ETD - Unsyiah Central Library
Not a member yet
92391 research outputs found
Sort by
ANALISIS PERHITUNGAN BIAYA PRODUKSI DAN PENETAPAN LIFTING (STUDI KASUS PADA PT XYZ DI ACEH)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme perhitungan biaya produksi dan penetapan lifting pada PT XYZ di Aceh Tahun 2016-2020. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh melalui laporan-laporan yang berkaitan dengan permasalahan penelitian yang diminta langsung kepada PT XYZ. Metode penelitian pada penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) PT XYZ dalam menghitung biaya produksi kebijakannya telah diatur pemerintah dan SKK Migas. Perlakuan biaya produksi tertuang dalam laporan FQR (Financial Quarterly Report), secara khusus dilaporkan melalui Report 8 (R8) yang digunakan untuk mengetahui biaya-biaya apa saja yang termasuk biaya produksi dan menghitung berapa banyak biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi. Berdasarkan perhitungan jumlah pendapatan dari jumlah produksi dan biaya produksi PT XYZ tahun 2016-2020 dapat diambil kesimpulan bahwa jumlah pendapatan tertinggi terjadi pada tahun 2018 yakni sebesar 45.300,41 ribu USD, dengan biaya produksi yang kecil dan jumlah produksi yang besar. Sedangkan pada tahun 2019 dan 2020 terlihat bahwa jumlah produksi yang kecil namun membutuhkan biaya produksi yang tinggi; 2) Besaran lifting yaitu dihitung bukan ditetapkan, dikerenakan besaran lifting bergantung pada jumlah produksi minyak yang dihasilkan. Oleh karena itu, besaran jumlah lifting akan berbanding lurus dengan produksi yang dihasilkan, dengan kata lain apa yang diproduksilah yang akan di-lifting. Lifting pada PT XYZ akan mulai dihitung pada saat condensate telah sampai di titik serah hingga dinaikkan ke kapal pengangkut. Besaran lifting pada PT XYZ dipengaruhi oleh 3 faktor, yaitu kuantitas produksi, harga ICP, dan own use
PENANGANAN MASTITIS PADA KAMBING DI PT. PESONA SATWA FARM CIPATAT, BANDUNG BARAT
Mastitis merupakan radang pada kelenjar ambing yang dapat disebabkan oleh bakteri atau jamur yang bersifat patogen. Mastitis dapat bersifat akut, subakut dan kronis. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui tahapan dalam penanganan mastitis pada kambing di PT. Pesona Satwa. Berdasarkan anamnesa, kambing mengalami pembengkakan pada ambing dengan konsistensi keras dan berwarna merah, gejala klinis dan pemeriksaan fisik penanganannnya dengan melakukan tindakan pemberian obat ketosol-100, pengompresan pada ambing, danpemerahan setiap hari untuk mengurangi pembengkakan dan air susu yang telah membeku di dalam. Berdasarkan hasil pemeriksaan dapat disimpulkan bahwa penanganan mastitis yang dilakukan dapat mengurangi mastitis pada kambing.Kata kunci : Mastitis, kambing, ambing, penangana
PENGARUH PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI, PENGENDALIAN INTERNAL, DAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KUALITAS PELAPORAN KEUANGAN PADA PERANGKAT DAERAH KOTA BANDA ACEH
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan sistem informasi, pengendalian internal, dan kompetensi sumber daya manusia terhadap kualitas pelaporan keuangan pada perangkat daerah kota Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perangkat daerah kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan simple random sampling, yaitu pengambilan sampel yang dipilih secara acak. Sampel yang akan dijadikan yaitu sebagian dari perangkat daerah yang ada di Kota Banda Aceh sebanyak 30 perangkat daerah. Sumber data pada penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dengan melakukan penyebaran kuesioner kepada responden penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan penggunaan sistem informasi, pengendalian internal, dan kompetensi sumber daya manusia berpengaruh terhadap kualitas pelaporan keuangan pada perangkat daerah kota banda aceh.Kata Kunci: Kualitas Pelaporan Keuangan, Penggunaan Sistem Informasi, Pengendalian Internal, Dan Kompetensi Sumber Daya Manusi
PENGARUH PEMBERIAN UREA MOLASSES MULTINUTRIENT BLOCK PADA KAMBING POST PARTUS DI PETERNAKAN PESONA SATWA FARM, BANDUNG BARAT, JAWA BARAT
Urea Molasses Multinutrient Blok (UMMB) merupakan pakan tambahanatau suplemen yang sangat bermanfaat untuk ternak sapi, kambing, domba (ternak ruminansia). Bentuk UMMB adalah padat yang terbuat dari berbagai macam sumber pakan seperti molasses (tetes tebu), garam dapur, ultra mineral, kapur dan bekatul atau dedak. Pemberian UMMB dapat meningkatkan kecernaan pakan berkualitas rendah sehingga secara umum dapat meningkatkan performan ternak seperti produksi susu, bobot badan, body condition score (BSC) dan status reproduksi. Khususnya ternak post partus pengaruh pemberian urea molasses multinutrient blok (UMMB) terhadap kambing post partus di peternakan pesona satwa farm, Bandung Barat, Jawa Barat. Hasil pengamatan selama magang diperoleh beberapa jenis kambing yang diberikan UMMB dengan kisaran 8,5-10,75 gram. Selain itu kambing yang memakan UMMB lebih cepat pulih dan tingkat mortalitas anak adalah 0%. Pelaksanaan magang ini bertujuan untuk mengetahui. Lokasi Pelaksanaan magang dilakukan di pesona satwa farm Desa Cipatat, Kecamatan. Cipatat, Kabupaten. Bandung Barat. Dapat di simpulkan bahwa pemberian urea molasses multinutrient blok sangat baik diberikan pada ternak kambing post partus untuk meningkatkan nafsu makan serta memperbaiki nilai nutrisi dari pakan ternak, sehingga kondisi tubuh kambing kembali sehat
ISOLASI DAN SENSITIVITAS ANTIBIOTIK TERHADAP BAKTERI KLEBSIELLA SP. PADA ORGAN REPRODUKSIRNKUDA GAYO BETINA
ISOLASI DAN SENSITIVITAS ANTIBIOTIK TERHADAP BAKTERI Klebsiella sp. PADA ORGAN REPRODUKSIKUDA GAYO BETINAABSTRAKKlebsiella sp. merupakan salah satu bakteri yang bersifat patogen oportunistik yang dapat menyebabkan infeksi pada saluran reproduksi kuda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan bakteri Klebsiella sp. pada organ reproduksi kuda gayo betina dan tingkat sensitvitasnya terhadap antibiotik Chloramphenicol dan Gentamicin. Penelitian ini menggunakan tiga sampel swab dari organ reproduksi kuda gayo betina yang dianalisis menggunakan metode Carter untuk isolasi dan identifikasi bakteri Klebsiella sp. hasil isolasi bakteri pada kuda gayo kemudian di uji dengan menggunakan metode Kirby Bauer untuk uji sensitivitas antibiotik Chloramphenicol dan Gentamicin. Hasil penelitian ditemukan adanya pertumbuhan bakteri dalam media Urea Broth (UB), ditemukan 1 koloni bakteri dalam media MacConkey Agar (MCA) sebagai bakteri Gram negatif dan dari uji biokimia diketahui spesies bakteri Klebsiella sp. Hasil uji sensitivitas isolat bakteri Klebsiella sp. terhadap Chloramphenicol menunjukkan luas daya hambat 25,9 mm dan Gentamicin 20,2 mm. Kesimpulan penelitian ini adalah pada organ reproduksi kuda gayo betina ditemukan bakteri Klebsiella sp. yang sensitif terhadap antibiotik Chloramphenicol dan Gentamicin.Kata kunci: Antibiotik, Klebsiella sp., kuda gayo betina, organ reproduksi
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANHUS EMBLICA) TERHADAP PERTUMBUHAN STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS SECARA IN VITRO
EFEKTIVITAS EKSTRAK TUMBUHAN SARANG SEMUT ACEH (HYDNOPHYTUM FORMICARUM) TERHADAP HISTOPATOLOGI PANKREAS TIKUS PUTIH JANTAN YANG MENGALAMI DIABETES MELITUS TIPE-2
Diabetes melitus merupakan penyakit yang berhubungan dengan kerusakan sel-? pankreas dan menyebabkan defisiensi insulin. Pada diabetes melitus tipe 2, tubuh mengalami disfungsi sel-? pankreas sehingga hormon insulin yang dihasilkan sel-? pankreas tidak mencukupi untuk mempertahankan kadar glukosa normal. Tujuan dari penelitian ini mengetahui efektivitas ekstrak tumbuhan sarang semut (Hydnophytum formicarum) terhadap histopatologi pankreas tikus putih jantan (Rattus norvegicus) yang mengalami DM tipe-2. Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), dan dianalisis secara statistik nonparametrik menggunakan uji Kruskal-Wallis dengan uji lanjutan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase nekrosis sel Langerhans pankreas P1 terendah, kemudian diikuti oleh P3, P5, P4 dan P2. Kesimpulannya ekstrak tumbuhan sarang semut (Hydnophytum formicarum) dapat memperbaiki kerusakan sel Langerhans pankreas tikus diabetes melitus
HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA SUBULUSSALAM
PENGARUH SELF EFFICACY, TRAINING DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DAN IMPLIKASINYA PADA KINERJA SATUAN KERJA PEMERINTAH KABUPATEN ACEH JAYA
Suatu organisasi atau perusahaan tentu snagat mengharapkan hasil kinerja yang optimal dari para karyawan. Kinerja para karyawan dapat diukur dengan beberapa faktor, antara lain adalah self efficacy, pelatihan, dan motivasi. Self efficacy sangat diperlukan untuk mengembangkan kinerja para karyawan, pelatihan untuk meningkatkan keahlian atau skill para karyawan karyawan, serta motivasi dari internal dan eksternal bisa membantu meningkatkan mutu kerja karyawan. Kinerja dapat dipahami sebagai hasil yang dicapai oleh pegawai dalam menjalankan fungsinya. Kinerja pegawai dapat diukur dari sejauh mana pegawai yang bersangkutan telah menjalankan fungsinya secara profesional khususnya dalam rangka interaksi kegiatan dan tugas yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh self efficacy, training, dan motivasi terhadap kinerja pegawai dan implikasinya pada kinerjas satuan kerja pemerintah Kabupaten Aceh Jaya. Dalam penelitian ini populasi yang digunakan adalah semua pegawai Satuan Kerja Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya yang sampelnya berjumlah 139 orang, yang semuanya pegawai negeri sipil tidak ada pegawai honor atau tenaga kontrak. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sensus terhadap semua pegawai pada Satuan Kerja Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial self efficacy, training, dan motivasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Begitu juga dengan pengaruh self efficacy, training, motivasi, dan kinerja pegawai terhadap kinerja organisasi. Untuk pengaruh mediasi diperoleh bahwa kinerja pegawai memediasi pengaruh antara self efficacy, taraining, dan motivasi terhadap kinerja organisasi.Kata Kunci: Self Efficacy, Training, Motivasi, Kinerja Pegawai, Kinerja Organisas
ANALISIS KEBUTUHAN DAN PENENTUAN PRIORITAS PEMBANGUNAN TPS 3R DI KABUPATEN ACEH BESAR
ANALISIS KEBUTUHAN DAN PENENTUAN PRIORITASPEMBANGUNAN TPS 3R DI KABUPATEN ACEH BESARIsmadiNIM 2004201010042 Program Studi Magister Teknik Sipil Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala Pemerintah Kabupaten Aceh Besar pada tahun 2020 telah mengusulkanpembangunan TPS 3R di Kecamatan Lhoknga dan Ingin Jaya, pada KementerianPekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. Permasalahan pertamaadalah dari dua kecamatan yang diusulkan, bila dilihat dari timbulan sampahterbanyak masih terdapat 4 kecamatan lainnya yang perlu diusulkan seperti Kecamatan Darul Imarah, Kuta Baro, Mesjid Raya, dan Baitussalam. Permasalahan kedua adalah mengingat program TPS 3R di Indonesia tidak semuanya berjalan baikdan bahkan tidak beroperasi sama sekali, maka 6 kecamatan yang dicarikan prioritaspembangunan juga perlu dianalisis kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui urutan prioritas pembangunan TPS 3R di Kabupaten Aceh Besardan untuk mengetahui persepsi masyarakat Kabupaten Aceh Besar terhadapkebutuhan TPS 3R. Penelitian ini tidak meninjau desa sebagai calon lokasipembangunan TPS 3R, tetapi meninjau 2 kecamatan yang diusulkan oleh PemerintahKabupaten Aceh Besar (Lhoknga dan Ingin Jaya) dan 4 kecamatan lainnya yangmempunyai timbulan sampah terbanyak (Darul Imarah, Kuta Baro, Mesjid Raya, danBaitussalam). Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif melaluikuesioner. Responden untuk identifikasi urutan prioritas pembangunan TPS 3Rditujukan kepada 6 pihak pemangku kepentingan dan pengambil kebijakan(stakeholders) melalui teknik purposive sampling. Responden untuk identifikasikebutuhan TPS 3R ditujukan kepada 100 masyarakat Kabupaten Aceh Besar melaluiteknik proportionate stratified random sampling. Kriteria yang ditinjau adalahkriteria lahan, kerawanan sampah, cakupan pelayanan, geografis, partisipasimasyarakat, dan ketersediaan pengelola. Teknik analisis data digunakan AnalyticalHierarchy Process (AHP), uji validitas, uji reliabilitas, dan statistik deskriptif. Urutan prioritas pembangunan TPS 3R di Kabupaten Aceh Besar adalah KecamatanDarul Imarah, Kecamatan Kuta Baro, Kecamatan Ingin Jaya, Kecamatan Lhoknga,Kecamatan Baitussalam, dan Kecamatan Mesjid Raya. Masyarakat Kabupaten AcehBesar berpersepsi bahwa kawasannya rawan terhadap sampah, sampah dikawasannya dikelola secara kurang baik, kawasannya butuh pembangunan TPS 3R,siap untuk berpartisipasi membayar iuran sampah, siap untuk berpartisipasimenyediakan wadah sampah pada rumah tangga, siap untuk berpartisipasi memilahsampah rumah tangga, dan setuju pada kawasannya dibangun TPS 3R.Kata Kunci: Prioritas, pembangunan, TPS 3R, kriteria, alternatif, AH