e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
Media Penyuluhan Bahaya Narkoba dengan Teknologi Augmented Reality Berbasis Mobile Android
Penyalahgunaan narkoba di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan, terlihat dengan makin banyaknya pengguna narkoba dari semua kalangan. Hal ini dikarenakan kurangnya informasi dan pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Sedangkan penyampaian informasi dilakukan melalui penyuluhan atau ceramah, diskusi, simulasi tentang bahaya narkoba, film atau media, seminar, pelatihan dan bimbingan kelompok. Dengan semakin pesatnya perkembangan zaman, penyampaian informasi juga dapat memanfaatkan sebuah teknologi, yaitu teknologi Augmented Reality. Augmented reality (AR) adalah jenis teknologi interaktif menggabungkan benda nyata dan virtual yang akan menghasilkan objek 3D yang akan ditampilkan pada layar. Teknologi augmented reality ini dapat diterapkan dalam penyampaian informasi bahaya penyalahgunaan narkoba. Berdasarkan kasus tersebut mendorong penulis untuk melakukan penelitian dengan membuat aplikasi dengan menggunakan metode MDLC yang terdiri dari concept, design, material collecting, assembly, dan testing. Aplikasi nantinya berjalan pada smartphone. Pembangunan aplikasi menggunakan Unity 3D dengan pemanfaatan Augmented Reality Vuforia SDK. Kemudian untuk pembuatan objek 3D menggunakan software Blender. Sedangkan pemodelan aplikasi ini menggunakan metode UML berupa use case diagram, activity diagram, dan sequence diagram. Hasil dari penelitian ini adalah dihasilkannya sebuah aplikasi Augmented Reality Bahaya Narkoba berbasis mobile android
Sistem Informasi Realisasi Anggaran Tender pada PT. Investama Komando Security
PT. Investama Komando Security adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang jasa layanan keamanan. Perusahaan ini beroperasi di wilayah Surakarta dan sekitarnya. Kegiatan operasional perusahaan adalah menyediakan jasa satpam secara profesional maupun melalui perjanjian kerjasama pengadaan barang dan jasa melalui LPSE dan e-Procurement. Pengelolaan realisasi anggaran dari tender yang dimenangkan masih belum optimal sehingga menimbulkan beberapa permasalahan antara lain terjadi miskomunikasi antara perusahaan dengan pengguna jasa perihal biaya dan spesikasi barang dan jasa, sulitnya pembuatan laporan realisasi anggaran dan kemajuan proses tender yang dikerjakan serta belum adanya dokumentasi penerimaan barang secara rinci. Berdasarkan hasil temuan tersebut diperlukan sebuah sistem untuk membantu mengatasi masalah yang ada di PT. Invertama Komando Security. Penelitian menggunakan pendekatan Rapid Application Development (RAD). Hasil penelitian adalah sistem informasi realisasi anggaran berbasis website. Sistem telah diuji menggunakan metode black box testing. Hasil pengujian menunjukan sistem dapat berjalan sesuai kebutuhan dari PT. Investama Komando Security
Pengembangan Model Pembelajaran Sepakbola melalui Permainan “Gada†dalam Penjasorkes
Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimana bentuk pengembangan permainan sepak bola untuk siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kutowinangun Tahun 2017/2018?†Adapun prosedur pengembangan produk meliputi analisis produk yang akan diciptakan, mengembangkan produk awal, validasi ahli dan revisi, uji coba kelompok kecil dan revisi, uji coba kelompok besar dan produk akhir. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diperoleh dari evaluasi ahli, serta menggunakan hasil pengamatan dilapangan yang diperolehdari siswa. Data hasil pengamatan dan kuisioner siswa uji coba skala besar diperoleh rata-rata dengan persentase 89,6% dengan kriteria “baikâ€. Pada uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar terjadi peningkatan hasil pengamatan dan kuisioner siswa dengan persentase 0,8%. Disimpulkan bahwa pengembangan permainan gada sesuai dengan karakteristik siswa kelas VII SMP yang sangat aktif bergerak dan senang bermain sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran pendidikan jasmani pada kelas VII Sekolah Menengah Pertama
Penanggulangan Tindak Pidana Pembunuhan Bayi Oleh Ibu Kandung (Infanticide)
Keberadaan anak mempunyai peranan yang sangat penting sebagai generasi penerus, Akan tetapi permasalahan saat ini masih sering dijumpai bentuk-bentuk pelanggaran terhadap hak anak tak terkecuali anak yang baru saja dilahirkan, yaitu berupa kekerasan yang menimbulkan kematian yang dilakukan oleh ibu kandung.
Hukum sebagai salah satu tiang utama dalam menjamin ketertiban masyarakat, diharapkan mampu mengantisipasi segala tantangan kebutuhan, kendala-kendala yang menyangkut sarana dan prasarana serta peluang yang terjadi sebagai akibat dari hasil pembangunan yang telah dicapai. Dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945, tujuan negara ialah; ‖melindungi segenap bangsa Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa berdasarkan Pancasila. Pernyataan tersebut menjadi sebuah landasan dan tujuan politik hukum di Indonesia dan usaha pembaharuan hukum termasuk pembaharuan di bidang hukum pidana, serta kebijakan atau upaya penanggulangan kejahatan pembunuhan terhadap anak di Indonesia
Urgensi Bimbingan Pra Nikah bagi Calon Pasangan Pengantin di KUA Kota Salatiga
Pre-marital guidance is a process of social service in the form of counseling, service provided to husband and wife before carrying out marriage so that they obtain prosperity and happiness in marriage and family life. The phenomenon takes serious attention, accordingly there must be some effort to overcome it, one of the ways is through the application of pre-marital guidance. For this theme, the researcher takes qualitative research to understand the phenomena about what is experienced by research subjects such as behavior, perception, motivation, actions and others, holistically, and in a descriptive way in the form of words and language, especially by utilizing various natural methods in field research. The findings of this research shows the implementation process of pre-marital guidance in religious Affairs office (KUA) of Salatiga City has not been scheduled routinely in most cases. There are 2 forms of pre-marital guidance: first, pre-marital guidance holding at center of religious Affairs office, second, independent pre-marital guidance holding by each religious Affairs office (KUA) in sub-district. In the implementation of pre-marital guidance holding by the religious Affairs office of Salatiga City has several problems namely there are time problems, funds / budget, facilities and infrastructure. The impact of pre-marital guidance in stabilizing the bride and groom to realize a sakinah family in KUA Salatiga City is the preparation of the bride and groom before attending pre-marital guidance. the fact is the bride and groom do not know about the duties of a husband and wife, rights and obligations husband and wife, how to overcome problems in the family and the solution to minimize fight in the family and to minimize the occurrence of divorce
KONTRIBUSI PEMIKIRAN TAN MALAKA TENTANG KONSEP PENDIDIKAN KERAKYATAN DENGAN WAJAH PENDIDIKAN INDONESIA ERA MILENIAL
KONTRIBUSI PEMIKIRAN TAN MALAKA TENTANG KONSEP PENDIDIKAN KERAKYATAN DENGAN WAJAH PENDIDIKAN INDONESIA ERA MILENIAL Oleh Kholfan Zubair Taqo Sidqi Dosen FAI Unwahas Semarang ([email protected]) Abstrak Konsep Pendidikan kerakyatan yang diusung oleh Tan Malaka dengan mengedepankan kearifan lokal, membekali anak didik dengan keterampilan nyata agar berguna bagi bangsanya. Apalagi Pendidikan yang mampu menjangkau segenap lapisan masyarakat, seiring dengan tujuan dasar negara Indonesia. Pendidikan yang mendesain sekolah sebagai keluarga, agaknya mampu memperjelas tugas seorang guru sebagai Pendidik. Anak didik juga dipacu tidak sekedar masalah akademik belaka, namun aspek rohaniah nya mampu dikembangkan secara seimbang. Melalui Pendidikan kerakyatan, mampu memanusiakan pendidik dan anak didik, segenap warga sekolah mampu bergotong royong demi mewujudkan ambisi bangsa, serta mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia. Apabila fenomena Pendidikan era milenial kini keluar dari apa yang di cita-citakan para pendiri negara Indonesia, konsep Pendidikan kerakyatan mampu memberikan kontribusi sebagai Pendidikan yang mengembalikan marwah cita – cita luhur bangsa. Kata kunci; Tan Malaka, sekolah kerakyatan, dan Pendidikan Indonesia era milenial. Abstract The concept of populist education promoted by Tan Malaka emphasizes local wisdom, equipping students with real skills to be useful for their nation. Moreover, capable education reach all levels of society, in line with the basic objectives of the Indonesian state. Education that designs schools as families, seems to be able to clarify the duties of a teacher as an educator. Protege too it is not only an academic problem, but its spiritual aspects can be developed in a balanced manner. Through populist education, able to humanize educators and students, all school members are able to work together to create the nation's ambition, as well as uplifting the dignity of the Indonesian nation. If the phenomenon of millennial era education is now out of what is being desired The aspirations of the founders of the Indonesian state, the concept of populist education is able to contribute as education that returns the noble ideals of the nation. Keywords; Tan Malaka, populist education, and Indonesian education in the millennial era
MODEL PENDIDIKAN ISLAM NUSANTARA
The development of Islamic education in Indonesia, among others, is marked by the gradual emergence of various educational institutions, ranging from very simple ones, to stages that are considered modern and complete. The research method in this article is qualitative with library research. Literature research through library research based on literature. This study aims to photograph the model of Islamic education in the archipelago. The results of this study indicate that changes in Islamic educational institutions, both classical and modern; starting from homes, mosques, Islamic boarding schools, schools to boarding schools and Islamic universities is a metamorphosis of Islamic educational institutions in the archipelago
IMPLEMENTASI MEDIA FLASHCARD PADA PEMBELAJARAN TEMATIK DI MADRASAH IBTIDAIYAH
AbstractThe goal of this study was to determine student learning outcomes in thematic learning using Flashcard Media in sub-theme 2 forms of learning objects at Class III Madrasah Ibtidaiyah Annur Pedurungan Semarang. This study was carried out using Classroom Action Research (CAR). Data was gathered through the use of evaluation tests, interviews, documentation, and observations Based on the results of learning scores from the pre-cycle, the first cycle is the first meeting obtained an average of 60.5 percentage of 25 percent including unfeasible criteria, the first cycle of the second meeting obtained an average of 70.5 percentage of 55 percent including eligible criteria, and the second cycle of the first meeting obtained an average of 70.5 percentage of 55 percent including eligible criteria. The results of this study based on the results of learning scores from pre-cycle obtained an average of 59.5 percentage of 15% including very unfeasible criteria, the first cycle is the first meeting obtained an average of 60.5 percentage of 25% including unfeasible criteria, the first cycle of the second meeting obtained an average of 70.5 percentage of 55 percent including eligible criteria, and the second cycle of the first meeting obtained an average of   Keywords: Learning Outcomes, Flashcard, Thematic Learnin
STABILITAS FISIK NANOGEL MINYAK ZAITUN (Olea europaeae L.)
Kestabilan suatu bahan aktif merupakan faktor yang harus dipertimbangkan dalam membuat formulasi suatu sediaan farmasi yang berkualitas. Kerusakan produk obat yang disebabkan ketidakstabilan dapat menurunkan sampai dengan hilangnya khasiat obat, obat dapat berubah menjadi toksik atau dapat terjadi perubahan fisik dari sediaan (warna, bau, rasa, konsistensi).Hal tersebut sangat penting, sebab suatu obat atau sediaan farmasi biasanya akan diproduksi dalam jumlah yang besar dan memerlukan waktu yang lama selama penyimpanan dan penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kestabilan fisik dari sediaan nanogel minyak zaitun selama penyimpanan selam 28 hari. Hasil dari pengamatan stabilitas dianalisis dengan statistik paired t test menunjukkan bahwa terdapat perbedaaan bermakna pada pengujian viskositas pada semua formua dan tidak terdapat perbedaan pada pengujian pH, daya sebar, dan daya lekat pada semua formula setelah penyimpanan..
Kata kunci: nanogel, minyak zaitun, Stabilitas fisi
Polis Sebagai Kekuatan Hukum Dalam Asuransi
Asuransi merupakan perjanjian antara perusahaan asuransi dan
pemegang polis yang menjadi dasar bagi penerimaan premi oleh
perusahaan asuransi sebagai imbalan untuk memberikan penggantian
kepada tertanggung atau pemegang polis karena kerugian, kerusakan,
biaya yang timbul, kehilangan keuntungan, atau tanggung jawab
hukum kepada pihak ketiga yang mungkin diderita tertanggung atau
pemegang polis karena terjadinya suatu peristiwa yang tidak pasti;
atau memberikan pembayaran yang didasarkan meninggal atau
hidupnya tertanggung dengan manfaat yang besarnya telah ditetapkan
dan/atau didasarkan pada hasil pengelolaan dana. Asuransi sebagai
lembaga pengalihan dan pembagian risiko telah menjadi salah satu
jenis usaha dibidang jasa, yang dikenal dengan usaha perasuransian.
Di Indonesia, usaha perasuransian diatur dalam Undang- Undang
Nomor 40 Tahun 2014 Tentang Perasuransian.
Pada pelaksanaan pembuatan perjanjian asuransi diperlukan
syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh pihak tertanggun dan
penanggung, apabila syarat-syarat tersebut sudah terpenuhi dalam
pelaksanaannya, maka pembuatan perjanjian tersebut sah dan
mengikat para pihak yang membuatnya yaitu penanggung dan
tertanggung. Para pihak yang terkait dalam suatu perjanjian asuransi
membuat perjanjian asuransi dalam suatu akta yang disebut dengan
polis. Dalam Pasal 255 Kitab Undang-Undang Hukum Dagang
mengharuskan dibuatnya suatu akta yang dinamakan polis dalam
suatu perjanjian asuransi antara para pihak. Dalam prakteknya,
sebelum polis dikeluarkan oleh pihak penanggung dikeluarkanlah nota
suatu penutupan dan dengan ditandatanganinya nota penutupan ini,
maka hak dan kewajiban timbal balik antara para pihak mulai
diberlakukan, karena Pasal 257 Kitab Undang-Undang Hukum
Dagang menyatakan bahwa perjanjian asuransi bersifat konsensual
yaitu perjanjian asuransi terjadi seketika setelah ditutup, yaitu pada
saat nota penutupan ditandatangani oleh kedua belah pihak.
Berdasarkan ketentuan pasal 255-257 KUHD tersebut di atas,
maka dapat diketahui bahwa polis berfungsi sebagai alat bukti tertulis
bahwa telah terjadi perjanjian asuransi antara tertanggung dan
penanggung. Dalam praktek hukum perasuransian di Indonesia tidak mengatur tentang bentuk polis, akan tetapi mengatur tentang isi polis
seperti diuraikan dalam Pasal 256 KUHD serta Pasal lain yang
mengatur isi polis untuk asuransi-asuransi tertentu. Polis dibuat oleh
penanggung sekalipun dalam prinsip formalitas hukumnya dibuat oleh
tertanggung. Mengingat polis yang sangat penting dalam perjanjian
asuransi, maka setiap perjanjian asuransi selalu dibuat polis sekalipun
Undang-Undang tidak mengharuskannya