e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
Pengaruh Pengelasan Besi Cor FC dengan Metode Preheat dan Post Weld Heat Treatment Menggunakan Elektroda Paduan Nikel Rendah
Dalam pengelasan ada beberapa logam yang mempunyai sifat mampu lasnya kurang baik. Besi cor putih contohnya, ini tidak disarankan untuk di las karena bersifat sangat keras dan tidak mempunyai grafit melainkan hanya besi karbida. Lain halnya dengan besi cor putih, besi cor kelabu termasuk kategori logam yang dapat dilas walaupun sifat mampu lasnya rendah. Besi cor kelabu dapat dilas dengan baik apabila sebelum pengelasan diberi pemanasan mula (preheat) dan setelah pengelasan diberikan postheat atau post weld heat treatmen (PWHT) untuk memperlambat laju pendinginan maka dilakukan penelitian dari hasil pengelasan besi cor kelabu atau besi cor FC menggunakan elektroda paduan nikel rendah dengan preheat 600°C dan PWHT tujuannya adalah menemukan metode preheat dan PWHT yang baik, dari hasil penelitian didapat, semua spesimen A mengalami retakan kawah, terdapat nilai kekerasan yang kurang seragam pada spesimen A yaitu sebesar 114.75 HRB yang dimana seharusnya kekerasannya melebihi kekerasan pada HAZ spesimen B yaitu 118.75HRB .Nilai kekersan tertinggi di capai pada spesimen A pada inti las sebesar 120.5HRB Semakin lama waktu waktu PWHT akan mengurangi perubanan sudut hasil lasan dan semakin bertumbuh struktur ferit mengakibatkan berkurang nilai kekerasannya
PELAKSANAAN DANA HIBAH DI PROVINSI JAWA TENGAH SESUAI UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG PEMERINTAH DAERAH SEBAGAIMANA DIUBAH DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 9 TAHUN 2015
Pemerintah Daerah dapat memberikan hibah sesuai kemampuan keuangan daerah. Pelaksanaan dana hibah di Provinsi Jawa Tengah sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintah Daerah sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 9 Tahun 2015. Permasalahan yang dibahas adalah mengenai pelaksanaan dana hibah di Provinsi Jawa Tengah
sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 juncto Undang-undang Nomor 9 Tahun 2015, serta problematika dan solusi atas pelaksanaan dana hibah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami pelaksanaan dana hibah di Provinsi Jawa Tengah serta memahami problematika dan solusi atas pelaksanaan dana hibah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris, dengan metode pendekatan sosio-legal. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini dilakukan dengan cara wawancara dan studi kepustakaan. Pelaksanaan pemberian dana hibah dari Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah tunduk pada Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah juncto Undang-undang Nomor 9 Tahun 2015, serta Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 30 Tahun 2017. Prosedur dimulai dari pengajuan proposal,
dilanjutkan dengan pemeriksaan kelengkapan, pemberian rekomendasi hibah, penganggaran hibah, penerbitan Surat Keputusan Gubernur, pembuatan Naskah Perjanjian Hibah Daerah, penyerahan hibah, hingga penggunaan dan pertanggungjawaban penggunaan dana hibah oleh penerima hibah. Pelaksanaan pemberian dana hibah oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah memungkinkan menimbulkan problematik. Salah satunya kurang pahamnya para pihak
akan peraturan perundang-undangan yang mengatur. Sanksi yang diberikan kepada penerima hibah yang mengabaikan ketentuan peraturan perundang-undangan harus dipertegas. Serta perlunya partisipasi masyarakat agar Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah dapat mengontrol kegiatan di lapangan yang dibiayai oleh dana hibah Pemerintah Daerah Provinsi
Jawa Tengah.
Kata kunci : pelaksanaan, hibah, pemerintah daera
REAKSI PEMERINTAHAN JOKO WIDODO-JUSUF KALLA ATAS REGULASI PASAR TUNGGAL BASIS PRODUKSI ASEAN (STUDI KASUS SEKTOR PASAR BERAS DI INDONESIA)
This research is motivated by the existence of economic integration that has been agreed by ASEAN member countries to establish the ASEAN Economic Community, one of which aims to form an ASEAN Production Base Single Market in order to increase competitiveness and equalize the economy of the ASEAN community. The purpose of this study is to determine the reaction of the Joko Widodo-Jusuf Kalla government to ASEAN Single Market Production Base regulations in a case study of the rice market sector in Indonesia. The author uses descriptive qualitative research methods. The data collection technique used is literature review which comes from literature suchas books, documents, journals, articles, and the internet. Research written using qualitative analysis techniques. By giving an explanation regarding the reaction of the Joko Widodo-Jusuf Kalla government to accept the ASEAN Production Base Single Market regulation in the Indonesian ricemarket sector, with several policies summarized by the author, covering the development ofconnectivity infrastructure, increasing rice production, periodic market operations, limiting thevolume of rice imports, and determination of rice import tariffs.
Keywords: Joko Widodo-Jusuf Kalla's government, ASEAN Single Market Production Base, Indonesian Rice Marke
PEMANFAATAN TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) DALAM RANSUMTERHADAP PRODUKSI NONKARKAS KELINCI NEW ZEALAND WHITE JANTAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan tepung daun kelor (Moringa oleifera) dalam ransum terhadap produksi non karkas kelinci New Zealand White jantan. Perlakuan yang diberikan yaitu R1 = ransum tanpa tepung daun kelor dan R2 = ransum dengan kandungan tepung daun kelor 10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi non karkas tidak berbeda nyata (P>0,05) antar perlakuan pakan. Rata-rata bobot dan persentase non karkas 1.072,91 g dan 42,87%, bobot dan persentase kepala 238,81 g dan 22,27%, bobot dan persentase darah 66,59 g dan 6,21%, bobot dan persentase ekor 13,46 g dan 1,26%, bobot dan persentase kulit 250,30 g dan 23,22%, bobot dan persentase kaki 62,50 g dan 5,83% serta bobot dan persentase visera netto 234,23 g dan 21,80%. Simpulan penelitian ini adalah bahwa pemberian tepung daun kelor dan tanpa daun kelor memberikan hasil yang relatif sama terhadap produksi non karkas kelinci New Zealand White jantan
PENGARUH KADAR EKSTRAK BUMBU BRIYANI TERHADAP AKTIVITAS PENURUNAN KOLESTEROL SECARA INVITRO BESERTA KADAR FENOLIK DAN FLAVONOIDNYA
Hiperkolesterol atau kadar kolesterol yang tinggi dalam darah menjadi faktor risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler dan stroke.. Penurunan kadar kolesterol dapat menggunakan obat
sintetik atau menggunakan herbal yang dikonsumsi sehari hari sebagai pelengkap masakan. Bumbu biryani merupakan bumbu masakan dari Timur Tengah yang kaya akan kandungan
rempah-rempah seperti kunyit, jinten, kapulaga, kayu manis, cengkeh dan sebagainya. Kandungan senyawa fenolik dan flavanoid yang tinggi di dalam bumbu biryani diduga memberikan kontribusi besar dalam penurunan kadar kolesterol. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruhdari ekstrak bumbu biryani terhadap penurunan kadar kolesterol secara in vitro, dan mengetahui kandungan senyawa fenolik dan flavonoid bumbu biryani. Metode remaserasi menggunakan etanol 96% untuk mengekstraksi bumbu biryani. Penetapan kadar fenolik total dilakukan menggunakan metode Folin-Ciocalteu, penetapan kadar flavonoid total menggunakan metode Alumunium Klorida, penetapan kadar kolesterol dilakukan menggunakan metode Liebermann Burcard kandungan fenolik total dalam ekstrak bumbu biryani sebesar 114,7663 mg GAE/g, kadar flavonoid total ekstrak bumbu biryani sebesar 81,4624 ± 5,8558 mg QE/g, dan ek strak bumbu biryani dengan konsentrasi 700 bpj dapat
menurunkan kolesterol sebesar 45,73%. Ekstrak bumbu biryani mengandung senyawa – senyawa antioksidan seperti fenolik dan flavonoid yang berperan dalam penurunan kadar kolesterol.
Kata kunci: biryani, fenolik total,flavonoid total, kolestero
Analisa Transaksi Kartu Multi Trip menggunakan Framework Cobit 5 Domain EDM (Evaluate, Direct And Monitor) pada PT MRT Jakarta
MRT Jakarta atau yang disebut dengan Mass Rapid Transit or Jakarta adalah sebuah sistem transportasi cepat yang menggunakan kereta rel listrik yang bertujuan untuk mengurangi kemacetan dan bertujuan untuk memajukan infrastruktur Indonesia serta agar transportasi di Indonesia menjadi merata. Untuk menunjang proses transportasi di MRT Jakarta ini mengeluarkan MTT (Multi Trip), MTT berfungsi layaknya sebagai alat untuk memasuki stasiun MRT Jakarta. Namun dalam proses berjalannya transaksi menggunakan kartu ini banyak dijumpai permasalahan-permasalahan seperti penumpang tidak bisa tap-in dan tap-out dalam stasiun yang sama dan apabila dilakukan maka kartu MTTnya akan error, dan bila kartu MTT hilang maka user harus membuat ulang kembali dari proses awal jika user tidak menyimpan nomor atau struk pembelian awalnya. Untuk itu perlu adanya sebuah framework yaitu dapat menggunakan COBIT 5 (Control Objective for Information and Related Tecnology) dengan domain EDM (Evaluate, Direct, and Monitor). Tujuan dari analisa ini adalah untuk dapat memetakan kemungkinan apa saja yang terjadi terkait dengan proses transaksi MTT ini, serta bagaimana penanganan-penanganan yang harus dilakukan agar insiden yang kemungkinan terjadi dapat teratasi. Hasil dari penelitian ini adalah tingkat kematangan kondisi saat ini (as-is) transaksi menggunakan kartu Multi Trip rata-rata sudah mencapai pada level 3 (tiga) yaitu Established Process, serta dari hasil kematangan saat ini (as-is) diberikan rekomendasi perbaikan
Sistem Informasi Pemesanan Katering Berbasis Web di CV Deqiko I.D.E Cemerlang
Dengan perkembangnya teknologi terutama internet, membuat perkembangan dunia kuliner menuju level baru, khususnya untuk bidang usaha katering. Penelitian ini membahas mengenai sistem informasi pemesanan katering berbasis web di CV Deqiko IDE Cemerlang yang memiliki banyak pesanan katering. Sebelumnya pengelolaan data catering masih manual sehingga tidak efektif dalam pemesanan dan pengolahan data perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mempermudah pelanggan dalam melakukan pemesanan katering dan mempermudah admin untuk mengelola data katering. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode waterfall yang memiliki tahapan berurutan dari analisis, desain, pengkodean dan pengujian. Hasil dari penelitian ini berupa sebuah sistem informasi pemesanan catering berbasis web di CV Deqiko IDE Cemerlang yang dapat memudahkan pelanggan untuk memesan katering dan admin untuk mengelola data catering dan perusahaan.
Pengaruh Latihan Three Corner Drill Terhadap Peningkatan Kelincahan Gerak Shadow
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan Three corner drill dan lari Zig-zag terhadap peningkatan kelincahan gerak Shadow pada kegiatan ekstrakurikuler bulutangkis siswa SMA N 8 Kota Bekasi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan desain penelitian two-group pretest-posttest design. Satu kelompok diberi perlakuan latihan Three corner drill dan kelompok lain diberi perlakuan Zig-zag run. Hasil Penelitian diperoleh peningkatan pada kelompok Three corner drill mencapai rata-rata (mean) sebesar 2,54 titik/30 detik dan data peningkatan yang dialami kelompok lari Zig-zag mencapai rata-rata (mean) sebesar 1,23 titik/30 detik. Dikarenakan rata-rata (mean) peningkatan yang dialami kelompok Three corner drill lebih besar dari pada peningkatan yang dialami kelompok lari Zig-zag (2,54 > 1,23), maka dapat disimpulkan bahwa latihan Three corner drill memiliki pengaruh yang lebih efektif dari pada latihan lari Zig-zag dalam upaya meningkatkan kemampuan Shadow siswa SMA N 8 Kota Bekasi
Pengaruh Metode Latihan Warm Up Speed dan Practice Speed Terhadap Hasil Under Ring Shoot Bola Basket
Penelitian ini dilatar belakangi karena tingkat akurasi shooting rendah dan kurangnya metode latihan lain yang diterapkan dalam latihan. Sampel yang diambil dari hasil purposive sampling, berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, yang memenuhi adalah berjumlah 12 siswa. Instrumen yang digunakan adalah under ring shoot. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh latihan warm up speed terhadap hasil under ring shoot bola basket siswa, dengan t hitung 1,39 > t tabel 0,44 dan nilai signifikansi 0.22 > 0.05, kenaikan presentase 3,18%. (2) Ada pengaruh latihan practice speed terhadap hasil under ring shoot bola basket siswa, dengan t hitung 2.712 > t tabel 2,57, dan nilai signifikan 0,42 > 0,05, kenaikan presentase 3,73%. (3) Latihan practice speed lebih baik dari pada latihan warm up speed terhadap hasil under ring shoot bola basket, dengan selisih rata-rata sebesar 1,33 kali. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa kedua metode latihan tersebut dapat dijadikan salah satu alternatif latihan diektrakurikuler bola basket sekolah menengah pertama