Jurnal Online Universitas Terbuka
Not a member yet
    2167 research outputs found

    Karakteristik Morfologi Zingiberaceae di Kawasan Hutan Desa Gonis Tekam, Kabupaten Sekadau Kalimantan Barat

    Get PDF
    Familia Zingiberaceae merupakan tumbuhan rimpang-rimpangan yang tersebar luas di wilayah tropis, termasuk di wilayah Indonesia. Namun masih banyak daerah Indonesia yang belum diidentifikasi jenis-jenis Zingiberaceae, yang dimungkinkan terdapat spesies baru yang muncul. Di Kalimantan (Indonesia), Khususnya Provinsi Kalimantan Barat masih belum banyak yang melakukan penelitian tentang keragaman jenis familia ini. Salah satunya di Kabupaten Sekadau yang belum pernah ada data tentang keragaman jenis Zingiberaceae. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik morfologi Zingiberaceae di kawasan hutan Desa Gonis Tekam. Metode yang digunakan adalah metode survei, dengan melakukan identifikasi pada tujuh titik lokasi yang berpotensi terdapat jenis Zingiberaceae. Berdasarkan hasil survei di lapangan, ditemukan 10 jenis dari 5 genus yang berbeda, yang masing-masing genus terdapat 2 jenis, yaitu Alpinia galanga L. Wild, Alpinia mutica Roxb, Etlingera coccinea (Blume) S. Sakai & Nagam, Etlingera elatior, Hornstedtia alliacea Ridl., Hornstedtia reticulata K. Schum, Plagiosthacys crocydocalyx (K. Schum.) B.L. Burtt & R.M. Sm., Plagiosthacys sp., Zingiber multibracteatum Holttum, dan Zinger zerumbet Sm. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk sumber referensi pada penelitian di masa yang akan datang jika ditemukan spesies baru

    Good Practices and Lecturer Perceptions of Open and Distance Learning Media Through UT Radio in Universitas Terbuka

    No full text
    UT Radio, an internet-based radio broadcast service, serves as a multifaceted educational platform, offering general educational content, course tutorials, information dissemination about UT, and engaging educational entertainment. This study investigates the evolving landscape of UT Radio, which now includes live streaming on the UTTV YouTube channel and aligns with the podcasting trend. Podcasts, with their captivating packaging and focused episode content, have gained popularity as a medium for information dissemination. The research employs qualitative methods to identify effective practices and elucidate the experiences of lecturers using UT-Radio for teaching and learning. Subjects include lecturers, course materials, and UT-Radio teamwork. Data collection involves observation sheets, interviews, and documentation, with 248 lecturers participating. The questionnaire evaluates broadcaster performance and UT-Radio management, demonstrating high validity and reliability (rα broadcaster performance = .96, rα management of UT Radio = .94, Cronbach's Alpha = 0.79). Interviews with five informants reveal positive perceptions among lecturers, highlighting UT Radio's role in facilitating the learning process. While obstacles exist, such as limited tutor ability to create instructional media and varying usage of multimedia tools, positive enforcement and management practices are evident. Challenges, including internet constraints during remote broadcasts, are acknowledged, and suggestions for more interactive communication with students are emphasized. In conclusion, this study provides valuable insights into the dynamics of UT Radio as an educational tool, emphasizing the need for innovative learning media development to enhance the overall educational experience

    The “Instructional Design 101” Course: Development of a Commercial Online Course with Microlearning Approach

    No full text
    In light of the burgeoning advancement of digital technologies and the subsequent rise of online courses, this study seeks to explore the commercial potential of an online course titled "Introduction to Instructional Design." This course leverages the innovative approach of microlearning, breaking down complex concepts into manageable modules. Given the growing demand for digital learning tools, the commercial viability of such a course is becoming increasingly significant, thereby presenting a promising avenue for educators, institutions, and course developers. The study employed the ADDIE model for course creation, which entails Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. This approach ensures a comprehensive analysis of the learner's needs and course objectives. The developed course comprises a curriculum of 10 modules, each containing six submodules, alongside video and text-based learning materials. Expert review yielded a weighted mean of 3.42, denoting the course as 'effective.' The findings underline the relevance and potential profitability of such a course in the current digital learning landscape

    Development of The Tanjung Pandan Old Town Area as a Heritage and Gastronomy Tourist Attraction

    No full text
    The purpose of study This is for know history and philosophy and tradition Culture Good in the form of reserve culture and food traditional, as well For know How strategy development so that become Power pull Heritage and Gastronomy Tourism in Tanjung Pandan City. The type of research used is qualitative. Research results This will describe history and the philosophy and development strategies implemented with hope existence effort This Can make become Tourist Attraction​ especially heritage and gastronomy which are interesting and in demand by tourists

    Strengthening Tourism Products Through Storytelling Exploration in Kemiriombo, Gerbosari Village, Samigaluh District, Kulonprogo Regency

    No full text
    Kemiriombo, a hamlet in Gerbosari Village, Kulon Progo, Yogyakarta, is known for its diversity of spices (empon-empon) cultivated and processed by the local community. This area has significant potential for developing tourism based on local culture and traditions, but the tourism narrative has not been optimally managed. This study aims to explore the potential of storytelling as a strategy for developing tourist destinations in Kemiriombo. The methods used include observation, interviews, Focus Group Discussions (FGD), surveys, and community participation to understand the needs and expectations of the local community. The study found that Kemiriombo has tourism potential such as the processing of empon-empon at Rumah Jamu Menoreh, local cultural arts such as Jathilan, Gejog Lesung, and Karawitan, as well as culinary traditions like Sega Brongsong and Legondo. The 5W1H technique (Who, What, When, Where, Why, How) was applied in the storytelling analysis to produce engaging narratives that can promote local cultural identity. Storytelling plays a crucial role in introducing local products and traditions, enhancing tourist attraction, and preserving community culture. Through the development of strong narratives, Kemiriombo is expected to become a tourist destination that offers not only visual experiences but also emotional and social dimensions for visitors. The integration of local traditions and storytelling innovation is expected to positively impact the welfare of the local community.

    Kontribusi Usahatani Bawang Merah terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Petani Desa Lambanan Kabupaten Polewali Mandar

    No full text
    Studi ini meneliti kondisi sosial ekonomi petani bawang merah di Desa Lambanan, di mana sebagian besar rumah tangga bergantung pada pertanian sebagai sumber pendapatan utama mereka. Studi ini berfokus pada dampak ketergantungan pada satu komoditas utama, yaitu bawang merah, dan pentingnya diversifikasi pendapatan dalam mengurangi fluktuasi ekonomi seperti volatilitas harga dan panen yang tidak dapat diprediksi. Lebih jauh, penelitian ini mengevaluasi peran pendapatan non-pertanian dalam meningkatkan akses ke pendidikan, layanan kesehatan, dan kebutuhan dasar, menawarkan wawasan berharga untuk pengembangan kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan mengurangi kesenjangan sosial di daerah pedesaan. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif, dengan data kuantitatif digunakan untuk menilai indikator pendapatan petani dan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi kontribusi pendapatan terhadap faktor-faktor sosial ekonomi seperti kebutuhan dasar, pendidikan, dan layanan kesehatan. Pendapatan tahunan rata-rata dari pertanian bawang merah di Desa Lambanan adalah Rp 27.327.572, berkontribusi 47,81% dari total pendapatan rumah tangga, termasuk dalam kategori sedang (33–66%). Meskipun tergolong sedang, usahatani bawang merah tetap menjadi sumber pendapatan utama dibandingkan dengan kegiatan pertanian lainnya (37,24%) dan sumber pendapatan nonpertanian (14,94%). Temuan tersebut menyoroti pentingnya pendapatan pertanian dan nonpertanian dalam menjaga stabilitas sosial ekonomi petani, memenuhi kebutuhan dasar, dan memberikan ketahanan terhadap fluktuasi pasar atau gagal panen. Diversifikasi pendapatan memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga, mendorong akses yang lebih baik terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan kebutuhan sehari-hari

    Improving Students’ Reading Comprehension Through Film Clips to the Eighth Grade Students of SMP Negeri 29 Samarinda

    No full text
    This study investigates the impact of using English film clips with subtitles on improving reading comprehension and language skills among eighth-grade students at SMP Negeri 29 Samarinda. Conducted during the 2023–2024 academic year, the quasi-experimental research involved 33 students from Class 8A, divided into an experimental group and a control group. Over eight weeks, the experimental group engaged with film clips featuring subtitles, while the control group followed conventional English lessons. Data collection included pre- and post-tests using a validated 25-item multiple-choice reading test, as well as surveys and observation checklists. Statistical analysis, including paired sample t-tests, revealed significant improvements in the experimental group’s reading comprehension compared to the control group. Post-test results showed a substantial rise in performance, with 20% of the experimental group achieving “excellent” scores, a category absent in their pre-test results. The findings underscore the effectiveness of multimedia learning tools in fostering student engagement and enhancing academic outcomes. This study supports integrating English film clips into language instruction to create dynamic learning environments that cater to diverse learning styles and improve educational outcomes. Future research could extend these findings by exploring the long-term effects of such multimedia interventions and their applicability across different educational contexts

    Peran Perpustakaan Sekolah dalam Menumbuhkan Minat Baca Siswa SD Negeri 5 Kutosari

    No full text
    Abstrak Minat baca anak pada jaman sekarang sangatlah memprihatinkan. Rendahnya minat baca siswa SD Negeri 5 Kutosari dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kurang menariknya bahan pustaka serta kurangnya koleksi yang dimiliki Perpustakaan SD Negeri 5 Kutosari. Selain itu belum semua guru mengupayakan siswa-siswinya untuk mengunjungi perpustakaan dengan kegiatan membaca buku disaat jam kosong dan kurangnya waktu untuk mengunjungi perpustakaan. Dengan adanya program yang dilakukan perpustakaan, hasil penelitian ini dirasa cukup berhasil dalam menumbuhkan minat baca siswa di SD Negeri 5 Kutosari. Dalam penelitian ini, saya sebagai penulis menggunakan metode kualitatif dan pengumpulan data serta wawancara. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengoptimalan peran perpustakaan dalam menumbuhkan minat membaca siswa SD Negeri 5 Kutosari. Maka, dengan adanya perpustakaan sekolah diharapkan mampu meningkatkan minat membaca siswa dengan lebih efektif dan efisien. Serta harapan untuk kedepannya dapat melahirkan generasi yang cerdas, kompeten, dan berkualitas. Akan tetapi masih ada kendala dalam mengoptimalkan peran perpustakaan yaitu kendala dana atau anggaran untuk pembelian buku, ruangan yang belum standar, dan dekorasi perpustakaan yang perlu diperbaharui. Kata kunci:Minat Baca, Peran Perpustakaan, Program, Perpustakaan Sekolah   Abstract It is a matter of concern that the reading habits of children in the present era are not as encouraging as they should be. The low level of interest in reading among students at SD Negeri 5 Kutosari is influenced by a number of factors, including the lack of interest in the available reading materials and the limited number of books in the SD Negeri 5 Kutosari library. Furthermore, not all teachers encourage their students to visit the library during free periods, and there is insufficient time for students to visit the library. The implementation of the aforementioned programme has yielded considerable success in fostering a reading habit among students at SD Negeri 5 Kutosari. In this study, the researcher employed qualitative methods for data collection and interviews. The objective of this study was to analyse the optimal utilisation of the school library in fostering reading engagement among students at SD Negeri 5 Kutosari. It is therefore anticipated that the establishment of a school library will result in an increase in the effectiveness and efficiency with which students are encouraged to read. Furthermore, it is hoped that the programme will result in the emergence of a generation of intelligent, competent, and high quality individuals. Nevertheless, there are still obstacles to be overcome in order to optimize the role of the library. These include financial constraints, in the form of a lack of funds for the purchase of books, inadequate facilities, and a need to update the decor. Keywords: Reading Interest, Library Role, Programs, Librarie

    Aksesibilitas Kunjungan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri bagi Kaum Difabel

    No full text
    Abstrak Perpustakaan adalah tempat yang dikunjungi masyarakat untuk mencari informasi yang nantinya akan digunakan sebagai sumber belajar, melakukan penelitian, maupun hanya sebagai sarana rekreasi dengan membaca buku fiksi seperti novel dan komik. Perpustakaan memiliki beragam jenis koleksi yang biasanya disesuaikan dengan jenis perpustakaan itu sendiri. Perpustakaan umum adalah salah satu jenis perpustakaan yang memiliki berbagai macam koleksi buku, begitu pun pengunjungnya yang berasal dari beragam latar belakang usia, pekerjaan, dan kebutuhan informasi yang berbeda. Selain itu, adapun pengunjung yang berkebutuhan khusus yang biasa disebut dengan difabel. Pengunjung difabel tentu juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan perpustakaan, untuk itu perpustakaan yang dalam hal ini khususnya perpustakaan umum diharapkan mampu melayani beragam pengunjungnya termasuk difabel, agar fungsi perpustakaan dapat terealisasikan dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai aksesibilitas bagi difabel di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri yang nantinya menggunakan standar IFLA sebagai instrumen penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa aksesibilitas bagi difabel di perpustakaan tersebut belum sesuai dengan standar IFLA. Saran dari penelitian ini, perpustakaan diharapkan dapat berkembang untuk dapat mulai memasuki ranah penyediaan aksesibilitas bagi difabel, misalnya dengan mengenalkan perpustakaan kepada mereka melalui pameran di luar ruangan jika memang kontur bangunannya belum memenuhi standar. Kata kunci: Perpustakaan umum, aksesibilitas perpustakaan, layanan difabel, IFLA   Abstract The library is a place that people visit to look for information which will later be used as a learning resource, conducting research, or simply as a means of recreation by reading fiction books such as novels and comics. Libraries have various types of collections which are usually adjusted to the type of library itself. Public libraries are a type of library that has a variety of book collections, as well as visitors who come from various age backgrounds, occupations and different information needs. Apart from that, there are visitors who have special needs who are usually called people with disabilities. Disabled visitors of course also have the same rights to receive library services, for this reason libraries, in this case especially public libraries, are expected to be able to serve a variety of visitors, including disabled people, so that library functions can be realized optimally. This research aims to analyze accessibility for people with disabilities in the Kediri City Archives and Library Service which will later use IFLA standards as a research instrument. The research method used is a descriptive quantitative research method with data collection through interviews and observation. From this research, the results showed that accessibility for people with disabilities in the library was not in accordance with IFLA standards. The suggestion from this research is that it is hoped that libraries can develop to begin entering the realm of providing accessibility for people with disabilities, for example by introducing the library to them through outdoor exhibitions if the contour of the building does not meet standards. Keywords: Public library, library accessibility, disabled services, IFL

    Analisis Pengendalian Persediaan Pasir Blasting dengan Safety Stock, EOQ, dan Reorder Point di PT Dok Warisan Pertama

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kuantitas pemesanan yang ekonomis untuk persediaan Pasir Blasting (Copper Slag), berapa banyak safety stock, dan kapan pemesanan ulang harus dilakukan. Penelitian ini dilatar belakangi karena PT Dok Warisan Pertama adalah perusahaan yang saat ini sedang menerima banyak pesanan perbaikan dan pembuatan kapal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data yang digunakan adalah data sekunder yang berasal dari data persediaan bahan baku dan wawancara terhadap supervisor yang bertanggung jawab pada bagian gudang. Data tersebut kemudian diolah dan dianalisis menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity), Safety stock, dan Reorder point. Hasil penelitian dan penghitungan menggunakan EOQ menunjukkan bahwa jumlah pesanan paling ekonomis adalah 1.075 ton per pesanan, didapatkan 9 kali pemesanan dalam setahun dengan jarak per pesanan adalah 29 hari, safety stock sejumlah 696 ton, ROP 810 ton, dan persediaan maksimum 1.771 ton. Dengan menggunakan EOQ ini perusahaan dapat melakukan penghematan sebesar Rp.4.359.34

    1,630

    full texts

    2,167

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Terbuka
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇