ETD - Unsyiah Central Library
Not a member yet
92391 research outputs found
Sort by
INTERAKSI SOSIAL ANAK KORBAN PERCERAIAN DI KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT
Perceraian saat ini menjadi sebuah fenomena tersendiri dalam masyarakat. Perceraian di Aceh dapat dikatakan sebagai sebuah gejala yang sangat umum terjadi. Peningkatan angka perceraian di Aceh yang dari tahun ke tahun terus meningkat menunjukan bahwa terdapat sebuah masalah yang selama ini kurang di perhatikan dalam kehidupan berumah tangga yang kemudian menjadikan perceraian sebagai. Perceraian di Kabupaten Aceh Barat terus mengalami peningkatan setiap tahun nya yang mana hal tersebut membuat kabupaten Aceh Barat terdapat banyak anak-anak yang menjadi korban perceraian. Anak-anak yang menjadi korban perceraian memiliki berbagai permasalahan yang di hadapi dalam proses berinteraksi. Penerimaan masyarakat kepada anak korban perceraian menjadi sebuah faktor yang paling penting dalam mendukung interaksi yang terjadi pada anak korban perceraian. Pada penelitian ini proses interaksi yang dilihat adalah proses interaksi pada anak korban perceraian dengan masyarakat yang ada di Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses interaksi sosial pada anak korban perceraian di Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Untuk mendapatkan hasil yang sesuai maka peneliti menggunakan Teori Interaksionisme Simbolik oleh George Herbert Mead menyatakan berhasilnya interaksi yang terjadi pada anak korban perceraian dilatar belakangi oleh bagaimana penerimaan dari masyarakat. Data penelitian diperoleh data primer melalui hasil wawancara, observasi lapangan dan dokumentasi, sedangkan data sekunder adalah data tertulis yang berasal dari pihak yang dapat memberikan informasi mengenai interaksi sosial anak korban perceraian. Hasil penelitian ini menunjukkan interaksi sosial yang terjadi pada anak korban perceraian berjalan dengan baik apabila penerimaan dari masyarakat yang di dapatkan juga baik. Penerimaan masyarakat menjadi faktor penting berjalan nya interaksi pada anak korban perceraian karena dari hal tersebut akan mempengaruhi diri dan pikiran anak korban perceraian. Kata Kunci : Broken Home, Interaksi, Masyarakat, Perceraian
DIGITAL SHORELINE ANALYSIS SYSTEM (DSAS) PADA LAJU PERUBAHAN GARIS PANTAI DI KOTA BANDA ACEH
Garis pantai adalah garis pembatas yang memisah antar laut dan daratan yang sering sekali mengalami perubahan secara dinamis dan juga saling berinteraksi, perubahan yang sementara seperti pada saat pasang surut dan perubahan yang disebabkan oleh keausan serta akumulasi jangka panjang mengakibatkan lingkungan unik yang mudah untuk berubah. Banda Aceh adalah ibukota Provinsi Aceh yang memiliki daerah pesisir dengan panjang garis pantai mencapai 1.660 km dengan luas wilayahperairan laut seluas 295.370 km2. Wilayah pesisir pantai Banda Aceh dan sekitarnya merasakan dampak yang sangat besar akibat dari terjadinya peristiwa gempa dan tsunami pada tahun 2004 silam, peristiwa tsunami ini memberikan dampak dalam satuan morfologi terutama pada garis pantai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung dan juga menganalisis jarak dan laju perubahan garis pantai Kota Banda Aceh menggunakan metode NSM dan EPR pada aplikasi Digital Shoreline Analysis System. Garis pantai kota Banda Aceh pada rentang tahun 2003-2021 mengalami perubahan baik itu abrasi dan juga akresi. Abrasi tertinggi terjadi pada Kecamatan Syiah Kuala dengan laju abrasi rata-rata yaitu sebesar -3.70 meter/tahun dan jarak sebesar -69.59 meter, Sedangkan kecamatan yang mengalami tingkat abrasi terendah adalah Kecamatan Meuraxa dengan laju abrasi rata-rata yaitu sebesar -1.17 meter/tahun dan jarak sebesar -21.95 meter. Akresi tertinggi terjadi pada Kecamatan Kuta Raja dengan laju akresi rata-rata yaitu sebesar 1.58 meter/tahun. Perubahan terbesar pada garis pantai kota Banda Aceh selama tahun 2003 hingga tahun 2021 ialah yang terjadi pada rentang tahun 2003-2005 yaitu pada Kecamatan Syiah Kuala. Pada rentang tahun ini terjadi abrasi yang sangat tinggi dengan laju rata-rata mencapai -988.09 meter/tahun dan jarak abrasi tertinggi mencapai -2698.54 meter yang dikarenakan oleh bencana alam yang terjadi pada tahun 2004 yaitu tsunami
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KUALITAS HIDUP PENDERITA HIPERTENSI DENGAN METODE STRUCTURAL EQUATION MODELING
Pola hidup penderita hipertensi sangat erat kaitannya dengan kualitas kehidupannya sehari-hari. Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi tingkat kualitas hidup penderita hipertensi yaitu pengetahuan tentang hipertensi, kepatuhan minum obat, penerimaan terhadap penyakit, dan demografi penderita seperti umur, pendidikan, indeks massa tubuh, dan lingkar pinggang. Setiap faktor tersebut tidak dapat diukur secara langsung sehingga penggunaan metode regresi linier tidak dapat diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup penderita hipertensi di Kota Lhokseumawe. Untuk menjelaskan hubungan faktor-faktor tersebut digunakan metode Structural Equation Modeling (SEM). Sumber data dalam penelitian ini adalah Survei tentang Penyakit Tidak Menular di Kota Lhokseumawe yang dilakukan pada tanggal 15 April s.d. 15 Mei 2022. Dari penelitian ini diperoleh tiga indikator yang mewakili faktor pengetahuan tentang hipertensi, tiga indikator yang mewakili faktor penerimaan terhadap penyakit, dua indikator yang mewakili faktor demografi, dan empat indikator yang mewakili faktor kualitas hidup. Terdapat tiga faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kualitas hidup penderita hipertensi di Kota Lhokseumawe. Ketiga faktor tersebut adalah pengetahuan tentang hipertensi, kepatuhan minum obat, dan penerimaan terhadap penyakit.Kata kunci: kualitas hidup, penyakit hipertensi, Structural Equation Modeling (SEM
STUDI KARAKTERISTIK SINYAL REGANGAN DENGAN MENVARIASIKAN FREKUENSI PERSAMPELAN
Dalam pengukuran sinyal regangan, salah satu parameter paling yang harus didefinisikan adalah frekuensi persampelan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh frekuensi persampelan terhadap karakteristik sinyal regangan. Dalam penelitian ini, sebanyak 10 sinyal regangan diukur pada sebuah alat ukur getaran selama 60 detik. Sinyal-sinyal tersebut masing-masing diukur pada frekuensi persampelan 1.613 Hz, 2.000 Hz, 3.000 Hz, 4.000 Hz, 5.000 Hz, 6.000 Hz, 7.000 Hz, 8.000 Hz, 9.000 Hz dan 10.000 Hz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola regangan yang diperoleh adalah sama karena semua sinyal yang diukur merupakan reaksi dari beban yang sama besar. Seiring naiknya frekuensi persampelan, nilai standard deviasi cenderung naik namun nilai root mean square cenderung turun. Frekuensi persampelan yang tinggi dapat menyebabkan data beramplitudo kecil dan berfrekuensi rendah ikut terekam selama pengukuran data yang dapat mempengaruhi karakteristik data yang diukur. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa frekuensi persampelan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap umur lelah. Untuk mendapatkan sinyal regangan yang sebenarnya, penelitian ini merekomendasikan agar pengukuran sinyal regangan dilakukan pada frekuensi persampelan di bawah 1 kHz
TATA KELOLA ADMINISTRASI SURAT MENYURAT PADA KANTOR WILAYAH KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM ACEH
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN KECELAKAAN LALU LINTAS DI KOTA BANDA ACEH BERBASIS WEBGIS MENGUNAKAN ARCGIS ONLINE
Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu penyebab kehilangan nyawa. Belum tersedianya pelaporan secara langsung sedikit menyulitkan untuk penanganan kecelakaan lalu lintas secara cepat dan menimbulkan kendala bagi masyarakat dalam membuat laporan kecelakaan lalu lintas serta melihat lokasi rawan kecelakaan dan jumlah korban kecelakaan lalu lintas di Kota Banda Aceh. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan solusi untuk mengembangkan sebuah sistem pelaporan kecelakaan lalu lintas di Kota Banda Aceh yang diharapkan dapat memudahkan masyarakat dan dinas terkait dalam proses pelaporan dan penanganan kasus kecelakaan lalu lintas dengan menyediakan fitur untuk melaporkan kecelakaan, daerah rawan kecelakaan, serta akses informasi kecelakaan dalam tampillan pop-up. WebGIS ini ditujukan kepada dua kelompok pengguna yaitu fitur pelaporan dan informasi kecelakaan yang tersedia dalam tampilan dua layer peta yaitu peta lokasi kecelakaan dan peta heatmap, grafik dan tabel untuk pengguna melihat informasi kecelakaan lau lintas. Fitur admin ditujukan kepada admin untuk dapat melakukan validasi data serta desain tampilan informasi kecelakaan. WebGIS ini dibangun dengan menggunakan ArcGIS Online, aplikasi yang digunakan berupa ArcGIS Dashboard, ArcGIS Map Viewer, dan ArcGIS Hub. Pengujian fungsionalitas dilakukan dengan pengujian black box menggunakan metode Equivalence Partitions yang menghasilkan semua kasus uji berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Pengujian kelayakan dilakukan dengan pengujian usability menggunakan metode USE Questionnaire 5 poin skala likert yang diuji kepada 40 pengguna yang mendapatkan nilai persentase kelayakan sebesar 96.10%. Hasil kedua pengujian tersebut menandakan sistem sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan pengguna serta dapat dikatakan bahwa sistem sangat layak digunakan.Kata Kunci : WebGIS, Kecelakaan Lalu Lintas, Black-box Testing, USE Questionnaire, ArcGIS Online, ArcGIS Dashboard, ArcGIS Map Viewer, dan ArcGIS Hu
RANCANG BANGUN SISTEM LAYANAN PENGADUAN MASYARAKAT DESA MENGGUNAKAN METODE HUMAN CENTERED DESIGN
Pengaduan masyarakat yaitu suatu informasi atau pemberitahuan di mana informasi ini disampaikan oleh seseorang secara individu ataupun kelompok yang berasal dari pegawai lingkungan pemerintah atau masyarakat umum. Sistem informasi pengaduan masyarakat merupakan sistem berbasis website yang digunakan untuk melaporkan pengaduan kerusakan fasilitas atau suatu masalah secara online. Sistem ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP MYSQL framework CodeIgniter. Sistem menggunakan 7 tabel database untuk menyimpan data informasi pengaduan. metode kerja yang diterapkan pada sistem ini yaitu menggunakan metode Human Centered Design. Tahap pengerjaan sistem yaitu perancangan ERD, perancangan UML diagram, perancangan database, mockup website. Proses pengerjaan sistem berjalan sesuai dengan metode Scrum. Sprint yang digunakan pada metode Scrum dibagi menjadi 5 tahap sprint. Pengujian sistem menggunakan 2 metode yaitu metode Blackbox dan metode webqual untuk menguji kualitas website. Diharapkan dengan adanya sistem ini dapat membantu petugas dalam proses menanggapi laporan pengaduan dari masyarakat
RANCANG BANGUN APLIKASI ENSIKLOPEDIA DIGITAL KULINER TRADISIONAL ACEH MENGGUNAKAN STORYMAP
REKONSTRUKSI SITUS ARKEOLOGI COT SIDI ABDULLAH BERDASARKAN ANOMALI MEDAN MAGNETIK TOTAL
ABSTRAKSitus arkeologi Cot Sidi Abdullah merupakan salah satu peninggalan kerajaan Samudera Pasai. Lokasi situs terletak di Desa Kuta Krueng, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menerapkan metode magnetik yang bertujuan untuk mendapatkan sebaran anomali medan magnetik total serta mendapatkan gambaran struktur bangunan yang tertimbun dibawah permukaan tanah berdasarkan respon anomali medan magnetik total yang terukur di situs arkeologi Cot Sidi Abdullah. Pengukuran dilakukan menggunakan 2 buat alat Proton Precession Magnetometer (PPM) dengan jarak lintasan dan titik pengukuran masing-masing 1 meter serta jumlah titik pengukuran sebanyak 1602 titik dari 42 lintasan. Hasil pengukuran berupa data medan magnet magnetik total yang kemudian dikoreksi menggunakan koreksi harian dan koreksi IGRF. Metode transformasi yang digunakan untuk memudahkan interpretasi adalah kontinuasi ke atas (upward continuation) dan sinyal analitik. Proses filter kontinuasi ke atas (upward continuation) bertujuan untuk mengurangi anomali regional dan mempertajam anomali residual sedangkan sinyal analitik bertujuan untuk memperjelas bentuk struktur di bawah permukaan. Metode sinyal analitik mampu mengindentifikasi adanya pola anomali berbentuk persegi panjang dan pola anomali berbentuk memanjang serta mampu mengidentifikasi sebaran struktur bangunan yang berada di lokasi situs arkeologi Cot Sidi Abdullah. Pola berbentuk persegi panjang diduga merupakan bangunan situs arkeologi Cot Sidi Abdullah yang terkubur di bawah permukaan tanah serta pola memanjang yang diduga merupakan struktur lain yang belum dapat diidentifikasi. Namun demikian penerapan metode geofisika lain dan eskavasi perlu diterapkan untuk memvalidasi hasil pada penelitian ini.Kata kunci: Metode magnetik, Geoarkeologi, Interpretasi kualitatif, sinyal analitik, Cot Sidi Abdullah
ANALISIS PERBANDINGAN MITIGASI SERANGAN DISTRIBUTED-DENIAL OF SERVICE (DDOS) SYN FLOOD DENGAN TEKNIK LOAD BALANCING MENGGUNAKAN NGINX DAN HAPROXY PADA CONTAINERIZED WEB SERVER
Beberapa tahun belakangan, teknologi container menjadi sangat populer karena jauh lebih ringan dan cepat dibandingkan virtual machine. Hal ini membuat banyak container dapat berjalan secara simultan di atas komputer karena konsumsi resource yang jauh lebih efisien. Platform populer dari container adalah Docker. Docker yang memiliki container berisi microservice dalam jumlah yang sangat banyak akan sulit untuk dikontrol secara manual dan saling berkomunikasi. Oleh karena itu, diperlukan container orchestrator untuk mengatur container tersebut secara otomatis, seperti Docker Swarm. Namun, Docker Swarm masih memerlukan keamanan lebih untuk menangani serangan DDoS SYN flood agar layanan di dalamnya tetap berjalan meskipun mendapat serangan. Penelitian ini akan mencoba teknik load balancing dan membandingkan performa antara load balancer NGINX dan HAProxy sebagai upaya mitigasi serangan DDoS SYN flood pada containerized web server yang dijalankan dalam Docker Swarm melalui parameter konsumsi CPU, konsumsi memory, response time, dan observasi log container. Pengujian dilakukan dengan meluncurkan thread SYN flood sebesar 3000, 9.000, dan 15.000 dalam periode waktu 5 menit (300 detik) pada tiga kondisi lingkungan Docker Swarm sebagai perbandingan, yaitu menggunakan load balancer internal, NGINX, dan HAProxy. Hasilnya, Docker Swarm yang menggunakan load balancer HAProxy lebih unggul untuk memitigasi serangan DDoS SYN flood. Kelebihannya adalah konsumsi CPU yang lebih rendah, tidak meneruskan serangan SYN flood ke containerized web server di bawahnya, serta mampu menghentikan serangan SYN flood setelah beberapa detik penyerangan berlangsung.Kata kunci: Docker, Docker Swarm, DDoS SYN Flood, NGINX, HAProxy, Load Balancin