Miqot Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman
Not a member yet
    262 research outputs found

    PEMIKIRAN NEO-MODERNISME NURCHOLISH MADJID–K.H. ABDURRAHMAN WAHID: Memahami perkembangan pemikiran intelektual islam

    Get PDF
    Abstract: Nurcholish Madjid and K.H. Abdurrahman Wahid’s Neo- Modernism: Understanding the Development of Islamic Intellectual Thought. Since the 1970s Islamic thought in Indonesia has witnessed significant dynamics of development. Two of the prominent Muslim thinkers of this era are Nurcholish Madjid dan K.H. Abdurrahman Wahid both of which are commonly categorized as the thinker of Neo-modernism. Nurcholish developed such concepts as “Islam Yes, Partai Islam No!,” secularization, and secularism whereas Abdurrahman Wahid introduced such ideas as indigenization of Islam, pluralism and protection for the minority group. The author argues that both thinkers converged in the idea of making Islam as a cultural force that should be workable in whole process of nation and statehood. In this article, the author studies various aspects of Neo- modernism in the thoughts of Cak Nur and Gus Dur, as they are popularly called respectively, and analyzes the extent to which the social, cultural and religious aspects influenced their thoughts.Kata Kunci: Neo-Modernisme, Nurcholish Madjid, Abdurrahman Wahid, Islam Indonesi

    PERSPEKTIF ANAK JALANAN MUSLIM DI KOTA MEDAN TENTANG TUHAN

    Get PDF
    Abstrak: Islam mengajarkan bahwa setiap manusia memiliki fitrah bertuhan dan memerintahkan mereka senantiasa konsisten dengan fitrahnya, dan hal ini tidak terkecuali dengan anak jalanan. Sebagai generasi penerus Islam, idealnya anak jalanan harus konsisten dengan fitrahnya, yaitu meyakini keberadaan, keesaan dan sifat- sifat-Tuhan. Tulisan ini berupaya meneliti tingkat keberagamaan anak jalanan Muslim di kota Medan. Penelitian kualitatif deskriptif ini membuktikan bahwa kendati masih mengakui eksistensi Tuhan, mayoritas anak jalanan Muslim tidak pernah memikirkan dan bahkan ada yang meragukan keberadaan Tuhan dan sifat- sifatnya karena dianggap tidak membantu meminimalkan penderitaan yang mereka alami. Beribadah dan berdoa adalah perkerjaan sia-sia sekaligus merepotkan, karena tidak menghasilkan uang dan kesenangan. Kondisi ini semakin memprihatinkan tatkala masyarakat Islam tidak memberikan pembinaan keagamaan kepada mereka. Abstract: The Perspective of Street Child on God in the City of Medan. According to Islamic teaching, every man naturally believes in the divine will that directs them to be consistent with this nature, and in this respect, the case of street child is not an exception. This writing attempts to study the rate of religiosity of Muslim street child in Medan city. This qualitative and descriptive study reveals that although still believe in the existence of God, the majority of the children never think and some even doubt the existence of God and His Characteristics due to the assumption that they have never benefited from his grace in minimizing the problems being faced. Ritual and prayers cause a fuss and considered to be useless acts because it produced neither money nor happiness, and worse still, the Muslim community did not provide religious guidance for them.Kata Kunci: anak jalanan Muslim, Tuhan, kota Meda

    THE APPLICATION OF CAPITAL PUNISHMENT: An Analysis of the Social Impact in Saudi Arabia and the United States

    Get PDF
    Abstrak: Penerapan Hukuman Mati: Suatu Analisa Dampak Sosial di Arab Saudi dan Amerika Serikat. Sampai saat ini hukuman mati telah menjadi perdebatan serius tidak hanya di kalangan ahli hukum di Barat tetapi juga di negara Islam. Persoalan yang mengemuka apakah hukuman ini masih relevan untuk menjadi faktor jera bagi pelaku kriminal, kalau tidak, lalu hukum apa yang akan dijadikan penggantinya. Makalah ini mencoba mendiskusikan sejauh mana keefektifan hukuman mati dalam memberi dampak jera bagi pelanggar hukum. Dengan merujuk kepada penerapan hukuman mati dalam konsep Islam sebagaimana diterapkan di Arab Saudi dan Amerika Serikat sebagai contoh kasus, penulis mengemukakan bahwa penerapan hukum tersebut secara konsisten telah mampu mengurangi tingkat tindak pidana secara drastis.Kata Kunci: Capital punishment, Saudi Arabia, the United State

    DILEMA SKIM MURÂBAHAH PADA PERBANKAN SYARIAH

    Get PDF
    Abstrak: Kesemarakan pertumbuhan perbankan syariah terutama di negara- negara Muslim pada beberapa dekade terakhir tidak dapat dipungkiri. Namun di balik pertumbuhan tersebut bank syariah sering dikritik hanya sekadar ganti “baju” dengan klaim bahwa bank ini mengambil beberapa konsep dari dari bank konvensional kemudian menggantikannya dengan idiom-idiom yang ada pada fiqih muâmalah. Tulisan ini memaparkan penjelasan terhadap pertanyaan tentang keberadaan bank syariah dengan merujuk pada skimmurâbahah, bagaimana perasaan dan perbedaan antara kedua sistem Islam dan konvensional, serta implikasi sistem perbankan Islam dalam transaksi ekonomi yang menyeluruh. Penulis berargumen bahwa kendati skimmurâbahah bukan merupakan instrumen ideal untuk mencapai tujuan riil ekonomi Islam, skimmurâbahah ini ternyata mengandung banyak persoalan, terutama kalau dilihat dalam perspektif syariah secara puristik ataupun menurut paradigma tentang bank.Abstract: The Dilemma of Murabahah Skim in Shari‘a Banks. The flourishing development of Shari‘a Banks especially in Islamic countries for the last few decades are undeniable. However, despite such tremendous development it has often been criticized for being only changing suit claiming that it has taken some conventional system concepts which are then modified in acoordance with idioms found in Islamic jurisprudence discourse. This paper then sheds some lights on some questions of the existence of Shari‘a Banks with specific reference to murâbahah skim, how the two system similar to or different from each other, as well as the implication of the Islamic banking system in the general economic transaction. The author argues that although the murâbahah skim is not an ideal instrument in achieving the real objective of Islamic economy, its domination as an important skim, however, seems to be in dilemmatic position between the pragmatic demands of the need of pure Shari‘a laws as a genuine reference and the role of banks should fulfil.Kata Kunci: perbankan syariah,murâbahah, ekonomi Isla

    ISLAM, ETNISITAS, DAN POLITIK IDENTITAS: Kasus Sunda

    Get PDF
    Abstrak:Dalam kerangka pemikiran struktural-fungsional masyarakat digambarkan terdiri dari sejumlah struktur yang memiliki fungsi sendiri sehingga menciptakan equilibrium yang harmonis berdasarkan solidaritas sosial yang dibangun oleh nilai dan norma kolektif. Begitu pula masyarakat Sunda terikat oleh nilai budaya bersama yang diwariskan secara turun temurun. Mayoritas orang Sunda beragama Islam, yang mengindikasikan bahwa budaya masyarakat Sunda bersumber dari, atau sesuai dengan, nilai-nilai ajaran Islam, sehingga melahirkan ungkapan bahwa “Sunda adalah Islam.” Kenyataan adanya kelompok yang bukan Muslim tetapi mereka masih bagian dari dan mengaku sebagai orang Sunda menunjukkan keterbatasan model pemikiran di atas. Tulisan ini berupaya membahas wacana “Sunda adalah Islam” dengan meng- gunakan teori identitas sebagai suatu kategori etnik, problematika dan implikasi yang mungkin ditimbulkannya.Abstract:Islam, Ethnicity and the Politics of Identity: The Sundanese Case. In the framework of structural-functionalist thought, society is depicted to constitute from structures belonging to separate function that create harmonious equilibrium based on social solidarity founded in collective norms and values. Accordingly, the Sundanese community is also bound by their communal cultural values received through their ancestors. The majority of the Sundanese are Muslims which indicate that their social culture originates from, or in line with, the values of Islamic teachings that led to the expression that “Sunda is Islam”. The fact that there exist groups of Sundanese who are non-Muslim but they still belong to and convicted to be Sundanese show the shortcomings of the above-mentioned model of thought. This writing is an attempt to discuss “Sunadanese Is Islam” discourse by utilizing identity theory as an ethnic category, problems and implication that minght be drawn there in.Kata Kunci: antropologi, Sunda, Islam, etnisitas, politik identita

    PERGESERAN SIKAP HAKIM PERADILAN AGAMA DI KOTA MEDAN DALAM PENETAPAN AHLI WARIS PENGGANTI SEBELUM DAN SESUDAH KHI

    Get PDF
    Abstract: This study examines the relationship between the introduction of the Compilation of Islamic Law (KHI) in 1991 and the shift of the attitudes Islamic court judges taking inheritance as a case in point. Prior to the introduction of KHI the judges are urged to refer to the classical works of Islamic jurisprudents in giving their judgment, the consequence of which gives the impression that there is no legal certainty in the decision of Islamic courts. The author argues that in post-introduction of KHI there has been a shift in the attitude of judges in determining biological status of an heir who had died prior to the predecessor. The author concludes that the emergence of the compilation has significant impact in improving the position of the Islamic court judges administratively, and that they were responsive to maintaining social equalities.Kata Kunci: KHI, sikap hakim, Peradilan Agama, ahli waris penggant

    GERAKAN PEMBAHARUAN PEMIKIRAN ISLAM DI INDONESIA

    Get PDF
    Abstrak: Cepatnya perubahan yang terjadi di tengah kehidupan sosial kemasyarakatan di era globalisasi ini seringkali tidak seimbang dengan upaya pembaharuan pemikiran di kalangan umat Islam. Tampaknya, hal ini disebabkan oleh keyakinan bahwa karya- karya pemikiran ulama masa lalu dianggap sakral, sudah menjawab setiap tantangan yang ada sepanjang sejarah umat Islam dan karena itu dianggap final. Karenanya, setiap upaya untuk mengkritisinya dianggap sebagai “makar akademis” dan pelakunya bahkan dapat dituduh murtad. Akhirnya, timbul kekhawatiran di kalangan praktisi akademis untuk melakukan pembaharuan yang berakibat pada stagnasi pemikiran. Tulisan ini adalah sebuah upaya untuk mendiskusikan problem-problem pembaruan pemikiran Islam di Indonesia lebih detail dan upaya-upaya solutif terhadap problem- problem tersebut.Abstract: Islamic Thought Reform Movement in Indonesia: From Part of Problem to be Part of Solution. The rapid development of social life in the era of globalization has often been run unparallel with the effort for thinking reform within the Muslim community. It appears that this may have arisen from the belief that the works of the past scholars of Islam are regarded to be sacred, capable of responding to any challenges in the span of the history of Muslim community and thus regarded final. Similarly, any attempt to criticize such views is seen as an academic assault the actor of whom may be accused of doing an act of apostasy. At the end, this lead to anxiety within the academicians to carry out reform that would have a logical consequence of thinking to be stagnant. This essay is an attemp to discuss the problems of Islamic thought reform in Indonesia in details as well as find solution to such problems.Kata Kunci: pembaharuan pemikiran Islam, Indonesi

    PENINGKATAN PERANAN PERBANKAN SYARIAH UNTUK PEMBIAYAAN USAHA PERTANIAN

    Get PDF
    Abstract: Improving the Role of Syariah Banking for Financing the Agricultural Enterprises. This essay attempts to discuss about the strategy for improving the role played by syariah banking in order to reach financial contribution in agricultural business. In this respect, the author argues that the roles of syariah bank could be maintained so that it can contribute more in to finance agricultural sector in the following strategies: to develop the number of syariah bank offices in agricultural environment, to deliver higher syariah financial contribution to agriculturalenterprises, to actively involve in product marketing of syariah banking finance for agricultural enterprises, to exclusively provide finance for syariah bank pertainingto agricultural enterprises, the purpose of which is minimize the potential harvesting failure.Kata Kunci: Perbankan syariah, pembiayaan, usaha pertania

    METAPHOR AS A STYLISTIC DEVICE OF ISLAMIC TEACHING

    No full text
    Abstrak: Metafor Sebagai Sarana Stilistika Pembelajaran Islam. Artikel ini membahas tentang berbagai tipe metafora yang terdapat dalam ayat-ayat suci al-Qur’an dan Hadis berdasarkan kerangka teori sastra dan linguistik modern. Sumber data utama dalam studi ini terdiri dari ayat-ayat suci al-Qur’an yang diterjemahkan dalam Bahasa Inggris oleh Abdullah Yusuf Ali dan beberapa matan Hadis dari buku kumpulan Hadis karangan Habib Muhammad al-Haddar. Tujuan analisis ini adalah untuk memaparkan bukti kuat bahwa metafora merupakan alat stilistika ‘stylistic device’ yang dipergunakan secara luas dalam al-Qur’an dan al-Hadis dalam menyampaikan ajaran Islam. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa semua tipe metafora dalam arti luas terdapat dalam berbagai ayat suci al-Qur’an dan al-Hadis. Argumen tersebut menurut penulis merupakan bukti yang sangat meyakinkan bahwa metafora merupakan salah satu alat stilistika dalam menyampaikan ajaran Islam.Kata Kunci:Stylistic device, metaphor, al-Qur’an, hadi

    MEMBANGUN TATANAN SOSIAL MELALUI MORALITAS PEMBUMIAN AJARAN TASAWUF

    Get PDF
    Abstrak: Perkembangan dunia kontemporer memperlihatkan kecemasan global umat manusia. Dengan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi, tidak jarang manusia Modern melakukan hal-hal yang membahayakan kemanusiaan secara umum. Islam, dengan pandangan batiniahnya, menempatkan manusia sebagai makhluk Ilahiyah yang memiliki fungsi menjelmakan cahaya Ketuhanan di dalam kehidupan. Tulisan ini berusaha memperlihatkan bahwa pembumian ajaran-ajaran sufistik merupakan langkah signifikan dalam mengarahkan tatanan kehidupan dunia yang ramah, anggun dan penuh rahmat bagi sekalian alam. Penulis menyimpulkan bahwa bertasawuf pada hakikatnya adalah aktivitas berupa kesadaran manusia yang paling dalam tentang hubungan manusia dengan Tuhan, lingkungan dan sesamanya, yang terilhami oleh kualitas asmâ‘ dan shifat Allah dan kemudian terwujud dalam perilaku sosialnya. Abstract: Developing Social Order through the Morality of the Application of Tasawuf Teachings. The rapid development of contemporary world results in global anxiety of humankind. With the prosperity of scince and technology, modern man has often performed actions that are against humanity in general. Islam with its esoteric perspective places man as godly creature functioning to existentiate the light of the Divine in life. In this writing is it is attempted to show that the application of sufistic teachings is a significant step in directing a friendly and peaceful life of the world order, merciful of God necessary for the whole creatures. The author concludes that in reality, applying tasawuf is an activity that reflect man’s deep consciousness of his relationship with God, the environment and his fellow man inspired by the quality of the names and character of God which are then persevered in the social activities.Kata Kunci: tasawuf,‘irfani, moralitas,dzaw

    248

    full texts

    262

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Miqot Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇