e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
    4995 research outputs found

    STRATEGI INDONESIA DALAM MENJADI PEMIMPIN SENTRAL ASEAN PADA ERA PRESIDEN JOKO WIDODO 2019-2024

    Full text link
    Negara Indonesia pada era bapak presiden Jokowi Dodo telah berperan sentral dalam masa masa krisis yang terjadi di dunia, seperti pada masa pandemi covid 19, kemudian ketika terjadi krisis perang di Timur Tengah dan perang antara Ukraina dan Rusia, Indonesia membuktikan bahwa tradisi bangsa dalam menjadi bangsa yang aktif dalam menjadi jembatan perdamaian dunia dan ini memperkuat dan menunjukan bahwa kita adalah pemimpin yang dapat diandalkan dari Assosiation of South East Asia Nations, tulisan ini bertujuan untuk menggali bagaimana strategi yang digunakan oleh pemerintah Indonesia p ada era 2019-2024 untuk dapat menjadi key leader dalam percaturan diplomasi Indonesia, penelitian ini akan menggunakan literature review dan dan library research yang mana artikel ini akan menganalisis strategi kunci yang menjadi cara Indonesia dalam berdiplomasi di kancah dunia dan bagaimana Indonesia dapat menjadi figur sentral pada masa-masa krisis di dunia. Kata Kunci : Indonesia, Diplomasi, Asean, Krisis, Covid-1

    Analisis Faktor-Sosio Demografis Dalam Partisipasi Pemilih Meutya Hafid Pada Pemilihan Legislatif 2024 Di Kabupaten Deli Serdang

    Full text link
    This study aims to analyze the socio-demographic factors influencing voter participation in supporting Meutya Hafid during the 2024 Legislative Election in Deli Serdang Regency. Meutya Hafid, a politician from the Golkar Party, successfully secured 147,004 valid votes, with significant contributions from Deli Serdang. The research employs a quantitative approach with survey analysis, involving 100  respondents selected through stratified random sampling. The analyzed variables include age, gender, education level, occupation, income, and emotional connection with the candidate. The findings reveal that education level and emotional connection significantly impact voter participation, while age and gender have a moderate influence. Furthermore, the effectiveness of Meutya Hafid's political communication strategy via social media was found to strengthen the relationship between socio-demographic factors and voter participation. This study provides essential insights for developing data-driven political campaign strategies to enhance voter participation. Keywords: Voter Participation, Socio-Demographic Factors, 2024 Legislative Election, Meutya Hafid, Deli Serdang Regency. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor sosio-demografis yang memengaruhi partisipasi pemilih dalam mendukung Meutya Hafid pada Pemilihan Legislatif 2024 di Kabupaten Deli Serdang. Meutya Hafid, politisi Partai Golkar, berhasil meraih 147.004 suara sah, dengan kontribusi signifikan dari Deli Serdang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis survei, melibatkan 100 responden yang dipilih secara stratified random sampling. Variabel yang dianalisis meliputi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, pendapatan, dan kedekatan emosional dengan kandidat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendidikan dan kedekatan emosional memiliki pengaruh signifikan terhadap partisipasi pemilih, sementara variabel usia dan jenis kelamin memiliki pengaruh moderat. Selain itu, efektivitas strategi komunikasi politik Meutya Hafid melalui media sosial juga ditemukan memperkuat hubungan antara faktor sosio-demografis dan partisipasi pemilih. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan strategi kampanye politik yang berbasis data sosio-demografis untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Kata kunci : Partisipasi Pemilih, Faktor Sosio-Demografis, Pemilihan Legislatif 2024, Meutya Hafid, Kabupaten Deli Serdang

    Identifikasi Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian Terhadap Produktivitas Pertanian Di Desa Guntur Kabupaten Purworejo

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak alih fungsi lahan pertanian terhadap produktivitas petani baik dalam lingkup ekonomi,sosial dan lingkungan pada wilayah penelitian kemudian untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan akibat terjadinya alih fungsi lahan pertanian terhadap produktivitas petani di Desa Guntur Kabupaten Purworejo.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yang dikumpulkan dalam bentuk angka, data yang dikumpulkan oleh peneliti adalah pendapatan sebelum dan sesudah mengalihfungsikan lahan nya, jumlah petani dan luas lahan petani. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, sumber primer adalah pihak pertama yang memberikan data kepada peneliti untuk di identifikasi. Sumber data primer diperoleh dari hasil kuesioner terbuka dari pemilik lahan yang dialihfungsikanhasil penelitian menunjukkan bahwa Alih fungsi lahan yang terjadi mempengaruhi pendapatan petani, dimana pendapatan petani sebelum alih fungsi lahan memiliki nilai total pendaptan sebesar Rp.313.500.00 dan sesudah terjadinya alih fungsi lahan memiliki nilai total penadapatan sebesar Rp.317.000.00. Kondisi ini menunjukkan bahwa terjadinya alih fungsi lahan petani mengalami kenaikan pendapatan.Perubahan yang signifikan terjadi karena adanya perubahan pendapatan petani yang semakin meningkat sesudah terjadinya alih fungsi lahan dibandingkan dengan pendapatan sebelum alih fungsi lahan, hal ini dikarenakan pemanfaatan hasil jual lahan yang digunakan sebagai modal usaha baru dan adanya pendapatan petani yang berubah menjadi sektor non pertanian, dengan hal ini maka dapat disimpulkan bahwa terjadinya alih fungsi lahan pertanian meningkatkan produktivitas petani di Desa Guntur. &nbsp

    Optimalisasi Pola Usahatani Lahan Rawa Lebak Di Kawasan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan

    Full text link
    Abstract The area of fertile land for food crops, especially rice, is decreasing. Suboptimal land is an alternative available to the government to achieve the target of food self-sufficiency, especially rice. One of the suboptimal lands that is still very large (around 20 million hectares) is swamp land (tidal or lowland). The Pemulutan area of Ogan Ilir Regency, South Sumatra is a suboptimal agricultural area with a lowland land typology. In this area, rice farming activities carried out by farmers can only be carried out once a planting season each year. This results in the income obtained by farmers not reaching the maximum due to the suboptimal farming patterns used by farmers. The objectives of this study are 1). Determining the optimal farming pattern in the use of swamp land so that farmers' income can be maximized, 2) Analyzing the effect of changes in the availability of farmer resources on the optimal farming pattern that should be implemented and, 3) Revealing the problems faced by rice farmers in the swamp land of the Pemulutan Area, Ogan Ilir Regency in implementing optimal farming patterns. The analysis method used is a linear programming model, which will then be processed using the ABQM computer program. The results of this study are expected to be information and consideration for local farmers in choosing the farming pattern that they will manage, for the government as information and consideration in determining and formulating new policies, especially regarding the development of swamp land in South Sumatra, and scientific aspects as additional information specifically for those interested in conducting research in swamp land.   Keywords: Farming; Swamp Land; Optimization; Pattern; FarmersAbstrak Luas tanah subur untuk tanaman pangan khususnya padi semakin lama semakin berkurang. Lahan sub optimal menjadi alternatif yang tersedia bagi pemerintah untuk mencapai target swasembada pangan khususnya padi. Salah satu lahan sub optimal yang luasannya masih sangat luas (sekitar 20-an juta hektar) berupa lahan rawa (pasang surut maupun lebak). Kawasan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan merupakan wilayah pertanian sub optimal dengan tipologi lahan lebak. Di daerah ini, kegiatan pertanian padi yang dilakukan petani hanya bisa dilakukan satu kali musim tanam setiap tahunnya. Adapun tujuan penelitian ini adalah 1). Menentukan pola usahatani yang optimal dalam penggunaan lahan rawa lebak agar pendapatan petani dapat maksimal, 2) Menganalisis pengaruh perubahan pada ketersediaan sumberdaya petani terhadap pola usahatani optimum yang sebaiknya dilaksanakan dan, 3) Mengetahui permasalahan yang dihadapi petani padi di lahan lebak Kawasan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir dalam menerapkan pola usahatani yang optimum. Metode analisis yang digunakan adalah model linear programming, yang selanjutnya akan diolah dengan menggunakan bantuan program komputer ABQM. Hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan pertimbangan bagi petani setempat dalam memilih pola usahatani yang akan dikelolanya., bagi pemerintah sebagai bahan informasi dan pertimbangan dalam menentukan dan menyusun kebijakan baru terutama mengenai pengembangan lahan lebak di Sumatera Selatan, dan aspek keilmuan sebagai tambahan informasi khusus bagi mereka yang berminat melakukan penelitian dilahan lebak.   Kata Kunci:  Usahatani, Lahan Rawa Lebak, Optimalisasi, Pola, Petan

    SINTESIS SABUN PADAT TRANSPARAN BERBAHAN DASAR MINYAK KELAPA, MINYAK KELAPA SAWIT, MINYAK ZAITUN DENGAN PENAMBAHAN ECO-ENZYME

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk membuat sabun padat transparan dari minyak kelapa murni, minyak kelapa sawit, dan minyak zaitun dan menganalisis pengaruh penambahan eco-enzyme terhadap karakteristik sabun yang dihasilkan yaitu pH, kadar air, kadar asam lemak bebas, uji stabilitas busa, uji organoleptik, dan uji iritasi. Eco-enzym yang digunakan berasal dari hasil fermentasi sampah organik buah-buahan (kulit nanas, kulit jeruk, kulit mentimun, tomat, sawi dan pepaya). Penelitian ini menggunakan 5 perlakuan penambahan eco-enzyme, yaitu tanpa eco-enzyme (P1), 2 mL (P2), 4 mL (P3), 6 mL (P4), dan 8 mL (P5). Hasil uji pH menunjukkanbahwa kelima sabun berada pada range 9,44-10,41, uji kadar air sabun berada pada range 11,82-13,82%, dan uji kadar asam lemak bebas menghasilkan nilai 0,23-0,70%. Hasil uji stabilitas busa berada pada range 97,45-99,2%, Uji organoleptik dilakukan oleh 24 responden dan menilai kelima sabun transparan, bertekstur keras, beraroma apel, dan berwarna kuning bening. Kelima sabun tidak menimbulkan iritasi kulit pada 24 panelis. Berdasarkan hasil uji karakteristik kelima sabun padat transparan telah memenuhi syarat mutu sabun padat SNI 063532-1994. &nbsp

    POWERPOINT INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MATERI TEKS FIKSI KELAS IV

    No full text
    The use of learning media in Bahasa Indonesia subject at SDN Langensari 04, Kabupaten Semarang, is less variation. This is due to the limited supporting media available at the school. Therefore, the researcher developed interactive PowerPoint media to improve the learning outcomes of fourth-grade students at the school. The type of research is Research and Development (R&D), which uses a qualitative approach. Data collection techniques were collected through observation, interviews, documentation, questionnaires, and tests. The research results show that the average score of 69.66 from the pretest and the posttest indicates an increase in the average student score by 90.35, with a percentage increase of 27.59% in the pretest results and 100% in the posttest. 0 students did not complete and 29 students completed, so it can be concluded that the interactive PowerPoint media is very suitable and effective for improving Bahasa Indonesia learning outcomes for fourth-grade students because the results achieved have been met

    Strategi Penyuluhan Pertanian Dalam Pengembangan Budidaya Tanaman Labu Kuning Di Desa Domag Mekar Kecamatan Bonubogu Kabupaten Buol

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Faktor internal dan eksternal dalam pengembangan budidaya tanaman labu kuning, dan (2) Faktor internal dan eksternal dalam pengembangan budidaya tanaman labu kuning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survey yaitu penggambaran secara kualitatif, fakta, data atau objek material yang dibutuhkan dalam penelitian melalui observasi, wawancara, dan kuisioner. Penelitian ini dilakukan di Desa Domag Mekar, Kecamatan Bonubogu, Kabupaten Buol, dengan total responden sebanyak 30 orang,  diantaranya 10 penyuluh dan 20 petani labu kuning. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi penyuluhan pertanian dalam pengembangan budidaya tanama labu kuning yaitu strategi agresif, Strategi ini menjelaskan situasi yang sangat memiliki kekuatan dan peluang untuk pengembangan budidaya tanaman labu kuning di Desa Domag Mekar dan juga memiliki kekuatan dan peluang yang sifatnya saling mendukung dengan cara menguntungkan faktor semua kekuatan dan memanfaatkan peluang yang ada. Keyword : Strategi penyuluh,  pegembangan, budidaya tanamanTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: Faktor internal dan eksternal dalam pengembangan budidaya tanaman labu kuning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survey yaitu penggambaran secara kualitatif, fakta, data atau objek material yang dibutuhkan dalam penelitian melalui observasi, wawancara, dan kuisioner. Penelitian ini dilakukan di Desa Domag Mekar, Kecamatan Bonubogu, Kabupaten Buol, dengan metode penentuan responden menggunakan teknik populasi dan sampel total responden sebanyak 30 orang,  diantaranya 10 penyuluh dan 20 petani labu kuning dengan menggunakan Analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi penyuluhan pertanian dalam pengembangan budidaya tanama labu kuning yaitu strategi agresif. Strategi ini menjelaskan situasi yang sangat memiliki kekuatan dan peluang untuk pengembangan budidaya tanaman labu kuning di Desa Domag Mekar dan juga memiliki kekuatan dan peluang yang sifatnya saling mendukung dengan cara menguntungkan faktor semua kekuatan dan memanfaatkan peluang yang ad

    POTENSI LIMBAH KULIT JAGUNG UNTUK ASAP CAIR SEBAGAI PENGAWET MAKANAN MELALUI METODE PIROLISIS

    Full text link
    Kulit jagung merupakan limbah biomassa yang mengandung bahan lignoselulosa seperti selulosa, hemiselulosa dan lignin. Dengan adanya kandungan bahan lignoselulosa tersebut, kulit jagung berpotensi digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan asap cair sebagai pengawet makanan melalui metode pirolisis. Asap cair merupakan produk yang diperoleh dari kondensasi uap yang dihasilkan selama pirolisis yang mengandung senyawa organik teroksidasi, seperti keton, aldehida, fenol, dan asam karboksilat. Senyawa-senyawa tersebut berperan sebagai antioksidan dan antibakteri, serta mempunyai rasa dan bau yang khas pada asap cair. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hasil pirolisis limbah kulit jagung untuk asap cair sebagai pengawet makanan. Pirolisis kulit jagung dilakukan pada temperatur 75o C dan 115o C selama 2 jam, yang akan menghasilkan asap dan selanjutnya dikondensasikan menjadi asap cair. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan temperatur pirolisis mempengaruhi volume dan kadar asam asap cair hasil pirolisis. Pirolisis pada suhu 75o C menghasilkan 650 mL asap cair dengan kadar asam sebesar 3,3%, sedangkan pirolisis padasuhu 115o C menghasilkan 800 mL asap cair dengan kadar asam 3,8%. Berdasarkan hasil penelitian, limbah kulit jagung melalui proses pirolisis berpotensi digunakan sebagai bahan baku asap cair untuk pengawet makanan, yaitu memenuhi SNI 8985:202

    PENGARUH KONSENTRASI KATALIS DAN SILICON RUBBER TERHADAP NILAI KEKERASAN DAN DENSITAS PADA PEMBUATAN ALAT PERAGA JAHIT LUKA (SUTURE PAD) UNTUK MAHASISWA KEDOKTERAN

    Full text link
    Suture pad merupakan alat peraga medis yang krusial dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa kedokteran. Alat ini dirancang untuk membantu mahasiswa mempraktikkan teknik menjahit luka dalam kondisi yang menyerupai jaringan tubuh manusia tanpa menimbulkan risiko bagi pasien. Suture pad biasanya dibuat dari silicon rubber dengan penambahan katalis. komposisi katalis bisa saja merubah sifat mekanik seperti kekerasan dan densitas Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persentase katalis pada campuran silicon rubber terhadap nilai kekerasan dan densitas yang digunakan dalam pembuatan suture pad. Material yang digunakan berupa silicon rubber jenis RTV-48, yang dicampur dengan katalis pada konsentrasi 2% hingga 20%. Setelah proses pencampuran dan pemadatan selama 24 jam, spesimen diuji menggunakan durometer shore-A untuk mengukur kekerasan danmetode perhitungan massa per volume untuk mengukur densitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan persentase katalis meningkatkan kekerasan material secara signifikan dari 23 HA (katalis 2%) hingga 31,1 HA (katalis 20%). Namun, pada konsentrasi katalis di atas 16%, peningkatan kekerasan cenderung melambat dan mendekati nilai saturasi. Sebaliknya, nilai densitas tetap konstan pada 1,15 gr/ml, hal ini menunjukkan komposisi persentase katalis tidak memengaruhi densitas secara signifikan. &nbsp

    Perdagangan Drugs Transnasional di Asia Tenggara : Pengaruh Kerangka Kebijakan dan Efektivitas ASEAN terhadap Indonesia

    Full text link
                 Drug trafficking and illicit drugs have become a global issue faced by all countries, especially Southeast Asia, especially Indonesia. This is a serious challenge that must be watched out for, influenced by the policy framework and effectiveness of ASEAN. The purpose of writing this journal is to analyze how ASEAN plays a role in combating drug trafficking through initiatives such as Drug Free ASEAN and the establishment of a special agency ASOD, as well as the impact of narcotics and illicit drugs on ASEAN countries, especially Indonesia. In making this journal, the author uses a qualitative method, which is a type of research that is carried out to solve phenomena with a secondary data source approach, descriptive analysis, and empirical law. Secondary data used in this study comes from various journals. In this case, ASEAN policy functions to strengthen cooperation between member countries in combating transnational crime, including drug trafficking and illicit drugs. Through forums such as the ASEAN Senior Officials on Drugs Matters (ASOD). This policy also aims to improve coordination between law enforcement agencies in member countries, as well as prioritize preventive and rehabilitative approaches in dealing with drug problems. Keywords: Drug trafficking, Transnational, ASEAN Policy, Indonesia, Law Enforcement   Abstrak             Perdagangan narkoba dan obat-obatan terlarang telah menjadi isu global yang dihadapi oleh semua negara, terlebih Asia Tenggara,khususnya Indonesia. Hal ini menjadikan tantangan serius yang harus diwaspadai, dengan dipengaruhi oleh kerangka kebijakan dan efektivitas ASEAN. Tujuan dalam penulisan jurnal ini yaitu menganalisis bagaimana ASEAN berperan dalam memerangi peredaran narkoba melalui inisiatif seperti Drug Free ASEAN dan pembentukan badan khusus ASOD, serta bagaimana impact narkotika dan obat-obatan terlarang tersebut terhadap negara- negara di ASEAN, khususnya Indonesia. Dalam pembuatan jurnal ini,penulis menggunakan merode kualitatif, yang merupakan jenis penelitian yang dilakukan memecahkan fenomena dengan pendekatan sumber data sekunder,analisis deskriptif, serta hukum empiris. Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari berbagai jurnal. Dalam hal ini, kebijakan ASEAN berfungsi untuk memperkuat kerjasama antarnegara anggota dalam memerangi kejahatan transnasional,termasuk perdagangan narkoba dan obat-obatan terlarang.Melalui forum seperti ASEAN Senior Officials on Drugs Matters (ASOD). Kebijakan ini juga bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antara lembaga penegak hukum di negara-negara anggota, serta mengedepankan pendekatan preventif dan rehabilitatif dalam menangani masalah narkoba. Kata Kunci: Perdagangan narkotika, Transnasional,Kebijakan ASEAN, Indonesia, Penegak Huku

    2,412

    full texts

    4,995

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇