e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
PENGARUH USIA, GENDER, LINGKUNGAN DAN PENDIDIKAN TERHADAP LITERASI KEUANGAN SYARIAH UMKM (STUDI KASUS USAHA KECIL PEDAGANG ANGKRINGAN DI KABUPATEN DEMAK)
This study aims to contribute to the knowledge of Islamic finance in angkringan traders, especially related to business sustainability according to Islamic sharia by increasing sharia financial literacy which can be seen from age, gender, environment and education. The number of samples as many as 80 respondents with simple random sampling method. Sources of data used in the form of primary data and secondary data. The data analysis method used is multiple regression with SPSS. The results of the study found that gender, environment and education partially have a positive and significant influence on Islamic financial literacy. Meanwhile, age partially has no effect on Islamic financial literacy. And simultaneously age, gender, environment and education have a significant influence on the level of Islamic financial literacy. The implication of this research is that it can provide information about financial management according to Islamic law so that it will help the community, especially MSME actors in short-term and long-term financial planning and have broader knowledge and insight.Keywords: age, gender, environment, education and Islamic financial literac
PENGARUH PEMANGKASAN DAN DOSIS KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.)
Mentimun memiliki pertumbuhan vegetatif yang cepat. Pertumbuhan perlu dikendalikan untuk menggurangi organ vegetatif dan memaksimalkan produksi pada masa generatif. Tujuan dari penelitian adalah untuk menggetahui pengaruh pemangkasan dan dosis kompos pada pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun (Cucumis sativus L.). Penelitian dilakukan pada februari – juni 2021 di Greenhouse Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro. Rancangan menggunakan rancangan faktorial acak lengkap 3 x 3 dengan 4 kali ulangan. Faktor pertama adalah pemagkasan yang terdiri dari 3 taraf yaitu tanpa pemangkasan (P0), pemangkasan pucuk (P1) dan pemangkasan cabang lateral (P2). Faktor kedua adalah dosis kompos yang terdiri dari 3 taraf, 15 ton/ha (K1), 30 ton/ha (K2) dan 45 ton/ha (K3). Data dianalisis menggunakan analisis ragam. Data yang signifikan dilanjutkan uji jarak berganda (Duncan) 5%. Hasil menunjukkan bahwa jumlah daun, jumlah buah, berat total buah signifikan dipengaruhi oleh dosis kompos. Parameter waktu muncul bunga memberikan hasil signifikan yang dipengaruhi oleh pemangkasan, dosis kompos dan interaksi dari perlakuan. Parameter luas permukaan daun memberikan hasil signifikan yang dipengaruhi oleh pemangkasan. Panjang tanaman, dan panjang buah tidak dipengaruhi oleh perlakuan yang diberika
Peningkatan Prestasi Kerja Karyawan di PT Samaco Karkasindo Utama Juwana Pati
Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menguji pengaruh lingkungan kerja terhadap peningkatan prestasi kerja karyawan. 2) Menguji pengaruh semangat kerja terhadap peningkatan prestasi kerja karyawan. 3) Menguji pengaruh kompetensi SDM terhadap peningkatan prestasi kerja karyawan. 4) Menguji pengaruh lingkungan kerja, semangat kerja dan kompetensi SDM secara simultan terhadap peningkatan prestasi kerja karyawan. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam peneltian ini sebanyak 194 responden dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Pengumpulan data dilaksanakan dengan penyebaran angket langsung kepada responden. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Variabel lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan prestasi kerja karyawan dengan adanya nilai t hitung sebesar 8,413 > t tabel sebesar 1,9725 dengan nilai signifikansi 0,000<0,05. 2) Variabel semangat kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan prestasi kerja karyawan dengan adanya nilai t hitung sebesar 3,559 > t tabel sebesar 1,9725 dengan nilai signifikansi 0,000<0,05. 3) Variabel kompetensi SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan prestasi kerja karyawan dengan adanya nilai t hitung sebesar 5,559 > t tabel sebesar 1,9725 dengan nilai signifikansi 0,000<0,05. 4) Variabel lingkungan kerja, semangat kerja, dan kompetensi SDM secara simultan berpengaruh terhadap peningkatan prestasi kerja karyawan dengan adanya nilai f hitung sebesar 94,666 > f tabel sebesar 2,65.Kata Kunci : Lingkungan Kerja, Semangat Kerja, Kompetensi SDM, dan Prestasi Kerj
ETIKA RELIGIUS ULAMA NUSANTARA SYEKH YUSUF AL-MAKASSARI YANG DIKENAL SEBAGAI BAPAK ISLAM DI AFRIKA SELATAN
ABSTRAK
Syekh Yusuf merupakan seorang ulama nusantara, tokoh tasawuf yang mendunia. Beliau dikenal sebagai pahlawan Nasional bahkan seorang pahlawan internasional. Hampir separuh hidupnya dihabiskan untuk menimba ilmu pengetahuan di dalam maupun luar negeri baik di bidang politik dan pengetahuan agama. Berkat pemikirannya sehingga menjadi inspirator bagi Neslon Mandela dan masyarakat Afrika Selatan dalam melawan penjajahan Apartheid. Keistimewaan Syekh Yusuf al-Makassari tidak hanya diakui di Indonesia sebagai pejuang dan ulama kharismatik, akan tetapi ia juga memperoleh berbagai penghargaan dari berbagai negara Islam, khususnya di Cape Town Afrika Selatan. Atas keberaniannya tersebut, sebuah penghargaan diberikan kepadanya dari Presiden Afrika Selatan sehingga disebut sebagai Bapak Islam
NILAI-NILAI KARAKTER DALAM SYI’IR NGUDI SUSILA KARYA KH. BISRI MUSTHAFA
Kitab Ngudi Susila merupakan buku yang berisi materi tentang akhlak. Kitab ini pada awalnya digunakan untuk materi pengajaran di pesantren-pesantren di Jawa, terutama Jawa wilayah Pantura khususnya daerah Rembang. Pengarang kitab ini adalah sosok Kyai ternama di Pantura Jawa pada masanya, yaitu Kyai Bisri Mustofa. Kitab Ngudi Susila ditulis dengan menggunakan huruf Arab Pegon yaitu modifikasi huruf arab dengan ejaan Bahasa Jawa. Kitab ini disusun berdasarkan kaidah penulisan Syi‟I rArab. Cara pengajaran dilakukan dengan cara dilantunkan dengan tembang (bernyanyi). Orang Jawa santri menyebutnya syingiran. Tujuan berSyi‟ir ini adalah untuk mempermudah menghafalkan isi materidari Syi‟I ryang berupa materi pelajaran akhlak. Dikalangan pesantren ada kaidah yang menyebutkan bahwa pemahaman tidak akan sempurna kecuali dengan menghafal.
*Kata Kunci : Nilai-nilai karakter, KH. Bisri Musthafa, Ngudi susil
التربية القرأنية عند Ù…ØÙ…د أرواني أمين لتشكيل المجتمع القرأني Ø¨Ø«Ù‚Ø§ÙØ© القراءة والكتابة
Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui tentang konsep pendidikan Qur’ani menurut K.H. Muhammad Arwani Amin dalam membentuk masyarakat Qur’ani dengan budaya literasi serta ontribusinya dalam pendidikan di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis untuk mendapatkan pemahaman yang dalam tentang pemikiran K.H. Muhammad Arwani Amin tentang konsep pendidikan Qur’ani. Setelah diteliti, hasil penelitian menunjukkan bagaimana perjalanan K.H.M Arwani Amin melaksanakan pendidikan Qur’ani, metode, etika, serta langkah-langkahnya sehingga melalui pendidikan Qur’ani tulah terbentuk masyarakat Qur’ani yang berbudaya literasi. Di antaranya adalah konsep menghafal Al-Qur’an yang harus didasari dengan keikhlasan, taat dan patuh, dan pentingnya kualitas. Konsep pendidikan K.H.M Arwani Amin yang dituangkan dalam muqaddimah kitab Faidhul Barakat fi Qira’at Sab’at mendorong budaya literasi yang relevan dengan pendidikan di Indonesia, yaitu pentingnya membudayakan membaca dan menulis sejak dini. Selain itu juga ditemukan metode menghafal Al-Qur’an yang meliputi metode musyafahah, metode resitasi, metode takrir, metode mudarasah, dan metode teks. Pemikiran K.H.M Arwani Amin ini memiliki kontribusi yang nyata bagi pendidikan di Indonesia salah satunya adalah kontribusi dalam mengembangkan dan melestarikan ilmu Qira’at Sab’at yang saat ini menjadi ilmu langka di dunia pendidika
Analysis Of Crude Palm Oil (Cpo) Quality Based On Vacuum Dryer Performance At Primajasa Palm Oil Mill
The products produced at the Primajasa Palm Oil Mill are Crude Palm Oil (CPO) and palm kernel (kernel). The palm oil processing process goes through several stations, including loading ramp station, sterilizing station, threshing stations, digesting and pressing station, clarification station, and kernel stations. In the palm oil processing industry, the main factors that can cause damage palm oil quality are high moisture content and free fatty acid (FFA) levels. This study aims to analyze the quality of CPO based on the performance of the vacuum dryer at the Primajasa Palm Oil Mill as seen from the free fatty acid (FFA) and moisture content. The average results obtained from the analysis of the moisture content of CPO before entering the vacuum dryer and after leaving the vacuum dryer were 0.57% and 0.27%. Meanwhile, the average results obtained from the analysis of FFA CPO levels before entering the vacuum dryer and after leaving the vacuum dryer were 3.63% and 3.57%. Based on these results, it is known that a vacuum dryer can reduce the value of moisture content and FFA levels contained in CPO. These results also indicate that the moisture content and free fatty acid (FFA) content in the sample are in accordance with the national quality standard of CPO.The products produced at the Primajasa Palm Oil Mill are Crude Palm Oil (CPO) and palm kernel (kernel). The palm oil processing process goes through several stations, including loading ramp station, sterilizing station, threshing stations, digesting and pressing station, clarification station, and kernel stations. In the palm oil processing industry, the main factors that can cause damage palm oil quality are high moisture content and free fatty acid (FFA) levels. This study aims to analyze the quality of CPO based on the performance of the vacuum dryer at the Primajasa Palm Oil Mill as seen from the free fatty acid (FFA) and moisture content. The average results obtained from the analysis of the moisture content of CPO before entering the vacuum dryer and after leaving the vacuum dryer were 0.57% and 0.27%. Meanwhile, the average results obtained from the analysis of FFA CPO levels before entering the vacuum dryer and after leaving the vacuum dryer were 3.63% and 3.57%. Based on these results, it is known that a vacuum dryer can reduce the value of moisture content and FFA levels contained in CPO. These results also indicate that the moisture content and free fatty acid (FFA) content in the sample are in accordance with the national quality standard of CPO
KAJIAN TERAPI ANEMIA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT “X†KOTA SEMARANG
Penyakit Ginjal kronik (PGK) dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Beberapa penyakit yang dapat memicu terjadinya PGK diantaranya hipertensi, glomerulonephritis kronik, diabetes mellitus, dll. Prevalesi kunjungan berobat pasien rawat jalan yang paling banyak di Indonesia tahun 2004, hipertensi sebanyak 411.355 kunjungan, DM sebanyak 326.462 kunjungan dan gagal ginjal kronik. Anemia yang terjadi pada kasus PGK sebesar 80-90% (Sukandar, 2013). Anemia pada PGK dapat meningkatkan mortalitas morbiditas, sehingga dapat menyebabkan semakin cepat progress pasien PGK terminal. (Farag,dkk, 2021). Tujuan penelitian yang dilakukan untuk mengetahui terapi anemia pasien PGK yang menjalankan Hemodialisa di rumah sakit kota Semarang. Pengambilan data pada penelitian dilakukan secara retrospektif, atau data yang digunakan pada waktu yang lampau, dengan teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Sampel dipilih berdasarkan kriteria penelitian. Kriteria inklusi penelitian diantaranya pasien rawat inap di RS “X†kota Semarang, pasien dengan diagnosa gagal ginjal kronik yang menjalankan hemodialisa, pasien PGK dengan adanya komplikasi, pasien PGK yang pulang dengan selamat. Kriteria eksklusi penelitian ini diantaranya, pasien yang didiagnosa PGK yang tidak mendapat terapi anemia, Rekam medis yang tidak lengkap. Alat dan bahan yang digunakan dalam penelitian berupa lembar rekam medis, rekam medis yang diambil adalah data pasien PGK dengan data riwayat pengobatan lengkap pada periode januari-desember 2020. Subjek penelitian ini merupakan pasien PGK dengan penyerta anemia, dan mendapat terapi antianemia. Hasil penelitian didapat pasien laki-laki sebanyak 52,94 % dan perempuan sebanyak 47,06%, usia 45-65 tahun yaitu 29, 41 %, pemberian PRC 55,95%, asam folat 76,59 %, dan frekuensi PRC 1x2 kolf sebesar 56%.Kata Kunci : Hemodialisa, gagal ginjal Kronik, antianemia, obat, frekuens
POTENSI ANTIBAKTERI SINTESIS MENTIL SINAMAT TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus, Methicilin-Resistant Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan Salmonella Typhi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi sintesis mentil sinamat sebagai agen antbakteri terhadap S. aureus, MRSA, E. coli, S. Typhi. Metode sintesis mentil sinamat berdasarkan penelitian Nurita (2014) dan Purwaningsih (2020) yang dimodifikasi. Aktivitas antibakteri menggunakan metode sumuran. Hasil sintesis dengan FTIR diperoleh beberapa gugus fungsi yang menunjukkan adanya senyawa ester, gugus tersebut adalah C=O ester pada bilangan gelombang 1711 cm-1, daerah 1636 cm-1 gugus C=C aromatik dan 1167 cm-1 adalah C-O ester. Spektrum IR mentil sinamat tidak memiliki gugus OH-asam karboksilat seperti pada asam sinamat. Kromatogram GC menunjukkan 4 peak yang berarti senyawa hasil sintesis masih berupa senyawa campuran. Peaks 1 muncul pada waktu retensi 6,441 menit dengan % area 34,93, peak kedua pada waktu 10,423 menit dengan % area 62,91. Peaks ketiga muncul pada waktu retensi 18.386 menit dengan kelimpahannya 2,11 % dan peaks keempat 21,282 menit dengan % area 0,06. Spectrometer massa peak ketiga dengan m/z 286 merupakan senyawa target mentil sinamat. Mentil sinamat konsentrasi 10, 20, 30 dan 40 (%) memberikan aktivitas zona hambat terhadap S. aureus dan E. coli berturut-turut adalah 0,3950±0,0675; 0,8500±0,0975; 1,1970±0,0968; 1,6167±0,3456 (cm) dan 0,1237±0,0175; 0,2437±0,0173; 0,2710±0,0428; 0,4953±0,0991 (cm). Sampel pada konsentrasi yang sama tidak memberikan zona hambat pada MRSA, S. Typhi.Kata kunci: antibakteri, sintesis, mentil sinama