Online Journals Universitas Kristen Indonesia
Not a member yet
2989 research outputs found
Sort by
Analisis Risiko Penggunaan Aplikasi Shopee Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis Berdasarkan Data Scrapping
Penelitian ini mengkaji risiko penggunaan aplikasi Shopee melalui metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan standar ISO 27001 tahun 2022, berdasarkan data yang diperoleh melalui teknik data scrapping. Analisis ini mengidentifikasi berbagai mode kegagalan yang dialami pengguna, termasuk masalah teknis seperti bug, crash aplikasi, kesulitan dalam proses pembayaran, keterlambatan pengiriman barang, serta masalah keamanan data dan privasi pengguna. Hasil penilaian menunjukkan beberapa risiko dengan nilai Risk Priority Number (RPN) sangat tinggi di setiap kategori aset, di kategori informasi/data dengan nilai 378 terkait kurangnya perhatian akan stock barang, pada kategori people dengan nilai 320 terkait user salah dan tidak mengingat alamat tujuan, kategori hardware dengan nilai 252 terkait jaringan yang tidak stabil menyebabkan aplikasi berjalan tidak baik, dan pada kategori terakhir yaitu software dengan nilai 240 terkait kesalahan input pengguna dalam informasi pembayaran. Hasil penilaian tersebut menandakan perlunya tindakan mitigasi segera. Implementasi langkah-langkah mitigasi yang diusulkan bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan keandalan aplikasi Shopee, terbukti efektif dalam meningkatkan pengalaman pengguna dan menurunkan insiden kegagalan. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pemahaman dan pengelolaan risiko aplikasi e-commerce, menawarkan analisis komprehensif dan berbasis data nyata yang dapat digunakan oleh pengembang Shopee untuk perbaikan aplikasi
ANALISIS ENERGI DAN EKONOMI PLTS ON-GRID PADA RUMAH DINAS PASTORI HKBP PAPAN MAS - BEKASI
The PLTS designed in the HKBP Papan Mas official residence The PLTS designed at the HKBP Papan Mas - Bekasi Pastor\u27s Official Residence is an on-grid PLTS with the aim of: a) designing a PLTS system based on the on-grid Solar Home System (SHS) using PVSyst software; b) determining the Break Event Point (BEP) value and the cost of electrical energy per kWh (Rp/kWh) of the on-grid PLTS; c) determining the impact of implementing PLTS on reducing CO2 emissions. From the results of the PVSyst simulation, a design for an on-grid PLTS system was obtained with a total daily electrical load of 2,419 W, namely: 8 solar modules with a capacity of 305 Wp per module, 1 unit of 6 kW inverter, with a solar module tilt angle of 14-degree.The average PLTS electrical energy is 9261.4 kWh per year, with total household electrical energy of 21,190.44 kWh/year, and a PLTS system performance ratio of 0.826/year. BEP value of on-grid PLTS 1,715 years, and the cost of electricity is Rp.286,180 per kWh. NPV value of on-grid PLTS Rp.34,159,708. Also obtained, a reduction in CO2 emissions of around 181.4 tons for 35 years of use of on-grid PLTS.PLTS yang dirancang pada Rumah Dinas Pendeta HKBP Papan Mas - Bekasi, merupakan PLTS on-grid dengan tujuan untuk: a) merancang sistem PLTS berbasis Solar Home System (SHS) on-grid menggunakan software PVSyst; b) menentukan nilai Break Event Point (BEP) dan biaya energi listrik per kWh (Rp/kWh) PLTS on-grid; c) mengetahui dampak penerapan PLTS terhadap pengurangan emisi CO2. Dari hasil simulasi PVSyst, diperoleh rancangan sistem PLTS on-grid dengan total daya beban listrik harian 2.419 W yaitu: modul surya 8 buah dengan kapasitas per modul 305 Wp, 1 unit inverter 6 kW, dengan sudut kemiringan modul surya 14o. Energi listrik PLTS rata-rata 9261,4 kWh/tahun, dengan total energi listrik rumah 21.190,44 kWh/tahun, dan rasio kinerja sistem PLTS 0,826/tahun. Nilai BEP PLTS on-grid 1,715 tahun, dan biaya energi listrik Rp.286,180 per kWh. Nilai NPV PLTS on-grid Rp.34.159.708. Juga diperoleh, pengurangan emisi CO2 sekitar 181,4 ton untuk 35 tahun penggunaan PLTS on-grid
Pengembangan Spiritualitas Jemaat dan Pemeriksaan Kesehatan Jemaat Disertai Bakti Sosial Dosen dan Mahasiswa di Gereja Sungai Yordan, Serang
The "Development of Congregational Spirituality and Health Check-ups Accompanied by Social Service of Lecturers and Students" program at Sungai Yordan Church, Serang, aims to address the spiritual and health needs of the congregation amidst modern social challenges. This initiative is designed to enhance the congregation\u27s quality of life through a holistic approach that integrates spirituality, health, and social services. Through the active involvement of lecturers and students, the program promotes the practical implementation of theological and health knowledge in a local community context. Key activities include spirituality development training, regular health check-ups, and social service activities that support community welfare. The program also builds networks with local institutions, government, and NGOs to maximize resources and social impact. Preliminary results show a significant increase in health awareness and active participation of the congregation in spiritual activities, contributing to their improved quality of life. This program is expected to serve as an effective collaborative model that can be replicated in other churches to address similar challenges, with a focus on enhancing sustainability and responsiveness to congregational needs.Program "Pengembangan Spiritualitas Jemaat dan Pemeriksaan Kesehatan Jemaat Disertai Bakti Sosial Dosen dan Mahasiswa" di Gereja Sungai Yordan, Serang, bertujuan untuk menjawab kebutuhan spiritual dan kesehatan jemaat di tengah tantangan sosial modern. Inisiatif ini dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup jemaat dengan pendekatan holistik yang mengintegrasikan spiritualitas, kesehatan, dan pelayanan sosial. Melalui keterlibatan aktif dosen dan mahasiswa, program ini mendorong implementasi praktis dari pengetahuan teologis dan kesehatan dalam konteks masyarakat lokal. Beberapa kegiatan utama meliputi pelatihan pengembangan spiritualitas, pemeriksaan kesehatan rutin, dan kegiatan bakti sosial yang mendukung kesejahteraan komunitas. Program ini juga membangun jaringan dengan institusi lokal, pemerintah, dan LSM guna memaksimalkan sumber daya dan dampak sosial. Hasil sementara menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran kesehatan dan partisipasi aktif jemaat dalam kegiatan spiritual, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup mereka. Program ini diharapkan menjadi model kolaborasi efektif yang dapat direplikasi di gereja lainnya untuk menghadapi tantangan serupa, dengan fokus pada peningkatan keberlanjutan dan responsivitas terhadap kebutuhan jemaa
Pembentukan Personal Branding Influencer Melalui Media Sosial Tiktok
Melati Sesilia merupakan salah seorang influencer yang awalnya dikenal melalui grup idol JKT48. Namun, pada tahun 2020 Melati graduation dari grup idol JKT48 dikarenakan alasan kesehatan. Saat ini, ia tidak hanya aktif di dunia hiburan sebagai penyanyi dan penari, tetapi juga merambah ke industri bisnis makanan. Keberadaan Melati Sesilia sebagai seorang mantan idol yang keluar dari grup yang telah membesarkan namanya, namun tetap memiliki banyak followers pada akun TikTok-nya, sehingga menjadikan dirinya sebagai influencer menarik untuk diteliti lebih lanjut terutama terkait pembentukan personal branding-nya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembentukan personal branding Melati Sesilia pada media sosial TikTok. Pendekatan penelitian pada penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode penelitian fenomenologi dan melakukan wawancara mendalam. Melalui penerapan teori Eight Laws of Personal Branding Peter Montoya, dapat disimpulkan bahwa Melati Sesilia telah berhasil membangun dan mengelola personal branding-nya di platform TikTok dan telah memenuhi setiap konsep dari teori tersebut. Dari konten yang Melati sajikan melalui TikTok-nya terkait dengan personal branding, hal yang paling menonjol adalah entrepreneur. Sehingga personal branding yang ditunjukkan oleh Melati adalah Melati bukan hanya sebagai influencer yang aktif di dunia hiburan, tetapi juga sebagai entrepreneur
Eksplorasi Penggunaan Influencer sebagai Owner Fiktif dalam Membangun Kepercayaan Konsumen di Media TikTok:Studi Kasus Brand Scora
Di era digital, influencer memainkan peran penting dalam membangun citra merek dan meningkatkan keterlibatan konsumen,Salah satu pendekatan yang muncul adalah dengan menciptakan narasi di mana influencer bertindak seolah-olah mereka adalah owner fiktif suatu brand. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif, pada responden pengguna TikTok yang mengetahui atau pernah berinteraksi dengan konten iklan brand Scora. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan influencer sebagai pemilik fiktif mempunyai dampak signifikan terhadap kepercayaan konsumen, berdampak positif terhadap kredibilitas merek dan keputusan pembelian. Studi ini memberikan wawasan kepada pemasar tentang pentingnya memilih influencer yang tepat untuk membangun hubungan emosional dan kepercayaan konsumen, terutama di media sosial seperti TikTok
THE INFLUENCE OF BRAND AMBAS THE INFLUENCE OF BRAND AMBASSADOR, BRAND IMAGE AND ADVERTISING ON PURCHASING DECISIONS AT SHOPEE: -
This research is quantitative research used to see the influence of brand ambassadors, brand image and advertising on purchasing decisions at Shopee in the people of Puri Kembangan Selatan Subdistrict. Determining as many samples as determined in the Taro Yamane formula where the population is known. The research results at the significant level for (1) variable (X1) are 0.275 > 0.05 with a calculated t value < t table of (1.107 < 1.990), meaning that Brand Ambassador is partially positive but not significant in purchasing decisions. (2) The significant level of Brand image (X2) is 0.000 < 0.05 with a calculated t value > t table of (6.213> 1.990) which means that it partially has a positive and significant effect on purchasing decisions. (3) The significant level of advertising is 0.000 < 0.05 with a calculated t value > t table of (11.624 > 1.990). The results of the simultaneous test show that the calculated f value is 337.469 > 2.72 and the significance is 0.000 < 0.05, which means that X1, The researcher\u27s suggestions for Shopee E-commerce where the Brand Ambassador variable section has the lowest score, so Shopee should be able to increase the Brand Ambassador value by appointing Brand Ambassadors who are very popular so that they can attract more consumer attention, especially to Shopee E-commerce in the future.
Keywords: Brand Ambassador, Brand image, Advertising, Purchase Decisio
FRAMBUSIA : INFEKSI TROPIS TERABAIKAN, DIAGNOSIS SERTA TATALAKSANANYA
Frambusia merupakan penyakit purbakala yang sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan karena masih terdapat daerah endemis di beberapa negara temasuk Indonesia. Frambusia adalah penyakit menular melalui kontak kulit dengan kulit dari seseorang penderita yang memiliki luka (lesi aktif) terhadap orang lain yang sehat. Bakteri Treponema pallidum subspecies pertenue merupakan agen penyebab penyakit ini. World Health Organization telah menetapkan frambusia sebagai salah satu penyakit infeksi tropis terabaikan yang ditargetkan mencapai eradikasi pada tahun 2020. Sama seperti penyakit lain yang disebabkan oleh infeksi Treponema, frambusia memiliki beberapa fase klinis perjalanan penyakit mulai dari manifestasi ringan pada kulit sampai menyebabkan kecacatan fisik permanen pada penderitannya. Diagnosis frambusia ditegakkan melalui tanda klinis dan pemeriksaan penunjang serologis. Saat ini tata laksana frambusia difokuskan melalui usaha pencapaian eradikasi. Pemberian azitromisin massal kepada seluruh masyarakat di daerah endemis merupakan tata laksana utama frambusia. Kegiatan survailans berupa pemantauan hasil pengobatan serta penemuan dan pengobatan kasus secara aktif maupun pasif juga dilakukan setelah pemberian obat masal dilakukan, untuk memastikan upaya pencapaian eradikasi dapat tercapai.
Kata kunci:, Treponema pallidum subspecies pertenue, lesi kulit, eradikasi, azitromisin.
Frambusia is one of the ancient disease which is still one of health problem that has not been resolved because there are still endemic in many countries including Indonesia. Frambusia is a contagious disease that was transmitted through skin-to-skin contact from a person with a wound (active lesion) to another healthy person. Treponema pallidum subspecies pertenue, is a causative agent for this disease. WHO has choosen frambusia as a neglected tropical infectious diseases who will be targeted to achieve eradication in 2020. Just like other diseases caused by Treponema infection, frambusia has several clinical phases from mild manifestations on the skin to permanent physical disability in patients. The diagnosis of frambusia is confirmed by finding clinical signs accompanied by serological investigations. Management of frambusia was focused to eradicate itself. Azithromycin was given to all people with frambusia in endemic areas and become the best one of management frambusia. Surveillance activities in the form of monitoring the results of treatment as well as active and passive case finding and treatment were also carried out after the mass drug administration was carried out, to ensure efforts to achieve eradication could be achieved.
Keywords: Treponema pallidum subspecies ertenue,Skin lession, eradication, azithromyci
Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Mahasiswa Terhadap Pencegahan Covid-19 Di Fakultas Kedokteran UKI Tahun 2020
Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan virus Corona, menginfeksi lebih dari 200 negara di dunia. Hingga kini belum ada pengobatan khusus sehingga dibutuhkan pengetahuan mengenai yang baik mengenai Covid-19 dan perilaku hidup bersih juga sehat sebagai upaya pencegahan penularan. Mahasiswa dalam populasi penelitian sejumlah 174 orang sebagai bagian dari kelompok masyarakat dan calon tenaga medis diharapkan mengambil bagian dalam gerakan pencegahan, karena itu dibutuhkan pengetahuan, sikap dan perilaku yang baik agar dapat memberikan teladan dan edukasi terkait cara pencegahan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Mahasiswa Terhadap Pencegahan Covid-19. Jenis penelitian ini deskriptif, dengan jumlah sampel 125 mahasiswa yang telah memenuhi kriteria inklusi. Hasil dan kesimpulan, didapatkan usia terbanyak pada 21 tahun 57,6%, jenis kelamin terbanyak pada perempuan yakni 63,2%, pengetahuan baik 79,2% responden, Sikap baik 91,2%, dan Perilaku baik 94,4%. Mayoritas responden berusia di bawah 21 tahun, dengan jumlah perempuan melebihi laki-laki, dan mayoritas responden memiliki pemahaman, sikap, dan perilaku yang baik tentang pencegahan Covid-19
SCREENING FOR ELDERLY PEOPLE EXPERIENCING MALNUTRITION BASED ON THE MINI NUTRITIONAL ASSESSMENT (MNA) AT BATAM CITY NURSING HOMES IN DECEMBER 2022
Malnutrition refers to a condition when the body does not get enough of the necessary nutritional intake. Malnutrition in the elderly is a serious global health problem due to changes in the age pyramid throughout the world, especially the proportion of the number of elderly. The elderly are vulnerable to functional disorders, nutritional intake and economic problems. psychological and motoric As a result, it is very easy for elderly people to experience a decrease in nutritional intake which triggers nutritional problems and other disorders in the elderly. This research uses the Mini Nutritional Assessment (MNA) questionnaire to identify the nutritional status of the elderly and its relationship with elderly screening including food intake, as well as several disorders (mobility, psychological, neurological) in the elderly at Batam City Nursing Homes in December 2022. The research method used is descriptive analytic with a cross-sectional approach, the research sample consists of 65 respondents selected using total sampling techniques. The research results showed that based on the Mini Nutritional Assessment, 10 respondents (15.4%) had normal nutritional status, 30 people (46.2%) were at risk of experiencing malnutrition, and 25 people (38.5%) experienced malnutrition. The majority of elderly people experience a decrease in food intake, are still able to move (mobility), do not experience psychological disorders, but the majority have experienced neurological disorders (dementia)
THE INFLUENCE OF LEARNING INTEREST AND MOTIVATION ON MATHEMATICS LEARNING ACHIEVEMENT IN CLASS VII STUDENTS OF SMP NEGERI 80 JAKARTA
This study aims to determine: (1) The relationship between interest and learning motivation on mathematics learning achievement among seventh-grade students at SMP Negeri 80 Jakarta; (2) The relationship between learning interest and mathematics learning achievement at SMP Negeri 80 Jakarta; (3) The relationship between learning motivation and mathematics learning achievement among seventh-grade students at SMP Negeri 80 Jakarta. The research method employed is a quantitative approach with a type of quantitative descriptive research. The research population includes all seventh-grade students at SMP Negeri 80 Jakarta. Meanwhile, the research sample consists of 75 students. The data collection technique in this research involves the use of instruments, namely: (1) learning interest questionnaire, (2) learning motivation questionnaire, and (3) even semester final exam scores. The obtained data were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistical analysis techniques. The results of descriptive statistical analysis indicate that students\u27 learning interest scores reached 77.3%, falling into the moderate category. Meanwhile, learning motivation reaches 73.3%, categorized as high, and learning achievement at 89.3% is in the category of beginning to develop.