e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
EVALUASI WAKTU TUNGGU RESEP OBAT TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT ASSYIFA KOTA TANGERANG
Hospital is an important health service center and is needed to meet health needs. This study aims to evaluate the waiting time for prescription non-concoction and concoction medicines based on the hospital's minimum service standards and their effect on general outpatient satisfaction at the Pharmacy Installation of RSIA Assyifa, Tangerang. This study used a descriptive research design of outpatients who redeemed non-concoction and concoction medicines. Calculation of the waiting time for prescription services for non-concoction and concoction medicine is using a digital clock. Satisfaction was measured using a questionnaire which was analyzed multivariate. The samples taken in the study were 222 respondents. The results showed that the average waiting time for prescription of non-concoction medicine (8.9 minutes) and concoction medicine (16.6 minutes) had met the standards set by the hospital's SPM in the pharmaceutical sector according to the Minister of Health of the Republic of Indonesia NO. 129 of 2008 and by RSIA Assyifa. The results in the multivariate analysis obtained t = 10.126 and the standard coefficient of 0.88, indicating that waiting time has a strong positive effect on patient satisfaction with prescription of non-concoction and concoction medicine services at RSIA Assyifa.Â
PENGARUH JENIS MINYAK NABATI TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK SEDIAAN BALSAM STICK EKSTRAK ETANOL DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.)
Cherry leaves extract contain flavonoids which function as anti-inflammatory can be formed into stick balm preparations. The Stick balm is a preparation in the form of a stick consisting of a mixture of oil, wax and fat with a composition such that it can produce hardness and melting pont of as needed. The different properties of fatty acids in each type of oil can affect the physical properties of the balsam stick preparation in the form of melting point and hardness. This study aimed to determine the effect of adding olive oil, virgin coconut oil, castor oil, jojoba oil on the physical properties of the stick balm of Muntingia calabura L leaf extract. Physical characteristic of stick balm includes organolepti, homogeneity, melting point, hardness, and pH test. The results showed that all formulas met the physical characteristics of stick balms but each formula had differences in melting point, hardness, adhesion, and pH. The formula with the addition of olive oil showed the highest melting points and hardness at 55.3ºC and 8.16 mm. The results of statistical data was sig <0.05. This means that there are differences in melting point and hardness in each equation. Based on obeservations, it was concluded that the addition of vegetable oil to the balsam stick formulation affected the melting point and hardness.Â
UJI IRITASI DAN AKTIVITAS TABIR SURYA SECARA IN VITRO MINYAK BIJI PALA DALAM SISTEM MIKROEMULSI DENGAN VARIASI TWEEN 80-ETANOL
Nutmeg oil contains of α-pinene that can be used as sunscreen but it is thermolable. It is necessary to form a microemulsion system for nutmeg oil. This study was to determine in vitro SPF value by and irritation index from nutmeg oil in microemulsion system with Tween 80-ethanol as surfactant and cosurfactant. The system were made with 6.4 % of nutmeg oil and Tween 80-ethanol as with concentrations of 45% (F1), 50% (F2), 55% (F3). The nutmeg oil microemulsion was determined SPF value using spectrophotometer UV. The irritation test was done by the patch test method on rabbit skin with 4 groups of negative control, F1, F2, and F3. The skin was observed at 24, 48 and 72 hours. Quantitative data were analyzed using one way Anova while irritation test data were described descriptively. The results of the sunscreen activity on nutmeg oil microemulsion for F1, F2 and F3 were 8,9 ± 0,12; 9,2 ± 0,51; and 9,3 ± 0,32 (p > 0,05). This SPF value were categorized in maximum protection. The primary irritation index values for F1, F2 and F3 were 0,1±1; 0,3±2,5; 0,1±0; so it can be concluded that microemulsion of nutmeg oil were very mildly irritating
Strategi Promosi dan Pelayanan Syari`ah untuk Meningkatkan Jumlah Pengunjung di Pantai Glagah Wangi Desa Tambak Bulusan Kecamatan Karang Tengah Kabupaten Demak
Pantai Glagah Wangi adalah terletak di Desa Tambak Bulusan Kecamatan Karang Tengah Kabupaten Demak, salah satu pantai indah yang memiliki keunikan tersendiri, namun belum maksimalnya pertumbuhan usaha pariwisata dan jumlah pengunjung juga tidak stabil. peneliti tertarik untuk meneliti tentang analisis strategi promosi dan pelayanan pariwisata guna meningkatkan jumlah pengunjung di Pantai Glagah Wangi melalui strategi promosi dan Pelayanan secara syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi promosi yang dilakukan oleh pengelola dalam meningkatkan jumlah pengunjung, untuk mengetahui pelayanan secara Syariah yang dilakukan oleh pengelola dalam meningkatkan jumlah pengunjung, dan untuk mengetahui pandangan etika Islam dalam strategi promosi dan pelayanan Pantai Glagah Wangi. Peneltian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa, pertama Strategi promosi dan pelayanan yang dilakukan oleh pengelola dalam meningkatkan jumlah pengunjung yaitu dengan menerapkan bauran promosi yaitu dengan periklanan melalui media elektronik, media sosial. Salles promotion dengan mengadakan even-even dan hiburan. Publisitas menggunakan surat kabar dan media elektronik. Sedangkan dalam pelayanan menerapkan tangible dengan memberikan fasilitas yang dibutuhkan. Empathy dengan melayani pengunjung ramah sopan dan santun, reliability dengan adanya standar pelayanan yang jelas dan keahlian pengelola, responsiveness melayani pengunjung dengan cepat dan tanggap, assurance dengan memberikan jaminan bagi para pengunjung. Pandangan etika Islam dalam strategi promosi dan pelayanan Pantai Glagah Wangi yaitu, tidak mengobral sumpah, jujur, tidak mengingkari janji, menghindari adanya penipuan, dan rela dengan laba yang sedikit. Sedangkan dalam pelayanan yaitu, jujur, bertanggung jawab, tidak menipu, menepati janji, dan melayani dengan rendah hati.Kata Kunci : Strategi promosi, Pelayanan Syariah dan Jumlah Pengunjun
Analisis Multi Objek pada Akad Pembiayaan Ijarah Multi Jasa di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah
Ijarah multi jasa financing is one of the rental contract-based financing products offered by Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Ijarah multi jasa finance services that cannot be done through murabahah financing (buying and selling) or mudharabah financing (cooperation). This financing contract can finance a wide range of objects. The wide range of objects that can be financed through multi-service ijarah contracts raises concerns. Can an ijarah multi jasa contract be used to finance all objects? Is BPRS's ijarah multi jasa financing in accordance with Fatwa Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) No.44/DSN-MUI/VIII/2004? Research methods employ qualitative field research with an empirical research approach. According to the findings of this study, the analysis of ijarah multi jasa contracts at BPRS includes three components: analysis of financing objects, analysis of wage calculations (ujrah), and analysis of the accuracy of contract use. (1) An examination of financing objects on ijarah multi jasa contracts reveals the existence of multiple objects in BPRS, both based on criteria for work benefits (ijaratul 'amal) and benefits issued from objects (ijaratul 'ayan). Should the contract's object be limited to the ijaratul 'amal criteria. (2) The calculation of wages (ujrah) in ijarah multi jasa contracts at BPRS uses percentages rather than nominal amounts. Nominal should be used. (3) The accuracy of the use of ijarah multi jasa contracts in BPRS was discovered to be wakalah contract in one of the three models of realization of ijarah multi jasa contract financing. The use of wakalah in the financing of ijarah multi jasa contracts is not appropriate.Keywords: Ijarah Multi Jasa; Multi objects; BPRS.Pembiayaan ijarah multi jasa merupakan salah satu produk pembiayaan di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) yang menggunakan akad sewa menyewa. Ijarah multi jasa mengakomodir pembiayaan di bidang jasa yang tidak bisa dilakukan dalam pembiayaan murabahah (jual beli) maupun mudharabah (kerjasama). Berbagai macam objek dapat dibiayai dalam akad pembiayaan ini. Beragamnya objek yang dapat dibiayai pada akad ijarah multi jasa menimbulkan pertanyaan, apakah semua objek dapat dibiayai menggunakan akad ijarah multi jasa? Apakah pembiayaan multi jasa di BPRS sudah sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) No.44/DSN-MUI/VIII/2004 tentang Pembiayaan Multi Jasa? Metode penelitian menggunakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif, dengan pendekatan penelitian empiris. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa analisis akad pembiyaan multi jasa di BPRS meliputi tiga hal, yaitu; analisis objek pembiayaan, analisis perhitungan upah (ujrah), dan analisis ketepatan penggunaan akad. (1) Analisis objek pembiayaan pada akad ijarah multi jasa menunjukan adanya multi objek di BPRS, baik itu berdasarkan kriteria manfaat atas pekerjaan (ijaratul ‘amal) dan juga manfaat yang dikeluarkan dari benda (ijaratul ‘ayan). Seharusnya objek akad dibatasi kriteria ijaratul ‘amal (2) Perhitungan upah (ujrah) pada akad ijarah multi jasa di BPRS menunjukan penggunaan prosentase bukan nominal. Seharusnya menggunakan nominal (3) Ketepatan penggunaan akad ijarah multi jasa di BPRS ditemukan bahwa dalam salah satu tiga model realisasi pembiayaan akad ijarah multi jasa ditemukan akad wakalah. Penggunaan akad wakalah tidak tepat dalam pembiayaan akad ijarah multi jasa
PEMANFAATAN E-LEARNING MADRASAH DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) MATA PELAJARAN PAI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER SISWA MADRASAH ALIYAH DI KABUPATEN PATI
Karakter merupakan perilaku yang dimiliki pada pribadi seseorang. Madrasah sebagai tempat belajar dan pendidikan, melalui penanaman karakter di madrasah diharapkan karakter siswa dapat terbentuk. Permasalahan siswa Madrasah Aliyah di Kabupaten Pati terhadap karakter ini adalah pada siswa di saat mengikuti pembelajaran jarak jauh. Semula pembelajaran jarak juah hanya menggunakan media modul dan power point melalui WA group, anak semakin lama semakin jenuh dalam belajar dan semakin menurun tingkat kedisiplinannya. Selain itu banyak tugas yang tidak terkumpulkan, di saat pembelajaran banyak siswa yang terlambat, bahkan tidak mengikuti dengan berbagai alasan. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif, teknik analisis data dilakukan dengan mendeskripsikan seluruh kejadian dengan apa adanya saat penelitian berlangsung. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan Nilai-nilai karakter yang diimplementasikan di MAS Matholi’ul Huda Pucakwangi dan MAS Daarul Ulum Tlogowungu yaitu peduli, jujur dan tanggung jawab. Sedangkan di MAN 1 Pati, nilai karakter utama yang diajarkan pada pembelajaran jarak jauh yaitu jujur, disiplin dan mandiri. 2) Ketiga Madrasah Aliyah ini menggunakan model pendekatan kontekstual dalam menanamkan nilai karakter pada pembelajaran jarak jauh dan dibagi menjadi tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Adapun Strategi yang dipakai di MA Matholi’ul Huda Pucakwangi, MA Daarul Ulum Tlogowungu yaitu keteladanan, nasihat dan kolaborasi dengan orang tua. Sedangkan di MAN 1 Pati menggunakan strategi keteladanan, pemberian Reward dan teguran. 3) Faktor pendukung di MAS Matholi’ul Huda Pucakwangi dan MA Daarul Ulum Tlogowungu antara lain kolaborasi yang baik dengan orang tua, kemauan siswa untuk berbuat jujur dan keluarga yang menjunjung tinggi kejujuran. Adapun faktor penghambatnya antara lain lingkungan keluarga yang kurang memerhatikan kejujuran, siswa yang memiliki nilai karakter kejujuran rendah dan keinginan siswa untuk memeroleh nilai yang tinggi dengan cara instan. Sedangkan faktor pendukung di MAN 1 Pati antara lain lingkungan keluarga yang mendukung pendidikan anak, guru yang aktif membimbing siswa dan lingkungan sekitar yang dapat dijadikan contoh dalam kehidupan sehari hari. Adapun faktor penghambatnya antara lain keterbatasan waktu dalam pembelajaran, kurangnya kerjasama antara guru dan orang tua dan orang tua yang terlalu sibuk dan tidak memerhatikan pendidikan anaknyaÂ
PERBANDINGAN NILAI SPF ENDAPAN AIR CUCIAN BERAS PUTIH DAN BERAS MERAH SECARA IN VITRO
Penggunaan senyawa kimia sebagai agen pelindung sinar UV dapat membahayakan tubuh. Air cucian beras merupakan limbah yang banyak mengandung komponen fenolik dan flavonoid yang mampu menyerap sinar UV. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan nilai SPF ekstrak air cucian beras merah (EACBM) dan beras putih (EACBP). EACBM dan EACBP dibuat dengan melakukan ekstraksi dari beras merah dan beras putih kemudian difermentasi selama 3 hari. Endapan yang diperoleh lalu dipekatkan dengan penangas air pada suhu 60°C. Rendemen EACBM dan EACBP dilarutkan dengan aquadest kemudian ditetapkan nilai SPF pada panjang gelombang 290-320 nm menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil absorbansi dihitung dengan rumus Mansur. Data nilai SPF dianalisis secara statistik dengan uji t-independent dan dikategorikan proteksinya secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa nilai SPF EACBM dan EACBP berbeda secara signifikan (p < 0,05). Konsentrasi ekstrak tertinggi yaitu 30000 ppm pada EACBM dan EACBP menghasilkan nilai SPF masing-masing adalah 25,47±1,30 dan 10,28 ±1,40. EACBM dan EACBP pada konsentrasi 30000 ppm masing-masing termasuk kategori proteksi ultra dan proteksi maksimal.dEACBM menujukkan nilai SPF lebih tinggi dibandingkan EACBP. 0 pt, italic)<satu spasi>Kata kunci: Beras merah, beras putih, nilai SPF, tabir sury
THE MICROBIAL GROWTH INHIBITION PROFILE OF SELECTED INDONESIAN SPICES ESSENTIAL OILS ON TOFU DURING 8-DAY STORAGE
This study evaluated the profile of microbial growth inhibition on tofu treated by the essential oil of the selected spices. The microbial growth on the tofu was visually observed by the pour plate method, while their number was enumerated by the indirect optical density (OD) method. All the tested essential oils were visually reduced the microbial growth on tofu during storage. Each spices oil showed a different inhibition pattern, with bay leaf, galangal, and ginger oils exerting favorable effects for the most prolonged period. The day-bay-day comparison demonstrated that the best inhibition effect was on day-6 and -8, with bay leaf and galangal oils showing the most promising activity. The best profile of both essential oils might play a vital role in the tofu preservation process by natural products
Aktor Pendorong Kebijakan Pengurangan Produksi Minyak Opec Di Era Pandemi Covid-19 Tahun 2020
This research is based on true changes caused by the spread of COVID-19 in 2020, it influences all world’s industry sectors. This situation ruins all the export-import process. OPEC’s largest oil-exporting country decided to cut production policies to stabilize the situation. This research aims to find out the factors that affect OPEC's oil production cuts in 2020.In this study, the authors use explanatory research to explain the factors driving production cuts. From the results of the study, it was found that there were several causes of OPEC production cuts. They are the abundance of goods, conflicts between member countries, the competition from non-OPEC organizations, lockdown, activities restrictions enforcement, and industrial production activities restrictions. Internal and external factors strongly encourage OPEC's oil production cut policy
Optimalisasi Sistem Pengangkutan Sampah di Kota Semarang dengan Metode Sequential Insertion
Peningkatan volume sampah membuat penanganan sampah untuk pengangkutan dan pengumpulan sampah semakin berat. Keterbatasanan sarana dan prasarana terutama truk sebagai alat transportasi untuk mengangkut sampah menyebabkan adanya tumpukan sampah semakin banyak. Salah satu tugas BLH Kota Semarang adalah menjaga kebersihan dengan mengangkut sampah-sampah yang terkumpul di titik tempat pembuangan sementaramenuju tempat pembuanan akhir.  Saat ini pengangkutan sampah di UPT Wilayah V dilakukan dengan menggunakan truk amroll dengan kapasitas 6 m3 dan truk dump dengan kapasitas 8m3.  Penelitian ini bertujuan menentukan rute dan kombinasi truck yang seharusnya digunakan. Penentuan rute ini diharapkan dapat meminimalkan jarak, waktu tempuh dan biaya transportasi serta memaksimalkan kapasitas kendaraan. Kondisi pengangkutan dan pengumpulan sampah dianalogikan sebagai model vehicle routing problem with mutliple trips, time windows and intermediate facility. Penentuan kombinasi jumlah truk dan rute kendaraan diselesaikan dengan metode sequential insertion. Hasil dari penelitian ini adalah truk yang digunakan adalah 8 truk amroll dan 2 truk dump. Penghematan biaya yang dikeluarkan selama 5 tahun dengan menerapkan sistem rekomendasi sebesar 8,4%.. Pengangkutan dan pengumpulan sampah dilakukan di setiap TPS dan setiap hari sehingga tidak ada volume sampah yang menumpuk