e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
Perilaku Ekonomi Rumah Tangga Petani Dalam Peremajaan Kelapa Sawit Di Kampung Selamat Kecamatan Tenggulun Kabupaten Aceh Tamiang
This research aims to analyze the decision of farmers in Kampung Selamat towards replanting and to determine the economic ability of farmer households to carry out oil palm replanting to the household economy of farmers in Kampung Selamat, Tenggulun District, Aceh Tamiang Regency. The method used in this research is a qualitative method, namely this research is conducted field observations by interviewing oil palm farmers who have replanted using a questionnaire, then described clearly. The research method used in this study was obtained by recalling data through surveys. The sample taken in this study was 23 done by simple randomization. There are 2 data analysis techniques used, namely decision analysis and ability analysis. The results of this study are the decision of farmers in Kampung Selamat on oil palm replanting is influenced by the reasons that allegedly encourage the decision t
Tantangan : Implementasi Kebijakan Hukum Restitusi Sebagai Perlindungan Hak Korban Tindak Pidana di Indonesia
The human rights of criminals starting from their status as suspects, defendants, and even convicts are not comparable to the protection of the human rights of victims in order to recover from loss or suffering. The aim of this research is to examine the challenges of implementing policies providing restitution for victims of criminal acts. This research method uses normative juridical, examining aspects of currently applicable legal regulations. This research found that it is important to provide restitution for victims. Considering that so far the victim has only been represented by law enforcement officials. Even though there is a request for compensation by the public prosecutor, not everyone understands the procedure for applying for compensation for a criminal act. Victims really need to receive compensation regardless of age, educational background, and social status.Hak-hak asasi pelaku kejahatn mulai dari status sebagai tersangka, terdakwa bahkan sampai terpidana adalah tidak sebanding dengan perlindungan hakhak asasi kepada korban dalam ranga pemulihan dari kerugian atau penderitaan. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji tantangan implementasi kebijakan pemberian restitusi bagi korban tindak pidana. Metode penelian ini menggunakan yuridis normative, mengkaji aspek aturan hukum yang berlaku saat ini. Penelitian ini didapatkan bahwa pentingnya pemberian restitusi bagi korban. Mengingat korban selama ini hanya diwakilkan oleh aparat penegak hukum. Meski adanya pengajuan ganti rugi oleh penuntut umum, namun tidak semuanya mengerti akan prosedur pengajuan ganti rugi atas terjadinya tindak pidana. Bagi korban sangat dibutuhkan mendapat ganti kerugian tanpa pandang usia, latar belakang Pendidikan dan status sosial
Aspek Hukum Kontrak Elektronik (Tantangan Dan Prospek Dalam Era Digital)
Kemajuan teknologi informasi telah membawa transformasi besar dalam berbagai sektor, termasuk dunia bisnis. Salah satu perubahan signifikan adalah munculnya kontrak elektronik (e-contract) sebagai instrumen utama dalam transaksi digital. Karakteristik utama kontrak elektronik meliputi kecepatan, efisiensi, dan fleksibilitas dalam berbagai bentuk transaksi, baik domestik maupun lintas negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kerangka hukum yang mengatur kontrak elektronik, mengupas tantangan utama yang dihadapi dalam pelaksanaannya, dan menganalisis prospek pengembangannya di Indonesia.Tantangan utama dalam implementasi kontrak elektronik meliputi tiga aspek kritis: pertama, perlindungan keamanan data pribadi yang sering kali menjadi isu sensitif dalam transaksi digital; kedua, jurisdiksi hukum dalam konteks transaksi lintas negara yang memerlukan kerangka hukum harmonis antara negara-negara; dan ketiga, validitas bukti elektronik yang masih menghadapi kendala dalam proses pembuktian di pengadilan. Meskipun demikian, kontrak elektronik memiliki prospek yang menjanjikan, terutama dengan perkembangan teknologi seperti blockchain dan smart contract yang mampu meningkatkan transparansi dan otomatisasi dalam proses kontraktual.Hasil penelitian ini menekankan pentingnya harmonisasi hukum internasional untuk mengatasi persoalan jurisdiksi lintas negara, penguatan regulasi terkait keamanan data, dan peningkatan kapasitas teknologi hukum yang mencakup edukasi bagi aparat penegak hukum dan pelaku bisnis. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan sistem hukum digital yang inklusif dan kolaboratif untuk memastikan keberlanjutan kontrak elektronik dalam mendukung ekosistem ekonomi digital di Indonesia. Dengan langkah strategis yang terencana, kontrak elektronik dapat menjadi fondasi utama dalam memperkuat daya saing global Indonesia di era digital
EKSTRAKSI SENYAWA FLAVONOID DARI KULIT ARI BUAH DELIMA (PUNICA GRANATUM L.)
Flavonoid adalah salah satu senyawa metabolit sekunder yang penting yang terdapat pada tumbuhan yang merupakan bagian dari turunan 2-phenyl-benzyl- γ-pyrone. Flavonoid memiliki peran penting dalam tumbuhan yaitu memberikan warna, rasa pada biji, bunga dan buah serta dapat digunakan sebagai antimikroba dan perlindungan dari paparan sinar ultra violet matahari. Salah satu sumber flavonoid adalah buah delima. Buah delima mengandung 0,2 – 1% dari berat buah delima yang didalamnya terdapat 30% terkonsentrasi berada pada bagian kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kecepatan pengadukan dan waktu ekstraksi terhadap kandungan flavonoid dari kulit ari buah delima (Punica granatum). Proses ekstraksi flavonoid dapat dilakukan dengan menggunakan pelarut aeston 80% dengan metode pengadukan. Metode tersebut dapat meningkatkan perpindahan massa dari bahan ke dalam pelarut. Dalam proses ekstraksi waktu ekstraksi memiliki pengaruh terhadap efektivitas ekstraksi. Waktu yang terbatas dapat menghasilkan ekstraksi yang kurang optimal, sementara waktu yang berlebihan bisa memengaruhi hasil ekstraksi dengan menyebabkan potensi kerusakan pada sampel. Diperoleh hasil ekstraksi flavonid terbaik berada pada kecepatan pengadukan sebesar 500 rpm dan pada waktu ekstraksi selama 180 menit dengan kandungan flavonoid yang terekstraksi sebesar 0,7575%
 
CHARACTERIZATION OF LIQUID SMOKE FROM CORN HUSK WASTE BY PYROLYSIS AND DISTILATION METHOD
Asap cair merupakan cairan berwarna hitam maupun coklat berasal dari biomassa melalui proses pirolisis. Kulit jagung merupakan salah satu sumber limbah pertanian yang melimpah di Indonesia dan belum dimanfaatkan secara optimal. Kandungan selulosa yang dimiliki kulit jagung menjadikan kulit jagung memiliki potensi sebagai bahan pembuatan asap cair. Dengan memanfaatkan kulit jagung sebagai bahan baku asap cair, penelitian ini berpotensi mengurangi limbah pertanian dan mendukung upaya inovasi dalam pengelilaan sumber daya alam. Tujuan penelitian untuk mengetahui kerakteristik asap cair yang dihasilkan dari proses pirolisis dan distilasi. Metode pirolisis pada suhu 75℃ dan 115℃, di distilasi dengan suhu 80℃-100℃ fraksi I, 101℃-125℃ fraksi II, 126℃-150℃ fraksi III, dan 151℃-180℃ fraksi IV. Pengujian meliputi uji warna, nilai pH, asam asetat dan Fenol. Hasil pengujian asap cairterbaik hasil pirolisis pada suhu 115o C berwarna coklat, pH 2,96; asam asetat 3,8%; Fenol 0,1564%. Hasil distilasi berwarna kuning; pH fraksi I 3,11; fraksi II 3,04; fraksi III 2,98; fraksi IV 2,74; asam asetat fraksi I 1,6%; fraksi II 1,8%; fraksi III 1,9%; fraksi IV 2,2%; Fenol fraksi I 0,1867%; fraksi II 0,1905%; fraksi III 0,2558%; fraksi IV 0,2586%. Karakteristik hasil pirolisis dan distilasi memenuhi SNI 8985:2021 dan masuk kategori grade 2.
 
Pengaruh Latihan Drill Smash terhadap Peningkatan Akurasi Ketepatan Smash Atlet Bulutangkis PB Merah Putih
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode latihan drill smash sasaran tetap dan sasaran berubah terhadap peningkatan akurasi pukulan smash atlet Bulutangkis PB Merah Putih. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desian ‘‘two group pre test post test design’’. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet PB Merah Putih yang sampelnya terdiri atas 16 atlet. Pengambilan sampel dilakukan dengan Total Sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah instrumen tes kemampuan smash. Analisis data menggunakan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa Ada pengaruh latihan drill smash sasaran tetap terhadap peningkatan akurasi pukulan smash atlet Bulutangkis PB Merah Putih, dengan -t hitung -8,819 < -t tabel 2,365 dan nilai signifikansi 0.000 < 0,05 dengan kenaikan persentase sebesar 37,8%. Ada pengaruh latihan drill smash berubah tetap terhadap peningkatan akurasi pukulan smash atlet Bulutangkis PB Merah Putih, dengan -t hitung -8,147 < -t tabel 2,365 dan nilai signifikansi 0.000 < 0,05 dengan kenaikan persentase sebesar 34,8%.
Kata Kunci: Latihan Drill Smash, Ketepatan Smash, Bulutangkis
EFEK PENAMBAHAN KURSI TERHADAP KINERJA SISTEM PEMILU DPRD KABUPATEN KENDAL TAHUN 2024
Sebanyak 17.510 kursi DPRD kabupaten/kota diperebutkan pada Pemilu 2024. Jumlah kursi DPRD kabupaten/kota itu bertambah 170 kursi dibandingkan pemilu sebelumnya. KPU menambah lima kursi DPRD di 42 kabupaten/kota yang mengalami penambahan jumlah penduduk hingga mencapai satu juta atau lebih. Dari 42 kabupaten/ kota, empat kabupaten ada di Provinsi Jawa Tengah, yakni Kabupaten Kendal, Boyolali, Purbalingga, dan Sragen. Bertambah 5, kursi DPRD Kabupaten Kendal menjadi 50 kursi. Idealnya representasi suara alokasi kursi dan hasil pemilu juga proporsional, yakni ketika seimbang antara jumlah penduduk dan alokasi kursi serta seimbang antara suara dan kursi parpol di DPRD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji disproporsionalitas seiring terjadinya penambahan kursi pada Pemilu DPRD Kabupaten Kendal tahun 2024. Data yang dipakai adalah data sekunder berupa data agregat yang diperoleh dari KPU Kabupaten Kendal. Informasi lain dihimpun dari sumber-sumber kepustakaan yang relevan dengan kajian dari penulisan ini. Data yang dideskripsikan tentang rasio jumlah penduduk dan kursi serta rasio suara dan kursi parpol di DPRD. Komparasi dilakukan untuk menjawab hubungan kausalitas akibat penambahan kursi dan perubahan bekerjanya elemen teknis. Data hasil komparasi tidak ditranslasi ke dalam angka-angka statistik matematis, melainkan dinarasikan berdasarkan penalaran yang objektif dan ketat. Dari kajian ini dapat diuraikan tujuan yang ingin dihasilkan, yakni untuk memperoleh pemahaman mengenai proporsionalitas pemilu dari perubahan jumlah kursi dan elemen teknis. Kajian ini diharapkan dapat memberikan masukan proses perbaikan sistem pemilu. Dari kajian ini diharapkan dapat dihasilkan temuan kebaruan.
Kata Kunci: Penambahan Kursi, Sistem Proporsional, Disproporsionalitas, Representas
Analisis Nilai Tambah Produk Tahu di UD Sri Rahayu, Kabupaten Bulungan
The agroindustry is a key driver of Indonesia's economy, especially in small and medium enterprises. One of the most widely consumed agroindustrial products is tofu, which has a high consumption rate among the population. This study want to measure the value creation by the tofu industry at UD Sri Rahayu, Bunyu Island, North Kalimantan, and its impact on neighborhood economy. This study utilizes qualitative analysis and value-added assessment. The findings reveal that each kilogram of processed soybeans yields 1.5 kg of tofu, with an added value of IDR 8,495 per kg. About 25.25% of the added value is allocated to labor, while 74.75% contributes to the business owner's profit. Given the high profit margin, this industry has the potential for further growth through improved production efficiency and product diversification. This research aims to offer valuable perspectives for tofu entrepreneurs and policymakers to enhance the competitiveness and sustainability of Indonesia’s tofu industry.Industri pertanian memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam skala kecil dan menengah. Tahu adalah satu dari sekian banyak produk agroindustri yang populer dan memiliki tingkat konsumsi tinggi di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi nilai tambah yang dihasilkan industri tahu UD Sri Rahayu, Pulau Bunyu, Kalimantan Utara, serta dampaknya terhadap perekonomian lokal. Penelitian ini menerapkan metode analisis deskriptif serta perhitungan nilai tambah. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa setiap kilogram kedelai yang diproses menghasilkan 1,5 kg tahu, dengan nilai tambah sebesar Rp. 8.495 per kilogram.. Sebanyak 25,25% dari nilai tambah dialokasikan untuk tenaga kerja, sementara 74,75% menjadi keuntungan pemilik usaha. Dengan tingkat keuntungan yang tinggi, industri ini berpotensi untuk berkembang lebih lanjut melalui peningkatan efisiensi produksi dan diversifikasi produk. Studi ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengusaha tahu dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan daya saing serta keberlanjutan industri tahu di Indonesia
Perlindungan Hukum Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen Terhadap Konsumen Pada Pengedaran Obat Tradisional Yang Mengandung Bahan Kimia Obat
Indonesia penggunaan BKO pada obat-obat tradisional sebesar 95% dan terus meningkat tiap. Provinsi Indonesia Kabupaten Ponorogo paling banyak menggunakan bahan-bahan kimia obat pada obat-obat tradisional sebesar tujuh puluh persen. Tujuan penelitian untuk mencari tahu cara perlindungan konsumen terhadap pengedaran obat tradisional yang mengandung bahan-bahan kimia obat. Metodologi penelitian normatif, Perlindungan Hukum Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen Terhadap Konsumen Pada Pengedaran Obat Tradisional Yang Mengandung Bahan Kimia Obat dengan cara litigasi dan non-litigasi (mediasi, konsiliasi dan arbitrase).Dalam penerapan perlindungan hukum badan penyelesaian sengketa konsumen belum berjalan dengan baik karena masih banyaknya hambatan antara lain kurang tekad yang tegas untuk menyelesaikan dengan baik, kurang adanya kesepakatan diawal antara pihak satu dan yang lainnya, kurangnya mediator di Indonesia dan juga adanya perbedaan pendapat antar pihak satu dan yang lainnya. Sebaiknya semua hambatan di selesaikan dengan baik seperti harus adanya tekad yang tegas antara pihak satu dan yang lain, harus adanya kesepakatan diawal mau sengketa yang bagaimana dalam menyelesaikan perkara satu dengan yang lain, penambahan mediator di Indonesia dan lebih baik mengikuti kepurusan dari mediator atau hakim atau ketua sengketa dalam menyelesaikan perkara tersebut sehingga penerapnnya bisa berjalan dengan baik dan tidak ada lagi pihak-pihak yang dirugikan serta kedamaian dapat dijalankan sesuai harapan
PENGUJIAN KUALITAS MINYAK KEMIRI (Aleurites moluccana) YANG DIHASILKAN DARI PROSES RENDERING DAN PENGEPRESAN MEKANIK DARI PRODUSEN ‘MINYAK KEMIRI JERNIH’
Kemiri (Aleurites moluccana) adalah tanaman yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Bagian kemiri yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat adalah bagian biji yang digunakan untuk memproduksi minyak kemiri. Minyak kemiri diketahui memiliki berbagai manfaat, seperti menyuburkan rambut dan mengobati masalah kulit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mutu dan kandungan asam lemak pada minyak kemiri yang dihasilkan melalui dua metode ekstraksi, yaitu dengan proses rendering dan proses pengepresan mekanik. Analisis mutu minyak kemiri dilakukan berdasarkan parameter Standar Nasional Indonesia (SNI 01-4462-1998) yang meliputi uji organoleptis, bobot jenis, indeks bias, kadar air, bilangan penyabunan, bilangan iod, dan uji asam lemak bebas. Selain itu, dilakukan pula analisis terhadap komposisi asam lemak menggunakan GC-MS (Gas Chromatography Mass Spectrofotometry) untuk mengidentifikasi dan mengukur proporsi asam lemak tak jenuh yang terdapat dalam minyak kemiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak kemiri yang diekstraksi melalui kedua metode tersebut memenuhi standar mutu yang ditetapkan oleh SNI. Minyak kemiri yang diekstraksi dengan metode pengepresan mekanik memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan metode rendering, ditunjukkan oleh nilai bilangan asam dan kadar air yang lebih rendah. Kedua metode tersebut menghasilkan minyak kemiri dengan kandungan utama asam lemak tak jenuh namun memiliki kadar yang berbeda yaitu asam linoleat 29,76% untuk minyak kemiri dari proses rendering dan 50,92% untuk minyak kemiri dari proses pengepresan mekanik