Jurnal Online Universitas Terbuka
Not a member yet
    2167 research outputs found

    PENYULUHAN DOOR TO DOOR TENTANG COVID-19 DAN ISOLASI MANDIRI DI DESA SUKAMELANG KECAMATAN KROYA KABUPATEN INDRAMAYU

    Get PDF
    Covid-19 cases have increased in almost all areas in West Java, one of which is in Indramayu Regency. A total of 9,795 were confirmed positive for Covid-19, 1,179 people are still being treated, 8,353 have recovered and 263 people have died. Kroya District as one of the sub-districts in Indramayu Regency as of July 10, 2021, there were 116 confirmed cases of Covid-19 and in Sukamelang Village as of July 12, 2021, based on secondary data obtained from the Kroya Health Center, the prevalence of Covid-19 cases was 29 people. Confirmed positive, 14 people are doing isoman, 15 people have completed isolation / recovered. The purpose of this service activity is to increase public knowledge about Covid-19 and self-isolation in accordance with government recommendations. Counseling activities are carried out door to door with the target of all RT heads in Sukamelang Village. Counseling is done by the lecture method. The media used were leaflets, mobile phones, pre-test and post-test sheets. The counseling activity succeeded in increasing the knowledge of the RT Chair about Covid-19 and self-isolation. This can be seen from the increase in the value of knowledge from before and after the counseling was carried out, which was 11.2.    Kasus Covid-19 meningkat hampir di semua wilayah yang ada di Jawa Barat, salah satunya adalah di Kabupaten Indramayu. Sebanyak 9.795 terkonfirmasi positif Covid-19, 1.179 orang masih perawatan, 8.353 sembuh dan 263 orang meninggal dunia. Kecamatan Kroya sebagai salah satu kecamatan di Kabupaten Indramayu per tanggal 10 Juli 2021 kasus Covid-19 terdata 116 orang yang terkonfirmasi positif dan di Desa Sukamelang per tanggal 12 Juli 2021 berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari Puskesmas Kroya prevalensi kasus Covid-19 sebanyak 29 orang yang terkonfirmasi positif, 14 orang sedang melakukan isoman, 15 orang selesai isolasi/sembuh. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Covid-19 dan isolasi mandiri sesuai dengan anjuran pemerintah. Kegiatan penyuluhan dilakukan secara door to door dengan sasaran seluruh Ketua RT di Desa Sukamelang. Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah. Media yang digunakan adalah leaflet, handphone, lembar pre-test dan post-test. Kegiatan penyuluhan berhasil meningkatkan pengetahuan Ketua RT tentang Covid-19 dan isolasi mandiri. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan nilai pengetahuan dari sebelum dan sesudah penyuluhan dilakukan, yaitu sebesar 11,2

    MEMPERKUAT KETAHANAN PANGAN MANDIRI MELALUI DISEMINASI MULTI TEKNIK: BUDIDAYA IKAN DALAM EMBER DAN VERTIKULTUR AKUAPONIK

    Get PDF
    Food is one of the absolute basic needs that must be met by humans to live a normal and healthy life. Food security will be safe if food supply is maintained. Food supply can be constrained when agricultural land becomes limited. The occurrence of the COVID-19 pandemic has worsened the business of providing food to non-agricultural areas such as in urban/suburbs. The stagnation of the distribution chain, the non-channeling of supply, and the decline in people's purchasing power due to layoffs (PHK) pose challenges for them to be able to make independent efforts to meet these needs. Departing from the preliminary survey information that the characteristics of suburban residents in West Cilebut village, Bogor Regency who: (a) like to eat fish and vegetables as their daily food intake; (b) wish to carry out limited activities in their own environment due to the strict implementation of restrictions on community activities (PPKM); (c) motivated by the success of settlement groups that have implemented hydroponic verticulture; and (d) there are abandoned public facilities that want to be reused, the Community Service Team (PkM) of the Bogor Open University is called upon to disseminate and assist fish farming businesses both in buckets (budikdamber) and in limited ponds, namely by applying the use of technology. aquaponics verticulture. This multi-technical method combines aquaculture (fish farming) and hydroponics (farming using water) in a symbiotic environment, where fish (animal food source) and plants/vegetables (vegetable food source) can grow in the same container. The activity was carried out with a participatory learning approach in the form of training and practice in RT 04 RW 09 in September-November 2021. This activity was attended by 30 villagers who were supported by local leaders. The results of the activities show significant changes and improvements in knowledge, skills, passion for creativity, and activities among villagers by making the fish and vegetable cultivation area a meeting-point area for social activities as well as a place to independently strengthen food security.   Pangan merupakan salah satu kebutuhan pokok mutlak yang harus dipenuhi oleh manusia untuk hidup normal dan sehat. Ketahanan pangan akan aman jika penyediaan pangan terjaga. Penyediaan pangan dapat terkendala ketika lahan pertanian menjadi terbatas. Kejadian Pandemi covid-19 memperburuk usaha pengadaaan pangan ke wilayah non pertanian seperti di perkotaan/pinggiran kota. Tersendatnya rantai distribusi, tidak tersalurnya pasokan, dan menurunnya daya beli masyarakat akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) memberikan tantangan tersendiri untuk dapat melakukan upaya mandiri dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Berangkat dari informasi survei pendahuluan bahwa karakter warga pinggiran kota di desa Cilebut Barat Kabupaten Bogor yang: (a) gemar menyantap ikan dan sayuran sebagai asupan makanan sehari-hari; (b) ingin melakukan aktivitas terbatas di lingkungan sendiri akibat ketatnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM); (c) termotivasi atas keberhasilan kelompok pemukiman yang telah menerapkan vertikultur hidroponik; dan (d) terdapatnya lahan fasilitas umum terlantar yang ingin dimanfaatkan kembali, maka tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Terbuka Bogor terpanggil untuk melakukan diseminasi dan pendampingan usaha budidaya ikan baik dalam ember (budikdamber) maupun dalam kolam terbatas, yaitu dengan menerapkan pemanfaatan teknologi vertikultur akuaponik. Metode multi teknik ini mengkombinasikan antara akuakultur (budidaya ikan) dan hidroponik (bercocok tanam menggunakan air) dalam lingkungan yang bersifat simbiotik, dimana ikan (sumber pangan hewani), dan tanaman/sayuran (sumber pangan nabati) dapat tumbuh dalam satu wadah yang sama. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan pembelajaran partisipatif berupa pelatihan dan praktik di RT 04 RW 09 pada bulan September-November 2021. Kegiatan ini diikuti oleh 30 warga desa yang didukung oleh tokoh-tokoh setempat. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan dan peningkatan pengetahuan, keterampilan, gairah kreativitas, dan aktivitas yang signifikan pada warga desa dengan menjadikan area budidaya ikan dan sayuran sebagai area meeting-point dalam kegiatan sosial sekaligus tempat memperkuat ketahanan pangan secara mandiri

    Screen and Pleasure: Mediatisasi Pemenuhan Kebutuhan Traveling Masyarakat Indonesia melalui Aplikasi Traveloka

    Get PDF
    Abstrak Pada masyarakat digital, pemanfaatan media baru dalam bentuk aplikasi yang bisa diakses melalui gawai untuk memenuhi berbagai kebutuhannya, semakin dominan. Fenomena semakin tingginya intervensi teknologi dalam aktivitas keseharian masyarakat dikenal melalui konsep mediatisasi. Pada satu sisi, mediatisasi membawa banyak keuntungan bagi masyarakat karena memberi cara baru memenuhi kebutuhan dengan kemudahan, kepraktisan, dan kenyamanan yang jauh lebih menyenangkan. Namun di sisi lain, ada ideologi yang dibawa oleh mediatisasi. Artikel ini menganalisis mediatisasi aplikasi Traveloka dalam memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dalam melakukan perjalanan melalui proses extension, substitution, amalgamation, dan accommodation. Selain itu, artikel ini juga mengungkap ideologi yang dibawa oleh aplikasi Traveloka

    Experience Value as a Mediator Variable for Co-Creation Relationship on Alumni Loyalty: Using the SEM-PLS Model Approach

    Get PDF
    Purpose – This marketing research aimed to analyze the effect of co-creation and experience value on students loyalty as the customers of universities. Methodology – The survey was conducted on 278 alumni who came from five private universities in Palembang. The data were collected through online form from each university's alumni unit. The validity and reliability had been met. Data analysis was carried out by partial least square in structural equation model approach (SEM-PLS). Findings – The results showed that co-creation positively and significantly affected on experience value and alumni loyalty. Students who gain experience value from lectures could interact and could active on campus. High interaction among students, lectures, and campus showed a strong co-creation level and better experience value, impacting alumni loyalty to recommend and care about their alma mater. There should be provided space to build the campus through a strong alumni engagement. The more experience students have on campus, the more they care about their alma mater. Originality – This study observed the experience of alumni who were more objective in providing their perceptions because they were no problem of interest. Some researchers used students loyalty measure that was less objective because there still an interest as a student

    The Challenges of University Graduates in The Labour Market During The Industrial Revolution 4.0 Era

    Get PDF
    Purpose - This study aims to determine the relevance of the competencies acquired by university graduates in the labor market during the industrial revolution 4.0 era. This is necessary considering the fact that the evolution of this industrial era has triggered the creation of new types of works which require inexperienced college graduates to improve their competencies. Methodology - Data were obtained from Faculty of Economics 2015-2019 alumni at Universitas Terbuka domiciling on Java Island. A total of 279 alumni were used as samples while the data was collected using a questionnaire and analyzed through Biplot. Findings - The results showed that the graduates surveyed fulfilled several competencies required in the labor market but need to improve on some others such as digital, technological, and humanist literacies observed to be needed in industrial revolution era 4.0. Novelty - This study highlights some of the competencies possessed by graduates to operate in the labor market era 4.0 and several others to be improved in order to compete globally

    ANALISIS KESESUAIAN LAHAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI BUDIDAYA TAMBAK BERWAWASAN LINGKUNGAN DI KABUPATEN BONE

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian lahan, penerapan dan pengembangan teknologi budidaya tambak sehingga potensi sumber daya yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal dan lestari.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei yaitu mengumpulkan data dari sampel yang diambil secara acak terdiri dari 59 rumah tangga perikanan dan kesesuaian lahan tambak menggunakan Sistem Informasi Geografis. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Kelurahan Waetuo dengan luasan tambak 343,288 ha memiliki luasan tertinggi dengan rincian S1 = 297,303 ha dan S2 = 45,985 ha.  Sementara itu, Kelurahan Bajoe memiliki luas tambak terendah yaitu 57,036 ha dengan rincian S1 = 35,958 ha dan S2 = 21,078 ha.  Jika ditinjau dari penerapan teknologi, pada umumnya pembudidaya tambak yang ada di lokasi penelitian menggunakan sistem teknologi tradisional yaitu secara polikultur sekitar 88 % sedangkan monokultur hanya 12 %.  Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa lahan tambak di Kecamatan Tanete Riattang Timur sudah sangat sesuai dan pada umumnya menggunakan sistem teknologi tradisional secara polikultur

    TERMINOLOGI DASAR PADA HIMPUNAN SIMETRISASI ALJABAR MIN-PLUS

    Get PDF
    This paper discusses some of the terminology and basic properties of the set of min-plus algebra symmetrization. The results are algebraic structure of the positive or zero part of the set of min-plus algebra symmetrization is a semi-field, and the min-plus algebra can be viewed as the positive or zero part in the context of the set of min-plus algebra symmetrization. Furthermore, the form of the result of the subtraction of the elements in the set of min-plus algebra symmetrization, the multiplicative inverse of element in the non zero-positive and negative part, and some basic properties of balance as an analogy to the similarity of linear algebra are also obtained

    PENGABDIAN MASYARAKAT MELALUI PHBS DENGAN PEMERIKSAAN KECACINGAN DAN HEMOGLOBIN PADA KELOMPOK SISWA SDN 01 CAWANG PAGI

    Get PDF
    SDN Cawang 01 Pagi pada dasarnya telah menerapkan hidup bersih pada siswanya hal tersebut tercermin pada himbauan cuci tangan yang di pasang pada kelas-kelas, tersedianya tempat cuci tangan di depan kelas, tersedianya ruang UKS serta keterlibatan siswa dalam membersihkan kelas. Tetapi, banyak penjual jajanan di depan SDN Cawang 01 Pagi yang higienitasnya tidak terjamin, sehingga penyebaran penyakit khususnya kecacingan mudah terjangkit. Kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah penyuluhan PHBS, pemeriksaan penyakit kecacingan, dan kadar hemogobin siswa/i SDN Cawang 01 Pagi. Pendekatan yang dilakukan  berupa edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, pemeriksaan kemungkinan penyakit kecacingan dengan analisis sampel feses dan kadar hemoglobin. Hasilnya dari 73 siswa yang melakukan pemeriksaan, terdapat 3 siswa yang positif terinfeksi cacing. Gambaran hemoglobin siswa pada dasarnya normal dengan nilai rerata 13,3 g/dL

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DO IT YOURSELF HOME PROJECT BAGI GURU TK ISLAMIC KIDS CORNER BOGOR

    Get PDF
    This community service program aims to train Bogor Islamic Kids Corner (IKC) Kindergarten teachers to develop DIY home project-based learning media for students. This activity involves partners consisting of teachers and students in partner schools. This activity begins with an initial visit to analyze the situation and needs of the local community. From the results of the visit, it was identified and agreed that community service activities (Abdimas) were focused on developing learning media based on the DIY home project considering that teaching and learning activities were still carried out from home (emergency learning). From the results of the implementation of Abdimas activities, it can be reported that from four training sessions with IKC Kindergarten teachers, the teachers have been able to develop and utilize DIY home project-based learning media with students. Both teachers and students were enthusiastic and active in participating in every series of community service activities while still adhering to health protocols.   Program pengabdian kepada masyarakat dengan judul IbM Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis DIY Home Project bagi Guru TK IKC Bogor ini bertujuan melatih guru TK Islamic Kids Corner (IKC) Bogor untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis DIY home project bagi siswa. Kegiatan ini melibatkan mitra yang terdiri dari para guru dan siswa di sekolah mitra. Kegiatan ini dimulai dengan kunjungan awal untuk menganalisis situasi dan kebutuhan masyarakat di lokasi. Dari hasil kunjungan berhasil diidentifikasi dan disepakati bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) difokuskan pada pengembangan media belajar berbasis DIY home project mengingat kegiatan belajar mengajar masih dilakukan dari rumah (pembelajaran jarak jauh). Dari hasil pelaksanaan kegiatan PkM, dapat dilaporkan bahwa dari empat kali pelatihan dengan para guru TK IKC maka para guru telah mampu mengembangkan dan memanfaatkan media pembelajaran berbasis DIY home project bersama para siswa. Baik para guru maupun para siswa antusias dan aktif dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan PkM dengan tetap menaati protokol kesehatan

    PENINGKATAN PRODUKTIVITAS USAHA MELALUI KEGIATAN PENDAMPINGAN SOSIAL SEBAGAI RANGKAIAN PROGRAM KEWIRAUSAHAAN SOSIAL PADA KECAMATAN SUSUKAN KABUPATEN SEMARANG

    Get PDF
    This social mentoring activity is a part of the Social Entrepreneurship Program, a collaboration between the Semarang State Polytechnic and the Ministry of Social Affairs, especially the Directorate of Individual, Family and Institutional Social Empowerment. The activity involves lecturers and students, as well as coordinators and assistants from the ministry. Susukan District is one of the areas that is a priority assistance area in Semarang Regency. The target of the program is the Beneficiary Families (KPM), and aims to provide business assistance for KPMs so that they are able to develop their ultra-micro businesses. With this assistance, the ultra-micro business of the KPM business can develop both in terms of model, capital, assets and business turnover through mentoring in production, packaging, marketing, and also legal aspect.   Kegiatan pendampingan sosial ini merupakan rangkaian dari Program Kewirausahaan Sosial, kerjasama Politeknik Negeri Semarang dengan Kementerian Sosial khususnya Direktorat Pemberdayaan Sosial Perorangan, Keluarga dan Kelembagaan Masyarakat. Kegiatan melibatkan dosen dan mahasiswa, serta koordinator serta pendamping dari pihak kementerian. Kecamatan Susukan merupakan salah satu wilayah yang menjadi area pendampingan prioritas pada Kabupaten Semarang. Sasaran program adalah para Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dan  bertujuan untuk memberikan pendampingan usaha bagi KPM agar mereka mampu mengembangkan usaha ultra mikro yang mereka miliki. Dengan pendampingan ini usaha ultra mikro usaha KPM dapat berkembang baik secara model, modal, aset dan omset usaha melalui pendampingan sosial di bidang produksi, kemasan, pemasaran dan aspek legalitas

    1,630

    full texts

    2,167

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Terbuka
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇