Preeclampsia in High-Risk Group: A Meta-Analysis
impaired function of the mother’s organs or the uteroplacental unit.
Purpose: To evaluate the efficacy of aspirin doses in preventing preeclampsia in high-risk populations.
Method: This study follows the PRISMA protocol. The reviewers examined all the findings and selected studies
that met the inclusion criteria and PICO analysis. Statistical analysis was performed using Review Manager 5.4
software. A total of 14 journals met the inclusion criteria with searches in four databases (PubMed, Science Direct,
Google Scholar, and Plos One).
Result: Aspirin significantly reduced the incidence of preeclampsia in the high-risk group (RR 0.83 [95% CI: 0.78,
0.88], P<0.00001), reducing the incidence of preeclampsia by 50 mg/day (RR 0.56 [95% CI: 0.36, 0.86] P=0.008),
60 mg/day (RR 0.87 [95% CI: 0.81, 0.93] P <0.0001), 75 mg/day (RR 0.54 [95% CI: 0.40, 0.73] P<0.0001), 80-81
mg/day (RR 0.72 [95% CI: 0.56, 0.94] P=0.02), and 150 mg/day, reduced the incidence of PE (P<0.00001).
Conclusion: The results of the study show that the best dose of aspirin to prevent PE in high-risk groups is 75 mg/
day.
Keywords: aspirin; dose; effectiveness; pre-eclampsia; prevention
Socialization and Teacher Competency Training: Community Service Collaboration of UKI with Universities in LLDikti III through the Smart Village Program, Specifically the Smart People Pillar
Socialization and teacher competency training activities are very important to improve the quality of education. The community service activity with the target locus of Teachers and School Operators went very well and received enthusiasm from the Kademangan village community. From the interview results, it was found that there was an increase in teachers' knowledge about numeracy literacy and digital literacy and their implementation in learning, while for school operators, the results were obtained where school operators knew various government portals related to reporting or submitting programs, in addition to learning portals or applications. It was concluded that this Community Service activity was very effective and of great benefit to the community, especially the Kademangan village
TANGGUNG JAWAB STUDI SEBAGAI MAHASISWA DI ASRAMA YAP THIAM HIEN UKI
Tanggung jawab adalah suatu konsep yang merujuk pada kewajiban atau komitmen seseorang untuk melakukan atau menyelesaikan sesuatu, serta menerima konsekuensi dari tindakan atau keputusan yang diambil. Tanggung jawab merupakan elemen mendasar dalam pembentukan karakter individu, terutama bagi mahasiswa yang sedang berada pada fase transisi menuju kedewasaan. Sikap ini mencerminkan kemampuan seseorang untuk menyadari, menerima, dan melaksanakan kewajiban baik dalam ranah akademik maupun sosial. Dalam konteks mahasiswa asrama, tanggung jawab tidak hanya terbatas pada pencapaian akademik, tetapi juga mencakup keterlibatan aktif dalam kehidupan komunitas serta kemampuan mengelola waktu secara efektif.
Penelitian ini menjadi penting dilakukan karena tanggung jawab merupakan indikator integritas dan kemandirian yang sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai bentuk tanggung jawab studi mahasiswa di Asrama Yap Thiam Hien UKI, yang mencakup tanggung jawab terhadap tugas akademik, kehidupan berasrama, dan manajemen waktu.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, melibatkan sembilan partisipan yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian mahasiswa telah memiliki kesadaran terhadap pentingnya tanggung jawab, implementasinya masih belum merata. Ditemukan bahwa beberapa mahasiswa masih kurang menunjukkan inisiatif dalam belajar, seperti sering terlambat ke kampus, kurang aktif dalam kegiatan asrama, dan belum mampu mengatur waktu secara konsisten. Temuan ini menegaskan bahwa masih terdapat kebutuhan mendesak untuk melakukan pembinaan karakter, terutama dalam hal kemandirian, disiplin, dan kepedulian sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami dinamika tanggung jawab mahasiswa asrama sebagai bagian dari pengembangan pribadi dan kesiapan mereka menghadapi kehidupan akademik dan sosial secara berimbang. Responsibility is a concept that refers to a person's obligation or commitment to do or complete something, as well as accepting the consequences of their actions or decisions. Responsibility is a fundamental element in the development of individual character, especially for students transitioning to adulthood. This attitude reflects a person's ability to recognize, accept, and carry out obligations in both academic and social spheres. In the context of dormitory students, responsibility extends beyond academic achievement to active involvement in community life and the ability to manage time effectively.
This research is important because responsibility is an indicator of integrity and independence, which are essential in higher education. The purpose of this study was to obtain an in-depth overview of the forms of responsibility experienced by students at the Yap Thiam Hien Dormitory in UKI, including responsibility for academic assignments, dorm life, and time management.This study used a qualitative approach with a phenomenological method, involving nine participants selected based on specific criteria. Data collection techniques included in-depth interviews, observation, and documentation.
The results showed that although some students were aware of the importance of responsibility, its implementation was still uneven. It was found that some students still lack initiative in their studies, such as frequently arriving late to campus, being less active in dormitory activities, and being unable to manage their time consistently. These findings emphasize the urgent need for character development, particularly in areas of independence, discipline, and social awareness. This research provides an important contribution to understanding the dynamics of student responsibility as part of their personal development and readiness to face academic and social life in a balanced manner
Menghitung, Membayar dan Melaporkan Pajak Barang dan Jasa (PBJT) Makanan dan Minuman : Langkah Mudah untuk Restoran di Jakarta Selatan
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan kewajiban perpajakan atas Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yang dikenakan terhadap makanan dan minuman di wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan, khususnya pada sektor usaha restoran. Fokus penelitian mencakup tiga aspek utama, yaitu mekanisme perhitungan, pembayaran, dan pelaporan PBJT, serta bagaimana kesesuaiannya dengan regulasi yang tertuang dalam Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2024 dan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023. Penelitian ini ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada pelaku usaha mengenai tata cara pelaksanaan PBJT yang benar, mulai dari penghitungan pajak berdasarkan omzet usaha, hingga kewajiban pembayaran dan pelaporan yang dilakukan melalui sistem daring terintegrasi, yaitu pajakonline.jakarta.go.id. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pakai pendekatan studi dokumentasi, menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Suku Badan Pendapatan Daerah Kota Administrasi Jakarta Selatan. Data yang dianalisis mencakup informasi PBJT makanan dan minuman selama lima tahun terakhir, dari tahun 2020 - 2024. Hasil analisisnya memperlihatkan bahwa penghitungan PBJT dilakukan dengan mengalikan omzet atau jumlah pembayaran dari konsumen dengan tarif sebesar 10%. Proses pembayaran dan pelaporan dilakukan secara elektronik, sesuai batas waktu yang telah ditetapkan. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem perpajakan berbasis digital mempermudah pemenuhan kewajiban pajak, meningkatkan efisiensi administrasi, serta berkontribusi pada peningkatan kepatuhan para pelaku usaha sektor makanan dan minuman. Dengan demikian, penerapan PBJT di Jakarta Selatan dinilai telah berjalan efektif, meskipun tetap memerlukan pembinaan berkelanjutan untuk mencapai kepatuhan yang optimal.
Kata Kunci : Pajak, Pajak Daerah, PBJT Makanan dan/atau Minuman/This study aims to examine the implementation of tax obligations related to the Specific Goods and Services Tax (PBJT) imposed on food and beverages within the South Jakarta Administrative City area, particularly in the restaurant business sector. The research focuses on three main aspects: the mechanism of PBJT calculation, payment, and reporting, as well as its compliance with the applicable regulations, namely Regional Regulation of DKI Jakarta Province Number 1 of 2024 and Government Regulation Number 35 of 2023. This research is intended to provide an understanding for business actors regarding the correct procedures for implementing PBJT, starting from calculating tax based on business turnover to fulfilling the obligations of payment and reporting through an integrated online system at pajakonline.jakarta.go.id. The research employs a descriptive qualitative method using a documentation study approach, utilizing secondary data obtained from the Regional Revenue Sub-Agency of the South Jakarta Administrative City. The analyzed data includes information on PBJT for food and beverages over the past five years, from 2020 to 2024. The analysis shows that PBJT is calculated by multiplying the turnover or total payment received from consumers by a tax rate of 10%. The payment and reporting processes are carried out electronically and in accordance with the designated deadlines. The findings indicate that the digital taxation system facilitates the fulfillment of tax obligations, enhances administrative efficiency, and contributes to improved compliance among business actors in the food and beverage sector. Therefore, the implementation of PBJT in South Jakarta is considered effective, although ongoing guidance is still needed to achieve optimal compliance.
Key Words : Local Tax, PBJT on Food and/or Beverages, Ta
PERLINDUNGAN HUKUM PERDAGANGAN EXPORT PRODUK PEMBERSIH LANTAI DI INDONESIA
PERLINDUNGAN HUKUM PERDAGANGAN EXPORT PRODUK PEMBERSIH LANTAI DI INDONESIA
Perlindungan hukum dalam perdagangan internasional bertujuan menciptakan kepastian hukum dan rasa saling percaya antara pihak-pihak yang terlibat. Hal ini melibatkan pemahaman mendalam tentang aturan hukum negara mitra, perjanjian internasional, dan hukum internasional sebagai jalan tengah dalam menyelesaikan perbedaan hukum. Di Indonesia melalui Peraturan No. 24 Tahun 2000, telah mengintegrasikan perjanjian internasional ke dalam hukum nasional untuk melindungi eksportir sekaligus mendorong investasi dan perdagangan.
Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat perdagangan eksport produk pembersih lantai di Indonesia dan bagaimana peran pemerintah dalam mendukung implementasi peraturan perdangangan export di Indonesia. Jenis metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif yaitu pendekatan yang mengutamakan kajian terhadap peraturan perundang-undangan, dokumen resmi, serta teori-teori hukum yang relevan dengan permasalahan yang dibahas.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertama, perusahaan harus beradaptasi untuk bersaing di pasar internasional dengan memanfaatkan perkembangan teknologi serta mempertimbangkan faktor regulasi, lokasi geografis, tenaga kerja lokal, kematangan pasar, dan kapasitas produksi. Kedua, hambatan ekspor dapat berasal dari faktor internal, seperti keterbatasan sumber daya, kemampuan pemasaran, dan akses informasi, serta faktor eksternal, seperti regulasi di negara tujuan dan lingkungan perdagangan internasional. Ketiga, pemerintah mendukung industri melalui UU Cipta Kerja dan PP Nomor 7 Tahun 2021 dengan memberikan insentif kepabeanan, kemudahan impor bahan baku, fasilitas ekspor, serta mendorong kemitraan UMKM dengan usaha besar untuk meningkatkan daya saing dan kompetensi.
Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Perdagangan Ekspor, Produk pembersih Lantai / LEGAL PROTECTION FOR EXPORT TRADE OF CLEANING PRODUCTS IN
INDONESIA
Legal protection in international trade aims to create legal certainty and mutual
trust between the parties involved. This involves a deep understanding of the legal rules
of partner countries, international agreements, and international law as a middle ground
in resolving legal differences. In Indonesia, through Regulation No. 24 of 2000,
international agreements have been integrated into national law to protect exporters
while encouraging investment and trade.
The formulation of the problem in this study is what are the supporting factors
and inhibiting factors for export trade in cleaning products in Indonesia and what is the
role of the government in supporting the implementation of export trade regulations in
Indonesia. The type of research method used in this study is normative legal research,
namely an approach that prioritizes the study of laws and regulations, official documents,
and legal theories that are relevant to the problems discussed.
The results of this study indicate that First, companies must adapt to compete in
the international market by utilizing technological developments and considering
regulatory factors, geographic location, local labor, market maturity, and production
capacity. Second, export barriers can come from internal factors, such as limited
resources, marketing capabilities, and access to information, as well as external factors,
such as regulations in the destination country and the international trade environment.
Third, the government supports industry through the Job Creation Law and PP Number
7 of 2021 by providing customs incentives, ease of importing raw materials, export
facilities, and encouraging partnerships between MSMEs and large businesses to
increase competitiveness and competence.
Keywords: Legal Protection, Export Trade, Floor Cleaning Product
An Analysis of Translation Shift in the English Subtitles of Home Sweet Loan
Perbedaan struktur antara bahasa sumber dan bahasa sasaran kerap menjadi tantangan dalam penerjemahan, sehingga menemukan kesepadanan yang tepat di bahasa sumber tidak selalu mudah. Kondisi ini kerap memicu terjadinya pergeseran terjemahan (translation shift) dari bahasa sumber ke bahasa sasaran. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pergeseran terjemahan jenis unit yang ditemukan dalam dialog film berbahasa Indonesia Home Sweet Loan (2024) beserta subtitle berbahasa Inggrisnya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain penelitian studi dokumen, karena data yang digunakan berasal dari subtitle tertulis serta sebuah karya film yang mencakup dialog (audio) dan tampilan visual sebagai satu kesatuan. Teknik pengumpulan data dilakukan observasi yang berfokus pada empat tokoh utama di film ini. Proses pengumpulan data melalui beberapa tahapan observasi yang dimulai dari menonton film hingga pada tahap akhir mencatat hasil temuan berdasarkan jenis-jenis unitnya. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan memaparkan temuan sebagaimana adanya secara narasi tulisan. Hasil penemuan dalam penelitian ini adalah ditemukan adanya 37 data pergeseran unit yang terjadi dalam terjemahan subtitle bahasa Inggris dari dialog film bahasa Indonesia. Pergeseran unit yang ditemukan meliputi pergeseran dari kata ke frasa, kata ke klausa, kata ke kalimat, frasa ke kata, frasa ke klausa, frasa ke kalimat, klausa ke kalimat, dan kalimat ke klausa. Penelitian ini juga menemukan bahwa beberapa istilah dalam bahasa Indonesia tidak diterjemahkan secara langsung ke dalam bentuk yang sama atau formal correspondence pada bahasa Inggris. Hasil terjemahannya ditemukan adanya penambahan subjek, penyederhanaan istilah, penambahan tanda baca, pengurangan tanda baca, dan bentuk yang lebih panjang di bahasa target pada hasil terjemahan tersebut. Sebagai saran, penelitian ini dapat berguna untuk mahasiswa atau peneliti yang tertarik tentang pergeseran terjemahan, khususnya pergeseran unit.
Kata Kunci: Terjemahan, Pergeseran Terjemahan, Pergeseran Unit, Terjemahan Subtitle/Form and structural differences between the source language and the target language often pose challenges in translation, making it difficult to achieve equivalence or appropriate formal correspondence in the target language. This condition frequently leads to translation shifts from the source language to the target language. This research aims to analyze unit shifts found in the dialogues of the Indonesian-language movie of Home Sweet Loan (2024) and its English subtitles. This is qualitative research using a document research design, as the data used consists of written subtitles and a movie work that includes both audio (spoken dialogues) and visual elements. The data collection technique involves observation, focusing on the four main characters in the movie. The data collection process was carried out through several stages, starting from watching the movie and ending with noting the findings based on the types of unit shifts identified. The data were analyzed using descriptive qualitative methods by presenting the findings narratively. The results of this research reveal 37 data of unit shifts in the English subtitle translation of the Indonesian movie. The identified unit shifts include shifts from word to phrase, word to clause, word to sentence, phrase to word, phrase to clause, phrase to sentence, clause to sentence, and sentence to clause. Furthermore, this research found that several Indonesian terms were not translated directly into equivalent forms, or formal correspondents, in English. The translated results revealed the addition of subjects, simplification of terms, changes in punctuation, such as addition or reduction, and longer expressions in the target language. As a suggestion, this research can serve as a useful reference for students or researchers interested in translation shifts, particularly unit shifts.
Keyword: Translation, Translation Shift, Unit Shift, Subtitle Translatio
Analisis Pengaruh Beban Kerja dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan PT Phanindo Mitra Abadi
Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam mencapai tujuan organisasi.
Kinerja yang optimal dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk beban kerja
dan kompensasi yang diterima karyawan. Beban kerja yang berlebihan dapat
menyebabkan penurunan efektivitas kerja, sementara kompensasi yang tidak sesuai
dapat mengurangi motivasi dan produktivitas karyawan. Penelitian ini merupakan
penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja dan
kompensasi terhadap kinerja karyawan pada PT Phanindo Mitra Abadi. Sampel dalam
penelitian ini adalah karyawan perusahaan dengan jumlah 50 orang. Teknik
pengumpulan data menggunakan angket (kuesioner). Metode analisis data yang
digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
variabel beban kerja (X1) memiliki tingkat signifikan sebesar 0,002 < 0,05 artinya
signifikan, artinya variabel beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap
kinerja karyawan PT Phanindo Mitra Abadi. Hasil penelitian pada variabel
kompensasi (X2) dengan tingkat signifikan sebesar 0,00 < 0,05 artinya signifikan,
artinya kompensasi berpengaruh positif dan dan signifikan terhadap kinerja karyawan
PT Phanindo Mitra Abadi. Hasil uji simultan diketahui nilai signifikan sebesar 0,002
< 0,05 maka beban kerja dan kompensasi secara simultan berpengaruh signifikan
terhadap kinerja karyawan. Nilai Koenfisien Determinasi R2 sebesar 82,5% diartikan
kinerja karyawan dipengaruhi oleh beban kerja dan kompensasi sedangkan sisanya
sebesar 17,5% merupakan pengaruh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian
ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kinerja karyawan
dalam perusahaan, perusahaan harus memperhatikan beban kerja dan melakukan
pemberian kompensasi yang memadai agar karyawan tetap bertahan dalam
perusahaan, khususnya PT Phanindo Mitra Abadi untuk kedepannya.
Kata Kunci: Kompensasi, Beban Kerja, Kinerja Karyawan. / Employee performance is a crucial factor in achieving organizational goals. Optimal
performance can be influenced by various factors, including workload and
compensation received by employees. Excessive workload can lead to a decrease in
work effectiveness, while inadequate compensation can reduce motivation and
productivity. This research is a quantitative study aimed at understanding the effect of
workload and compensation on employee performance at PT Phanindo Mitra Abadi.
The sample in this study consists of 50 employees of the company. The data collection
technique used was a questionnaire. The data analysis method used was multiple
linear regression. The results of the study showed that the workload variable (X1) had
a significance level of 0.001 < 0.05, which means it is significant, meaning the
workload variable has a positive and significant effect on employee performance at
PT Phanindo Mitra Abadi. The results for the compensation variable (X2) showed a
significance level of 0.02 < 0.05, indicating significance, meaning that compensation
has a negative and significant effect on employee performance at PT Phanindo Mitra
Abadi. The results of the simultaneous test showed a significance value was 0.002 <
0.05, indicating that workload and compensation simultaneously have a significant
effect on employee performance. The R-squared value of 82.5% means that employee
performance is influenced by workload and compensation, while the remaining 17.5%
is influenced by other variables not studied in this research. The findings of this study
suggest that to improve employee performance within the company, the company must
pay attention to the workload and provide adequate compensation to ensure that
employees remain with the company, particularly PT Phanindo Mitra Abadi, in the
future.
Keywords: Compensation, Workload, Employee Performance
Pelindungan Hukum Bagi Pencipta Film Terhadap Penyebaran Potongan Film Yang Beredar Pada Aplikasi Tiktok Ditinjau Dari Undang-Undang No 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta
Pembajakan film dilakukan bukan cuman hanya melalui situs tidak
resmi, tetapi saat ini pembajakan film juga dilakukan melalui media sosial
yaitu Tiktok. Di Tiktok, tindakan bajakan dilakukan dengan
mengunggah konten berupa potongan film pada aplikasi Tiktok tanpa ada
izin dari pencipta film
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perlindungan hukum
bagi pencipta film terhadap penyebaran potongan film yang beredar pada
aplikasi Tiktok dan untuk mengetahui juga tanggungjawab Tiktok sebagai
platfrom yang menyediakan penyebaran potongan film pada aplikasi
Tiktok Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum yuridis
normatif dengan pendekatan perundang-undangan (Statue Approach).
Penelitian ini menumukan adanya perlindungan hukum bagi
pencipta film terhadap penyebaran potongan film yang beredar pada
aplikasi Tiktok dalam bentuk preventif dan represif yang telah diupayakan
melalui Undang-Undang Nomo28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta.
Aplikasi Tiktok juga sudah melalukan upayanya dalam pelanggaran hak
cipta film dalam Terms of Service and Community Guidelines Tiktok yang
melarang pengunggahan konten yang melanggar hak cipta. / Movie piracy is carried out not only through unofficial sites, but
currently movie piracy is also carried out through social media, namely
Tiktok. In Tiktok, piracy is carried out by
upload content in the form of movie cuts on the Tiktok application without
permission from the film creator.
The purpose of this study is to determine the legal protection for
film creators against the distribution of film clips circulating on the Tiktok
application and to determine also the responsibility of Tiktok as a platform
that provides the distribution of film clips on the Tiktok application This
study uses a normative juridical legal research method with a statutory
approach (Statue Approach).
This study found that there is legal protection for film creators
against the distribution of film clips circulating on the Tiktok application
in the form of preventive and repressive measures that have been pursued
through Law No. 28 of 2014 concerning Copyright. The Tiktok application
has also made efforts to violate film copyright in Tiktok's Terms of Service
and Community Guidelines which prohibit uploading content that violates
copyright
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN HUNIAN LANSIA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR TROPIS DI JAKARTA PUSAT
Senior Living atau hunian lansia merupakan hunian yang difokuskan pada komunitas lansia yang tinggal di apartemen
maupun rumah pribadi. Hunian Lansia membantu lansia menjalani kehidupan sehari-harinya dengan menjaga
kesehatan fisik dan mental mereka dengan menyediakan fasilitas dan bantuan profesional. Arsitektur Tropis adalah
salah satu tema dalam arsitektur yang berfokus pada pemecahan problematik iklim tropis seperti di Indonesia. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk untuk menciptakan desain hunian lansia dengan pendekatan prinsip-prinsip desain
arsitektur tropis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yaitu dengan mengumpulkan data dari studi
literatur, observasi dan wawancara, serta studi lapangan. Melalui penelitian, peneliti mendapatkan hasil yang
mendukung perancangan dengan menerapkan tema arsitektur tropis pada hunian lansia sehingga memberikan
kenyamanan maksimal pada lansia dalam menjalani hari tuanya.
Kata Kunci: Hunian lansia, Arsitektur Tropis, Kenyamanan
AZAS KEADILAN DALAM PENYELESAIAN SENGKETA HAK CIPTA SEBAGAI WUJUD PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PENCIPTA DI INDONESIA
Pendekatan teoretis dalam penelitian ini menggunakan teori keadilan distributif oleh John Rawls yang menekankan prinsip kesetaraan hak dan manfaat bagi semua pihak, terutama pihak yang kurang beruntung, teori lain yang di gunakan adalah Teori hukum alam yang dasar pemikiran yang melandasi perlindungan hak cipta .Inti dari teori hukum alam dikaitkan dengan hak cipta, bahwa pencipta memiliki hak untuk menikmati hasil kerjanya, termasuk keuntungan yang dihasilkan oleh keintelektualannya. Menurut ajaran ini, yang dimaksud dengan hukum alam adalah hukum yang berlaku universal dan abadi. Menilik sumbernya, hukum alam ini ada yang bersumber dari Tuhan (irrasional) dan yang bersumber dari akal (rasio) manusi
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif yang dilakukan sebagai Upaya untuk mendapatkan data yang di perlukan sehubungan dengan permasalahan. Data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tertier. Disamping itu juga digunakan data primer sebagai pendukung bahan hukum data sekunder. Untuk analisis data dilakukan dengan metode analisis yuridis kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penyelesaian sengketa saat ini masih belum mencerminkan keadilan yang seharusnya, khususnya dalam memberikan efek jera kepada pelanggar hak cipta. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pembentukan lembaga peradilan khusus untuk penyelesaian sengketa hak cipta yang sederhana, cepat, dan biaya ringan sebagai wujud penghormatan terhadap hak cipta. / The theoretical approach in this study uses the theory of distributive justice by John Rawls which emphasizes the principle of equality of rights and benefits for all parties, especially the disadvantaged, another theory used is the theory of natural law which is the basis of thought that underlies copyright protection. The essence of the theory of natural law is associated with copyright, that the creator has the right to enjoy the fruits of his labor, including the profits generated by his intellect. According to this teaching, what is meant by natural law is a law that applies universally and eternal. Looking at the source, there are natural laws that come from God (irrational) and those that come from human reason
(ratio)
The method used in this study is normative legal research which is carried out as an effort to obtain the data needed in relation to the problem. The data used is secondary data consisting of primary legal materials, secondary legal materials and tertiary legal materials. In addition, primary data is also used as a support for secondary data legal materials. Data analysis was carried out using the qualitative juridical analysis method.
The results of the study show that the current dispute resolution system still does not reflect the justice that should be, especially in providing a deterrent effect to copyright violators. This study recommends the need for the establishment of a special judicial institution for simple, fast, and low-cost resolution of copyright disputes as a form of respect for copyright. Universita