Jurnal IKIP PGRI Jember
Not a member yet
625 research outputs found
Sort by
MENGOPTIMALKAN KOMPETENSI GURU YANG BERLATAR BELAKANG PENDIDIKAN UMUM DALAM MEMAHAMI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Competence is defined as the knowledge, skills and basic values reflected in the habit of thinking and acting with the knowledge, skills and attitudes of a Master, because a Master must be able to act as a designer, And evaluator (evaluator) learning activities. Competence possessed by a teacher is very useful for peseta learners, especially learners who experience the physical barriers, intellectual, social interaction and communication that we call the child with special needs. On the field, however, it was found that teachers who work at Kebonsari 05 Inclusive School are some of the teachers who do not have the competence to have the skills needed to provide stimulation and motivation to the development of all learners, especially the students who are included in the children with pecial needs
PENGARUH IMPLEMENTASI PROGRAM AKSELERASI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 2 SUNGAI PENUH
This study aims to reveal: (1) the implementation of the accelerated program, (2) identify and describe the student's motivation on sosiology subjects, and (3) determine the extent of accelerated learning program to improve students' motivation. This research was motivated by the phenomenon on the ground that there are different levels of students' ability to learn, so that sparked the Government to make an accelerated learning program for gifted children. This research is descriptive. Data collection tool that is used in the form of a questionnaire Likert scale models that have been tested for validity and reliability.. Based on data analysis found that: (1) the implementation of the accelerated program obtained the level of achievement of 80.54%. (2) The students' motivation level of achievement gained by 80.69%. (3) and there is a significant influence on the implementation of the accelerated learning program student motivation with a regression coefficient of 0.354. It can be concluded that the implementation of the accelerated learning program has a significant influence on student motivation. Therefore it is necessary to increase, completeness and accuracy of the factors that, in order to program accelerated learning and increased student motivation and become mor
MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK
Pembelajaran pendidikan matematika realistik merupakan proses pembelajaran yang diawali dengan pemberian masalah kontekstual yang sesuai dengan kehidupan siswa. Pembelajaran matematika realistik merupakan pembelajaran yang memanfaatkan realita dan lingkungan guna memperlancar proses pembelajaran matematika. Realita atau lingkungan tersebut adalah suatu kondisi yang dapat dipahami oleh siswa. Pembelajaran matematika realistik dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan rancangan jenis penelitian tindakan kelas. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs. SA Roudhotus Syifa Malang yang teridiri dari 18 siswa. Berdasarkan data hasil penelitian menyatakan bahwa persentase aktivitas guru meningkat dari 76,66% pada siklus 1 menjadi 83,96% pada siklus 2 dan persentase aktivitas belajar siswa meningkat dari 77,67% pada siklus 1 menjadi 85,33% pada siklus 2
STRATEGI MEDIA GAMBAR DAN MODEL PEMBELAJARAN KANCING GEMERINCING
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tema indahnya kebersamaan melalui media gambar dan model pembelajaran kancing gemerincing. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Model ini terdiri dari siklus-siklus yang saling berhubungan dengan tahapan: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Apabila siklus pertama belum mencapai tujuan yang ditargetkan maka dilanjutkan dengan siklus kedua yaitu perbaikan rencana, tindakan, observasi, dan refleksi. Siklus berikutnya dimulai dengan perbaikan tindakan dari siklus sebelumnya. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Kebonsari 4 Malang pada kelas III tema Indahnya Kebersamaan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini antara lain: hasil lembar kerja siswa, angket respon siswa dalam proses pembelajaran, observasi, wawancara, dan validasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media gambar dan model pembelajaran kancing gemerincing pada materi Indahnya Kebersamaan dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas III SDN Kebonsari 4 Malang
PERBANDINGAN PENGARUH METODE FIELDTRIP, METODE DISKUSI DAN PEMBERIAN MOTIVASI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS MAHASISWA ASING ASAL THAILAND DI UNIVERSITAS ISLAM JEMBER TAHUN AKADEMIK 2016/2017
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) pengaruh penggunaan metode fieldtrip dan pemberian motivasi belajar terhadap kemampuan menulis mahasiswa asing asal Thailand di Universitas Islam Jember. 2) pengaruh penggunaan metode diskusi dan pemberian motivasi terhadap kemampuan menulis kemampuan menulis mahasiswa asing asal Thailand di Universitas Islam Jember.3) perbandingan pengaruh metode fild trip dengan metode diskusi terhadap kemampuan menulis mahasiswa asing asal Thailand di Universitas Islam Jember
Metode penelitian yang digunakan adalah metode komporatif eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan bulan 1 Maret 2017 sampai dengan 30 Juli 2017. Penentuan daerah penelitian menggunakan porposive sample yaitu di Universitas Islam Jember, penentuan sampling penelitian menggunakan population research, sedangkan jumlah populasi berjumlah 30 mahasiswa dengan sampel 30 mahasiswa yang terdiri dari 14 laki dan 16 mahasiswa perempuan.
Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa tes, angket/kuesioner, wawancara dan obsevasi, Instrumen Penelitian dengan menggunakan tes kemampuan menulis berbentuk pilihan urain 20 item soal, metode analisa datanya terdiri dari Uji intrumen berupa uji validitas dan uji reliabilitas dilanjutkan dengan uji prasarat berupa uji normalitas dan uji homogenitas untuk uji hipotesis menggunakan uji analisi regresi linier berganda.
Hasil kajian ini menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh yang signifikan penggunaan metode field Trip dan pemberian motivasi terhadap kemampuan menulis mahasiswa asing asal Thailand di Univeristas Islam Jember (2) ada pengaruh yang signifikan penggunaan metode diskusi dan pemberian motivasi terhadap kemampuan menulis mahasiswa asing asal Thailand di Univeristas Islam Jember (3) ada perbedaan kemampuan menulis mahasiswa yang signifikan antara yang menggunakan metode field trip dan pemberian motivasi belajar dengan menggunakan metode diskusi dan pemberian motivasi belaja
PENGARUH MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN DAN METODE TEAM TEACHING TERHADAP MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VIII C SMP ISLAM TERPADU AL-GHOZALI JEMBER SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2016/2017
Keaktifan dan prestasi belajar siswa sebaiknya perlu dipertahankan ataupun lebih ditingkatkan lagi dengan cara melakukan pengajaran dengan mempergunakan media video pembelajaran dan metode team teaching. Harapan para guru Bahasa Indonesia sangat jauh dari aktif dan prestasi siswa di kelas VIIIC SMPIT Al-Ghozali Jember. Harapan guru Bahasa Indonesia kepada siswa kelas VIIIC dalam materi menyunting teks diskusi di atas nilai 75, namun kenyataanya sebesar 68.4% atau 26 siswa tidak tuntas dari 38 siswa. Penelitian ini berjenis kuantitatif kausal. Metode penentuan responden penelitian adalah siswa kelas VIII C SMP Islam Terpadu Al-Ghozali Jember dengan metode penentuan daerah penelitian adalah purposive sampling area. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket, tes, observasi, tes, dan dokumentasi. Metode analisis data adalah dengan uji instrument penelian berupa uji validasidan uji reabilitas, uji asumsi klasik berupa uji normalitas, uji multikolinieritas, dan uji heterokedasitas, dan analisisi data dengan analisis regresi linier begrganda, uji t, dan uji f. pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas VIII C SMP Islam Terpadu Al-Ghozali Jember semester genap tahun pelajaran 2016/2017; 2)ada pengaruh metode Team Teaching terhadap mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas VIII C SMP Islam Terpadu Al-Ghozali Jember semester genap tahun pelajaran 2016/2017; dan 3)ada pengaruh media video pembelajaran dan metode Team Teaching secara bersama-sama terhadap mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas VIII C SMP Islam Terpadu Al-Ghozali Jember semester genap tahun pelajaran 2016/201
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMAKAI BEDAK MELALUI MEDIA BUKU POP-UP TERHADAP ANAK TUNAGRAHITA SEDANG KELAS VII B SMP INKLUSI TPA JEMBER TAHUN AJARAN 2015/2016
Tujun penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan kemampuan memakai bedak melalui media buku pop-up terhadap siswa tunagarahita sedang kelas VII B SMP Inkusi TPA Jember. Penelitian dalam skripsi ini menggunkan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan pendekatan yang digunakan deskriptif kualitatif. Dan dalam penelitian ini mengambil tiga subjek siswa anak tunagarhita sedang kelas VIIB di SMP Inklusi TPA Jember. didalam penelitian ini dilaksanakan sebanyak tiga siklus terdiri dari siklus I, siklus II, siklus III. Siklus I, II, dan III menggunakan rancangan penelitian Mc.Taggert yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan siklus I terdapat peningkatan kemampuan MA (0.66%), siklus II (1.28%), dan siklus III (2.31%). Peningkatan kemampuan SV pada siklus I (1.88%), siklus II (1.44%), dan siklus III (1.08%). Sedangkan peningkatan kemampuan SF pada siklus I (0.44%), siklus II (2.34%), dan siklus III (0.79%). Dapat disimpulkan dari hasil penelitian bahwa terdapat peningkatan kemampuan memakai bedak melalaui buku Pop-Up terhadap siswa anak tungarahita sedang kelas VII B SMP Inklusi TPA Jember tahun pelajaran 2015-2016
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PENJUMLAHAN BAGI ANAK TUNAGRAHITA SEDANG KELAS 2 MELALUI MEDIA POWERPOINT
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung penjumlahan anak tunagrahita sedang melalui media power point. Pemanfaatan teknologi informasi saat ini merupakan salah satu implementasi dari Kompetensi Profesional yang harus dimiliki seorang pendidik. Dengan memanfaatkan dan mengaplikasikan perkembangan Teknologi Informasi sebagai media pembelajaran dan alat bantu dalam pembelajaran. Salah satunya dengan menggunakan komputer dengan software yang dimiliki dapat dibuat media interaktif dan inovatif sesuai kebutuhan. Penelitian ini menggunakan tiga siklus penelitian dan analisis data yang digunakan dengan refleksi berdasarkan siklus-siklus yang dilakukan
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENGEMBANGAN DIRI MENGGOSOK GIGI MELALUI PERMAINAN PUZZLE PADA ANAK TUNAGRAHITA SEDANG KELAS III DI SDLB ABCD PGRI KALIPURO BANYUWANGI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pengembangan diri menggosok gigi melalui permainan puzzle pada anak tunagrahita sedang kelas III di SDLB ABCD PGRI Kalipuro Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas model Kemmis3 dengan menggunakan 3 siklus. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, teknik tes dan dokumentasi. Analisa data dilakukan untuk mendeskripsikan perubahan pemberian tindakan melalui permaian puzzle dalam meningkatkan kemampuan pengembangan diri menggosok gigi pada siswa tuna grahita sedang kelas III. Hasil penelitian tiap sikus mengalami peningkatan. eningkatan dari siklus I ke siklus II rata – rata 45 %, peningkatan siklus I ke siklus III rata – rata 97,2 % dan peningkatan siklus II ke III rata – rata 19,73 %. Dari temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pengembangan diri menggosok gigi pada siswa tuna grahita sedang kelas III yang ditunjukkan dari hasil penelitian yaitu siklus II > siklus I. Dan setelah diberi program pengayaan pada siklus III didapatkan peningkatan signifikan siklus III > Siklus II > siklus I.Terdapat peningkatan kemampuan pengembangan diri menggosok gigi siswa tuna grahita sedang melalui permaian puzzle. Pembelajaran program pengembangan diri lebih mudah dan menyenangkan melalui permainan. Kemampuan pengembangan diri menggosok gigi pada siswa kelas III SDLB ABCD PGRI Kalipuro mengalami peningkatan melalui pemberian permainan puzzle sebagai media pembelajaran program pengembangan diri