Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Online Journals (Universitas Widya Gama Mahakam)
Not a member yet
982 research outputs found
Sort by
Pengaruh Pemanfaatan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Inpres 006 Sodangan Kabupaten Mamasa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemanfaatan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Terhadap Hasil Belajar siswa kelas IV SD Inpres 006 Sodangan Kabupaten Mamasa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV sebanyak 20 orang yang terdiri dari 8 laki-laki dan 12 perempuan. Adapun teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan sampling jenuh dan instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan menggunakan program bantuan komputer SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar mendapat nilai rata-rata 2,9 yang berarti terlaksana dengan baik dan hasil dari uji hipotesis 0,000 dengan kriteria Sig (0,000) ≤ α (0,05). Dapat disimpulkan hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Inpres 006 Sodangan Kabupaten Mamasa.Kata kunci: Pemanfaatan lingkungan sekolah, sumber belajar, hasil belaja
Transformasi Sumber Daya Manusia Pendidikan Di Era Globalisasi : Membangun Kekuatan Kompetitif dan Adaptif
Penelitian ini menginvestigasi transformasi sumber daya manusia di bidang pendidikan dalam era globalisasi berfokus pada pembangunan kekuatan kompetitif dan adaptif serta mengidentifikasi strategi dan praktik terbaik yang dapat meningkatkan kompetensi dan kemampuan adaptasi tenaga pendidik dan pelajar dalam menghadapi tantangan global.Melalui studi literatur yang cermat, ditemukan bahwa peningkatan keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan adaptasi para pendidik dan pelajar memiliki peran krusial dalam memperkuat keunggulan kompetitif. Strategi-strategi seperti pelatihan berkala, integrasi teknologi dalam pendidikan, pengembangan kurikulum yang responsif, serta kolaborasi dengan industri dan program pertukaran internasional, menjadi fokus utama. Kesimpulannya, transformasi manajemen sumber daya manusia pada lembaga pendidikan diperlukan dengan pendekatan strategis untuk meningkatkan kompetensi dan adaptabilitas, menghadapi perubahan teknologi, ekonomi, dan dinamika sosial yang cepat di era globalisasi
Students’ Perception of Code Mixing and Code Switching Used by The Teacher at SMA Negeri 5 Samarinda
The one of language switching effects is the use of code switching and code mixing in the classroom. English become one of compulsory subjects at all of school in Indonesia, so the teacher and students sometimes speak Indonesian during learning process. The use of code switching and code mixing in the classroom often used by teacher in Indonesia. This research was conducted at eleventh grade social-4 in SMA Negeri 5 Samarinda. Data collection in this research the researcher used qualitative research and for selection the students are using snowball sampling, and that is including in non-probability sampling. The results of this research are student perception was had a good perception about teacher used code mixing and code switching in learning process. Liked S1 said “Yes I agree if used during teaching learning process” another S3 said I Strongly agree because can help me to understanding English. Most of students agree with that because made them easier for study to understanding the material what teacher explained
Perkembangan bahasa anak usia dini di era digital: dampak media youtube, peran pengasuhan, dan perubahan sosial
This study focuses on the impact of YouTube content on early childhood language development in the digital era, highlighting the roles of parenting and social change. The research background is the increasing dominance of YouTube as an educational platform for children, potentially influencing their cognitive and linguistic development. The aim of this study is to explore how exposure to YouTube content affects children's language development, and to analyze the roles of parenting and social change dynamics in this process. The research method employed is a descriptive qualitative approach, with data collected through participatory observation, in-depth interviews with parents and teachers, and analysis of digital content frequently accessed by children. The results indicate that educational content on YouTube can enrich vocabulary, enhance grammar comprehension, and support children's speaking abilities, provided the content is of high quality and consumed in a controlled manner. However, excessive exposure to YouTube content can lead to negative effects, such as the introduction of inappropriate words and a decrease in social interaction. This study also found that the role of parenting, including content selection, screen time management, and involvement in discussions, is crucial in maximizing benefits and minimizing negative impacts of digital media. The conclusion of this research emphasizes the need for balance in the use of digital technology and the importance of parenting in ensuring that digital experiences support children's overall language development and social skills
Reading Habits and Comprehension: A Study of University Students
Understanding information from a foreign language especially English is crucial for foreign language learners. One of the ways to understand the information is by active reading comprehension. Reading comprehension and reading habits are two elements of learning a language. Reading comprehension is the basic skill that is completed by the other skills. The goal of this research is to determine the relationship between students' reading habits and students' ability in reading comprehension in the second semester at Muhammadiyah University of East Kalimantan. In this quantitative research with correlational research, the researcher applied questionnaires to assemble the data. The questionnaire measures students' reading habits and the test measures students' reading comprehension. Based on the statistical data, the population would be around 2,362 students, and the sampling technique that would be used is a simple random sampling technique. Based on the table size sample, with a margin of error of 5%, it is gained that the total sample would be 330 students. The result of the study was the positive and medium relationship between these variables namely reading comprehension and reading habits. This research hopefully can be one of the references for identifying the literacy level of university students particularly in reading English text
PENERAPAN METODE KERJA KELOMPOK DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MUATAN IPS TENTANG PERISTIWA KEBANGSAAN MASA PENJAJAHAN DI SEKOLAH DASAR
The purpose of this classroom action research in general is to improve social studies content learning outcomes about national events of the colonial masses by using the group work method. This classroom action research was carried out in 2 cycles using the group work method. Each cycle has 4 stages, namely planning, action, observation and reflection. The research subjects totaled 24 students. The results obtained after class action research on student learning outcomes on social studies content regarding colonial mass national events in class VB SDN 018 Samarinda Ulu could increase through the group work method in learning. This can be seen from the evaluation results of cycle I, there were 13 students who completed with an average of 66.5 or a percentage of classical completeness of 54%. In Cycle II, there were 24 students who completed with an average of 86 or 100% classical completeness percentage. Group work provides students with greater opportunities to explore the talents they have, and they also get friends who are considered better and more appropriate to study together, so that they can easily master all the knowledge they expect. The purpose of the group work method is that group work can develop students' abilities in terms of suggestion, motivation, and information, train and develop students' potential in integrating relationships with others, foster a sense of togetherness by working together in solving a problem or work from educators, train students' courage, to solidify the knowledge students have acquired.
Keywords: group work, improving learning outcomes, social studies contentTujuan penelitian tindakan kelas ini secara umumnya adalah meningkatkan hasil belajar muatan IPS tentang pristiwa kebangsaan massa penjajahan dengan mengunakan metode kerja kelompok. Penelitian tindakan kelas ini ditempuh dalam 2 siklus dengan mengunakan metode kerja kelompok. Setiap siklus terdapat 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa. Hasil yang di peroleh setelah penelitian tindakan kelas hasil belajar siswa pada muatan IPS tentang pristiwa kebangsaan massa penjajahan pada kelas VB SDN 018 Samarinda Ulu dapat mengalami peningkatan melalui metode kerja kelompok dalam pembelajaran hal ini dapat dilihat dari hasil evaluasi siklus I terdapat 13 siswa yang tuntas dengan rata-rata 66,5 atau presentase ketuntasan klasikal 54%. Siklus II terdapat 24 siswa yang tuntas dengan rata-rata 86 atau presentase ketuntasan klasikal 100%. Kerja kelompok memberikan kesempatan kesiswa agar lebih besar dalam mengeksplor bakat yang mereka miliki, serta mereka juga mendapatkan teman yang diangap lebih baik dan tepat untuk belajar bersama-sama, sehingga mereka dapat dengan mudah mengatasi semua pengetahuan yang mereka harapkan. Tujuan dari metode kerja kelompok adalah kerja kelompok dapat mengembangkan kemampuan siswa secara sugesti,motivasi, dan informasi, melatih dan mengembangkan potensi siswa dalam berhubungan berintegrasi dengan orang lain, memupuk rasa kebersamaan dengan cara bekerja sama dalam memecahkan suatu masalah atau pekerjaan dari pendidik, melatih keberanian siswa, untuk memantapkan pengetahuan yang telah didapat siswa.
Kata Kunci : kerja kelompok, meningkatkan hasil belajar, muatan IP
"Integrasi Pendidikan Islam dalam Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar: Tinjauan Literatur"
This study aims to analyze the integration of Islamic education in elementary school teacher education programs through a literature review. In the context of globalization and modernization, religious education plays a crucial role in shaping the character and morals of students. The Elementary School Teacher Education (PGSD) program is expected to produce graduates who not only have high academic competence but also possess strong character in accordance with Islamic values. The research method used is library research, which involves analyzing various relevant literature sources, including books, journals, articles, and educational policy documents. This study identifies several important aspects in the integration of Islamic education, such as curriculum, teaching methods, the role of teachers, and evaluation.The results of the study indicate that the integration of Islamic education in the PGSD program can be carried out through several approaches, such as comprehensive curriculum development, continuous teacher training, and holistic assessment. Additionally, the role of teachers as role models is very important in internalizing Islamic values to students. Challenges faced include limited resources, resistance to change, and the gap between theory and practice. Thus, this study concludes that the integration of Islamic education in the PGSD program requires synergistic cooperation between various parties, including the government, educational institutions, teachers, and the community. This effort is expected to shape the next generation that is not only intellectually smart but also has good character and noble morals.
Keywords: Integration of Islamic education, teacher education program, elementary school, literature review, character, curriculum.This study aims to analyze the integration of Islamic education in elementary school teacher education programs through a literature review. In the context of globalization and modernization, religious education plays a crucial role in shaping the character and morals of students. The Elementary School Teacher Education (PGSD) program is expected to produce graduates who not only have high academic competence but also possess strong character in accordance with Islamic values.
The research method used is library research, which involves analyzing various relevant literature sources, including books, journals, articles, and educational policy documents. This study identifies several important aspects in the integration of Islamic education, such as curriculum, teaching methods, the role of teachers, and evaluation.
The results of the study indicate that the integration of Islamic education in the PGSD program can be carried out through several approaches, such as comprehensive curriculum development, continuous teacher training, and holistic assessment. Additionally, the role of teachers as role models is very important in internalizing Islamic values to students. Challenges faced include limited resources, resistance to change, and the gap between theory and practice.
Thus, this study concludes that the integration of Islamic education in the PGSD program requires synergistic cooperation between various parties, including the government, educational institutions, teachers, and the community. This effort is expected to shape the next generation that is not only intellectually smart but also has good character and noble morals.
 
Pengaruh Pelatihan Dan Pendidikan Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Bumi Sarana Beton (Kalla Grup) Di Kota Makassar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh signifikan pendidikan karyawan dan pelatihan karyawan terhadap kinerja karyawan, mengetahui dan menjelaskan pengaruh pendidikan terhadap kinerja karyawan, mengetahui dan menjelaskan pengaruh pelatihan karyawan terhadap kinerja karyawan. Jenis penelitian adalah Explanatory dengan dua variabel independen yang terdiri dari pelatihan karyawan (X1) dan pendidikan karyawan (X2) serta variabel bebas kinerja karyawan (Y). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif penelitian explementasi riset dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah di tetapkan.1 Populasi dan sampel dalam penelitian ini yaitu karyawan PT.Bumi Sarana Beton (kalla grup)di kota Makassar yang berjumlah 100 karyawan dengan responden 50 karyawan. Hasil pengujian hipotesis telah membuktikan variable pelatihan karyawan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan di PT.Bumi Sarana Beton (Kalla Grup) di kota Makassar. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan yang telah dilakukan diperoleh nilai R Squar 0,325 dengan nilai koefisien sebesar 0,247 dan nilai t hitung sebesar 2.296 dengan taraf signifikan hasil sebesar 0,026 tersebut lebih kecil dari 0,05 yang berarti bahwa hipotesis dalam penelitian ini di terima.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh signifikan pendidikan karyawan dan pelatihan karyawan terhadap kinerja karyawan, mengetahui dan menjelaskan pengaruh pendidikan terhadap kinerja karyawan, mengetahui dan menjelaskan pengaruh pelatihan karyawan terhadap kinerja karyawan. Jenis penelitian adalah Explanatory dengan dua variabel independen yang terdiri dari pelatihan karyawan (X1) dan pendidikan karyawan (X2) serta variabel bebas kinerja karyawan (Y). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif penelitian explementasi riset dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah di tetapkan.1 Populasi dan sampel dalam penelitian ini yaitu karyawan PT.Bumi Sarana Beton (kalla grup)di kota Makassar yang berjumlah 100 karyawan dengan responden 50 karyawan. Hasil pengujian hipotesis telah membuktikan variable pelatihan karyawan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan di PT.Bumi Sarana Beton (Kalla Grup) di kota Makassar. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan yang telah dilakukan diperoleh nilai R Squar 0,325 dengan nilai koefisien sebesar 0,247 dan nilai t hitung sebesar 2.296 dengan taraf signifikan hasil sebesar 0,026 tersebut lebih kecil dari 0,05 yang berarti bahwa hipotesis dalam penelitian ini di terima
PERAN INOVASI TEKNOLOGI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PENDIDIK DAN KUALITAS PEMBELAJARAN PADA SEKOLAH DASAR
Dalam menghadapi tantangan meningkatnya kualitas pembelajaran, peran inovasi teknologi digital menjadi semakin penting dalam memperbaiki proses pendidikan, termasuk di tingkat sekolah dasar. Latar belakang kegiatan ini adalah kesadaran akan perlunya meningkatkan kompetensi pendidik di sekolah dasar agar dapat mengikuti perkembangan teknologi dan memanfaatkannya secara efektif dalam pembelajaran. Tujuan utamanya adalah menyosialisasikan peran inovasi teknologi digital dalam meningkatkan kompetensi pendidik di tingkat sekolah dasar, dengan harapan bahwa hal ini akan menghasilkan perbaikan signifikan dalam kualitas pembelajaran di tingkat dasar. Metode pelaksanaan melibatkan penyelenggaraan pelatihan dan sosialisasi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada pendidik di sekolah dasar tentang cara mengintegrasikan teknologi digital dalam kegiatan pembelajaran. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya wawasan, pengetahuan dan keterampilan para guru sekolah dasar dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran, serta peningkatan efektivitas dan efisiensi proses pembelajaran di institusi pendidikan dasar terkait. Dengan memperkenalkan dan mendorong penggunaan inovasi teknologi digital, pendidik di sekolah dasar dapat memperluas kemampuan mereka dalam menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih menarik, berdaya guna, dan berdampak positif bagi siswa di tingkat dasar. Kelangsungan kegiatan ini adalah adanya dukungan yang kuat dari pihak institusi pendidikan, pengembangan kurikulum yang memperhitungkan teknologi digital, serta pelatihan berkelanjutan bagi para pendidik di tingkat sekolah dasar
Analisis Peran Pembina Pramuka Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di Sekolah Dasar
Berdasarkan observasi yang telah dilakukan, peneliti menemukan bahwa masih banyak peserta didik yang memiliki sifat yang kurang baik. Banyak peristiwa yang menunjukkan karakter siswa yang kurang baik di lingkungan sekolah, misalnya siswa suka mengganggu temannya saat belajar, tidak bertanggung jawab dengan ucapannya kepada teman, tidak disiplin dan mandiri, dan kurangnya pengetahuan tentang pentingnya kebersihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran pembina pramuka dalam membnetuk karakter peserta didik di SDN 004 Samarinda Utara, khususnya disiplin tanggung jawab dan kemandirian siswa melalui kegiatan kepramukaan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi, adapun subjek dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, pembina pramuka, serta peserta didik kelas tinggi yang mengikuti kegiatan pramuka. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah Pembina pramuka telah melakukan tugasnya dengan baik, selain mandiri dan disiplin juga sebagai motivator, pendamping, teladan, fasilitator, informator, dan pengganti orang tua bagi peserta didik. Luaran yang ditargetkan adalah Jurnal Nasional Sinta.