e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
    4995 research outputs found

    KARAKTERISASI GELATIN BERBAHAN BAKU CANGKANG RAJUNGAN DENGAN PENGGUNAAN ASAM FOSFAT (H₃PO₄)

    Full text link
    Cangkang rajungan merupakan limbah yang dihasilkan dari industri pengalengan rajungan dan menjadi limbah yang belum tertangani dengan maksimal. Oleh karena itu untuk meningkatkan nilai ekonomisnya, cangkang rajungan dijadikan sebagai bahan baku gelatin. Gelatin adalah derivat protein dari serat kolagen dari serat kolagen pada kulit, tulang, dan tulang rawan. Fungsi gelatin adalah sebagai pengemulsi (emulsifier) dan penstabil (stabilizer) dalam sistem emulsi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui variabel yang paling berpengaruh dari suhu, waktu, dan perbandingan ossein dan aquadest, mengetahui kondisi optimum dari variabel yang berpengaruh, mengetahui kondisi optimum dari variabel yang berpengaruh, mengetahui karakteristik gelatin yang diperoleh sesuai dengan standar mutu gelatin (SNI), dan mengetahui kemampuan gelatin yang dihasilkan sebagai emulsifier. Penelitian ini menggunakan metode experimental design two level untuk menguji variabelvariabel yang berpengaruh berupa suhuhidrolisis (A) 60°C dan 80°C, waktu hidrolisis (B) 4 jam dan 6 jam, dan perbandingan ossein : aquadest (C) yaitu 1 : 2 dan 1 : 4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa suhu hidrolisis merupakan variabel yang paling berpengaruh,dengan persentase yield gelatin optimum sebesar 3,05% pada suhu 60°C. Gelatin yang dihasilkan pada suhu 60°C memiliki rendemen gelatin sebesar 1,23%, pH 6, viskositas 0,399 cPs, kadar air 16%, kadar abu 1%, dan berdasarkan FTIR gelatin cangkang rajungan, gugus fungsi yang dapat diidentifikasi adalah OH, C-H alkana, C=C alkena, C=C aromatik, dan C-N. &nbsp

    Analisis Semiotika Kritik Sosial Politik Lagu (Studi Kasus Lagu “Punya Apa Lagi” Karya Iksan Skuter)

    Full text link
    Independent music or indie music has an idealism in playing songs without having to look at the market and music industry while still providing the best music and innovation. In it there is often socio-political criticism. The song "Punya Apa Lagi" by Iksan Skuter is one example. This study is to find out the meaning of the song. In terms of signs, the song expresses a sense of anxiety and complaints from the community. This type of research is descriptive qualitative. The theory used in this study is Ferdinand De Saussure's semiotic analysis theory which uses signifiers and signifieds. Keywords: Socio-Political Criticism, Songs, Semiotics, Iksan Skuter   Abstrak Musik independen atau musik indie mempunyai idealisme dalam memainkan lagu tanpa harus memandang pasar dan industri musik dengan tetap memberikan sajian musik dan inovasi yang terbaik. Di dalamnya sering ada kritik sosial politik. Lagu “Punya Apa Lagi” karya Iksan Skuter merupakan salah satu contohnya. Penelitian ini untuk mengetahui makna lagu tersebut. Secara penanda lagu tersebut mengungkapkan rasa kegelisahan dan keluhan masyarakat.  Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah teori analisis semiotika  Ferdinand De Saussure yang menggunakan signifier (penanda) dan signified (petanda). Kata Kunci: Kritik Sosial Politik, Lagu, Semiotika, Iksan Skuter &nbsp

    FROM AGGRESSION TO LENIENCY: INDONESIA'S APPROACH TO COMBAT IUU FISHING UNDER JOKO WIDODO'S PRESIDENCY

    Full text link
    This study aims to analyze the approaches and efforts made by the Indonesian government under President Joko Widodo (2014-2024) in combating illegal, unreported, and unregulated fishing (IUU fishing) in Indonesian waters. This study uses qualitative and descriptive methods to describe the policies implemented during the two periods of government. The results show that the Indonesian government adopted a more assertive ship-sinking policy to combat IUU fishing during the first period (2014-2019). Although this policy had a deterrent effect, it also caused controversy at the domestic and international levels. In the second period (2019-2024), the government's approach became softer, focusing on strengthening relevant institutions such as BAKAMLA, implementing a Measured Fisheries Policy (PIT), and utilizing advanced technology and international cooperation. This shift reflects the government's efforts to balance maritime security with the need to maintain diplomatic relations with neighboring countries. This research contributes significantly to maritime security and ocean governance, particularly in the context of managing IUU fishing in Indonesia. Keywords: BAKAMLA, IUU Fishing, Maritime Axis, Maritime Policy, Maritime Security   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan dan upaya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia di bawah Presiden Joko Widodo (2014-2024) dalam memerangi penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (IUU fishing) di perairan Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan deskriptif untuk menggambarkan kebijakan yang diterapkan selama dua periode pemerintahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia mengadopsi kebijakan penenggelaman kapal yang lebih tegas untuk memerangi IUU fishing selama periode pertama (2014-2019). Meskipun kebijakan ini memberikan efek jera, kebijakan ini juga menimbulkan kontroversi di tingkat domestik dan internasional. Pada periode kedua (2019-2024), pendekatan pemerintah menjadi lebih lunak, dengan fokus pada penguatan lembaga terkait seperti BAKAMLA, penerapan Kebijakan Perikanan Terukur (PIT), dan pemanfaatan teknologi canggih dan kerja sama internasional. Pergeseran ini mencerminkan upaya pemerintah untuk menyeimbangkan keamanan maritim dengan kebutuhan untuk menjaga hubungan diplomatik dengan negara-negara tetangga. Penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keamanan maritim dan tata kelola laut, khususnya dalam konteks pengelolaan IUU fishing di Indonesia. Kata Kunci: BAKAMLA, IUU Fishing, Kebijakan Maritim, Keamaman Maritim, Poros Mariti

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS MINYAK TAMANU STUDI KASUS DI PT SINERGI NATURAL NUSANTARA

    Full text link
    Sektor perkebunan memiliki pengaruh besar dalam menggerakkan perekonomian Indonesia, tidak hanya sebagai penyedia kesempatan kerja, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan dalam bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satu sumber daya alam yang menjanjikan di Indonesia adalah tumbuhan nyamplung. Tumbuhan ini menyimpan banyak manfaat, khususnya dari bijinya yang dapat diproses menjadi minyak tamanu.Di wilayah pesisir selatan Jawa Tengah, Kabupaten Kebumen memiliki jumlah tanaman nyamplung yang melimpah, terutama di kawasan Karangduwur, Kecamatan Ayah. Meskipun tanaman ini kaya akan minyak nabati yang bisa diolah menjadi produk bernilai tinggi, hingga kini pemanfaatannya belum dilakukan secara optimal.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas minyak tamanu (Calophyllum inophyllum L.), dengan menitikberatkan pada pengaruh metode pengolahan dan kondisi lingkungan. Lokasi penelitian meliputi PT Sinergi Natural Nusantara dan Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 50 responden yang dipilih secara purposive.Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa faktor lingkungan seperti tanah,curah hujan, suhu, dan iklim berpengaruh signifikan terhadap kualitas minyak tamanu karena faktor-faktor tersebut mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pohon tamanu serta kandungan dalam biji tamanu, sedangkan teknik pengolahan tidak menunjukkan pengaruh secara signifikan karena lebih bersifat optimalisasi dari bahan baku yang sudah dipengaruhi oleh faktor lingkungan.Kata Kunci: nyamplung, minyak tamanu, kualitas minyak, faktor lingkungan dan teknik pengolaha

    Penerapan Asas Legalitas Dalam Putusan Perkawinan Beda Agama Dan Undang-Undang Perkawinan Di Indonesia

    Full text link
    Abstrak ini mengulas penerapan asas legalitas dalam konteks putusan perkawinan beda agama di Indonesia dengan fokus pada kajian terhadap Undang-Undang Perkawinan. Pernikahan antaragama menjadi tantangan hukum yang signifikan, membutuhkan pendekatan yang cermat terhadap prinsip-prinsip legalitas. Artikel ini mengeksplorasi berbagai putusan pengadilan yang menggambarkan dinamika dan interpretasi asas legalitas dalam menyelesaikan konflik perkawinan beda agama. Undang-Undang Perkawinan menjadi acuan utama, memberikan kerangka kerja hukum untuk menyelesaikan ketidaksesuaian agama di dalam perkawinan. Pemahaman mendalam terhadap peran asas legalitas dalam putusan pengadilan ini dapat memberikan wawasan yang berharga terkait penyelesaian perkawinan lintas agama di Indonesia

    Penegakan Hukum Terhadap Pencoretan/Vandalisme Pada Fasilitas Umum Di Yogyakarta

    Full text link
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penegakan hukum terhadapa pelaku corat-core/vandalis pada fasilitas umum di Yogyakarta dan bagaimana upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya perbuatan corat-coret pada fasilitas umum. Penelitian ini jenisnya termasuk penelitian hukum normatif, obyek yang dikaji adalah kaedah atau aturan hukum, dalam penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis dan pendekatan kasus, data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tertier. Adapun Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan studi kepustakaan, Analisa data diskriptif kualitatif. Penegakan hukum terhadap pelaku corat-coret terlebih dahulu dilakukan verifikasi dari objek dan substansi aksi corat-coret tersebut, apakah objek tersebut dimiliki oleh perorangan/pribadi atau merupakan fasilitas umum Selanjutnya, apakah objek tersebut dari sisi substansi nya menimbulkan efek keindahan atau malah pengrusakan yang dapat dilakukan penindakan sesuai pasal 200 KUHPidana atau Peraturan Daerah nomer 2 Tahun 2017, Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 15 Tahun 2018. Kalau pelaku masih sekolah maka dilaporkan kepada kepala sekolah, juga orang tua dipanggil diminta untuk mengawasi anak-anaknya. Pelaku juga diminta untuk membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya, pelaku diminta untuk menghapus/membersihkan corat-coret yang sudah dilakukan. Kalau pelaku ada unsur pidana seperti dalam contoh kasus mereka membawa senjata tajam maka diserahkan pada kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku

    KATALISIS ENZIM LIPASE AMOBIL DENGAN CRUDE PALM OIL DITINJAU DARI PENGARUH WAKTU REAKSI

    Full text link
    Biodiesel adalah salah satu bahan bakar alternatif terbarukan yang dapat menggantikan solar. Bahan baku yang digunakan berasal dari minyak nabati atau hewani, diolah melalui proses fisika dan kimia dengan komposisi yang tepat, sehingga menghasilkan bahan bakar yang ramah lingkungan, khususnya menggunakan minyak kelapa sawit yang dikenal sebagai Crude Palm Oil (CPO). Proses sintesis biodiesel melibatkan dua tahap reaksi: pertama, esterifikasi untuk mengurangi Free Fatty Acid (Asam Lemak Bebas) menggunakan asam sulfat, dan kedua, transesterifikasi untuk membentuk biodiesel dengan alkohol dan katalis. Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi biodiesel dari CPO menggunakan katalis enzim lipase yang diimobilisasi menggunakan resin kation dengan variasi katalis (1,5%-3,5%) dan melihat pengaruh waktu reaksi (6, 12, dan 18 jam), dan kecepatan pengadukan 350 rpm dalam stirred tank reactor. Yield tertinggi mencapai 89,8%, angka saponifikasi 112,21 mg KOH/g, angka iodin 71 g I2/100 g, angka setana tertinggi 80, dan kadar titik nyala 109o C. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa waktu reaksi dan konsentrasi katalis berpengaruh signifikan terhadap kualitas biodiesel yang dihasilkan, dengan biodiesel memenuhi Standar kualitas nasional. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teknologi biodiesel yang ramah lingkungan dan dapat diperbarui di Indonesia

    PENGARUH ZnCl2 TERHADAP PENURUNAN KADAR FREE FATTY ACID (FFA) SERTA PENGARUH KATALIS NAOH DAN CAO PADA HASIL BIODIESEL MELALUI PROSES TRANSESTERFIKASI MINYAK BRONDOLAN SAWIT

    Full text link
    Brondolan sawit merupakan buah sawit yang lepas dari tandan buah karena terlalu matangataupun yang jatuh saat proses pemanenan tandan buah segar. Minyak brondolan sawitumumnya memiliki kandungan free fatty acid (FFA)yang tinggi. Pada penelitian ini, minyakbrondolan sawit dikonversi menjadi biodisel dengan dua tahapan proses yaitu esterifikasidengan gliserol berkatalis ZnCl2 dilanjutkan dengan transesterifikasi menggunakan katalisCaO dan NaOH Pengaruh katalis ZnCl2 , NaOH dan CaO terhadap penurunan free fatty aciddan hasil biodiesel diinvestigasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses esterifikasidengan gliserol berkatalis ZnCl2 menurunkan nilai free fatty acid. Pada variasi konsentrasiZnCl2 sebanyak 0,15%, 0,20%, 0,25%, dan 0,35% menunjukkan bahwa konsentrasi optimalZnCl2 pada 0,35% dengan penurunan FFA sebesar 97% dari 37,40% ke 1,06%. Selanjutnyaproses transesterifikasi dilakukan dengan katalis NaOH sebesar 1% dan CaO sebesar 35%pada variasi perbandingan jumlah minyak dan metanol sebesar 1:10 ; 1:15 ; 1:20 ; 1:30.Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah perbandingan minyak dan metanol yang optimaluntuk katalis NaOH adalah sebesar 1:30 karena menghasilkan jumlah biodiesel sebesar2,35% dengan nilai FFA sebesar 2,17% Sedangkan dengan kalatali CaO, perbandinganminyak dan metanol yang optimal adalah sebesar 1:30 dengan hasil biodiesel sebesar 2,60%dan nilai FFA sebesar 3,08% Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa persen beratkatalis sangat mempengaruhi dalam penurunan kandungan FFA yang terdapat pada minyakCPO, dan perbandingan antara minyak:metanol mempengaruhi hasil yield biodiesel yangakan didapatkan

    UJI TOKSISITAS EKSTRAK ETANOL DAUN RENGGAK (Amomum dealbatum) SEBAGAI BIOLARVASIDA LARVA NYAMUK Aedes aegypti

    Full text link
    Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit disebabkan oleh virus dengue yang dapat ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Jumlah kasus DBD yang dilaporkan oleh World Health Organization (WHO) semakin meningkat dari 2,5 juta pada tahun 2010 menjadi 4,2 juta pada tahun 2019. Pada tahun 2021, WHO memperkirakan jumlah infeksi DBD secara global sekitar 100-400 juta setiap tahunnya. Penggunaan larvasida kimia secara terus menerus dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan resistensi pada organisme target. Alternatif untuk mengatasi masalah tersebut adalah menggunakan larvasida alami dengan memanfaatkan senyawa aktif pada tanaman yaitu daun Renggak (Amomum dealbatum). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan efektifitas ekstrak daun Renggak dengan abate (temephos) terhadap jumlah kematian larva Aedes aegypti. Jenis rancangan dalam penelitian ini adalah Posttest Only Control Group Design, yang merupakan penelitian True Experimental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun Renggak memiliki efek larvasida terhadap larva Aedes aegypti. Perbandingan perlakuan antara penggunaan ekstrak daun Renggak dan abate menunjukkan efektifitas yang sama terhadap larva Aedes aegypti setelah 12 jam perlakuan. Nilai LC50 ekstrak etanol daun Renggak terhadap mortalitas larva diperoleh pada konsentrasi 0,3% yang berarti bahwa pada konsentrasi 0,3% ekstrak etanol daun renggak mampu membunuh 50% larva Aedes aegypti

    EFEKTIVITAS PERAN DAN STRATEGI CAMAT UJUNG TANAH DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PEMILU 2024 MELALUI ANALISIS SOCIAL IDENTITY THEORY

    Full text link
    Pemilu 2024 merupakan pesta demokrasi terbesar bagi seluruh masyarakat Indonesia. kendatipun, partisipasi masyarakat pada pemilu 2024 diamini sebagai bentuk kepedulian mereka dalam menentukan nasib bangsa kedepan. Sehingga dibutuhkan peranan pemimpin dalam mendorong masyarakatnya agar berpartisipasi dalam pemilu dan tidak apatis terhadap pemilu. Camat yang merupakan bagian dari struktur pemerintahan sekaligus seorang pemimpin di wilayah kecamatan, sejatinya perlu mengakomodasi hal tersebut. Sehingga, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas peran dan strategi Camat Ujung Tanah dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pemilu 2024. Penelitian ini menggunakan mixed method dengan desain sequential exploratory dengan analisis Social Identity Theory yang melibatkan wawancara mendalam dan survei. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingginya partisipasi masyarakat di Kecamatan Ujung Tanah didukung atas peran dan strategi camatnya. Forum Diskusi Malam merupakan kontribusi yang dilakukan oleh Camat Ujung Tanah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Pemanfaatan layanan publik “KONTER (Kontener Terpadu)” menjadi media alternatif dalam melaksanakan Forum Diskusi Malam. berdasarkan survei, sebanyak 84% masyarakat meyakini efektivitas dari strategi tersebut. Hal ini dibuktikan dengan tingginya angka partisipasi masyarakat yakni sebesar 77,39% pada pemilu 2024. Dalam analisis Social Identity Theory, kecenderungan dan kekhasan positif dari Camat Ujung Tanah didasarkan atas identitas sosialnya yang senang berinteraksi dengan masyarakat. Hal tersebutlah yang mendasari strategi Forum Diskusi Malam sebagai cara meningkatkan partisipasi masyarakat pada pemilu 2024. Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Pemilu, Social Identity Theor

    2,412

    full texts

    4,995

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇