Teras Jurnal (Jurusan Teknik Sipil)
Not a member yet
    395 research outputs found

    ANALISA PERILAKU DAN RUANG ARSITEKTUR PADA BANGUNAN PASAR BUAH KOTA LHOKSEUMAWE

    Get PDF
    Abstrak Perilaku arsitektur adalah aktivitas manusia baik yang dapat diamati langsung maupun tidak yang terjadi dalam suatu bangunan atau lingkungan sekitar, sedangkan ruang adalah sesuatu kesatuan yang terbatas atau tidak terbatas sama dengan sebuah tempat yang kosong yang di persiapkan dengan kapasitas tertentu untuk di wadahi barang. Perilaku dan ruang arsitektur yang dimaksud pada penelitian ini ialah tentang bagaimana aktivitas yang terjadi sehari-hari antar pedagang dan pembeli yang ada di Pasar Buah tersebut. Pasar ini terletak di jalan Pasar Buah, desa Pusong Baru, kecamatan Banda Sakti, kota Lhokseumawe. Permasalahan pada penelitian ini adalah tentang penggunaan ruang yang tidak maksimal di mana ruang tersebut tidak digunakan dengan baik oleh pedagang. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui factor yang membuat pedagang tidak menempati ruang dalam, dan bagaimana kondisi fisik pasar tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisa langsung di lapangan selama dua minggu. Konsepnya dilakukan dalam bentuk analisa aktivitas masing-masing blok dan analisa fisik tentang letak, cahaya, warna, penghawaan, sirkulasi, material dan dimensi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang bagian dalam dari pasar buah tidak terpakai karena faktor pembeli yang sedikit karena sepi pembeli maka pedagang lebih banyak menempati ruang luar supaya pembeli yang datang banyak. Selain itu faktor fisik bangunan bagian dalam yang kurang cahaya dan penghawaan sehingga  membuat  pedagang  tidak nyaman menempati ruang bagian dalam. Kata Kunci: Perilaku, Ruang, Aktivitas  Abstract Architectural behavior is a human activity that can be observed directly or indirectly that occurs in a building or the surrounding environment, while space is a limited or unlimited unit equal to an empty place that is prepared with a certain capacity to contain goods. The architectural behavior and space referred to in this study is about how the daily activities occur between traders and buyers at the Fruit Market. This market is located on Jalan Pasar Buah, Pusong Baru village, Banda Sakti sub-district, Lhokseumawe city. The problem in this study is about the use of space that is not optimal where the space is not used properly by traders. The purpose of this study is to determine the factors that prevent traders from occupying internal space, and how the physical conditions of the market are. This study used a qualitative descriptive method with direct field analysis for two weeks. The concept is carried out in the form of activity analysis of each block and physical analysis of location, light, color, ventilation, circulation, material and dimensions. Based on the results of the study, it shows that the inner space of the fruit market is not used because of the lack of buyers because there are fewer buyers, so the traders occupy more of the outer space so that more buyers come. In addition, the physical factors of the inner building are lacking in light and air, so that it makes traders uncomfortable occupying the inner space. Keywords: Behavior, Space, Activities

    PREDIKSI CBR LAPANGAN PADA PONDASI MATRAS DI ATAS TANAH LUNAK DIPERKUAT TIANG - TIANG BAMBU MENGGUNAKAN FORMULA KLASIK TERZAGHI

    Get PDF
    Tanggul adalah sering dibangun di atas deposit tanah sangat lunak or deposit gambut. Dimana, lapisan tanah tersebut memiliki konsistensi yang sangat rendah dengan kohesi tak terdrainase cu < 12,5 kN/m2. Disamping itu, juga memiliki potensi deformasi besar akibat pembebanan. Sistem pondasi tradisional tanah lunak adalah telah banyak digunakan masyarakat untuk menopang beban-beban. Karena itu, sistem pondasi tersebut harus sesuai persyaratan desain stabilitas dan deformasi (DPU., 2005). Prosedur pelaksanaan konstruksi tanah dasar dengan perkuatan cara pondasi tradisional disebut sebagai matras, dimana konstruksinya: (i) penggalian tanah matras, (ii) pemasangan tiang bambu, (iii) peletakan material tanah lunak distabilisasi semen sebagai matras, dan (iv) perawatan matras, and (v) pengujian CBR lapangan. Sayangnya, metode di atas belum bisa diterapkan di lapangan oleh insinyur lokal. Karena itu, penelitian ini adalah  difokuskan prediksi CBR lapangan pada pondasi matras menggunakan formula klasik Terzaghi. Variasi parameter jari-jari piston CBR yakni R0 = 2,5 cm ~ 10 cm, sudut penyebaran beban ß = 5o ~ 30o, tebal matras 22 cm adalah telah dikerjakan dengan bebarapa simulasi. Hasil prediksi nilai CBR pondasi matras adalah ditemukan CBR = 4,9% ~ 5,1%. Hasil CBR pengujian faktual pada uji model adalah sebesar 4,9%. Akhirnya, Hasil prediksi CBR dan observasi CBR lapangan adalah sama sebesar 4.9% untuk penggunaan piston faktual R0 = 2,5 cm. Penelitian perhitungan untuk memprediksi CBR lapangan dapat diterapkan oleh insinyur

    Kajian Pemeliharaan Rutin Pada Gedung Rektorat Universitas Teuku Umar

    Get PDF
    Pemeliharaan bangunan merupakan persyaratan yang harus dilakukan, terutama bangunan untuk kepentingan umum. Gedung Rektorat Universitas Teuku Umar merupakan pusat kegiatan kampus sejak direncanakan, pelaksanaan, penanganan dan pengendalian organisasi akademik. Gedung Rektorat memiliki peran tertinggi dalam sebuah kampus, karena didalamnya tempat pimpinan serta jajarannya, sehingga perlu pemeliharaan rutin demi kepentingan dan kenyaman bersama. Selama masa layan bangunan dapat mengalami perubahan kualitas atau penurunan kekuatan disebabkan berbagai faktor, baik, faktor alam, faktor manusia akibat penggunaan gedung, kebakaran atau sebab lainnya. Tujuan penilitian untuk  mengetahui kesesuaian mekanisme pemeliharaan bangunan gedung Rektorat Universitas Teuku Umar berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 24/PRT/M/2008.  Metode pengumpulan data adalah dengan wawancara terhadap pengguna dan pengelola gedung serta penyebaran kuesioner terhadap pengguna dan pengelola gedung rektorat Universitas Teuku Umar. Pengolahan data kuesioner menggunakan metode skala likert, sedangkan yang data hasil wawancara dan observasi dilapangan diolah dianalisis menggunakan metode deskriptif. Hasil penilitian menunjukan bahwa tingkat kepuasan pengguna terhadap pemeliharan gedung rektorat dinilai sangat buruk dengan bobot nilai 19,05% berdasarkan skala likert. Mekanisme pemeliharaan menurut pengelola gedung Rektorat Universitas Teuku Umar hasil perhitungan grafik persentase mencapai 73% menyatakan Tidak Sesuai. Berdasrkan hasil wawancara dengan pengelola gedung rektorat bahwa standar operasional dan konsep yang dijalankan tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 24/PRT/M/2008.  Kesimpulan dari hasil penlitian menunjukan bahwa mekanisme pemeliharaan gedung Rektorat Universitas Teuku Umar tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 24/PRT/M/2008

    PERBANDINGAN METODE BINA MARGA DAN METODE PCI (PAVEMENT CONDITION INDEX) DALAM MENGEVALUASI KONDISI KERUSAKAN JALAN (STUDI KASUS JALAN TENGKU CHIK BA KURMA, ACEH)

    Get PDF
    Penentuan kondisi permukaan jalan merupakan salah satu tahapan dalam mengatasi permasalah jalan, baik untuk jalan yang telah mencapai umur rencana maupun jalan yang rusak. Metode yang umum digunakan di Indonesia untuk menilai kerusakan jalan adalah metode Bina Marga dan metode PCI (Pavement Condition Index). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai kondisi ruas Jalan Tengku Chik Ba Kurma berdasarkan kedua metode tersebut. Data primer pada penelitian ini beru survey kerusakan jalan dan data lalu lintas. Data lalu lintas hanya dipergunakan pada metode Bina Marga. Berdasarkan pengukuran dilapangan jalan ini memiliki panjang 3,2 km dan lebar 5 meter. Menurut status ruas Jalan Tengku Chik Ba Kurma merupakan jalan kolektor dengan tipe jalan 2/2 UD serta mempunyai kelas jalan IIIC. Urutan prioritas penanganan jalan dengan metode Bina Marga didasarkan pada rentang nilai 0 sampai lebih besar dari 7, sedangkan metode PCI merangking kondisi perkerasan jalan dai nilai 0% sampai 100%. Metode Bina Marga memiliki 3 penangan, yiatu peningkatan jalan, pemeliharaan berkala dan pemeliharaan rutin. Berdasarkan hasil penilai dengan Metode Bina Marga dapat diketahui penangan yang cocok untuk jalan tersebut adalah pemiliharaan berkala. Metode PCI menunjukkan bahwa Jalan Tengku Chik Ba Kurma memiliki nilai 42,75% termasuk pada tingkatan (fair)

    Cover Depan

    No full text

    Daftar Isi

    Get PDF

    PERLAWANAN ALIRAN DI KAPUAS KECIL

    Get PDF
    Kekasaran dasar saluran sangat berpengaruh pada karakteristik aliran. Kesalahan dalam menentukan besarnya nilai kekasaran dasar saluran, terutama material dasar non kohesif, dapat menimbulkan kesalahan dalam menghitung kecepatan dan debit aliran. Kekasaran dasar saluran dinyatakan dalam koefisien kekasaran. Koefisien kekasaran saluran yang sering digunakan dalam aliran seragam adalah nilai koefisien kekasaran Manning (n). Banyak penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan nilai koefisien kekasaran Manning, diantaranya didasarkan n tabel. Nilai n tabel Manning hanya disarankan untuk saluran kondisi baik. Kondisi aliran saluran alami penerapan n tabel Manning sering memberikan hasil sangat kasar, karena keadaan aliran lebih banyak tergantung faktor. Salah satunya faktornya, adanya bentuk konfigurasi dasar atau dasar tidak rata. Oleh  karena  itu,  kajian  mendalam  mengenai perhitungan  nilai  koefisien kekasaran Manning  dengan  bentuk konfigurasi dasar menjadi  sangat  penting.  Tujuan penelitin, untuk mendapatkan rumusan empiris nilai koefisien kekasaran Manning saluran alam. Modifikasi koefisien kekasaran Manning, yang berkaitan butiran dasar dan bentuk dasar. Metode yang akan dilaksanakan berupa pembuatan rumusan empiris hubungan bentuk konfigurasi dasar saluran terhadap koefisien kekasaran dasar material non kohesif. Aplikasi penerapan rumusan akan dilakukan pada studi kasus Sungai Kapuas di kota Pontiana

    PENGARUH KANDUNGAN KIMIA AIR TERHADAP KUAT TEKAN BETON

    Get PDF
    Sebagian besar masyarakat di wilayah Kabupaten Bireuen menggunakan sumber air alami yang tersedia di sekitar lokasi pekerjaan sebagai air campuran beton tanpa mengetahui kualitas air yang digunakan. Kondisi seperti ini dikhawatirkan dapat mempengaruhi kualitas dan karakteristik beton yang dihasilkan. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui  kualitas dan kandungan kimia air tanah yang digunakan sebagai air campuran beton serta pengaruhnya terhadap kuat tekan beton yang dihasilkan. Air tanah yang digunakan sebagai air campuran bersumber dari 3 (tiga) lokasi dalam kawasan Kabupaten Bireuen, yaitu Gampong Paya (AT I), Gampong Teupok Teungoh (AT II) dan Gampong Pulo Lawang (AT III) serta air suling (AS) sebagai pembanding. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder dengan nilai FAS campuran 0,52. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur beton 7, 14, 28 dan 56 hari. Dari hasil penelitian diketahui bahwa  klorida dan sodium merupakan unsur kimia yang paling dominan terkandung dalam air tanah selain sulfat dan komponen unsur kimia lainya. Kuat tekan beton yang menggunakan air tanah sebagai air campurannya memiliki nilai kuat tekan akhir yang lebih kecil dibandingkan beton yang menggunakan air suling. Kandungan klorida dan sodium dengan jumlah yang dominan dalam air tanah (sebagai air campuran) menyebabkan kuat tekan beton meningkat pada awal umur pengujian (7 dan 14 hari),  tetapi mengalami penurunan secara signifikan pada umur pengujian 28 dan 56 hari. Berdasarkan ASTM C 1602 M-04 dan hasil pengujian kuat tekan beton disimpulkan bahwa sampel air AT III layak digunakan sebagai air campuran beton, sedangkan sampel air AT I dan AT II tidak.

    ANALISIS KARAKTERISTIK SEDIMEN DENGAN METODE XRD DI SUB DAS JERU, PACE, DAN PAKISAN KABUPATEN BONDOWOSO

    No full text
    Salah satu hal yang dapat menjadi permasalahan dalam berkurangnya fungsi operasional bendung adalah sedimen. Selain dengan pengendalian sedimentasi dengan membangun kantong lumpur, untuk mengurangi terjadinya pengendapan pada bendung perlu diketahui bagaimana cara mengurangi sedimen yang masuk ke dalam bendung. Penelitian ini merupakan penelitian tentang karakterisasi mineral sedimen di sebelah kiri dan kanan Bendung Sampean Baru dan 3 Sub DAS di Kali Sampean dengan erosi tertinggi, yaitu : Sub DAS Jeru, Sub DAS Pace, dan Sub DAS Pakisan. Metode pengambilan sampel sedimen dilakukan secara purposive sampling, agar sampel yang diambil mewakili semua lapisan populasi pada waduk dan daerah anak sungai dan memiliki ciri-ciri yang esensial dari daerah tersebut sehingga cukup representatif. Selanjutnya dalam menganalisis sampel sedimen digunakan metode XRD untuk mengetahui informasi Sub DAS dengan penyumbang sedimen tertinggi. Berdasarkan uji sampel dan analisis yang dilakukan dari semua lokasi yang berbeda menunjukkan adanya Ankangite, Cristobalite, Cu2 Fe2 (Ge4 O13), potassium azdotetrazolate, dan Thallium tetrafluoroaluminate. Di antara mineral-mineral tersebut Cristobalite dan Cu2 Fe2 (Ge4 O13) memiliki prosentase paling tinggi dan ada di semua sampel

    Model Hubungan Arus, Kecepatan, Dan Kepadatan Di Jalan Empat Lajur Dua Arah

    Get PDF
    Arus lalu - lintas pada Jalan Gajah Mada dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan perkembangan pada daerah Jalan Gajah Mada ini. Untuk menemukan suatu model transportasi yang sesuai pada jalan ini, terlebih dahulu diperlukan pengetahuan mengenai karakteristik lalu - lintas dan model hubungan antar karakteristik tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis model hubungan antar karakteristik volume (V), kecepatan (S) dan kepadatan (D) lalu - lintas sesuai dengan kondisi yang ada dengan dasar pedoman Manual Kapasitas Jalan Indoneia (MKJI 1997). Survei data meliputi volume dan kecepatan lalu - lintas dengan metode manual counting, sedangkan analisis model meliputi model Greenshield, Greenberg dan Underwood. Hasil analisis menunjukkan bahwa untuk arah kota model yang sesuai dilihat dari nilai (R2) adalah Model Underwood sebesar 0,393 dan untuk arah luar kota yaitu Model Greenberg dengan nilai (R2) sebesar 0,43. Untuk nilai kapasitas yang mendekati hasil dari metode MKJI 1997 pada arah kota maupun arah luar kota yaitu Model Underwood

    365

    full texts

    395

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Teras Jurnal (Jurusan Teknik Sipil)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇