Jurnal IKIP PGRI Jember
Not a member yet
625 research outputs found
Sort by
Studi Anther Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.) sebagai Tanaman Donor Kultur Mikrospora
Sugarcane is an economically valuable plant that continues to be developed to produce superior varieties, the technique to get new varietis used is microspore culture biotechnology. There are many obstacles in the implementation of the microspore cultivar method. Therefore, in this research, a study of sugarcane anthers was carried out. This research used sugarcane panicles for anther selection and then observed under a microscope. Data is analyze with descriptivey method. The results show that white and yellow anthers are the right materials for microspore culture donor
PENGEMBANGAN ALAT UKUR MINAT KARIR PADA LULUSAN SEKOLAH MENENGAH ATAS
Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa Alat Ukur Minat untuk Pengembangan Karir pada Lulusan Sekolah Menengah Atas yang terdiri dari dua bagian yaitu Aktivitas dan Pekerjaan masih memerlukan modifikasi untuk mampu memenuhi kaidah psikometri yaitu memiliki item yang baik, reliabel dan valid. Alat ukur Minat untuk Pengembangan Karir pada Lulusan Sekolah Menengah Atas yang dikembangkan pada penelitian ini telah berhasil memenuhi tujuan praktisnya yaitu dapat dikerjakan dalam waktu yang singkat dan kemudahan bagi responden untuk memahami instruksinya tanpa dibimbing. Untuk pengembangan selanjutnya disarankan untuk membuat item yang lebih banyak untuk kemudian diambil item yang memiliki korelasi tinggi untuk digunakan pada alat ukur Aktivitas. Jumlah responden yang kurang memadai pada penelitian ini, mungkin dapat dilakukan dengan lebih baik pada penelitian lainnya, disarankan agar responden yang diambil lebih banyak dari 180 orang untuk dapat mengukur validitas alat ukur ini atau dilakukan proses validitas dengan tehnik yang lain, terutama untuk alat ukur Pekerjaan yang telah reliabel. Pada bentuk akhirnya alat ukur tetap disarankan untuk terdiri dari 60 item untuk alat ukur aktivitas, sementara untuk alat ukur pekerjaan disarankan untuk memiliki jumlah item yang lebih sedikit, mungkin sekitar 60 item dengan pertimbangan kebutuhan praktisnya
Analisis Cemaran Bakteri Coliform Dan Escherichia coli Dengan Metode MPN Pada Air Minum Isi Ulang Di Jalan Lunjuk Jaya Kota Palembang
Air ialah sumber energi alam yang sangat dibutuhkan untuk kelangsungan hidup dan faktor yang dapat menentukan kesehatan serta kesejahteraan umat manusia. Air minum adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah air isi ulang di Jalan Lunjuk Jaya tercemar bakteri Coliform dan Escherichia coli. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dan teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Hasil uji penelitian menunjukkan bahwa semua sampel A, sampel B, Sampel C, dan sampel D tidak memenuhi syarat baku mutu kualitas air minum. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menggunakan metode Most Probable Number pada air minum isi ulang didapatkan kesimpulan bahwa air isi ulang di jalan lunjuk jaya kota Palembang tidak layak di konsumsi karena tercemar bakteri Coliform dan Escherichia coli atau Coli tinja yang tidak memenuhi standar sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 kadar maksimum yang diperbolehkan untuk Coliform dalam air minum adalah
Pembuatan Karya Inovatif Alat Peraga Kipas Jepit Pintar di TK Negeri Karangsari
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara membuat alat peraga kipas jepit pintar. Alat peraga kipas jepit pintar ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar kognitif dan afektif kepada anak TK sehingga dapat dikategorikan sebagai permainan edukatif. Penggunaan alat peraga kipas jepit pintar ini diharapkan dapat memberi wacana baru pada proses pembelajaran anak; meningkatkan kreativitas dan prestasi belajar pada anak didik; kegiatan pembelajaran lebih efektif dan efisien karena suasana senang dengan alat peraga yang menarik; membangkitkan minat dan rasa keingintahuan pada anak; anak lebih mudah menerima materi yang disampaikan oleh guru; mendorong guru menjadi lebih inovatif dan kreatif dalam membuat dan mengembangkan alat pendidikan edukatif, kreatif dan inovatif di PAUD /TK; dan pemanfaatan barang – barang bekas menjadi barang yang lebih berguna. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa alat peraga kipas jepit pintar mampu memberikan pengalaman belajar kognitif dan afektif kepada anak di TK Negeri Karangsari Kota Blitar
Pengembangan Media Ular Tangga Edukatif dalam Menanamkan Nilai Nasionalisme pada Anak Usia 5-6 Tahun
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana proses pengembangan serta kualitas kelayakan media ular tangga edukatif dalam menanamkan nilai nasionalisme pada anak dengan rentang usia 5 hingga 6 tahun. Penelitian ini berjenis penelitian R and D (Research and Development) atau Penelitian dan Pengembangan dengan penggunaan data kualitatif serta kualitatif. Prosedur yang digunakan berupa tahapan penelitian dan pengembangan sebagaimana yang dijabarkan oleh Sugiyono dan disederhanakan menjadi enam tahapan berikut, yakni 1) Pengkajian Masalah dan Potensi, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) memvalidasi produk, 5) revisi produk dan 6) uji pemakaian produk. Masalah yang ditemukan melalui wawancara dengan guru kelas kelompok B (5-6 tahun) adalah kesulitan dalam menanamkan nilai nasionalisme. Langkah berikutnya peneliti mengoleksi data yang bersumber dari kegiatan wawancara agar dapat dilakukan analisis kebutuhan. Hasil analisis tersebut kemudian dipergunakan sebagai acuan dalam menentukan desain produk. Setelah produk selesai dibuat, setelah itu produk divalidasi oleh validator yang merupakan ahli media pembelajaran serta ahli materi guna mengukur kelayakan atau kualitasnya. Dari proses validasi tersebut diperolehlah skor rata-rata 4,916 dimana skor tersebut tervalidasi dengan penilaian “sangat baik” sehingga dapat dinyatakan dapat digunakan tanpa memerlukan revisi. Media ular tangga edukatif ditambahkan materi lagu daerah sesuai rekomendasi yang disampaikan oleh ahli media. Pasca penyempurnaan produk, tahapan selanjutnya yaitu mengujicobakan pemakaiannya. Tahap ujicoba produk difokuskan pada anak dengan rentang kelompok usia 5 hingga 6 tahun di TK Muslimat NU 53 Tanjungrejo. Hasil ujicoba menunjukkan bahwa anak-anak tertarik pada media ular tangga edukatif ini serta materi nasionalisme yang ada di dalamnya. Anak-anak menjadi lebih mudah memahami materi nasionalisme. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media ular tangga edukatif ini dapat memudahkan guru dalam menanamkan nilai nasionalisme pada anak usia 5-6 tahun
PENGARUH PENGGUNAAN PERTUNJUKAN DRAMA TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INGGRIS SMA NEGERI PAKUSARI
Hipotesis penelitian ini adalah Ada pengaruh yang signifikan penggunaan pertunjukan drama terhadap kemampuan berbicara bahasa Inggris pada SMA Pakusari Tahun 2020/2021 Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, penelitian ini menggunakan teknik undian cluster random sampling dan berdasarkan hasil pengundian, kelas tingkat SMA laki-laki terdiri dari 16 siswa dan perempuan terdiri dari 18 siswa. Desain penelitian ini adalah pre-test and post test control group design. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan tes dan karena validitas tes menggunakan validitas isi, maka peneliti melakukan tes subjektif dengan memperhatikan kurikulum dan menghitung data. Peneliti menggunakan perhitungan t dengan menggunakan program SPSS pada skor siswa berbicara dalam role play, nilai t adalah 3,338 dengan probabilitas 0,003. Kemudian, mean dari eksperimen-kontrol adalah 1,370 dan standar deviasi 2,113. Skor siswa berbicara dalam role play menunjukkan bahwa probabilitasnya adalah 0,003 yang artinya nilai probabilitas lebih kecil dari tingkat signifikansi 0,05. Jadi sebaliknya, hipotesis nol (Ho) ditolak dan alternatif hipotesis (Ha) diterima
Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Barang Bermanfaat Bagi Masyarakat di Masa Pandemi
Barang bekas diantaranya botol minuman bekas, koran-koran bekas, kain bekas dan sampah plastik bekas seperti kantong plastik kresek. Diantara barang bekas tersebut maka barang bekas plastiklah yang sangat sulit untuk dimusnahkan begitu saja sehingga diperlukan proses 3R (reduce, reuse, recyle). Pengelolaan sampah rumah tangga ataupun barang bekas adalah kegiatan yang sistematis, menyeluruh dan berkesinambungan yang meliputi pengurangan dan penanganan sampah rumah tangga. Pada saat sekarang atau dimasa pandemi ini kegiatan daur ulang bisa dilakukan dengan memanfaatkan barang bekas menjadi barang yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi bahkan dalam proses pemasaran juga memiliki harga yang cukup tinggi. Tujuan utama dari tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat kali ini adalah untuk mendorong tumbuh kembangnya sektor UKM di desa Wonorejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar dengan memanfaatkan barang-barang bekas menjadi barang yang berguna dan bernilai eknomis dengan membuat hasta karya ataupun alat hand sanitizer otomatis dari sampah plastik bekas dan kayu bekas bangunan
Pemanfaatan Daun Psidium Guajava sebagai Bahan Alternatif dalam Menjaga Kualitas Telur Selama Proses Penyimpanan
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi daun jambu biji (Psidium guajava) sebagai bahan alternatif dalam proses penyimpanan telur. Metode yang digunakan yaitu dengan cara observasi, dan eksperimen (percobaan) menggunakan uji RAL yang diulang sebanyak 3 kali. Adapun faktor penelitian ini yaitu menggunakan ekstrak daun jambu biji sebesar 10 % dengan perlakuan renadam selama 1, 12, dan 24 jam. Pengamatan pada penelitian ini dilakukan pada minggu ke-1, minggu ke-2 dan minggu ke-4. Hasil penelitian untuk nilai haugh unit pada minggu ke-1 yaitu nilai haugh unit dengan rata – rata 82,79 dengan kualitas AA. Pada minggu ke-2 dengan lama perendaman 1 dan 12 jam nilai haugh unitnya 77,39 dengan kualitas AA dan pada perendaman 24 jam nilai haugh unitnya 71,81 dengan kualitas B. Sedangkan pada minggu ke-4 pada perendaman 1 dan 12 jam hanya memiliki kualitas A dengan nilai haugh unit 65,56 sedangkan pada perendaman 24 jam memiliki kualitas B
HUBUNGAN PEMBIASAAN KEDISIPLINAN TERHADAP KARAKTER RELIGIUS PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti apakah ada hubungan pembiasaan kedisiplinan terhadap karakter religius pada anak usia 5-6 tahun TK Nurus Sa’adah 03, Lokasi yang digunakan sebagai tempat penelitian adalah TK Nurus Sa’adah 03 Desa Sumbersalak Kecamatan Ledokombo yang berjumlah 23 anak dengan menggunakan penelitian populasi, teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Oleh karena itu penelitian ini ditujukan untuk meneliti tentang mengenai Hubungan Pembiasaan Kedisipilinan Terhadap Karakter Religius Pada Anak Usia 5-6 Tahun. Teknik analisis data menggunakan chi kuadrat untuk menentukan Berdasarkan hasil perhitungan maka diketahui nilai x^2 hitung adalah 23,85 sedangkan nilai x^2tabel dengan tarif signifikansi 5% = 3,84. Dengan demikian nilai x^2hitung lebih besar dari nilai x^2tabel, sehingga hipotesis nihil ditolak dan hipotesis kerja diterima, yang berarti ada hubungan pembiasaan kedisiplinan terhadap karakter religius anak usia 5-6 tahun di TK Nurus Sa’adah 03 Desa Sumbersalak Kecamatan Ledokombo tahun ajaran 2020/2021
Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Digital Berbasis HOTS Sebagai Bentuk Pembelajaran Di Era Revolusi Industri 4.0 Untuk Guru Sekolah Dasar
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis HOTS serta rendahnya keterampilan guru dalam mengembangkan bahan ajar berbasis HOTS untuk siswa sekolah dasar. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis HOTS serta meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan bahan ajar berbasis HOTS untuk siswa sekolah dasar. Kegiatan ini dilaksanakan untuk guru SD yang berada di Kota Padang sebanyak 25 orang. Metode kegiatan dengan memberikan seminar hakiakt HOTS, pelatihan pelaksanaan pembelajaran HOTS dan pelatihan pengembangan bahan ajar berbasis HOTS. Hasil kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran berbasis HOTS serta meningkatknya keterampilan guru dalam mengembangkan bahan ajar berbasi HOTS. Impilikasi kegiatan ini dapat dijadikan referensi bagi praktisi pendidikan untuk mengembangkan kemampuan guru SD dalam proses pembelajaran berbasis HOTS