ETD - Unsyiah Central Library
Not a member yet
92391 research outputs found
Sort by
PENGARUH INTENSITAS DAN DURASI PAPARAN BISING TERHADAP AMBANG DENGAR PADA PELAJAR SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 2 BANDA ACEH
Latar Belakang: Gangguan pendengaran akibat bising disebabkan oleh paparan bising yang cukup keras dan terus menerus dalam jangka waktu yang lama. Pelajar SMK merupakan populasi yang berisiko tinggi terhadap gangguan pendengaran akibat bising. Hal tersebut dikarenakan paparan bising dari mesin atau alat praktikum. Intensitas bising dari alat atau mesin praktikum sering melebihi dari ambang batas yang diperbolehkan. Tujuan: Mengetahui pengaruh intensitas dan durasi paparan bising terhadap ambang dengar pada pelajar SMKN 2 Banda Aceh. Metode: Jenis Penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah pelajar SMK kelas XI dan XII pada jurusan mesin dan otomotif yang bersedia untuk ikut serta dalam penelitian. Sampel pada penelitian ini kemudian diwawancara dan dilakukan pemeriksaan otoskopi dan audiometri. Kebisingan ruangan dinilai dengan sound level meter. Hasil: 121 sampel yang memenuhi kriteria inklusi dari penelitian ini. Mayoritas sampel pada penelitian ini berusia 16 tahun (47,9%), berjenis kelamin laki-laki (100%), berada pada jurusan mesin (75,2%), tidak pernah menggunakan alat pelindung telinga (93,4%), terpapar bising selama 4-6 hari dalam seminggu (85,1%) dan terpapar bising dengan intensitas >85dB (75,2%). Pada penelitian ini didapatkan bahwa intensitas bising dan durasi paparan bising berpengaruh dengan peningkatan ambang dengar (p=0,001). Kesimpulan: Terdapat pengaruh antara intensitas bising dan lama paparan bising terhadap ambang dengar.Kata Kunci: Ambang Dengar, Intensitas Bising, Durasi Paparan Bisin
TERPAAN KOREAN WAVE TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA KOREA OLEH PENGGEMAR K-POP REMAJA DI KOTARNBANDA ACEH
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan bahasa Korea sebagai akibat dari terpaan Korean Wave oleh penggemar K-Pop remaja di Kota Banda Aceh, serta untuk mengetahui mengapa penggemar K-Pop cenderung menggunakan Bahasa Korea dalam berinterkasi kepada sesama penggemar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pemaparan terpaan Korean Wave terhadap penggunaan bahasa Korea oleh penggemar K-Pop remaja di Banda Aceh. Teori yang digunakan adalah uses and effect dimana teori ini merupakan perpaduan antara uses and gratifications dan teori tradisional mengenai efek yang dikemukakan oleh Sven Windahl (1979). Infoman dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive sampling terhadap 6 orang remaja Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan, terpaan korean wave terhadap penggunaan bahasa korea oleh penggemar kpop sangat dipengaruhi oleh media massa. melalui media massa penggemar dapat mengakses konten yang berkaitan dengan K-Pop seringnya mendengar lagu korea serta menonotn drama dan reality shownya membuat penggemar terbiasa mendengar bahasa korea dan muncul ketertarikan untuk mempelajari bahasa tersebut. Para penggemar mempelajari bahasa korea baik secara otodidak ataupun mengikuti kursus bahasa, hal ini dilakukan agar penggemar mengerti apa dan memahami apa yang idola mereka katakatan. Kecendrungan penggemar menggunakan bahasa Korea disebabkan, karena menggunakan bahasa Korea saat membahas hal terkait K-Pop merupakan simbol dan kode tersendiri bagi mereka para penggemar. Dimana arti dari kosa kata yang mereka gunakan hanya sesama penggemar K-Pop saja yang mengetahuinya. Kata Kunci: Terpaan Korean Wave, Media Sosial, Bahasa Korea, Penggemar K-Po
STRATEGI KEBERHASILAN VAKSINASI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 2 JULI KABUPATEN BIREUEN
Vaksinasi di SMP Negeri 2 Juli pada tahap pertama mengalami kegagalan diketahui kegagalan tersebut diakibatkan oleh adanya ketakutan masyarakat terhadap dampak negatif dari pemberian vaksinasi, terhadap fenomena tersebut pemerintah melakukan evaluasi dan memperbaiki keadaan dengan cara memberikan edukasi serta penjemputan secara langsung siswa/i yang ingin diberikan vaksinasi. Dari tindakan yang dilakukan oleh pemerintah diketahui dapat meningkatkan keberhasilan pemberian vaksinasi hingga 80%. Perspektif teoritis yang digunakan adalah teori manajemen strategi oleh Fred R. David. Pendekatan penelitian yang dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan untuk memberikan vaksinasi kepada siswa/i SMP Negeri 2 Juli dianggap layak dan baik untuk dilaksanakan dikarenakan telah memenuhi tiga elemen dasar sebagaimana yang disebutkan oleh Hesel, yaitu rasional yang tujuan dari pada vaksinasi adalah untuk melindungi kesehatan siswa/i SMP Negeri 2 Juli, Realistis berarti kebijakan vaksinasi memang dibutuhkan di dalam keadaan pandemi yang sedang memburuk dan dapat mengancam kesehatan dan jiwa siapa saja, akurat yang berarti kebijakan tersebut didasari oleh pertimbangan-pertimbangan bahwa telah terjadi penularan di lingkungan sekolah serta adanya rekomendasi dari pihak yang berwenang bahwa vaksinasi aman untuk diberikan kepada anak dibawah umur. Strategi di dalam pelaksanaan kebijakan vaksinasi pada SMP Negeri 2 Juli terbagi atas 3 tahapan penting yaitu formulasi dalam bentuk koordinasi pembagian tugas oleh instansi terkait, implementasi dalam lingkup pelaksanaan vaksinasi, dan evaluasi mengenai perbaikan keadaan akibat dari kekurangan yang terjadi pada tahap implementasi sebelumnya. Diharapkan kepada pemerintah di dalam melaksanakan sebuah kebijakan hendaklah memeriksa dan menganalisis keadaan masyarakat dan lebih aktif dalam mengedukasi masyarakat agar terhindar dari berita bohong atau palsu. Kata Kunci: Covid-19, Strategi, Vaksinas
ANALISIS KOMODITAS UNGGULAN PERIKANAN TANGKAP DI KOTA BANDA ACEH
Produksi perikanan di Kota Banda Aceh terdiri dari ikan pelagis kecil dan ikan pelagis besar. Ikan hasil tangkapan tersebut beberapa diantaranya diperjual belikan di luar daerah (ekspor). Ikan yang diekspor ialah ikan yang termasuk unggulan, berkualitas baik dan bernilai jual tinggi sehingga meningkatkan perekonomian nelayan sekitar dan juga dapat menambah pendapatan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis ikan komoditas unggulan pada sektor perikanan tangkap di Kota Banda Aceh. Data dikumpulkan melalui kegiatan pengamatan, wawancara, dan penelusuran studi pustaka. Jenis data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Analisis data menggunakan Analisis Location Quotiens (LQ) untuk mengetahui komoditas basis atau nonbasis. Analisis Shift Share (ASS) untuk mengetahui tingkat perkembangan ikan disuatu daerah, dan Analisis Spesialisasi (SI) untuk mengetahui spesialisasi produksi. Hasil yang diperoleh dari analisis LQ, ASS dan SI dapat diketahui bahwa jumlah komoditas perikanan tangkap di Kota Banda Aceh sebanyak 79 spesies, dan terdapat 3 spesies ikan yang termasuk komoditas unggulan di Kota Banda Aceh yaitu ikan layang (Decaptterus sp.) dengan nilai LQ 1,563, ASS 1.134.038,00 dan Spesialisasi 7,39%. Ikan layaran (Istiophorus sp.) dengan nilai LQ 3,856, ASS 81.383,45 dan Spesialisasi 1,60%. Ikan tongkol banyar (Euthynnus lineatus) dengan nilai LQ 4,740, ASS 124.023,48 dan Spesialisasi 5,89%. Kata Kunci : Ekspor, Location Quotiont (LQ), Shift Share (SS), Spesialisasi (SI
PENERAPAN ALGORITMA FLOYD WARSHALL UNTUK MENENTUKAN RUTE TERPENDEK JALUR EVAKUASI TSUNAMI (STUDI KASUS: KECAMATAN KUTA RAJA, BANDA ACEH)
Provinsi Aceh dan khususnya Banda Aceh termasuk salah satu daerah yang memiliki potensi tsunami. Hal ini disebabkan oleh letak geografis provinsi Aceh yang berada di daerah pertemuan lempeng Indo-Australia dengan lempeng Eurasia. Oleh karena itu, pemerintah telah membuat jalur evakuasi tsunami sebagai sarana mempercepat proses evakuasi. Pemahaman tentang jalur evakuasi yang tersingkat sangat diperlukan untuk memudahkan dalam mencapai lokasi yang lebih aman. Dalam penelitian ini, dipilih Kecamatan Kuta Raja Banda Aceh sebagai objek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mencari rute terpendek jalur evakuasi tsunami di kecamatan tersebut. Pencarian rute terpendek jalur evakuasi tsunami diselesaikan menggunakan algoritma Floyd Warshall dengan bantuan MATLAB R2010a. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) terdapat 30 vertex dengan 6 vertex sebagai titik awal, 4 vertex sebagai titik akhir/zona aman, dan 20 vertex sebagai titik tengah, (2) menghasilkan 24 rute terpendek dari titik awal menuju titik akhir/zona aman pada Kecamatan Kuta Raja (3) diperoleh rute terpendek dari setiap titik awal menuju zona aman, dimana Gampong Jawa, Gampong Pande, Gampong Peulanggahan, Gampong Keudah dan Gampong Merduati memiliki rute terpendek apabila menuju zona aman yang berada di Rusunawa dan Gampong Lampaseh Kota memiliki rute terpendek apabila menuju zona aman Pasar Aceh
PREVALENSI EARLY CHILDHOOD CARIES (ECC) DAN FAKTOR RISIKO YANG MEMPENGARUHINYA (STUDI PADA ANAK PRASEKOLAH DI TK AL-KAWANAD, TK ANNISA ARFAH, DAN TK ANZIB LAMNYONG KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH)
Latar belakang: Early Childhood Caries (ECC) merupakan karies yang terjadi pada anak usia prasekolah yang ditandai dengan adanya satu atau lebih karies (lesi nonkavitas atau kavitas), gigi hilang akibat karies, atau adanya tambalan pada permukaan gigi sulung. ECC terjadi akibat dari berbagai penyebab, salah satunya kebisaan mengonsumsi makanan karigenik. Tujuan: Untuk mengetahui prevalensi Early Childhood Caries (ECC) dan faktor risiko yang mempengaruhinya. Metode: Penelitian ini adalah deskriptif dengan desain cross-sectional. Subjek pada penelitian ini berjumlah 53 anak yang diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Hasil: Penelitian menunjukkan prevalensi ECC sebesar 88,7% dengan mayoritas anak mengalami ECC tipe 2 (moderate to severe) sebanyak 26 (49.1%) anak, 16 (30.2%) anak mengalami ECC tipe 3 (severe), 5 (9.4%) anak mengalami ECC tipe 1 (mild to moderate), dan 6 (11.3%) anak lainnya free caries, dengan faktor penyebabnya yakni kebiasaan minum susu botol sebagai penghantar tidur dan pemeliharaan kebersihan rongga mulut yang buruk. Kesimpulan: Prevalensi ECC di Kecamatan Syiah Kuala sebesar 88,7% dengan persentase ECC tipe 2 paling banyak dan juga faktor-faktor risiko terjadinya ECC ditemukan pada anak yang mengalami ECC.Kata kunci: Early Childhood Caries, anak usia prasekolah, faktor risik
PENGARUH TRANSPARANSI DAN KEAMANAN TERHADAP MINAT MAHASISWA BERDONASI MENGGUNAKAN PLATFORM CROWDFUNDING DENGAN KEPERCAYAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transparansi dan keamanan terhadap minat mahasiswa berdonasi menggunakan platform crowdfunding dengan kepercayaan sebagai variabel moderasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan Teknik Proportional Stratified Random Sampling. Teknik analisis data yang digunakan berupa analisis regresi linear berganda dan analisis regresi moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi dan keamanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat mahasiswa berdonasi. Variabel kepercayaan mampu memoderasi secara positif hubungan transparansi dan keamanan terhadap minat mahasiswa berdonasi. Diharapkan platform crowdfunding Kitabisa.com dapat mempertahankan transparansi dan meningkatkan keamanan untuk mendapatkan kepercayaan konsumen dalam meningkatkan minat berdonasi. Kata Kunci: Transparansi, Keamanan, Kepercayaan, Minat Berdonasi, Platform Crowdfundin
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK BERBAHAN BAKU KOTORAN HEWAN DAN AMPAS NILAM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH.)
ABSTRAKTelah dilakukan penelitian pengaruh pemberian pupuk organik berbahan baku kotoran hewan dan ampas nilam terhadap pertumbuhan tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth.). Penelitian dilaksanakan sejak bulan Mei hingga September 2022 di Nino Park dan juga Laboratorium Fisiologi Tumbuhan jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri dari kontrol (P0), pupuk organik kotoran ayam + ampas nilam + EM4 (P1), pupuk organik kotoran sapi + ampas nilam + EM4 (P2) dan pupuk organik kotoran kambing + ampas nilam + EM4 (P3). Parameter yang diukur adalah tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, jumlah daun serta kandungan klorofil. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan Analysis of Varians (ANOVA) menggunakan SPSS versi 2022, apabila berbeda nyata maka dapat diuji lanjut dengan menggunakan Uji Lanjut Tukey pada taraf signifikan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik campuran ampas nilam dengan kotoran hewan memberikan pengaruh yang nyata terhadap parameter tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, jumlah daun tetapi tidak berpengaruh terhadap kandungan klorofil. Perlakuan P1 (Pupuk organik kotoran ayam + ampas nilam + EM4) menghasilkan rataan tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, dan jumlah daun yang tertinggi pada pertumbuhan tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth.)Kata kunci: kotoran ayam, kotoran sapi, kotoran kambing, nilam (Pogostemon cablin Benth.), pupuk organi
TANGGAPAN ORANG TUA TERHADAP PEMBELAJARAN DARING PADA MASA COVID-19 DI SMP NEGERI 4 KEJURUAN MUDA
ABSTRAKSaragih, Rahayu, Anggi. (2023). Tanggapan Orang Tua Terhadap Pembelajaran Daring Pada Masa COVID-19 Di SMP Negeri 4 Kejuruan MudaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan orang tua terhadap pembelajaran daring semasa pandemi Covid-19 Di SMP Negeri 4 Kejuruan Muda. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, menggunakan metode penelitian deskriptif analisis. Penelitian ini, menggunakan data primer dan data sekunder, dengan tujuan penelitian ini untuk mengetahui tanggapan orang tua terhadap pembelajaran daring pada SMP Negeri 4 Kejuruan Muda. Informan dalam penelitan ini diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu sampel yang ditetapkan secara sengaja oleh peneliti. Subjek dalam penelitian ini ialah 10 orang tua siswa SMP Negeri 4 Kejuruan Muda. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif yaitu data collection, data reduction, display dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggapan orang tua terhadap pembelajaran daring di SMPN 4 Kejuruan muda merupakan salah satu lembaga pendidikan formal yang berada di Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang yaitu belajar di rumah dinilai kurang efektif. Pandangan orang tua terhadap belajar dari rumah (belajar online) adalah : 1) tidak semua anak memiliki fasilitas belajar berbasis internet dan teknologi dikarenakan kondisi ekonomi keluarga yang berbeda-beda sehingga ada kesulitan bagi orang tua terkait penyediaan fasilitas belajar, 2) orang tua tidak memiliki akademik yang sama sehingga dalam mendampingi anak belajar, orang tua merasa kesulitan, 3) anak-anak tidak disiplin waktu dalam pengerjaan tugas sehingga belajar dari rumah dinilai orang tua tidak efektif, 4) tugas yang diberikan guru tidak begitu jelas, 5) harapan orang tua adalah pandemic segera berakhir, dan anak-anak bisa sekolah seperti biasa.Kata Kunci: Tanggapan Orang Tua, Pembelajaran Daring, Covid-1
ANALISIS PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE BALANCED SCORECARD (STUDI KASUS PADA PT. TELKOM INDONESIA TBK., WITEL SUMATERA UTARA)
ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja perusahaan padaperspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, perspektif pembelajarandan pertumbuhan, dan perspektif keuangan dengan menggunakan pendekatanbalanced scorecard pada PT. Telkom Indonesia Tbk., Witel Sumatera Utara.Metode dasar yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kuantitatif.Penelitian ini dilakukan di PT. Telkom Indonesia Tbk., Witel Sumatera Utara.Metode yang digunakan dalam menentukan lokasi penelitian ini adalah purposivesampling. Jumlah responden karyawan dan pelanggan/konsumen yang diambiluntuk penelitian ini yaitu masing-masing sebanyak 44 orang sampel karyawan dan78 orang sampel pelanggan. Analisis deskripsi frekuensi variabel digunakan untukmengetahui penilaian responden terhadap variabel-variabel perspektif BalancedScorecard (BSC).Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja perusahaan PT.Telkom Indonesia Tbk., Witel Sumatera Utara pada perspektif pelanggan Baik(Mean 3,90) dengan skor BSC 78,00%. Hasil penelitian menunjukkan bahwakinerja perusahaan PT. Telkom Indonesia Tbk., Witel Sumatera Utara padaperspektif proses bisnis internal Sangat Baik (Mean 4,57) dengan skor BSC91,40%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja perusahaan PT. TelkomIndonesia Tbk., Witel Sumatera Utara pada perspektif pembelajaran danpertumbuhan Sangat Baik (Mean 4,44) dengan skor BSC 88,80%. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa kinerja perusahaan PT. Telkom Indonesia Tbk., WitelSumatera Utara pada perspektif keuangan Sangat Baik dengan skor BSC209,80%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai total skor BSC adalahsebesar 468,00%. Artinya pencapaian kinerja Perspektif Pelanggan, PerspektifProses Bisnis Internal, dan Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan, danPerspektif Keuangan melebihi target. Kata kunci: Kinerja Perusahaan, Balanced Scorecar