e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
    4995 research outputs found

    Pengaruh Faktor Koneksi Politik, Kompensasi Eksekutif, dan Prinsip Konservatisme terhadap Penghindaran Pajak

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh koneksi politik, kompensasi eksekutif, dan konservatisme akuntansi terhadap penghindaran pajak. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang bergerak di berbagai sektor dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2022. Data dikumpulkan dari laporan tahunan perusahaan tahun 2022 yang terdapat di laman idx.co.id. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel akhir sebanyak 450 sampel. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan memeriksa terlebih dahulu dilakukan pengujian asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koneksi politik, kompensasi eksekutif, dan prinsip konservatisme akuntansi tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak.Kata Kunci: Kompensasi eksekutif, Koneksi politik, Konservatisme akuntansi, Penghindaran paja

    Epistemologi Wakaf Keluarga: Pemahaman, Tanggung Jawab dan Pengelolaan Harta dalam Perspektif Ilmu Pengetahuan

    Get PDF
    In recent times, discussions about waqf have been particularly engaging, particularly when they address the dynamic concepts involved in maintaining real estate growth. Previously, waqf problems were frequently associated with frozen and sluggish property. However, a number of improvements have since occurred. The numerous disputes over property management, which ultimately became a point of contention and led to land being abandoned, have resulted in the economic issue of family waqf property becoming a contentious one. This research project examines the intersection of family endowment (Wakaf keluarga) and epistemology within the context of contemporary social structures. The objective is to reconcile traditional religious beliefs with modern scientific perspectives on the understanding, obligations, and administration of family endowments. The study employs a conceptual analysis methodology to examine the interplay between family endowment and the epistemological foundations of science, elucidating their implications in social and religious contexts. This interdisciplinary approach enables the research to provide insights into the integration of epistemological principles into family endowment practices, with the aim of enhancing their effectiveness for the benefit of families and society as a whole. The findings underscore the necessity of synthesizing age-old values with contemporary knowledge paradigms to ensure the efficacious and sustainable stewardship of family endowments amidst the dynamism of the modern era. This study underscores the importance of bridging traditional and modern perspectives on family endowments, paving the way for enhanced welfare and sustainability in contemporary societies.Diskusi mengenai wakaf semakin menarik akhir-akhir ini, terutama ketika membahas konsep-konsep dinamis untuk mempertahankan pertumbuhan harta. Permasalahan wakaf sebelumnya sering dikaitkan dengan harta benda yang tetap dan lesu, namun kini telah banyak perbaikan yang terjadi. Karena banyaknya perselisihan mengenai pengelolaan harta benda yang akhirnya menjadi perdebatan dan berujung pada terlantarnya tanah, maka persoalan ekonomi harta wakaf keluarga pun menjadi salah satu yang kontroversial. Penelitian ini meneliti konvergensi wakaf keluarga dan epistemologi dalam kerangka sosial kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menyelaraskan perspektif islam klasik dengan perspektif ilmiah modern mengenai pemahaman, kewajiban, dan administrasi wakaf keluarga. Dengan menggunakan metodologi analisis konseptual, penelitian ini mengkaji wakaf keluarga dengan landasan epistemologi ilmu pengetahuan, menjelaskan implikasi dalam lingkungan sosial dan keagamaan. Melalui lintas disiplin ilmu ini, penelitian berupaya memberikan wawasan tentang prinsip-prinsip epistemologi terhadap praktik wakaf keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Temuan penelitian menggarisbawahi pentingnya penggabungan nilai-nilai klasik dengan paradigma pengetahuan kontemporer untuk memastikan pengelolaan wakaf keluarga yang efektif dan berkelanjutan di tengah dinamika era modern. Penelitian ini menekankan pentingnya menjembatani pandangan tradisional dan modern tentang wakaf keluarga, membuka jalan bagi peningkatan kesejahteraan dan keberlanjutan di masyarakat kontemporer

    Korupsi dan Pengaruh Kekuasaan Partai Politik (Follow The Money and Asset Recovery)

    No full text
    Corruption can be defined as an extraordinary crime. The consequences of corruption crimes can damage democratic values, morals (local wisdom), harm the country's finances and/or economy, and violate the social and economic rights of the community. Agencies responsible for investigating and prosecuting criminal acts of corruption include the police, prosecutor's office, and the Corruption Eradication Commission. Corruption is defined as the actions of those in positions of authority, including politicians and civil servants, who enrich themselves illegally and unfairly, abusing the power entrusted to them by society. Corruption is defined as the misappropriation of state or government funds (including those of companies, organizations, and foundations) for personal or other individuals' interests. It is imperative that law enforcement agencies prioritize focus, prevention, and strengthening. The research method employed is a legal and doctrinal approach, which examines secondary data. The author concludes that corruption persists and that the integrity of law enforcement officers is questionable. To eradicate corruption, it is necessary to re-focus on methods such as "follow the money" and "asset recovery." It is also essential to make legal breakthroughs regarding digital exposure or publication, and to implement prevention and control of criminal acts of corruption, including carrying out prevention and education efforts within political parties. Abstrak Korupsi dapat diakualifikasikan kejahatan luar biasa, akibat kejahatan korupsi dapat merusak nilai-nilai demokrasi, moral (kearifan lokal), merugikan keuangan dan/ perekonomian negara, melanggar hak-hak sosial dan ekonomi masyarakat. Instansi yang berkaitan dengan penuntutan tindak pidana korupsi, yaitu kepolisian, kejaksaan, dan Komisi Pemberantasan Korupsi. Korupsi diartikan sebagai tindakan penguasa, baik politisi (dalam keterkaitan tertentu) maupun pegawai negeri, yang memperkaya diri sendiri secara tidak sah dan/ tidak adil, menyalahgunakan kekuasaan yang dipercayakan masyarakat kepadanya. Korupsi adalah penyelewengan dana negara/pemerintah (perusahaan, organisasi, yayasan, dan lain-lain) untuk kepentingan pribadi atau orang lain. Perlunya fokus dan pencegahan dan penguatan dalam penegakan hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan undang-undang maupun doktrin, yang mengkaji dari data sekunder. Penulis menyimpulkan bahwa korupsi tetap terjadi dan diwarnai integritas para oknum penegak hukum yang diragukan, pelaksanaan metode pemberantasan korupsi memerlukan pemfokusan kembali (re-focussing) terutama follow the money dan asset recovery, perlu dilakukan terobosan hukum tentang pemaparan atau publikasi digital, dan secara periodik tentang pelaksanaan pencegahan dan penanggulangan tindak pidana korupsi, termasuk melakukan upaya pencegahan dan edukasi di dalam partai politik

    POTENSI BIOETHANOL DARI LIMBAH NANAS TERDELIGNIFIKASI GELOMBANG MIKRO

    Get PDF
    Bioethanol berpotensi besar sebagai salah satu sumber energi alternatif yang ramah lingkungan untuk mewujudkan global zero emission. Proses produksi bioethanol yang sangat sederhana melalui peroses fermentasi anaerob dari biomassa yang mengandung selulosa. Pemanfaatan biomassa yang terintegrasi akan mengatasi permasalahan berkesinambungan dan meningatkan nilai ekonomis dari biomassa tersebut. Limbah nanas adalah biomassa yang berpotensi sebagai rujukan bahan baku bioethanol, akan tetapi kandungan lignin yang akan menghambat hidrolisis bahan organik menjadi bioethanol. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk menghilangkan kandungan lignin dalam limbah nanas melalui pretreatment gelombang mikro (microwave)sebagai bahan rujukan produksi bioethanol. Dalam penelitian ini digunakan beberapa variabel proses yaitu: rasio 1:20 (b/v), waktu kontak 10 menit, dan variabel suhu 70, 80 dan 90oC. Dari hasil analisa dengan menggunakan metode Chesson-Data didapatkan hasil yang menujukan bahwa pengaruh pretreatment microwave cukup signifikan dengan kondisi optimum operasi pada suhu 90oC dengan hasil lignin yang terlarutkan sebanyak 9,05%, Hal tersebut juga berimbas positif terhadap selulosa yang terlarut sebanyak 29,42% jauh lebih banyak dibandingkan tanpa pretreatmant. Kata Kunci: Bioethanol, Delignifikasi, Limbah Nanas, Microwave.Abstract Bioethanol has great potential as one of the environmentally friendly alternative energy sources to realize global zero emission. The very simple bioethanol production process through anaerobic fermentation process of biomass containing cellulose. Integrated biomass utilization will overcome sustainable problems and increase the economic value of the biomass. Pineapple waste is a biomass that has the potential as a reference for bioethanol raw materials, but the lignin content will inhibit the hydrolysis of organic materials into bioethanol. Therefore, this study aims to eliminate lignin content in pineapple waste through microwave pretreatment as a reference material for bioethanol production. In this study, several process variables were used, namely: ratio 1:20 (w / v), contact time 10 minutes, and temperature variables 70, 80 and 90oC. From the analysis results using the Chesson-Data method, the results showed that the effect of microwave pretreatment was quite significant with optimum operating conditions at a temperature of 90oC with a dissolved lignin result of 9.05%, This also had a positive impact on dissolved cellulose of 29.42% much more than without pretreatment. Keywords: Bioethanol, Delignification, Pineapple Waste, Microwave

    PENGGUNAAN BIOREDUKTOR EKSTRAK AIR DAUN SIRSAK (Annona mucirata L.) UNTUK FITOSINTESIS NANOPARTIKEL PERAK (NPAg) DENGAN BERBAGAI VARIASI RASIO CAMPURAN

    Get PDF
    Nanopartikel adalah ilmu yang mempelajari mengenai ukuran partikel antara 1-100 nm. Beberapa jenis logam yang dapat disintesis menjadi nanopartikel menggunakan metode fitosintesis yaitu emas, perak, paladium, platinum, besi, zink, dan logam dioksida. Salah satu logam yang paling sering disintesis menjadi nanopartikel adalah nanopartikel perak. Karakterisasi pembentukan nanopartikel perak dapat diidentifikasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis, TEM, SEM-EDX dan PSA. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengoptimalkan rasio campuran antara bioreduktor ekstrak air daun sirsak dengan larutan AgNO3 sehingga menghasilkan ukuran nanopartikel perak terkecil dan stabil. Tahap penelitian ini meliputi skrining fitokimia ekstrak air daun sirsak, sintesis nanopartikel perak dengan rasio campuran antara ekstrak air daun sirsak dengan larutan AgNO3 1 mM adalah 1:9; 3:7 dan 5:5, dan karakterisasi nanopartikel perak. Hasil spektrofotometer UV-Vis menunjukkan pembentukan NPAg pada rasio campuran 1:9 dengan panjang gelombang maksimum 405 nm. Hasil SEM-EDX menunjukkan serbuk NPAg yang cenderung menggumpal dan atom Ag terdeteksi pada 2,983 keV. Hasil TEM menunjukkan NPAg berbentuk bulat tidak beraturan dan hasil PSA menunjukkan ukuran NPAg diperoleh 39,31 nm

    KAJIAN PENINGKATAN RENDEMEN, MUTU DAN KINETIKA ENZYMATIS PADA EKSTRAKSI LEMAK PALA (Myristica fragrants Houtt)

    Get PDF
    Biji  pala memiliki nilai komersial sebagai rempah maupun sebagai bahan baku obat dan kosmetik. Biji pala mengandung lemak yang telah diaplikasikan sebagai pelembab di industri kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan rendemen dan mutu lemak pala hasil ekstraksi dengan dan tanpa perlakuan enzimatis, serta pengaruh waktu ekstraksi dan   mengkaji kinetika enzim selulase dalam mendegradasi biji pala. Hasil penelitian menunjukkan Ekstraksi lemak pala dengan perlakuan awal menggunakan sellulase menghasilkan rendemen serta bilangan saponifikasi yang lebih baik dibandingkan ekstraksi tanpa perlakuan awal masing-masing adalah 28,45%, 23,02%, 224 dan 221 mg KOH/g lemak. Kinetika degradasi biji pala oleh selulase mengikuti kinetika Michaelis Menten dengan parameter yaitu laju reaksi maksimum, Vm dan konstanta Michaelis Menten,  Km masing-masing adalah 0,34464 g/L/menit dan 0,41156 g/

    UTILIZATION OF MORINGA OLIEFERA LEAVES COAGULANT FOR LEACHATE TREATMENT : CASE STUDY OF PASURUHAN LANDFILL, MAGELANG REGENCY

    Get PDF
    Waste has caused environmental problems, especially waste processing that is not yet optimal. Open dumping waste processing is still used in waste processing. Open dumping waste processing will produce leachate pollution. The research aims to test the quality of leachate by utilizing the natural coagulant of Moringa leaves to reduce the total dissolved solids (TDS) and conductivity of the leachate. The coagulant was made by macerating Moringa leaves using 70% ethanol and leaving it for 72 hours. Moringa leaf coagulant was contacted with leachate samples from the Pasuruhan Magelang landfill using variations in coagulant mass and contact time. Treatment with a coagulant mass of 1 gram and a contact time of 10 minutes was able to reduce leachate TDS levels by 1020 mg/L with an effectiveness of 55.98%. Treatment with a coagulant mass of 1 gram and a contact time of 15 minutes can reduce the leachate conductivity by 2333 cm/s with 79.38%. The use of natural coagulants from Moringa oliefera leaves can be used as an alternative treatment method for handling leachate. Keyword:: Leachate, Moringa Oliefer

    PROFIL PENGGUNAAN IMUNOSUPRESAN PADA PASIEN RHEUMATOID ARTHRITIS DI INSTALASI RAWAT JALAN SALAH SATU RUMAH SAKIT DI KOTA SEMARANG

    Get PDF
    Rheumatoid arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun, kronis disertai inflamasi dan kaku sendi. Salah satu kelompok obat yang penting dalam terapi RA adalah imunosupresan seperti golongan DMARD (Disease Modifying Anti Rheumatic Drugs) dan glukokortikoid. Pemilihan dan penggunaan obat yang tepat dan rasional akan menentukan keberhasilan pengobatan walaupun efektivitas dari obat pada pasien sangat bervariasi. Maka dari itu perlu dilakukan penelitian terkait pengkajian terapi imunosupresan pada pasin RA. Tujuan studi ini untuk mengetahui pola penggunaan imunosupresan pada pasien RA di instalasi rawat jalan salah satu rumah sakit di Kota Semarang periode Januari – Desember 2022. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental (observasional) bersifat deskriptif dan retrospektif yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data melalui catatan rekam medis pasien kemudian dianalisis secara deskriptif. Total sampel dalam studi ini sejumlah 100 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa imunosupresan yang paling banyak diresepkan untuk pasien RA adalah golongan DMARD sintetik konvensional (csDMARD) yaitu methotrexate (MTX) mencapai 94 pasien dengan dosis terapi yang paling banyak diresepkan 7,5 mg/minggu secara per oral (61 pasien). Kombinasi MTX+sulfasalazine termasuk dalam peresepan imunosupresan dengan persentase tertinggi mencapai 23% diikuti MTX monoterapi 20%. MTX menjadi pilihan utama untuk terapi RA baik dalam bentuk monoterapi maupun kombinasi. Kata kunci: DMRAD, imunosupresan, MTX, rheumatoid arthriti

    Dampak Pengungsi Timur Tengah Terhadap Stabilitas Ekonomi, Sosial, Politik Italia Tahun 2015-2021

    Get PDF
    Konflik yang terjadi di negara-negara Timur Tengah mengakibatkan keadaan yang tidak kondusif bagi penduduk lokal. Penduduk mulai merasakan tidak adanya rasa aman, terjadinya pelanggaran hak asasi manusia, serta terjadinya penurunan stabilitas ekonomi negara yang menyebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan para penduduk seperti makanan, tempat tinggal dan fasilitas yang menjamin kehidupan yang layak untuk para penduduk lokal. Konflik yang memuncak pada tahun 2015 di Timur Tengah tersebut membuat penduduk lokal memilih untuk meninggalkan negaranya dengan mengharapkan adanya perlindungan yang di dapatkan dari masyarakat global. Pengungsi memilih negara yang letak geografisnya dekat dengan negara asal. salah satunya adalah negara Italia yang menjadi negara tujuan para pengungsi. Perpindahan yang dilakukan oleh pengungsi ini berdampak pada stabilitas ekonomi, sosial serta politik Italia yang memuncak pada tahun 2015. Adapun penelitian ini berupa penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Kerangka teori dalam penelitian ini menggunakan teori liberalisme, selain itu terdapat konsep pengungsi internasional, konsep kerjasama internasional serta konvensi 1951 Tentang Status Pengungsi juga di gunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa masuknya para pengungsi sejak tahun 2015-2021 lebih banyak memberikan dampak negatif terhadap keadaan ekonomi, sosial serta politik Italia, dibandingkan dengan dampak positif yang hanya berdampak pada stabilitas ekonomi Italia.Â

    Faktor-faktor yang Mendorong Amerika Serikat Melancarkan Serangan terhadap Houthi di Yaman 2023-2024

    No full text
    Kelompok Houthi yang didukung Iran telah menyerang kapal-kapal di Laut Merah sebagai upaya untuk memaksa Israel menghentikan perang dengan militan Hamas di Gaza. Serangan ini telah mengganggu pelayaran global di wilayah tersebut. Pada awal Januari, Amerika Serikat dan Inggris membalas serangan Houthi dengan melancarkan serangan udara terhadap sejumlah basis Houthi di Yaman dengan tujuan mencegah mereka melakukan serangan lagi terhadap kapal-kapal kargo yang melintasi laut merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan luar negeri Amerika Serikat dalam serangan terhadap Houthi di Yaman. Metode penelitian yang penulis gunakan yaitu metode kualitatif dengan menggunakan metode penelusuran literatur dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, artikel berita, dan dokumen lain yang relevan dan dapat dijadikan landasan untuk memberikan penjelasan secara detail mengenai topik penelitian. Penulis menggunakan teori decision making oleh William D. Coplin. Terdapat tiga faktor yang mempengaruhi kebijakan Amerika Serikat dalam serangan terhadap Houthi di Yaman yaitu faktor politik domestik, konteks internasional, serta kondisi ekonomi dan milite

    2,412

    full texts

    4,995

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇