Jurnal Online Universitas Terbuka
Not a member yet
    2167 research outputs found

    Kesiapan Kawasan Transit Solo Balapan dalam Pengembangan Transit Oriented Development

    Get PDF
    The city of Surakarta is rapidly developing towards metropolitan, driving the formation of travel patterns to and from Surakarta where the station points become one of the main points. The role of Solo Balapan Station as the core transportation hub connecting Surakarta's internal and external areas has necessitated the design of an integrated transportation system with urban hubs or centers. Transit Oriented Development becomes an alternative concept designed to organize and develop activity centers in an area with land use variations integrated with urban transportation systems. Although some efforts have been shown as a seriousness of the government, it is not yet known for certain whether the characteristics of the supporting areas in the research area are ready to support the development of areas based on the TOD concept. This research is conducted in order to assess the extent to which the characteristics of supporting areas within an 800-meter radius around Solo Balapan Station support the development of the TOD concept. This research uses quantitative descriptive analysis through scoring analysis. The results show that the supporting area around Solo Balapan is not ready to support the development of the area with the Transit Oriented Development concept.Kota Surakarta berkembang pesat ke arah metropolitan mendorong terbentuknya pola perjalanan dari dan keluar Surakarta di mana titik-titik stasiun menjadi salah satu titik utamanya. Peran Stasiun Solo Balapan sebagai inti transportasi yang menghubungan internal-eksternal Kota Surakarta menyebabkan perlunya sistem transportasi yang terintegrasi dengan hub atau pusat-pusat kegiatan perkotaan. Transit Oriented Development menjadi alternatif konsep yang dirancang untuk menata dan mengembangkan pusat-pusat kegiatan di suatu kawasan dengan variasi penggunaan lahan yang diintegrasikan dengan sistem transportasi. Meskipun upaya telah ditunjukkan sebagai keseriusan pemerintah, tetapi belum diketahui secara pasti apakah karakteristik area pendukung di kawasan penelitian siap dalam mendukung pengembangan kawasan berdasarkan konsep TOD. Penelitian ini dilakukan untuk menilai sejauh mana karakteristik area pendukung kawasan dengan radius 800 meter di sekitar Stasiun Solo Balapan dalam mendukung pengembangan konsep TOD. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif melalui analisis skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa area pendukung Solo Balapan kurang siap dalam mendukung pengembangan kawasan dengan konsep Transit Oriented Development

    Pengaruh Harga dan Promosi terhadap Keputusan Pembelian Produk Brownies pada PT. Wali Songo Joyo

    No full text
    PT. Wali Songo Joyo adalah sebuah perusahaan yang menghadapi tantangan dalam mencapai target penjualan meskipun telah memiliki beberapa outlet dan stand resmi di berbagai kota. Akses pasar yang terbatas dan penjualan yang belum optimal menunjukkan perlunya adopsi strategi baru untuk mengatasi kendalatersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga dan promosi terhadap keputusan pembelian produk brownies pada PT. Wali Songo Joyo. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan menggunakan data primer yang dikumpulkan langsung dari responden melalui wawancara dan kuesioner. Sampel ditentukan dengan metode non-probability sampling, khususnya dengan Accidental Sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan skala Likert untuk mengukur variabel. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, secara parsial, harga tidak memiliki dampak signifikan terhadap keputusan pembelian, sementara promosi memiliki pengaruh yang signifikan. Secara keseluruhan, harga dan promosi secara bersama-sama mempengaruhi keputusan pembelian konsumen

    Pengaruh Ekstrak Etanol Daun Muda Sungkai (Peronema Canescens Jack) Terhadap Jumlah dan Morfologi Normal Spermatozoa Mencit Jantan (Mus Musculus)

    Get PDF
    Peronema canescens Jack is considered by the Dayak Bakumpai Tribe, Central Kalimantan as an enhancer of male fertility. The plant contains bioactive compounds such as tannins, flavonoids, steroids, terpenoids, alkaloids, saponins, and phenols. These compounds have the potential to increase the hormone testosterone which plays a role in increasing the number of spermatozoa. This study aims to study and analyze the effect of Peronema canescens Jack young leaf extract. Against the increase in the number and normal morphology of spermatozoa in male mice. The study used a Complete Randomized Design (RAL) experimental design with 24 male mice, which was divided into 4 treatment groups with 6 replicates. The K1 group (control) was given Na-CMC 0.5%, while the K2, K3, and K4 groups were given Peronema canescens Jack young leaf extract. with a dose of 87.5 mg/kg BB, 175 mg/kg BB, 350 mg/kg BB, respectively. The extract is administered orally as much as 0.5 mL per day for 35 consecutive days. The observed parameters were the normal number and morphology of spermatozoa. Results Statistical analysis using Anova and DMRT tests showed that the administration of ethanol extract of young leaves Peronema canescens Jack. increased the normal morphological number of male mouse spermatozoa.Peronema canescens Jack. dianggap oleh Suku Dayak Bakumpai, Kalimantan Tengah sebagai peningkat fertilitas pria. Tanaman tersebut mengandung senyawa bioaktif seperti tanin, flavonoid, steroid, terpenoid, alkaloid, saponin, dan fenol. Senyawa tersebut berpotensi dapat meningkatkan hormon testosteron yang berperan dalam meningkatkan jumlah spermatozoa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh ekstrak daun muda Peronema canescens Jack terhadap peningkatan jumlah dan morfologi normal spermatozoa mencit jantan. Penelitian menggunakan desain percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 24 ekor mencit jantan, yang dibagi ke dalam 4 kelompok perlakuan dengan 6 ulangan. Kelompok K1 (kontrol) diberi Na-CMC 0,5%, sedangkan kelompok K2, K3, K4 diberi ekstrak daun muda Peronema canescens Jack. masing-masing dengan dosis 87,5 mg/kg BB, 175 mg/kg BB, 350 mg/kg BB. Ekstrak diberikan secara oral sebanyak 0,5 mL per hari selama 35 hari berturut-turut. Parameter yang diamati adalah jumlah dan morfologi normal spermatozoa. Hasil Analisis statistik menggunakan uji Anova dan DMRT menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun muda Peronema canescens Jack. meningkatkan jumlah morfologi normal spermatozoa mencit jantan

    Analisis Spasial Kebutuhan dan Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau Di Kecamatan Cakung Kota Jakarta Timur

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta untuk dapat mengetahui ketersediaan RTH yang ideal berdasarkan luasan lahan permukiman di Kecamatan Cakung, dalam kurun waktu tahun 2011 sampai tahun 2021. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Dengan metode deskriptif kuantitatif untuk mendeskripsikan hasil pengamatan penelitian, observasi groundcheck ke lokasi penelitian yaitu observasi kesesuaian data hasil overlay citra landsat terhadap vegetasi lahan hijau di Kecamatan Cakung. Overlay  data citra menggunakan citra landsat 7 untuk tahun 2011 dan citra landsat 8 untuk tahun 2021 pengolahan menggunakan Google Earth Engine (GEE) dan ArcGIS 10.3. Hasil penelitian ini, RTH sebagai penyeimbang ekosistem kota, menurut UU No., 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang dengan kota harus memiliki laha RTH minimal sebesar 30% dari luas keseluruhan kota. Banyak mengalami perubahan alih fungsi lahan dari lahan hijau atau lahan kosong menjadi lahan permukiman terutama di Kecamatan Cakung. Perubahan lahan ruang terbuka hijau pada tahun 2011 sebesar 1232 ha mengalami penurunan pada tahun 2021 dengan luas sebesar 617,94 ha.  Untuk Kecamatan Cakung ketersediaan dari lahan terbuka hijau sebesar 674,4 ha dari luas wilayahnya. Dan luas kebutuhan RTH dari tahun 2011 sampai 2021 menurut luas wilayah sebesar 1268,4 ha dan kekurangannya sebesar – 594 ha.  Sedangkan dari luas lahan permukiman yang ada ketersediaan ruang terbuka hijau sebesar 670,14 ha dari luas lahan permukiman yang luasnya sebesar 2233,84 ha dan kebutuhan dari RTH sebesar 1268,4 ha, kekurangan sebesar 598,26 ha

    MOTIVASI PEMUSTAKA DALAM MEMANFAATKAN LAYANAN PERPUSTAKAAN UMUM (Studi Deskriptif pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis motivasi pemustaka dalam memanfaatkan layanan perpustakaan umum, dengan fokus pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui pengisian kuisioner dengan pemustaka aktif dari berbagai latar belakang yang menggunakan layanan perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi pemustaka dalam memanfaatkan layanan perpustakaan umum sangat beragam dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor-faktor tersebut meliputi kebutuhan informasi, minat pribadi, rekomendasi dari teman atau keluarga, serta persepsi terhadap kualitas layanan perpustakaan. Selain itu, faktor-faktor eksternal seperti ketersediaan koleksi yang relevan, kenyamanan fasilitas, dan promosi layanan juga berperan penting dalam memotivasi pemustaka untuk menggunakan perpustakaan. Tantangan dalam meningkatkan partisipasi pemustaka di kalangan generasi muda yang lebih terbiasa dengan sumber informasi digital dan online menjadi salah satu masalah dalam meningkatkan layanan perpustakaan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi pemustaka dalam memanfaatkan layanan perpustakaan umum, khususnya di Kabupaten Gresik. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, menyediakan koleksi yang relevan, serta melakukan promosi yang efektif untuk meningkatkan partisipasi pemustaka dalam memanfaatkan fasilitas perpustakaan

    Strategi Pengembangan Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya di Era Digital

    Get PDF
    Koleksi merupakan elemen yang sangat penting dalam sebuah perpustakaan. Koleksi dapat berupa materi bahan ajar, majalah dan referensi. Perkembangan teknologi dan informasi membuat koleksi dapat juga diakses secara digital. Dengan adanya materi baru dan pembaharuan materi lama membuat perlu dilakukan pengembangan koleksi secara berkala sehingga kebutuhan pemustaka dapat terpenuhi. Pengembangan koleksi dapat dilakukan melalui proses pembelian, hibah dan kerjasama atau kolaboratif. Pengembangan koleksi merupakan proses manajemen pengelolaan yang terdiri dari tahapan seperti analisa kebutuhan pemustaka, penentuan kebijakan akan standar pustaka yang layak dikoleksi, pencarian pustaka yang sesuai kriteria dan pengadaan pustaka yang telah ditentuan. Proses pengembangan koleksi merupakan proses kolaborasi yang melibatkan banyak pihak seperti pemustaka, pustakawan, pemangku kebijakan dan penyedia koleksi bahan pustaka. Pengamatan dilakukan di Perpustakaan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya untuk mengetahui penerapan atau strategi pengembangan koleksi bahan pustaka yang telah dilakukan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya melakukan pengembangan koleksi baik dalam bentuk koleksi fisik maupun secara digital. Pengembangan koleksi secara digital dilakukan dengan pembuatan perpustakaan online. Kendala yang dihadapi dalam pengembangan koleksi adalah alokasi dana yang diperlukan dan kebijakan akreditasi perpustakaan yang menggunakan standar koleksi perpustakaan dalam bentuk fisik. Dengan adanya koleksi dalam bentuk fisik dan digital, maka alokasi dana pengembangan koleksi yang sebelumnya hanya digunakan untuk melakukan pembelian pustaka bentuk fisik menjadi ditambahnya pembelian pustaka digital dan berlangganan akses pustaka digital. Hal ini membuat pengembangan koleksi meningkat secara keseluruhan tapi jumlah pengembangan koleksi fisik menjadi berkurang. Kebijakan akreditasi perpustakaan yang menggunakan standar jumlah pustaka fisik dalam proses akreditasi perlu digunakan sebagai pertimbangan saat melakukan pengembangan pustaka digital

    Pertanggungjawaban Hukum bagi Pelaku Investasi Bodong Berkedok Robot Trading di Indonesia

    Get PDF
    Abstract The Ministry of Trade has found and blocked 1,222 illegal commodity futures trading sites and gambling games under the guise of trading in Indonesia. In addition, in recent years, many trading robot business actors have offered investments and transactions in the field of commodity futures trading which have the potential to cause losses to users. The discussion is motivated by the legal problem that there is a void of norms (leemten in het recht) governing this matter. This research is a normative legal research with a statutory approach method conducted by reviewing all relevant laws and regulations. The technique of collecting research materials in this research is by means of literature study through the collection of laws and regulations, books, and other supporting documents. Overall, this study discusses the legal aspects governing Commodity Futures Trading in transactions that use trading robots and efforts to resolve the Fahrenheit Trading Robot case. The discussion refers to the ineffective settlement of the Fahrenheit Trading Robot case. This legal writing has the aim of knowing and examining the legal vacuum due to the absence of specific arrangements governing Robot Trading in PBK and to examine legal protection for investors in Fahrenheit's investment.  Abstrak Kementerian Perdagangan menemukan dan memblokir 1.222 situs perdagangan berjangka komoditi ilegal dan permainan judi berkedok trading di Indonesia. Selain itu beberapa tahun terakhir, banyak pelaku usaha robot trading menawarkan investasi dan transaksi di bidang perdagangan berjangka komoditi yang berpotensi menimbulkan kerugian pada pengguna. Pembahasan dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan hukum bahwa terdapat kekosongan norma (leemten in het recht) yang mengatur hal tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan (statute approach) yang dilakukan dengan menelaah semua peraturan perundang-undangan dan regulasi terkait. Teknik pengumpulan bahan penelitian dalam penelitian ini adalah dengan cara studi kepustakaan melalui pengumpulan peraturan perundang- undangan, buku, dan dokumen lain yang mendukung. Secara keseluruhan, penelitian ini membahas aspek hukum yang mengatur Perdagangan Berjangka Komoditi pada transaksi yang menggunakan robot trading dan upaya penyelesaian kasus Robot Trading Fahrenheit. Pembahasan merujuk pada penyelesaian kasus Robot Trading Fahrenheit yang tidak efektif. Penulisan hukum ini memiliki tujuan untuk mengetahui dan mengkaji mengenai kekosongan hukum karena tidak adanya pengaturan spesifik yang mengatur Robot Trading pada PBK dan untuk mengkaji perlindungan hukum bagi investor pada investasi Fahrenheit. Kata Kunci: Pertanggungjawaban Hukum, Investasi, Robot Tradin

    INFLUENCE OF PRODUCT QUALITY AND PRICE ON CONSUMER SATISFACTION: A CASE STUDY OF VINTANCAKE

    Get PDF
    This study aims to determine the influence of product quality and price on consumer satisfaction (Y) in the Vintancake business. The sampling technique used in this study was non-probability sampling, specifically convenience sampling. A total of 50 respondents who had previously purchased Vintancake products were included as the sample for this study. The data analysis was conducted using SPSS version 25. The findings indicate that product quality has a positive and significant effect on consumer satisfaction, with a positive effect of product quality (x1) = 0.199 and a significance value of 0.000 (0.000 < 0.05). Similarly, price also has a positive and significant effect on consumer satisfaction, with a positive effect of price (x2) = 0.294 and a significance value of 0.000 (0.000 < 0.05). Both product quality and price jointly influence consumer satisfaction, with product quality (X1) and price (X2) showing that when both are at 0, consumer satisfaction (Y) increases to 14.892

    Marketing Strategy of PT. Pos Indonesia (Persero) KCP Bancar, Tuban Regency in Efforts to Increase Mail and Parcel Revenue

    Get PDF
    This research aims to examine the marketing strategy of PT. Pos Indonesia (Persero) KCP Bancar, Tuban Regency in an effort to increase income from sending letters and packages. The research method used is qualitative by collecting information from interviews with five informants, observation to obtain data in the form of events, and documentation to obtain data sourced from documents, archives and reports. The research results show that the marketing strategy used can optimize and position service products and set clear and measurable marketing goals. PT. Pos Indonesia (Persero) KCP Bancar Tuban Regency implements segmenting, targeting, positioning strategies and develops a marketing mix which includes product, price, location, promotion. Apart from that, PT. Pos Indonesia (Persero) KCP Bancar Tuban Regency also optimizes its supporting factors, namely delivery quality, postage rates, service diversity, strategic location and delivery area coverage, as well as paying attention to inhibiting factors, namely competition between companies, public perception and lack of promotions to attract customer interes

    Pupils’ didactical Mileu in an inclusive discourse in basic triangle geometry

    Get PDF
    The concept of inclusivity is the practice of placing pupils with disabilities in normal classrooms. However, the idea of the triangle continues to pose fundamental challenges. This study sought to explore didactical mediation on the learning of the triangle beyond the classroom. The research design used mixed methods sequential exploratory to help identify the pupil’s triangle interpretation. The researchers first conducted a semi-structured interview on their experiences in learning the triangle both in school and at home. The responses were transcribed and coded in themes. The themes that emerged were properties, types of angles, and applications to everyday life. The researchers then went further to test the pupils’ knowledge on the same themes. The findings showed that didactical mediation with the cultural artifacts, signs, and language largely explained the emergence of the four main properties and must be targeted for the theory, policy, and practice of inclusive education. The prototype testing also confirmed that even though pupils with hearing impairment obtained higher scores, both groups obtained higher mean scores on the post-test than did the pre-test. This indicated that the learning achievement was significantly higher in the post-test than in the pretest due to the didactical mediation. It was recommended that the triangle’s learning and teaching should not be limited to academic exercises but to real-life situations. Also, not visually friendly mathematics concepts should be explored to uncover the most suitable methods and techniques to make inclusive mathematics learning a reality for all groups of disabilities

    1,630

    full texts

    2,167

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Terbuka
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇