e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
Peningkatan Performa Pengalaman Pengguna Aplikasi Seluler Ajaib dengan Pendekatan Design Thinking dan Pengujian A/B: Studi Kasus UX Terhadap Ajaib - Platform Investasi Daring
Data menunjukkan bahwa sekitar 66% masyarakat Indonesia tidak memiliki akun rekening keuangan di bank. Hal tersebut dapat mempersulit masyarakat dalam mendapatkan akses ke produk dan layanan keuangan seperti rekening tabungan, pembiayaan, asuransi hingga investasi. Ajaib Group berusaha meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia melalui investasi, seperti jual beli saham, dan pembelian reksa dana melalui aplikasi seluler Ajaib. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi siapa saja target pengguna aplikasi Ajaib dan bagaimana cara meningkatkan performa pengalaman pengguna aplikasi Ajaib agar dapat memenuhi tujuan bisnis. Penelitian dilakukan dengan pendekatan Design Thinking. Wawancara dilakukan untuk mengenal lebih dalam target pengguna. Pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui teknik non-random sampling. Pengujian desain dilakukan dengan metode pengujian A/B dan skor System Usability Scale (SUS). Temuan penelitian menunjukkan bahwa desain antarmuka terbaru berhasil meningkatkan kinerja pengguna hingga 72% dibanding desain tampilan yang sudah ada dan berhasil mendapatkan nilai “A†(skor SUS rata-rata 86) yang menggambarkan Best Imaginable dalam hal pengalaman pengguna. Namun peningkatan terhadap pengalaman pengguna tidak memberikan penilaian yang berbanding lurus dengan kenyamanan pengguna dalam menilai desain antarmuka aplikasi. Perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan menggunakan sampel target pengguna yang lebih spesifik seperti gender, lokasi, pekerjaan hingga rentang penghasilan sehingga dapat menghasilkan produk yang bisa menjawab kebutuhan pengguna
Faktor Penyebab Meningkatnya Pekerja Migran Indonesia (PMI) Di Korea Selatan Tahun 2017 - 2018
International migration is one of the impacts of globalization which affects the phenomenon of sending Indonesian Migrant Workers. The amount of interest of the people who want to work abroad. It has a positive impact on the country, namely reducing the number of unemployed people, but from the other side it can also have negative impacts such as the risk of possible inhuman treatment of PMI. Thus, it is necessary to have a firm and pro-PMI protection policy. In this study, the authors used an explanative research method using a liberalism paradigm approach to determine the extent to which the role of negotiations could influence the regime so as to create policies that could change the mindset of better labor protection. This includes inclusiveness (internal) and exclusiveness (external) factors in making PMI protection policies in South Korea using the G to G program with the EPS system, where the government plays a direct role in the process of sending PMI without interfering with the private sector
Diplomasi Publik Jepang (Studi Kasus : Budaya Pop Jepang Di Indonesia)
This thesis aims to discuss the importance of using Japanese pop culture in this case, Manga, Anime and Cosplay as part of Japanese public diplomacy in Indonesia. This discussion is divided into the MOFA (Japan Ministry of Foreign Affairs) program and the Japan Foundation as one of the actors who also carry out public diplomacy. The research in this thesis uses qualitative research methods with descriptive elaboration through the description of programs implemented such as the International Manga Award, World Cosplay Summit or even the appointment of anime or manga characters as Ambassadors (ambassadors) such as Doraemon as Anime ambassadors, the appointment of Kawaii Ambassadors and also The Cool Japan program is a program carried out to export pop culture and other commodities and content from Japan. This is intended to increase understanding and trust in Japan both in terms of politics between Indonesia and Japan, the economy and even a strategy to increase Japan's domestic tourism. From a political point of view, it can be seen through diplomatic relations with Indonesia which have existed for 60 years, and from an economic point of view between the two countries through the policy of granting broadcasting rights and licenses as well as expansion of investment by Japan which is expected to improve domestic welfare in Japan. tourism, namely increasing tourist visits to Japanese tourism which is now starting to be polished with a touch of pop culture elements such as Tokyo One Piece Tower, a theme park with the theme of the One Piece anime. So it can be said that Japanese pop culture is important for Japanese public diplomacy as a way to increase public trust and understanding outside Japan in general and especially the public in Indonesia regarding the image of Japan and gain prosperity for the Japanese domestic public
Kerjasama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dengan Monetary Authority Of Singapore (MAS) Dalam Bidang Teknologi Finansial
This research discusses globalization and the technological revolution, which is increasingly developing technology and information. The mobilization of the world community is also growing and more complex. This is what triggers globalization to occur because trade and financial movements can become easier to do. The author wants to describe the objectives and reasons for the Financial Services Authority in collaboration with the Monethary Authority of Singapore in the field of financial technology. By using the theory of National Interest, which is defined as the ability of a country to protect its physical identity, political identity and cultural identity. National interest is both a tool and a goal to be used as a medium to achieve the national goals of a country. The level of analysis used is the domestic influence because it is related to activities that occur at the country level. The type of research in this paper is qualitative analytic with secondary data. The author also describes the background for the formation of cooperation, the dynamics in the continuity of cooperation and the condition of financial technology in Indonesia. At the end of the research, the reasons for the cooperation between OJK and MAS are explained, namely technological developments, strengthening economic foundations and information exchange
Problematika Koperasi Dalam Penyelesaian Kredit Bermasalah Dalam Masa Pandemi Covid-19
Pandemi covid-19 telah membuat banyak goncangan besar dalam perekonomian di dunia secara global. Di Indonesia roda perekonomian pun ikut mengalami penurunan yang signifikan, Lembaga keuangan salah satu sector yang terkena imbasnya dan yang paling merasakan dampak dari pandemic covid-19 adalah koperasi.Banyaknya koperasi yang akhirnya tidak bisa mengatasi dampak pandemic ini akhirnya tutup dan malah ada yang sampai dinyatakan bangkrut dengan masih ada tuntutan dari para penyimpan dana yang belum dikembalikan dananya.Banyak hal yang mempengaruhi kondisi koperasi seperti itu, salah satunya adalah menyelesaikan kredit macet yang membuat koperasi tidak bisa menarik dana yang sudah dikeluarkan dalam bentuk kredit ke para anggotanya.Tujuan penulisan ini adalah untuk menguraikan beberapa aspek dalam upaya penyelesaian kredit macet dalam masa pandemi sekarang ini. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode penelitian hukum normatif dan metode penelitian dekriptif.Dari latar belakang masalah dan hasil dari penelitian dapat diambil kesimpulan akan beberapa solusi terbaik dalam menyelesaikan kredit macet dalam masa pandemi, sehingga membuat koperasi dan anggotanya dapat bisa menyelesaikan secara kekeluargaan sesuai dengan apa yang dicita-cita dalam rumusan pembentukan koperasi
KONSEP ISLAMISASI ILMU PRESPEKTIF SYED MUHAMMAD NAQUIB AL-ATTAS
Pemikiran Islamisasi Pengetahuan Naquib Al-Attas, pada dasarnya, adalah respons intelektualnya terhadap efek negatif dari ilmu pengetahuan modern (Barat) yang semakin dilihat dan dirasakan oleh masyarakat dunia, yang, menurut dia, adalah hasil dari krisis dalam dasar ilmu pengetahuan modern (Barat), yaitu konsepsi realitas atau pandangan dunia yang melekat dalam setiap ilmu pengetahuan, sehingga kemudian meluas ke masalah epistemologis, seperti sumber pengetahuan, hubungan antara konsep dan kenyataan, masalah kebenaran, bahasa dan lainnya yang melibatkan masalah pengetahuan. Epistemologi Barat yang mengutamakan skeptisisme dan meragukan segalanya, menurut Naquib, menyebabkan ketegangan batin yang pada gilirannya menghasilkan keinginan yang tak terpuaskan untuk mencari dan memulai perjalanan untuk mencapai penemuan setelah penemuan.
Apa yang ditolak adalah keraguan dan skeptisisme ilmu Pengetahuan Barat yang mengorbankan atau mengabaikan nilai-nilai sosial dan budaya. Munculnya Islamisasi ilmu pengetahuan dijelaskan dengan jelas oleh Al-Attas, yakni pembebasan akal dan bahasa manusia, dari sihir, mitologis, animisme, nasionalisme buta, dan penguasaan sekularisme. Nauib Al-Attas menjelaskan ada dua cara yang saling berkaitam dalam pelaksanaan Islamisasi pengetahuan, yaitu: 1) Mengisolasi unsur dan konsep kunci yang membentuk budaya dan peradaban barat. 2) Menggabungkan unsur-unsur Islam bersama dengan konsep-konsep utama di setiap bidang ilmu pengetahuan saat ini yang relevan
FORMULASI MAQASID SYARIAH DAN RELEVANSINYA TERHADAP PROBLEMATIKA FIQIH MUAMALAH KONTEMPORER DI INDONESIA (STUDI PEMIKIRAN ABDULLAH BIN BAYYAH)
ABSTRACT The focus in this study is related to contemporary muamalah fiqih from Abdullah Bin Bayyah's Thought and making Maqasid Syariah as his ijtihad reasoning. This study uses a qualitative descriptive approach and the type of research used is library research. The data collection technique is by way of documentation by collecting qualitative data by viewing or analyzing documents/books that aim to find research results. Analysis of the data used is inductive analysis. In this study, it was found that there is a need for a maqasid sharia formulation as the main reference in determining sharia economic law/fiqih muamalah, especially contemporary problems. Abdullah bin Bayyah formulated five Maqasid Sharia Fiqih Muamalat, namely; ar Rawaj (turnover of assets), al wudhuh (transparency), al hifdz (maintenance of property), at Tsabat (Wholeness) and al Adl (fairness in transactions). These five aspects are in accordance with and relevant to the fatwa or guidelines related to contemporary transactions of Islamic banking or Islamic financial institutions issued by the National Sharia Council of the Indonesian Ulema Council (DSN-MUI). It is also necessary to regulate laws and regulations from the government that absorb the DSN MUI fatwa so that it has a binding nature (mulzim) to all elements of society. Because the fatwa is non-binding (ghoiru mulzim) so that the existence of the fatwa can be accounted for in the eyes of Indonesian law and legislation. Keywords: Maqasid Syariah, Contemporary Muamalah Fiqih ABSTRAK Fokus dalam penelitian ini berkaitan dengan fiqih muamalah kontemporer dari Pemikiran Abdullah Bin Bayyah dan menjadikan Maqasid Syariah sebagai nalar ijtihadnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah kepustakaan/library research. Adapun teknik pengumpulan data adalah dengan jalan dokumentasi dengan cara pengumpulan data kualitatif dengan melihat atau menganalisis dokumen-dokumen/buku-buku yang bertujuan untuk menemukan hasil penelitian. Analisa data yang dipakai adalah analisis induktif. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa perlu adanya formulasi m aqasid syariah sebagai referensi utama dalam menetapkan hukum ekonomi syariah/fiqih muamalah khususnya problematika kontemporer. Abdullah bin Bayyah merumuskan lima Maqasid Syariah Fiqih Muamalat yaitu; ar Rawaj (perputaran harta), al wudhuh (transparansi), al hifdz (pemeliharaan harta), at Tsabat (Keutuhan) dan al Adl (keadilan dalam transaksi). Kelima aspek ini sesuai dan relevan dengan fatwa atau pedoman terkait transaksi kontemporer perbankan syariah atau lembaga keuangan syariah yang dikeluarkan oleh Dewan Syariah Nasioanal Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Diperlukan juga regulasi peraturan perundang-undangan dari pemerintah yang meresap fatwa DSN MUI tersebut agar mempunyai sifat mengikat (mulzim) kepada seluruh elemen masyarakat. Karena fatwa bersifat tidak mengikat (ghoiru mulzim) agar keberadaan fatwa tersebut dapat dipertanggung jawabkan di mata hukum dan perundangundangan Indonesia. Kata Kunci: Maqasid Syariah, Fiqih Muamalah KontemporerÂ
Karakterisasi Sudut Kontak dan Biodegradasi Pada Komposit Polylactide Acid (PLA) – Polycaprolactone (PCL) Untuk Aplikasi Biomaterial
Komposit polylactide acid (PLA) dan polycaprolactone (PCL) secara ekstensif sedang dieksplorasi dalam beberapa tahun terakhir ini untuk aplikasi biomedis karena karakteristiknya yang menjanjikan, termasuk sifat biodegradabilitas. Karena memiliki sifat biokompatibilitas, biodegradibilitas, dan tidak beracun maka PLA merupakan material yang sesusai untuk implan. Polycaprolactone (PCL) adalah anggota polimer biodegradable dari keluarga poliester alifatik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hidrofobisitas permukaan spesimen material PLA murni dan komposit PLA-PCL dan untuk mengetahui kecepatan degradasi spesimen PLA murni dan komposit PLA-PCL. Metode dalam penelitian ini adalah dengan cara ekstrusi agar material tercampur secara homogen kemudian filamen hasil ekstrusi dipotong dan dimasukkan ke dalam mesin injeksi untuk pembuatan spesimen pengujian. Hasil pengujian hidrofobisitas menunjukkan bahwa spesimen dengan material PLA murni dan komposit PLA-PCL merupakan kategori hidrofilik karena sudut yang terbentuk adalah 60,30° dan 65°. Berdasarkan pengujian immerse nilai sudut kontak berbanding terbalik dengan nilai pengurangan berat selama proses pengujian. Seperti PLA murni, semakin kecil nilai sudut kontak maka semakin besar nilai pengurangan berat karena kemampuan material lebih cepat terdegradasi. Dan untuk komposit PLA-PCL mempunyai nilai sudut kontak yang lebih besar dikarenakan penambahan PCL yang mempunyai kemampuan terdegradasi lebih lama dibandingkan dengan PLA
Rancang Bangun Aplikasi Komunitas Penjual Kerajinan Rotan Teluk Wetan Berbasis Web
Desa Teluk wetan merupakan sentra penghasil kerajinan rotan yang terkenal di Jepara. Kerajinan rotan tersebut sudah berdiri sejak tahun 1970-an. Saat ini, hampir 90% warga desa berprofesi sebagai pengrajin rotan. Dalam pemasaran produk-produk hasil rotan ini masih terbilang tertinggal karena menggunakan sistem orang yang kenal saja, sehingga pemasarannya masih terbilang sempit. Oleh karena itu di buatnya Rancang Bangun Aplikasi Komunitas Penjual Kerajinan Rotan Teluk wetan Berbasis Web ini diharapkan bisa memperluas pemasaran dan juga membuat pengelolaan penjualannya jadi lebih mudah dengan menggunakan teknologi sekarang.Sistem ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySql dengan pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, wawancara dan studi pustaka. Sistem ini di rancang menggunakan metode pengembangan sistem waterfall yang diharapkan dapat menghasilkan sebuah sistem yang dapat lebih efektif dan efisien dalam pengelolaan data-data penjualan yang ada di aplikasi ini
Identifikasi Anomali Data Akademik Menggunakan Dbscan Outlier Detection
DBSCAN (Density Based Spatial Klastering of Aplikasi dengan Noise) adalah salah satu algoritma pengelompokan berbasis kepadatan. Pada penelitian ini memakai data akademik. Dengan mencari kelas atau klaster ideal pada metode DBSCAN terdapat banyak cara dalam menentukan hal tersebut. Salah satunya dengan metode Elbow. Hasil dari ini akan dijadikan dasar penentuan jumlah klaster dalam melakukan proses clustering dengan metode DBSCAN. Adanya outlier pada dataset sering dianggap sebagai salah perhitungan, oulier dapat membawa informasi yang signifikan atau informasi penting tidak ada pada data pengamatan yang dikumpulkan. Lebih parah lagi, outlier ini dapat berpengaruh pada pengambilan kesimpulan penelitian ingin di dapat berupa anomali. Clustering bisa digunakan sebagai metode deteksi outlier. Studi kasus ini menggunakan dataset mata kuliah inti jurusan informatika dari semester 1 sampai semester 6 pada angkatan 2014 – 2017 dengan nilai yang diambil hasil ulangan akhir semester (UAS) dan nilai akhir mata kuliah inti informatika di salah satu perguruan tinggi. Yang dimana terjadinya hasil deteksi anomali ini bisa mengetahui keberhasilan dari setiap mahasiswa karena dengan adanya deteksi ini bisa melihat hasil klaster mengarah pada titik yang baik atau mengarah pada titik yang kurang baik.Serta dapat mengevaluasi hasil dan memperbaiki pelajaran untuk keragaman penilaian mahasiswa yang berbeda