e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
Measurement Of Total Productive Maintenance (TPM) Using The Overall Equipment Effectiveness (OEE) Method On Fermentation Machinery At Pt. Indo Acidatama TbkMeasurement Of Total Productive Maintenance (TPM) Using The Overall Equipment Effectiveness (OEE) Method On Fermentation Machinery At Pt. Indo Acidatama Tbk
Ethanol, or ethyl alcohol, has many applications in a variety of industries, including as a solvent, fuel, and in pharmaceuticals. Demand for ethanol in Indonesia is high, but domestic production is not sufficient, which prompted the establishment of PT. Indo Acidatama Tbk in 1986. This company produces ethanol from sugar cane molasses through a fermentation process using the yeast saccharomyces cerevisae strain Kyowa. The fermentation process requires good care to ensure optimal results and prevent machine failure. This research aims to measure the Overall Equipment Effectiveness (OEE) value of the fermentation machine at PT Indo Acidatama, identify the factors that influence the production performance of the fermentation machine, and determine the main causes of losses that affect the effectiveness of the fermentation machine. The research results show that the OEE value of the fermentation machine at PT Indo Acidatama in January 2023 is 85%, which is in accordance with JIP standards. The main causes of loss of machine effectiveness are breakdown losses (8.7%), reduced speed losses (5.9%), and rework losses (0.2%). To increase the effectiveness of fermentation machines, it is recommended to adjust process parameters, provide training to staff, and carry out regular data monitoring.Ethanol, or ethyl alcohol, has many applications in a variety of industries, including as a solvent, fuel, and in pharmaceuticals. Demand for ethanol in Indonesia is high, but domestic production is not sufficient, which prompted the establishment of PT. Indo Acidatama Tbk in 1986. This company produces ethanol from sugar cane molasses through a fermentation process using the yeast saccharomyces cerevisae strain Kyowa. The fermentation process requires good care to ensure optimal results and prevent machine failure. This research aims to measure the Overall Equipment Effectiveness (OEE) value of the fermentation machine at PT Indo Acidatama, identify the factors that influence the production performance of the fermentation machine, and determine the main causes of losses that affect the effectiveness of the fermentation machine. The research results show that the OEE value of the fermentation machine at PT Indo Acidatama in January 2023 is 85%, which is in accordance with JIP standards. The main causes of loss of machine effectiveness are breakdown losses (8.7%), reduced speed losses (5.9%), and rework losses (0.2%). To increase the effectiveness of fermentation machines, it is recommended to adjust process parameters, provide training to staff, and carry out regular data monitoring.Â
SINTESIS ZnO/SILIKA XEROGEL DAN APLIKASINYA
Abstrak Sintesis ZnO/silika xerogel dengan rasio massa yang berbeda dan aplikasinya untuk menurunkan kadar zat warna metilen biru. Metode yang digunakan untuk menurunkan kadar zat warna metilen biru adalah fotokatalis. Tahapan penelitian ini meliputi sintesis silika xerogel dengan metode sol-gel, sintesis ZnO/silika xerogel dengan metode lelehan garam, dan aplikasi ZnO/silika xerogel untuk menurunkan kadar zat warna metilen biru. Hasil analisis FT-IR menunjukkan adanya gugus fungsi silanol (Si-OH), siloksan (Si-O-Si) dan vibrasi Zn-O. Fakta ini didukung dengan hasil analisis XRD yang menunjukkan pola standar ZnO (JCPDS No. 36-1451) dan mengindikasikan adanya ZnO terdispersi di dalam matriks silika xerogel. Hasil uji SEM menunjukkan morfologi partikel yang terbentuk berupa batang (road) dan jarum (needle) dengan ukuran diameter partikel rata-rata sebesar 53,35 nm. Persentase penurunan kadar zat warna metilen biru dengan perbandingan komposisi 1:1 dan 1:2 yaitu sebesar 68,68% dan 69,12%
Pengaruh Parameter Arus dan Tegangan Terhadap Sifat Fisis dan Mekanis Bulkhead Kapal Container 100 Teus
                                                                       AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meneliti kekuatan tarik, hasil pengelasan shield metal arc welding (SMAW) baja KI-A dan baja KI-B yang digunakan untuk kontruksi kapal bulkhead Pada penelitian ini, pengelasan SMAW dilakukan dengan variasi tegangan pengelasan dan arus pengelasan. Pengelasan SMAW menggunakan elektroda E7016 dengan variasi arus pengelasan: 60 A, 120A, dan 180 A, serta variasi tegangan pengelasan: 20,30 dan 40. Pengelasan SMAW. Pengujian tarik dilakukan sesuai standar ASTM E8/E8M – 09. Hasil pengujian tarik menunjukkan, nilai kekuatan tarik tertinggi pengelasan SMAW dihasilkan dari pengelasan dengan spesimen 1 menggunakan arus 60 A dan tegangan 20 V dengan hasil 268 MPa dengan nilai elongasi sebesar 35 % , untuk spesimen 2 menggunakan arus 60 A dan tegangan 30 V dengan hasil 271 Mpa dengan nilai elongasi sebesar 34 %, spesiemen 3 menggunakan arus 60 A dan tegangan 40 V dengan hasil 296 Mpa dengan nilai elongasi sebesar 36 %. Pengelasan dengan parameter pengelasan ini, menghasilkan sambungan dengan nilai elongasi sebesar 35 %. Hasil Pengujian impak spesimen 1 menggunakan arus 60 A dan tegangan 20 V dengan hasil 29.86 Kgf.m, untuk spesimen 2 menggunakan arus 60 A dan tegangan 30 V dengan hasil 29.826, dan untuk untuk spesimen 3 menggunakan arus 60 A dan tegangan 40 V dengan hasil 29.787 Kgf.m. Semakin tinggi arus dan tegangan yang digunakan, semakin besar kekuatan tarik dan semakin besar arus listrik pengelasan berpengaruh langsung pada penetrasi logam las, bentuk manik las, dan pencampuran. Arus dan tegangan las makin besar dapat memperdalam penetrasi logam las dan juga memperlebar butiran las
Pengaruh Variasi Kecepatan Putar dan Kedalaman Pin Terhadap Kekuatan Tarik, Kekerasan dan Struktur Mikro Hasil Friction Stir Welding Material Aluminium 5052
Friction Stir Welding adalah proses penyambungan dua buah logam yang memanfaatkan gesekan dari tool yang berputar dengan benda kerja sehingga menghasilkan panas yang mampu melelehkan benda kerja yang diam tersebut dan akhirnya tersambung menjadi satu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kedalaman pin dan kecepatan rotasi alat pin FSW terhadap sifat mekanik Aluminium 5052. Variasi yang digunakan adalah kecepatan putar 910, 1500, 2280 rpm dan kedalaman pin 3, 4, 4,8 mm. Pengujian mekanis yang dilakukan yaitu uji tarik, uji kekerasan Vickers dan pengamatan struktur mikro menggunakan mikroskop optik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin cepat kecepatan putar, kekuatan tarik semakin meningkat, pada kecepatan 910 rpm kekuatan tarik yang diperoleh dari 131,4 MPa menjadi 148,2 MPa pada 2280 rpm. Semakin besar kedalaman pin, kekuatan tarik semakin menurun, pada kedalaman pin 3 mm kekuatan tarik yang diperoleh dari 148,9 MPa menjadi 146 MPa pada 4,8 mm Semakin besar kecepatan putar dan kedalaman pin, nilai kekerasan menurun dimana pada kecepatan putar 910 rpm kekerasan 55,52 VHN menjadi 53,03 VHN pada kecepatan putar 2280 rpm. Sedangkan pada kedalaman pin 3 mm kekerasan 62,49 VHN menjadi 55,06 VHN pada 4,8 mm
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BANDENG PRESTO DI KECAMATAN JEKULO KABUPATEN KUDUS
Mempertahankan dan mengembangkan usaha sering dianggap lebih sulit dibandingkan membangun atau mendirikan usaha. Penelitian ini tujuannya ialah guna mengetahui faktor-faktor internal dan eksternal serta perencanaan strategi alternatif pengembangan usaha bandeng presto di Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus. Metode dasar yang dipergunakan ialah metode deskriptif kualitatif. Pengambilan responden dilakukan dengan metode accidental sampling. Jumlah responden sebanyak 38 orang terdiri dari 15 pengusaha, 16 konsumen, 5 pemasok bahan baku, dan 2 distributor. Metode analisis memakai matriks faktor strategi internal (IFAS), matriks faktor strategi eksternal (EFAS) dan analisis SWOT. Total nilai matriks IFAS yaitu 2,64 dan total nilai matriks EFAS yaitu 2,71. Berdasarkan pemetaan matriks IE diketahui bahwa posisi usaha bandeng presto di Kecamatan Jekulo berada pada daerah sel V, yang artinya pada tahap mempertahankan dan pelihara. Strategi alternatif yang bisa digunakan adalah menjaga kelestarian bahan baku utama, mempertahankan kerja sama yang baik antara pengusaha dan pemasok untuk meminimalkan kelangkaan pada bahan baku, menjamin kualitas bahan baku yang baik dan memperluas jangkauan pemasaran
Formulation and Evaluation of Chitosan as Disintegrant for Fast Disintegrating Tablet with Fennel Seed Extract (Foeniculum vulgare)
Kitosan merupakan polimer yang berasal dari cangkang hewan laut yang berpotensi digunakan sebagai disintegran. Kitosan diformulasikan dengan ekstrak biji adas menjadi sediaan Fast Disintegrating Tablet (FDT) ini untuk meningkatkan efektifitas terapi pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kitosan sebagai disintegran pada sifat fisik FDT Ekstrak Biji Adas. Metode penelitian menggunakan metode quasi experimental dengan rancangan one-group post-test only. Dibuat 4 formula FDT dengan variasi jumlah kitosan yaitu 6 (F1), 12 (F2), 18 (F3) dan 24 (F4). Tablet dievaluasi secara organoleptis, keseragaman bobot, keseragaman ukuran, kekerasan, kerapuhan, waktu hancur, waktu pembasahan, dan waktu disintegrasi. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan statistik menggunakan one-way ANOVA dilanjutkan post-hoc tukey. Hasil evaluasi fisik dihasilkan tablet berwarna coklat tua, berbau aromatik adas, rasa pahit pedas, dan bentuk bulat. F2 memiliki kekerasan 3,3 kg kerapuhan 0,56% waktu hancur 162 detik pembasahan 10,08 menit dan disintegrasi 54 detik memenuhi semua ketentuan tablet FDT. F1, 3, dan 4 tidak sesuai dengan persyaratan tablet FDT. Kitosan 4% dapat digunakan sebagai disintegran dan memberikan pengaruh aspek kekerasan, kerapuhan, waktu hancur dan waktu pembasahan
ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION (PAI) MODEL AT JUNIOR HIGH SCHOOL (SMP) MUHAMMADIYAH 1 ALTERNATIVE MAGELANG CITY (MUTUAL)
AbstractThis paper discusses the model of Islamic Religious Education in Junior High School (SMP). The researcher raised the Muhammaiyah 1 Alternative Junior High School in Magelang City (MUTUAL) as the model under study. By using the approach of observation, interviews, and analysis, the authors attempt to describe and explain the SMP MUTUAL model and the Islamic Religious Education (PAI) model that it organizes. The research is directed at the historical conditions of SMP MUTUAL, the pattern of Islamic Religious Education (PAI), the implications of the applied PAI pattern, and its development. This study obtained the main conclusion that the PAI model in SMP MUTUAL is not only a complement to the educational curriculum, but that the implementation of PAI becomes a unified curriculum, becomes the basis for strengthening the curriculum character and school character, as well as being a model or pattern characteristic of SMP MUTUAL that distinguishes it from other institutions. another education.Keywords:, Implementation, Islamic Religious Education, Model, Development, Junior High School, Mutual.Â
مناهج تعليمية إسلامية ÙÙ‰ Ùندق بسانترين
ملخص Ø§Ù„Ø¨ØØ«Ø£Ù… غتَ ربظية )formal( توجد بَ إندونيسيا معاىد تربوية إسلامية سواء أكانت ربظيةو ىذه ابؼعاىد بؽا دور مهم بَ ترقية Ø£Ùكار أبناء الشعب. Ùˆ من بت٠ىذه .)non-formal(Ùˆ كان Ùندق بسانتًين من .)Pondok Pesantren( ابؼعاىد التًبوية ما نسميو بÙندق بسانتًينابؼعاىد غتَ الربظية بَ إندونيسيا، Ùˆ ىذا ابؼعهد أقدم ابؼعاىد التًبوية Ùيها. Ùˆ لم يزل دور ىذا ابؼعهد كبتَابَ العالم التًبوي الإندونيسي. Ùˆ إذا تكلمنا عن خصائص Ùندق بسانتًين ÙØ¥Ù†Ùˆ كنظام ÙØ±ÙŠØ¯ لا مثيل لو. ÙˆÙØ±Ø¯Ù‡ ىذا ليس من ناØÙŠØ© منهج التعليم Ùˆ التعلم ÙØØ³Ø¨ لكنو ØªÙØ±Ø¯ بَ وجهات ØÙŠØ§Ø© المجتمع Ùˆ القيمابغيوية اتبعها.) Ùˆ بناء على ما ذكر سابقا يرتكز ىذا Ø§Ù„Ø¨ØØ« على ما يلي: ) 1( ما ىو Ùندق بسانتًين ) 2ىل تغتَت Ø«Ù‚Ø§ÙØ© بسانتًين اثناء تغتَ الأزمان ) 3( ما منهج التعليم Ùˆ التعلم بَ بسانتًين بؾملا ÙˆÙ…ÙØµÙ„ا. Ùˆ Ù„Ù„ØØµÙˆÙ„ على أجوبة ىذه ابؼشاكل تستخدم Ø§Ù„Ø¨Ø§ØØ«Ø© ىذا Ø§Ù„Ø¨ØØ« بدنهج وصÙيّ برليليّ أىأن Ø§Ù„Ø¨Ø§ØØ«Ø© تقدم البيانات بَ ىذا Ø§Ù„Ø¨ØØ« ب٠تقوم بتØÙ„يلها Ùˆ استخلاصها.Ùˆ توصلت Ø§Ù„Ø¨Ø§ØØ«Ø© خلال Ø§Ù„Ø¨ØØ« إلى نتائج ما يلي: ) 1( كان Ùندق بسانتًين معهد تربويللطلاب، Ùˆ )traditional institution of Islamic education( اسلامي تقليديىذا ابؼعهد مكان معت٠للتعليم Ùˆ التعلم Ùˆ Ùهم الكتب Ùˆ لتعميق العلوم Ùˆ ابؼعار٠الإسلامية الى أنانطبعت أخلاق الطلبة Ùيها أخلاقا كريدة. وقصارى القول إن ابؼعهد مكان ينبع منو الأخلاق ابغسنة، وبهذه يتخلق الطلاب بخلق ØØ³Ù†. ) 2( تغتَت Ø«Ù‚Ø§ÙØ© Ùندق بسانتًين بتغتَ الأزمان. كان قائم بسانتًينبَ أول نشأتو شيخا بـلصا يقوم بخدمة المجتمع، Ùˆ بدرور الأزمان تغتَت نزعة شيخ بسانتًين Ùˆ مالت الىنزعة اقتصادية Ùˆ سياسية Ùˆ رئاسية. ) 3( Ùˆ كان منهج التعليم Ùˆ التعلم الذي قرره Ùندق بسانتًين علىالعموم ينقسم إلى نوعتÙ: الأول منهج العلماء التقليدي أى أن منهج التعليم Ùˆ التعلم تابع على عادةالعلماء القدماء بَ بسانتًين، Ùˆ ىذا ابؼنهج منهج أصيل Ùيو، Ùˆ الثاني منهج عصري جديد، Ùˆ ىذاابؼنهج منهج متطور سلك Ùيو مدرس بسانتًين الطرق ابؼتطورة العصرية انتش رت بَ المجتمع العصري Ùˆ لولم يوجد Ùيو نظام عصري جديد مثل نظام مدرسي.منهج ØŒ)Kyai( شيخ بسانتًين ØŒ)Pondok Pesantren( كلمة رئيسية: Ùندق بسانتًينالتعليم Ùˆ التعلم
Peluang Dan Tantangan UMKM Di Indonesia Dalam Perkembangan e-Commerce: Studi Perbandingan Dengan UMKM Di Negara-negara ASEAN
E-commerce menjadi isu menarik dalam dinamika ekonomi politik tidak hanya di level internasional, tetapi juga di level regional, bahkan nasional. ASEAN merespons perkembangan e-commerce melalui kerja sama maupun kesepakatan yang dapat membantu negara anggota untuk dapat memanfaatkan e-commerce yang mendorong pertumbuhan ekonomi. UMKM sebagai salah satu tulang punggung ekonomi di beberapa negara anggota ASEAN dihadapkan dengan sejumlah peluang maupun tantangan terkait dengan e-commerce. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran perkembangan e-commerce serta peluang dan tantangan UMKM di Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Wawancara dengan pelaku UMKM di Indonesia serta studi dokumen dari artikel jurnal serta artikel dari internet menjadi teknik pengumpulan data dalam penelitian ini. Penelitian ini menemukan bahwa UMKM di Indonesia, Malaysia, dan Thailand memiliki sejumlah peluang dengan hadirnya e-commerce. Namun demikian, tantangan terkait teknologi dan kapasitas sumber daya manusia menjadi persoalan yang masih dihadapi oleh UMKM
JELLY CANDY FORMULATION WITH THE ADDITION OF MANGROVE APPLE LEAF EXTRACT (Sonneratia caseolaris L)
This study aims to determine the effect of adding Mangrove Apple Leaf extract to jelly candy and to determine the best formulation for jelly candy from Mangrove Apple Leaf extract. The experimental design used was a randomized block design with five treatment levels, namely the addition of extract concentrations of 300 ml (42%), 400 ml (49%), 500 ml (54%), 600 ml (58%), and 700 ml (62%). Parameters tested included pH, total dissolved solids, water content, texture, color degree, antioxidant analysis, and organoleptic (taste, texture, and overall acceptability). The results of the jelly candy test from Mangrove Apple Leaf extract significantly affected the values of water content, texture, antioxidant activity, organoleptic taste, texture, and overall acceptability. However, they did not significantly affect total dissolved solids, degree of acidity (pH), or color. The best concentration in this study was the addition of 58% pedada leaf extract, which had a pH value of 5.4; total dissolved solids 13.42 0Brix; water content 56.44%; texture test 727.5 gf; antioxidant activity 72.74%;Â yellow red color description, slightly sweet taste, peppermint aroma and overall acceptability close to lik