e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
ANALISIS KEBIJAKAN WATER ACT MASA PM KEVIN RUDD TERHADAP SISTEM PEMERINTAHAN AUSTRALIA
Isu mengenai lingkungan secara global memberikan pengaruh besar terhadap tatanan beberapa aspek dunia, khususnya bagi sistem pemerintah Australia yang secara tidak langsung terdampak. Dimana, Australia sebagai negara dengan luas wilayah benua yang memiliki ekosistem beragam, secara khusus memioliki regulasi mengenai lingkungan yang beragam. Adapun hal tersebut dapat dilihat antara lain seperti kebijakan “Water Act†pada masa pemerintahan Perdana Metri Kevin Rudd. Dimana, Watre Act dianggap memiliki beberapa kemungkinan sebagai salah satu cara penanganan kondisi dari lingkungan di Australia. Pada masa Kevin Rudd dengan latar belakang partai buruh yang memiliki kecenderungan atas kepentingan lingkungan yang cukup menghasilkan beberapa respon dan langkah mengenai isu lingkungan
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Pasien Hipertensi Pasien Rujuk Balik di Kimia Farma Ponorogo
Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama penyebab gangguan jantung. Selain mengakibatkan gagal jantung, hipertensi dapat juga berakibat terjadinya gagal ginjal maupun penyakit serebrovaskular. Kepatuhan minum obat bagi pasien penyakit kronis seperti hipertensi sangat penting karena dengan minum obat secara teratur dapat mengontrol tekanan darah pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi kepatuhan minum obat pasien hipertensi program rujuk balik BPJS di Apotek Kimia Farma Ponorogo. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional (non eksperimental) dengan pendekatan deskriptif survei dengan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling. Penelitian ini dilakukan di Apotek Kimia Farma Ponorogo pada bulan Maret 2022. Responden dari penelitian ini berjumlah 184 responden yang termasuk kriteria inklusi. Pengambilan data menggunakan kuesioner MMAS-8 (Morisky Medication Adherence Scale). Pengolahan data dilakukakan dengan pendekatan cross-sectional dengan metode Chi-square. Hasil analisis hubungan kepatuhan dengan beberapa faktor adalah jenis kelamin, usia, pendidikan, jenis pekerjaan, lama waktu menderita hipertensi, dan jumlah obat tidak memiliki hubungan signifikan terhadap tingkat kepatuhan minum obat pasien. Sedangkan untuk faktor tekanan darah memiliki hubungan signifikan terhadap kepatuhan minum obat dengan P-value 0,00 (p < 0,05)
Pertanggungjawaban Hukum Pengurus Terhadap Simpanan Anggota Koperasi Yang Tutup
Koperasi merupakan suatu badan usaha yang beranggotakan orang-seorangan atau badan hukum koperasi yang berdasarkan pada asas kekeluargaan dengan tujuan untuk menyejahterakan anggotanya. Dalam menjalankan kegiatan usahanya koperasi berpedoman kepada Undang-undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya koperasi melakukan kegiatan usaha simpan pinjam. Kegiatan itu berupa penampungan dana dari simpanan anggota dan penyaluran dana tersebut melalui pinjaman. Namun apabila tidak dilakukan pengendalian dengan baik terhadap kegiatan pinjaman yang dilakukan oleh anggota akan dapat mendatangkan kerugian bagi koperasi dan juga simpanan anggota. Terhadap tindakan tersebut tentu perlu adanya pertanggungjawaban hukum pengurus terhadap koperasi dan juga simpanan anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pertanggungjawaban hukum pengurus terhadap simpanan anggota koperasi. Penelitian ini dilakukan menggunakan analisis hukum kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Data yang dikumpulkan berupa gambaran tentang pertanggungjawaban pengurus terhadap simpanan anggota koperasi tersebut. Hasil dari penelitian ini berupa gambaran terhadap pertanggungjawaban hukum pengurus terhadap simpanan anggota koperasi yang tutup serta kendala dan solusi dalam pengembalian simpanan anggota koperasi
Flash Card Media to Improve Qur'an Literacy at Masjid Jami' Nurul Jannah Grobogan in the Era of Posth Truth
The Qur'an is a guideline for Muslims in their behavior. But at this time children's Qur'anic literacy is still low. Even though it is known that the age of children is a golden age in the developmental stage, so proper treatment is needed in learning. The purpose of this study is to describe the use of Flash Card Media to Improve Qur'an Literacy in Masjid Jami' Nurul Jannah Grobogan in the Era of posh truth. This research is qualitative research with case study deception. The data collection techniques used in this study were observation of socio-cultural conditions and learning processes in Majsi Nurul Jannah Grobogan, documentation of official mosque documents and interviews with 4 ustadz/uztadzah, 10 students and guardians of students, and community leaders. Data analysis is carried out by sorting, grouping, looking for themes that match the topic of discussion for interpretation. The results showed that flash card media can be used to improve the learning process of the Qur'an which will have an impact on the high literacy of the Qur'an students. This can be seen from the creation of effective and efficient learning systematics applied at the Jami' Nurul Jannah mosque using flash card media. The importance of increasing Qur'an literacy through increasing Qur'an learning using flash card media is the internalization of the Qur'an in the souls of students. So that with this, students will continue to grow and develop with the Qur'an as a guideline and make students have a good religious spirit
UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI SOSIAL EMOSIONAL TEMA 8 PRAJA MUDA KARANA MELALUI PROJECT BASED LEARNING (PJBL) KELAS 3 SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kompetensi sosial emosional tema 8 praja muda melalui project based learning (PjBL) peserta didik kelas 3. Subyek penelitian ini adalah seluruh peserta kelas 3 SD Negeri Sidorejo Lor Salatiga Jenis penelitian berupa penelitian tindakan kelas (PTK). Model penelitian dari Kemmis dan Mc. Taggart. Prosedur penelitian terdiri dari 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pengamatan, dan tahap refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan non tes berupa observasi dan angket. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan butir penyataan. Teknik analisis data adalah teknik kuantitatif komparatif berupa persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan kompetensi sosial emosional tema praja muda karana melalui project based learning (PjBL) pada peserta didik kelas 3. Kompetensi sosial emosional peserta didik kelas 3 masuk kriteria baik sekali meningkat setelah mendapatkan pembelajaran PjBL yakni sebanyak 36% dari 28 peserta didik saat prasiklus dan siklus 1 meningkat menjadi 61% dari 28 peserta didik dan siklus 2 menjadi 82% dari 28 peserta didik. PjBL yang dapat meningkatkan kompetensi sosial emosional tema 8 praja muda karana melalui langkah-langkah: 1) membuat pertanyaan mendasar tema 8 praja muda karana, 2) merancang rencana proyek yang dilakukan oleh guru dan peserta didik, 3) membuat jadwal pelaksanaan proyek dengan kesepakatan antara guru dengan peserta didik, 4) guru memantau peserta didik dalam aktivitas perkembangan pembuatan proyek, 5) guru menilai hasil proyek peserta didik, 6) evaluasi. Terbukti bahwa langkah-langkah PjBL dapat meningkatkan kompetensi sosial emosional tema 8 praja muda karana peserta didik kelas 3
LEGAL PROTECTION OF DEBTORS IN FISHING GEAR PROCUREMENT AGREEMENTS FROM A MAQASHID PERSPECTIVE SYARI'AH (Case Study on Bonang Fishermen, Demak)
This study aims to describe the problems and impacts of the procurement of fishing gear in the Bonang Subdistrict, Demak Regency community in terms of maqashid shari'ah. Efforts can be made to improve the fishing gear procurement agreement to comply with applicable laws. This research uses a legal sociology or empirical juridical research approach. The data collection techniques used are observation, documentation, and interviews. The results of this study indicate that Legal problems that occur in the fishing gear procurement agreement in Bonang Sub-District, Demak Regency, arise for several reasons: the debtor does not have capital, the deal is only made based on mutual trust, there is no black on white. The capital provider gets a share of 1 crew member every time the juragan goes to sea with the principal debt still the debtor's responsibility (juragan). The creditor does not want to because he will no longer receive a share of the crew when the debt is repaid. In addition, it often happens that when the jagan goes bankrupt and the fishing gear is sold, the debtor does not return the total amount of money, sometimes only 50 percent. Agreements in conventional law are regulated in Article 1320 of the Civil Code. Meanwhile, in Sharia economic law, the agreement leads to usury because an addition (mbageni) in the debt and credit agreement for procuring fishing gear is detrimental to the debtor. In the maqashid shari'ah perspective, some practices deviate from Islamic law in the form of additions (interest) in mbageni. This practice is more like a conditional debt detrimental to the debtor
MODEL MATEMATIK LAJU PENGUAPAN AIR LAUT DENGAN PROSES EVAPORASI MENGGUNAKAN METODE POLYNOMIA
Rendahnya produksi garam yang diperoleh dapat disebabkan kemarau basah yang membuat panen produksi garam tidak maksimal dan pemanfaatan teknologi garam yang belum merata. Banyaknya masyarakat memproduksi garam menggunakan cara tradisional yang hanyamemaanfaatkan panas matahari dan kincir angin. Dalam penelitian ini, peneliti memanfaatkan matahari dengan bantuan teknologi spray untuk mempercepat proses evaporasi air laut untuk mengasilkan garam. Kemudian menyusun model matematik laju penguapan air laut menggunakan metode polynomial dengan variasi jumlah spray dan aliran debit yang nantinya dapat mengetahui kecepatan angka evaporasinya. Hasil optimasi variasi jumlah spray dan aliran debit mendapatkan bahwa penguapan air laut yang optimal pada debit 1403763,4955 cm3/jam dengan variasi jumlah spray 3;5;7 dan debit 1615348,1843 cm3/jam dengan variasispray 3 dan 7 karena hasil yang di dapat menunjukkan persen kesalahan tidak melebihi 10 %.Rendahnya produksi garam yang diperoleh dapat disebabkan kemarau basah yang membuat panen produksi garam tidak maksimal dan pemanfaatan teknologi garam yang belum merata. Banyaknya masyarakat memproduksi garam menggunakan cara tradisional yang hanya memaanfaatkan panas matahari dan kincir angin. Dalam penelitian ini, peneliti memanfaatkan matahari dengan bantuan teknologi spray untuk mempercepat proses evaporasi air laut untuk mengasilkan garam. Kemudian menyusun model matematik laju penguapan air laut menggunakan metode polynomial dengan variasi jumlah spray dan aliran debit yang nantinya dapat mengetahui kecepatan angka evaporasinya. Hasil optimasi variasi jumlah spray danaliran debit mendapatkan bahwa penguapan air laut yang optimal pada debit 1403763,4955 cm3/jam dengan variasi jumlah spray 3;5;7 dan debit 1615348,1843 cm3/jam dengan variasi spray 3 dan 7 karena hasil yang di dapat menunjukkan persen kesalahan tidak melebihi 10 %
OPTIMASI EKSTRAKSI MINYAK BIJI WIJEN DENGAN PELARUT N-HEKSANA DALAM TANGKI BERPENGADUK
Wijen merupakan yang dibudidayakan sebagai sumber minyak nabati. Berdasarkan penelitian terdahulu perlu dilakukan metode lain selain menggunakan metode cold press untuk menigkatkan minyak yang didapat dengan menggunakan tangki berpengaduk. Sehingga diharapkan perolehan rendemen yang didapat lebih banyak dibanding menggunakan metode cold press. Oleh karena itu peneliti mencoba melakukan penelitian dengan judul “Optimasi Ekstraksi Minyak Biji Wijen Dengan Pelarut N-Heksana Dalam Tangki Berpengadukâ€. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan optimasi proses ekstraksi dalam tangki berpengaduk dengan menggunakan bilangan CAMP. Metode yang digunakan adalah ekstraksi menggunakan alat tangki berpengaduk. Perbandingan jumlah biji wijen dan pelarut Nheksana pada tiap sampelnya sebanyak 1:5. jumlah biji wijen sebanyak 80 gram dan pelarut N-heksana sebanyak 400 ml. untuk variabel yang dijalankan berupa kecepatan pengadukan (rpm) sebesar 100, 200, 300, 400, 500. Dan waktu pengadukan (menit) sebesar 20, 40, 60, 80, 100. Hasil ekstraksi kemudian difiltrasi untuk memisahkan ampas biji wijen dengan filtratnya. Kemudian filtrat tersebut dilakukan proses distilasi untuk pemisahan pelarut dengan minyak wijen murni untuk dihitung perolehan yield nya dan menghitung optimasi bilangan CAMP. Kemudian menganalisa minyak wijen murni dari perolehan optimasi bilangan CAMP. Bilangan CAMP optimum berkisar antara 10,06 x  hingga 11,67 x  dengan perolehan yield sebesar 49,5%  Kata kunci: Biji Wijen, Bilangan Camp, Ekstraks
Analisis Peran Pemerintah Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Tunahan Kecamatan Keling Kabupaten
Community empowerment is a process carried out by the village government in increasing the dignity of the community so that it is able to make the community self-sufficient. With the existence of a program of community empowerment activities carried out by the village government for the community, it is hoped that it can improve the welfare of the community's standard of living and economy. However, the empowerment program implemented by the Tunahan Village government was not optimal. This study aims to find out the role of the village government as a regulator, catalyst, facilitator and dynamist in community empowerment, especially the farming community in Tunahan Village, Keling District, Jepara Regency. This study uses a descriptive qualitative research method, where research is carried out by field research, namely collecting information directly about a phenomenon that actually occurs in society and the community environment. Data were analyzed using in-depth interview techniques with village government and communities, direct field observations, and documentation. The results of this study are that the role of the Tunahan Village Government in community empowerment is quite good even though it is not optimal in the role of a catalyst, facilitator, and dynamicator in terms of the lack of attention from the village government in capital assistance provided to the community, the implementation of training programs provided by the Tunahan Village Government to the community still not intensive, and lack of community participation because the village is less able to influence or mobilize the involvement of community groups in every activity. There are factors that trigger this, namely supporting factors including leadership and strength, limitations, limitations and inhibiting factors including low skills and availability of facilities
EDUKASI KESEHATAN DENGAN MEMBUAT MINUMAN HERBAL UNTUK MENINGKATKAN IMUNITAS DI KELURAHAN DUKUH KUPANG SURABAYA
Di Indonesia saat ini terjadi tranformasi Sistem Kesehatan dimana layanan primer berfungsi bukan hanya mengobati tetapi menjaga agar masyarakat hidup sehat dengan melakukan kegiatan promotif dan preventif. Kegiatan preventif yang bisa di lakukan masyarakat adalah menjaga kesehatan, salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan kebiasaan mengkonsumsi minuman herbal. Biasanya minuman herbal yang dikonsumsi merupakan minuman tradisional yang mengandung antioksidan dan imunomodulator. Jamu atau herbal asli di Indonesia banyak di gunakan di masyarakat. Antioksidan adalah zat atau senyawa yang dapat mencegah reaksi oksidasi, sedangkan imunomodulator adalah zat atau senyawa yang dapat meningkatkan respon imun atau menekan aspek tertentu dari respon imun. Sistem imun tubuh manusia sangat penting untuk melindungi tubuh dari penyakit infeksi seperti yang disebabkan oleh bakteri, virus dan mikroorganisme. Tujuan pengmas ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dengan cara mengedukasi kepada ibu-ibu PKK tentang imunitas dan cara membuat minuman herbal sebagai upaya peningkatan imunitas tubuh kegiatan dilaksanakan pada tgl 2 September 2023 yang di awali dengan pemberian penyuluhan tentang imunitas kepada ibu ibu PKK di Dukuh Kupang dan di lanjudkan demostrasi membuat minuman herbal yang dapat meningkatkan imunitas bertempat di Balai RT 03 Dukuh Kupang Surabaya Hasil ada perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan ssudah penyuluhan, dimana sesudah penyuluhan ibu ibu PKK sebagian besar mempunyai pengetahuan baik.Kata Kunci : herbal, ibu pkk, imunitas, minuman