e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
PENGARUH KONSENTRASI NaHSO3 DAN WAKTU PEMASAKAN PADA PEMBUATAN SURFAKTAN SODIUM LIGNOSULFONAT (NaLS) DARI JERAMI PADI
Surfaktan adalah senyawa yang digunakan dalam industri untuk meningkatkan sifat penyebaran atau pembasahan dengan menurunkan tegangan muka. Penelitian ini memanfaatkan jerami padi sebagai bahan baku untuk membuat surfaktan natrium lignosulfonat, karena jerami padi mengandung lignin sebesar 10-25% dan bahan baku yang murah, yang dapat memberikan nilai ekonomi yang cukup tinggi serta mengurangi pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh konsentrasi larutan pemasak NaHSO3 dan waktu pemasakan terhadap pembuatan surfaktan, menemukan kondisi optimal konsentrasi NaHSO3 dan waktu pemasakan, dan mengevaluasi kualitas surfaktan yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan reaktor labu leher tiga dengan variasi rasio konsentrasi larutan pemasak NaHSO3 (40%, 50%, 60%, 70%) dan waktu pemasakan (60 menit, 90 menit, 120 menit, dan 150 menit) pada suhu 900C, pH 4, ukuran jerami padi >170 mesh dan kecepatan pengadukan 80 rpm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi NaHSO3 dan waktu pemasakan mempengaruhi kadar natrium lignosulfonat dalam surfaktan. Surfaktan natrium lignosulfonat yang memiliki karakteristik yang sesuai dengan standar surfaktan alkyl benzene sulfonat yang dijual dipasaran didapatkan pada pemasakan selama 150 menit dan konsentrasi larutan NaHSO3 70%, dengan kriteria berbau sulfur keasamn, warna kuning kecoklatan, pH 5, dan larut sempurna dalam air. Semakin lama waktu pemasakan dan semakin tinggi konsentrasi larutan NaHSO3, maka semakin tinggi kadar natrium lignosulfonat yang dihasilkan. Berdasarkan analisa dengan spektrofotometer, didapatkan kadar natrium surfaktan lignosulfonat maksimum yaitu 47,9192 ppm dengan absorbansi 1,25184 nm.Kata kunci: jerami padi, lignin, sulfonasi, surfaktan Natrium Lignosulfona
Trend Komunikasi Politik di Media Sosial
Communication is an activity that cannot be separated from human life. Based on its form, there is interpersonal communication, small group communication, public communication, organizational communication and mass communication. Based on the context, there are several types of communication, such as business communication, health communication, intercultural communication, family communication and also political communication. Basically communication is a relationship between humans in order to achieve mutual understanding (mutual understanding). To explain about ganjar pranowo's political communication through Instagram social media, the author uses a descriptive method with a qualitative approach. With this method the researcher tries to describe, analyze, and build meaning about political communication in the current era. Ganjar Pranowo is a political figure who is very active on social media and often uses social media to communicate with his people. Ganjar Pranowo is well-known on social media for his accomplishments in advancing Central Java, and he also enjoys being involved in society both virtually and in person. The image of a politician must be effective and channeled to be effective. Social media is a popular media used and followed by many people. This has the potential to change public opinion in a number of ways. Ganjar Pranowo is a political figure who is very active on social media and often uses social media to communicate with his people
TANTANGAN PENYELENGGARAAN PEMILU DAN PILKADA PADA DAERAH OTONOMI BARU (DOB) DI TANAH PAPUA TAHUN 2024
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang tantangan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada tahun 2024 pada Tiga Provinsi DOB di Tanah Papua yakni: Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan. Setalah disahkan pada 30 Juni 2022, di dalam UU Pembentukan tiga Provinsi baru ini juga memuat tentang Ketentuan keterlibatan dalam pemilu dan pilkada serentak nasional. juga adanya wacana dari pemerintah pusat untuk mengikutsertakan tiga DOB Papua ke dalam pemilu 2024. Dengan adanya permasalahan tersebut, menarik untuk dikaji dalam penelitian ini tentang bagaimana kesiapan pemerintah secara administrasi, anggaran dan efektiviitas waktu dalam melaksanakan pemilu dan pilkada di Tanah Papua Tahun 2024? Kemudian apa saja Tantangan yang akan dihadapi ketika Peyelenggaraan Pemilu dan Pilkada di DOB Tanah Papua. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Data yang digunakan berupa data sekunder diperoleh melalui dokumen berupa (Skripsi, Jurnal, UU dan lain-lalin) Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dalam mempersiapan penyelenggaraan pemilu dan pilkada serentak nasional tahun 2024 pada tiga DOB di tanah Papua akan mengahadapi tantangan-tantangan, di tinjau dari permasalahan administrasi, kemampuan SDM dapat memenuhi kriteria penyelengara untuk siap melaksanakan Pemilu dan Pilkada, juga belum adanya pembentukan wilayah-wilayah Dapil, belum adanya badan-badan tekait dengan Pemilu dan Pilkada Seperti Bawaslu dan KPU di tingkat Provinsi dan Kabupaten. Jikalau dilihat dari sudut pandang administrasi perlu adanya Perpu atau Perubahan dalam UU untuk mendorong DOB Masuk dalam Pemilu dan Pilkada 2024, selain itu akan memakan waktu yang cukup lama bila ingin pembentukan badan-badan terkait, lalu kesiapan SDM. Semua akan memakan waktu yang cukup lama untuk dapat ikut dalam pemilu dan pilkada serentak nasional. Kata Kunci: Pemilu dan Pilkada, Daerah Otonomi Baru, Pemerinta
PERTAMBANGAN GALIAN C DI PEGUNUNGAN KENDENG KECAMATAN KAYEN KABUPATEN PATI DALAM PERSPEKTIF EKOLOGI POLITIK
Pegunungan Kendeng di Kabupaten Pati merupakan salah satu daerah yang memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah seperti barang tambang galian C. Sumber daya ini banyak diperebutkan oleh beberapa pihak untuk melakukan eksploitasi. Setelah gagal masuknya PT. Semen Gresik dan PT.Indocement melalui anak perusahaanya yaitu PT.SMS untuk membangun pabrik semen dikarenakan banyaknya penolakan, pertambangan galian C yang dilakukan oleh perusahaan kecil justru semakin menjamur dari awalnya di daerah Kecamatan Sukolilo lalu menyebar di wilayah Kecamatan Kayen khususnya di Desa Sumbersari dan Desa Slungkep. Aktivitas pertambangan ini menjadi masalah ketika pelakunya sama sekali tidak memperhatikan aspek kelestarian lingkungan. Masuknya modal (kapital) ke dalam desa dalam bentuk usaha pertambangan tentunya membawa perubahan dalam dinamika politik di desa serta membawa perubahan kepemilikan sumber-sumber kekuasaan. Dalam artikel ini penulis berusaha untuk membahas bagaimana masuknya modal di desa dalam bentuk praktek pertambangan jika dilihat dari perspektif ekologi politik serta bagaimana dampaknya terhadap kehidupan sosial politik masyarakat khususnya demokrasi di tingkat desa.Kata Kunci: Pertambangan Galian C, Ekologi Politik, Des
INDONESIA-SOUTH KOREA ENERGY COOPERATION TO TACKLE THE CHALLENGE OF ENERGY SECURITY: A NEW SOUTHERN POLICY APPROACH
Indonesia and South Korea are dealing with energy insecurities; The two countries after the COVID-19 pandemic are pursuing economic recovery in the next decade. But economic recovery needs a secure energy supply to support the economic growth, and that compounds vulnerabilities. Pursuing economic growth will increase the two countries energy consumption, while this pressure is not in line with the decreasing capacity of conventional energy production, such as oil and gas. We offer three strategic recommendations through the new southern policy approach, namely bilateral cooperation in investment and trade in oil and gas between Indonesia and South Korea, bilateral cooperation in research and development of renewable energy, and bilateral cooperation in developing Indonesia's capacity to maintain maritime security around the Malacca Strait and other strategic waters through which South Korean gas imports from Indonesia pass. These three recommendations are significant in overcoming energy security challenges and maintaining economic growth between Indonesia and South Korea. The new southern policy must target the interests of the two countries for energy security in the future.Keywords: Energy Diplomacy, Energy Cooperation, Indonesia, South Korea, A New Southern Polic
Sistem Pakar Deteksi Dini Tingkat Kecanduan Gadget pada Anak Menggunakan Fuzzy Tsukamoto
Information and communication technology continues to develop and progress which demonstrated by the presence of gadget technology. Gadgets are smart electronic devices that assist in making it simple for users to accomplish various task. The use of gadget technology in children are unable to be separated. According to the 2020 KPAI survey, approximately 71,3% of school-age children own and have played with gadgets for a longer time. As a result, it is expected that early detection of gadget addiction can be carried out to ensure that mental and emotional disorders in children who use gadgets can be properly addressed. The aim of this research is to create a prototype expert system for early detection of gadget addiction levels in children using the fuzzy tsukamoto. The fuzzy tsukamoto method was used in this study. This study included 74 respondents aged 9 to 12 years old. The DAS (Digital Addiction Scale : For Children) was used as the data collection method in this study. The system’s as performance will be evaluated using 74 respondents data by comparing the result of expert calculations and fuzzy tsukamoto method calculations. Fuzzy Tsukamoto reasoning with 64 rule bases in used to build this expert system. According to evaluation with 74 respondent data, this expert system has a system acurracy rate of 87,83%, which indicates that it proceeds succesfully
Evaluasi Usability Pada Aplikasi M-Pise LPD Digital Di Kabupaten Jembrana dengan Metode Usability Testing
This study aims to evaluate usability on the user's M-Pise LPD Digital application page in Jembrana Regency by using the usability testing method with Performance Measurement and RTA (Retrospective Think Aloud) techniques. The usability aspects reviewed are effectiveness, efficiency, and user satisfaction. In this study there were 20 respondents who were involved consisting of a group of advanced respondents and a group of novice respondents. The results showed that (1) the M-Pise LPD Digital application was still not effective when viewed from errors (errors) when the respondent was doing the task, (2) the M-Pise LPD Digital application in terms of efficiency has proven to be efficient seen from statistical testing Mann Whiteney showed that there was no difference in time between the beginner and advanced groups of respondents so that it could be said to be efficient, (3) User satisfaction was still unsatisfied as seen from the SUS questionnaire score of 64. Thus the M-Pise application page did not have good usability. Thus the recommendations for improvement given are based on the results of performance measurements, namely errors. Recommendations for improvement will focus on improving menu components and features. Meanwhile, based on the results of the problems and suggestions for the results of the RTA, namely simplification of features and improvements as well as clarity of the layout of letters, numbers and icons
Dinamika Politik Pencalonan Anies Rasyid Baswedan Sebagai Calon Presiden Oleh Partai Nasional Demokrat (NasDem)
Partai Nasional Demokrat (NasDem) resmi mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden yang akan diusung pada Pemilihan Presiden 2024. Anies Baswedan sebagai figur kuat untuk diusung sebagai calon presiden dalam pemilu mendatang. Sosok yang memiliki keyakinan dan pemikiran sejalan dengan partainya yang mengutamakan kepentingan Nasional. Partai NasDem tidak dapat sendirian dalam mengusung Anies Baswedan. Pasalnya, Partai NasDem hanya meraih 9,05 persen suara pada Pemilu 2019. Sementara syarat ambang batas pencalonan presiden yaitu memiliki 25 persen suara sah nasional atau 20 persen kursi di DPR. Partai NasDem harus mencari rekan koalisi partai politik lain untuk mengusung Anies Baswedan. Partai NasDem menjadi partai politik pertama yang mengumumkan jagoannya. Sebelumnya, Partai NasDem mempunyai dua calon lain yaitu Ganjar Pranowo dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Pasca deklarasi Anies Baswedan dikuatkan dengan terbentuknya Koalisi Perubahan untuk Persatuan dalam memuluskan pencalonan Anies Baswedan menjadi calon presiden serta mencari bakal calon wakil presiden. Pengusulan nama tokoh, keluarnya kader NasDem, curi start kampanye, terbentuknya Koalisi Perubahan untuk Persatuan merupakan bagian dari dinamika selama pencalonan Anies Baswedan. Kedekatan, kesamaan visi dan misi Anies Baswedan, elektabilitas dan hasil survei, keberlanjutan pembangunan di Indonesia, serta prestasi yang membanggakan dari Anies Baswedan ialah faktor-faktor Partai NasDem dalam memilih Anies Baswedan. Penelitian ini dibuat dengan jenis deskriptif kualitatif. Metode bertujuan untuk menggambarkan secara detail fenomena terkait. Penelitian ini mengumpulkan data melalui metode, observasi, dokumen, dan kemudian menganalisis data tersebut secara interpretatif untuk memahami fenomena yang diteliti
Pengaruh Variasi Clutch Housing dan Jenis Clutch Carrier Terhadap Daya pada CVT Sepeda Motor 110 cc
Clutch housing merupakan bagian komponen kendaraan yang berfungsi menerima putaran dari kampas kopling, yang selanjutnya akan didistribusikan ke roda belakang. Sedangkan clutch carrier memiliki peran untuk menyalurkan dan memutus tenaga putaran mesin dari CVT depan ke belakang dengan gaya sentrifugal. Semakin tinggi RPM semakin tinggi juga gaya sentrifugal pada pembawa kopling untuk menekan housing kopling. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah mengetahui adanya pengaruh dari variasi housing kopling dan jenis pembawa kopling dengan dilakukan pengujian dari komponen-komponen tersebut. Pengujian dilakukan pada kecepatan putaran mesin 4000-8000 rpm dengan kelipatan 1000 rpm menggunakan dyno test. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah variasi housing kopling standar, housing kopling bubut kartel, dan jenis kopling pembawa standar, pembawa kopling kevlar. Untuk variabel terikat yang menjadi akibat karena adanya variabel bebas, yaitu daya (Hp). Pada proses pengujian diperlukan variabel kontrol yang meliputi kondisi sepeda motor sesuai dengan spesifikasi pabrik, dan bahan bakar kendaraan menggunakan pertalite. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa daya terendah yaitu 8,08 Hp diperoleh pada variasi clutch housing standart dengan jenis clutch carrier standart dan daya tertinggi yaitu 8,83 Hp diperoleh pada variasi clutch housing kartel dengan jenis clutch carrier kevlar pada putaran mesin 7000 rpm