ETD - Unsyiah Central Library
Not a member yet
92391 research outputs found
Sort by
AKTIVITAS NEFROPROTEKTOR EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG SIRSAK (ANNONA MURICATA L.) TERHADAP HISTOPATOLOGIS GINJAL TIKUS (RATTUS NORVEGICUS BERK.) YANG DIINDUKSI PARASETAMOL
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi proteksi dari pemberian ekstrak etanol kulit batang sirsak (EEKBS) terhadap perubahan struktur histopatologis ginjal tikus (Rattus norvegicus Berk.) yang diinduksi parasetamol. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dengan 5 kali ulangan. Pemberian perlakuan pada semua kelompok dilakukan selama 14 hari. Penelitian ini terdiri dari 5 perlakuan diantaranya kontrol normal (akuades), kontrol negatif (parasetamol 1,350 mg/kgBB) dan 3 dosis pemberian EEKBS pada kelompok perlakuan yaitu 150 mg/kgBB (P1), 300 mg/kgBB (P2), dan dosis 600 mg/kgBB (P3) dan pada hari ke-7 semua perlakuan diberikan parasetamol 1350 mg/kgBB kecuali pada kelompok kontrol normal (K0). Pembuatan sediaan histologis organ ginjal dilakukan menggunakan metode parafin dengan pewarnaan Hematoksilin dan Eosin (HE). Parameter pada penelitian ini yaitu kerusakan sel dan jaringan korteks ginjal berupa degenerasi dan nekrosis sel tubulus dan adanya hiperemi, hemoragi dan inflamasi. Data kerusakan degenerasi dan nekrosis sel dianalisis menggunakan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan, sedangkan kerusakan hiperemi, hemoragi dan inflamasi yang masingmasing data skor dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian EEKBS hingga dosis 600 mg/kgBB belum dapat memproteksi sel tubulus ginjal tikus yang diinduksi parasetamol, namun pada kerusakan hiperemi, hemoragi dan inflamasi terdapat adanya penurunan sejalan dengan meningkatnya dosis ekstrak. Sehingga diperoleh bahwa EEKBS berpotensi sebagai nefroprotektor dari kerusakan jaringan berupa hiperemi, hemoragi dan inflamasi
PEMBUATAN AKTA JUAL BELI OLEH PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH SEMENTARA TANPA KEHADIRAN PARA PIHAK (SUATU PENELITIAN DI KABUPATEN BENER MERIAH)
KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN TRAMMEL NET DI PERAIRAN KUALA BUGAK, ACEH TIMUR
Trammel net merupakan suatu alat tangkap yang memiliki hasil tangkapan beraneka ragam, baik dari segi ukuran maupun jenis hasil tangkapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komposisi hasil tangkapan utama, tangkapan sampingan dan tangkapan buangan dari pengoperasian trammel net, serta mengetahui ukuran panjang, berat hasil tangkapan dari pengoperasian alat tangkap trammel net di Perairan Kuala Bugak, Aceh Timur. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2023. Data dikumpulkan dari hasil tangkapan nelayan yang menggunakan alat tangkap trammel net. Pengambilan data dilakukan sebanyak 6 kali trip penangkapan. Hasil penelitian menunjukkan komposisi hasil tangkapan utama (HTU) dengan total berat 12,635 kg (13,13 %) yang terdiri dari udang windu (Penaeus monodon) dengan kisaran ukuran yang dominan 20-21 cm. Hasil tangkapan sampingan (HTS) dengan total berat 74,303 kg (77,20 %) yang terdiri dari biji nangka (Upeneus mullocensin), bulu ayam (Thryssa), cencaru (Megalaspis cordyla), gemi (Echeneis naucrates), gerutu lembing (Pomadasys kaakan), gulamah (Johnius carouna), kadal (Saurida), kekek (Secutor ruconius), kerapu muara (Epinephelus coioides), kurisi (Nemipterus zysron), layur (Trichius savala), lele laut (Ariidae), sebelah (Pleuronectiformes), sotong (Sepiida), udang jerbung (Murextrapa), udang kaki putih (Litopenaeus vannamei), udang ronggeng (Oratosquilla oratoria), cumi-cumi (Loligo), hiu pipi putih (Carcharhinus dussumieri), hiu kucing (Scyliorhinus torazame), kuwe (Carangoides equula), kapas (Gerres filamentosus), lidah (Cynoglossidae), sidat (Anguilliformes), baronang (Siganus canaliculatus), pari (Myliobatoidei), dan rajungan (Portunidae pelagius). Komposisi hasil tangkapan buangan (HTB) dengan total berat 9,315 kg (9,68%) yang terdiri dari blangkas (Limulidae), buntal (Tetraodontidae), cornet merah (Fistularia petimba), ekor kuning dua duri (Uranoscopus cognatus), kerang duri (Murex trapa), kerong-kerong (Terapontidae), lapu ayam (Pterois volitan), pena laut (Pennatulacea), kardinal (Apogon hoeveni), peperek (Leilognathidae equulus), siput laut (Littorina sp.) sungut ganda (Lophius piscatorius), udang kipas (Thenus orientalis), dan layaran kuning (Heniochus acuminatus)
PENGARUH BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KOSMETIK HALAL PADA MASYARAKAT KOTA BANDA ACEH DENGAN TRUST DAN ATTITUDE SEBAGAI VARIABEL MEDIASI
Dalam perkembangan industri kosmetik yang sangat pesat dan demand konsumen yang meningkat. Brand Image menjadi peran penting bagi konsumen untuk dapat melihat kebagusan sebuah produk kosmetik halal. Dengan mediasi oleh Trust dan Attitude akan dilihat pengaruhnya untuk keputusan pembelian konsumen dari masyarakat Kota Banda Aceh. Jenis pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 147 responden. Peneliti menggunakan metode untuk pengumpulan data dengan kuesioner melalui gform. Teknik analisis data menggunakan analisis Structural Equation Modeling (SEM) dengan Software Lisrel 8.8 untuk mengetahui pengaruh dari masing-masing variabel yang diteliti. Hasil analisis mengungkapkan bahwa Brand Image tidak berkontribusi positif secara langsung terhadap Keputusan Pembelian. Lalu Trust berkontribusi memediasi Brand Image namun tidak terhadap Keputusan Pembelian. Sebaliknya Attitude berkontribusi positif memediasi Brand Image dan juga berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian. Diharapkan hasil ini dapat bermanfaat bagi produsen dan konsumen kosmetik halal sebagai referensi bagi inovasi kedepannya untuk kemajuan industri halal di Kota Banda Aceh. Kata Kunci: Brand Image, Keputusan Pembelian, Trust, Attitude
KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT PERMUKIMAN KUMUH DI GAMPONG JAWA, KOTA BANDA ACEH (ANALISIS TEORI SENSE OF PLACE)
Permukiman Gampong Jawa yang berada di kecamatan Kutaraja merupakan salah satu gampong yang berada di Banda Aceh. Saat ini permukiman Gampong Jawa lebih dikenal sebagai permukiman kumuh tepatnya di Dusun Tengku Muda. Kondisi permukiman ini kumuh karena adanya aktivitas masyarakat yang bertempat tinggal di permukiman ini yang sebagian besar bekerja sebagai pemulung di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Gampong Jawa dan membawa hasil kerjanya ke tempat tingggal mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Sense of place masyarakat permukiman kumuh Gampong Jawa terhadap kepedulian dalam menjaga lingkungan permukiman dari kerusakan lingkungan dan dampak yang diakbatkan dari adanya permukiman kumuh terhadap kerusakan lingkungan di Gampong Jawa. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori Sense Of Place Jhon Agnew. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara langsung dengan iforman serta dokumentasi dan kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peemukiman yang ada di Gampong Jawa saat ini menjadi permukiman kumuh yang tepatnya di Dusun Tengku Muda. Kondisi kumuh yang terjadi diakibatkan karena adanya bangunan rumah yang tidak layak huni dan tidak serta tidak didukung dengan sarana prasana seperti air bersih, tempat pembuangan sampah dll. Dengan kondisi tersebut kemudian mengakibatkan kerusakan lingkungan karena aktivitas masyarakat yang membuang sampah-sampah dan limbah dari kegiatan sehari-hari. Dari hasil yang didapatkan bahwa sense of place masyarakat Gampong Jawa memanfaatkan tempat tinggal hanya dijadikan tempat beristirahat dan pemenuhan perekonomian dengan mengesampingkan resiko terhadap kerusakan lingkungan karena kondisi permukiman yang menjadi kumuh dan jauh dari kesan rasa kepemilikan masyarakat terhadap tempat tinggalnya.Kata Kunci : Permukiman Kumuh, Sense Of Place, Kerusakan Lingkunga
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG CANGKANG KERANG HIJAU (PERNA VIRIDIS) PADA PAKAN UDANG WINDU (PENAEUS MONODON)
ABSTRAKUdang windu merupakan spesies udang Indonesia yang mengandung protein tinggi dan memiliki nilai ekspor yang menguntungkan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pertumbuhan dan dosis terbaik dalam pemberian tepung cangkang kerang hijau pada pakan udang windu. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Pembenihan dan Pembiakan Ikan Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala. Pencetakan pakan dilakukan di Desa Tibang, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh. Menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Parameter penelitian meliputi pertumbuhan berat mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan, kelangsungan hidup dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik pada perlakuan D dengan penambahan tepung cangkang kerang hijau sebanyak 3%, sehingga nilai pertambahan panjang mutlak sebesar (2,99 cm), berat mutlak (0,39), Laju Pertumbuhan Spesifik (19,88%), Ratio Konversi Pakan (1,19), Efisiensi Pakan (84,14%) dan Kelangsungan hidup (98%). Penambahan tepung cangkang kerang hijau pada pakan berpengaruh terhadap pertumbuhan udang windu
ANALISIS KOMUNIKASI INTERPERSONAL PROSES PEMBELAJARAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA DI SLB NEGERI BAMBI KABUPATEN PIDIE
ABSTRAK Penelitian ini membahas tentang meningkatkan kepercayaan diri siswa berkebutuhan khusus melalui proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru di sekolah luar biasa (SLB) Negeri Bambi. Guru sebagai pendidik memiliki peranan yang besar dalam mendidik dan mengembangkan rasa percaya diri anak di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru dalam mendorong dan menumbuhkan kepercayaan diri anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri Bambi serta untuk mengetahui komunikasi interpersonal guru dalam proses pembelajarannya pada siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan suatu fenomena yang terjadi yang kemudian dianalisis. Informan kunci dalam penelitian ini adalah guru yang sudah mengajar di SLB Negeri Bambi selama delapan tahun. Peneliti dalam memperoleh data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data peneliti menggunakan metode reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil peneliti dilapangan yaitu dimana hasil upaya yang dilakukan guru dalam menumbuhkan kepercayaan diri siswa berkebutuhan khusus dapat dikategorikan dengan sangat baik, dan hasil dari wawancara peneliti menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan oleh guru dalam mendorong rasa percaya diri siswa adalah dengan membiarkan anak sering berinteraksi dengan lingkungan dan masyarakat sekitar. Kebiasaan anak untuk berinteraksi dan bersosialisasi dengan masyarakat dilingkungan sekolahnya memberikan pengaruh yang positif dalam proses menumbuhkan rasa percaya dirinya. Kata kunci: Komunikasi Interpersonal, Proses Pembelajaran, Kepercayaan Diri, Anak Berkebutuhan Khusus
PRARANCANGAN PABRIK SURFAKTAN METIL ESTER SULFONAT DARI PALM STEARIN METHYL ESTER DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 27.000 TON/TAHUN
Prarancangan pabrik surfaktan MES menggunakan bahan baku Palm Stearin Methyl Ester dan SO3 yang diproduksi dari sulfur serta udara. Palm Stearin Methyl Ester diperoleh dari PT. Bakrie Renewable Chemicals sementara bahan baku untuk memproduksi SO3 yaitu sulfur diperoleh dari Shanghai Orisen New Materials Technology Co., Ltd dan udara diperoleh secara bebas di sekitar lokasi pabrik. Pabrik ini beroperasi selama 330 hari/tahun dengan kapasitas produksi 27.000 ton/tahun. Perseroan Terbatas (PT) adalah bentuk perusahaan yang direncanakan dengan menggunakan struktur garis dan staf. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 140 orang. Lokasi pabrik direncanakan didirikan di desa Binjai, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang dengan luas tanah 18.835 m2. Kebutuhan air untuk pabrik ini sebesar 64.673,72 kg/jam yang diperoleh dari sungai Tamiang. Sumber listrik diperoleh dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan generator dengan daya 1.688,84 kW.Hasil analisa ekonomi yang diperoleh adalah sebagai berikut:1.Fixed Capital Investment (FCI)= Rp 819.279.407.6312.Working Capital Investment (WCI)= Rp 204.819.851.9083.Total Capital Investment (TCI)= Rp 1.024.099.259.5384.Total Production Cost (TPC)= Rp 459.069.756.7955.Selling Cost (SC)= Rp 1.190.570.930.3466.Pay Out Time (POT)= 2,77 tahun7.Break Event Point (BEP)= 35%8.Internal Rate of Return (IRR)= 34,29%9.Return on Investment (ROI)= 54