e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
Simulasi Pengelasan Menggunakan Dua Buah Model Plat Baja AISI 304 Ketebalan 1,2 mm
Pengelasan merupakan metode penyambungan yang umum digunakan dalam bidang konstruksi ataupun aplikasi di industri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memprediksi sebaran panas yang terjadi pada area las dalam bentuk model dengan parameter suhu. Dua buah plat baja yang dimodelkan dengan tambahan area las di tengah untuk menggabungkan kedua buah plat tersebut, kemudian diberikan meshing pada model dan diberikan beban thermal pada area las. Kondisi batas diterapkan dengan suhu awal ruangan 303°K, dengan metode transient analysis pembebanan thermal diberikan kepada daerah las dalam waktu 15 detik untuk kemudian proses cooling sampai detik ke-80. Kontur distribusi panas dapat terlihat hingga mencapai base plate, dari parameter suhu didapatkan suhu terendah yaitu 303° K sedangkan suhu tertinggi yaitu sebesar 2314° K. Simpangan pada parameter suhu di awal sebesar 6 % sedangkan di akhir parameter sebesar 1,6 %. Daerah Fusion Zone mencapai 2096°K, pada daerah HAZ mencapai 1366°K dan pada Base Plate mencapai 724°K dengan koefisien konveksi 16,6 (303°K). Jarak sebaran panas dari titik tengah pengelasan sejauh 0,84 m. Kondisi batas dan volume meshing merupakan faktor yang paling menentukan hasil pada saat proses simulasi, selain itu adalah jenis pembebanan akan diberikan ke area, node, element, atau line juga sangat menentukan hasil sebaran panas pada model simulasi
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN SISWA BERPRESTASI DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING
Strategi pendidikan yang ditempuh selama ini bersifat umum, memberikan perlakuan standar atau rata-rata kepada semua siswa, sehingga kurang memperhatikan perbedaan antar siswa dalam kecakapan, minat, dan bakatnya. Pada penelitian ini telah di implementasikan kedalam sebuah prototype perangkat lunak Sistem Pendukung Keputusan menggunakan metode Simple Additive Weighting dan dirancang dengan menggunakan pemodelan UML. Kriteria yang menjadi penilaian untuk menentukan siswa berprestasi di SMK Palapa Semarang adalah nilai raport kompetensi, nilai sikap berdasarkan nilai kepribadian siswa, nilai UKK berdasarkan nilai dari hasil ujian praktek. Dari hasil penelitian menunjukan pemanfaatan metode Simple Additive Weighting (SAW) ini untuk Sistem Pendukung Keputusan untuk menentukan siswa berprestasi melalui proses pembobotan kriteria dan seleksi dengan lebih cepat, cermat dan lebih efektif.
Kata Kunci : Keputusan, Perangkingan, Prestasi, Simple Additive Weighting (SAW
Analisis Ancaman Kebangkrutan pada Perusahaan yang Terdaftar pada Jakarta Islamic Index (JII) dengan Model Springate dan Zmijewski
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui bagaimana hasil perbandingan kebangkrutan model tradisional antara Model Springate dengan Model Zmijewski pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Indeks (JII) yang sesuai dengan kriteria sampel yang telah ditentukan selama periode 2015-2019. Model Zmijewski menjadi model yang lebih akurat dibandingkan dengan Model Springate dalam memprediksi kebangkrutan dengan prediksi seluruh perusahaan sehat dan tidak berpotensi mengalami kebangkrtuan. Berbeda dengan Model Springate yang mendeteksi ANTM mengalami kebangkrutan.
Kata kunci: Kebangkrutan, Springate, Zmijewsk
PEMBUATAN BUBUK BAYAM DENGAN METODE FOAM MAT DRYING
Tanaman bayam merupakan tanaman yang memiliki berbagai kandungan mineral dan vitamin yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Pembuatan serbuk bayam sebagai produk siap saji akan berdampak pada meningkatnya umur simpan produk bayam, meningkatkan kepraktisan penggunaan dengan tanpa mengurangi nilai dan manfaat gizi dari bayam. Proses pembuatan serbuk bayam dapat dilakukan dengan menerapkan metode pengeringan busa (foam mat drying). Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh perubahan suhu dan konsentrasi bahan pengisi (maltodekstrin) pada pembuatan bubuk bayam dengan metode foam mat drying. Proses pembuatan serbuk bayam dilakukan dengan menambahkan tween 80 dengan konsentrasi 6%, maltodekstrin dengan variasi (15, 20 dan 25%) serta suhu pengeringan 50-70áµ’C pada puree bayam yang diperoleh dari proses penggilingan daun bayam dan air dengan rasio 1:1. Hasil penelitian menunjukkan jika pengeringan puree bayam menggunakan metode foam mat drying adalah metode yang efektif karena laju proses pengeringan menggunakan metode foam mat drying lebih cepat bila dibandingkan proses pengeringan konvensional. Laju proses pengeringan dengan metode foam mat drying berlangsung cepat pada waktu 0-90 menit. Penambahan maltodekstrin sebanyak 15% pada proses pengeringan dengan suhu 50-70áµ’C, mampu menghasilkan serbuk bayam dengan kadar air yang lebih rendah bila dibandingkan penggunaan maltodekstrin dengan konsentrasi 20 dan 25%. Serbuk bayam dengan kadar air 4% mampu dihasilkan dari proses pengeringan dengan metode foam mat drying pada suhu 60áµ’C dengan penambahan tween 80 sebesar 6% dan maltodekstrin dengan konsentrasi 15%.
Kata Kunci: bayam, foam mat drying, maltodekstri
PEMBUTAN BRIKET DARI CAMPURAN SEKAM PADI DAN AMPAS TEBU MENGGUNAKAN METODE KARBONISASI DENGAN FURNACE
Kebutuhan energi di Indonesia semakin meningkat seiring pertumbuhan penduduk yang meningkat setiap tahunnya. Akibatnya cadangan energi semakin menipis terutama cadangan energi fosil. Dengan ini perlu adanya inovasi pemanfaatan limbah yang ada sebagai bahan bakar alternatif dan efisien. Pemanfaatn ini dapat dilakukan dengan cara dikonversi dalam bentuk padatan berupa briket.. Pada penelitian ini bahan yang digunakan adalah campuran dari ampas tebu dan sekam padi, dengan bahan perekat tepung tapioka, dan saringan 60 mesh. Perbandingan campuran bahan yang digunakan ampas tebu dan sekam padi adalah (1:6 , 1,5:5,5 ,dan 2:5) gram. Metode yang digunakan pada pembuatan briket dari campuran ampas tebu dan sekam padi adalah metode karbonisasi pada suhu 300oC. Karbonisasi ampas tebu dilakukn selama 30 menit sementara karbonisasi sekam pado dilakukan selama 1 jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik briket yang dihasilkan, meliputi kadar air, zat terbang, kadar abu, kadar karbon terikat, dan nilai kalor. Hasil pengujian menunjukkan kadar air, zat terbang, kadar abu dan kadar karbon terikat belum memenuhi Standar Mutu Briket Indonesia (SNI 01-6235-2000). Sedangkan nilai kalor pada briket sudah memenuhi standar SNI, Jepang, dan USA diperoleh nilai kalor 6324,006 kal/gr, 5958,284 kal/gr, dan 5023,606 kal/gr.
Kata kunci: ampas tebu, briket, furnace, sekam pad
UJI AKTIVITAS SUSPENSI SERBUK SPIRULINA PLATENSIS TERHADAP KADAR HORMON TESTOSTERON DAN HISTOPATOLOGIK TESTIS TIKUS WISTAR DIABETES YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOCIN
Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik yang dapat mengganggu fungsi reproduksi pada pria yaitu penurunan kadar hormon testosteron dan kerusakan jaringan testis. Spirulina
platensis mengandung fikosianin sebagai antioksidan yang efektif untuk menurunkan kadar gula darah dan kerusakan organ reproduksi pria. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui
efek Spirulina platensis (SP) terhadap kadar hormon testosteron serta gambaran histopatologik testis tikus jantan diabetes yang diinduksi Streptozotocin (STZ). Tikus dibagi menjadi 6 kelompok yang terdiri dari K1 (tikus diberikan suspensi CMC-Na), K2 (tikus yang diinduksi STZ dosis tunggal 45 mg/kgBB), K3 (tikus diberikan suspensi SP 36 mg/200gBB), kelompok 4; 5 dan 6 (tikus diabetes diberikan suspensi SP 36 mg/200kgBB; 72 mg/200gBB dan 144 mg/200gBB). Penelitian dilakukan selama 28 hari dengan parameter yang diamati adalah kadar gula darah, kadar testosteron dan gambaran histopatologik testis dengan Hematoksilin - Eosin (HE). Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa kelompok perlakuan dengan Spirulina platensis mampu meningkatkan kadar hormon testosteron yaitu 0,82 µG/mL, 1,13 µG/mL dan 1,66 µG/mL (p < 0,05) dibandingkan kelompok tikus diabetes. Spirulina platensis juga mampu mencegah kerusakan epitel tubulus seminferus pada testis dibandingkan kelompok diabetes. Pada hewan uji yang diberikan dosis 144 mg/kgBB memberikan aktivitas paling baik dalam menghambat kerusakan jaringan testis disebabkan oleh induksi STZ.
Kata kunci: diabetes mellitus, gangguan reproduksi, hormon testosteron, Spirulina platensi
EDUKASI PENGGUNAAN TRANSPORTASI PUBLIK DKI JAKARTA DI MASA PANDEMI COVID-19
Program Kreativitas Mahasiswa ini dilakukan untuk mengetahui dan mengedukasi masyarakat tentang transportasi umum di Jakarta. Metode yang kami lakukan adalah pembuatan Sosial dan menyebarkan form kepada masyarakat untuk mengetahui pendapat dan saran mereka terhadap transportasi umum khususnya pada masa pandemi ini serta mengajak masyarakat berdiskusi via Live Streaming youtube. Hasil dari program ini menjunjukan bahwa masyarakat sudah mengetahi dan paham tentang protokol-protokol yang harus dipatuhi untuk menggunakan. Dengan terlaksananya program ini kami dapat mengetahui bahwa sosial media sangat penting untuk mensosialisasikan aturan-aturan baru terhadap masyarakat khususnya pada masa genting ini.
Kata kunci: Masyarakat, Media, Transportas
PROGRAM PENGEMBANGAN PRODUK UNGGULAN DAERAH JAMUR TIRAM DI DESA MINDAHAN KIDUL KABUPATEN JEPARA
AJJ Jamur Tiram (mitra) merupakan salah satu UMKM yang membuat bibit F2, media tanam (baglog) dan membudidayakan jamur tiram. Mitra memiliki permasalahan diantaranya proses sterilisasi bibit dengan kegagalan 30%-50%, proses produksi baglog masih manual menggunakan tenaga manusia, pembudidayaan jamur juga masih tradisional dimana pengaturan suhu dan kelembaban rumah jamur (kumbung) dilakukan dengan menyiramkan air ke lantai dan seringnya diserang hama tikus. Pada saat hasil panen melimpah kesulitan untuk memasarkan yang mengakibatkan hasil panen membusuk dikarenakan jamur tiram segar tidak tahan disimpan lama. Selain itu mitra juga memiliki kendala dalam hal manajemen usaha, financial dan SDM. Metode yang digunakan untuk mengatasi permasalahan diatas adalah sosialisasi, workshop, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Hasil peningkatan manfaat dari program pengembangan produk unggulan daerah adalah (1) peningkatan kapasitas produksi bibit 700% (2) peningkatan kapasitas produksi baglog 100% (3) peningkatan kapasitas budidaya jamur tiram 230% (4) peningkatan jumlah aset 400% (5) peningkatan kemampuan manajemen 100% dan (6) peningkatan pendapatan/omset 50%.
Kata Kunci : Jamur Tiram, Baglog, Kumbun
PROGRAM PELATIHAN PERLINDUNGAN RESIKO KEBAKARAN DENGAN PENGENALAN DAN PENGGUNAAN APAR
Kebakaran yang terjadi di Yogyakarta mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya naik ke tahun berikutnya, khususnya di daerah yang padat penduduknya serta pada wilayah atau daerah industri. Kebakaran merupakan hal yang sering terjadi, dan ini akan membahayakan serta mengancam keselamatan jiwa seseorang. Oleh karena itu sangat dibutuhkan sikap kesadaran serta kesiapan untuk menangani apabila terjadi kebakaran dan ini perlu peran serta dukungan baik oleh masyarakat itu sendiri maupun pemerintah setempat. Bertolak dari sering terjadinya bencana kebakaran tersebut sangat diperlukan suatu pelatihan perlindungan risiko kebakaran dengan pengenalan dan penggunaan APAR. Pelatihan yang dilakukan bertujuan agar masyarakat lebih mengetahui serta memahami bagaimana bila terjadi musibah kebakaran serta bagaimana penanggulangannya. Pelatihan dilakukan di Dusun Condong Catur, Depok, Sleman, Yogyakarta, karena wilayah ini sangat padat penduduknya dan riskan terjadi kebakaran, disamping itu dusun Condong Catur letaknya berdampingan dengan kota Yogyakarta yang penduduknya padat. Peserta berjumlah 30 orang. Dari hasil pelatihan terjadi peningkatan pemahaman sebelum dan sesudah pelatihan, diantaranya terjadi peningkatan pemahaman mengenai konsep segitiga api sebesar 90%, peningkatan pemahaman pengetahuan penggunaan APAR sebesar 87%, dan peningkatan konsep pemadaman tradisional mengalami peningkatan sebesar 83%.
Kata kunci: APAR, Pelatihan, Kebakara
Sistem Informasi Penjualan Roti Berbasis Web (Studi Kasus di CV Mams Bakery)
Penjualan roti adalah sebuah usaha penjualan yang menyediakan pelayanan produk di toko roti. Proses bisnis di tempat penjualan roti pada umumnya masih mengharuskan pelanggan untuk datang dalam melakukan pemesanan yang diinginkan. Ditinjau dari tempat usaha penjualan roti di toko Mams Bakery, proses pengelolaan penjualan masih dilakukan secara konvensional. Sistem informasi penjualan roti berbasis web ini, dapat digunakan untuk memudahkan pelanggan dalam melakukan pemesanan serta memudahkan petugas dalam mengelola data. Dengan adanya sistem ini, pelanggan bisa melakukan pemesanan secara online dengan memanfaatkan jaringan internet yang berkembang saat ini yang begitu pesat. Sistem ini dibangun menggunakan metode waterfall dengan framework PHP didukung dengan database MySQL untuk mengolah basis datanya. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah Sistem Informasi penjualan roti berbasis web (studi kasus di CV Mams Bakery