e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
ANALISIS MEKANIK LEMBARAN PLASTIK HASIL PENGOLAHAN LIMBAH MASKER MEDIS TIGA LAPIS DENGAN VARIASI BERAT
Penggunaan masker sekali pakai terkait pandemi Covid-19 di satu sisi melindungi pemakainya dari virus, namun di lain sisi menimbulkan permasalahan terhadap lingkungan. Oleh karena itu, dilakukan sejumlah upaya daur ulang limbah masker, salah satunya dengan mengolahnya menjadi material baru, seperti produk interior, bijih plastik, dan adsorben pada limbah cair industri laundry. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat mekanik lembaran plastik hasil pengolahan limbah masker sekali pakai jenis masker medis tiga lapis (3 ply) dengan variasi berat. Metode yang digunakan adalah tekan panas (hot press) dengan variasi berat 10 gr, 20 gr, 30 gr, 40 gr, 50 gr, dan 60 gr. Pengujian yang dilakukan adalah uji tarik, mulur, dan ketebalan sampel. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pertambahan berat meningkatkan kekuatan tarik, mulur, dan ketebalan. Sampel dengan berat 10 gr memiliki kekuatan tarik, mulur, dan ketebalan terendah, yaitu masing-masing 0,001 MPa, 0,311%, dan 0,143 mm. Sedangkan sampel dengan berat 60 gr memiliki kekuatan tarik, mulur, dan ketebalan tertinggi, yaitu masing-masing 0,023 MPa, 1,155%, dan 0,837 mm.Kata kunci: mulur, ketebalan, kekuatan tarik, limbah masker, tekan pana
Analisis Keausan Alumunium Menggunakan Tribotester Pin On Disc dengan Variasi Kecepatan dan Pelumas
Pin-on-disc merupakan salah satu dari Tribotester yang nantinya digunakan sebagai alat uji suatu materi untuk mengetahui prediksi dan kejutan. Pin-on-disc terdiri dari pin yang berupa bola yang terbuat dari material tertentu dan disc yang juga dapat divariasikan jenis materialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kondisi pelumasan pada bahan keausan aluminium. Pin diuji dengan menggunakan pelumas SAE 40 dan SAE 140. Faktor keausan terbesar dalam penelitian yang telah dilakukan, terjadi pada pengujian dengan menggunakan pelumas SAE 40 sebesar 0,00121 m 3 /Nm diikuti dengan pengujian menggunakan pelumas SAE 140 sebesar 0,00131 m 3 /NmKata kunci : Pin-on-disc , variasi pelumasan, keausan alumunium
Analisis Propulsi Statik dari Electric Ducted Fan dengan Metode Eksperimental
Dalam pengujian ini, fungsi dari electric ducted fan diinvestigasi dengan metode eksperimental. Sebuah electric ducted fan dengan diameter rotor 80 mm digunakan untuk pembelajaran. Eksperimen menggunakan alat uji gaya dorong statik. Hasil uji statik menunjukkan bahwa gaya dorong maksimum didapatkan di sekitar 30 N. Selain nilai gaya dorong, parameter data lain yang didapatkan yaitu arus, tegangan, daya, kecepatan putar baling-baling, kecepatan udara, torsi, suhu, dan pulse width modulation (PWM)
Program Perawatan Cetakan Plastik untuk Menghindari Kerugian Akibat Kerusakan
Cetakan (mold) adalah alat dengan konstruksi utama sepasang rongga cetak terdiri dari bagian core dan cavity. Cetakan dinilai sebagai alat yang sangat penting karena masing-masing bentuk produk memiliki cetakan tersendiri. Jika terjadi kerusakan maka tidak bisa menghasilkan produk untuk bentuk tersebut. Oleh karena itu perlu dilakukan perawatan cetakan agar tidak rusak dan selalu siap digunakan. Metode yang digunakan adalah melakukan penelitian jenis kerusakan yang paling sering terjadi. Melakukan pendataan pada cetakan yang mana paling sering terjadi. Lalu dikombinasikan dengan jumlah order dan cycle time produksi. Kombinasi data tersebut digunakan untuk menentukan pembuatan progam perawatan. Yaitu jadwal dan durasi waktu kerja. Diperoleh hasil jenis kerusakan terbanyak adalah produk kasar. Cetakan paling sering rusak adalah Cover Lower. Langkah perawatan paling utama yaitu polishing permukaan cavity
KARAKTERISTIK KERUPUK KULIT SINGKONG YANG DIPERKAYA DENGAN PENAMBAHAN DAGING IKAN TUNA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi tepung tapioka dengan kulit singkong dan penambahan daging ikan tuna yang sesuai dengan standar mutu kerupuk kulit singkong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 3x3 dengan 3 ulangan. Penelitian ini menggunakan dua faktor yang terdiri dari p faktor: proporsi tepung tapioka: kulit singkong (25%: 75%, 50%: 50%, 75%: 25%) dan penambahan q faktor: daging tuna (10%, 15%, 20% Pengamatan dilakukan berupa sifat kimia (kadar air, kadar protein dan HCN) dan sifat fisik (volume muai) dan sifat organoleptik (warna, rasa dan tekstur). Hasil uji laboratorium dan oragnoleptik pada sampel kerupuk kulit singkong menunjukkan nilai rata-rata kadar air sebesar 5,63%, kadar protein sebesar 23,01%, dan daya khamir sebesar 250%.Berdasarkan uji organoleptik diperoleh tingkat kesukaan konsumen yang paling baik adalah pada p3q2. Hal ini terlihat dari nilai produk tertinggi sebesar 1,0 dengan nilai rata-rata parameter warna, rasa dan tekstur terbaik sebesar 4,44, 4,40 dan 4,64
Pengelolaan Dana Desa dalam Upaya Terwujudnya Good Village Governance (Studi Kasus di Desa Kelet, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara)
The Village Fund which always increases every year must be managed properly in order to achieve good village governance. The purpose of this research was to determine whether good village governance has been implemented in the management of Village Funds in Kelet Village, Keling District, Jepara Regency by conducting a review of accountability, transparency, community participation, responsiveness and accountability principles. effectiveness and efficiency. This research uses a qualitative descriptive research method with data collection using interviews, observation, literature study and documentation. The data analysis technique uses an interactive data analysis scheme. The results of the study found that in the management of the Village Fund, the Kelet Village government has implemented the principles of accountability, transparency, community participation, responsiveness and the principles of effectiveness and efficiency well but not optimally. Barriers to the implementation of good village governance include inadequate village government resources, especially in the use of an integrated information system and central government regulations that change every year.  AbstrakDana Desa yang selalu meningkat setiap tahun harus dikelola dengan baik agar tercapai tata kelola pemrintahan yang baik (good village governance). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah good village governance sudah diimplementasikan pada pengelolaan Dana Desa Di Desa Kelet, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara dengan melakukan peninjauan atas prinsip akuntabilitas, transparansi, partisipasi masyarakat, responsivitas serta prinsip efektifitas dan efisiensi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, riset kepustakaan dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan skema analisis data interaktif. Hasil penelitian menemukan bahwa dalam pengelolaan Dana Desa, pemerintah Desa Kelet sudah mengimplementasikan prinsip akuntabilitas, transparansi, partisipasi masyarakat, responsivitas serta prinsip efektifitas dan efisiensi dengan baik namun belum maksimal. Hambatan dalam pelaksanaan good village governance diantaranya adalah sumber daya pemerintah Desa yang kurang cakap khususnya dalam penggunaan sistem informasi yang terintegrasi dan regulasi pemerintah pusat yang selalu berubah setiap tahunnya
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN SOAL HIGH LEVEL MATHEMATICAL THINKING BERBASIS ETNOMATEMATIKA BAGI GURU MATEMATIKA DI SUB RAYON BAE KUDUS
Permasalahan mitra guru matematika di Sub Rayon Bae Kudus adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan guru mengenai penyusunan soal high level mathematical thinking dan kurangnya keterampilan guru dalam menyusun soal yang menghubungkan konsep matematika dengan keunggulan lokal Kudus. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan kepada guru matematika di Sub Rayon Bae Kudus mengenai penyusunan soal high level mathematical thinking berbasis etnomatematika. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan memberikan pelatihan interaktif dan pendampingan. Selanjutnya, dalam proses pelatihan ada interaksi dua arah sehingga memberikan kesempatan kepada guru matematika di Sub Rayon Bae Kudus sebagai peserta pelatihan untuk menyumbangkan ide, pendapat, pikiran, dan pengalamannya. Pelaksanaan pendampingan penyusunan soal high level mathematical thinking berbasis etnomatematika pada guru guru matematika di Sub Rayon Bae Kudus dirancang dalam beberapa tahap, antara lain: perencanaan, pelaksanaan, follow up, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah guru matematika di Sub Rayon Bae mampu menyusun soal high level mathematical thinking berbasis etnomatematika.Kata kunci: etnomatematika, soal high level mathematical thinking, guru matematik
ANALISIS NILAI-NILAI MODERASI AGAMA DALAM BUKU AJAR MATA KULIAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI PERGURUAN TINGGI UMUM (PTU)
Adanya muatan Nilai-nilai Moderasi beragama dalam buku ajar PAI sangat dibutuhkan saat ini untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme sebagai akibat dari kekeliruan dalam proses berfikir. Untuk bisa mengetahui kadar muatan nilai-nilai moderasi beragama dalam buku ajar maka perlu dilakukan penelitian terhadap materi pada buku ajar PAI yang ada di Perguruan Tinggi Umum. Dengan menggunakan library research melalui pengkajian terhadap bab dan sub bab yang ada dalam isi buku ajar PAI tersebut. Hasilnya beberapa buku PAI yang digunakan oleh beberapa perguruan tinggi yaitu Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi yang dijadikan rujukan oleh Universitas Negeri Gorontalo dan Modul PAI Modul Kuliah PAI (Ibadah, Akhlak dan Muamalah) yang diterbitkan oleh PPAIK (Pusat Pengkajian Al Islam dan Kemuhammadiyahan) Universitas Muhammadiyah Surabaya serta buku Pendidikan Agama Islam (Konsep Dasar bagi Mahasiswa Perguruan Tinggi Umum) telah memiliki muatan yang cukup lengkap dengan bahasa penyampaian yang mudah dimengerti dan enak dipahami sehingga layak untuk dijadikan rujukan dan digunakan secara luas di berbagai perguruan tinggi dalam upaya untuk mencegah radikalisme dan menanamkan nilai-nilai moderasi beragama dalam praktik kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: moderasi beragama, pendidikan agama Islam, perguruan tinggi umu
PENOLAKAN UNI EROPA TERHADAP FAST-TRACK MEMBERSHIP UKRAINA PADA TAHUN 2022
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penolakan Uni Eropa terhadap permintaan fast-track membership Ukraina pada tahun 2022. Dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan, yaitu sumber didapat dari buku, jurnal, serta sumber- sumber dari berita online yang kompeten dan menggunakan teori Konstruktivisme, penelitian ini menghasilkan faktor pendorong penolakan Uni Eropa terhadap aplikasi Ukraina; 1) faktor norma, lamanya proses menjadi anggota Uni Eropa dan persyaratan yang harus dipenuhi and 2) Faktor identitas karena adanya perbedaan identitas nasional antara Ukraina dan Uni Eropa. Kata Kunci: Uni Eropa, Ukraina, Fast Track Membership, Konstruktivis
KEBIJAKAN PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM RANGKA GOOD GOVERNANCE KOTA SEMARANG TAHUN 2019
Kualitas pelayanan publik yang semakin baik dilihat dari sarana prasarana, sikap dan perilaku pelayanan, ketepatan dan efektifitas pelayanan dan kebijakan-kebijakan pelayanan yang didasarkan pada tata kepemerintahan yang baik (good governance) sangatlah diharapkan. Untuk itu perlu kiranya mengetahui sejauh mana kualitas pelayanan publik mulai dari kebijakan-kebijakan yang ada sampai pada implementasi kebijakan di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah di Wilayah Kota Semarang. Penelitian ini dapat bermanfaat bagi perkembangan ilmu kebijakan publik dan khususnya bagi policy maker dalam mengambil keputusan, dan diharapkan sebagai masukan sampai dengan implementasi kebijakan serta evaluasi kebijakan khususnya dalam pelayanan publik. Kebijakan Pelayanan Publik Satuan Kerja Perangkat Daerah di Wilayah Kota Semarang berhasil mencapai hasil yang mendekati maksimal. Hal ini karena ketika standar operasional prosedur dan standar pelayanan minimal telah dijalankan oleh pemberi layanan dengan baik dengan memperhatikan berbagi indikator seperti sarana prasarana, daya tanggap, keakuratan pelayanan, keterbukaan, sikap perilaku yang baik, akses, understanding the customer dan kompetensi. Selain itu pelayanan publik oleh administrator pemerintahan yang baik tidak semata mata hanya ketersediaan faktor ekonomi, prinsip administrasi lainnya tetapi juga kriteria moralitas (etika). Oleh karena itu, etika pelayanan publik di kota Semarang diharapkan mampu meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik dalam rangka tata kepemerintahan yang baik (good governance).Kata Kunci: Kebijakan, Kualitas Pelayanan Publik, Good Governanc