ETD - Unsyiah Central Library
Not a member yet
    92391 research outputs found

    ANALISIS POLITIK PERGANTIAN ANTAR WAKTU (PAW) SAMSUL BAHRI DAN RIZAL FALEVI KIRANI SEBAGAI ANGGOTA DPRA OLEH PNA

    No full text
    ABSTRAKUsulan Penggantian Antar Waktu (PAW) terhadap Samsul Bahri dan Rizal Falevi Kirani sebagai Anggota DPRA dari Partai Nanggroe Aceh (PNA) merupakan konflik internal elite politik. Kontroversi yang diakibatkan dari beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya konflik tersebut, baik itu faktor kepentingan kekuasaan, kepentingan pribadi, maupun kepentingan sosial. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi terjadinya usulan Pergantian Antar Waktu (PAW) Samsul Bahri dan Rizal Falevi Kirani sebagai Anggota DPRA dari PNA. Penelitian ini menggunakan Konsep Partai Politik Lokal dan Teori Konflik Elite Politik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitiannya deskriptif. Informan penelitian terdiri dari Ketua DPRA, Ketua DPP PNA, Sekretaris Jendral PNA, Akademisi serta pihak terkait yakni Samsul Bahri dan Rizal Falevi Kirani sebagai anggota DPRA. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Adapun hasil penelitian ini dapat dilihat bahwa dalam penyelesaian konflik internal Partai Politik Lokal di Aceh yang berhubungan dengan konflik antara pimpinan dengan pimpinan, pimpinan dengan anggota dan anggota dengan anggota harusnya diselesaikan oleh Mahkamah Partai. Putusan Mahkamah Partai mengikat para pihak yang berselisih. Kekuatan mengikat putusan yang dihasilkan oleh mahkamah partai politik dalam penyelesaian perselisihan internal partai politik dapat dilihat dari sifat putusan mahkamah partai politik yang bersifat final dan mengikat berdasarkan ketentuan Pasal 32 ayat (5) Undang-Undang Partai Politik, akan tetapi turut juga diselesaikan melalui Pengadilan Negeri dengan putusannya yang bersifat pertama dan terakhir dan hanya dapat mengajukan kasasi kepada Mahkamah Agung berdasarkan ketentuan Pasal 33 Undang-Undang Partai Politik dan juga diperkuat dalam putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia.Kata Kunci: Pergantian Antar Waktu (PAW) Samsul Bahri dan Rizal Falevi sebagai anggota DPRA oleh PNA

    PENERAPAN METODE REGRESI DATA PANEL PADA PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI ACEH

    No full text
    Pertumbuhan ekonomi merupakan suatu indikator untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat yang mana untuk mengukur pertumbuhan ekonomi suatu wilayah dapat dilihat dari nilai Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan (PDRB ADHK). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model regresi data panel serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten/Kota Provinsi Aceh dengan menggunakan metode regresi data panel. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi data panel. Data yang digunakan bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) berupa data panel yang terdiri dari data unit individu (cross section) yaitu Kabupaten/Kota Provinsi Aceh sebanyak 23 wilayah dan unit waktu (time series) yaitu dari tahun 2016-2021. Variabel independen terdiri dari Dana Bagi Hasil (DBH), Jumlah Penduduk (JP), dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS). Terdapat tiga estimasi model regresi data panel, yaitu Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM), dan Random Effect Model (REM). Pemilihan uji model regresi data panel terbaik dilakukan dengan uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier. Kemudian uji signifikansi parameter dengan melakukan uji secara serentak, uji secara parsial, dan melihat nilai koefisien determinasi. Hasil yang didapatkan dari penelitian adalah model yang terbaik dan tepat untuk data pertumbuhan ekonomi berdasarkan PDRB ADHK serta faktor-faktor yang mempengaruhinya di Kabupaten/Kota Provinsi Aceh yaitu Random Effect Model (REM) dengan efek unit individu (cross section) dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,533 yang menunjukkan bahwa Dana Bagi Hasil (DBH), Jumlah Penduduk (JP), dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) mampu menjelaskan PDRB ADHK di Kabupaten/Kota Provinsi Aceh sebesar 53,3% sedangkan sisanya sebesar 46,7% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak termasuk ke dalam model.Kata Kunci: Cross Section, Produk Domestik Regional Bruto, Random Effect Model, Regresi Data Panel, Time Serie

    ADSORPSI ION MERKURI (HG2+) DENGAN MENGGUNAKAN ADSORBEN HASIL PIROLISIS KULIT KAKAO (TEOBROMA CACAO L)

    No full text
    Merkuri merupakan salah satu logam berat yang paling berbahaya yang terdapat di perairan. Salah satu alternatif untuk mereduksinya adalah dengan metode adsorpsi menggunakan adsorben hasil pirolisis kakao yang dilakukan pada penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kemampuan adsorben hasil pirolisis kulit kakao dalam menyerap ion merkuri. Kulit kakao setelah dikeringkan kemudian dipirolisis dalam reaktor pirolisis selama 1,5 jam. Suhu pirolisis divariasikan masing-masing 300oC, 340oC, dan 380oC. Adsorben kemudian diayak dengan ayakan 100 mesh, selanjutnya dilakukan uji karakteristik terhadap adsorben. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adsorben hasil pirolisis kulit kakao dapat digunakan sebagai adsorben untuk menyerap ion merkuri karena memenuhi syarat standar mutu yang ditetapkan oleh SNI 06-3730-1995 untuk kadar air, kadar abu dan daya serap iodin, serta memiliki gugus fungsi O-H, C=O, C=C, C?C, C=H sebagai gugus aktif dalam menyerap ion merkuri, memiliki morfologi permukaan dengan porositas yang tinggi, dan ukuran partikel yang kecil, serta menunjukkan bahwa karbon aktif yang terbentuk bersifat amorf sehingga mudah berinteraksi dengan logam. Adsorben kemudian digunakan untuk mereduksi ion merkuri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas penyerapan meningkat secara signifikan pada waktu kontak 15 sampai 60 menit, yaitu sebesar 0,055 mg/g; 0,074 mg/g; 0,096 mg/g, dan 0,099 mg/g. Selanjutnya meningkat pada waktu 60 sampai 90 menit dengan kapasitas penyerapan sebesar 0,106 mg/g. Suhu pirolisis pembuatan adsorben juga berpengaruh terhadap adsorpsi ion merkuri. Pada suhu 300oC, 340oC, dan 380oC berturut-turut diperoleh kapasitas adsorpsi sebesar 0,149 mg/g, 0,152 mg/g dan 0,155 mg/g. Penelitian ini dilakukan pada kisaran pH 6 sampai 8 dan diperoleh kapasitas adsorpsi paling tinggi pada pH 8 yaitu sebesar 0,16 mg/g, selanjutnya pada pH 7 sebesar 0,074 mg/g, dan kapasitas terendah pada pH 6 sebesar 0,024 mg/g. Uji kinetika adsorpsi menunjukkan bahwa adsorben hasil pirolisis kulit kakao dalam menyerap ion merkuri mengikuti model pseudo second orde. RSM Box Behnken Design berhasil digunakan untuk mendapatkan kapasitas adsorpsi ion merkuri yang optimum pada 3 variabel input. Hasil menunjukkan bahwa ketiga variabel mempengaruhi respon yang diselidiki. Model menyarankan bahwa kapasitas adsorpsi ion merkuri optimum diantaranya adalah pada kondisi suhu pirolisis adsorben 340oC, pH 8, dan waktu kontak 90 menit. Setelah dilakukan validasi diperoleh kapasitas adsorpsi sebesar 0,148 mg/g. Kata Kunci: merkuri, adsorpsi, pirolisis, kulit kakao, response surface methodology

    SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS APOTEK 24 JAM DAN NON 24 JAM BERBASIS WEBGIS DI KOTA BANDA ACEH

    No full text

    PERSEPSI DAN MITIGASI MASYARAKAT TERHADAP KONFLIK MANUSIA DAN GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) DI KECAMATAN TRUMON TENGAH, ACEH SELATAN

    No full text
    ABSTRAKGina Yulia Putri (2023). Persepsi dan Mitigasi Masyarakat Terhadap Konflik Manusia dan Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Kecamatan Trumon Tengah, Aceh Selatan.Interaksi negatif manusia dan gajah terjadi di wilayah perkebunan, yang disebabkan oleh jarak antara perkebunan dan hutan sangat dekat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2022 s.d Mei 2023 bertujuan untuk mengetahui persepsi dan mitigasi masyarakat terhadap konflik manusia dan gajah di Kecamatan Trumon Tengah, Aceh Selatan. Pengumpulan data melalui wawancara terbimbing dengan panduan kuesioner sebanyak 30 orang responden dipilih melalui teknik purposive sampling dan skoring jawaban responden menggunakan Skala Likert. Persepsi masyarakat terhadap konflik manusia dan gajah menujukkan bahwa persepsi negatif lebih tinggi daripada persepsi positif. Konflik manusia dan gajah menurut masyarakat dapat menyebabkan kerusakan lahan (70%), memakan tanaman (66,67%) dan merusak tanaman (53,33%). Namun, masyarakat memiliki kesadaran (63,33%) akan melaporkan gajah kepada petugas CRU (Conservation Response Unit) Naca apabila memasuki lahan masyarakat. Sementara itu, Mitigasi yang dilakukan masyarakat terhadap konflik manusia dan gajah menunjukkan masyarakat akan berlari menjauh, berteriak, dan membuat parit (76,67%). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada local stakeholder dalam penerapan mitigasi konflik, sehingga dapat meminimalisir kerugian yang ditimbulkan akibat konflik.Kata Kunci: Gajah, Persepsi, Mitigasi, Konfli

    IDENTIFIKASI SESAR SUMATRA SEGMEN SEULIMEUM BAGIAN UTARA MENGGUNAKAN METODE GRAVITASI

    No full text
    Telah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode gravitasi di daerah Jantho sampai Leungah untuk mengidentifikasi Sesar Sumatra Segmen Seulimeum bagian utara. Distribusi percepatan gravitasi telah diukur dengan menggunakan instrumen Gravitimeter Scintrex CG-5. Data percepatan gravitasi yang terukur sebanyak 39 titik dengan total panjang lintasan 39 km. Untuk mendapatkan nilai anomali bouguer lengkap, beberapa standar koreksi data diterapkan termasuk koreksi drift, koreksi pasang surut, koreksi lintang, koreksi udara bebas, koreksi Bouguer, dan koreksi medan. Data nilai anomali Bouguer lengkap sepanjang profil digunakan untuk pemodelan maju (forward modeling) 2D menggunakan software Grav2DC. Hasil model menunjukkan bahwa struktur bawah permukaan daerah penelitian terdiri dari tiga lapisan dengan formasi batuan dan densitas yang berbeda-beda. Lapisan pertama terdapat batu pasir tufaan (?=2.90 g/cm3), batuan vulkanik: andesit, tufa (?=2.75 g/cm3), batuan aluvium (?=1.70 g/cm3). Lapisan kedua terdapat batu gamping kurang (?=2.48 g/cm3), batuan vulkanik: andesit, tufa (?=2.75 g/cm3). Lapisan ketiga terdapat batuan gunung api andesit (?=2.69 g/cm3) dan batu gamping kurang (?=2.48 g/cm3). Hasil interpretasi kuantitatif di kawasan penelitian pada Segmen Seulimeum diindikasikan adanya sesar mendatar yang tidak murni atau disebut sesar oblique yaitu kombinasi antara sesar mendatar dan sesar normal. Struktur sesar berada di sekitar Lon Baroh sampai Lamtamot.Kata Kunci: Metode Gravitasi, Densitas, Grav2DC, Sesar Sumatr

    REALISASI ANGGARAN REFOCUSING COVID-19 PADA SEKTOR PEMULIHAN EKONOMI DIKOTA BANDA ACEH TAHUN ANGGARAN 2020

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang realisasi anggaran refocusing covid-19 pada sektor pemulihan ekonomi di kota Banda Aceh tahun anggaran 2020. Tujuannya agar kita ketahui sejauh manakah pemerintah kota Banda Aceh menjalankan kebijakan yang telah di tetapkan untuk pemulihan ekonomi pasca covid-19, yang dimana covid-19 tersebut sangat memberi dampak kerugian yang tidak disangka, banyak pegawai yang di PHK, usaha-usaha yang tidak berkembang, pembeli yang berkurang. Pada penelitian ini peneliti menggunakan teori implementasi kebijakan Edward III dengan menggunakan konsep penganggaran sektor publik, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah banyak ditemukan kemajuan, seperti banyak usaha-usaha kecil yang semakin berkembang dan bertambah, dengan adanya bantuan dari pemerintah membuat masyarakat yang memiliki usaha bisa melanjutkan lagi usahanya. Pada saat pemerintah kota Banda Aceh menjalankan kebijakannya pada masalah ini terdapat juga kejanggalan dalam proses perealisasian, adanya beberapa hambatan yang di alami oleh pihak pemerintah kota Banda Aceh seperti, faktor utamanya tidak ada keterbukaan pihak pemrintah kepada masyarakat, ada beberapa data yang seharusnya dia tidak menerima bantuan tersebut tetapi dia menerima, keterlambatan dalam penerimaan bantuan sehingga banyak usaha-usaha yang tutup sehingga mereka tidak bisa membuka usahanya lagi. Kesimpulannya pada saat perealisasian pemerintah kota Banda Aceh masih banyak hal yang tidak diawasi dan lalai dalam menjalankan kebijakannyaKata Kunci: Covid-19, Kebijakan, Refocusing, UMKM

    HUBUNGAN ANTARA SELF-CONTROL DENGAN ACADEMIC DISHONESTY PADA MAHASISWA DI KOTA BANDA ACEH

    No full text
    Academic dishonesty merupakan masalah yang kian menjamur dikalangan peserta didik. Hal ini dikarenakan prestasi akademik menjadi indikator dalam pendidikan. Academic dishonesty dapat diartikan sebagai tindakan yang memanipulasi atau melakukan pelanggaran peraturan dalam melaksanakan ujian, mengerjakan tugas, baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Oleh karena itu, mahasiswa membutuhkan self-control sebagai pengontrol kemampuan individu untuk mengendalikan dorongan terhadap pikiran, emosi, dan perilaku yang tidak diinginkan seperti academic dishonesty. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-control dengan academic dishonesty pada mahasiswa di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 357 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan multistage cluster random sampling, data penelitian dikumpulkan menggunakan The Brief Self-Control Scale (BSCS) dan Academic Dishonesty Scale. Analisis data menggunakan teknik kolerasi pearson yang menunjukkan nilai koefisien kolerasi (r) = -0,373 dengan nilai signifikansi (p) = 0,000 (

    POTENSI PROTEKSI EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG SRIKAYA (ANNONA SQUAMOSA L.) TERHADAP HISTOPATOLOGI GINJAL TIKUS (RATTUS NORVEGICUS BERK.) YANG DIINDUKSI PARASETAMOL

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi nefroproteksi ekstrak etanol kulit batang kayu Annona squamosa L. (EEKBAS) terhadap struktur histologis ginjal tikus (Rattus norvegicus Berk.) setelah diinduksi parasetamol dengan menghitung sel tubulus yang mengalami degenerasi dan nekrosis serta kerusakan hiperemi, hemoragi dan inflamasi. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Tikus kontrol normal diberi akuades selama 14 hari. Tikus kontrol negatif diberikan parasetamol dengan dosis 1.350 mg/kg BB. Pemberian ekstrak etanol kulit batang A. squamosa selama 14 hari dengan dosis 150 mg/kg BB, 300 mg/kg BB, dan 600 mg/kg BB, dan semua tikus diinduksi parasetamol 1.350 mg/kg pada hari ke-7, kecuali kontrol normal. Tikus dibedah pada hari ke-15, kemudian diambil organ ginjalnya untuk dibuat preparat histologi. Pembuatan sediaan histologis organ ginjal dilakukan menggunakan metode parafin dengan pewarnaan Hematoksilin dan Eosin (HE). Hasil analisis menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol kulit batang Annona squamosa L. (EEKBAS) mampu menurunkan jumlah kerusakan sel tubulus ginjal yang mengalami degenerasi, nekrosis, hiperemi, hemoragi dan inflamasi akibat paparan parasetamol.Kata kunci: Annona squamosa, kulit batang, parasetamol, nefroprotektor, degenerasi, nekrosis, hiperemi, hemoragi, inflamas

    PERUBAHAN MORFOLOGI DAN MORFOMETRI OVARIUM DAN UTERUS KELINCI LOKAL YANG DIINDUKSI SUPEROVULASI DENGAN EKSTRAK PITUITARI SAPI

    No full text
    Ekstrak pituitari sapi (EPS) dapat digunakan sebagai preparat alternatif pengganti pregnant mare serum gonadotropin (PMSG) dan follicle stimulating hormone (FSH) untuk induksi superovulasi. Keberhasilan induksi superovulasi menggunakan EPS salah satunya dapat diketahui dari perubahan morfologi dan morfometri ovarium dan uterus hewan yang disuperovulasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui perubahan morfologi dan morfometri ovarium dan kornua uteri kelinci lokal setelah diinduksi superovulasi menggunakan EPS. Dalam penelitian ini digunakan enam ekor kelinci betina dan satu ekor kelinci jantan lokal berumur 1-1,5 tahun dengan bobot badan 1,8-2,2 kg. Setelah adaptasi selama 30 hari, kelinci betina dibagi dalam dua kelompok yakni, kelompok kontrol (K1, n=3) dan kelompok perlakuan (K2, n=3). Kelinci-kelinci pada K1 tidak diberikan perlakuan namun dikawinkan dengan kelinci jantan, sedangkan pada K2 diinjeksi dengan EPS sebanyak 5 kali dengan interval 12 jam per injeksi dengan volume EPS per ekor kelinci sebanyak 1 ml (injeksi ke-1), 0,5 ml (injeksi ke-2 dan ke-3), dan 0,3 ml (injeksi ke-4 dan ke-5). Dua belas jam setelah injeksi EPS terakhir, kelinci pada K2 diinjeksi dengan 100 IU hCG kemudian dikawinkan. Pada hari keenam setelah perkawinan, organ reproduksi kelinci K1 dan K2 dikoleksi dan dipreparir untuk pengamatan morfologi dan morfometri dan dilanjutkan dengan pembuatan preparat histologi untuk pengamatan histologi dan histomorfometri. Berdasarkan pengamatan, terdapat perubahan morfologi ovarium dan kornua uteri kelinci K2 setelah diinduksi superovulasi dengan EPS dibandingkan kelinci K1, namun secara morfometri ovarium dan uterus K1 dan K2 tidak berbeda nyata (P>0,05). Struktur histologi ovarium dan uterus pada K2 mengalami perubahan dan secara histomorfometri menunjukkan perbedaan yang nyata (

    31,325

    full texts

    92,391

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    ETD - Unsyiah Central Library
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇