e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
    4995 research outputs found

    Sistem Informasi Administrasi Izin Keluar Sementara Santri Berbasis Web Dan Barcode (Studi Kasus Di Ponpes Askhabul Kahfi)

    Get PDF
    Perkembangan ilmu pengetahuan dalam segala bidang di era globalisasi saat ini begitu pesat terutama dalam bidang IT yang sering maju seiring kebutuhan pemakai (user) untuk memperoleh suatu karya atau inovasi maksimal serta memperoleh kemudahan dalam segala hal aktivitas untuk mencapai tujuan. Pencatatan izin keluar santri di suatu pesantren mempunyai peranan penting dalam menentukan keberhasilan pendidikan pondok pesantren, sistem izin keluar yang di terapkan selama ini masih secara manual sehingga merepotkan bagian absensi. Dari permasalahan ini, di buat sistem informasi izin keluar sementara untuk santri berbasis web dan barcode. Sistem ini di buat menggunakan perangkat lunak (a) Sistem operasi Windows XP atau Windows 7,(b). Bahasa pemrograman PHP, (c). Database server MySQL, (d) Web Browser Mozila Firefox atau Google Crome, (e). Text editor Sublime, serta barcode sebagai alat bantu input. Penelitian ini menggunakan metode Waterfall. Diharapkan dengan penggunaan sistem yang berbasis web dan terkomputerisasi ini maka kesalahan pencatatn izin keluar dan kehilangan data akan diminimalisir, bahkan pelaporan izin keluar dan kehilangan data akan di minimalisir, bahkan pelaporan izin keluar santri akan lebih mudah dan cepat dalam penyajiannya

    Perancangan Enterprise Resource Planning Modul Sales Dengan Menggunakan Odoo pada PT XYZ

    Get PDF
    Perusahaan XYZ merupakan sebuah perusahaan manufaktur bergerak dibidang pengolahan makanan yang sangat berkembang di Indonesia dan berdiri pada tahun 1990. PT XYZ mencatat pertumbuhan laba dan penjualan di tengah pandemi COVID-19 pada tahun 2020 sebesar 10%, penjualan tersebut naik dari Rp.42,30 menjadi Rp.46,64 triliun, dapat diketahui dari data tersebut semakin naiknya permintaan konsumen terhadap perusahaan XYZ maka semakin banyak produk makanan yang harus tersedia, tetapi operasional penjualan antara team marketing dengan pelanggan masih menggunakan faktur, belum adanya sistem informasi yang terintegrasi antara pelanggan dengan team marketing. Untuk meningkatkan kinerja bisnis bagi pelanggan dan perusahaan, maka dibuatlah sebuah perancangan Enterprise Resource Planning (ERP) modul Sales dengan Odoo sebagai opensource software. Pengumpulan data terbagi dua yaitu data primer & data sekunder, data Primer dilakukan dengan cara observasi secara langsung di lapangan, sedangkan untuk data sekunder didapatkan pada jurnal yang telah dibuat pada penelitian sebelumnya. Hasil pada penelitian ini yaitu akan berdampak paka team marketing dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan lebih efektif jika terjadi peningkatan penjualan yang sangat signifikan, selain itu dengan adanya sistem informasi terintegrasi antara pelanggan dengan team marketing memudahkan dalam penyebaran informasi secara realtime dalam pemberitahuan produk baru produk baru maupun harga serta informasi mengenai product cepat tersampaikan kepada customer

    Analisis Sifat Fisik dan Kualitas Air Penyaringan Membran Keramik Zeolit, Lempung, Arang Batok Kelapa dengan Variasi Suhu Sintering

    No full text
    Air yang tercemar dan terkontaminasi oleh logam berat biasanya disebabkan karena pembuangan limbah industri dan rumah tangga yang sembarangan. Filter air yang murah, efisien dan ramah lingkungan diperlukan untuk mengurangi kadar kandungan air dengan menggunakan teknologi membran. Selain membran keramik bisa menyerap fluida, membran keramik juga lebih tahan terhadap perubahan suhu yang tinggi, koros, dan kontaminasi bahan lain, sehingga membran keramik dapat digunakan sebagai media filter yang baik. Material yang sering digunakan dalam pembuatan filter keramik terdiri dari material campuran seperti zeolit, lempung dan arang batok kelapa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sifat fisik dan kandungan kualitas air hasil penyaringan membran keramik zeolit, lempung dan arang batok kelapa dengan variasi suhu sintering. Penelitian ini menggunakan perhitungan susut volume, susut massa, bulk densitas, archimedes densitas, porositas, laju aliran air dan nilai TDS (Total Dissolved Solids), serta pegujian kandungan air hasil penyaringan dengan alat uji ICP-OES (Inductively Coupled Plasma–Optical Emission Spectrometry). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu sintering maka semakin besar penyusutan terhadap volume dan massa sehingga nilai densitas dan porositas semakin tinggi, semakin besar laju aliran air dan semakin rendah nilai TDS, serta penurunan kandungan unsur logam yang terdapat pada air hasil penyaringan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa suhu sintering memberikan pengaruh yang signifikan terhadap sifat fisik dan kandungan kualitas air hasil penyaringan membran keramik zeolit, lempung dan arang batok kelapa

    KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM UPAYA PENCEGAHAN WABAH COVID 19

    No full text
    Saat ini di seluruh dunia sedang terjadi sebuah pandemi yang mempunyai dampak cukup besar di semua sektor kehidupan manusia. World Health Organization (WHO) telah menetapkan Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 sebagai sebuah ancaman pandemi. Kasus ini muncul bermula terjadi di Wuhan, Tiongkok dan mulai menyebar ke hampir seluruh dunia. Sejak di awal tahun 2020, perkembangan penularan virus ini cukup signifikan karena penyebarannya sudah mendunia dan seluruh negara merasakan dampaknya termasuk Indonesia. Kasus pertama Covid-19 di Indonesia dinyatakan oleh Kementrian Kesehatan pada tanggal 1 Maret 2020 dengan dua warga Depok positif terjangkit Virus Corona. Penyebaran Covid-19 pun semakin meluas ke seantero Indonesia. Presiden Indonesia, Joko Widodo, dalam sebuah kesempatan menyampaikan bahwa sudah waktunya orang bekerja dari rumah dan sekolah diliburkan. Dengan adanya wabah virus corona di negeri ini menimbulkan kekhawatiran disemua kalangan khususnya di masyarakat, Pemerintah Republik Indonesia tidak hanya tinggal diam melihat lonjakan kasus virus corona di tanah air tercinta ini, pemerintah pun langsung mengambil Langkah strategis untuk memutus rantai virus corona ini, dengan menetapkan beberapa kebijakan-kebijakan untuk mengatasi Covid-19. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analisis. Sementara itu, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan yang memanfaatkan buku, jurnal, berita online serta website lembaga-lembaga otoritatif. Temuan penting dari tulisan ini adalah, Pertama, Bagaimana kebijakan yang diberikan Pemerintah pada masa pandemi untuk memutuskan rantai penularan Covid-19?. Kedua, Bagaimana upaya saja yang dilakukan Pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19?. Dampaknya, Dengan adanya wabah covid ini peran dari berbagai elemen sangat dibutuhkan, hal ini tentunya demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kebijakan social distancing dan lockdown dan kebijakan yang lainnya yang menjurus untuk memutuskan rantai pemutus virus corona ini adalah sebuah kebijakan dalam keadaan darurat dan dikeluarkan oleh pemerintah sebagai upaya meminimalisir penyebaran wabah virus tersebut. Walaupun tentunya menimbulkan dampak negatif yang beresiko pada tatanan perekonomian negara. Dalam pelaksanaan lockdown ini perlu adanya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat guna mewujudkan kesejahteraan sosial dan kesehatan masyarakat tanpa membatasi agama, kalangan, dan profesi. Kata Kunci : Indonesia, Covid-9, Kebijakan Pemerintah

    STUDI PERTUMBUHAN DAN EVALUASI SISTEM TUMPANGSARI (INTERCROPPING) PADA MELON (Cucumis melo, L) dan CABAI (Capsicum anuum, L)

    Get PDF
    Melon dan cabai adalah komoditas hortikultura yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan sangat diminati oleh masyarakt Indonesia. Kabupaten Klaten khususnya di Kecamatan Wedi termasuk pemasok melon di Pasar Jawa Tengah karena mempunyai luasan panen yang besar dengan rata-rata produksi 72,86 KwHa-1 dengan luasan panen 7 Ha akan tetapi hal ini tidak diimbangi dengan produksi cabai yang tinggi (hanya 3,2 KwHa-1 dengan luasan panen 5 Ha). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan produk hortikultura yang bernilai ekonomis tinggi yaitu melon dan cabai yang dibudidayakan secara tumpang sari . Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Klaten. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial. Faktor pertama yaitu varietas cabai terdiri dari B1(cabai rawit merah ) dan B2 (cabai merah keriting) dan faktor kedua yaitu varietas melon yang terdiri M1 (melon putih) M2 (melon merah). Tiap perlakuan diulang 3 kali ditambah 4 perlakuan monokultur masing-masing untuk melon dan cabai sebagai kontrol, Data yang didapatkan kemudian dilakukan analisis secara deskriptif. Berdasarkan data pertumbuhan 2 varietas melon dan 2 varietas cabai pada sistem tumpangsari maupun monokultur dapat disimpulkan bahwa melon merah mempunyai kecenderungan respon pertumbuhan yang baik pada sistem tumpangsari dilihat dari indikator tinggi tanaman (97,53 cm), luas daun (1772,67 cm2) serta bobot biomass (68,86 g), untuk tanaman cabai yang memberikan kecenderungan hasil pertumbuhan yang terbaik adalah cabai keriting dengan indikator luas daun (523,97 cm2) serta bobot biomass (10,87 g). Untuk potensi hasil melon terbaik pada sistem tumpangsari cenderung didapatkan pada pola tumpangsari melon merah dan cabai rawit dengan potensi hasil 31,33 kg/petak tanam, sedangkan potensi hasil cabai terbaik didapatkan pada sistem tumpangsari melon putih dan cabai rawit dengan potensi hasil 4,60/petak tanam. Evaluasi tumpangsari dilakukan dengan mengukur nilai LER, AI, CR, dan ESP dengan kesimpulan bahwa sistem tumpangsari melon putih dan cabai rawit merah mempunyai potensi hasil paling baik dibandingkan dengan 3 perlakuan tumpangsari lainnya, yang diindikasikan dari nilai LER sebesar 1,21, Nilai AI cabai rawit sebesar 0,26 (positif) dan nilai ESP sistem pertanaman melon merah dan cabai rawit sebesar 0,62

    PENGARUH PENGGUNAAN PELUMAS SAE 40 TERHADAP KEAUSAN PIN BESI COR FCD PADA PENGUJIAN TRIBOTESTER PIN ON DISC DENGAN VARIASI BEBAN

    No full text
    Keausan pada sebuah part dapat dicegah dengan menggunakan pelumas yang tepat, sehingga usia pakai part akan lebih lama. Pelumas SAE 40 biasa digunakan untuk pelumasan engine. Pelumas ini tergolong berviskositas sedang sehingga cocok untuk putaran engine mesin otomotif. Salah satu metode untuk melakukan pengujian terhadap keausan adalah metode pin on disc. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelumas SAE 40 terhadap keausan besi cor FCD yang bergesekan dengan material bearing dengan pengujian Tribotester Pin-on-Disc. Penelitian ini dilakukan pada material besi cor grafit bulat FCD 50 dan FCD 60 dengan pelumas SAE 40 pada beban 10 N dan 20 N. Pin terbuat dari besi cor digesekkan pada piringan material AISI 52100 yang berputar dalam periode waktu tertentu. Keausan yang terjadi pada pin kemudian diukur lebar keausannya. Dari lebar ini dapat dicari tinggi aus dan volume aus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume keausan terkecil terjadi pada material pin FCD 60 dengan beban 10 N dan nilai volume keausan terbesar terjadi pada material pin FCD 50 dengan beban 20 N. Dengan membandingkan hasil penelitian ini dengan penelitian sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi nilai viskositas pelumas maka nilai koefisien keausan material akan semakin kecil. Kata kunci: Besi Cor FCD, Keausan, Pelumas, Pin on Disc

    PENDIDIKAN PERAWATAN JENAZAH BAGI PEREMPUAN DI KECAMATAN TEMBARAK KABUPATEN TEMANGGUNG

    No full text
    Perawatan terhadap jenazah tidaklah mudah. Untuk melakukannya dibutuhkan keahlian khusus. Mujahizah adalah istilah bagi perawat jenazah perempuan. “Pendidikan Perawatan Jenazah Bagi Perempuan di Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung†diharapkan mampu meningkatkan kualitas mujahizah (perawat jenazah perempuan) di wilayah Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung, khususnya dalam hal memandikan dan mengafani jenazah perempuan. Langkah-langkah yang dilakukan dalam Pendidikan Perawatan Jenazah bagi perempuan ini dilakukan melalui FGD, pelatihan perawatan jenazah, praktik memandikan dan mengafani jenazah, serta pendampingan. Karakter yang harus dimiliki oleh mujahizah diantaranya mereka harus sehat jasmani dan rohani, kuat dan tangguh, cakap dan sigap, terampil, berani, cerdas, bijaksana, dan amanah. Setelah dilakukan pelatihan perawatan jenazah kepada mujahizah di wilayah Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung, para mujahizah memperoleh pendidikan lebih tentang bagaimana merawat jenazah sessuai syariat Islam. Selain itu, mereka juga lebih percaya diri ketika terjun di masyarakat untuk membantu dalam merawat jenazah perempuan. Kata Kunci: Pendidikan, Perawatan Jenazah, Perempuan, Kecamatan Tembarak

    Kepemimpinan Berorientasi Pengetahuan dalam Peningkatan Kinerja Inovasi melalui Implementasi Manajemen Pengetahuan

    No full text
    Knowledge grows not only how knowledge can be diffused but how it can continue to generalize new synergies with effective management of intangible assets. Competition between companies makes companies use the knowledge they only have to make decisions in the process of generating new things. The role of knowledge-oriented leadership in organizational innovation is being the core of sustainable business growth, however knowledge-oriented leadership has failed to build a significant relationship between leadership and innovation. The results showed that Knowledge Oriented Leadership was proven to have a significant positive effect on Knowledge Diffusion and Knowledge Generation. Knowledge Oriented Leadership is not proven to have a significant positive effect on innovation performance. Knowledge Diffusion and Knowledge Generation have an effect proven to have a significant positive effect on innovation performance. Knowledge Diffusion and Knowledge Generation can mediate the relationship between Knowledge Oriented Leadership and Innovation performance

    Dampak Pandemi Covid 19 terhadap Zakat Fitrah di Kota Pagar Alam

    Get PDF
    The covid 19 pandemic in Indonesia has been more than 1 year and 4 months epidemic and it is still going to worried rate as data released by the covid 19 task force stated that on July 17, 2021, the data was confirmed positive for 2,780,803, 2,204,491 people recovered and 71.397 people died. the number of pandemic is still going to grow in thousands. The impact of covid-19 is felt in all aspects of human life, one of which is with worship activities such as the implementation of zakat fitrah as regularly carried out every month of Ramadan. Pagar Alam town, based on this problem, the study used a descriptive qualitative approach, by taking samples of zakat management at the Nurul Huda mosque and the Raudlatul Jannah mosque. To obtain accurate and valid data, data collection techniques were used in the form of observation, interviews and documentation. The results stated that there was an impact caused by the Covid 19 pandemic, namely a decrease in number of muzakki (people who pay zakat) and mustahiq (people who receive zakat) in 2020, however, In 2021 will increase to stable. it happens in related to government policies such as applying new normal for Indonesian People

    PERAN GURU KELAS DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DARING DI MI NU 61 SALAFIYAH KENDAL

    No full text
    Pembelajaran daring merupakan pembelajaran yang dianggap sebagai solusi masalah pendidikan yang terdampak pandemic covid-19. Setiap pendidik menjadi ujung tombak dalam keberhasilan proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru kelas dalam pelaksanaan pembelajaran daring siswa kelas V MI NU 61 Salafiyah Kendal serta untuk mendeskripsikan factor-faktor pendukung dan penghambat serta solusi dalam pelaksanaan pembelajaran daring selama pandemi covid-19. Penelian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode pengecekan data menggunakan triangulasi data. Metode analisis data dengan reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan pembelajaran daring diterapkan dengan menggunakan media sosial yang memanfaatkan gadget, serta aplikasi-aplikasi tertentu. Guru dalam pelaksanaan pembelajaran berperan sebagai sumber belajar, fasilitator, pengelola, demonstrator, pembimbing, mediator, dan evaluator. Pembelajaran daring di kelas V MI NU 61 Salafiyah menggunakan media WA grup. Pelaksanaanya disesuaikan dan tidak memberatkan untuk para siswa. Faktor pendukung keberhasilan pembelajaran daring yaitu aplikasi e-moderating yang digunakan adalah whatsapp grup. Namun, pembelajaran daring dipandang kurang efisien, karena dapat menimbulkan kebosanan. Faktor penghambat pembelajaran daring yaitu di daerah sekitar MI NU 61 Salafiyah memiliki keterbatasan jaringan internet yang kurang stabil, para guru yang kurang menguasai IT, tugas-tugas yang menumpuk membuat siswa mengerjakannya dengan sembarangan, sereta kurangnya pengawasan dari guru dan orangtua. Solusi pembelajaran daring di MI NU 61 Salafiyah yaitu diperlukannya pelatihan lanjutan untuk para guru agar dapat meningkatkan penguasaan IT, pembelajaran luring sesekali perlu dilakukan, memberikan himbauan kepada orangtua/wali untuk ikut mengawasi putra-putri mereka dalam belajar.Kata kunci: peran guru kelas, pembelajaran darin

    2,412

    full texts

    4,995

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇