e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
COMPARATIVE STUDY OF SCHOOL CURRICULUM AFFILIATED TO TURKEY AND EGYPT IN PATI DISTRICT IN THE NATIONAL EDUCATION PERSPECTIVE
AbstractEducation in Indonesia is currently not fully able to form a generationexcellent youth and character. The majority of schools only focus on transferring knowledge without educating their character so that they become good according to the teachings of the Prophet Muhammad SAW. so that with the integration of the Islamic boarding school curriculum and the madrasah curriculum it is hoped that it will be able to form a generation that is khaira ummah (intellectual, spiritual and character human beings). The research problem is the form of integration of the Islamic boarding school curriculum and the madrasah curriculum, implementation, evaluation, and the impact of curriculum implementation on national education. This study uses a qualitative-descriptive-analytic method, with data collection techniques: observation, interviews and documentation. In testing the validity of the data using triangulation and member check. and on data analysis methods using data reduction, data presentation, conclusions and verification. Keywords: Curriculum Integration, Implementation, National Education AbstractEducation in Indonesia is currently not fully able to form a young generation of superior and character. The majority of schools only focus on transferring knowledge without educating their characters to be good in accordance with the teachings of the Prophet Muhammad. so that with the integration of the Islamic boarding school curriculum and the madrasa curriculum, it is hoped that it will be able to form a generation that is khaira ummah (intellectual, spiritual and characterful people). The research problem is the form of integration of the Islamic boarding school curriculum and madrasa curriculum, implementation, evaluation, and the impact of curriculum implementation on national education. This study uses a qualitative-descriptive-analytic method, with data collection techniques: observation, interviews and documentation. In testing the validity of the data using triangulation and member check. and the data analysis method using data reduction, data presentation, conclusion and verification.Keywords: Curriculum Integration, Implementation, National Educatio
EVALUASI KERASIONALAN INDIKATOR PERESEPAN WHO DI APOTEK KOTA SEMARANG TAHUN 2022
Resep adalah permintaan tertulis dari seorang dokter, dokter gigi dan dokter hewan kepada apoteker, baik dalam bentuk tulisan tangan ataupun cetakan komputer yang tujuannya adalah untuk menyediakan dan menyerahkan obat kepada pasien. Penggunaan obat rasional terdiri dari 3 indikator utama, salah satunya indicator peresepan menurut WHO, 1993. Parameter indicator tersebut diantaranya rata-rata jumlah item obat per lembar resep, persentase peresepan obat dengan nama generik, persentase peresepan antibiotik, persentase peresepan sediaan injeksi, persentase peresepan obat yang sesuai dengan DOEN. Tujuan penelitian untuk mengetahui kerasionalan peresepan obat berdasarkan indikator WHO di kota Semarang. Objek penelitian, yang digunakan adalah lembar resep di 3 apotek Kota Semarang selama bulan April-Juli 2022. Sample yang digunakan adalah semua resep yang ada di 3 Apotek Kota Semarang pada periode April-Juni 2022 yang memenuhi kriteria inklusi. Kriteria inklusi penelitian adala resep yang masuk di 3 Apotek Kota Semarang dan tidak berupa resep racik. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif dan teknik sampling yang digunakan dalam penelitian adalah pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil peneltian didapat rata-rata jumlah iten resep per lembar resep 3.38, % obat dengan nama generik 81,80%, % peresepan antibiotika 42,25%.Kata Kunci : Indikator peresepan, antibiotik, generik, injeksiÂ
Sistem Prediksi Pasang Surut Air Laut Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang Dengan Metode Least Squares
Prediksi adalah pemikiran terhadap besaran, misalnya permintaan terhadap satu atau beberapa produk pada periode yang akan datang. Pada hakikatnya prediksi hanya merupakan suatu perkiraan (guess), tetapi dengan menggunakan teknik-teknik tertentu, maka prediksi menjadi lebih sekedar perkiraan. Prediksi dapat dikatakan perkiraan yang ilmiah (educated guess).Metode least squares merupakan suatu metode analisis yang ditujukan untuk melakukan suatu estimasi atau prediksi pada masa yang akan datang. Penggunaan metode least squares yang paling menentukan adalah kualitas atau keakuratan dari informasi atau data-data yang diperoleh serta waktu atau periode dari data-data tersebut dikumpulkan dalam hal ini adalah pasang surut air laut. Tujuan yaitu membuat sistem prediksi pasang surut air laut pada Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang dengan menggunakan metode least squares yang dapat digunakan untuk memprediksi pasang surut air laut pada Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang,tujuan penelitian ini untuk membantu nelayan mengetahui ketinggian air laut.Hasil pengujian prediksi pasang surut air laut Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang dengan menggunakan Mean Absolute Error (MAE) terdapat kesalahan error sebesar 7,19 lebih rendah dari rata-rata data pasang surut air laut Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas yaitu 119,06 sehingga sistem ini bisa dijadikan referensi untuk melakukan prediksi pasang surut air laut Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas
Pengaruh Parameter Proses Produk 3D Printing Terhadap Kekuatan Impak Menggunakan Filamen Pla Pro
Saat ini teknologi sudah semkin berkembang dengan sangat pesat terutama teknologi yang berbasis rapid prototyping yang satu diantaranya adalah 3D printing menjadi salah satu teknologi yang sedang maraknya dikembangkan diberbagai sektor industri. Teknologi ini dapat mencetak sebuah produk yang berbentuk 3 dimensi dengan tingkat struktur dan kekuatan bahan yang cukup kompleks. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui parameter proses yang berpengaruh terhadap nilai kekuatan impak suatu spesimen yang telah dicetak menggunakan filamen PLA PRO dan telah dilakukan proses uji impak yang nantinya dapat memberikan data nilai kekuatan terendah hingga tertinggi. Dengan metode eksperimen faktorial, penelitian ini melakukan pencetakan spesimen menggunakan mesin Ender 3-PRO dengan sudut pencetakan 90áµ’ atau posisi horizontal. Variasi parameter yang digunakan pada penelitian ini yaitu infill density 80%, travel speed 100mm/s, layer thickness 0.2mm, bed temperature 60áµ’C, printing speed 50mm/s, 3 level nozzle temperature, dan 16 tipe infill pattern berdasarkan software PrusaSlicer 2.3.1. Penelitian yang menghasilkan 48 kombinasi eksperimen ini memiliki nilai impak tertinggi 0,205 Joule/mm2 dengan infill pattern 3D honeycomb pada suhu 230áµ’C dan nilai impak terendah 0,003 Joule/mm2 dengan infill pattern stars pada suhu 210áµ’C. Sehingga berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemilihan parameter proses sangat berpengaruh pada hasil pencetakan 3 dimensi.Â
Pengaruh Arus pada Sambungan Las Terhadap Sifat Mekanik SS304 dengan Media Pendingin Coolant Menggunakan Las MIG
Salah satu jenis stainless steel yang cukup kuat, tahan terhadap korosi, mampu mencegah kontaminasi dan mudah dibersihkan adalah AISI 304. Dalam aplikasinya di dunia industri penyambungan material jenis ini sering menggunakan pengelasan, dengan parameter pengelasan yang berbeda-beda, sehingga akan berpengaruh terhadap sifat mekanis material tersebut. Pada penelitian ini pengaruh dari arus pengelasan terhadap sifat mekanik pada pengelasan gas metal arc welding (GMAW) sambungan tumpul SS 304 telah dilakukan. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah baja tahan SS304 dengan konfigurasi sambungan tumpul. Variasi parameter pengelasan GMAW yang digunakan adalah arus pengelasan. Pengelasan GMAW dilakukan pada spesimen ketebalan plat 5 mm dengan gas pelindung CO2, dengan melakukan variasi arus 80 A, 100 A, dan 120 A. Sambungan yang digunakan pada pengelasan ini adalah jenis sambungan tumpul. Pengujian mekanik yang dilakukan yaitu Tarik dan uji kekerasan pada daerah terpengaruh las, logam las, dan logam induk.. Distribusi kekerasan secara umum pada daerah logam las relatif lebih tinggi dibandingkan daerah terpengaruh panas maupun logam induk
Pembuatan Biodiesel Berbahan Baku Limbah Ikan Patin dengan Proses Transesterifikasi Menggunakan Katalis KOH
Ikan patin yang dibudidayakan di Indonesia terus meningkat mulai tahun 2008. Adanya peningkatan pada produksi ikan patin diikuti dengan peningkatan limbah ikan patin. Pada pengolahan ikan patin, sebesar 49% daging yang dapat dimanfaatkan sedangkan 51% merupakan limbah yang tidak termanfaatkan meliputi kepala, kulit, jeroan, dan tulang. Limbah ikan patin khususnya jeroan dapat dimanfaatkan menjadi bahan baku pembuatan biodiesel karena jeroan memiliki kandungan lemak sebesar 93,92%. Metode penelitian menggunakan proses transesterifikasi menggunakan katalis 2% KOH. Hasil yang didapatkan berdasarkan uji GC-MS, kadar terbanyak yaitu 9-Octadecenoic Acid (Z), methyleste
ANALISIS USAHA AGROINDUSTRI PEMBUATAN JENANG KUDUS DI DESA KALIPUTU KECAMATAN KOTA KABUPATEN KUDUS
Penelitian ini dilakukan pada agroindustri produksi jenangkudus di Desa Kaliputu, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Tujuan dari inipenelitian adalah untuk mengetahui total biaya, pendapatan, pendapatan, Break Event Point (BEP)dan Rasio Biaya Pendapatan (R/C). Metode dasar penelitian adalah deskriptif analisismetode, berdasarkan responden berdasarkan metode purposive sampling.Responden adalah 10 produsen yang aktif memproduksi jenang kudus. Datayang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data menggunakan biaya,pendapatan, pendapatan, BEP dan analisis R/C. Hasil analisis dalam satu bulanperiode produksi total biaya kelompok I adalah Rp 226.704.509, kelompok II adalah Rp62.162.223, kelompok III sebesar Rp 13.101.655, dan kelompok IV sebesar Rp 15.980.050. itupendapatan untuk kelompok I adalah Rp. 325.687.500, kelompok II Rp. 114.987.500, kelompok III adalahRp. 23.333.333, dan kelompok IV Rp. 17.280.000. Pendapatan kelompok I adalah Rp98.982.992, kelompok II sebesar Rp 52.825.278, kelompok III sebesar Rp 10.231.678, dan kelompokIV sebesar Rp 1.299.950. Break Event Point (BEP) berdasarkan kelompok Unit I adalah 8.230Kg/bulan, Kelompok II 1.764 Kg/bulan, Kelompok III 374 Kg/bulan, dan Kelompok IVadalah 888 Kg/bulan. Break Event Point (BEP) berdasarkan rupiah, kelompok I adalah Rp19.855/Kg, Golongan II Rp 19.354/Kg, Golongan III Rp19.731/Kg, dan Golongan IV Rp.Rp 16.646/Kg. R/C agroindustri pembuatan jenang Kudus di Desa Kaliputu,Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, golongan I sebanyak 1,43; kelompok II sebesar1,82; kelompok III sebesar 1,78;dan kelompok IV 1.081. Dari hasil tersebut Kata Kunci bahwa usaha ini adalahlayak karena R/C>1.Kata Kunci : Analisis Bisnis, Jenang Kudus, Kaliputu
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM DALAM AIR LIMBAH LAUNDRY DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
Air limbah laundry merupakan salah satu limbah yang dapat mencemari lingkungan hingga berdampak buruk bagi makhluk hidup. Hal tersebut dikarenakan usaha laundry menggunakan deterjen yang di dalamnya terkandung surfaktan dan zat lainnya yang berbahaya bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan logam besi (Fe), nitrat, nitrit, sulfat, fosfat, dan sianida yang terkandung pada air limbah laundry dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Sampel air limbah air laundry diperoleh dari home industry laundry, yaitu Naya Laundry yang terletak di Toto Utara, Kec. Tilong Kabila, Kab. Bone Bolango, Gorontalo. Sampel yang diambil kemudian dibawa ke laboratorium kimia analitik Universitas Negeri Gorontalo untuk dilakukan penelitian. Tahap awal yaitu penyaringan, kemudian uji suhu, pH dan DO sampel. Kemudian dilakukan pembuatan larutan baku untuk uji besi (Fe), nitrat, dan nitrit serta dilakukan pembuatan larutan untuk penetapan kandungan besi (Fe), nitrat, nitrit, fosfat, sulfat, dan sianida pada sampel. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kandungan logan besi (Fe), nitrat, nitrit, fosfat, sulfat, dan sianida pada sampel berturut-turut yaitu: 10 mg/L, 0,8 mg/L, 1,1 mg/L, 0,001 mg/L, 1 mg/L, 10 mg/L
PELATIHAN KEPEMIMPINAN ETIS DAN MANAJEMEN PENGETAHUAN DI PT NINGSRI SUKSES ABADI
PT. Ningsri Sukses Abadi merupakan salah satu perusahaan penggilingan batu yang beroperasi di Jawa Tengah. Pengelolaan perusahaan ini sepenuhnya di bawah manajemen keluarga, yang memiliki beberapa keterbatasan, seperti pemimpin perusahaan cenderung bekerja kurang efektif dan tidak terlalu peduli pada target capaian di masa depan. Selain itu, sistem kepemimpinan di perusahaan ini juga masih lemah, dimana pemimpin lebih menekankan unsur transaksional dibanding etis pada semua karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan mereka. Hal ini seringkali menimbulkan perilaku non-etis dari karyawan, seperti kemangkiran dan pencurian dalam organisasi. Lebih lanjut, PT. Ningsri Sukses Abadi perlu membangun system manajemen pengetahuan yang efektif untuk mengembangkan organisasi agar lebih efektif dan fleksibel terhadap tuntutan pasar. Oleh sebab itu, tujuan pengabdian ini adalah untuk melatih dan memberikan pencerahan kepada pihak manajemen PT. Ningsri Sukses Abadi tentang kepemimpinan etis dan manajemen pengetahuan serta realisasinya dalam perusahaan. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di PT. Ningsri Sukses Abadi pada 29 Maret 2022. Hasil pelatihan menyimpulkan bahwa kepemimpinan etis di PT Ningsri Sukses Abadi sudah diterapkan dengan baik. Berbeda dengan manajemen pengetahuan, yang masih membutuhkan proses internalisasi dan implementasi. Realisasi manajemen pengetahuan di PT Ningsri Sukses Abadi dapat berjalan dengan baik ketika ada kolaborasi dan dukungan yang kuat dari seluruh pihak, khususnya top management.Kata kunci : manajemen, kepemimpinan, organisasi, eti
PENDAMPINGAN UKM ES KRIM BIJI KARET: MANAJEMEN USAHA BERBASIS SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS DI DESA NGAREANAK, KABUPATEN KENDAL
Usaha kecil menengah sektor minuman menunjukan peningkatan yang signifikan disertai banyaknya pesaing usaha minuman kedai kopi diwilayah Kabupaten Kendal pasca pandemic covid 19 pada awal tahun ini. Pendampingan UKM es krim di desa Ngareanak menjadi penting, karena bahan baku yang digunakan dari biji karet yang sebelumnya tidak termanfaatkan menjadi minuman es krim yang enak dan sehat. Supaya produk olahan biji karet ini diterima pasar, perlu dilakukan pendampingam dalam bidang manajemen usaha, pengembangan sumberdaya manusia, pemasaran dan keuangan dengan menggunakan alat analisis model bisnis canvas. Bentuk pendampingan dengan cara identifikasi permasalahan dan analisis kebutuhan, untuk menetapkan materi dan metode pelatihan, Luaran pendampingan usaha kecil menengah es krim biji karet adalah usaha yang dijalankan dapat bersaing dengan produk lain, menguntungkan dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Ngareanak.Kata kunci: manajemen usaha, pengembangan sdm, pemasaran, keuangan, model canva