STMIK Pontianak Online Journals (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer)
Not a member yet
    653 research outputs found

    Desain Aplikasi Pembelajaran Tarian Legu Salai Berbasis Android

    No full text
    Negara Indonesia memiliki keragaman budaya tari-tarian yang perlu dilestarikan. Tarian Legu Salai berasal dari Halmahera Barat dan merupakan tarian perayaan kegembiraan masyarakat saat panen padi. Penelitian ini membahas tentang desain aplikasi pembelajaran tarian Legu Salai berbasis Android yang dijalankan di smartphone, sebagai media alternatif pengenalan maupun pembelajaran tarian Legu Salai. Desain penelitian menggunakan model Waterfall sedangkan pemodelan fungsionalitas aplikasi menggunakan Unified Modeling System yang terdiri atas use case diagram, class diagram, sequence diagram, dan activity diagram. Selain pemodelan dengan UML, perancangan interface aplikasi juga dibuat. Menu dalam aplikasi terdiri atas tutorial tarian, video tarian, sejarah tarian, sejarah daerah dan peta. Tutorial tarian, sejarah tarian, dan sejarah daerah dibuat dengan format teks dan gambar. Peta daerah ditampilkan dengan format gambar sedangkan video tarian dengan format audio video. User dapat mengakses aplikasi melalui Android smarphone dengan memilih menu yang tersedia. Untuk pembelajaran tarian Legu Salai, user dapat mengakses menu tutorial tarian.  Kata kunci: desain, aplikasi pembelajaran, Android, tarian, Legu Salai

    Sistem Pendukung Keputusan Untuk Menentukan Lahan Tanaman Cabai Dengan Menggunakan Metode Simple Additive Weighting

    No full text
    Tanaman cabai adalah salah satu komoditas pertanian yang paling atraktif. Pada saat-saat tertentu harganya bisa naik berlipat-lipat, dan pada momen lain bisa menurun drastis. Dikarenakan harga yang sering naik berlipat-lipat banyak para petani yang ingin menanamnya dengan jumlah lahan yg tidak sedikit. Para petani cabai juga sering menuai hambatan, salah satu hambatannya adalah untuk menentukan lahan tanaman cabai, karena produktifitas tanaman cabai tergantung pada kualitas lahan  yang digunakan.  Dengan adanya “Sistem Pendukung Keputusan Untuk Menentukan Lahan Tanaman Cabai” dapat membantu petani untuk membuat keputusan melalui perencanaan yang baik sebelum melakukan apapun terhadap lahan mereka. Kehadiran Sistem Pendukung Keputusan Untuk Menentukan Lahan Tanaman Cabai Dengan Menggunakan Metode Simple Additive Weighting juga akan dapat membantu proses penyebaran informasi dan pengetahuan melalui aplikasi yang dapat diakses kapan saja. Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemograman PHP dan MySQL sebagai databasenya.Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Cabai, SA

    Pengelompokan Artikel Bahasa Bali Menggunakan Algoritma K-Means Clustering

    No full text
    Teks mining merupakan salah satu bidang data mining yang memiliki cukup banyak hal untuk diteliti, terutama karena Indonesia memiliki cukup banyak ragam bahasa dan tulisan-tulisan dalam bahasa daerah yang mempunyai ciri khas masing-masing. Dalam penelitian ini, akan dilakukan penelitian mengenai proses pencarian teks artikel yang tertulis dalam bahasa Bali. Digunakannya bahasa Bali  dalam penelitian ini karena keunikan yang dimiliki oleh bahasa Bali dimana terdapat banyak kata dengan bentuk yang sama namun bisa berbeda makna atau sebaliknya dengan makna yang sama namun berasal dari kata yang berbeda. Pemanfaatan teknik N-Gram Similarity merupakan proses awal pengenalan teks yang terdapat pada sebuah artikel. Hasil pengenalan teks kemudian disimpan dalam nilai variable key yang terus meningkat seiring dengan ditemukannya teks lain yang sesuai dan variabel noise untuk kumpulan teks yang tidak sesuai.  Hasil pengenalan teks ini kemudian akan dikelompokkan dengan menggunakan algoritma K-Means dan menghasilkan akurasi hingga 93%. Proses ini dapat menjadi dasar dalam penelitian berikutnya untuk pencarian artikel bahasa daerah menggunakan teknik semantik search. Kata kunci: clustering, k-means, artikel, bahasa, bal

    Bot Alert Snort dengan Telegram Bot API pada Intrusion Detection System: Studi Kasus IDS pada Server Web

    No full text
    Laporan serangan yang diterima oleh Intrustion Detection System merupakan salah satu indikasi adanya upaya untuk melakukan penyerangan terhadap sistem. Sebagai bagian dari pencegahan terhadap adanya serangan, system administrator harus mengawasi sistem tersebut setiap waktunya. Bot atau robot digunakan untuk melakukan otomatisasi terhadap suatu kegiatan yang berulang, dan dapat dimanfaatkan untuk menggantikan fungsi pengawasan secara terus menerus yang dilakukan oleh system administrator. Telegram menyediakan fitur untuk menggunakan layanan instant messenger secara otomatis yang salah satu fiturnya adealah layanan bot. Dengan adanya penggabungan antara fitur bot Telegram dan Intrusion Detection System, dapat menyederhanakan proses monitoring dengan cara mengirimkan informasi secara otomatis setiap kali sistem mengalami serangan dari pihak luar. Penelitian ini menguji kehandalan dari system IDS yang dibangun menggunkaan Raspberry Pi dan digabungkan dengan Telegram Bot API sebagai media alert serangan yang terjadi. Dari hasil pengujian didapat bahwa dalam intensitas serangan yang kecil dan menengah, sistem masih mampu melakukan pengiriman alert ke administrator, namun untuk intensitas serangan yang besar, sistem tidak dapat mengirim alert karena resource sistem telah habis untuk mendeteksi serangan tersebut.Kata kunci: Telegram Bot API, Intrution Detection System, Web Serve

    Rancang Bangun Kendali Perangkat Remote Controller Dengan G-Sensor Berbasis Smartphone Android

    No full text
    Alat kontrol dapat memanfaatkan media komunikasi yang sekarang ini digunakan pada seluruh smartphone Android, yaitu media komunikasi bluetooth. Untuk itu, melalui integrasi dari teknologi bluetooth pada perangkat smartphone Android dan hardware serta software yang digunakan, dihasilkan pemikiran untuk merancang kendali remote kontroller berbasis teknologi bluetooth dengan menggunakan  smartphone Android.Metode penelitian yang digunakan yaitu metode pengumpulan data, rancangan penelitian, teknik analisis sistem, dan teknik perancangan sistem. Dengan melakukan percobaan dan pengujian dengan cara mempelajari literatur-literatur yang berhubungan dengan materi perancangan perangkat menggunakan Arduino, Unified Modeling Language (UML) untuk menggambarkan proses kerja dari perangkat dan menggunakan Integrated Development Environtment (IDE) Arduino versi 1.8.1 sebagai aplikasi pemrograman mikrokontroler. Penelitian ini menghasilkan kendali remote kontroller dengan teknik gyroscope berbasis smartphone, mikrokontroller Arduino UNO dan sebuah aplikasi android yaitu ’Remote XY’. Aplikasi kontrol ini dapat memudahkan pengguna dalam mengendalikan remote kontroller. Untuk dapat melakukan kontrol kendali remote kontroller, pengguna memasangkan koneksi  smartphone Android ke modul bluetooth HM-10. Perintah yang dapat diproses untuk melaksanakan keluaran fungsi adalah perintah atau rangkaian kata yang sudah ditulis dalam program mikrokontroler. Kesimpulan yang diperoleh adalah pengguna tidak perlu lagi menekan remote kendali yang terlalu banyak tombol ataupun menggunakan joystick remote kontroller. Saran yang diberikan adalah untuk pengembangan mikrokontroler ATmega328 dapat ditanam langsung ke rangkaian yang dirancang.Kata kunci: Smartphone Android, Bluetooth, Mikrokontroler, Arduino Un

    Pemodelan Angka Putus Sekolah Usia Pendidikan Dasar Dengan Metode Spasial Geographically Weighted Regression

    No full text
    Pendidikan merupakan salah satu aspek terpenting bagi pembangunan bangsa, kenyataannya angka putus sekolah di jenjang pendidikan dasar hingga saat ini masih tinggi. Faktor-faktor yang memengaruhi jumlah putus sekolah pada tiap wilayah berbeda-beda tergantung pada karakteristik dari masing-masing daerah tersebut, sehingga diperlukan identifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap jumlah putus sekolah dengan memerhatikan pengaruh geografis. Pemodelan pengaruh geografis (titik) disebut pemodelan spasial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah anak putus sekolah di wilayah Bali dengan menggunakan metode spasial yaitu GWR dan ingin menetahui faktor-faktor yang mempengaruhi anak putus sekolah di wilayah Bali. Adapun variabel-variabel yang digunakan yaitu variabel responnya adalah jumlah anak putus sekolah usia pendidikan dasar, sedangkan variabel bebas yang digunakan terdiri dari rasio siswa terhadap sekolah

    Perancangan Dan Pemanfaatan E-Shop Untuk Meningkatkan Penjualan

    No full text
    Teknologi internet sudah merupakan hal yang wajib bagi sebuah perusahaan dalam memasarkan produk mereka selain mampu diakses selama 24 jam internet dapat diakses siapa saja dan dimana saja selama terdapat koneksi internet. E-commerce merupakan salah satu dari perkembangan teknologi dan internet.              E–commerce merupakan sebuah layanan internet yang dimanfaatkan untuk jual beli secara online. Salah satu dari bentuk e-commerce tersebut yaitu e-shop. E-shop merupakan sarana atau toko untuk menawarkan barang dan jasa lewat internet sehingga pengunjung toko online dapat melihat barang barang ditoko online. E-Shop memberi beragam kemudahan bagi konsumennya diantaranya adalah adanya penghematan biaya, barang bisa langsung diantar kerumah, pembayaran dilakukan secara transfer, dan harga lebih bersaing. Mengingat pentingnya perancangan e shop untuk meningkatkan penjualan dan melihat pemanfaatannya, maka perlu untuk diketahui bagaimana perancangan dan pemanfaatan e-shop untuk meningkatkan penjualan”. Untuk merancang e-shop salah satu metode pengembangan sistem yang dapat digunakan adalah SDLC (System Development Life Cycle) dengan model proses waterfall. Metode waterfall adalah sebuah metode pengembangan aplikasi dengan pendekatan sekuensial. Model waterfall tersusun atas aktivitas aktivitas seperti analisis,  perancangan, pengkodean, pengujian, dan pemeliharaan. Untuk metode pengembangan sistem yang lain dalam merancang e-shop dapat menggunakan metode Prototype yang langkah langkahnya meliputi Communication, Quick Plan, Modeling Quick Design, Construction Of Prototype, Deployment Delivery dan Feedback. E-Shop merupakan suatu pemasaran barang atau jasa melalui sistem informasi yang memanfaatkan teknologi informasi. Keuntungan yang akan didapat dalam bertransaksi di e-shop diantaranya aliran pendapatan baru yang mungkin lebih menjanjikan, yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional dan dapat meningkatkan pangsa pasar.Kata kunci: e-shop, model waterfal

    Analisis Perbedaan Dimensi Technology Readiness Pada Demografi Pembelian Daring (Studi Kasus Pontianak)

    No full text
    Pembelian daring secara umum dianggap sudah diterima di masyarakat. Namun, untuk Pontianak publikasi yang ada menunjukkan pengguna masih rendah. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menambah publikasi akan karakteristik pengguna pembelian daring di Pontianak, bagaimana karakteristik pengguna, faktor apa yang mendorong penggunaan (motivator), yang menghalangi (inhibitor) pembelian daring, dan perbedaannya pada demografi yang berbeda. Alat ukur technology readiness diutilisasi pada penelitian ini dimana empat dimensi TR yaitu optimism, innovativeness, discomfort dan insecurity digunakan untuk menjelaskan motivator dan inhibitor pembelian daring. Validitas diuji dengan analisis faktor dan perbedaan di demografi diuji dengan analisis ANOVA, reliabilitas diukur dengan cronbach alpha. Hasil penelitian menunjukkan alat ukur valid dan reliabel dengan H2,4,5,8,9,10,13,14 diterima. Nilai rata-rata dari setiap dimensi di TR adalah Optimism 3.46, Innovativeness 3.14, Discomfort 4.03, Insecurity 3.49. Dimensi pada teknologi readiness yang berbeda pada demografi adalah innovativeness dan insecurity berbeda dari segi gender, optimism dan insecurity berbeda dari segi umur, optimism dan innovativeness berbeda dari segi pendidikan dan frekuensi pembelian. Dari hasil segmentasi menggunakan alat ukur juga ditemukan bahwa pengguna internet untuk pembelian di Pontianak termasuk segmen pioneer dan paranoid. Sebagian besar pengguna mempunyai optimism tinggi dan innovativeness tinggi yang diiringi dengan discomfort tinggi dan insecurity tinggi.Kata kunci: Technology Readiness, Pembelian Darin

    Pengembangan Model Proses Bisnis Guna Mendorong Daya Saing Industri Kreatif Tenun Melalui Adopsi Aplikasi Cloud

    No full text
    Penelitian ini menguji hipotesis untuk memberikan model proses bisnis yang dikembangkan dari hasil pengujian hipotesis. Adapun sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 114 pelaku industri kreatif kain tenun di kota Sintang dan Sambas provinsi Kalimantan Barat yang telah memanfaatkan teknologi informasi dalam proses bisnis. Data diambil dari Disperindang provinsi Kalimantan Barat. Sampel di pilih dengan metode probabilistik sampling. Model pengujian hipotesis Structural Equation Modeling (SEM) dengan Partial Least Square (PLS). Hasil positif dalam Pengembangan Model Proses Bisnis Industri Kreatif kain tenun memberikan dampak bagi pelaku industri di Kalimantan Barat untuk mengadopsi cloud application untuk meningkatkan daya saing melalui teknologi manajemen proses bisnis. Temuan ini memberikan kontribusi bahwa Cloud Application Adoption harus menjadi prioritas strategis untuk setiap industri kain tenun dalam proses bisnisnya.Kata kunci: Teknologi manajemen proses bisnis, cloud, industri kreatif, daya saing

    Prediksi Jumlah Produksi Jenang di PT Menara Jenang Kudus Menggunakan Metode Logika Fuzzy Tsukamoto

    Get PDF
    Penelitian ini akan membahas tentang permasalahan yang terjadi pada PT. Menara Jenang Kudus, yaitu kesulitan dalam memprediksi jumlah produksi jenang perbulannya. Setiap bulannya penjualan jenang meningkat dan pihak perusahaan hanya mengandalkan perhitungansecara manual untuk menentukan jumlah produksi jenang pada bulan berikutnya. Dengan menggunakan perhitungan secara manual kadang terjadi kelebihan produksi yang mengakibatkan jenang menjadi basi karena jumlah produksi tidak sesuai dengan permintaan.Untuk dapat mengatasi permasalahan ini dan membantu mempermudah dalam memprediksi jumlah produksi Jenang perbulannya, maka diperlukan sistem untuk memprediksi secara otomatis menggunakan kecerdasan buatan. Logika fuzzy adalah sebuah metode dalamkecerdasan buatan yang menggunakan variabel kata-kata sebagai pengganti berhitung dengan bilangan. Dengan logika fuzzy, sistem kepakaran manusia bisa diimplementasikan ke dalam bahasa mesin secara mudah dan efisien. Logika fuzzy diaplikasikan untuk data di PT. Menara Jenang Kudus dari bulan Februari sampai September dengan hasil dari pengujian menggunakan MSE untuk Jenang Wijen sebesar 7.121, jenang spesial sebesar 15.940 dan Jenang Duren sebesar 21.168, yang menunjukkan bahwa meskipun terjadi error namun hasil prediksi masih dapat diterima.  Kata Kunci—Fuzzy Tsukamoto, jenang, kecerdasan buatan, produksi, prediks

    285

    full texts

    653

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    STMIK Pontianak Online Journals (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇