e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
Analisis Keausan Cutter Pada Mesin 4-Side Moulder Leadermac
Dari hasil analisis, cutter pada mesin leadermac yang memenuhi syarat harus tajam dan kuat. Pengujian cutter selama 5 menit pada kecepatan putar. Simpan cutter dengan hati-hati dan jauh dari zona panas dan kelembaban, kepala cutter harus berputar kearah yang benar, jangan mengubah kepala cutter atau menempatan terlalu banyak tenaga pada cutter ke poros, cutter terkunci dengan aman pada tempatnya sebelum mesin memulai oprasinya. Permasalahan kerusakan yang terjadi dilapangan diakibatkan oleh minimnya perawatan serta kurang adanya standar oprasional. Perawatan cutter pada permesinan dilakukan dengan melepaskan cutter pada mesin teerlebih dahulu, cutter yang sudah tumpul di grinda agar lebih tajam, penggantian cutter 4 tahun sekali pada mesin 4-side moulder leadermac, beri pelumas pada cutter setelah digunakan. Analisis penyebab keausan diantaranya : nilai laju keausan, kecepatan putaran, tekanan, kekasaran permukaan, kekerasan material. Pengambilan data dimulai dari study literature, pengamatan (observasi) , dan wawancara (interview) dilanjutkan dengan menganalisa data yang sudah didapat untuk kemudian diambil kesimpulan
Pengaruh Model Tirai Bambu Pada Performa Hygrotermal Ruangan
Aplikasi Double Skin Façade (DSF) dalam decade terakir ini marak diaplikasikan pada bangunan perumahan/ bangunan bertingkat rendah. Dari berbagai penelitian sebelumnya menunjukan adanya peranan DSF terhadap terciptanya kenyamanan termal, visual hingga pada effesiensi energi yang sangat signifikan. Apalagi pilihan konfigurasi hingga material alami dari element layer inipun sangat bervariatif dan inovatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil hygrotermal dalam ruangan dari akibat penggunaan pola tirai berlajur horizontal dan berpola berlajur vertical. Penelitian ini menggunakan obyek Model Rumah miniature yang berada di Department Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang. Pada bagian depan façade utama dipasangkan krey bambu. Dan pengamatan lapangan ini dilakukan dibawah pancaran sinar matahari dari pk.06.00-18.00. Hasil kinerja pilihan model krey bamboo terhadap profil suhu udara dan kelembaban udara dalam ruangan sangat signifikann. Bahwa Penggunaan krey bamboo berkonfigurasi horisontal akan menciptakan ruangan lebih dingin daripada penggunaan krey berkonfigurasi vertical, dengan penurunan suhu sebesar 34% dan penurunan kelembaban sebesar 10%
Penelitian Performa Hygrotermal dari Double Skin Façade (DSF) dengan Penggunaan Tirai Dalam Jendela : Analisa Experimental di Kota Semarang
Penggunaan tirai dalam ruangan merupakan salah satu konfigurasi aplikasi Double Skin Façade (DSF). Dan sudah banyak studi yang menyatakan bahwa DSF berperan dalam mengurangi beban panas ruangan, konsumsi energi serta merupakan salah satu cara dalam meningkatkan performa tampilan envelop, terutama façade utama bangunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil hygrotermal suatu ruangan yang berorientasi ke arah timur dari effek penggunaan tirai dalam ruangan berjendela full kaca. Penelitian ini menggunakan metode pengukuran lapangan dengan obyek full skala yang berada disalah satu bangunan hotel berbintang 4 di kota Semarang. Dua kondisi diperbandingkan, yaitu kondisi ruangan dengan jendela tanpa tirai dan kondisi lainnya berupa ruangan dengan jendela terpasang tirai. Pengukuran dilakukan dengan seperangkat alat digital datalogger dengan rentang waktu 15 menit selama 24 jam. Hasil kinerja penggunaan tirai terhadap profil suhu udara dan kelembaban udara dalam ruangan sangat signifikan, bahwa penggunaan tirai akan menciptakan ruangan lebih dingin dua jam lebih daripada ruangan tanpa tirai
ANALISIS PEMETAAN SALURAN PEMASARAN KOPI SANGGABUANA KARAWANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemetaan saluran pemasaran kopi Sanggabuana dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan responden menggunakan simple random sampling dan snowball sampling. Simple Random Sampling digunakan untuk mendapatkan responed petani dan Snowball Sampling digunakan untuk menganalisis pelaku pasar hingga sampai pada tangan konsumen. Hasil yang telah dicapai dalam penelitian Saluran Pemasaran Kopi Sanggabuana di Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang memiliki tiga buah saluran yaitu : Saluran pemasaran I yang terdiri dari Produsen→BUMDes→Pedagang Pengecer→Konsumen; Saluran pemasaran II yang terdiri dari Produsen→Pengumpul (desa) →BUMDes→Pedagang Pengecer→Konsumen; Saluran pemasaran III yang terdiri dari Produsen→Pengumpul (desa) → Pengumpul (kabupaten) →Konsumen
ETIKA GURU DALAM MENGAJAR ( PERSPEKTIF AKSIOLOGIS )
guru adalah sebagai pengarah, pendidik dimana setiap perilakunya akan dicontoh oleh peserta dan seorang guru bukan hanya memiliki kualitas keilmuan dan akademik saja, namun lebih pada akhlakny
Implementasi Pendidikan Sufistik Dengan Konsep Ma’rifat Syekh Siti Jenar Dalam Pendidikan Karakter Siswa
This article is a summary of the literature research on the Manunggaling Kawulo-Gusti Concept Book in Higher Education Management written by Mahmutarom HR. This book discusses a leader who can protect and protect his subordinates by using the concept of Sufism Shaykh Siti Jenar, namely Manunggaling Kawulo-Gusti, which can be interpreted as a single leader (gusti) with kawulo (people) who egalitarian has the same position, only roles, tasks , and just a different function. Manunggaling Kawulo Gusti is only a dialectic, that the unity of leadership must be vertical as well as horizontal. The study of this book uses content analysis relating to Sufism education. The concept has similarities with the teachings of Sufism including Ibn Arabi, Al Ghazali and others. The concept of sufistic education is finally brought to be applied in character education for students. Because seeing from the conditions of the times that the moral crisis is increasingly rooted in society. To overcome this, sufistic education is very much needed besides spiritual education.
Keywords: Manunggaling Kawulo Gusti, Sufisic Education, Character Education Of Student
FORMULASI DAN EVALUASI FISIK SEDIAAN EMULGEL MINYAK KAYU MANIS (Cinnamomum zeylanicum) DAN EFEKTIVITAS SEDIAAN SEBAGAI ANTIFUNGI Candida albicans
Minyak kayu manis (Cinnamomum zeylanicum) mengandung sinamaldehid dan eugenol sebagai antifungi Candida albicans untuk mengobati kandidiasis oral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi minyak kayu manis terhadap sifat fisik dan aktivitas antifungi Candida albicans dalam emulgel. Minyak kayu manis (Cinnamomum zeylanicum) diformulasikan dalam bentuk emulgel dengan varian konsentrasi F1: 1%, F2: 3%, F3: 5%, F4: 7%, F5: 9%. Formula tersebut diuji sifat fisik dan aktivitas antifungi terhadap Candida albicans menggunakan metode sumuran. Data organoleptis, homogenitas dianalisis secara deskriptif. Viskositas, pH, daya sebar, daya lekat dianalisis dengan korelasi regresi linear. Data diameter daerah hambat dianalisis dengan statistik Kruskall Wallis dilanjutkan Mann Whitney dengan taraf kepercayaan 95%. Kelima formula berwarna putih pekat, bau khas kayu manis, rasa manis khas kayu manis, bentuk semi padat dan homogen. Peningkatan konsentrasi minyak kayu manis meningkatkan pH, viskositas, daya lekat tapi menurunkan daya sebar. Peningkatan konsentrasi minyak kayu manis dalam emulgel mempunyai pengaruh perbedaan yang signifikan terhadap aktivitas antifungi Candida albicans dan minyak kayu manis 5% dalam emulgel mempunyai aktivitas antifungi Candida albicans setara dengan kontrol positif. Nilai diameter daerah hambat yang diperoleh yaitu F1: 12,71 mm, F2: 20,06 mm, F3: 22,11 mm, F4: 22,52 mm, dan F5: 24,37 mm.Kata kunci: emulgel, kayu manis (Cinnamomum zeylanicum), Candida albicans
PENGARUH PENAMBAHAN SENYAWA BIOFORMALIN DARI EKSTRAK BATANG API-API (AVICENNIA MARINA) TERHADAP UMUR SIMPAN BAKSO
Bakso adalah makanan favorit Indonesia yang terbuat dari daging, bumbu dan aditif, yang mudah busuk karena kandungan air dan nutrisi yang tinggi. Oleh karena itu, untuk meningkatkan umur simpannya, maka dibutuhkan penambahan pengawet alami yang memiliki kemampuan untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi penambahan larutan bioformalin dan waktu simpan yang optimum agar mendapatkan kualitas bakso yang baik. Penelitian dilakukan menggunakan konsentrasi ekstrak batang api-api sebagai variabel bebas yang terdiri dari lima taraf (2% ; 3% ; 4% ; 5%) dan 0% sebagai kontrol. Variabel dependen terdiri dari karakteristik organoleptik, dan jumlah koloni diukur selama 3 hari berturut-turut setelah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak batang api-api memperpanjang umur simpan bakso pada suhu kamar selama 48 jam. Setelah lebih dari 48 jam, kondisi bakso memburuk seperti yang ditunjukkan oleh tingginya jumlah mikroorganisme, dan sifat fisik yang tidak seperti semula.Kata kunci : Bakso, ekstrak batang api-api, umur simpan
Pandemi, Krisis Dan Kebijakan Makroekonomi Untuk Stabilitas Ekonomi Indonesia
Virus COVID-19 yang masuk Indonesia pada Maret 2020 memasuki tahap seriusdalam waktu selama 1 bulan. Cepatnya penyebaran virus yang kasus pertama tercatatpada tanggal 2 Maret 2020 dan hanya berada di 1 kota di Indonesia dengan 2 kasus,kemudian hanya dalam waktu 38 hari, seluruh provinsi di Indonesia telah melaporkanadanya kasus COVID-19 pada 9 April 2020. Cepatnya penyebaran virus COVID-19membuat, WHO sebagai badan kesehatan dunia merespon status virus ini yang awalnyahanya bersifat endemi, kemudian menjadi keadaan pandemi pada 12 Maret 2020. Statuspandemi ini kemudian membuat negara-negara merespon dengan kebijakan umum sepertimengurangi mobilisasi dengan menutup akses masuk ke negara mereka dan kebijakanlainnya seperti pengurangan aktivitas ruang publik seperti kantor, pabrik dan sekolahsebanyak 50-75% dari kapasitas normal untuk mengatasi penyebaran virus. Selama bulanMaret sampai April 2020, Pemerintah Indonesia kemudian merespon denganmengeluarkan beberapa kebijakan terkait mitigasi penyebaran virus COVID-19 melaluiKepres No. 11 Tahun 2020 dan juga PERMENKES No. 9 Tahun 2020. Kebijakan mitigasiini kemudian berdampak pada proyeksi pertumbuhan perekonomian di tahun 2020.Namun, untuk mengatasi terjadinya dampak krisis yang diakibatkan oleh pandemiCOVID-19, pemerintah Indonesia juga kemudian melakukan beberapa kebijakan antaralain melalui UU No. 2 Tahun 2020 dan juga Permenkop UKM No. 6 Tahun 2020 untukmengatur laju inflasi, penerbitan Surat Utang Negara (SUN) dan bantuan langsungkepada sektor UMKM. Kebijakan ini kemudian menjadi sebuah langkah penting untukmengeluarkan Indonesia dari dampak krisis yang terjadi akibat pandemi COVID-19 danmenghadirkan stabilitas perekonomian Indonesia di masa krisis.Kata kunci : Pandemi, Krisis, Kebijakan, Pemerintah
Siapa Untung Siapa Buntung - Kajian Ekonomi Politik Covid-19 di Indonesia
Tulisan ini ingin menguraikan tentang aspek-aspek ekonomi politik pandemicCovid-19. Dibanding dengan wabah-wabah sebelumnya, ternyata pandemic Covid-19menimbulkan gojolak campuran yakni aspek politik, aspek social, ekonomi, danepidemologi. Pemerintah, baik level pusat dan daerah berupaya untuk meresponspandemic ini dengan kekuasaan, kapasitas, kewenangan, dan sumber daya yang dimiliki.Terkait dengan hal tersebut pertanyaan yang akan dijawab adalah bagaimana fungsipemerintah dalam mengatasi pandemic Covid -19 ? Terkait dengan hal tersebut akanmenelusuri bagaimana pengalokasian anggaran dalam penanganan pandemic Covid-19?Apakah terjadi praktek rent seeking dalam kebijakan penanganan pandemic Covid-19?Guna menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, maka penulisan ini akan menggunakanpendekatan kualitatif dengan tehnik pengumpulan data studi literatur berbagai aspektentang ekonomi politik. Melalui artikel ini maka dapat mendetekasi apa saja yangmenjadi penyebab dari kegagalan terhadap intervensi tersebut mengakibatkan kegagalandalam penanganan pandemic Covid-19.Kata Kunci: ekonomi politik, rent seeking, Covid-1