Jurnal Online Universitas Terbuka
Not a member yet
    2167 research outputs found

    Peningkatan Kemampuan Literasi dan Numerasi Melalui Model Pembelajaran

    Get PDF
    Kemampuan literasi numerasi peserta didik di Indonesia masih kurang atau cukup rendah dan masih harus terus ditingkatkan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi peserta didik adalah menerapkan model pembelajaran yang dapat menunjang berkembangnya kemampuan tersebut. Penerapan model pembelajaran yang tidak sesuai akan mengakibatkan kemampuan literasi dan numerasi kurang dapat berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai model-model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan hasil literature review tentang model-model pembelajaran yang diterapkan dalam meningkatkan kemampuan literasi numerasi dalam pembelajaran matematika. Literature yang digunakan merupakan jurnal di dalam database google schoolar dengan rentang waktu kapan saja. Menggunakan kata kunci peningkatan dan “kemampuan literasi” dan “kemampuan numerasi” dan “model pembelajaran” diperoleh 216 hasil berupa semua jenis artikel. Berdasarkan analisis judul dan abstrak, terdapat 13 artikel yang sesuai mengenai model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan literasi numerasi peserta didik. Model Problem Based Learning, Discovery Learning, Project Based Learning, Inquiry Based Learning, Kooperatif Teams Games Tournament, Realistic Mathematics Education, Blanded Learning, dan Amati Tiru Kerjakan adalah model-model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik

    Penerapan Pembelajaran Aktif tipe Pengajuan dan Pemecahan Masalah dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan design Nonequivalent control grup design. Instrumen yang digunakan adalah tes dan non tes. Hasil penelitian ini yaitu; (i) Keterlaksanaan proses pembelajaran guru dan siswa berada pada kategori sangat baik; (ii) Kemampuan komunikasi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional model ekspositori termasuk dalam kategori sangat kurang; (iii) Kemampuan komunikasi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran aktif tipe pengajuan dan pemecahan masalah (JUCAMA) termasuk dalam kategori sangat kurang; (iv) Peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran aktif tipe pengajuan dan pemecahan masalah (JUCAMA) lebih baik dibandingkan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional model ekspositori; serta (v) Siswa kebanyakan merespon positif terhadap pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran aktif tipe pengajuan dan pemecahan masalah (JUCAMA)

    Pengaruh Penggunaan Strategi Komandan (Kompetisi Maju Ke Depan) Pada Mata Kuliah Matematika Diskrit Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis

    No full text
    Matematika merupakan mata pelajaran yang ada disetiap jenjang Pendidikan. Diajarkan dari tingkat satuan Pendidikan rendah sampai ke satuan Pendidikan tinggi. Pada perguruan tinggi matematika diberikan dalam bentuk mata kuliah matematika. Pada jurusan sistem informasi Universitas Putra Indonesia Yptk Padang peserta didik semester IV mata kuliah matematika diskrit diberikan. Matematika diskrit yang cenderung dianggap sulit oleh Sebagian besar peserta didik, hal ini dikarena pembelajaran yang selama ini diberikan berpusat pada pendidik yaitu dosen. Peserta didik hanya menerima saja yang diberikan oleh dosen sehingga berdampak pada rendahnya kemampuan pemahaman konsep mata kuliah matematika diskrit dan berujung pada rendahnya hasil belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap perbedaan kemampuan pemahaman konsep pada mata kuliah matematika diskrit peserta didik dengan menggunakan strategi pembelajaran Komandan (kompetisi maju ke depan) dengan stategi pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah Quasy Eksperiment yang dilakukan pada semester ganjil 2022/2023. Sampel dari penelitian ini adalah kelas SI 7 sebagai kelas eksperimen dan kelas SI 6 sebagai kelas kontrol. Instrument penelitian ini adalah soal tes kemampuan pemahaman konsep. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji t. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa kemampuan pemahaman konsep mata kuliah matematika diskrit peserta didik yang diajar menggunakan strategi pembelajaran komandan lebih baik daripada kemampuan pemahaman konsep peserta didik yang diajar dengan pembelajaran konvensional

    Pengaruh Manajerial Kepala Sekolah dan Kinerja Guru Terhadap Layanan Pendidikan Taman Kanak-Kanak

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini ingin mengetahui pengaruh manajerial kepala sekolah dan kinerja guru terhadap layanan pendidikan taman kanak-kanak (TK) di Kecamatan Kasihan. Populasi dalam penelitian ini adalah guru dari 50 TK di seluruh Kecamatan Kasihan. Sampel dalam penelitian ini adalah 10 kepala sekolah yang dinilai oleh masing-masing 5 orang guru di tempatnya mengajar, 50 orang guru yang dinilai oleh 10 kepala sekolah di tempatnya mengajar dan 50 orang tua murid yang menilai 10 TK tempat anaknya bersekolah. Penelitian ini disusun untuk menghasilkan hipotesis penelitian dengan mengukur sejumlah variabel, menghitung koefisien korelasi antara variabel-variabel, dan variabel mana yang berkorelasi kemudian melihat pengaruhnya. Berdasarkan analisis data penelitian dapat disimpulkan: 1) Manajemen kepala sekolah berkorelasi positif dan signifikan dengan layanan pendidikan, ketika manajemen sekolah semakin baik maka layanan pendidikan pun semakin baik, 2) Kinerja guru berkorelasi positif dan signifikan terhadap layanan pendidikan, kinerja guru yang baik akan menjadikan layanan pendidikan juga semakin baik, 3) Manajemen kepala berkorelasi positif dansignifikan terhadap kinerja guru, semakin baik manajemen kepala sekolah maka semakin baik kinerja guru. Untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat sebaiknya kepala sekolah dan guru meningkatkan manajemen dan kinerjanya

    Strategi Komunikasi Menantu Perempuan dengan Mertua Perempuan dalam Menghadapi Konflik Keluarga

    Get PDF
    The purpose of this study was to determine the communication strategy used and the causes of conflict between daughter-in-law and mother-in-law in Cianjur District. This study uses a qualitative approach with a case study method with the theory of Relational Dialectics. The subjects of this study were daughters-in-law who have or have lived with their in-laws from one to five years. The data analysis technique in this study was Miles and Huberman with the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the communication strategies used by the daughter-in-law in dealing with conflicts with the in-laws are: leaving, being silent and being patient. The causes of conflict faced by the daughter-in-law, namely: The conflict that occurs is the difference of opinion in terms of taking care of the house and raising children as well as biological factors. Menantu perempuan biasanya lebih banyak mengalami konflik dengan mertua perempuannya karena mempunyai peran yang sama sebagai ibu rumah tangga dalam satu rumah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang digunakan serta penyebab konflik menantu perempuan dengan mertua perempuan di Kecamatan-Cianjur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dengan teori Dialektika Relasional. Pengambilan data menggunakan pengamatan, wawancara, dan penelusuran kepustakaan. Subjek penelitian ini adalah menantu perempuan yang sudah atau pernah tinggal bersama dengan mertua perempuan mulai dari satu hingga lima tahun. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah Miles and Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa strategi komunikasi yang digunakan menantu perempuan dalam menghadapi konflik dengan mertua perempuan, yaitu: meninggalkan, diam serta bersabar. Adapun penyebab konflik yang dihadapi menantu perempuan, yaitu: konflik yang terjadi adalah adanya perbedaan pendapat dalam hal mengurus rumah dan mengasuh anak serta faktor biologis

    Keberhasilan Media Handling Satgas Covid-19 Pemkab Tegal Dalam Menekan Pandemi

    Get PDF
    This study aims to examine the management of media handling through a two way symmetric model that was previously carried out by the Tegal Regency Government through the Covid-19 Task Force Public Relations in communicating health protocols during theco-19 pandemic. The results of the study show that in the efforts to public relations for the Covid-19 Task Force, the Tegal Regency Government in dealing with the covid-19 pandemic is carried out by implementing a two-way symmetric model in informingabout the role of implementing the 3M health protocol (wearing a mask, maintaining distance and washing hands regularly) to reduce the speed of spread of covid-19. The implementation of the two-way symmetric model is carried out through several consistent emphasis strategies such as media handling, complaint handling, agenda setting and monitoring. These five emphases went well. This is marked by a change in people’s cognition who are increasingly convinced that implementing health protocols can reduce the rate of transmission of Covid-19 in Tegal Regency. This change in cognition ultimately shapes people’s behavior to make a positive contribution in suppressing the spread of Covid-19. Furthermore, this research also wants to convey that the two-way symmetric model strategy can be an effective solution in media handling activities for the success of the continuation program to suppress the rate of Covid-19 which is still running today, namely, the national vaccination program. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengelolaan media handling melalui two way symmetric model yang pernah dilakukan Pemkab Tegal melalui Humas Satgas Covid-19 dalam mengomunikasikan protokol kesehatan selama pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan studi literasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan validasi datanya menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam upaya Humas Satgas Covid-19 Pemerintah Kabupaten Tegal dalam menghadapi pandemic covid-19 dilakukan dengan mengimplementasikan two way symmetric model dalam menginformasikan mengenai peran penerapan prototokol kesehatan 3M (Memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan secara teratur) untuk menkan laju penyebaran covid-19. Implementas two way symmetric model dilakukan melalui sejumlah strategi penekanan yang konsisten seperti media handling, complain handling, penyusunan agenda setting dan monitoring. Kelima penekanan tersebut berjalan dengan baik. Hal itu ditandai dengan adanya perubahan kognisi masyarakat yang semakin yakin bahwa penerapan protokol kesehatan dapat menekan laju penularan covid-19 di Kabupaten Tegal. Perubahan kognisi ini yang akhirnya membentuk perilaku masyarakat untuk berkontribusi positif dalam menekan laju penyebaran covid-19. Lebih lanjut, penelitian ini juga ingin menyampaikan bahwa strategi two way symmetric model bisa menjadi solusi efektif dalam aktivitas media handling untuk menyukseskan program lanjutan penekanan laju covid-19 yang masih berjalan hingga saat ini, yakni, program vaksinasi nasional

    Keragaman Spesies Satwa Liar Berbasis Bidikan Kamera Jebak (Camera Trap) di Cagar Alam Pulau Sempu, Kab. Malang, Jawa Timur

    Get PDF
    Concerns and vulnerability to the occurrence of damage to ecosystems in the Sempu Island Nature Reserve (CAPS), Malang Regency by human activities can have an impact on the survival of life and the decline of wildlife populations. The study aimed to calculate species richness and frequency of wildlife species encounters using camera traps in the CAPS area. The methodology uses the calculation of digital photographic recording evidence of camera traps. Wildlife caught on camera traps is calculated based on the   number of photographs, the number of species, and the number of days the camera is active. The results showed a wealth of wildlife identified as many as 15 species, namely Muntiacus muntjak (Cervidae), Macaca fascicularis (Cercopithecidae), Paradoxurus hermaprodithus (Viverridae), Callosciurus notatus (Sciuridae), Tragulus javanicus (Tragulidae), Hystrix javanica (Hystricidae), Trachypithecus auratus (Cercopithecidae), Sus scrofa (Suidae), Prionodon linsang (Prionodontidae), Varanus nebulosus (Varanidae), Gallus gallus (Phasianidae), Chalcophaps indica (Columbidae),  Spilornis cheela (Accipitridae), Hydrornis guajanus (Pittidae) and Varanus salvator (Varanidae). The results of calculating the frequency of wildlife encounters vary relatively from high to low values, but of the 15 species recorded the highest gains, Muntiacus muntjak (ER 11.17 photos / day) and Macaca fascicularis (ER 10 photos / day).Kekhawatiran dan kerentanan akan terjadinya kerusakan eksosistem di Cagar Alam Pulau Sempu (CAPS), Kabupaten Malang oleh aktivitas manusia dapat berdampak pada kelangsungan kehidupan dan penurunan populasi satwa liar. Penelitian bertujuan untuk menghitung kekayaan spesies dan frekuensi perjumpaan spesies satwa liar dengan menggunakan kamera jebak di kawasan CAPS. Metodologi menggunakan penghitungan bukti rekaman foto digital kamera jebak. Satwa liar yang tertangkap pada kamera jebak dihitung berdasarkan jumlah foto, jumlah spesies, dan jumlah hari aktif kamera. Hasil penelitian menunjukkan kekayaan satwa liar yang teridentifikasi sebanyak 15 spesies, yaitu Muntiacus muntjak (Cervidae), Macaca fascicularis (Cercopithecidae), Paradoxurus hermaprodithus (Viverridae), Callosciurus notatus (Sciuridae), Tragulus javanicus (Tragulidae), Hystrix javanica (Hystricidae), Trachypithecus auratus (Cercopithecidae), Sus scrofa (Suidae), Prionodon linsang (Prionodontidae), Varanus nebulosus (Varanidae), Gallus gallus (Phasianidae), Chalcophaps indica (Columbidae), Spilornis cheela (Accipitridae), Hydrornis guajanus (Pittidae) dan Varanus salvator (Varanidae). Hasil penghitungan nilai frekuensi perjumpaan satwa liar relatif bervarisi dari nilai yang tinggi sampai rendah, namun dari 15 spesies yang tercatat perolehan tertinggi didominasi oleh Muntiacus muntjak (ER 11,17 foto/hari) dan Macaca fascicularis (ER 10 foto/hari)

    Pengaruh Fasilitas Sekolah Terhadap Kompetensi Pedagogik Guru Matematika SMA Se-Kota Pekanbaru

    Get PDF
    Sekolah dengan fasilitas yang baik akan mendorong proses pembelajaran dan sekolah dengan fasilitas yang berkualitas rendah dapat menghambat pencapaian siswa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear sederhana. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru matematika SMA di Kota Pekanbaru, Riau yang berjumlah 156 orang dan tersebar dalam 39 sekolah. Sampel penelitian berjumlah 33 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan 2 prosedur. Prosedur pertama, sekolah dikelompokkan menjadi 4 kategori berdasarkan nilai Ujian Sekolah. Prosedur kedua, sekolah dikelompokkan berdasarkan kecamatan agar dapat merepresentasikan seluruh guru matematika SMA yang ada di Kota Pekanbaru. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh  value sebesar 0,008. Hal ini berarti bahwa terdapat pengaruh antara kompetensi pedagogik guru matematika SMA se-Kota Pekanbaru terhadap fasilitas sekolah

    Kewargaan digital dalam membentuk nasionalisme mahasiswa di era digital

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara kewarganegaraan digital dan nasionalisme di kalangan mahasiswa di era digital. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kewarganegaraan digital dapat membentuk nasionalisme di kalangan mahasiswa dengan cara yang positif. Mahasiswa yang memiliki identitas digital yang kuat, partisipasi online yang aktif, dan tanggung jawab digital yang tinggi cenderung memiliki kesadaran yang lebih tinggi terhadap nilai-nilai nasionalisme dan merasa lebih terlibat dalam memperjuangkan kepentingan negara. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa keterampilan digital dan keterampilan sosial dapat ditingkatkan untuk meningkatkan nasionalisme di era digital. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang hubungan antara kewarganegaraan digital dan nasionalisme dan memberikan masukan bagi pengembangan pendidikan kewarganegaraan yang lebih baik di era digital

    Forecasting Consumer Price Index Expenditure Inflation for Food Ingredients Using Singular Spectrum Analysis

    Get PDF
    Inflation is an economic problem that significantly impacts the macro economy and people's real income if it occurs continuously. South Sulawesi Province often experienced significant inflation fluctuations during 2005-2019. In 2015, inflation in South Sulawesi reached 3.32%, ranking the highest in Eastern Indonesia. Ten food ingredients played an essential role in influencing inflation that year. However, until now, research on forecasting Consumer Price Index expenditure inflation for food ingredients in South Sulawesi using the Singular Spectrum Analysis method has never been carried out. The novelty in this research lies in using the Singular Spectrum Analysis method, which provides a new contribution to forecasting inflation trends in South Sulawesi and deepens understanding of regional inflation problems. This research aims to forecast consumer price index expenditure inflation for food ingredients in South Sulawesi using the Singular Spectrum Analysis method. This research used CPI expenditure inflation data for food ingredients from the official website of the Central Statistics Agency of South Sulawesi for the monthly period from January 2014 - June 2022. The forecasting results show that the lowest inflation rate is predicted to occur in December 2022 at -0,12%, while the highest level is expected to be reached in May 2023 at 0.43%. Furthermore, the mean absolute percentage error value of 3.54% indicates that the forecasting model has a very good level of accuracy. The results of this forecasting have the potential to be used by economic policymakers in South Sulawesi in designing more effective policies to overcome the problem of inflation, especially in the food ingredients and its impact on society. The practical implications of this research can help improve regional economic stability and community welfare

    1,630

    full texts

    2,167

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Terbuka
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇