ETD - Unsyiah Central Library
Not a member yet
92391 research outputs found
Sort by
PENYUSUNAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BERBASIS WEBGIS PADA AREA BERESIKO PERSAMPAHAN DI ACEH TAMIANG
Informasi mengenai area resiko persampahan di setiap Desa Kabupaten Aceh Tamiang penting karena masyarakat tidak atau belum mengetahui peta area resiko persampahan sehingga masih belum tertib dalam mengelola sampahnya. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk merancang sebuah WebGIS yang dapat memvisualisasikan area beresiko persampahan di Kabupaten Aceh Tamiang ke dalam bentuk peta digital agar mudah memberikan informasi secara cepat dan tepat. Aplikasi ini dibangun menggunakan framework CodeIgniter, LeafletJS, dan MariaDB melalui aplikasi XAMPP sebagai pengelola basis data. WebGIS menampilkan 4 kategori area resiko pesampahan yaitu sangat tinggi, tinggi, rendah, dan sangat rendah. Berdasarkan hasil olah data terdapat Desa yang mengalami peningkatan pada area resiko persampahan yang terindikasi tinggi dari 17 Desa (7,98%) menjadi 35 Desa (16,43%), dan terjadi peningkatan pada area resiko persampahan yang terindikasi sangat tinggi dari 2 Desa (0,94%) menjadi 7 Desa (3,29%). Kelayakan WebGIS ini diuji dengan menggunakan Black-box Testing yang hasilnya fitur-fitur dalam WebGIS yang telah dibangun sudah berfungsi dengan baik. Sehingga WebGIS ini sangat berguna bagi Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Aceh Tamiang dalam mengelola masalah area beresiko persampahan di daerahnya.Kata kunci : WebGIS, Area beresiko persampahan, LeafletJS, CodeIgniter, MariaDB, XAMP
DETERMINAN AKTIVITAS FISIK REMAJA DENGAN RISIKO OBESITAS DI SEKOLAH MENENGAH ATAS KABUPATEN ACEH BESAR
Kurangnya aktivitas fisik meningkatkan risiko obesitas dan menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan fisik maupun psikologis remaja serta meningkatkan kejadian penyakit tidak menular saat usia dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan aktivitas fisik remaja dengan risiko obesitas di Sekolah Menengah Atas Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasi dengan desain cross sectional yang dilaksanakan pada tanggal 06-24 Agustus 2022 di dua SMAN Kabupaten Aceh Besar dengan melibatkan 134 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner data demografi, Social Support for Exercise Scale dan Physical Activity Questionnaire-Adolescents (PAQ-A). Hasil analisis dengan uji Chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara pendidikan orang tua (P=0,002) dan pengaruh situasional (P=0,003) dengan aktivitas fisik pada remaja dengan risiko obesitas. Sedangkan, aktivitas sedentary (P=0,268), jenis kelamin (P=1,000), pekerjaan orang tua P=0,474), pendapatan orang tua (P=0,317), dukungan sosial keluarga (P=0,078) dan teman sebaya (P=0,156) menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan. Hasil analisis dengan uji regresi logistik berganda ditemukan pendidikan orang tua merupakan determinan yang paling dominan berhubungan dengan aktivitas fisik remaja risiko obesitas (P=0,025; OR 7,142). Disarankan kepada pihak sekolah agar dapat meningkatkan keterlibatan remaja risiko obesitas dalam program ekstrakurikuler berbasis sekolah dan berkolaborasi dengan Puskesmas untuk memberikan edukasi kepada orang tua remaja tentang pentingnya aktivitas fisik bagi kesehatan remaja.Kata Kunci : Aktivitas Fisik, Remaja, Risiko ObesitasDaftar Pustaka : 13 buku + 89 artikel + 3 sumber online (2000-2022
DETEKSI OUTLIER DATA KATEGORI MENGGUNAKAN K-MODES CLUSTERING PADA DATA UANG KULIAH TUNGGAL (UKT)
Uang kuliah tunggal (UKT) merupakan biaya kuliah yang dibebankan kepada mahasiswa selama satu masa studi. UKT dibebankan dengan mempertimbangkan keadaan sosio-ekonomi dari mahasiswa. Keadaan sosio-ekonomi mahasiswa dilengkapi secara mandiri oleh calon mahasiswa dan berpotensi terhadap data keliru yang mengakibatkan kesalahan klasifikasi keadaan sosio ekonomi tersebut dan mengakibatkan kesalahan penentuan besaran UKT. Ketidaksesuain tersebut dianggap sebagai outlier dan perlu dilakukan pendeteksian. Outlier merupakan data yang memiliki karakteristik yang berbeda dari sebaran data. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi outlier pada hasil cluster data UKT di Universitas Syiah Kuala (USK). Metode yang dapat diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut dengan analisis cluster dan weighted density based outlier detection (WDOD). Analisis cluster bertujuan untuk mengelompokkan data dengan karakteristik yang sama. WDOD bertujuan untuk menghitung nilai weight density dari data. Dalam penelitian ini digunakan nilai threshold sebesar 0,4 sebagai perbandingan nilai weight density untuk mencari data outlier. Hasil analisis yang diperoleh yaitu terdapat outlier pada tiap kelompok hasil cluster dengan 7,35% data merupakan outlier. Terdapat perbedaan karakteristik dari hasil cluster dengan kelompok awal data yaitu pada variabel pekerjaan ibu, pendidikan terakhir ayah, dan pendidikan terakhir ibu untuk kategori 1,4, dan 5, variabel besar ampere meter untuk kategori 3, dan variabel pekerjaan ayah untuk kategori 5. Selain itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa variabel pekerjaan ayah dan pekerjaan ibu memiliki karakteristik yang berbeda untuk data outlier pada semua cluster.Kata kunci: UKT, Outlier, K-modes cluster, WDO
PRARANCANGAN PABRIK METIL KLORIDA MENGGUNAKAN PROSES HIDROKLORINASI METANOL DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 50.000 TON/TAHUN
ABSTRAKPrarancangan pabrik metil klorida ini menggunakan metanol dan asam klorida sebagai bahan baku. Pabrik dirancang sebagai intermediate untuk memproduksi silicon dengan menggunakan proses hidroklorinasi metanol guna menghasilkan produk yang lebih bernilai dan efisien. Kapasitas produksi pabrik ini adalah 50.000 ton/tahun dengan hari kerja 330 hari/tahun. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menggunakan metode struktur garis dan staf. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 100 orang. Lokasi pabrik direncanakan didirikan di Kota Bontang, Kalimantan Timur dengan luas tanah 60.000 m2. Sumber air pabrik metil klorida ini berasal dari Sungai Guntung, sedangkan listrik diperoleh dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Generator.Hasil analisa ekonomi yang diperoleh adalah sebagai berikut : 1.Fixed Capital Investment (FCI)= Rp. 183.761.205.124,-2.Working Capital Investment (WCI)= Rp. 45.940.301.281,-3.Total Capital Investment (TCI)= Rp. 229.701.506.405,-4.Total Production Cost (TPC)= Rp. 183.605.913.963,-5.Sales Cost (SC)= Rp. 253.683.191.998,-6.Laba Bersih= Rp. 92.293.823.519,-7.Pay Out Time (POT)= 1 tahun 11 bulan 22 Hari8.Break Event Point (BEP)= 31,8 %9.Internal Rate of Return (IRR)= 31,8
APLIKASI ALJABAR MAX PLUS PADA RUTE BUS TRANS KOETARADJA DI BANDA ACEH TAHUN 2022
Aljabar max plus adalah salah satu metode dari aljabar yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu aplikasi aljabar max plus adalah sistem jaringan transportasi, dalam kehidupan sehari-hari transportasi umum sangat dibutuhkan dalam mendukung kenyamanan masyarakat dengan kualitas yang terbaik, tertib, aman, cepat, dan dengan biaya yang terjangkau bagi masyarakat untuk beraktifitas. Tanpa adanya transportasi umum yang memadai dapat mengakibatkan kemacetan pada lalu lintas di kota-kota besar seperti pada Kota Banda Aceh. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Banda Aceh dan Dinas Perhubungan Aceh menyediakan transportasi umum sebagai mobilitas kegiatan masyarakat. Transportasi umum berupa bus Trans Koetaradja bertipe BRT (Bus Rapid Transit) yang mulai beroperasi di Banda Aceh pada tahun 2016. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan aplikasi aljabar max plus terhadap operasional bus Trans Koetaradja di Banda Aceh dan sekitarnya tahun 2022. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan pengaplikasian aljabar max plus pada rute bus Trans Koetaradja pada setiap halte yang dijadwalkan diperoleh matriks irredusibel dan memiliki waktu keberangkatan masing-masing lamda (A) = 36 menit sekali. Sedangkan penjadwalan yang disusun berdasarkan waktu keberangkatan awal setiap halte diperoleh dari vektor eigen yang disesuaikan dengan sinkronisasi yang digunakan. Pada jadwal waktu keberangkatan sebenarnya bus Trans Koetaradja dengan desain waktu keberangkatan v1 mempunyai selisih sebesar 59 menit dan desain waktu keberangkatan v2 mempunyai selisih sebesar 58 menit. Sedangkan pada pilihan jadwal keberangkatan bus Trans Koetaradja setiap empat kali keberangkatan masing-masing jalur setiap harinya.Kata kunci: aljabar max plus, matriks irredusibel, nilai eigen, vektor eigen
PENGARUH KUALITAS KEHIDUPAN KERJA TERHADAP KESEIMBANGAN KEHIDUPAN KERJA YANG DIMEDIASI OLEH STRES KERJA DAN KEPUASAN KERJA PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TGK. CHIK DITIRO SIGLI
Penelitian ini sendiri bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap keseimbangan kehidupan kerja yang dimediasi oleh stres kerja dan kepuasan kerja pada perawat di rumahsakit umum daerah Tgk. Chik Ditiro Sigli. Untuk indikator yang dibahas pada Variabel kualitas kehidupan kerja ada 9 indikator, indikator yang dibahas pada variabel keseimbangan kehidupan kerja ada 3 indikator, pada variabel stres kerja ada 5 indikator, dan pada variabel kepuasan kerja ada 4 indikator yang dibahas. Data ini diperoleh melalui pembagian kuesioner kepada 186 orang perawat yang bertindak sebagai sampel yang mewakili jumlah populasi perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Tgk. Chik Ditiro Sigli untuk penelitian. Dalam hasil penelitian tersebut menemukan bahwa memang kualitas kehidupan kerja, stres kerja, dan kepuasan kerja berpengaruh secara langsung terhadap keseimbangan kehidupan kerja pada para perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Tgk. Chik Ditiro Sigli.Keywords: Kualitas Kehidupan Kerja, Keseimbangan Kehidupan Kerja, Stres Kerja, Kepuasan Kerj
GAMBARAN MANAJEMEN WAKTU BELAJAR MAHASISWA KEPERAWATANDALAM MELAKSANAKAN METODE PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH
Manajemen waktu belajar adalah suatu proses perencanaan disertai tindakan dalam melakukan kontrol secara sadar atas sejumlah waktu yang digunakan untuk aktivitas belajar. Salah satu faktor yang menyebabkan baik buruknya manajemenwaktu mahasiswa adalah metode pembelajaran yang digunakan oleh sebuah perguruan tinggi. Problem Based Learning (PBL) merupakan salah satu yang metode pembelajaran yang digunakan oleh perguruan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaran manajemen waktu belajar mahasiswa keperawatan dalam melaksanakan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa keperawatan berjumlah 534 responden dengan sampel berjumlah 442 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang dikembangkan oleh Pehlivan, tahun 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen waktu mahasiswa keperawatan dalam melaksanakan metode PBL di Universitas Syiah Kuala Banda Aceh sebesar (72,2%) dalam kategori baik. Kesimpulan dari penelitian adalah mahasiswa keperawatan memiliki manajemen waktu belajar yang baik terhadap pelaksanaan metode pembelajaran PBL. Direkomendasikan untuk penelitian selanjutnya agar kedepannya dapat menyempurnakan penelitian ini dengan penelitian yang serupa dengan ranah yang lebih luas, seperti melibatkan fakultas lain yang juga menggunakan metode PBL juga dalam pembelajaran
PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP WORD OF MOUTH YANG DIMEDIASI OLEH KEPERCAYAAN PADA PELANGGAN DINDIN SHOP BANDA ACEH
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan terhadap word of mouth yang dimediasi oleh kepercayaan. Penelitian dilakukan di Dindin Shop dengan sampel 145 orang. Metode penelitian ini menggunakan sampel jenuh dan pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah Path Analysis. Hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh positif dan signifikan dari kualitas layanan terhadap word of mouth, kepercayaan terhadap word of mouth serta kepercayaan mampu memediasi secara parsial hubungan antara kualitas layanan dan word of mouth.Kata Kunci: Kualitas Layanan, Word of Mouth, Kepercayaa
PENENTUAN KEKERABATAN ISOLAT PRIA LAOT SABANG (PLS) 76 SECARA GENOTIPIK DAN KARAKTERISASI GEN PENGHASIL ANTIBIOTIK
Identifikasi mikroorganisme ekstremofilik dari sumber air panas bawah laut di Pria Laot Sabang Aceh (PLS) 76 dilakukan untuk mengetahui apakah PLS 76 merupakan spesies baru. Hubungan kekerabatan PLS 76 dianalisis secara genotipik melalui analisis urutan gen 16S rRNA menggunakan sepasang primer Bact 27F-Uni 1492R dan data Whole Genome Sequencing (WGS), serta secara kemotaksonomi berdasarkan komposisi lipid membran dan persentase GC. Berdasarkan hasil analisis filogenetik menggunakan gen 16S rRNA PLS 76 menunjukkan cabang terpisah dan kekerabatan terdekat dengan Geobacillus zalihae T1, sementara hasil WGS menyatakan bahwa PLS 76 mirip dengan G. kaustophilus NRBC 102445. Namun komposisi lipid membran PLS 76 yang ditentukan dengan GC-MS dan persentase GC (guanin-sitosin) menunjukkan perbedaan dari bakteri termofilik lain. Sehingga disimpulkan bahwa PLS 76 merupakan bakteri Geobacillus kaustophilus strain baru khas Pria Laot Sabang. Karakterisasi gen penghasil antibiotik dilakukan untuk mengetahui kemampuan PLS 76 dalam memproduksi senyawa antibiotik. Data WGS dimanfaatkan untuk melihat gen tunggal dan kelompok gen penghasil antibiotik menggunakan program antiSMASH 6.1.1. Terdapat dua gen tunggal pengkode antibiotik antitoxin EndoAI dan gallidermin. Hasil identifikasi kelompok gen dengan antiSMASH 6.1.1 menunjukkan adanya dua region yang mirip dengan gen penghasil geobacillin I (region I) dan fengycin (region IV). Sehingga disimpulkan bahwa PLS 76 dapat mengekspresikan antibiotik pada kondisi yang sesuai