e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
ISLAMIC INSURANCE AND CONVENTIONAL INSURANCE : WHAT’S THE DIFFERENCE?
The aim of this research is to describe the differences between sharia insurance and conventional insurance, namely by looking at the principles, objectives and legal basis of the two types of insurance. The method used in this research is a qualitative method with a literature study approach. The data used in this research comes from literature from website articles, books, previous journals, and other related documents related to the research. The results of this research show that sharia insurance and conventional insurance have differences in several aspects, especially in terms of objectives and principles. Islamic insurance is based on the principles of Islamic law, while conventional insurance operates based on conventional financial principles. Keywords : Islamic Insurance; Conventional Insuranc
PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DALAM AKUN INSTAGRAM @kemenparekraf.ri (Tinjauan Teori AISAS terhadap Promosi Produk Wisata Kedaerahan)
Pergerakan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di tanah air seiring waktu terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengalisis pengembangan pariwisata berkelanjutan yang dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dalam akun instagram resminya. Teori AISAS / attention, interest, search, action, share digunakan sebagai pisau analisis dengan metode desktiptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instagram telah menjadi media promosi yang potensial dalam mendokumentasikan maupun mempromosikan berbagai produkproduk wisata kedaerahaan secara informatif dan berkala. Konsep pariwisata berkelanjutan yang berfokus pada aspek lingkungan, sosial budaya, dan ekonomi di masa sekarang ataupun di masa mendatang, tidak sekedar memberikan pengalaman berwisata terhadap wisatawan saja, melainkan dapat terus menghidupi masyarakat lokalnya. Akun @kemenparekraf.ri memiliki pengikut sebanyak 1 juta followers, sehingga keberadaan konten-konten visual yang rutin sebarluaskan itupun sejalan dengan asumsinnya Dentsu pada teori AISAS. Instagram memang telah menjadi pusat perhatian masyarakat modern (attention). Beragam destinasi wisata kedaerahaan yang unik, khas dengan daya tariknya masingmasing (interest) dikemas sebagai referensi berwisatanya publik, baik pada produk wisata yang sudah populer ataupun yang belum terekspos sama sekali. Disamping itu penggunaan hastag (search) cukup efektif dalam menyukseskan aktifitas pemasaran digital yang semakin variatif. Sejumlah komentar serta like dari para followers (action) atas pesona alam, keunikan budaya lokal, keistimewaan makanan kedaerahaan, aksesbilitas belanja, hingga keramah-tamahan penduduknya menjadi rangkaian kegiatan yang terus mendukung pertumbuhan industri tersebut. Fenomena repost (share) pun berperan strategis dalam membangun kepercayaan para pengguna media baru di era sekarang ini. Dengan demikian kerja sama dari semua elemen terkait sangat diharapkan untuk mempercepat pariwisata berkelanjutan sebagai wacana nasional yang progresif Kata kunci : Pariwisata Berkelanjutan, Teori AISAS, Promosi Produk Wisata Daera
GAMBARAN PERILAKU SALAT AWAL WAKTU
Early prayer behaviour can influence mental health and spiritual well-being. Based on the Qur'an and As-Sunnah, there are many virtues of praying at the beginning of time. One of the shortcomings of Muslims in general is the lack of discipline, especially in managing time. This study aims to determine the description of early prayer behaviour. The research method used was descriptive qualitative, involving 20 respondents aged 17-60 years in Griya Paniki Indah (GPI) Manado real estate using a random sampling technique. Data collection techniques were conducted by using semi-structured interviews with data analysis techniques using thematic analysis where data being reduced is included in the themes. Based on the results of interviews with respondents regarding early-time prayer behaviour and the impact of early-time prayer and what factors influence early-time prayer is divided into seven themes, namely theme 1: happiness, theme 2: increasing faith, theme 3: achieving happiness, theme 4: appreciating time, theme 5: self-awareness, theme 6: different levels of faith, theme 7: location or distance to places of worship.Keywords: prayer, early time, happiness, time appreciation, increase in faithAbstrakPerilaku salat diawal waktu dapat memberikan pengaruh terhadap kesehatan mental dan spiritual well being. Berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah, terdapat banyak keutamaan salat di awal waktu dan juga salah satu kekurangan dari umat muslim secara umum adalah kurangnya disiplin khususnya pada pengaturan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku salat awal waktu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang melibatkan 20 responden berusia 17-60 tahun di Perumahan Griya Paniki Indah (GPI) Manado dengan menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur dengan teknik analisis data menggunakan tematik analisis dimana mereduksi data kemudian dimasukkan dalam tema. Berdasarkan hasil wawancara dengan responden mengenai bagaimana perilaku salat awal waktu, bagaimana dampak salat awal waktu dan apa faktor yang mempengaruhi salat awal waktu. Hasil dari pertanyaan penelitian tersebut dapat dibagi menjadi 7 tema yaitu tema 1: bahagia, tema 2: peningkatan keimanan, tema 3: menggapai kebahagiaan, tema 4: menghargai waktu, tema 5: kesadaran diri, tema 6: perbedaan tingkat keimanan, tema 7: lokasi atau jarak dengan tempat ibadah.Kata Kunci:  salat, awal waktu, kebahagiaan, menghargai waktu, peningkatan keimana
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI MANAJEMEN PADA UMKM DI KABUPATEN KENDAL
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan sistem informasi akuntansi manajemen pada UMKM di Kabupaten Kendal.Populasi dalam penelitian ini adalah UMKM Kabupaten sebanyak 4.957 UMKM Kabupaten Kendal. Adapun sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden sebagai pengelola UMKM.Model kerangka teori yang telah dibuat menunjukkan adanya variabel intervening, yaitu untuk menguji hipotesis yang telah diajukan, analisis regresi berganda digunakan bersama-sama dengan model intervening (mediasi). Gozali (2009) menjelaskan, path analysis (analisa jalur) digunakan untuk menguji pengaruh variabel intervening.                Hasil penelitian ini adalah jenjang pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan sistem informasi akuntansi manajemen pada UMKM Kabupaten Kendal. Skala usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan sistem informasi akuntansi manajemen pada UMKM Kabupaten Kendal. Pengetahuan akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemanfaatan informasi akuntansi manajemen pada UMKM Kabupaten Kendal. Kata Kunci     : Jenjang Pendidikan, Skala Usaha, Pengetahuan Akuntansi, Pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi Manajemen, UMK
Perubahan Diameter Kumparan Terhadap Suhu yang dihasilkan Pada Pemanas Induksi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan diameter kumparan terhadap alat pemanas induksi, termasuk pengaruhnya terhadap suhu yang dihasilkan dengan batasan waktu, serta pengaruhnya terhadap tegangan dan arus pada alat pemanas induksi, penelitian menunjukkan bahwa proses pemanasan logam padat menggunakan pemanas induksi dilakukan dengan mengubah ukuran diameter kawat tembaga dari 5 cm, 6 cm, dan 9,6 cm. Masing-masing ukuran diameter kawat tembaga menghasilkan tegangan (AC, DC), arus, daya, dan temperatur yang berbeda. Perubahan diameter kumparan mempengaruhi panas yang dihasilkan dari pemanas induksi. Secara rata-rata temperatur yang dihasilkan kawat tembaga cenderung meningkat seiring durasi pemanasan menggunakan pemanas induksi. Selain itu, semakin kecil ukuran diameter kawat tembaga maka akan semakin tinggi temperatur suhunya ketika dipanaskan menggunakan pemanas induksi. Temperatur panas terbaik yang dihasilkan dari diameter spiral 5 cm adalah sebesar 148,9°C dengan waktu pemanasan 60 detik. Temperatur panas terbaik yang dihasilkan dari diameter spiral 6 cm adalah sebesar 137,3°C dengan waktu pemanasan 60 detik. Ketiga ukuran diameter tembaga menghasilkan arus (A) yang cenderung fluktuatif (naik-turun). Secara rata-rata arus tegangan (A) yang dihasilkan tembaga spiral cenderung menurun seiring durasi pemanasan menggunakan pemanas induksi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan diameter kumparan terhadap alat pemanas induksi, termasuk pengaruhnya terhadap suhu yang dihasilkan dengan batasan waktu, serta pengaruhnya terhadap tegangan dan arus pada alat pemanas induksi,  penelitian menunjukkan bahwa proses pemanasan logam padat menggunakan pemanas induksi dilakukan dengan mengubah ukuran diameter kawat tembaga dari 5 cm, 6 cm, dan 9,6 cm. Masing-masing ukuran diameter kawat tembaga menghasilkan tegangan (AC, DC), arus, daya, dan temperatur yang berbeda. Perubahan diameter kumparan mempengaruhi panas yang dihasilkan dari pemanas induksi. Secara rata-rata temperatur yang dihasilkan kawat tembaga cenderung meningkat seiring durasi pemanasan menggunakan pemanas induksi. Selain itu, semakin kecil ukuran diameter kawat tembaga maka akan semakin tinggi temperatur suhunya ketika dipanaskan menggunakan pemanas induksi. Temperatur panas terbaik yang dihasilkan dari diameter spiral 5 cm adalah sebesar 148,9°C dengan waktu pemanasan 60 detik. Temperatur panas terbaik yang dihasilkan dari diameter spiral 6 cm adalah sebesar 137,3°C dengan waktu pemanasan 60 detik. Ketiga ukuran diameter tembaga menghasilkan arus (A) yang cenderung fluktuatif (naik-turun). Secara rata-rata arus tegangan (A) yang dihasilkan tembaga spiral cenderung menurun seiring durasi pemanasan menggunakan pemanas induksi
Aplikasi Mulsa Bawah Tanah Pada Budidaya Jagung Manis (Zea mays L. Saccharata)
Traditional mulching practices primarily involve the surface application of mulch materials. However, underground mulching offers a novel approach to enhance weed control, moisture retention, and nutrient management while optimizing crop yields. This research aims to explore the implementasion of underground mulch in sweet corn cultivation within Kediri Regency, Indonesia from April to July of 2022. We conducted field experiments to evaluate the impact of underground mulch on sweet corn growth compared it to conventional surface mulching with randomized complete block design (RCBD) with three treatments (i) non mulch, (ii) conventional plastic mulch, (iii) underground mulch and four repetitons in cultivationg sweet corn Talenta F1. This research contributes to the advancement of sustainable corn farming practices and provides insight into innovative mulching techniques. Our findings reveal significant advantages of using underground mulch in terms of increasing water availability as observed from the soil moisture content on a scale 1-10, reduce evaporation (Eo), support vegetative growth (plant height), accelerate total chlorophyll level, and increase the ear’s fresh weight.Keywords: crop yields, moisture retention, weed contro
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI SAYURAN DAUN DI KECAMATAN MERAWANG KABUPATEN BANGKA
Pemenuhan akan kebutuhan sayuran yang berkualitas bagi masyarakat tentunya tidak mudah dan harus dilakukan dengan upaya maksimal, hal ini terjadi dikarenakan terdapat tantangan yang dihadapi oleh sektor pertanian yaitu krisis iklim, peningkatan jumlah penduduk, kepadatan penduduk, keterbatasan lahan pertanian, laju urbanisasi yang tinggi, perekonomian yang melemah, fluktuasi harga pangan dan hortikultura. Sedangkan permasalahan yang dihadapi petani dalam pengembangan usahatani meliputi aspek lahan, sarana dan prasarana produksi, sistem kelembagaan, tenaga kerja, modal. Oleh karena itu, diperlukan strategi alternatif yang dapat memberikan solusi pilihan dalam upaya pengembangan usahatani sayuran daun di Kecamatan Merawang, Kepulauan Bangka Belitung yang memiliki karakteristik berbeda dari provinsi lainnya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari grand strategi pengembangan usahatani sayuran daun khususnya kangkung dan bayam di Kecamatan Merawang, Kepulauan Bangka Belitung.Analisis yang digunakan untuk menjawab hipotesis penelitian ini adalah analisis SWOT (Strenght, Weaknesses, Opportunities, Treats) . Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis SWOT terletak di kuandran I yang terdapat 6 (enam) langkah strategi yang dapat dipertimbangkan oleh petani untuk mengembangkan usahatani sayuran daun di Kecamatan Merawang yatu 1) Meningkatkan manajemen usahatani untuk memanfaatkan peluang pasar yang tersedia, (2) Memanfaatkan akses berencana untuk meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadahi, (3) Memanfaatkan peningkatan permintaan sayur untuk mendapatkan harga tawar yang tinggi, (4) Meningkatkan produksi sayuran dengan memanfaatkan ketersediaan lahan kosong, (5) Memanafaatkan pengalaman petani untuk memenuhi permintaan sayuran, dan (6 ) Meningkatkan intensitas dan kualitas penyuluhan untuk memanfaatkan peluang pasar.Kata kunci : budidaya, sayuran daun, strategi pengembanga
THE EFFECT OF RICE WASHING WATER AND COCONUT WATER ON THE GROWTH OF TOMATO PLANT (Lycopersium esculentum Mill.) IN MANGGARAI REGENCY
Tomato are vegetable commodity with high economic value and widely consumed by Indonesian people. The increase in tomato consumption is not matched by an increase in production. Tomato production in Manggarai Regency has decreased due to excessive use of inorganic fertilizers. Providing organic materials with rice washing water and coconut water can reduce the use of inorganic fertilizers. This study aims to determine the effect of rice washing water and coconut water on tomato growth, and determining the appropriate concentration of rice washing water and coconut water to increase tomato growth. This study was conducted in September-November 2023 on the Food Security and Horticulture Demonstration Plot of Kodim 1612 Manggarai. This study used a non-factorial Randomized Block Design in the form of coconut water and rice washing water consisting concentrations with 4 levels (0 ml rice washing water + 0 ml coconut water; 250 ml rice washing water + 250 ml coconut water; 350 ml rice washing water + 150 ml coconut water; 450 ml rice washing water + 50 ml coconut water) and each treatment was four repeated. The study showed that the concentration of rice washing water and coconut water had a significant effect on plant height, number of leaves, leaf area and stem diameter in tomato plants, but had no significant effect on the number of branches. The concentration of 450 ml rice washing water + 50 ml coconut water can produce the tallest plant (155.24 cm) and the highest number of branches (11.65 branches), while a concentration of 250 ml rice washing water + 250 ml coconut water can produce the highest number of leaves (197.43 leaves), highest leaf area (36.23 cm2) and highest stem diameter (0.88 cm)
Aktivitas Antijamur Fraksi N-Heksana Kulit Buah Citrus sinensis (L.) Osbeck
The sweet orange (Citrus sinensis (L.) Osbeck) is a fruit that is loved by all walks of life because of its sweet taste. The flesh part of the fruit is consumed, while the fruit peel is discarded. However, the fruit peel also contains secondary metabolites, which have various biological activities. The peel of this sweet orange fruit contains secondary metabolites of alkaloids, flavonoids, phenolics, steroids, and terpenoids. This study aims to determine the antifungal activity of the n-hexane fraction against Trichophyton mentagrophytes and Candida albicans using the disc diffusion method and the Minimum Inhibitory Concentration (MIC). The results of measuring the diameter of the inhibition zone formed on the fungus Trichophyton mentagrophytes at a concentration of 50; 25; 12.5; 6.25; 3.125 and 1.5625% w/v, respectively 12.29±0.08; 11.14±0.12; 9.54±0.17; 7.01±0.12; 6.19±0.03; 6.06 ± 0.03 mm, with a MIC of 1.5625 %. Results of measuring the diameter of the inhibition zone formed against Candida albicans fungi respectively 9.97 ± 0.02; 9.05±0.18; 8.32±0.38; 7.09±0.07; 6.00±0.00; 6.00±0.00 mm, with a MIC of 6.25%. The results of data analysis using one-way ANOVA statistics showed that there was a significant difference (p<0.05) between variations in the concentration of the test fraction with positive control and negative control. Based on the research that has been carried out, it can be concluded that the n-hexane fraction of sweet orange peel has activity in inhibiting the growth of the test fungus, with the best antibacterial activity at a concentration of 50% w/v
Dinamika Perkembangan Ekonomi di Provinsi Jawa Timur: Sebuah Kajian Mengenai Peran Investasi, Tingkat Pengangguran Terbuka, serta Indeks Pembangunan Manusia
Penelitian ini mengukur pengaruh investasi, indeks pembangunan manusia, serta tingkat pengangguran terbuka terhadap perkembangan ekonomi Wilayah Jawa Timur 2013-2022 dengan menggunakan metode regresi linier berganda. Setelah menguji ketiga faktor tersebut, hasilnya menunjukkan bahwa investasi tidak memiliki pengaruh terhadap perkembangan ekonomi, indeks pembangunan manusia memberikan pengaruh terhadap perkembangan ekonomi, dan tingkat pengangguran terbuka tidak berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi, kemudian secara bersama-sama atau simultan investasi, indeks pembangunan manusia, serta tingkat pengangguran terbuka memiliki dampak yang signifikan terhadap perkembangan ekonomi Wilayah Jawa Timur.Kata kunci: Perkembangan Ekonomi, Investasi, Pengangguran, Indeks Pembangunan Manusi