Beranda Jurnal Online Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang (POLTEKKES E-Journal)
Not a member yet
    2705 research outputs found

    Pendampingan Kader Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) Efektif Meningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan Kader

    Get PDF
    Pasca masa pandemi Covid-19, kegiatan Pos Binaan Terpadu (Posbindu) tidak berjalan dikarenakan kondisi yang belum memungkinkan. Sehingga kondisi kesehatan masyarakat tidak terpantau oleh kader. Salah satu alternatif yang mungkin dapat dikembangkan dengan menghidupkan kembali Posbindu yang sudah pernah berjalan sebelum pandemi.  Kader perlu mendapat pendampingan untuk memulai  melaksanakan kegiatan Posbindu secara rutin. Kegiatan pendampingan kepada  kader Posbindu yaitu dengan memberikan Pelatihan Kader. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam melaksanakan kegiatan khususnya pada meja III yaitu pengukuran antropometri (tinggi badan dan berat badan) dan meja IV adalah teknik edukasi dan penyuluhan gizi pada masyarakat. Manfaat pendampingan kader Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam melakukan pengukuran antropometri  dan teknik memberikan edukasi dan penyuluhan gizi kepada masyarakat pada kegiatan Posbindu khususnya dalam penanggulangan Penyakit Tidak Menular (PTM). Peserta kegiatan pendampingan ini adalah perwakilan dari setiap kader di Wilayah Puskesmas Tlogosari Wetan. Kegiatan Monitoring Evaluasi dilakukan dengan memantau pelaksanaan Posbindu PTM dimasing-masing lokasi. Skor pengetahuan kader Posbindu terkait penyakit tidak menular (PTM) meningkat sebesar 6%. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa ketrampilan kader dalam melakukan pengukuran berat badan meningkat 17% dan ketrampilan mengukur berat badan meningkat sebesar 31%. Selain mendapatkan edukasi dan pelatihan ketrampilan, peserta juga diberikan contoh memberikan konseling gizi yang baik dan benar. Diharapkan telah mengikuti kegiatan pendampingan ini peserta dapat mengaplikasikan proses konseling gizi di Posbindu PTM

    Peer Learning: Remaja Sadar Gizi

    Get PDF
    Remaja mempunyai peran penting dalam masyarakat. Tiga beban gizi yang dihadapi remaja Indonesia yaitu malnutrisi, kelebihan gizi, dan kekurangan gizi mikro akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi negara serta menghambat kemajuan dalam mencapai tujuan pembangunan. Kegiatan pengabdian masyarakat "Peer Learning: Remaja Sadar Gizi di Desa Bojong" bertujuan untuk menguatkan peran remaja dalam meningkatkan status gizi remaja sehingga terwujud generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas. Metode yang digunakan adalah dengan menguatkan peran remaja sebagai kader Posyandu Remaja melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa peningkatan pengetahuan kader Posyandu Remaja "CERDIK" tentang Gizi Remaja, buku "Gizi Remaja" yang telah mendapatkan sertifikat Hak Cipta dan bentuk kerjasama antara Poltekkes Kemenkes Semarang dengan Pemerintah Desa Bojong sebagai Mitra PUI P2PTM "Desa Sehat Remaja Bebas Anemia Gizi Besi". Kegiatan pembinaan kader dan pemantauan kegiatan posyandu remaja sebaiknya dilakukan secara berkesinambungan baik oleh bidan desa maupun petugas promosi kesehatan di puskesmas serta perangkat desa dan PLKB Desa Bojong

    Cd, Pb pada Scylla Serrata dan Portunus Pelagicus Tempat Pembuangan Akhir Sampah

    Get PDF
    Sebagai logam berat non-esensial beracun, kadmium serta timbal di lingkungan, berisiko bagi kesehatan manusia. Permasalahan limbah logam berat sangat berdampak terhadap kesehatan manusia juga kehidupan lainnya. Logam berat ini masuk ke kehidupan laut baik  langsung dari air atau melalui rantai makanan. Kemudian meningkatkan konsentrasinya dalam sel kerang, krustasea, ikan yang dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakat. Tujuan penelitian untuk Menganalisa konsentrasi logam Timbal, Kadmium pada Rajungan (Portunus Pelagicus) dan Kepiting Bakau (Scylla Serrata) yang habitatnya berada di sekitar Pembuangan Akhir Sampah Gampong Jawa Kota Banda Aceh. Metode  Penelitian ini bersifat deskriptif untuk menganalisa kadungan logam berat Kadmium dan Timbal pada Kepiting Bakau dan Rajungan, pemeriksaan dilakukan dengan cara Atomic Absobtion Spectrophotometer, dilaksanakan di Laboratorium Instrumentasi dan Penelitian Universitas Syah Kuala bulan Agustus tahun 2023. Objek adalah Kepiting Bakau dan Rajungan sebanyak 10 ekor yang masing-masing terdiri dari 5 ekor, sampel diambil disekitaran Tempat Pembuangan Sampah akhir radius 500 meter. Rata-rata konsentrasi timbal di kepiting Rajungan 0,039 mg/L dan Cd sebanyak 0,005 mg/L, timbal pada Kepiting Bakau yaitu 0,03 mg/L dan Cd sebanyak 0,02 mg/L. Kandungan Pb , Cd  masih dibawah batas konsentrasi Standar Nasional Indonesia yaitu 1 mg/L untuk kadmium  dan 05 mg/L untuk timbal. Konsentrasi logam berat yang ditemukan pada daging Kepiting Bakau dan Kepiting Rajungan belum melebihi batas yang ditetapkan dalam Standar Nasional Indonsia

    Attitudes and Anxiety to the Acceptance of the Covid-19 Vaccine During Pregnancy

    Get PDF
    Background: pregnant women have a higher risk of experiencing severe complications related to Covid-19. For this reason, vaccination is essential to do. However, it was reported that 79.2% of pregnant women were unsure about getting vaccinated, and even 78.4% were worried about the side effects.Purpose: this research was conducted to determine the effect of knowledge, attitudes, and anxiety of pregnant women on receiving COVID-19 vaccination.Methods: using a quantitative method with a correlational type, as many as 40 pregnant women in the second and third trimesters were selected to be involved by Accidental Sampling.Results: the results showed that 90% of respondents had sufficient knowledge, 80% had a good attitude, 77.5% of pregnant women had severe anxiety, and 85% accepted the vaccination. Based on the multiple linear correlation test, the influence of knowledge, attitude, and anxiety on the acceptance of the Covid-19 vaccination was 0.049, 0.000, and 0.526, respectively. Partial regression analysis for each independent variable shows only the t count t table value for the knowledge and attitude variables.Conclusion: the higher the level of knowledge and the more willing pregnant women are to receive vaccinations, the higher the acceptance of COVID-19 vaccination during pregnancy

    Pelatihan Dan Pendampingan Kader Kesehatan Tentang Pengelolaan Hypertensi Pada Lansia Dengan Senam, Diet, Pemanfaatan Minyak Zaitun, and Extrac Bawang Putih Di Kelurahan Bendan Kergon Kota Pekalongan

    Get PDF
    Latar Belakang: Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah persisten dimana tekanan sistoliknya di atas 140 mmHg dan tekanan diastolic diatas 90 mmHg (Ruhyanudin, 2007). Penyakit hipertensi digolongkan sebagai the silent killer karena umumnya tidak memiliki gejalaawal tetapi dapat menyebabkan penyakit jangka panjang dan komplikasi yang berakibat fatal seperti timbulnya penyakit jantung, stroke, danginjal (Sheps, 2005). Hypertensia adalah penykit kronis utama yang banyakdiderita kelompok usial anjut. Tujuan: Pengabdian masyarakat bertujuan agar mahasiswa dan dosen dapat berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan kesehatan, khususnya kader kesehatan dalam meningkatkan kemampuannya dalam pengelolaaan hypertensi pada lansia. Metode Pengabdian: Pelaksanaan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab, tutorial, simulasi dan pendampingan pada kader kesehatan yang nantinya hasilnya dapat diimplementasi kepada lansia yang menderita hypertensi. untuk dapat menjaga dan meperbaiki tekanan darahnya yang bermanfaat terhadap kesehatan lansia. Hasil Pengabdian: Tercapainya kemampuan Kader Kesehatan dalam mendapatkan pengetahuan dan Memahami pentingnya penerapan diet dan senam lansia serta memahami manfaat penggunaan minyak zaitun dan bawang putih untuk pengelolaan hipertensi.Simpulan: Kegiatan Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Bendan Kregon dapat terlaksana, dan setelah Peserta di Evaluasi, Kader Kesehatan dapat memahami manfaat diet, senam lansia dan penggunaan minyak zaitun dan bawang putih untuk kesehatan pada lansia dengan hipertensi. Kata Kunci: Hypertensi, Senam, Diet, Minyak Zaitun dan Extrac Bawang Putih

    Analisa Kebijakan Program DBDklim dalam Mitigasi Penyebaran Demam Berdarah Dengue di DKI Jakarta

    Get PDF
    Sampai dengan 31 Mei 2024, terdapat 9.261 kasus DBD dengan 22 kematian. Case Fatality Rate (CFR) Mei 2024 mencapai 0,24%, walaupun masih tercapai indikator program DBD yakni CFR 1% namun tertinggi dibanding 5 tahun terakhir. Tujuan penelitan adalah menemukan permasalahan belum optimalnya kebijakan Peringatan dini DBD berbasis iklim (DBDKlim) serta menyusun usulan rekomendasi kebijakan di DKI Jakarta. Metodologi yang digunakan dalam proses policy paper ini adalah Analisa SOAR (Strenghts, Opportunity, Aspiration and Result) dan wawancara. Hasil analisis SOAR, maka strategi yang dipilih adalah: 1). Strategi SA: Menggunakan Kekuatan Menjadi Harapan  (635), 2). Strategi SR: Menggunakan Kekuatan untuk Mencapai Hasil yang Terukur (565), 3). Strategi OA: Menggunakan Peluang untuk Mencapai Harapan (650), 4). Strategi OR: Menggunakan Peluang untuk Mencapai Hasil yang Terukur (560). Strategi OA merupakan strategi dengan nilai tertinggi, maka konsepsi optimalisasi peran DBDKlim adalah Peluang untuk mencapai Aspirasi/Harapan. Kesimpulan dan rekomendasi yaitu Optimalisasi kebijakan DBDKlim untuk menekan jumlah korban DBD, terutama dalam peningkatan sebaran data level kecamatan, kabupaten hingga level Nasional melalui perubahan instruksi Gubernur dan Peraturan Menteri Kesehatan

    The Antibacterial Potential of Ethanol Extracts of Torch Ginger Leaves (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm.) Against Enterococcus faecalis as an Alternative Irrigation Material in Root Canal Treatment

    Get PDF
    Root canal infection is a polymicrobial infection that is a progression of chronic caries affecting the dental nerve tissue and surrounding root tissue, which can be accompanied by extremely uncomfortable sharp pain. Enterococcus faecalis is one of the infecting agents that can be found in primary root canals experiencing endodontic infections and is resistant to root canal irrigation materials, thus leading to root canal treatment failure. Herbal plants have been used since ancient times by the Indonesian people to address health issues due to the believed beneficial properties of their constituents. Research on torch ginger reports pharmacological activities such as antimicrobial, antioxidant, anti-inflammatory, anticancer, and anti-aging effects. Torch ginger (E. elatior) is a spice plant reported to have antibacterial bioactive compounds. This study aims to determine the antibacterial activity of ethanol extract from torch ginger leaves (E. elatior) against Enterococcus faecalis bacteria. The Kirby-Bauer disk diffusion method was used to determine the minimum inhibitory concentration (MIC) value and the streaking method from MIC testing to determine the minimum bactericidal concentration (MBC) with 8 concentrations and 2 controls. Data analysis of the MIC and MBC values was performed using One-Way ANOVA and Kruskal-Wallis parametric tests. The ethanol extract of torch ginger leaves (E. elatior) has minimum inhibitory concentration (MIC) and minimum bactericidal concentration (MBC) values against Enterococcus faecalis bacteria. The minimum inhibitory concentration of the ethanol extract of torch ginger leaves is at a concentration of 3.125%, while the minimum bactericidal concentration is at a concentration of 65%

    “ITU PILIHAN TERBAIK!”: MEMAHAMI PERSEPSI WANITA TERHADAP TUBEKTOMI

    No full text
    Background: The participation of women as tubectomy acceptors in Indonesia is only 4.2%. Various factors play a role in decision making, this is also influenced by each woman's perception regarding tubectomy. Objective: To explore women's perceptions of tubectomy and their relationship to factors that influence decision making regarding tubectomy selection. Method: Qualitative research, phenomenological study using in-depth interviews with 8 informants at the Colomadu I Community Health Center. Informants were recruited using a linear snowball sampling technique. The findings were processed using NVivo version 12 Plus software inductively with analysis techniques according to Miles, et al. Results: Informants gave various statements regarding perceptions of tubectomy, including tubectomy as a contraceptive solution, permanent, effective in terminating pregnancy, permitted in Islam, economical, safe, easy to use and comfortable. The reasons behind the informants' desire to use tubectomy were varied, such as parity, husband's role, obstetric history, and age. Conclusion: All informants have a positive perception of tubectomy from the perspective of procedure, law, costs, and advantages of tubectomy. People closest to you, such as husbands and friends, are important when considering decision making. Health workers as the front guard have an equally important role in forming positive perceptions of tubectomy

    PERKEMBANGAN BAHASA PADA BALITA DI KOTA DENPASAR

    No full text
    Salah satu masalah yang sering terjadi pada anak-anak adalah gangguan berbicara dan bahasa. Keterlambatan perkembangan bahasa dapat berdampak negatif pada pencapaian akademik dan dapat bertahan hingga dewasa. Studi ini menyelidiki perkembangan bahasa balita di Kota Denpasar yang berusia antara 24 dan 36 bulan. Penelitian analitik ini menggunakan rancangan cross-sectional dan melibatkan 162 ibu balita sebagai responden. Selama bulan Juli hingga September 2021, kuesioner disebarkan melalui media sosial untuk memilih responden. Analisa data melibatkan univariate dan bivariate. Dalam penelitan ini, ditemukan bahwa 8,4% balita memiliki perkembangan bahasa yang tidak sesuai. Pada balita laki-laki, peluang terjadinya ketidaksesuaian perkembangan bahasa meningkat (OR=3,6; 95% CI: 1,1-11,9; p=0,029), orang tua dengan pendidikan yang lebih rendah (OR= 3,1; 95%CI: 1,0-9,6; p=0,043), serta peran orang tua yang kurang aktif (OR=4,0; 95%CI:1,2-13,3; p=0,016). Edukasi kepada orang tua tentang pemberian stimulasi untuk merangsang perkembangan bahasa anak perlu diberikan, misalnya melalui kegiatan posyandu

    The Influence of Psychological Factor on Breast Milk Production in Breastfeeding Mothers with COVID-19 Survivors in Tegal

    Get PDF
    The role of breastfeeding mothers very important, not only for the baby's growth but also for their own health. Lactation offers numerous health benefits, including preventing infectious diseases and reducing depression among mothers. One of the factors that affect the worsening of exclusive lactation is the anxiety felt by mothers, especially during the COVID-19 pandemic. The anxiety experienced by breastfeeding mothers is due to the their thoughts or knowledge, will transmit the COVID-19 virus to her baby through breast milk, while one of the effects of anxiety on breastfeeding mothers is that milk production isn't smooth or doesn't come out. This study aims to determine the effect of psychological factors on breast milk production in COVID-19 survivors. It's an analytic design using an observational research design with a cross sectional approach. The population study involved 46 breastfeeding  mothers with COVID-19 survivors in Tegal with purposive sampling and Chi Square analysis test. The results showed that in mothers who didn't experience anxiety, their milk production didn't decrease, while in mothers who experienced anxiety there was reduced milk production. The results showed that there was an influence of psychological factors on breast milk production in breastfeeding mothers COVID-19 survivors with a P-value of 0.011. It's hoped that the Tegal City government will cooperate with health workers to make breastfeeding mothers with COVID-19 calmer and less anxious

    2,323

    full texts

    2,705

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Beranda Jurnal Online Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang (POLTEKKES E-Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇